Inspirasi & Motivasi

Kamu Tak Sengaja Bertemu Mantan? Tenang, Senyumin Aja!

Apa sih rasanya bertemu mantan? Terutama kalau situasinya kamu sedang berjalan terus tidak sengaja papasan. Atau mungkin kamu tengah menunggu kendaraan, tiba-tiba dia lewat dan menawarkan tumpangan. Kamu memilih mengiyakan atau menolaknya secara halus?

Bertemu mantan untuk sebagian orang tentu jadi hal yang sangat dihindari. Bukan hanya malas terjebak pada situasi awkward moment, tapi bisa jadi karena memang enggan melihatnya lagi. Lantas bagaimana kalau situasinya tidak disengaja? Mau tak mau kamu harus bertatap muka dengannya, bukan? Sebagai cewek, kamu pun perlu tahu ‘jurus’ mengatasi awkward moment jika sewaktu-waktu bertemu mantanmu.

pexels-photo-323503

Jangan Panik! Kumpulkan Rasa Percaya Dirimu Agar Kamu Tak Terlihat Kikuk Di Depannya

Tanda-tanda seperti mata melotot, menutup mulut dengan tangan, atau bahkan mendadak membuang muka sejatinya menunjukkan kamu tengah panik saat itu. Bertemu mantan bukan berarti sebuah bencana. Itu hanyalah momen yang memang terasa diluar kendali, tapi bukan berarti kamu tak mampu mengatasinya.

Tipsnya sederhana, tarik napas, tegakan kepala, kalaupun dia mengenali dan menyapamu, jangan sungkan menyapanya kembali. Atau mungkin bila pandangan mata kalian bertemu dalam jarak yang cukup jauh, cukup berikan senyum sembari menganggukkan kepala. Cara ini lebih elegan dibanding kamu harus terlihat kikuk di depannya.

pexels-photo-91227

Meski Statusnya Mantan, Kamu Berhak Memperlakukannya Seperti Bertemu Teman Lama

Mungkin ini kali pertama bagimu bertemu mantan setelah sekian lama. Daripada terlihat kaku, lebih baik tunjukkan sikap seolah-olah kamu sedang kamu bertemu teman lama. Tak masalah berbasa-basi tentang sudah berapa lama kalian tak bertemu, kamu pun juga bisa menanyakan kabarnya sekarang. Menganggapnya sebagai teman lama yang jarang terlihat jauh cukup bijak dibanding menghindarinya secara sengaja.

Jika kamu sudah mulai mampu menguasai situasi, tak perlu sungkan mengajaknya berbincang ringan seputar aktivitasnya, perubahannya selama kalian tak bertemu, hingga mungkin kabar teman-teman terdekatnya. Hal ini akan membuat mantan berpikir jika hidupmu tak semakin buruk setelah putus dengannya.

pexels-photo-551657

Tak Perlu Mengumbar Janji yang Tak Akan Kamu Tepati

Biasanya karena sudah terjebak dengan pembicaran yang nyambung, cewek rentan untuk membuat janji agar bisa mengobrol dengannya lagi dan membangun suasana seperti saat pertemuan tak sengaja itu. Kamu tak perlu demikian. Apalagi jika kamu sudah membulatkan tekad untuk move on darinya.

Cukupkan pertemuan kala itu dan ucapkan terima kasih apabila kamu telah diantar dia hingga gerbang rumahmu. Kemudian jika dia memang menawarkan untuk pergi bersama, cukup beri senyum singkat. Hal itu akan membuatnya menyadari bahwa kisahmu dengannya memang sudah tinggal masa lalu.

pexels-photo-541524 (1)

Jangan Tanyakan Topik yang Sensitif, Kalaupun Kamu Merasa Tak Nyaman dengan Pertemuan Itu, Lebih Baik Segera Sudahi

Bila sejak awal kamu enggan memperpanjang durasi pertemuanmu, lebih baik segera katakan “Aku duluan ya,” setelah menyapanya.  Kalaupun kamu bertemu dengannya lantaran terjebak situasi yang mengharuskan kalian bertahan untuk beberapa saat, misalnya berteduh karena sedang hujan, sebaiknya kamu jangan melontarkan kalimat seperti, “Kamu kurusan ya,” atau “Kamu gemukan ya,”.

Melontarkan kalimat itu hanya akan memancing obrolan lebih lama lagi dan dia pasti geer karena kamu terlihat memperhatikan perubahannya. Terpenting, tak perlu melontarkan pertanyaan mengenai statusnya sekarang yang masih sendiri atau sudah punya pasangan karena itu hanya mengundang situasi baper kembali menghampiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menikmati Akhir Pekan Akan Lebih Menyenangkan Tanpa Terdistraksi Isi Linimasa Instagram

Sekalipun kamu tinggal di Jakarta yang katanya semakin sulit menemukan lokasi wisata, bukan berarti kamu tak bisa menikmati akhir pekanmu. Macet memang sudah jadi bagian hidup sehari-hari, termasuk saat akhir pekan, tapi jangan sampai keadaan ini membuatmu putus asa dan jadinya hanya sibuk menatap layar gawai selama seharian penuh saat akhir pekan.

Kamu perlu tahu, terdistraksi dengan isi Instagram setiap hari hanya akan membuat pikiran rentan depresi. Karenanya, saat akhir pekan lebih baik isilah waktumu dengan kegiatan yang lebih menyenangkan. Jalan-jalan keliling kota misalnya.

