Love & Sex

Untuk Pria, Ketahuilah Wanita Tak Butuh Sosok Pengumbar Janji, Tapi yang Terbukti Bisa Melindungi

Untuk Pria, Ketahuilah Wanita Tak Butuh Sosok Pengumbar Janji, Tapi yang Terbukti Bisa Melindungi

 

Menemukan sosok pria sejati tidaklah mudah. Hal ini dikarenakan tiap orang, tepatnya tiap wanita punya kriteria tersendiri tentang sosok pria sejati yang menjadi idamannya.

Dari sekian banyak definisi tentang sosok pria sejati, siapapun pasti setuju bahwa pria sejati yang baik itu adalah pria yang tidak mudah mengumbar janji lalu tidak menepati. Pria sejati adalah orang yang dengan sungguh-sungguh bisa membuktikan segala perkataan dan perbuatan pada wanita yang ia cintai. Setuju?

Pria Sejati Bukanlah Dia yang Hanya Berkomitmen Lewat Bibir Manisnya

Pria sejati adalah seseorang yang tidak hanya bisa mengatakan “aku cinta kamu”, tetapi dia mampu membuktikannya lewat tindakan nyata. Tindakan ini dilakukannya sebagai bukti bahwa dia benar-benar mencintaimu dengan tulus dan tanpa syarat. Ia rela berkorban apapun untukmu. Ia rela berjuang agar hubunganmu dan dia tidak pernah usai. Dia adalah orang yang menjaga setiap komitmen yang telah dibuatnya.

Pria Sejati Mencintai Melalui Tindakan Tak Hanya Sekadar Mengucap Kata-kata yang Tidak Nyata

Cara dia memperlakukanmu baik di saat senang maupun susah adalah bukti bahwa dia benar-benar mencintaimu. Cara dia memperlakukanmu sebagai wanita bisa jadi tolak ukur seberapa besar dia sangat mencintaimu. Tidak hanya lewat ucapan, dia pandai menyatakan cintanya melalui perbuatan sehari-hari seperti menjagamu ketika sakit, membuatmu tersenyum ketika dilanda gelisah, dan sebagainya.

Pria Sejati Tidaklah Berani Bermain-main dengan Perasaan Wanita

Kamu pasti setuju bahwa hati seorang wanita bukanlah untuk dipermainkan. Tidak sedikit pria yang memanfaatkan kelemahan wanita yang mudah digoda hingga akhirnya hanya menjadikan wanita tersebut hanya sebagai penghibur hatinya tapi tidak benar-benar tulus mencintainya. Pria sejati tidak akan mudah mengucap janji-janji kosong yang tidak akan pernah ditepatinya. Hanya pria sejati yang mampu menjaga hati dan perasaan wanita yang ia cintai. Ia tidak akan mampu menyakiti wanita karena ia tahu bahwa wanita adalah sosok berharga yang mesti dilindungi.

Ia dapat menghargaimu seperti ia menghargai ibunya sendiri. Ibu yang sangat berharga baginya, sampai ia sendiri enggan atau tidak berani membuat dirimu bersedih, Jika pria sudah melakukan tindakan seperti ini, ia sangat pantas untuk dipertahankan.

Pria Sejati Tidak Berlama-lama Bimbang, Dia Tahu Kapan Waktu Terbaik untuk Mengambil Keputusan

Dia adalah sosok yang bisa diandalkan. Sosoknya yang pandai keputusan membuktikan bahwa ia bisa jadi imam yang baik di masa depan. Seseorang pria sejati sangat tahu kapan waktu terbaik saat ia memutuskan sesuatu saat dalam keadaan genting atau saat dilanda permasalahan yang berat. Ia merupakan sosok yang bisa dimintai pendapat ketika kamu butuh solusi atas semua permasalahanmu, bukan orang yang cuek dan malah bimbang ketika dihadapkan pada situasi-situasi sulit.

