Inspirasi & Motivasi

Untukmu Yang Meninggalkanku, Tak Perlu Sekejam Itu, Aku Selalu Tahu Cara Untuk Bangkit Kembali

Semenjak kepergianmu, memang ada rasa kecewa yang melingkupi hatiku. Walau aku sudah berusaha untuk tegar, masih saja ada sakit yang tertinggal. Bisa merelakan kamu  yang pernah aku sayangi, tentu bukan perkara mudah. Apa lagi kepergianmu yang tiba-tiba, jelas membuat beberapa hal dalam hidupku ikut berubah.

Meski begitu, akan selalu ada titik baik untuk segala hal yang terasa pilu, begitu juga dengan kehilangan. Tepat pada waktunya, aku pun tersadar jika kepergianmu itu telah berhasil mendatangkan hal-hal baik dalam hidupku. Apa lagi semenjak aku merelakanmu dengan ikhlas dan lapang dada, babak baru hidup yang lebih membahagiakan pun siap aku jalani.

Kehilangan Mendadak Membuat Aku Belajar Bahwa Terkadang Semesta Tak Selalu Setuju Dengan Keinginanku

pexels-photo-568027

Setelah fase kehilangan yang menyisahkan luka memang akan ada banyak kenyataan berbeda yang aku hadapi dalam hidup. Tidak perduli suka atau tidak, biar bagaimana pun itu adalah keadaan yang harus aku hadapi. Tak perlu memaksakan diri untuk bisa terlihat bahagia karena pada nyatanya masih ada perih yang tersisa di hati, yang perlu di lakukan hanyalah menata hidup baru meski sudah tak lagi dengan cerita yang lama. Kadang kehilangan membuatku merasa bahwa ada yang hilang dari sebagian hidup kita, tapi jika aku bisa memaknainya dengan pikiran jernih, ternyata hidup yang kita jalani bukan hanya tentang kamu.

Jika Kamu Bisa Pergi Tanpa Merasa Perih, Aku Juga Harus Bisa Kembali Tegar

rsz_nielsen-ramon-294555

Selanjutnya aku mencoba untuk menghilangkan bayang-bayang kisah yang telah lalu, hingga beradaptasi dengan kenyataan baru yang sedang menunggu. Karena jika aku bisa melalui dan menghadapi proses adaptasi itu dengan baik, rasa sakit setelah kehilangan yang aku rasa justru akan hilang dengan sendirinya. Buang jauh-jauh bayangan masa lalu yang masih menghampiri. Katakan pada diri sendiri, kenyataan sekarang adalah hal yang memang harus dihadapi, sehingga sesuatu yang sudah hilang tersebut tak lagi menganggu pikiran.

Aku pun Memperbaiki Diri Agar Kelak Dipertemukan Dengan Seseorang Yang Memang Jauh Lebih Baik

pexels-photo-403638

Kepergianmu yang menyisakan ruang kosong di hati membantuku untuk mencoba membuka diri dengan yang lain. Pun termasuk membuka mata untuk melihat dunia yang lebih luas lagi. Masih banyak sosok yang bisa menggantikamu dalam hidup yang aku jalani ke depannya. Berusaha dan membuat diri lebih baik sehingga aku pantas untuk mendapatkan sosok yang lebih segala-galanya.

Sebab Mustahil Untuk Bisa Lupa Sepenuhnya, Sesekali Kamu Yang Telah Pergi Masih Berhasil Membuat Aku Rindu

rsz_ben-blennerhassett-336485

Bayang-bayang tentang semua masa yang lalu sesekali memang pasti menghampiri. Biar bagaimana pun aku pasti tidak bisa melupakannya dengan sepenuhnya. Tidak perlu takut, biarkan semuanya mengalir sesuai porsinya. Semenjak kepergianmu, hidupku tetap berjalan seperti biasanya. Justru dari rindu yang masih terasa itu, aku belajar bahwa bahagia bisa aku ciptakan sendiri. Aku jadi tahu cara untuk lebih mencintai diri sendiri lagi, dengan begitu kebahagiaan pun akan terasa lebih dekat.

