Kesehatan & Me Time

Wajib Tahu! Detoksifikasi Ternyata Ampuh Atasi Masalah Kulit Wajah Kering dan Kusam

pexels-photo-88636

Wanita rentan dengan berbagai permasalahan kulit wajah seperti kulit kusam, kering, hingga timbulnya jerawat. Untungnya, berbagai masalah tersebut bisa ditangkal dengan cara-cara  sederhana. Salah satunya lewat detoksifikasi dari luar tubuh. Cara ini bahkan dinilai ampuh membuat kulit tampak sehat dan cerah.

Detoksifikasi atau populernya disebut detoks, sejatinya dijelaskan sebagai proses dari luar untuk membantu membersihkan kadar racun yang ada di dalam tubuh dengan cara memberi asupan nutrisi yang baik. Kamu mungkin berpikir, sejatinya setiap organ tubuh punya cara detoksifikasi masing-masing, lantas mengapa harus melakukan detoksifikasi lagi?

Dr Frank Lipman, pendiri Eleven-eleven Wellness Center New York mengatakan pentingnya melakukan detoks lantaran tubuh bagian dalam pun perlu dibersihkan agar fungsinya dapat berjalan secara optimal. Lalu apa saja yang bisa dilakukan untuk mendetoks kulit wajah? Berikut jawabannya.

pexels-photo-371167

Sediakan Waktu Sebentar dan Rutinlah Membersihkan Wajah Untuk Regenerasi Kulit nan Alami

Sebagai salah satu aset penting bagi wanita, kita tentunya rutin merawat kesehatan kulit wajah. Wajah yang sehat dan berseri-seri sejatinya tak sulit didapatkan asal rutin melakukan detoksifikasi. Kamu bisa membersihkan kulit wajah dengan penggunaan cleanser. Usai mengaplikasikan cleanser, akan menjadi lebih baik jika dilanjutkan membersihkan wajah dengan scrub lemon atau oatmeal yang dicampur madu.

Setelahnya, oleskan racikan scrub tersebut pada seluruh area kulit wajah, tapi hindari bagian kulit yang sedang iritasi. Scrub natural tersebut ampuh mengangkat sel kulit mati sehingga mempercepat proses regenerasi. Selain scrub, tak ada salahnya jika kamu ingin menambahkan essential oil demi proses regenerasi kulit yang lebih optimal.

Tak Ada yang Mampu Mengalahkan Khasiat Air Putih, Tetap Rutin Minum Delapan Gelas Per Hari Agar Detoksifikasi Kian Optimal

Dengan mengonsumsi delapan gelas air putih atau sekitar dua liter per hari merupakan cara detoksifikasi paling mudah dan sederhana. Khasiat air putih yang mampu memperlancar proses detoks pada kulit akan ampuh jika kamu mampu menjaga asupan minum setiap hari. Agar lebih optimal sebaiknya kamu juga menghindari konsumsi gorengan, mie instan, dan makanan yang mengandung perwarna untuk beberapa hari. Perlahan tapi pasti, kamu pun akan merasakan manfaat air putih yaitu kulit yang terasa segar dan kelembabannya terjaga. Stay hidrate!

 

pexels-photo-461428

Tak Perlu Lagi Meragukan Khasiat Teh Hijau, Mengonsumsi Secara Teratur Ternyata Ampuh untuk Detoksifikasi

Khasiat teh hijau memang tak lekang oleh waktu. Turun temurun dari zaman nenek moyang hingga sekarang, jenis teh ini masih populer digunakan untuk mengatasi berbagai permasalahan termasuk dimanfaatkan untuk mempercepat detoksifikasi kulit wajah. Mengonsumsi 2-3 gelas teh hijau per hari ternyata mampu membantu mengeluarkan toksin yang berada di area kulit. Di lain sisi, teh hijau memang dipercaya memiliki kandungan zat yang berguna untuk menangkal radikal bebas dan anti inflamasi.

Rutin Melakukan Facial dan Menggunakan Masker Dapat Menolongmu dari Persoalan Kulit Wajah Kusam

Jika kamu termasuk yang jarang pergi ke salon untuk facial, tak perlu risau, kamu bisa melakukan facial sendiri di rumah. Hanya perlu siapkan air hangat dan tambahkan minyak beraroma citrus. Selanjutnya, tinggal basahi handuk dengan racikan tersebut dan tempel di wajah. Hal itu akan membantu pori-pori terbuka dan mengangkat kotoran dari kulit wajah.