Pria Sejati Bisa Menghormati Pendapat Wanita, Ia Tidak Akan Egois untuk Memaksakan Pendapatnya Sendiri

Sudah tahu kan, bahwa pikiran wanita dan pria seringkali berseberangan. Hal inilah yang seringkali membuat wanita dan pria berbeda pendapat dalam segala hal. Tetapi, sebagai pria sejati, dia tidak akan memaksakan kehendakanya padamu. Dia tidak akan pernah merasa lebih tinggi darimu meskipun ia seorang pria.

Meski ia punya pendapat sendiri dalam memandang sesuatu, tapi ia pun mempersilahkan wanita untuk mengutarakan pendapatnya sebelum memutuskan sesuatu. Hal ini karena ia sangat menghargai perbedaan dan tidak merasa harus selalu menang di setiap perdebatan. Segala hal harus dibicarakan, itulah moto dalam hidupnya.

Pria Sejati Mempunyai Tujuan Hidup yang Jelas

Ia tahu apa yang ia mau. Ia pun punya mimpi yang ingin diwujudkannya, termasuk ketika ia sudah berkomitmen terhadap hubungan yang ia jalani. Pria sejati sangat paham akan dirinya sendiri dan tahu betul apa yang ingin dicapainya dalam hidup.

Ia akan menghabiskan waktunya sehari-harinya untuk mengejar mimpi dan juga untuk memperjuangkanmu agar tidak menjadi akhir yang sia-sia. Dia adalah sosok yang memikirkan efek jangka panjang terhadap segala hal. Maka dari itu tindakannya sangat hati-hati dan terencana. Tidak asal-asalan.

Wanita Memang Mudah Dibuai Janji, untuk Itu Kamu Harus Pandai Membaca Situasi

Sebagai wanita, tidak dapat dipungkiri bahwa seringkali kita termakan rayuan gombal dan janji-janji manis yang dilontarkan lelaki pada kita. Kita pun dengan mudah menurut perkataannya dengan mudah karena ia selalu menjanjikan sesuatu yang baik pada kita. Jangan heran jika ujungnya kamu malah sakit hati karena terlalu banyak berharap dari dirinya.

Sebagai wanita, kita juga harus lebih cerdas untuk membedakan mana pria yang sungguh-sungguh mencintai, mana pria yang niatnya hanya bermain-main dan tidak serius.

Jangan mudah percaya ucapannya bila hanya mengenalnya sebentar tapi ia sudah berani mengucap janji-janji yang tidak masuk akal. Jangan juga mudah percaya dengan pria bila ia tidak bisa membuktikan tiap perkataan dan janji yang ia ucapkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Buat Kamu yang Pacaran Bertahun-tahun, Sudah Saatnya Kamu Ambil Tindakan

hubungan-lama

Pacaran sudah berapa lama? 3 tahun? 6 tahun? 10 tahun? Atau bahkan lebih? Itu pacaran atau mau kredit rumah ya?

Apa sih sebenarnya tujuanmu berpacaran dengannya? Pasti untuk memiliki akhir yang bahagia dan menuju ke pernikahan dengan tujuan untuk memiliki sebuah keluarga yang bahagia bukan?

Tapi, walau kalian sudah berpacaran sangat lama, tapi nyatanya dia tidak kunjung melamarmu? Pada akhirnya, kamu dan dia belum tentu benar-benar bersatu dalam ikatan yang suci. Tahukah kamu bahwa pacaran terlalu lama hanya membuatmu rugi? Malah sebenarnya merusak hubungan, entah itu dengan keluarga atau sahabat.

Apa saja sih kerugian dari berpacaran yang kelamaan? Jika sudah menderita banyak hal ini, sebaiknya kamu segera ambil tindakan.

Pacaran terlalu lama membuatmu jadi boros, kamu hanya membuang uang pribadi pada dia yang belum tentu jodohmu

Memang sih, kamu dan dia berpacaran karena dilandasi dasar sama-sama suka. Tidak peduli tentang uang yang dikeluarkan, asal bisa bersamanya kamu sudah bahagia. Sejak berpacaran, kamu hanya fokus pada si dia dan bagaimana cara untuk membuatmu bahagia meski itu harus membuatmu merogoh kocek yang cukup banyak.

