Love & Sex

Ternyata, Ini yang Sering Ditakuti Oleh Laki-laki Saat Sudah Memiliki Kekasih

Berapa banyak laki-laki yang kamu kenal terlihat kuat dan begitu percaya diri dalam menjalani hubungan? Padahal sebenarnya, ada beberapa ketakutan yang juga sedang berusaha mereka sembunyikan dari pasangan. 

Dan sialnya, ketakutan acap kali ditunjukkan dalam bentuk kemarahan dan perilaku agresif yang justru membuat kita merasa terganggu. Untuk itu, melansir dari Your Tango, ada beberapa ketakutan yang sering ditutup-tutupi oleh laki-laki dari pasangannya ketika sudah menjalin hubungan.

Takut Tak Bisa Menyenangkan Hati Perempuan yang Dicintainya

Seperti seorang perempuan yang mungkin takut tak selalu bisa mememangkan hati sang pacar, ternyata para lelaki juga sesekali merasa khawatir tak bisa menyenangkan hati kita. Bahkan, hal ini disebut-sebut sabagai fokus utama yang selalu jadi keresahan mereka.

Laki-laki sering takut dan merasa gagal, jika di kehidupan masa depan tak bisa membuatmu bahagia.

Jadi, jika selama ini kita sering takut tak bisa menjadi istri yang baik untuk pasangan. Laki-laki juga nyatanya, kadang merasa khawatir tak bisa menjadi suami yang pantas untuk perempuannya.

Sering Risau Atas Penampilan, Setiap Kali Ingin Bertemu Perempuan Pujaan

Ini mungkn akan terdengar receh, masa iya sih laki-laki pusing hanya karena penampilan? Hem, kalau kamu tak percaya, coba deh sesekali tanya pacarmu. Terlebih diawal-awal hubungan, lelaki biasanya sangat detail untuk mempersiapkan pakaian mana yang akan dikenakannya setiap kali akan bertemu denganmu. Begitupun selanjutnya, ia akan merasa cemas kalau penampilannya tak akan terlihat menarik dimatamu.

Benar memang ini bukanlah perkara besar, tapi beberapa laki-laki mengaku bahwa penampilan adalah sesuatu yang penting untuk menarik perhatian lawan jenis.

Khawatir Akan Kemampuan Diri, dalam Hal Mencari Materi

Hal lain yang juga tak luput dari ketakutan meraka adalah, seberapa mampu ia nanti memenuhi kebutuhan materi yang kamu perlu. Sebab, kemampuannya dalam mencari uang disebut-sebut sebagai indikasi seberapa matang dan kuat ia menjadi seorang lelaki.

Nah, hal ini pulalah yang kadang mendorongnya untuk mencari sosok yang sesuai dengan kemampuannya. Ia takut dan merasa khawatir jika kelak tak bisa memenuhi kebutuhan sang istri. Dan jika, sekiranya pasanganmu juga terlihat menunjukkan tanda-tanda yang sama. Belajarlah untuk memberi pengertian terhadapnya.

Beberapa Kali, Mereka Juga Takut Jika Tak Bisa Mengontrol Diri dalam Menjalani Hubungan

Kamu mungkin sudah bisa mengira, lepas kontrol yang dimaksudkan adalah sesuatu yang berhubungan dengan seks atau kemampuan menahan diri untuk tak berbuat sesuatu yang diluar batas.

Itulah sebabnya, banyak laki-laki yang terlihat meminta sang pacar melakukan hal-hal dengan cara yang kurang baik dan terkesan memaksa. Bahkan, jika pasangannya ketahuan tak mampu menyenangkan dirinya,bisa saja ia mendadak pergi begitu saja.

Namun dibalik itu semua, hal lain yang juga menjadi kekhawatiran mereka adalah, kemampuannya untuk mengontrol emosi sepanjang menjalin hubungan denganmu.

Takut Atas Penilaianmu Terhadap Dirinya

“Bagaimana pendapat kamu tentang aku?”

Beberapa kali, kamu pasti pernah mendengar pertanyaan bernada serupa dari si dia. Meminta diri menjelaskan bagaimana sosoknya dimata kita, sampai beberapa hal lain yang juga ditanya berbarengan, selalu saja tentang siapa dia untuk kita.

Bukan tak percaya jika kita juga mencintai dirinya, tapi ada momen tertentu yang membuatnya merasa sedikit gusar atas penilaian kita terhadap dirinya.

