Love & Sex

Supaya Uang Tidak Merusak Kehidupan, Begini Cara Mengelolanya Bersama Pasangan

PEMBOROSAN

Saat sudah berumah tangga diwajibkan untuk bisa mengelola keuangan dengan baik. Masalah keuangan sedikit saja bisa memicu terjadinya pertengkaran dalam hubungan rumah tangga. Mengelola keuangan saat sudah menikah tidaklah semudah saat masih sendiri.

Ketika sudah berumah tangga, pengeloaan keuangan tidak lagi tentang diri sendiri. Ada suami, anak-anak, keperluan sehari-hari, pembantu rumah tangga, dan lainnya yang mesti diperhatikan.

Agar kamu tidak kebingungan, berikut ini tips mengelola keuangan bersama  pasangan.

SAMAKAN PERSEPSI DAN TETAPKAN TUJUAN JELAS AGAR UANGMU DAPAT TERALOKASI DENGAN BAIK

Satu yang penting saat mengelola keuangan bersama pasangan saling percaya. Untuk menumbuhkan kepercayaan antara kamu dan suami, kamu bisa  melakukannya dengan menyamakan persepsi terlebih dahulu. Lalu, masing-masing membuat tujuan pernikahan yang jelas. Jika tujuan sudah jelas, dana pun akan lebih mudah dialokasikan. Kamu dan dia sama-sama akan berjuang untuk mencapai tujuan yang kalian telah tetapkan.

Misalnya, saat ini kamu dan pasangan belum mempunyai anak. Dua tahun ke depan berencana memulai program untuk memiliki anak. Karena banyaknya biaya yang dibutuhkan, kalian pun harus menabung sejak awal pernikahan agar rencana yang sudah dibuat dapat dilaksanakan dengan baik dan kalian tidakperlu khawatir soal dana sebab sudah punya tabungan.

Bisa juga kalian punya rencana liburan ke Maldives tahun depan. Biaya yang tidak sedikit membuat kalian hidup serba hemat, akhirnya dana yang selama ini kalian peroleh dapat digunakan dengan bijak sehingga impian liburan ke Maldives pun tak hanya sekadar tajuk rencana.

Menetapkan tujuan dalam hubungan rumah tangga pun punya efek baik yakni meningkatkan kerja sama dan rasa saling percaya satu samalain lho!

SALING TERBUKA SATU SAMA LAIN DAN BERUSAHA MENJADI TIMYANG KOMPAK UNTUK MENJAGA KEUANGAN TETAP SEHAT

Hal lain yang tidak boleh dilewatkan ketika mengelola keuangan bersama pasangan adalah keterbukaan atau transparansi satu sama lain. Maksudnya, kalian harus saling jujur tentang pendapatan yang diperoleh masing-masing orang. Baik kamu maupun dia. Cara ini memudahkan pembagian uang untuk kehidupan sehari-hari dan mencapai tujuan yang diinginkan.

Jangan pernah menyembunyikan sesuatu dari pasangan jika tidak ingin timbul kecurigaan satu sama lain. Selain memberitahukan soal gaji, beritahu juga untuk apa saja uang pribadi yang kamu gunakan. Untuk mengetahui seberapa besar uang bulanan yang telah kamu keluarkan dan mengetahui kebiasaan kamu sehari-hari, apakah bijak atau tidak dalam menggunakan uang. Pokoknya tidak ada yang ditutupi jika ingin pengelolaannya berjalan baik.

DISKUSIKAN PORSI PEMBAGIAN UANG BERSAMA SUAMI AGAR DIA TIDAK SALAH PAHAM

Kamu ibu rumah tangga yang tidak bekerja, untuk kehidupan sehari-hari kamu hanya mengandalkan penghasilan suami. Ketika menerima gaji bulanan suami, kamu harus selalu mendiskusikan pembagian porsi keuangan dengan suami. Gunanya adalah biar tidak ada salah paham diantara kalian.

Sedari awal saat menerima gaji, bicarakanlah mengenai hal  berapa porsi untuk suami, porsi untuk istri, pendidikan anak, tabungan, dan lain-lainnya.

Melibatkan suami saat mengelola uang akan membuat suami merasa dihargai dan memotivasinya untuklebih giat bekerja.

BUATLAH SATU REKENING KHUSUS UNTUK KEPERLUAN KELUARGA DAN TUNJUK SATU ORANG YANG JADI BENDAHARANYA

Agar keuangan untuk keperluan keluarga tidak terusik, kamu perlu menyimpannya dalam wadah khusus yang tertutup  rapat. Contohnya satu rekening khusus untuk keperluan keluarga atau pendidikan anak. Setelah membuat tempat penyimpanan uang yang aman, sebaiknya tidak usah membuat ATM. Cara ini dilakukan agar memaksakamu agar tidak tergoda memakainya untuk keperluan lain.

Tunjuklah satu bendahara diantara kalian yang bisa dipercaya sebagai pengelola dan pengawasan tabungan tersebut. Pilihlah satu diantara kalian yang tidak mudah tergoda untuk menggunakan uang kecuali dalam keadaan mendesak. Jika kamu merasa bisa memegang amanat tersebut, pastikan agar kamu tidak mudah tergoda memakai dana khusus ini ya!

KESAMPINGKAN KEINGINAN PRIBADI, UTAMAKAN URUSAN KELUARGA

Namanya juga sudah menjadi keluarga, hal-hal yang bersifat pribadi sebaiknya dikesampingkan dulu. Misalnya ketika kamu ingin sekali beli handphone keluaran terbaru. Dahulu kamu bisa saja langsung membelinya dengan memakai kartu kredit, tetapi karena saat ini sudah punya anak, daripada uangnya terpakai beli barang yang sebenarnya gak butuh-butuh amat dan dipakai untuk bayar tagihan CC, lebih baik uangnya ditabung untukmasa depan si kecil.

Kamu tahu kan harga pendidikan di Indonesia tiap tahunnya selalu meningkat. Jika ingin yang bermutu tentunya harus siap merogoh kocek yang dalam. Belum lagi berbagai kebutuhan perlengkapan sekolahnya seperti tas, seragam, buku, dan lain-lain yang juga harganya semakin mahal.

Beli gadget sekarang masa pakainya akan cepat basi, karena perkembangan teknologi yang pesat selalu saja ada model terbaru tiap tahun. Daripada uangmu terpakai gak jelas, lebih baik diinvestasikan ke anak-anakmu. Kelak saat dewasa nanti mereka akan mampu membelikanmu handphone canggih berapapun yang kamu mau.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top