Selain facial alami, ternyata masker juga berfungsi sebagai sarana detoksifikasi bagi kulit wajah. Cukup gunakan satu atau dua kali dalam satu minggu. Sesudah melakukan facial secara alami alami, kamu bisa langsung menempelkan masker wajah agar kotoran terangkat lebih maksimal karena pori-pori masih terbuka. Setelahnya, cukup bersihkan wajah dengan tonic.

pexels-photo-110470

Melakukan Gerakan Olahraga Kecil Seperti Jogging Ternyata Sangat Baik untuk Detoksifikasi

Jika di hari kerja kamu sudah disibukkan dengan segudang aktivitas, sebaiknya buat jadwal olahraga kecil di akhir pekan. Kamu bisa berlari-lari kecil atau hanya sekadar jogging selama tiga puluh menit, setidaknya sampai tubuhmu berkeringat. Di samping itu, selingi dengan melakukan gerakan sederhana secara berulang. Hal itu dapat membantu mengurangi toksin yang terdapat dalam tubuh.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Katanya Laki-Laki Itu Kuat, Nyatanya Mereka Justru Lebih Rentan Depresi Ketimbang Perempuan

Katanya Laki-Laki Kuat, Nyatanya Mereka Lebih Rentan Depresi Dibanding Kita

Secara garis besar sosok laki-laki memiliki kekuatan fisik yang jauh lebih kuat dari kita. Tapi nyatanya hal ini tak berlaku untuk semua hal dalam kehidupan. Sama halnya dengan kita, tentu mereka tidaklah sempurna.

Ada beberapa hal yang justru perempuan lebih unggul daripada laki-laki. Salah satunya dalam hal kemampuan menghadapi tingkat depresi dalam diri. Laki-laki yang selama ini kita pikir kuat, tak selamanya bisa bertahan.

Umumnya Hal Ini Disebabkan Oleh Ketidakmampuan Laki-laki Untuk Membagi Kegundahannya

Dari nilai keseluruhan yang ada, hampir 90% dari laki-laki sangat sulit untuk bercerita akan masalah yang sedang dihadapinya. Sebaliknya mereka lebih memilih untuk memendam sendiri semua yang dirasakannya. Tak heran jika mereka bisa berubah secara tiba-tiba, tanpa jelas apa penyebabnya.

Padahal bercerita bisa saja membantu mereka keluar dari masalah yang ada. Meski tak selalu menemukan solusi, setidaknya seseorang yang telah berhasil bercerita tentu mendapat sebuah kelegaan dalam hatinya. Masalahnya mereka justru sebaliknya. Sehingga tak heran, jika tiba-tiba semua persoalan yang ada berubah jadi benang kusut yang sangat sulit untuk diuraikan. Bahkan oleh mereka sendiri.

Diawali Dengan Gejala Depresi, Hanya Saja Jarang Disadari Laki-laki

Disebut sebagai bagian normal dari proses pendewasaan diri, laki-laki dan perempuan tentu akan mengalaminya. Namun yang perlu diperhatikan adalah bagaimana cara untuk menghadapinya. Sikap apa yang seharusnya kita lakukan. Bagi kita perempuan, tentu meluapkan semua tekanan dengan kesedihan.

Sedangkan laki-laki yang mendapati diri sedang depresi justru berpikir itu hanyalah bagian dari bentuk kekecewaan dan tak berarti apa-apa. Kemampuan untuk mengelola stres yang mereka miliki tak sebaik dengan yang kita miliki. Bahkan seorang peneliti bernama Shervin Assari, dari University of Michigan yang juga seorang pakar kesehatan dalam suatu waktu mengatakan, “Laki-laki harus memperbaiki cara mereka mengatasi depresi dan memobilisasikan sumber daya mereka ketika menghadapi stres”.

Penelitian Terbaru Yang Telah Dilakukan Beberapa Ahli Juga Membuktikan Bahwa Laki-laki Lebih Rentan Stres

Untuk mengatasi stres yang mereka alami, seringnya mereka ingin semuanya hilang dengan cepat namun cara yang dipilihnya sering salah. Jika sebelumnya organisasi kesehatan dunia atau WHO mengemukakan, perempuan lebih mudah stres. Sayangnya penelitian terbaru hadir untuk mematahkan temuan WHO yang terdahulu.