Dari Sakitnya Kehilangan, Aku Jadi Percaya Bahwa Akan Ada Banyak Kejutan Indah Dalam Hidupku Nanti

StockSnap_FWBQUR73L4

Karena tak akan ada yang mampu menyembuhkan luka yang aku rasakan selain diriku sendiri, untuk itu belajar untuk berdamai dengan hati dan kenyataan mutlak dilakukan. Dengan begitu aku jadi paham bahwa akan ada banyak kejutan indah dalam hidup ini. Aku pun berusaha menantang diri sendiri untuk melakukan semua hal yang sebelumnya tidak pernah dilakukan, dengan begitu aku akan menemukan kekuatan dan kemandirian yang sebenarnya. Meski memang tidak akan mudah untuk melakukannya tapi bukan berarti aku tidak bisa.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Tak Usah Khawatir Berlebihan Jika Siklus Menstruasi Berantakan Saat Liburan

Untuk perempuan, yang namanya berlibur kalau bisa jangan berbarengan dengan masa datang bulan. Bukan apa-apa, kadang rencana yang sudah dibuat, justru tak bisa dieksekusi, bahkan liburan pun jadi kurang nyaman kalau melakukannya berbarengan dengan momen haid.

Yang lebih rumit lagi, ada lho yang merasakan, setiap kali periode liburan atau jelang liburan, periode datang bulan seringkali jadi kacau dan tak menentu dan bahkan mungkin terlambat parah. Bahkan membuat periode PMS jadi lebih panjang dan mengkhawatirkan. Kira-kira apa ya penyebabnya?

Pakar seks Emma McGowan mengungkapkap, sejatinya menstruasi dikendalikan oleh serangkaian pelepasan hormon yang rumit. Ketika semua hal di dalam tubuh berjalan seperti biasa dengan rutinitas yang biasa, maka proses hormonal juga akan berjalan seperti biasa, antara 28-30 hari.

Namun, saat bepergian, biasanya siklus tidur atau bangun tidur seseorang alias ritme sirkadian juga ikut berubah. Kondisi tak biasa inilah yang akhirnya membuat kondisi siklus hormonal seseorang pun akhirnya ikut berubah.

Ritme sirkadian sendiri memang membantu menjaga hormon tetap seimbang, baik dalam jumlah produksi ataupun lainnya. Ketika ritme tersebut terganggu oleh perjalanan liburan, khususnya ketika pergi ke luar negeri, harus menghadapi perubahan zona waktu, sulit tidur di pesawat, hingga jet lag, maka siklus menstruasi pun rentan berubah.

Hanya saja, kondisi ini tak akan berlangsung selamanya. Kondisi ini hanya terjadi selama beberapa saat sampai ‘kehidupanmu’ normal kembali.  Dari sekian banyak cara, McGowan mengungkapkan bahwa memperbaiki pola tidur dan makan yang teratur saat bepergian bisa membuat tubuh kembali pada jadwal normal.

Mungkin Salah Satu Pemicunya Karena Kamu Sedang Stress

Beban pikiran yang berat ternyata ikut memengaruhi siklus menstruasi. Ketika kamu sedang dalam keadaan stres atau depresi, hypothalamus, yakni bagian otak yang mengatur hormon siklus haid ikut terpengaruh. Sehingga, saat stres, hormon pengatur jadi tidak seimbang dan haid pun jadi tidak teratur.

Gaya Hidup Kurang Sehat yang Tak Kunjung Kamu Tinggalkan

Merokok dan sering mengonsumsi alkohol ternyata tidak hanya mengganggu kesehatan, tapi juga dapat mengacaukan siklus haidmu lho. Ini karena gaya hidup tersebut bisa memengaruhi kesehatan sehingga siklus haid juga bisa tidak stabil.

Karena gaya hidupmu yang kurang sehat, tubuhmu pun akhirnya memberi sinyal. Tak menutup kemungkinan kalau siklus haid yang tidak teratur bisa jadi pertanda jika kamu mengidap penyakit yang serius.

Salah satunya adalah ovarium polikistik, dimana hal ini ditandai dengan timbulnya kista kecil dalam indung telur yang  menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

Olahraga yang Berlebihan Juga Bisa Jadi Alasan Pasti Periode Haidmu Jadi Berantakan

Olahraga memang wajib dan baik untuk dilakukan, tapi tidak jika dilakukan berlebihan. Saat melakukannya secara berlebihan, tubuh akan menghasilkan hormon-hormon yang berlawanan dengan hormon reproduksi yaitu estrogen dan progesteron.

Ketidakteraturan Menstruasi Bisa Juga Karena Adanya Kenaikan Berat Badan dan Melakoni Liburan saat Menstruasi

Naik atau turunnya berat badan secara drastis juga jadi penyebab siklus haid yang tidak teratur. Biasanya, siklus yang tidak teratur terjadi pada orang yang mengalami gangguan pola makan. Ini merupakan penyebab utama siklus haid yang tidak teratur.