Bahkan Sering Pula Menerka-nerka, Apa yang Dipikirkan Oleh Keluarga Perempuan Akan Dirinya

Dikenal jadi pihak yang lebih berpikir panjang jauh ke depan, meski baru saja mengenalmu. Biasanya, laki-laki akan berpikir sampai pada hal-hal yang mungkin belum dipikirkan oleh perempuan.

Kamu boleh saja, belum kepikiran bagaimana nanti kamu jika bertemu dengan ibunya. Tapi, seorang lelaki pastilah sudah mencari cara terbaik untuk bisa bertemu dengan kelaurgamu dan memenangkan hati orang tua perempuan.

Laki-laki tak mau digambarkan jadi sosok yang buruk, maka wajar jika ia akan sangat berhati-hati dalam bersikap.

Dan Juga Sering Khawatir Akan Kesendirian, Jika Tiba-tiba Kita Meninggalkan Dia

Dari beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ahli, Konon laki-laki jadi pihak yang lebih menginginkan kehadiran sosok seorang anak daripada perempuan. Dengan kata lain, mereka tak siap untuk merasakan kesendirian.

Walau digambarkan sebagai sosok yang mandiri dan kuat, nyatanya laki-laki juga sering merasa tak kuat jika harus menghadapi kesulitan seorang diri, tanpa pacar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Tak Usah Dipendam Sendiri, Membagikan Cerita Pada Sahabat Bisa Membantumu Terhindari dari Depresi

Berhentilah memendam masalah dan menumpuknya di dalam benak. Sebab kalau itu yang kamu lakukan, yang ada hari-harimu jadi terasa berat. Bahkan efeknya ke emosi, kamu jadi sering memutuskan sesuatu tanpa berpikir logis. Apalagi saat pikiran sedanng bad mood, karena kamu memendam masalah, kamu jadi tak konsen dan bisa jadi melewatkan hal lain yang sebenarnya malah kamu butuhkan.

Seperti teman-temanmu bilang, memendam masalah sendiri itu tak baik. Yang ada, pikiran dan badanmu jadi makin capek dan tak sehat. Disinilah gunanya sahabat. Cobalah ceritakan saja keluh kesahmu padanya. Mengutip dari Thought Catalog, dengan curhat kepada orang lain justru bisa membuka pikiranmu dan menjadikanmu lebih dewasa.

Perasaanmu Akan Lebih Lega Setelah Bercerita

Mengeluarkan segala keluh kesah dijamin bisa meredakan emosi sekaligus mengembalikan mood. Ini karenea setelah bercerita, kamu akan mendapatkan saran dari orang lain, pikiranmu akan terasa lebih ringan dan bahagia karena orang lain akan mau mendengarkanmu.

Hari-hari pun akan terasa lebih lega karena kamu mau berbagi cerita dengan orang lain. Jadi, kurang-kurangi memendam laramu seorang diri ya kawan.

Karena Kamu Juga Butuh Solusi

Saat berada dalam situasi dimana kamu harus menghadapi sebuah masalah besar, maka yang ada di pikiranmu adalah bagaimana cara menemukan solusinya.

Tapi, sebelum itu, pikirkanlah tentang hal ini: “Jangan menganggap masalah ini hanya milikmu seorang sehingga kamu memendamnya sendiri.” Bagaimanapun, masalah yang dibiarkan terlalu lama hanya akan menumpuk di kepala dan membuatmu semakin pusing saja.

Bahkan bisa jadi karena tak kunjung menemukan solusi, semakin besar pula masalah yang kamu hadapi.

Kamu Menghargai Keberadaan Orang Lain

Tak baik menyimpan masalah sendiri, yang ada orang lain malah bingung dengan sikapmu yang kelihatan aneh. Dengan bercerita kepada orang lain, maka kamu bisa punya sudut pandang yang baru dan menghargai perhatian dari mereka yang menanyakan keadaanmu.

Di lain sisi pun kamu jadi lebih memahami dan bisa memaknai keberadaan teman-teman di sekitarmu yang memang peduli dengan kondisimu saat ini.

Kamu Jadi Lebih Dekat dengan Orang-orang yang Kau Sayang

Saat ingin curhat, tentunya orang yang kamu pikirkan pasti sahabat atau pacar, bukan?  Nah, tanpa sadar, kamu pun otomatis akan memikirkan mereka karena mereka yang bisa lebih mengerti sifatmu daripada orang lain. Semakin sering kamu curhat dengan mereka, malah kamu semakin bisa lebih dekat dengan orang yang kamu sayangi, lho.