Berdasarkan Research Investigator of Psychiatry, University of Michigan, AS, laki-laki lebih rentan mengalami depresi dibandingkan wanita. Bahkan, mereka juga lebih rentan dalam merangsang setiap penyebab stres (stressor) selama periode jangka panjang. Dimana data yang dipakai pada penelitian tersebut menemukan, sebanyak 50% laki-laki lebih rentan terhadap efek stres, sehingga berisiko besar mengalami depresi daripada wanita.

Penghuni Rumah Sakit Jiwa Yang Kebanyakan Didominasi Oleh Laki-laki Semakin Memperperkuat Bahwa Laki-laki Memang Lebih Rentan Stres

RSJ

Rupanya temuan bahwa laki-laki lebih rentan stres memang tak main-main. Cobalah tengok beberapa rumah sakit jiwa yang ada, orang yang berada di dalamnya di dominasi oleh kaum adam. Kekurangan mereka yang tak cukup lihai dalam meluapkan rasa stress, jadi penyebab utamanya. Memendam semuanya seorang diri dan tak ekspresif sehingga tekanan batin yang mereka punya kian menumpuk.

Alhasil sesuatu yang tadinya terlihat biasa, berubah jadi sesuatu yang mengerikan. Karena bisa berujung pada penyakit kejiwaan. Meski tak semua laki-laki seperti itu, namun secara mayoritas kita jauh lebih pintar untuk melepas stres dengan berbagai cara. Sehingga lepas dari ancaman masuk rumah sakit jiwa, meski tak selalu begitu adanya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Terkesan Sepele Sih, Namun Siapa Sangka ternyata Arang Bisa Membuat Kulit Wajahmu Jadi Bersih Dan Mulus!

charcoal

Saat melihat arang, apa yang terlintas dipikiranmu? Sisa pembakaran kayu yang biasanya digunakan untuk membakar sate? Bentuk arang yang hitam dan berdebu memang membuatnya identik sebagai “benda kotor”. Tak heran kamu pun jadi sedikit risih untuk menggenggamnya.

Tapi tak selamanya arang itu kotor. Diantara serangkaian tren didunia kecantikan, masker arang kini mulai mencuri tempat. Masker arang atau yang lebih populer disebut activated charcoal mask ini mendadak jadi tren setelah banyak beauty blogger dan selebriti yang mulai menggunakanya. Teksturnya yang super lengket menjadi ciri khas masker ini. Kamu sendiri sudah pernah mencoba?

pexels-photo-59598

Meski Punya Nama Charcoal, Bukan Berarti Dibuat dari Sembarang Jenis Arang

Ini yang perlu kamu ketahui agar tak salah kaprah. Apa lagi kalau mendengar kata arang, yang terlintas di benak kita adalah arang yang biasa digunakan untuk membakar sate. Sebenarnya, bahan dasar charcoal mask pun tak jauh beda. Hanya saja arang yang digunakan umumnya dihasilkan dari pembakaran tempurung kelapa sawit tua, bambu, dan serbuk kayu yang telah melalui proses pengaktifan karbon (activated charcoal) agar meningkatkan daya serapnya.

Mengapa arang? Activated charcoal sendiri sejatinya sudah lama dimanfaatkan oleh dunia medis untuk mengobati orang yang keracunan alcohol atau overdosis narkoba. Bak spons, karbon yang terkandung dalam arang akhirnya mengikat diri pada racun dan menyerapnya sebelum terangkut dalam aliran darah.

Khasiat arang saat menyerap kotoran tak perlu diragukan lagi. Berkat kandungan zat karbonnya, arang mampu menyerap kotoran mencapai 100 sampai 200 kali dari beratnya. Sementara lewat proses aktivasi, activated charcoal diklaim mampu menyerap massa kotoran hingga ribuan kali beratnya sendiri. Menarik bukan?

Cara Kerja Charcoal Mask Terbilang Menarik. Untukmu yang Setiap Hari Khawatir dengan Kesehatan Kulit Wajah Akibat Polusi Udara, Ini Solusinya!

Umumnya ada dua jenis charcoal mask, yaitu masker cair dan masker lembaran. Untukmu yang lebih suka mengaplikasikan masker cair, cukup oleskan krim masker dan diamkan selama 10-15 menit.  Nantinya, activated charcoal akan bekerja bak magnet yang menarik bakteri, debu, hingga partikel polusi keluar dari dalam kulit.

