Love & Sex

Trik Cari Tahu Pria Suka ‘PHP’ atau Bukan, agar Kamu Nggak Mudah Baper

cuma php

Saat dekat dengan seorang pria, kamu yang berstatus single tentunya merasa senang bukan? Selama ini inbox  WhatsApp yang sellau sepi kini ramai kembali. Hari-harimu kembali berwarna-warni karena kini ada yang memperhatikan penampilanmu, mengingatkanmu makan, bahkan mengajakmu nonton.

Tetapi, lama-kelamaan walaupun kamu dan dia dekat, kok dia tidak kunjung menyatakan perasaaannya padamu ya? Kamu jadi bingung dengan statusmu dan dia. Disebut teman, tapi kedekatan kalian sudah lebih dari sekedar teman, tetapi mau disebut pacar pun tidak bisa, karena kamu dan dia belum saling menyatakan cinta.

Apakah Dia Termasuk Tipe Pemberi Harapan Palsu?

Menurut seorang pakar cinta, Lex DePraxis, memang sulit membedakan apakah pria yang sedang dekat saat ini adalah pemberi harapan palsu ataukah seorang yang tulus mencintaimu.

Satu-satunya jalan yang paling sederhana untuk mendapat kejelasan tentang hubungan kalian adalah dengan mengajaknya pergi kemudian bertanya padanya. Jika kamu tipe wanita nekat, bisa juga dengan cara menggandeng tangannya atau merangkulnya. Kemudian unggah kemesraan kalian lewat media sosial.

Siapkan Mental Sebelum Bertanya Tentang Kejelasan Hubungan Kalian

Sebelum kamu bertanya tentang kejelasan hubungan kalian saat ini,  pastikan kamu sudah siap secara mental. Hal ini sebagai langkah antisipasi jika kamu ‘ditolak’. Ditolak dalam artian ternyata selama ini kamu salah menangkap sinyal-sinyal kedekatan yang kalian telah lakukan selama ini.

“Kalau si dia yang kamu cinta nyatanya keberatan saat kamu gandeng tangannya atau saat dirangkul, kemungkinannya ada tiga. Satu, kamu telah salah menangkap  sinyal dari dia. Dua, dia memang tipe pria yang PHP aja. Tiga, dia hanya ingin bermain-main saja, tidak terlalu ingin menjalani hubungan yang serius, alias TTM saja,” jelas Lex.

Kebiasaan Orang Indonesia adalah Terlalu Lama ‘Chatting’ di  Messenger, Jadi Tak Heran Kalau Gampang Baper

Lex melanjutkan, kesalahan yang sering dilakukan oleh orang-orang di Indonesia adalah terlalu lama mengobrol di chatting melalui dunia maya, sehingga timbul rasa baper padahal belum pernah bertemu dan mengobrol langsung dengan orang yang diajak ngobrol. Maka dari itu, Lex tidak menyarankan untuk kelamaan chatting sehingga tidak timbul perasaan terlalu berharap.

Apakah ada Kelakuannya yang Menandakan Dia Suka Padamu?

Tanda-tanda seorang priamenyukai wanita bisa dilihat dari kelakuannya. Saat bertemu, bisa jadi dia selalu berusaha tampil baik dan berbuat baik padamu. Itu dilakukannya untuk menimbulkan kesan baik terhadapmu. Ia pun bersikap protektif pada dirimu padahal baru saja dekat. Dia tidak ingin kamu dekat-dekat dengan pria lain saat kalian jalan berduaan.

Kamu juga bisa melihat dari tanda-tanda kegugupannya. Bila ia membuang pandangan saat kepergok sedang memandangmu, bisa jadi dia memang menyukaimu tetapi masih malu-malu.

Apakah Dia Sering Memujimu? Bisa Jadi Ini Tanda Dia Memang Ingin Lebih Dekat Denganmu

Apabila dia sering menyadari perubahan yang dilakukan olehmu untuk menarik perhatiannya, bisa jadi itu tanda dia memang menyukaimu. Ditambah lagi jika dia melontarkan pujian manis kepadamu, itu artinya dia memang perhatian padamu. Tetapi, jangan cepat mudah tersipu, perhatikan matanya apakah dia benar-benar tulus memuji dan memerhatikanmu atau hanya ingin terlihat baik saja di depanmu.

