Love & Sex

Ternyata Ada Usia Rata-Rata untuk Menikah dari Berbagai Negara Ini

Di Indonesia, ada beberapa aspek yang menjadi faktor mengapa seseorang tidak kunjung menikah. Rutinitas yang terlalu sibuk, mengejar posisi di karir tertentu, belum menemukan sosok laki-laki yang tepat menjadi sederetan alasan mengapa seseorang belum juga memutuskan untuk mengakhiri masa lajangnya.

Tetapi apakah wanita di negara lain menikah dalam usia yang terbilang muda? Apakah mereka mempunyai stnadart usia masing-masing di setiap negara?

Negara Korea Selatan yang Terkenal dengan Ginseng dan Dramanya ini, Ternyata memiliki Rata-rata Pernikahan di Usia 30 Tahun

Untuk kamu pecinta drama korea ataupun k-pop pasti sadar bahwa idola kamu yang berusia 30an atau bahkan 40an belum juga menikah, hal ini berlaku untuk wanita ataupun laki-lakinya. Alasan mereka menunda pernikahan begitu lama didorong oleh faktor pergeseran sosial warga korea dan juga krisis pengangguran yang luar biasa menjadi salah satu penyebab mengapa orang korea selatan menunda pernikahan mereka.

Bahkan menurut sebuah studi oleh Gyeonggido Family and Women’s Research Institute, laki-laki Korea selatan menikah rata-rata di usia 40 Tahun, dengan alasan menunggu kemapanan dari segi finansial mereka, dan juga keinginan untuk bebas melakukan apapun pada saat single. Dan wanita sendiri menikah di usia 31 tahun dengan alasan yang tidak jauh beda dengan laki-lakinya.

Swedia Termasuk Negara yang Senang Sendiri, Karena Rata-Rata Usia Pernikahan Mereka di Usia 35 Tahun

Keindahan negara swedia ternyata tidak berlaku untuk kehidupan cinta para penduduknya. Warga yang terlalu mandiri satu sama lain, membuat masyarakatnya enggan untuk menikah ataupun menjalin hubungan serius dengan seseorang.

Tidak heran mayoritas penduduk mereka adalah dewasa lajang. Menurut data Eurostat, rata-rata perempuan Swedia menikah pada usia 33 tahun dan 35,7 tahun untuk laki-laki. Angka ini termasuk ke dalam perhitungan usia pernikahan yang cukup lama.

Negara Jepang Terkenal dengan Kemajuan Tekhnologi yang Pesat dan Sibuk, Sehingga Mereka Menikah di Usia 30 tahun

Kamu yang tau negara jepang pasti mengakui kemajuan negara itu dari berbagai aspek, khususnya dalam tekhnologi. Negara yang terkenal super sibuk itu ternyata mempengaruhi angka pernikahan mereka.

Ada yang unik dari negara ini, Tiga puluh lima tahun yang lalu, seorang wanita muda diharapkan menikah antara usia 20-24 tahun. Jika mereka belum menikah pada usia 25 tahun akan dianggap aneh oleh lingkungan sekitar dan diolok-olok sebagai urenokori (barang yang tidak laku) atau too ga tatsu (buah yang hampir busuk).

Namun sekarang ada perubahan pemikiran oleh wanita Jepang, saat ini mereka mempunyai pemikiran praktikal dan pragmatis, sehingga tidak terobsesi dengan pernikahan dan lebih sering mempertanyakan keuntungan dari suatu pernikahan.

Belum lagi pemikiran laki-laki Jepang yang tidak akan menikah sebelum mencapai batas kemapanan tertentu, besarnya biaya hidup dan sulitnya mendapatkan pekerjaan ataupun promosi di suatu perusahaan membuat mereka enggan untuk buru-buru menikah. Pemikiran itu berimbas dengan usia pernikahan orang Jepang di usia sekitar 30-40 tahun.

Negara Serumpun ini Mempunyai Adat yang Tidak Jauh Beda Dengan Indonesia, Mereka Menikah di Usia 26 tahun

Negara Malaysia, memiliki beberapa kesamaan dengan negara kita. Selain dari bahasa yang tidak jauh berbeda, adat dan istiadat yang tidak terlalu jauh dengan kita membuat standart usia pernikahan di negara mereka pun tidak jauh berbeda dengan kita.