Ketidakseimbangan hormon pun bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti kelelahan atau stres. Ketika terjadi gangguan pada hormon di dalam tubuh, maka siklus haid pun ikut terganggu.

Bahkan untuk yang Sedang Melakoni Sistem KB, Alat Kontrasepsi pun Berpengaruh pada Siklus Haid

Penggunaan pil kontrasepsi dalam dosis rendah memang tidak terlalu memengaruhi siklus haid. Tapi, alat kontrasepsi seperti spiral dan suntik KB bisa menyebabkan seseorang telat mendapatkan haid.

Bahkan alat seperti spiral bisa juga menyebabkan darah keluar lebih banyak dari biasanya saat haid.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Kamu Harus Bisa Membaca Ciri-ciri si Dia yang Egois Ketika Bercinta

Percaya atau tidak, meski sudah berstatus suami-istiri ada saja pasangan yang kerap menyakiti. Terlebih, ketika sedang melakukan hubungan intim. Kita sudah susah payah untuk memberikan yang terbaik untuknya, eh dirinya justru berbuat sesukanya saja.

Jangankan untuk memuaskan, seperti yang kita harapkan. Dia malah berbuat hal-hal yang menjadi keinginan darinya saja. Itulah kenapa penting untuk kita bisa mengetahui, bagaimana sih sebenarnya sikap laki-laki yang tak ingin menang sendiri ketika sedang ena-ena berdua.

Nah demi membantumu membaca sikap dari si dia, dilansir dari Cosmopolitan, ada beberapa hal yang bisa jadi isyarat apakah dirinya egois atau tidak dalam bercinta.

Posisi Seks yang Dilakukan Hanya Sesuai Keinginannya Saja

Kamu tentu punya beberapa posisi seks yang menjadi bagian kesukaan. Tapi, sebagai pasangan yang saling menghargai. Kita kadang mengurungkan niat ini. Sialnya, ia malah bersikap sebaliknya. Tak memikirkan kamu suka atau tidak, ia justru sering memaksakan agar kita bercinta sesuai posisi yang ia inginkan.

Kepuasaanmu Baginya Bukanlah Sesuatu yang Perlu

Akan sangat menyenangkan, jika pasangan sama-sama puas dengan hubungan seks yang dilakukan. Tapi, kamu boleh melihat, ciri lain dari si dia yang egois ketika melakukan hubungan badan. Tak akan bertanya, apakah kamu sudah sampai pada titik kepuasanmu atau tidak. Baginya yang terpenting adalah kepuasannya saja.

Maka ketika ia merasa sudah sampai pada titik orgasmenya, baginya semua boleh diberhetikan saat itu pula. Tak peduli, kamu sudah puas atau belum, yang penting dirinya sudah.

Berusaha untuk Menyampaikan Keresahan, Tapi Tak Ada Perasaan Bersalah yang Ia Tunjukkan

Yap, memang lebih baik untuk dikomunikasikan secara langsung. Sampaikan padanya, semua hal yang memang menurutku bertentangan. Kemukakan pula, jika hubungan seks yang kau lakukan dengan dirinya hanya menguntungkan dia saja.

Nah, dari sini kamu akan bisa membaca. Bagaimana ia memberi respon dari keluhan yang kau punya. Jika ternyata sikap yang ia tunjukkan hanyalah sebuah basa-basi busuk yang tak menunjukkan rasa bersalah sama sekali. Mungkin benar, ia memang tak pernah peduli pada perempuannya ini.

Tak Peduli Apa Katamu, Ia Akan Terus Memaksa Bercinta Jika Memang Sedang Ingin

Kamu pasti paham kan, tak setiap waktu kita bergairah untuk bercinta. Sekalipun itu dengan suami tercinta. Bahkan ketika kamu sedang tidak mood, dia justru datang dengan nada yang cukup memaksa dan tak mau meneri alasan yang kamu sampaikan padanya.

Kehilangan rasa dalam menghargai keputusanmu, yang ia mau hanyalah memenuhi hasrat seksual demi membuatnya senang. Jadi, meski kamunya tak senang, ia tak akan peduli dan tak mau mendengar alasan. Yap, dia egois!

Dan Kerap Memberi Saran Tentang Sesuatu yang Hanya Ia Suka

Coba ingat-ingat lagi, berapa kali ia memberi saran dengan dalih baik untuk hubungan cinta yang kalian jalankan. Padahal yang sesungguhnya, ia hanya ingin membuat dirinya puas saja. Terlihat baik memang, tapi walau katamu kau tak suka, ia akan tetap memaksakan.