Saat sedang jalan berdua, ‘paksa’ dia untuk  mengatakan perasaannya padamu. Misalnya, buat dia cemburu, katakan padanya,

“Eh menurut kamu si C gimana ya? Baik gak? Sudah punya pacar belum ya? Kalau belum, aku mau deh deketin dia.. hehe,”

Kamu bisa dengan mulai memanas-manasinya saat sedang mengobrol berdua dengannya. Lihat ekspresinya. Pria yang cemburu biasanya akan diam sejenak atau tiba-tiba mengalihkan perhatian dan mengajkmu mengobrol topik lainnya.

Jika Terlalu Lama Kedekatan Ini Berlanjut dan Dia Tidak Juga Ungkapkan Perasaan, Tinggalkan!

Pada akhirnya, kalau kedekatan kalian hanya jalan di tempat dan dia tidak kunjung mengungkapkan perasaannya lebih baik tinggalkan dia daripada hanya membuang waktumu saja. Menunggunya, hanya akan membuatmu lelah dan kehilangan kesempatan untuk dekat dengan pria lain.

Dia yang tidak juga mengungkapkan perasaannya padamu telah membuktikan bahwa dia sebenarnya tidak serius denganmu. Dia hanya menganggapmu sekedar teman dekat, teman yang bisa diajak mengobrol kapanpun, seorang teman yang bisa mengisi kekosongan hari-harinya.

Dia tidak akan merasa kehilangan jika kamu tidak ada. Dia adalah orang yang tidak pernah peka terhadap perasaanmu sampai kapanpun. Lebih baik tinggalkan dia dan cari pria baru yang benar-benar tulus mencintaimu.

Sebagai wanita, jangan mau perasaanmu ‘digantung’ begitu saja oleh pria. Selagi masih muda, kita tidak harus berharap pada satu priasaja. Demi mendapatkan pasangan hidup yang terbaik untukmasa depan,jangan lelah untuk terus mencarinya. Kamu adalah satu-satunya orang yang berhak untukmenentukan kebahagiaanmu sendiri, jangan sampai kebahagiaanmu rusak hanya karena ‘digantung’ oleh pria yang tidak jelas akan membawa hubunganmu kemana.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Warna Favoritmu Apa? Itu Bisa Jadi Penentu Karaktermu!

Semua orang pasti punya warna favorit. Meskipun kamu bilang “tak punya warna kesukaan” secara tak sadar pasti ada preferensi khusus ketika memilih warna. Coba tengok isi lemari pakaianmu, pasti kamu bisa segera menemukan jumlah warna yang lebih banyak dibanding lainnya.

Dari penelitian, secara statistik warna biru adalah yang paling banyak difavoritkan oleh orang. Termasuk juga warna yang paling banyak dipilih mayoritas laki-laki. Sementara perempuan paling banyak memilih warna hitam. Sementara warna yang paling sedikit difavoritkan adalah warna kuning. Hanya 5 persen orang yang memilih warna ini sebagai kesukaan. Itu pun semakin menua, mereka yang tadinya memilih kuning akan beralih ke warna orange.

Dalam cabang ilmu psikologi, warna ini tak cuma dianggap angin lalu. Ada cabang keilmuan psikologi khusus yang mempelajari hal ini. Disebut pemilihan warna dipengaruhi oleh karakter. Lantas apa kata ilmu tersebut mengenai warna pilihanmu?

Biru Itu Tenang Dan Senang Keteraturan

gaun biru

Biru itu serupa warna lautan. Seringnya di asosiasikan dengan ketenangan. Mereka yang memfavoritkan warna biru biasanya gemar mencari kedamaian dan keteraturan dimanapun dia berada. Biasanya penyuka warna biru mudah bergaul dan sangat bisa diandalkan.

Merah Itu Senang Menjadi Pusat Perhatian Dan Ingin Terlihat Menarik

gaun merah

Meski belum ditemukan sebabnya, namun sejumlah studi menyebut bahwa warna merah cenderung lebih menarik perhatian dibandingkan warna yang lain. Beberapa menyebut hal ini berkaitan dengan insting dasar biologis tubuh yang cenderung memanas dan memerah jika merasa tertarik.