Usia yang produktif dan juga bagus untuk mengandung menjadi alasan mengapa usia pernikahan di Malaysia indentik dengan usia 26 tahun. Di usia itu wanita malaysia dianggap sudah sanggup secara mental untuk menjadi seorang istri dan juga menjadi seorang ibu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Perempuan yang Doyan Pakai Kaos, Biasanya Punya Karakter yang Menyenangkan

Pakaian bisa menggambarkan karakter seseorang, terlihat dari caranya memilih pakaian atau seringnya ia memakai pakaian tersebut, bukan tanpa alasan namun ternyata mereka memiliki karakter terpendam.

Misalnya, untuk seseorang yang sering memakai kaus terutama perempuan, berikut adalah karakter yang mereka yang bisa digambarkan.

1. Terlihat Maskulin, Kuat, dan Tidak Cengeng

Perempuan yang gemar memakai kaus menggambarkan pribadinya yang kuat dan tidak cengeng. Selain itu, kaus yang kebesaran bisa meninggalkan kesan maskulin kepada pemakainya.

2. Pribadi Yang Rapi, Namun Tidak Berlebihan

Kata siapa memakai kaus itu tidak rapi? Selama kaus itu tidak menyalahi aturan kerapihan maka tentu saja si pemakai pun akan terlihat rapi.

Perempuan yang suka memakai kaus memang menyukai kerapihan namun mereka tidak suka berlebihan. Kesan santai yang dibawanya tidak meninggalkan rapi saat mengenakannya.

3. Pribadi yang Dinamis dan Tidak Kaku

Perempuan yang memakai kaus menggambarkan pribadi yang dinamis dan tidak kaku, artinya mereka fleksibel dalam berpakaian. Mereka bisa menjadi orang yang mudah bergaul dan tidak kaku.

4. Rata-rata Pemakai Kaus Adalah Mereka Yang Tidak Ribet

Pakaian yang sangat sederhana adalah kaus, tidak perlu ribet untuk memakainya. Maka dari itu orang-orang yang suka memakai kaus menggambarkan bahwa mereka bukanlah orang yang ribet.

5. Kaus Melambangkan Orang Yang Suka Bekerja Keras

Kita bisa bergerak bebas dan melakukan apa saja saat memakai kaus, untuk itu para pemakai kaus melambangkan orang yang suka bekerja keras. Karena dimanapun dan kapanpun mereka bisa mengerjakan sesuatu tanpa melihat pakaian yang sedang mereka pakai.

6. Pribadi Yang Sederhana Dan Tidak Suka Foya-foya

Sudah jelas bahwa kaus melambangkan kesederhanaan, untuk itu orang yang memakainya pun memiliki karakter yang sama. Mereka cenderung lebih memilih kesederhanaan dan tidak suka berfoya-foya.

7. Kaus Juga Menggambarkan Pribadi Yang Cuek

Perempuan yang sering memakai kaus menggambarkan bahwa dia memiliki sifat cuek dan tidak terlalu terkontrol oleh lingkungan sosialnya. Mereka tidak terlalu mendengarkan pendapat orang lain, terlebih dalam masalah penampilan.

Selama itu membuat mereka nyaman dan tidak mengganggu orang lain maka mereka akan cuek terhadap komentar apapun.

Jadi, apakah kamu adalah salah satu yang suka pakai kaus? Jika iya, selamat kamu memiliki karakter-karakter seperti diatas.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

7 Pengingat Diri Untukmu yang Memasuki Usia Nikah Namun Masih Sendiri

Nampaknya kini cukup banyak orang yang mengidamkan pernikahan di usia muda. Terlebih bagi seorang perempuan. Sebagian besar perempuan takut menikah di usia yang terlalu matang karena faktor ketakutan akan masalah yang akan ditemui saat hendak memiliki anak.

Namun sayangnya, manusia bolehlah berencana. Tetap Tuhan yang menetapkan kapan dan dengan siapa seseorang akan menikah. Kamu yang saat ini mulai memasuki usia menikah namun masih saja sendiri, ini adalah tujuh hal yang bisa jadi pengingat diri untukmu.

1. Pernikahan Bukan Sebuah Perlombaan Siapa yang Paling Cepat

Tak perlu mengkhawatirkan usiamu yang sudah matang namun tak kunjung menemukan pasangan. Ingatlah bahwa menikah bukan sebuah lomba dimana yang menang adalah dia yang cepat sampai.

Kamu tak pernah tahu bagaimana kehidupanmu di masa yang akan datang. Nyatanya tak sedikit juga pasangan yang akhirnya memutuskan untuk berpisah setelah menikah di usia yang masih muda.