Tapi, ketika pacaran sudah berjalan cukup lama apakah hasil yang kamu dapat? Adakah usahamu untuk membuatnya bahagia dan telah menghabiskan banyak uangmu membawa hasil yang baik untukmu?

Hingga kini, dia tidak juga menunjukan keseriusannya bukan? Alangkah lebih baik uang yang kamu miliki ditabung untuk membuka usaha atau berinvestasi saja, daripada harus menunggunya selama bertahun-tahun lagi.

Waktu untuk saling membahagiakan terbuang percuma karena hubungan kalian tidak ada kemajuan untuk membicarakan pernikahan

Pacaran membuat kita lupa waktu, itu faktanya. Pagi, siang, sore, huingga malam hari kamu terlalu sibuk mengirim pesan dan meneleponnya hanya untuk mengetahui kabarnya atau kegiatan apa yang sedang dilakukan olehnya. Kamu telah lupa bahwa waktumu yang berharga itu hanya sedikit.

Hubungan yang tidak pernah ada niatan untuk  serius hanya buang-buang waktu. Dia yang terlalu lama mengulur waktu hanya membuatmu lelah menunggu. Tanpa kamu sadari, usiamu kini sudah semakin tua.

Intensitas pertemuan dengan sahabat dan keluarga jadi sangat berkurang karena kamu lebih banyak menghabiskan waktu bersamanya

Ngaku deh, waktu yang kalian miliki saat ini lebih banyak dihabiskan dengan pacaran kalian bukan? Intensitas bertemu dengan keluarga dan sahabat jadi berkurang sejak kamu berpacaran dengannya. Semakin lama kamu berpacaran, semakin jarang pula kamu menyempatkan diri untuk bertemu sahabat dan keluarga. Jangan sampai menyesal, jika kamu tidak sempat bertemu lagi dengan ayah dan ibumu karena kamu terlalu asyik dengan pacarmu.

Pacaran terlalu lama tentunya membuatmu jadi mudah stres!

Setelah lama berpacaran dengan si dia, perlahan-lahan kamu pun akan dilanda stres. Stres karena  terlalu lama menunggu, stres  karena terlalu sering ditanya “Kapan nikah?” padahal sudah pacaran lama, dan banyak lagi pemicu stres lainnya.

Jangan heran jika kamu lebih mudah stres karena telah berpacaran lama. Halini bisajadi disebabkan karena  ekspektasimu yang tidak kunjung menjadi kenyataan. Harapanmu yang terlalu besar terhadap pasangan membuatmu stres karena dia tidak kunjung mewujudkannya jadi nyata. Kini, hanya tinggal menunggu waktu, apakah kamu akan terus bertahan atau tidak.

Hubungan yang terlalu lama tanpa kejelasan akan semakin longgar, godaan dari orang ketiga pun kamu terima dengan senang hati

Bukan tidak mungkin, semakin lama hubungan dijalankan bukannya semakin erat malah justru longgar! Kenapa? Karena tidak ada visi misi yang jelas dari pasanganmu maupun dirimu sendiri. Pacaran itu statusnya masih tidak jelas karena tidak sah secara agama maupun hukum. Risiko adanya godaan dari orang ketiga pun tinggi. Jika ada godaan, kamu pun akan dengan senang hati untuk berselingkuh.

Selingkuh dilakukan sebagian orang karena dirasa lebih menantang, meski sudah tahu risikonya cukup besar. Jika kamu dan dia sudah sama-sama selingkuh, hubungan yang kalian jalani selama ini sudha tidak sehat dan lebih baik untuk diakhiri.

Pergerakanmu untuk bebas menemui banyak orang jadi terbatasi

Niat untuk menghalalkanmu dan membuat hubungan jadi sah tidak ada, tapi karena dia adalah pacarmu, dia membatasi pergerakanmu untuk bertemu dengan orang-orang. Pacaran yang terlalu lama pun akan menimbulkan rasa “berhak” untuk memiliki, termasuk memiliki kebebasanmu. Dia selalu membatasi pergerakanmu ketika ingin bertemu orang baru, membatasi hobimu, dan lain-lain. Kebebasanmu direnggut, tapi tidak bisa berbuat apa-apa karena masih cinta padanya.