Meski tanpa sengaja, orang yang menyukai warna merah umumnya berasal dari kesadaran ini. Mereka merasa lebih diperhatikan jika menggunakan warna merah. Keinginan untuk selalu mendapat perhatian inilah yang kemudian mendorong seseorang menyukai warna merah.

Hijau Itu Sangat Memperhatikan Keuangan, Keamanan Dan Kesejahteraan

celana hijau

Hijau memang sering dikaitkan dengan alam dan lingkungan. Namun menurut psikologi warna,mereka yang memilih hijau umumnya adalah orang-orang yang mengutamakan kestaabilan keuangannya, sangat ingin mendapatkan rasa aman dan mengutamakan kesejahteraan.

Orange Itu Pembawaannya Santai Dan Mudah Bersahabat

sepatu orange

Merka yang gemar warna oranye atau orange umumnya juga gemar menjadi pusat perhatian. Cenderung bersifat flamboyan, punya banyak teman dan tak senang sesuatu yang serius. Konon katanya penyuka warna oranye ini cenderung menunda pernikahan loh!

Abu-Abu Itu Senang Kebebasan Dan Sulit Berkomitmen

jaket abu-abu

Warna ini berada diantara hitam dan abu-abu. Seperti warnanya yang “tak jelas”, karakter penyukanya juga tak terlalu senang komitmen. Menurut psikologi warna, penggemar warna ini hanya punya sedikit emosi, mudah bosan dan tak mau terikat.

Mereka tak punya sesuatu yang benar-benar disukai atau sesuatu yang benar-benar dibenci. Semua biasa saja untuk mereka. Hidupnya yang bebas dan tak mau terikat biasanya justru membuat penasaran banyak orang.

Merah Muda Itu Sedikit Naif Dan Apa Adanya

gaun pink

Penyuka merah muda itu bisa diibaratkan mereka yang selalu dalam kondisi anak-anak. Tak punya banyak kecurigaan, polos dan tidak punya perasaan negatif kepada orang lain. Sayangnya penyuka pink ini sering dimanfaatkan oleh orang lain.

Hitam Itu Moody, Tak Mau Ribet Namun Inginnya Yang Berkelas

baju hitam

Para penyuka hitam ini tidak mau berhadapan dengan segala keribetan. Mereka selalu ingin hal-hal yang berkualitas dan berkelas. Ujungnya karakternya cenderung moody alias mudah berubah-ubah jika menemui hal yang kurang disukainya.

Putih Itu Menganggap Dirinya Polos

pakaian putih

Putih itu sering dikaitkan dengan suci dan kepolosan. Namun sesungguhnya penyuka warna putih itu tak begitu polos-polos amat. Namun mereka ingin meyakinkan orang lain bahwa diri mereka polos. Sementara sebetulnya mereka sama sekali tidak polos dan cenderung “pintar”.

Kuning Itu Idealis Dan Perfeksionis

baju kuning

Penyuka warna kuning itu cenderung idealis dan bahkan perfeksionis. Mereka juga punya optimisme yang di atas rata-rata. Sayangnya keinginan untuk segala sesuatu itu selalu sempurna mendorong orang dengan karakter ini jadi mudah cemburu dan iri.

Jadi Pilihan Warnamu Apa? Coba Sesuaikan Dengan Kendaraanmu!

suzuki adress

Guna memperkuat karaktermu tentunya pas kalau kendaraan sehari-hari yang digunakan warnanya sesuai dengan yang kamu favoritkan. Seolah menjawab tantangan ini, Suzuki mengeluarkan Suzuki Addres Playful.

Motor model baru tersebut merupakan pilihan tambahan dari Suzuki Address FI yang telah eksis sebelumnya.Namun kini dilengkapi dengan 10 pilihan warna aksesoris panel bodi menarik dan penuh gaya yang dapat disesuaikan dengan karakter kamu.

Yup, kamu tak salah baca memang ada 10 pilihan warna. Motor yang dilepas seharga 15,2 juta ini punya warna Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange dan Ice Silver.