2. Kamu Berhak Dapatkan yang Layak Meski Sampai Saat Ini Dia Masih Juga Belum Nampak

Tuhan punya cara terbaik untuk mempertemukanmu dengan dia yang jadi jodoh sejatimu. Teguhkan lagi hatimu. Kamu berhak mendapatkan yang layak. Tuhan sudah menyiapkan yang pantas untukmu. Untuk kapan dan siapa, tunggulah sampai waktu itu benar-benar datang dan kamu bisa mengetahuinya.

3. Namanya Jodoh Tak akan Pernah Tertukar

Perlu kamu ingat juga bahwa tak ada yang namanya jodoh tertukar. Jodohmu sudah disiapkan bahkan sebelum kamu dilahirkan. Kamu hanya tinggal menunggu takdir mengantarkanmu pada waktu dimana kamu bisa bertemu dengannya dengan cara yang indah.

4. Jodoh Adalah Cerminan Diri, Jadi Tak Perlu Sibuk Mencari

Fokuslah untuk memperbaiki dirimu sendiri. Tak perlu sibuk mencari yang cocok. Karena sesungguhnya jodoh adalah cerminan dirimu sendiri. Jika kamu adalah sosok yang baik, maka percayalah jodohmu juga sosok yang baik.

5. Dia yang Menjadi Jodohmu Pasti akan Menerimamu Apa Adanya

Tak perlulah kamu takut jika tak laku. Jika sudah tiba saatnya kamu bertemu dengan jodohmu, tentu dia akan menerima apa adanya dirimu. Dia akan menerima segala keindahanmu untuk dibanggakannya dan kekuranganmu untuk dilengkapinya.

6. Jangan Berpatokan dengan Usia yang Hanya Sekedar Angka, yang Terpenting Adalah Kedewasaanmu dalam Bersikap

Jangan memikirkan usia terlalu berlebihan. Usia bukanlah masalah yang besar karena ia sekedar angka saja. Kedewasaan tak ditentukan dengan angka usia. Jadi lebih fokuslah dalam belajar menjadi pribadi yang dewasa dalam menyikapi kehidupan.

7. Kamu Tetap Bisa Bahagia Meski Masih Sendiri, Cobalah untuk Lebih Menikmati Hidup yang Ada

Ada kalanya kamu perlu menyisihkan pikiran mengenai usia dan pernikahan. Kamu tak perlu mencemaskan perihal jodoh yang tak kunjung datang. Nikmati saja kehidupanmu mumpung masih sendiri.

Bebaskan dirimu untuk melakukan apa yang kamu inginkan. Kamu masih bisa berbahagia dengan caramu sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

4 Zodiak Perempuan yang Tak Suka Dikendalikan oleh Pasangannya

Menjalin hubungan bukan hal yang mudah. Terlebih jika kedua orang yang berhubungan itu memiliki sifat atau karakter yang berbeda dan tak bisa saling melengkapi antara satu dengan yang lainnya.

Tak semua perempuan akan diam saja saat pasangannya mencoba memegang kendali dan mengatur kehidupannya. Beberapa di antaranya adalah perempuan dengan 4 zodiak ini.

1. Zodiak Aries

Aries termasuk zodiak yang memiliki sifat dominan. Dia akan tegas memberontak saat pasangannya mencoba mengendalikannya. Dia bukan orang yang bodoh dalam menjalin hubungan. Meskipun ada rasa cinta, namun logikanya jauh lebih bekerja.

2. Zodiak Taurus

Taurus memang zodiak yang memiliki sifat lemah lembut. Namun jangan salah, untuk urusan dalam hubungan, Taurus bukan sosok yang akan mengalah begitu saja saat pasangannya mencoba mengatur hidupnya.

Dia memiliki pandangan bahwa hubungan yang sehat bukanlah hubungan yang saling mengendalikan, melainkan saling mendukung.

3. Zodiak Gemini

Gemini terkenal sebagai sosok yang dominan. Dia adalah sosok pengontrol, bukan yang dikontrol. Inilah yang membuatnya akan menolak dengan keras saat pasangannya bermaksud untuk mengendalikannya

4. Zodiak Sagitarius

Sagitarius memiliki sifat yang sederhana. Dia tak mau membesar-besarkan suatu masalah. Jika dia merasa pasangannya ingin mengendalikannya, dia akan langsung meninggalkannya.

Baginya bukan hal yang baik jika dia tetap melanjutkan hubungan yang tak membuatnya nyaman.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top