Kalau kamu ingin hidup di  dalam sangkar selamanya, tidak masalah karena itu pilihanmu. Tetapi jika  kamu masih punya akal sehat dan sayang dengan hidup dan masa depanmu. Lebih baik kamu berpisah dengannya. Pacaran yang terlalu lama bukan berarti kamu telah memilikinya dan dia telah memilikimu. Ini tentang bagaimana saling menjaga komitmen, kepercayaan, dan bisa memberi kebebasan pada pasangan untuk bertindak.

Pacaran dilakukan dengan tujuan untuk mengenal satu sama lain dan menuju hubungan yang lebih serius. Jika hanya mengulur-ulur waktu dan mengekang kebebasan seseorang, itu artinya hubungan yang dijalankan sudah tidak benar. Lebih smart lagi ya ladies!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Trik Cari Tahu Pria Suka ‘PHP’ atau Bukan, agar Kamu Nggak Mudah Baper

cuma php

Saat dekat dengan seorang pria, kamu yang berstatus single tentunya merasa senang bukan? Selama ini inbox  WhatsApp yang sellau sepi kini ramai kembali. Hari-harimu kembali berwarna-warni karena kini ada yang memperhatikan penampilanmu, mengingatkanmu makan, bahkan mengajakmu nonton.

Tetapi, lama-kelamaan walaupun kamu dan dia dekat, kok dia tidak kunjung menyatakan perasaaannya padamu ya? Kamu jadi bingung dengan statusmu dan dia. Disebut teman, tapi kedekatan kalian sudah lebih dari sekedar teman, tetapi mau disebut pacar pun tidak bisa, karena kamu dan dia belum saling menyatakan cinta.

Apakah Dia Termasuk Tipe Pemberi Harapan Palsu?

Menurut seorang pakar cinta, Lex DePraxis, memang sulit membedakan apakah pria yang sedang dekat saat ini adalah pemberi harapan palsu ataukah seorang yang tulus mencintaimu.

Satu-satunya jalan yang paling sederhana untuk mendapat kejelasan tentang hubungan kalian adalah dengan mengajaknya pergi kemudian bertanya padanya. Jika kamu tipe wanita nekat, bisa juga dengan cara menggandeng tangannya atau merangkulnya. Kemudian unggah kemesraan kalian lewat media sosial.

Siapkan Mental Sebelum Bertanya Tentang Kejelasan Hubungan Kalian

Sebelum kamu bertanya tentang kejelasan hubungan kalian saat ini,  pastikan kamu sudah siap secara mental. Hal ini sebagai langkah antisipasi jika kamu ‘ditolak’. Ditolak dalam artian ternyata selama ini kamu salah menangkap sinyal-sinyal kedekatan yang kalian telah lakukan selama ini.

“Kalau si dia yang kamu cinta nyatanya keberatan saat kamu gandeng tangannya atau saat dirangkul, kemungkinannya ada tiga. Satu, kamu telah salah menangkap  sinyal dari dia. Dua, dia memang tipe pria yang PHP aja. Tiga, dia hanya ingin bermain-main saja, tidak terlalu ingin menjalani hubungan yang serius, alias TTM saja,” jelas Lex.

Kebiasaan Orang Indonesia adalah Terlalu Lama ‘Chatting’ di  Messenger, Jadi Tak Heran Kalau Gampang Baper

Lex melanjutkan, kesalahan yang sering dilakukan oleh orang-orang di Indonesia adalah terlalu lama mengobrol di chatting melalui dunia maya, sehingga timbul rasa baper padahal belum pernah bertemu dan mengobrol langsung dengan orang yang diajak ngobrol. Maka dari itu, Lex tidak menyarankan untuk kelamaan chatting sehingga tidak timbul perasaan terlalu berharap.

Apakah ada Kelakuannya yang Menandakan Dia Suka Padamu?