Masker ini sangat baik untukmu yang mungkin memiliki masalah dengan jerawat dan komedo karena mampu mengurangi kelebihan minyak. Seperti dilansir dari xovain.com, penyerapan yang dilakukan oleh karbon dalam arang seperti ion atau molekul aktif, sehingga menyerap racun dalam pori-pori wajah yang berasal dari zat oksidan di udara.  Setelah menggunakan masker ini kulit wajahmu akan terasa lebih segar, terasa bersih dan bebas jerawat.

Meski Sangat Populer, Ternyata Belum Ada Penelitian Lebih Lanjut Mengenai Charcoal Mask

Hal ini diungkapkan langsung oleh seorang dokter kulit dari Los Angeles, Jessica Wu. Dalam Women’s Health Magazine, Wu menerangkan bahwa sejauh ini belum ada studi ilmiah tentang efek arang aktif dalam produk perawatan kulit.

Hal tersebut juga dikuatkan dengan pernyataan dokter kulit Craig Keffert. Ia menjelaskan, sejatinya tak ada bukti klinis kuat yang mampu membuktikan efektivitasnya.

Wu lebih lanjut menjelaskan efektivitas charcoal mask untuk mencerahkan kulit mungkin lebih didasari bahwa kebanyakan produk perawatan kulit yang mengandung activated charcoal juga mengandung bahan-bahan lain yang telah terbukti untuk membantu kulit berminyak dan berjerawat, seperti asam salisilat.

pexels-photo-192474 (1)

Kamu Harus Terbiasa dengan Rasa Sakit Saat Mengelupas Lapisan Masker, Rasanya Seperti Waxing

Arang aktif termasuk zat yang aman digunakan. Bahkan bahan ini tak akan menyebabkan reaksi alergi atau iritasi kulit sensitif. Tapi itu untuk kategori charcoal mask yang murni dan belum ditambahkan bahan kimia lainnya. Namun seiring jadi tren, kini mulai banyak charcoal mask yang dibuat dalam bentuk krim kental serta memiliki tekstur yang sangat lengket sehingga bisa menyebabkan rasa sakit saat melepas lembaran masker. Mirip saat kamu menjajal waxing wajah.

Di lain sisi, charcoal mask yang sekarang beredar bisa saja mengandung bahan kimia yang dapat menimbulkan alergi, sehingga kamu sangat disarankan untuk rajin cek daftar komposisi produk di balik kemasan maskermu.

woman-girl-beauty-mask (1)

Terapkan Cara Ini Agar Rasa Sakit Saat Mengelupas Sedikit Berkurang

Lantaran rasa sakit yang sering ditimbulkan, banyak cewek yang masih ragu menjajal masker hitam yang khas ini. Padahal, ada trik tertentu yang bisa kamu terapkan agar tidak sakit saat mengelupas lembaran masker yang sudah didiamkan. Debra Jaliman, seorang dokter kulit asal New York menuturkan, salah satu caranya yaitu dengan tidak menerapkan masker di seluruh area wajah, melainkan hanya mengoleskan krim masker pada bagian T-Zone yaitu dahi, hidung, dan dagu.

Sebelumnya, kamu sebaiknya cuci muka dengan air hangat terlebih dahulu. Baru setelah masker terkelupas, kamu bisa kembali mencuci wajahmu dengan sabun pembersih yang lembut untuk menghilangkan residu masker yang tersisa. Selamat mencoba ya!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Lima Hal Ini Buktikan Yoga Bisa Menyehatkan Fisik Dan Mentalmu Jika Rutin Dilakukan. Yuk Coba!

pexels-photo-317157

Bisa sehat secara fisik dan mental adalah dambaan semua orang. Daripada minum obat melulu demi sehat, kamu bisa melakukan yoga. Olahraga ini tak lagi asing, terutama untuk kamu yang tinggal di lingkungan urban. Diantara jenis olahraga lainnya, yoga bisa dikatakan sebagai salah satu olahraga tertua di dunia karena memang sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Meski asalnya dari India, beberapa tahun belakangan, yoga mulai diminati perempuan Indonesia. Kamu sendiri apa sudah pernah mencobanya?

Berbeda dengan jenis olahraga lainnya seperti jogging atau gym, gerakan yoga relatif lebih tenang, meski ada beberapa jenis yoga yang memang berbeda. Tapi intinya, olahraga yang satu ini tak hanya membuat fisikmu sehat, tapi juga membangun pikiran yang lebih santai dan rileks. Untuk kamu yang mungkin penasaran karena belum pernah mencobanya, coba tilik lima manfaat ini agar kamu lebih tahu seputar manfaat yoga.