Menyarankanmu untuk segera membersihkan ‘miss v’ sebelum bercinta, padahal dia sendiri tak melakukan hal yang sama. Begitu kira-kira salah satu bentuk perintah darinya.

Nah, setelah membaca beberapa hal yang tadi sudah dijelaskan. Kami harap kamu bisa membedakan, benarkan si dia sayang atau egois dan tak memikirkan kesenangan dan kepuasanmu sebagai pasangannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Menunda Pacaran, Karena Tujuan Hidup Tak Selalu Demi Mengejar Asmara

Ada orang yang betah melajang sekian lama. Bukan, bukannya dia tak suka pada lawan jenis,tapi mungkin memang ada alasan pribadi yang tak bisa dimengerti banyak pihak.

Ada orang yang fokus dan mencintai pekerjaannya, sehingga asmara bukan satu-satunya hal yang ia kejar. Mungkin ada lawan jenis yang mendekatinya, tapi dia memutuskan untuk belum menerima salah satu dari mereka untuk jadi pacarnya.

Dari sekian banyak alasan yang cukup logis untuk dipahami, mari kuberitahu mengapa ada orang yang memilih menunda pacaran dan merasa tak masalah dengan keputusannya itu.

Masih Trauma dengan Luka yang Pernah Dialami di Relasi Sebelumnya

Jika dirinya memang memiliki pengalaman buruk mengenai kisah cintanya di masa lalu, mungkin dia akan lebih berhati-hati lagi saat mengencani atau berkencan dengan lawan jenis.

Lagipula, tentu tak ada kan yang ingin disakiti? Bagaimanapun, sebuah relasi pasti memberikan pembelajaran tersendiri untuk seseorang. Jika dalam sebuah relasi, kamu pun pernah merasa disakiti, tentunya ada trauma tersendiri yang akan menahanmu untuk lebih berhati-hati ke depannya, kan?

Sempat Khawatir Kalau Perasaan yang Dialaminya Hanya Rasa Penasaran Sesaat

Orang yang seperti ini biasanya lebih hati-hati dalam bersikap. Bahkan dalam urusan asmara pun, mereka tak mau gegabah. Untuk itu saat ia merasakan perasaan suka terhadap lawan jenis, orang dengan tipe ini memilih untuk memikirkan dan mempertimbangkan lagi.

Bagaimanapun, mereka merasa takut kalau seseorang yang menyatakan cinta terlalu cepat, itu karena perasaan sesaat sehingga dia takut kalau dirinya menjalin hubungan dengan seseorang yang tak benar-benar mencintainya.

Merasa Tak Dicintai oleh Pihak Manapun

Ada perasaan takut kalau sejatinya tak ada orang yang benar-benar mencintainya. Itulah alasan dia memilih untuk menunda dulu menjalin relasi. Tipikal orang semacam ini biasanya kurang percaya diri dan memilih menanti orang yang benar-benar mau menerima kepribadiannya apa adanya.

Mereka tak seperti kebanyakan orang yang justru antusias saat proses pendekatan, pihak yang kurang percaya diri akan sangat tertutup dengan lawan jenis yang sedang mendekatinya. Mungkin di masa lalu ia pernah disakiti karena kepribadiannya, untuk itu, pengalaman pahit tersebut yang membentuknya sekarang ini.

Memang Belum Siap Pacaran

Mungkin ia punya perspektif tersendiri mengenai sebuah relasi yang membuatnya belum siap untuk melakukan hal itu. Mungkin menurutnya relasi menuntutnya untuk memberi diri bukan untuk diri sendiri, tapi orang lain yang kita sayangi, dan merasa belum mampu untuk melakukan hal itu karena masih mencintai pekerjaan.

Kasus seperti ini tentu sering terjadi, bukan? Untuk itu, kalau kamu sedang menghadapi gebetan dengan pola pikir yang seperti ini, kamu perlu menunggu sampai dia benar-benar siap untuk menjalani hubungan yang serius dengan kamu, ya!

Perlu Waktu untuk Saling Mengenal Lawan Jenis yang Sedang Mendekati

Seberapa dalam rasa cintanya untuk kamu, dia merasa perlu waktu untuk mengenal kamu lebih jauh. Ia merasa tak bisa kalau hanya mengandalkan perasaan suka diantara kalian.

Untuk itu, dia memilih untuk mengenalmu lebih dalam lagi. Tak masalah berapa lama waktu yang dibutuhkan, ia hanya butuh dirinya siap saat kelak akan menjalin relasi denganmu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top