Tanda-tanda seorang priamenyukai wanita bisa dilihat dari kelakuannya. Saat bertemu, bisa jadi dia selalu berusaha tampil baik dan berbuat baik padamu. Itu dilakukannya untuk menimbulkan kesan baik terhadapmu. Ia pun bersikap protektif pada dirimu padahal baru saja dekat. Dia tidak ingin kamu dekat-dekat dengan pria lain saat kalian jalan berduaan.

Kamu juga bisa melihat dari tanda-tanda kegugupannya. Bila ia membuang pandangan saat kepergok sedang memandangmu, bisa jadi dia memang menyukaimu tetapi masih malu-malu.

Apakah Dia Sering Memujimu? Bisa Jadi Ini Tanda Dia Memang Ingin Lebih Dekat Denganmu

Apabila dia sering menyadari perubahan yang dilakukan olehmu untuk menarik perhatiannya, bisa jadi itu tanda dia memang menyukaimu. Ditambah lagi jika dia melontarkan pujian manis kepadamu, itu artinya dia memang perhatian padamu. Tetapi, jangan cepat mudah tersipu, perhatikan matanya apakah dia benar-benar tulus memuji dan memerhatikanmu atau hanya ingin terlihat baik saja di depanmu.

Saat sedang jalan berdua, ‘paksa’ dia untuk  mengatakan perasaannya padamu. Misalnya, buat dia cemburu, katakan padanya,

“Eh menurut kamu si C gimana ya? Baik gak? Sudah punya pacar belum ya? Kalau belum, aku mau deh deketin dia.. hehe,”

Kamu bisa dengan mulai memanas-manasinya saat sedang mengobrol berdua dengannya. Lihat ekspresinya. Pria yang cemburu biasanya akan diam sejenak atau tiba-tiba mengalihkan perhatian dan mengajkmu mengobrol topik lainnya.

Jika Terlalu Lama Kedekatan Ini Berlanjut dan Dia Tidak Juga Ungkapkan Perasaan, Tinggalkan!

Pada akhirnya, kalau kedekatan kalian hanya jalan di tempat dan dia tidak kunjung mengungkapkan perasaannya lebih baik tinggalkan dia daripada hanya membuang waktumu saja. Menunggunya, hanya akan membuatmu lelah dan kehilangan kesempatan untuk dekat dengan pria lain.

Dia yang tidak juga mengungkapkan perasaannya padamu telah membuktikan bahwa dia sebenarnya tidak serius denganmu. Dia hanya menganggapmu sekedar teman dekat, teman yang bisa diajak mengobrol kapanpun, seorang teman yang bisa mengisi kekosongan hari-harinya.

Dia tidak akan merasa kehilangan jika kamu tidak ada. Dia adalah orang yang tidak pernah peka terhadap perasaanmu sampai kapanpun. Lebih baik tinggalkan dia dan cari pria baru yang benar-benar tulus mencintaimu.

Sebagai wanita, jangan mau perasaanmu ‘digantung’ begitu saja oleh pria. Selagi masih muda, kita tidak harus berharap pada satu priasaja. Demi mendapatkan pasangan hidup yang terbaik untukmasa depan,jangan lelah untuk terus mencarinya. Kamu adalah satu-satunya orang yang berhak untukmenentukan kebahagiaanmu sendiri, jangan sampai kebahagiaanmu rusak hanya karena ‘digantung’ oleh pria yang tidak jelas akan membawa hubunganmu kemana.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Kapan Sih Waktu yang Tepat untuk Potong Rambut?

rambut rusak

Rambut merupakan mahkota berharga bagi seorang wanita. Memiliki rambut indah dan berkilau merupakan impian sebagian besar wanita. Kini, seiring perkembangan zaman, wanita-wanita modern sering menggonta-ganti gaya rambut. Mulai dari gaya rambut pendek, sebahu, hingga panjang sampai sepunggung.

Biasanya, pilihan model rambut panjang dipilih untuk wanita yang ingin memberikan kesan feminin look pada tampilannya, sedangkan model rambut pendek untuk menghadirkan kesan fresh dan tomboy.

Setiap wanita, punya waktu yang berbeda-beda kapan harus potong rambut di salon. Ada yang saat rambut sudah panjang banget baru dipotong, ada juga wanita yang baru panjang rambutnya sebahu tapi sudah dipotong.