Selain warnanya yang menarik motor ini cocok untuk penggunaan harian karena dimensi bodinya yang mungil dengan dimensi pas dan seimbang. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dan ramping hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Skutik ini juga nyaman karena didukung suspensi depan dan belakang yang tangguh. Untuk bagian depan menggunakan suspensi tipe Telescopic Coil Spring Oil Damped. Sedangkan untuk belakang Suzuki Address Playful menggunakan suspensi tipe Swingarm Coil Spring Oil Damped.

Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 yang cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Jadi kamu pilih yang mana?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Perihal Antar Jemput Dalam Sebuah Hubungan, Memangnya Harus?

“Loh kok sendiri ? Memangnya si itu kemana ?”

Kalimat tanya di atas merupakan satu dari banyaknya pertanyaan yang kadang sering membuat seseorang jengkel. Mungkin bukan buatmu tapi bisa saja untuk orang lain. Pihak yang mengajukaan pertanyaan pun melakukan hal itu sebagai respon yang timbul secara tiba-tiba saat melihatmu. Tapi buat dia yang menerima pertanyaan tersebut bisa saja merasa sangat terganggu. Memang sih antar jemput pasangan dalam sebuah hubungan adalah hal yang wajar. Tapi bukan berarti harus seperti itu setiap hari kan ?

Menjalani hubungan bisa saja merubah statusmu, tapi rasanya bukan juga serta merta mengganti kebiasaan. Kamu juga tentu tak mau kan, jika dia yang jadi pasanganmu malah merasa jadi supir atau tukang ojek untukmu.

Hubungan Yang Baik Tak Selalu Ditandai Dengan Kemana-Mana Selalu Bersama

Berdua bersama dengan dia yang kamu cinta bisa jadi salah satu alasan untuk bahagia. Namun untuk segala sesuatunya tentu ada takarannya, begitu pula dengan waktu yang kamu dan pasanganmu punya. Di hadapanmu dirinya mungkin bisa terlihat baik-baik saja. Mau dan bersedia untuk mengantar dan menjemput kemana saja. Tapi kamu tentu tak bisa menerka sesuatu yang sedang ada dikepalanya.

Bukan tak mungkin kegiatan antar jemput itu justru membebaninya, atau bahkan jadi sesuatu yang terkesan memanfaatkan dirinya. Karena hubungan yang baik akan lebih bisa berjalan lancar jika, setiap pihak memiliki kemandirian yang penuh atas masing-masing hidup mereka. Kamu juga tentu butuh ruang gerak untuk sendiri, begitu juga dengan dia.

Tak Hanya Urusan Pacar Tentu Ada Prioritas Lain Yang Membuatnya Membagi Fokus Pikiran

Pernah nggak sih kamu merasa bahwa dia tiba-tiba menjauh hanya karena urusan pribadinya? Yap, ini adalah salah satu hal yang wajar dan tak perlu di curigai secara berlebihan. Siklus antar jemput memang bukanlah sesuatu yang berat, namun kamu juga perlu memahami situasi dan kondisinya. Perhatikan bagaimana perubahan sikap yang dimilikinya ketika kamu melayangkan permintaan. Jika respon yang ditunjukkannya memang terlihat tak bersedia, tak perlu harus marah.

Coba posisikan diri berada pada pihaknya, siapa tahu memang ada urusan lain yang jauh lebih untuk diselesaikan. Toh dia juga memiliki sederet kesibukan. Memang kamu mau kalau punya pasangan yang hanya lontang-lantung tanpa punya aktivitas yang jelas. Lagi pula apa yang dia lakukan sekarang juga untuk masa depan kalian berdua.

Lagi pula tak menjemputnya bukan berarti kamu bukan tak penting baginya. Justru hal itu dilakukannya karena dia percaya bahwa kamu bisa pergi dan pulang dengan sendiri tanpa harus diantar olehnya.  Dengan kata lain dia menilaimu sebagai perempuan mandiri yang bisa diandalkan.

Karena Hubungan Adalah Perihal Kesepakatan, Begitu Pula Dengan Istilah Antar Jemput Yang Sering Disalahartikan

Coba ingat-ingat lagi bagaimana awal mula kamu dan dia bertemu hingga bisa menjalin hubungan sejauh ini. Tentu kesepakatan dan komitmen juga jadi alasan kalian menjalin hubungan. Hal  itu jadi salah satu hal mengapa kamu tak  perlu marah-marah jika dia tak bisa menjemput.