Kamu Jadi Bisa Mencintai Diri Sendiri

Menumpuk masalah hanya akan membuat pikiran jadi tak sehat dan emosi jadi naik turun. Parahnya lagi bisa saja emosimu meledak saat waktu dan kondisi yang nggak tepat.

Memilih curhat pada orang lain tak bakal membuatmu kelihatan payah kok, malah kamu jadi bisa menghargai waktu dan pikiran yang kamu miliki dengan berbagi pikiran dengan orang lain. Jadi jangan takut untuk curhat, ya kawan!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Bukan Berarti Introvert, Empat Zodiak Ini Memang Suka Menyendiri Dulu Saat Sedang Marah

Semua orang punya caranya masing-masing saat sedang marah. Ada yang memilih langsung meluapkan emosinya tak peduli bagaimana situasinya. Ada juga yang memilih ‘kabur’ sejenak demi menenangkan diri dan nantinya kembali lagi saat emosinya stabil.

Ada lagi yang lebih memilih berdiam diri dan hanya bisa menangis sampai emosinya mereda. Dari beragam tipe tersebut, kamu tipe yang mana? Ternyata, cara orang meluapkan emosi pun ada korelasinya dengan zodiak lho kawan.

Empat zodiak di bawah ini justru bagian dari mereka yang tak suka meluapkan emosi secara langsung. Mereka lebih suka untuk dibiarkan sendiri saat sedang marah. Zodiakmu apa? Coba cek dulu.

Sagitarius

Zodiak yang satu ini punya jiwa petualang dan spontan. Mereka tak suka terlibat dalam berbagai bentuk aturan. Menariknya, saat sedang marah, mereka butuh waktu untuk menyendiri dan bebas untuk melakukan apapun tanpa ada yang mengatur.

Sebagai rekan terdekat Sagitarius, kamu tak usah khawatir. Sagitarius tak butuh waktu lama untuk meredakan emosinya. Yup, yang dia butuhkan hanyalah ‘me time’. Tak usah takut dia menghilang. Bagaimanapun, ia pasti mampu menyelesaikan masalah ketika dia tak lagi dalam kondisi marah.

Aries

Keras kepalanya Aries tak usah diragukan lagi. Bahkan mereka pun sering sekali jadi sosok yang tak mau kalah. Apalagi saat memiliki data pendukung yang bisa dipercaya, Aries bisa mengubah keputusannya.

Tapi saat Aries marah, mereka tak akan mampu berpikir jernih. Karenanya, kalau mereka meminta waktu untuk sendiri, maka biarkan dulu. Dengan sendiri, itu akan membuat suasana hatinya baik kembali. Ketika sudah tenang, Aries akan bisa lebih bijaksana membuat keputusan dan mencoba untuk melihat dari sudut pandang yang berbeda.

Gemini

Seperti lambangnya, Gemini sering dikatakan sebagai zodiak dengan dua kepribadian. Terkadang bisa sangat spontan dan ceria tapi di sisi lain bisa sangat serius dan gloomy. Ketika Gemini sedang marah, biarkan dia “me time” sesaat.

Semakin kamu paksa Gemini, dia akan semakin kabur dan menghindar. Jika waktunya sudah siap, dia akan kembali dan bisa berdiskusi dengan kepala dingin. Tidak butuh waktu lama, kok, untuk Gemini kembali ceria, sabar saja ya.

Pisces

Satu lagi, zodiak ini sering dicap sebagai drama queenTerutama saat sedang mengalami masalah. Padahal, supaya orang-orang Pisces tidak ‘kumat’ dramanya, cukup berikan saja waktu sebentar untuknya menyendiri supaya mereka bisa berpikir jernih.

Bagaimanapun, Pisces hanya butuh waktu utnuk mengeluarkan emosinya sendiri. Biasanya sih dia akan menghubungi sahabatnya atau orang terdekatnya yang biasa dijadikan “tempat sampah”. Setelah lega dia akan kembali dan menyelesaikan masalah dengan kepala lebih dingin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Bagi yang Sudah Sah, Menyesuaikan Posisi Tidur dengan Pasangan Bisa Membuat Relasi Lebih Bergairah

Bagi pasangan yang sudah menikah, tidur bukan hanya urusan seks. Melainkan juga tanda kepuasan bersama pasangan bisa terlihat dari gaya tidur seseorang saat di dekat pasangannya lho. Yup, bahasa tubuh dan posisi tidur bisa menentukan kesehatan hubungan Anda dengan pasangan.

