Love & Sex

Tidak Suka Suara Bising Meski Sedikit? Mungkin Kamu Menderita Misophonia

misophonia

Apakah kamu benci saat orang makan tapi terlalu berisik saat mengunyahnya? Atau kamu benci saat mendengar suara gigi yang saling bergesekan? Benci juga saat mendengar suara air disedot menggunakan sedotan? Bisa jadi kamu menderita misophonia.

Apa sih misophonia? Misophonia adalah sindrom sensitivitas suara. Maksudnya kondisi dimana seseorang merasa cemas berlebihan ketika mendengar suara yang sangat bising atau saat sedang berada di dalam keramaian.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti dari Misophonia, tetapi diyakini penyebabnya berasal dari sistem saraf pusat saat menanggapi suara yang muncul.

Misophonia terjadi karena ada kelainan di bagian otak?

Telah ada beberapa penelitian terkait Misophonia ini. Seperti penelitian yang dilakukan oleh Northwestern University, Illinois, Amerika Serikat. Para peneliti menemukan bahwa orang yang selalu benci dengan suara berisik meskipun itu kecil adalah orang yang hipersensitif terhadap suara, itu artinya orang tersebut adalah orang yang mempunyai otak jenius.

Tetapi, ungkapan yang bertolak belakang justru diungkapkan oleh peneliti dari Newcastle University. Penelitian yang mereka lakukan mengatakan, penderita Misophonia memeiliki perbedaan otak terutama pada bagian lobus frontal dari orang pada umumnya.

Kaum wanita paling banyak menderita misophonia

Dari berbagai penelitian yang ada, menunjukan bahwa sekitar 20 persen dari populasi manusia menderita Misophonia, dan kebanyakan terjadi pada wanita. Umumnya terjadi pada wanita dengan usia antara 9 dan 13 tahun.

Gejala yang dialami pada penderita misophonia

Orang yang menderita misophonia  benci akan segala hal yang berisik yang disebut sebagai suara pemicu. Suara pemicu ini membuat penderitanya merasa risih, tidak nyaman, cemas, kesal, dan inginya marah-marah.

Hal ini wajar, karena dalam hidupnya dia akan selalu merasa berisik karena mendengar terlalu banyak suara yang tidak didengar orang lain. Jika terus dibiarkan, penderita Misophonia ini akan merasa stres dan hidupnya tidak tenang. Dalam kasus yang ekstrem dapat memicu seorang penderita untuk buh=nuh diri.

Seseorang penderita gangguan ini tidak akan nyaman berada di lingkungan kerja yang ramai, lebih baik bagi dirinya untuk menyendiri

Pendeita Misophonia tidak akan bisa menahan diri untuk berlama-lama di dalam ruang kerja yang terdiri dari banyak orang, ia akan lebih memilih untuk bekerja sendirian. Ia akan merasa mudah stress dan terserang kepanikan yang luar biasa hanya karena seorang rekan kerja yang sedang mengunyah roti.

Penting bagikita sebagai teman yang punya gangguan Misophonia agar selalu di dekatnya, agar dia tidak merasa kesepian

Salah satu terapi yang bisa dilakukan penderita misophonia untuk mengurangi penderitaannya adalah dengan bercerita tentang gangguan yang dialaminya. Tentunya kita sebagai teman harus bersedia menolongnya agar dia tidak merasa kesepian. Hidup dengan misophonia tentunya sangat berat baginya karena dia harus menghindari banyak hal.

Mungkin, kamu sebagai teman tidak banyak membantu. Tetapi dengan bersedia mendengarkan tiap keluhannya dan membantunya untuk terhindar dari suara bising, bantuanmu akan sangat berarti baginya.

Apa saja pemicu suara yang dapat mengganggu hidup seorang penderita misophonia?

Seperti yang dikutip dari misopphonia.com, ada beberapa pemicu umum yang dapat mengganggu kehidupan penderita misophonia. Kita yang tidak menderitanya mungkin akan menganggapnya sepele, tapi akan jadi penyebab yang serius untuk si penderita.

Penting untuk kita menghindari suara-suara ini jika ada orang terdekat mengalami misophonia.

 

  • Suara mengunyah dan mengecap, seperti suara mengunyah es batu, mengunyah makanan, menjilat, mengunyah permen karet, dan aktivitas mengunyah lainnya
  • Suara bernapas, seperti suara bernapas kencang atau pelan, mendengkur, suara orang sesak napas, berteriak, hinggabersin
  • Suara bersiul, seperti mengucapkan “ummm” yang panjang, berbicara berulang-ulang, suara orang bernyanyi, suara dari huruf-huruf tertentu (S, P, T, CH, K, B)
  • Suara-suara dari lingkungan, seperti suara jari mengetik di keyboard, klik pada mouse, suara pena ditekan, suara dering ponsel
  • Suara botol plastic, seperti suara botol plastik yang sedang diremas
  • Suara plastik pembungkus, seperti suara plastik pembungkus yang sedang dibuka
  • Suara mobil
  • Suara AC
  • Suara binatang, seperti suara gonggongan anjing
  • Suara pintu yang dibuka
  • Suara bayi menangis
  • Suara TV¸ atau suara radio

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top