Sebagai seseorang yang juga sudah cukup dewasa kamu tentu sadar, bahwa semua yang kamu inginkan tak semuanya bisa terpenuhi. Anggaplah ini jadi sesuatu yang memang harus terjadi, berlalu, kemudian dilupakan. Bukan jadi sesuatu yang malah menimbulkan masalah dalam hubungan. Hal lain yang perlu kamu ingat, antar jemput dalam sebuah hubungan tidak termasuk dalam kesepakatan yang perlu dibuat.

Hingga Disebut Sebagai Bukti Dari Tingkat Keseriusan Sampai Sesuatu Yang Memang Harus Dilakukan

Suara-suara dari luar yang tiba-tiba jadi sok tahu atas apa yang sedang kamu jalani, tentu selalu ada. Mereka yang kebetulan hadir di sekitar jadi juri yang akan menghakimi kamu dan dia dalam menjalani hubungan. Namun meski sering mendapat pertanyaan-pertanyaan yang bersifat menyinggung, kamu tak perlu pikirkan itu. Balaslah mereka dengan kata-kata bijak yang akan menjelaskan. Bahwa menurutmu bukti dari keseriusan yang kata mereka bisa dilihat dari aktivitas antar jemput, tak selalu benar. Dimatamu ada banyak hal lain yang akan menunjukkan rasa sayang, dan tentu hal yang mereka sebutkan tak selalu termasuk didalamnya.

Mungkin Memang Akan Lebih Baik Jika Bisa Diseimbangkan, Tapi Bukan Berarti Jadi Sesuatu Yang Diharuskan

Terlepas dari segala pandangan yang tadinya diplesetkan, hal ini juga bukanlah sesuatu yang salah. Aktivitas antar-jemput jelas akan memberi kalian waktu lebih banyak waktu untuk bertemu dan bertukar cerita. Mampu menghilangkan rasa lelah hingga mengembalikan semangat yang tadinya telah hilang seharian. Untuk terasa lebih adil, kamu dan dia bisa membuat pola untuk melakukannya. Taruhlah dari 5 hari kerja dalam seminggu, dia akan menjemput kamu 3 kali. Ini tentu akan lebih baik untuk hubungan, dia pun akan lebih nyaman melakukannua. Tak harus setiap hari, karena tentu dia juga punya rasa letih. Yang penting kalian tetap punya waktu untuk bertemu selain di akhir pekan nanti.

Dan Meski Dianggap Jadi Peraturan Yang Harus Dalam Sebuah Hubungan, Keinginan Itu Malah Seperti Paksaan

Untuk hal yang paling penting semuanya kembali kepada kamu dan dia sebagai orang yang akan menjalaninya. Kamu mungkin bisa saja berpikir antar jemput jadi syarat yang harus bagi dia agar jadi pasangan. Lalu kemudian seakan tak mau kehilangan dirinya tetap mengiyakan. Sah-sah saja memang jika kalian berdua terlihat tak ada masalah. Tapi meski dinilai sebagai peraturan yang memang harus dijalankan, Hal tersebut terlihat seperti paksaan.

Meski begitu kamu juga harus berusaha untuk mengerti dia. Bukan karena dia sudah mengiyakan, kamu lantas menjadi  tak peka dan terkesan ingin menang sendiri. Toh laki-lakimu juga memiliki sederet kesibukan yang membuatnya letih. Setidaknya saat meminta dirinya untuk menjemputmu pintar-pintarlah membaca kondisinya saat itu.

Siapapun kamu yang membaca ini tentu tak harus setuju, jauh dari kesan yang ingin menggurui. Sesuatu yang disampaikan sedari tadi hanyalah salah satu pencerahan, dari banyaknya pandangan yang salah atas peraturan-peraturan dalam hubungan. Lalu bagaimana dengan kamu?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Menjelang Hari Pernikahan, 5 Perasaan Ini Akan Makin Kuat Dirasakan Calon Mempelai Perempuan! Cie…

Apa kabar calon pengantin? Mendekati hari H, berbagai perasaan tiba-tiba saja membayangi pikiran. Bagaimana tidak, momen sakral itu tidak akan terulang untuk kedua kalinya. Tak heran jika hari-harimu kini terasa tak biasa.