Tapi sebenarnya kapan sih waktu yang tepat untuk potong rambut? Simak tipsnya berikut ini.

Untuk Kamu yang Ingin Rambutnya Tetap Panjang dan Sehat, Potong 3-4 Kali Dalam Setahun

Bagi wanita yang ingin rambutnya tetap panjang dan selalu sehat, potong rambut hanya tiga sampai empat kali dalam satu tahun. Hal ini cukup untuk membuatnya tetap sehat dan selalu panjang seperti keinginannmu. Gunting rambut hanya bagian-bagian ujungnya saja dan potong hanya di bagian layer.

Disarankan juga agar mengganti model rambut panjang setiap tiga bulan sekali. Hal ii untuk untuk menjaganya selalu sehat dan berkilau.

Rambut Keriting Sih Sebaiknya Tiap 12 Minggu Sekali

Rambut keriting dikenal sebagai rambut yang paling susah diatur. Rambut keriting merupakan jenis rambut yang mudah kering dan harus sering dilembapkan. Para ahli menyarankan agar pemilik rambut keriting untuk ke salon setiap 12 minggu sekali.

Tidak hanya sekadar memotong rambut asja, tetapi juga disarankan untuk melakukan perawatan agar rambut bisa tetap sehat dan berkilau. Bila rambutmu sering diwarnai, maka disarankan utuk memotongnya terlebih dahulu sebelum menggantinya dengan warna yang baru.

Disarankan untuk pemilik rambut keriting untuk keramas antara 3 sampai 7 hari agar rambut tidak mudah kering dan cepat rusak.

Buat yang Rambutnya Pendek, 3-7 Minggu adalah Waktu yang Ideal

Untuk wanita si rambut pendek dan ingin tetap pendek setiap saat, ahli penata rambut menyarankan untuk memotong rambut dalam kurun waktu tiap tiga sampai tujuh minggu. Richard Collins, seorang hairstylist dari Amerika Serikat mengatakan, jika ingin punya rambut pendek yang spesifik atau berkarakter setiap saat, kamu harus memotongnya setiap 3 minggu sekali. Ini bertujuan agar rambut tetap terlihat rapi meski pendek.

Faktanya, rambut wanita selalu tumbuh sepanjang setengah inchi setiap bulannya. Untuk menghasilkan kesan yang lebih natural pada rambut, kamu bisa memotongnya setiap 4-7 minggu.

Rambut Rusak dan Bercabang, Baiknya 8 Minggu Sekali agar Rambut Tetap Sehat Terjaga

Buat kamu yang sudah mengalami kerusakan rambut yang cukup parah karena sering diwarnain atau memakai produk perawatan rambut yang tidak cocok, disarankan oleh para ahli rambut untuk pergi perawatan ke salon tiap 8 minggu sekali. Selain itu, agar rambut tetap terjaga kesehatannya, guntinglah ujung-ujung rambut yang bercabang, terutama jika rambutmu benar-benar kering dan rusak parah.

Tips Menumbuhkan Rambut yang Baik Bagi Wanita, Jangan Sampai Keliru

Banyak wanita yang masih jarang memotong rambutnya secara rutin alih-alih untuk menumbuhkan rambutnya secara maksimal. Selain itu, masih banyak mitos yang beredar di masyarakat, bahwa melakukan pemotongan rambut secara rutin dapat menumbuhkan rambut lebih cepat dari yang seharusnya.

Fakta yang perlu kamu ketahui adalah pemotongan rambut yang rutin tidak membuat rambut tumbuh lebih cepat. Pemotongan rambut secara rutin adalah untuk menghindari rambut dari kerusakan dan menghilangkan faktor-faktor penyebab lambatnya rambut tumbuh dalam kurun waktu tertentu.

Nah, gimana tipsnya? Kamu jadi tahu kan, kapan harus ke salon untuk sekadar potong rambut atau perawatan? Kamu sendiri termasuk tipe rambut yang mana nih? Keriting, panjang, atau pendek? Yuk share!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top