 

pexels-photo-374694

Kamu Mungkin Merasa Pikiranmu Sedang Penat, Jangan Ragu untuk Coba Olahraga yang Satu Ini

Suntuk dengan pekerjaan sudah jadi hal lumrah bagi kamu yang sibuk bekerja hampir setiap hari. Hanya saja, belum banyak yang tahu bagaimana mengatasi rasa suntuk dan mengembalikan pikiran agar fresh kembali. Kamu memang bisa menyiasatinya dengan berlibur di akhir pekan, tapi yang ada seringkali fisikmu malah lebih lelah usai bepergian seharian.

Hal itu tak akan terjadi jika kamu menjajal yoga. Olahraga yang cenderung ringan, namun kaya manfaat ini memang sudah dipercaya dapat merelaksasi pikiran. Mengapa? Karena saat yoga kamu akan dilatih untuk mengolah napas dan konsentrasi pada hal-hal positif. Olah napas itu membuat sirkulasi darah di otak jadi lebih lancar sehingga ampuh menurunkan tingkat stress dan depresi.

Untuk Kamu yang Ingin Menurunkan Berat Badan, Tak Ada Salahnya Mencoba Olahraga yang Satu Ini

Gerakan yoga memang terlihat pelan dan tidak menggerakan badan seintens olahraga lainnya, hal ini karena yoga tidak menitikberatkan pada gerakan yang menghentak namun mengajakmu untuk lebih rileks dan menghalau penat. Saat seseorang memiliki pikiran yang fresh, otomatis tubuhnya akan jauh lebih sehat sehingga hal itu mengurangi tingkat stress yang biasa memicu kenaikan berat badan.

Bahkan dalam survei terhadap 15 ribu orang dewasa yang dilakukan para peneliti di Fred Hutchison Cancer Research Center, Seattle, menemukan jika orang yang melakukan yoga secara teratur bisa menurunkan berat badannya hingga 18 pon dalam waktu empat tahun.

Penelitian lainnya dalam jurnal Preventive Medicine Research Institute di California juga menemukan bahwa orang yang berdiet dan melakukan yoga mengalami penurunan berat badan yang lebih cepat dibandingkan orang yang berdiet namun tidak melakukan yoga.

active-athletic-exercise-female-40974

Untukmu yang Punya Masalah dengan Sindrom Carpal Tunnel Dapat Diatasi dengan Yoga

Sindrom carpal tunnel (CTS) atau sindrom lorong karpal adalah penyakit pada pergelangan tangan akibat adanya saraf yang tertekan. Gejala yang muncul berupa tangan kesemutan, lemah, kebas, dan akan berbahaya jika dibiarkan dalam jangka panjang karena bisa menyebabkan cacat. Untuk kamu yang setiap harinya bekerja di depan komputer, sindrom ini sangat rentan menyerang.

Tapi kamu tak perlu khawatir, menurut penelitian yang diterbitkan Journal of the American Medican Association (JAMA) menunjukkan bahwa dengan melakukan yoga selama delapan minggu bisa menurunkan rasa sakit pada orang yang memiliki sindrom carpal tunnel.active-activity-ball-exercise-41213

Bahkan Wanita Hamil Pun Disarankan Ikut Yoga Karena Manfaatnya yang Baik Bagi Ibu dan Janin

Ibu hamil memang sering merasa kesulitan menemukan olahraga yang cocok untuknya. Tapi tak perlu risau untuk olahraga yang satu ini. Yoga memiliki gerakan yang tidak cepat dan aman bagi janin. Dengan melakukan yoga secara rutin, ibu hamil bahkan cenderung lebih siap menghadapi persalinan karena terbiasa mengolah napas dan berpikiran tenang.

Sementara Bagi Kamu yang Sudah Menikah, Yoga Dipercaya Dapat Meningkatkan Gairah Seksual

Yoga dalam bahasa sansekerta berarti ‘hubungan’ dan ‘penyatuan’. Karenanya yoga mengajarkan untuk menyatukan pikiran dan fisik, sehingga tak mengherankan jika yoga juga bisa membantu Anda dalam meningkatkan kualitas hubungan seksual. Bahkan menurut penelitian dalam Journal of Sexual Medicine, melakukan yoga selama 12 minggu ternyata ampuh meningkatkan gairah seksual dan membantu orang yang mengalami disfungsi seksual. Banyak pose yoga yang bisa membantu meningkatkan aliran darah dan menurunkan stres.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top