Mulai dari letupan kebahagiaan karena sebentar lagi akan menjadi pasangan yang sah, hingga perasaan haru bila mengingat kamu tak akan hidup bersama orangtua lagi. Bahkan bukan tak mungkin bila hingga hari bahagia itu kamu tak akan bisa tidur dengan tenang. Bukan karena apa-apa, hal itu hanya bentuk rasa bahagia atas pencapaian hubungan yang telah kamu jalani selama ini dengannya. Meski mungkin akan membuatmu sedikit tak nyaman, namun inilah perasaaan-perasaan yang ikut mengiringi kamu menjemput kisah indah itu.

Masih Seperti Mimpi, Penantian Panjang Itu Akan Segera Berakhir Bahagia

Mungkin kamu dan ia masih belum menyangka atau bahkan bertanya-tanya, apakah semua hal yang kini telah didepan mata adalah kenyataan. Lebih lucunya bahkan kamu belum percaya bahwa perjalanan cintamu dengannya mampu membawa kalian hingga sejauh ini. Apalagi jika ternyata tadinya dia bukanlah orang pertama yang mengisi hatimu, membayangkan menikah dengannya saja tidak.

Pada akhirnya jalan hidup membawamu padanya. Dia yang datang tidak sebagai orang pertama, justru mampu membawamu kepada kebahagiaanmu yang sebenarnya. Hingga kepada perasaan dan pikiran lain yang masih sering membuat kamu bertanya-tanya. Bukan hanya waktu yang terasa berjalan begitu cepat, namun juga tentang kebahagiaan besar yang telah dihadiahkan dia untuk hidupmu. Iya, sebentar lagi!

Setelah Mimpi Yang Terasa Lebih Nyata, Ada Bahagia Yang Rasanya Sulit Untuk Diucapkan

Menjelang hari H rasanya bersyukur jadi alasan kuat untuk selalu tersenyum. Membayangkan bagaimana raut wajahnya saat memintamu untuk menerima lamarannya jadi sesuatu yang berhasil membuat hati terasa hangat. Rona bahagia itu semakin jelas terasa seiring waktu berjalan. Tanpa terasa dia yang kemarin datang hanya dengan kata cinta, tidak lama lagi akan jadi teman hidup halalmu. Segala hal yang menjadi suka dan duka selama pacaran rasanya akan dibayar dengan sebuah ikrar. Hubungan kalian pun sebentar lagi akan sah dimata hukum dan agama. Mari menghitung mundur sembari menghilangkan rasa ragu di dada.

Hingga Akan Ada Hari Yang Mendatangkan Keraguan, Ada Sesuatu Yang Terasa Kurang Lalu Marasuki Pikiran

Tak hanya rasa bahagia yang kadang tak bisa diucapkan, ragu dan canggung pun mulai merajai pikiran. Hal ini sering disebut sebagai pre marriage syndromn, sebuah kekhawatiran yang akan kita rasakan menjelang pernikahan. Dianggap sebagai momok yang menakutkan, hal ini memang sering berhasil merusak mood. Tapi jangan khawatir, hal itu wajar dirasakan oleh semua perempuan menjelang hari pernikahan. Meski hati sedang tidak stabil, kamu harus tetap berusaha untuk tenang. Bicarakan semua hal yang menjadi beban pada pasangan, orangtua, sahabat atau wedding organizer yang kebetulan membantumu.

Lalu Dihadapkan Pada Situasi Pelik Yang Kadang Berhasil Membolak-balikan Hati

Setelah itu kamu akan mulai sadar bahwa ternyata menikah tidak semudah bayangan. Bukan hanya dengan lamaran lalu menikah. Ada banyak proses yang ternyata harus kita hadapi dan lalui sebagai seorang calon pengantin. Apalagi jika kamu ingin menikah dengan mengikuti adat daerah asalmu. Ini akan lebih terasa rumit dan cukup menguras tenaga dan pikiran. Alih-alih mampu untuk mempersiapkan segala sesuatu sendirinya, kamu akan butuh bantuan banyak pihak untuk mempersiapkan pernikahanmu. Sebab rasanya mustahil bila kamu sanggup meng-handle semuanya sendiri. Apalagi sebagai calon pengantin kamu harus menjaga kondisimu, agar bisa tampil prima dihari H.