Mengutip dari Medical Daily, sebuah penelitian yang diterbitkan di Edinburgh International Science Festival, tidur bisa menggambarkan keintiman dan hubungan yang tercermin dari setiap pasangan.

Senada dengan pasangan tersebut, Richard Wiseman, profesor dari Universitas Herfordshire juga mengungkapkan bahwa bahasa tubuh dan posisi saat tidur dapat mengungkapkan identitas pasangan tersebut. Misalnya, posisi tidur spooning, yang menandakan bahwa pasangan saling melindungi satu sama lain.

Di lain sisi, penelitian tersebut juga membuktikan kalau pasangan yang terbiasa tidur sembari bergandengan tangan bisa meningkatkan kualitas hubungan asmara mereka. Hampir 94% pasangan yang menghabiskan malam dengan bersentuhan cenderung lebih bahagia dibandingkan dengan 68% pasangan yang tidak bersentuhan.

Bergandengan tangan juga bisa memberikan ketenangan, melepaskan stres, memperkuat ikatan cinta, dan bisa mengusir rasa cemas. Selain bergandengan tangan, tidur dengan saling menatap wajah juga menggambarkan bahwa mereka dalam hubungan paling bahagia.

Sebaliknya, semakin ada jarak ketika tidur bersama, maka pasangan tersebut cenderung merasa tidak puas dengan hubungan asmara mereka.

Mengutip dari Huffingtonpost, ada banyak ahli psikologi yang meneliti bahwa tidur bersama pasangan bisa mengukur apa yang terjadi dalam hubungan asmara. Mereka menemukan ada beberapa posisi tidur dengan pasangan yang populer dan memiliki arti menarik.

The Spoon

Posisi tidur ini mungkin yang paling umum dilakukan pasangan. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh seorang psikolog, Corrine Sweet, bahwa posisi ini biasanya bersifat seksual.

Namun posisi ini justru bisa mengatakan kepada pasangan, ‘Saya percaya padamu.’ Sayangnya, kelamaan tidur dengan posisi seperti ini justru bisa membuat tangan pasangan jadi kram.

The Loose Spoon

Pasangan yang baru menikah, cenderung memiliki kontak fisik paling sering di atas tempat tidur. Posisi ini biasanya digunakan pasangan untuk saling menggoda. Untuk yang sudah menikah, ketahuilah,  posisi inilah yang bisa menghasilkan kualitas tidur terbaik untukmu dan pasangan.

The Chase

Posisi ini mirip dengan the spoon, namun posisi tidur pasangan cenderung lebih dekat ke bibir ranjang. Ketika kamu memeluknya dari belakang atau sebaliknya pasanganmu yang memeluk dari belakang, posisi ini bisa mengartikan dua hal, salah satu dari kalian ingin dikejar atau sedang bermain keras agar perasaannya terbalas.

Sedangkan menurut Samuel Dunkell, penulis Sleep Positions: The Night Language of Body, posisi ini bisa menandakan bahwa salah satu dari Anda sedang menginginkan ruang.

The Tangle

Posisi ini terbilang sangat intim karena memiliki emosi, seperti setelah bercinta atau pada masa-masa honeymoon. Beberapa pasangan selalu memakai posisi ini, namun hati-hati posisi ini justru bisa membuat saling ketergantungan untuk tidur bersama.

The Nuzzle

Dari sekian banyak pose, inilah  posisi yang paling manis. Posisi the nuzzle, bisa menciptakan rasa aman karena ada tingkat kepercayaan yang sangat tinggi. Selain itu, posisi ini juga bisa mempererat rasa persahabatan dan bisa menunjukkan untuk saling melindungi satu sama lain.

 Back Kissers

Bila kamu tidur saling memunggungi dengan bokong atau punggung saling menyentuh, posisi ini bisa menandakan bahwa kamu dan pasangan sama-sama rileks dan nyaman. Posisi ini lebih umum terjadi pada pasangan yang sudah bersama lebih dari satu tahun.

The Unraveling Knot

Pada awal tidur, mungkin kamu dan pasangan berada pada posisi the tangle, namun setelah 10 menit, posisi tidur Anda dan pasangan berubah alias saling menjauh. Percaya atu tidak, posisi ini menandakan hubungan yang lebih baik daripada posisi the tangle.

Namun, hanya delapan persen pasangan yang sering melakukan ini. Arti dari posisi ini bahwa ada kompromi antara keakraban dan kemandirian, yang memungkinkan untuk jadi terbaik buat dunia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top