Namun Dibalik Semua Perasaan Bahagia dan Khawatir Yang Ada, Kamu Justru Jadi Bersyukur Karena Selalu Ada Dia Yang Setia

Semua perasaan yang ada dalam hati dan pikiran tiba-tiba  jadi sulit untuk diungkapkan. Hingga mulut yang terasa terkunci dan hati yang tak ingin henti menggumamkan syukur. Termasuk untuk laki-laki yang selalu ada di sisimu. Mengingat semua proses itu kamu jadi tahu bagaimana kuasa semesta begitu hebat untuk mempertemukan kalian.

Bukan hanya itu, kamu juga bersyukur karena bisa dicintai oleh laki-laki yang menerimamu dengan setulus hati. Laki-laki yang akan menempatkan hidupmu sebagai tanggungjawabnya begitu ikrar itu selesai terucap. Setelah itu kamu tak perlu merasa bersalah saat menggamit lengannya lembut. Sebab pada saat itu dia telah menjadi suamimu.

Beginilah hidup, pahit manisnya selalu menjadi teka-teki yang sering sulit untuk kita tebak. Termasuk hari-hari menjelang pernikahan yang sebentar lagi akan kamu cecap. Lalu sudah siapkah kamu ?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Sebelum Menjalin Hubungan Dengan Duda, Kamu Wajib Mempertimbangkan 5 Hal Ini

couple2

Perkembangan zaman membuat pola pikir masyarakat semakin berkembang. Hingga hubungan seorang duda yang memiliki anak dengan perempuan muda pun tidak lagi menjadi sesuatu yang mengejutkan masyarakat. Jika kamu tengah berada diposisi tersebut, tentu bukanlah perkara mudah untuk menjalaninya.

Pandangan dan pengalaman hidup yang jelas berbeda bisa menjadi kerikil kecil yang berdampak buruk pada hubungan. Keputusan untuk menempuh jenjang yang lebih serius pun benar-benar harus dipikirkan dengan matang. Sudah siapkah kamu untuk menerima semua konskekuensi dan segala hal yang akan mungkin terjadi? Agar tidak menyesal dikemudian hari, kita perlu memahami segala resiko yang timbul saat berhubungan serius dengan duda.

Jangan Asal Percaya Kamu Perlu Tahu Bagaimana Kejelasan Status Perceraiannya

Untuk hal yang satu ini kamu harus tahu secara pasti. Mulailah untuk bertanya pada dirinya secara langsung atau kepada orang-orang terdekat yang memang benar-benar mengenalnya. Untuk masalah perceraian bisa kamu lihat dari dua aspek yang berbeda, dia sebagai penuntut atau yang dituntut. Hingga apa alasan yang menjadi latar belakang mereka bercerai dan bagaimana keputusan akhir untuk perceraian tersebut.

Kamu harus memastikan jika perceraiannya dengan mantan istrinya sudah selesai dengan hasil yang juga baik tanpa menyisakan masalah lagi. Karena jika ternyata hasil dari perceraiannya masih simpang siur hanya akan membuatmu jadi orang ketiga dalam sebuah pernikahan. Bila hal itu nyata terjadi kamu pun akan mendapat penilaian buruk dimata mantan istrinya maupun orang lain.

Restu Dari Orang Tua, Stigma Negatif , Dan Gunjingan Masyarakat Juga Harus Kamu pertimbangkan

Beberapa orangtua tentu selalu mengharapkan yang terbaik untuk anaknya, termasuk dalam hal pasangan hidup. Jadi wajar bila mereka sulit menerima jika ternyata anak perempuannya akan menikah dengan seorang duda. Dipandang sebagai seorang lelaki yang pernah gagal dalam hal berumah tangga, tentu akan mengundang kekhawatiran orangtua. Apalagi jika ternyata dia sudah memiliki anak yang kelak akan disebut cucu oleh orangtuamu

Ini tentu bukan hal mudah untuk bisa diterima oleh orangtuamu. Namun usahamu untuk memberi gambaran positif kepadanya akan membantu kamu untuk lebih meyakinkan mereka agar memberi restu. Disamping itu kamu juga harus siap terhadap stigma negatif dan gunjingan masyarakat yang sebagian besar masih mempermasalahkan keputusan seorang perempuan muda yang memilih menjalin hubungan dengan seorang duda. Meski tidak akan bisa membuat mereka mengerti tentang keputusan yang kita buat, setidaknya kamu bisa mempersiapkan hati dan jiwa untuk mendengarkan semua cemooh yang mungkin akan didengar telingamu suatu saat nanti.

Serta Bagaimana Kenangan Masa Lalu Dan Hubungan Dengan Mantan Istrinya

Meski sudah bercerai, bukan berarti dia sudah berhasil sepenuhnya melupakan mantan istrinya. Biar bagaimana pun perempuan itu pernah hidup bersama dengannya. Apa lagi jika mereka memiliki anak dari pernikahan terdahulu. Kamu perlu mencari tahu tentang anak tersebut, serta bagaimana hubungan yang masih terjalin antara dirinya dengan mantan istrinya tersebut.

Jika dia memiliki anak kelak kamu akan turut membantunya untuk mengurus anaknya. Itu artinya kamu harus siap untuk dihadapkan pada keadaan yang mungkin akan mempertemukanmu dengan mantan istrinya. Kamu pun akan menyaksikan bagaimana komunikasi yang akan mereka lakukan terlebih dalam hal mengurus anak mereka. Meski telah berpisah, keberadaan anak akan membuat perempuan tersebut tidak bisa jauh dari kehidupan pasanganmu. Kamu harus mempertimbangkan hal ini. Tanyakan pada dirimu sendiri apakah kamu benar-benar siap untuk menghadapi kondisi tersebut. Karena itu sama sekali bukan situasi yang bisa dihadapi dengan mudah.

Hingga Pada Pilihan Tentang Bagaimana Anaknya dan Keinginan Kita Yang Juga Ingin Memiliki Anak Darinya

Keberadaan anak selalu jadi pelengkap sebuah rumah tangga yang selalu diidamkan. Oleh karena itu kamu perlu untuk membicarakan tentang kejelasan hubungan dengan anak yang mungkin dimilikinya dari pernikahan terdahulu. Mampukah kamu menerimanya hadir dalam rumah tanggamu kelak? Hingga pada kemampuan untuk membangun pendekatan yang jelas akan sulit karena baginya kamu bukanlah siapa-siapa.

Dua hal tersebut akan menjadi bahan pertimbangan yang akan berpengaruh besar pada kelanjutan hubungan. Karena biar bagaimana pun kamu harus selalu berlapang dada, untuk bisa merelakan sebagian waktu pasanganmu dihabiskan dengan anaknya. Hal ini otomatis akan mengurangi kuantitas kebersamaan yang akan kalian jalin.

Paling Penting Kamu Harus Punya Alasan Kuat Hingga Akhirnya Menjatuhkan Pilihan Padanya

Sebelum memutuskan itu semua kamu terlebih dahulu harus menyakinkan diri sendiri atas keputusan yang akan menentukan jalan hidup yang akan dijalani bersamanya. Karena menikah dengan seorang duda yang mungkin juga sudah memiliki anak bukanlah perkara mudah. Ini adalah pilihan berat sarat berbagai konsekuensi. Perbedaan pemikiran, pengalaman hidup tentu akan jadi pengaruh yang bisa saja memicu perselisihan atau malah jadi alasan untuk saling menguatkan. Tergantung bagaimana kamu menyikapi hal itu. Belajar untuk lebih mengerti dia dengan memintanya memahamimu juga adalah langkah awal yang akan membawa kamu ke titik yang lebih baik nantinya.

Karena ini adalah sebuah keputusan besar yang akan menentukan jalan cerita hidupmu kelak, untuk itu jangan sampai kamu salah dalam mengambil keputusan. Mantapkan diri bahwa ini adalah pilihan terbaik untuk hidupmu, hingga kamu tak akan menyesalinya kelak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top