Supaya Tak Bosan dengan Suasana yang Sudah Pernah Kamu Kunjungi, Pilihlah Satu Tempat yang Berbeda

Yang namanya jalan-jalan keliling kota bukan berarti hanya dihabiskan untuk mengitari mall saja ya kawan. Memang, mall ini akhirnya seperti jadi satu-satunya destinasi yang harus dikunjungi saat akhir pekan, tapi kamu cobalah meluangkan waktu sejenak untuk mencari tahu tempat-tempat wisata yang mungkin jarang terekspos.

Kamu bisa memulai perjalananmu di akhir pekan sejak pagi, mungkin kamu bisa mendatangi tempat-tempat yang terasa segar dan bisa jadi pilihan yang menarik di pagi hari. Kalau sebagai perempuan kamu masih canggung untuk pergi sendiri, ya tak masalah jika hendak mengajak teman atau pacar.

Sorenya untuk kesan menanti senja yang tak biasa, jika memang masih ingin berada pada sekitaran Pusat Jakarta. Kamu bisa menikmati matahari terbenam di Pelabuhan Sunda Kelapa. Aktivitas para kapal yang sedang bersandar dan beberapa kegiatan para awaknya akan membuatmu merasakan Jakarta dari sisi yang berbeda.

Sebab Jalanan Ibu kota Sedang Ruwet-ruwetnya, Pastikan Pula Rute Mana yang Tak Akan Membuatmu Merana

Yang namanya jalanan Jakarta memang semakin padat. Jangankan hari biasa, di akhir pekan pun ruas jalanan utama pasti tetap saja macet. Belum lagi kalau ada pembangunan di sana-sini. Karenanya, penting sekali untukmu setidaknya untuk mencari rute alternatif.

Walau terlihat sepele, memilah jalanan yang akan dilalui jadi salah satu kunci untuk dapat menikmati perjalanan. Sebab untuk mencari tahunya pun cukup mudah. Entah itu dari sosial media, atau dari beberapa akun yang biasanya khusus membicarakan tentang jalanan Ibu Kota.

Dari Jauh-jauh Hari, Pilihlah Waktu yang Pas untuk Melakukan Perjalanan

Nah sekiranya kamu sudah tahu tempat mana yang akan kamu tuju serta jalur mana yang akan dilalui, hal selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah soal keberangkatan. Kalau kamu memang ingin pergi sejak pagi, berarti perlu timing yang pas untuk istirahat dan memikirkan soal jam keberangkatan. Berangkat sejak pagi memang lebih menyenangkan karena biasanya jalanan belum seramai biasanya.

Perempuan Mandiri Tahu Pilihan Kendaraan yang Paling Nyaman di Hati

Dari sekian banyak hal-hal yang tapi perlu kamu perhatikan, kamu wajib memikirkan juga soal transportasi apa yang akan dipakai untuk jalan-jalan nanti. Karena biar bagaimanapun kamu tentu tak akan berjalan kaki untuk menikmati akhir pekan. Kecuali cuma makan di warung depan.

Hadir untuk menjawab kebutuhanmu Motor Address Playful dari Suzuki ini bisa mengantarmu menikmati akhir pekan di Jakarta. Skuter yang memang didedikasikan untuk kamu yang masih berjiwa muda, jadi salah satu skuter terbaik untuk untuk menikmati hari lebih produktif. Lengkap dengan aksesori panel bodi yang penuh warna pada bagian frame cover, handle cover, leg shield hingga pada stripping set.

Kamu juga tak perlu khawatir atau ragu, jika ternyata varian warna tak akan sesuai selera, sebab seri skuter matic dari perusahaan berlogo S ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodinya. Kamu bebas pilih warna mana yang sekiranya sangat pas dan cocok untuk karaktermu. Mulai dari Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange Hingga Ice Silver.

Keunggulan lain yang akan menjawab kekhawatirmu saat nanti akan berkendara di tengah jalanan ibukota saat akhir pekan tiba. Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang memang dipercaya menghasilkan performa baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1

Dengan komposissi mesin seperti itu, perihal biaya bahan bakar kamu tentu tak perlu ragu, sebab motor ini jadi skuter matic yang tergolong irit. Selain menghemat waktu dalam perjalanan, berkendara dengan Suzuki Adress Playful ini juga membantumu menghemat budget akhir pekan dari perihal ongkos kendaraan.

Saat Sudah Sampai Tujuan, Silahkan Nikmati Dulu Waktu Liburan, Jangan Sibuk Unggah Foto di Media Sosial

Perjalanan menuju tempat wisata memakan waktu yang tak sebentar. Karenanya, sebisa mungkin kalau memang bukan sesuatu yang penting dan bersifat darurat, sebaiknya cobalah nikmati waktu akhir pekanmu degan berkualitas.

Setidaknya jauhkan diri dari dunia sosial media untuk sehari saja, sebab ini akan berpengaruh pada jiwa. Untuk apa mencari destinasi pelepas penat kalau akhirnya kamu hanya terdistraksi dengan gawaimu? Jika sesekali membuka untuk sekedar posting di instastory instagram bolehlah, namun kalau keblalasan buka akun gosip dan saling balas komentar tentu itu akan membuatmu lupa, jika tadinya kamu sedang ingin menikmati akhir pekan di Jakarta.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Hamil Lagi Setelah Operasi Sesar, Begini Resiko yang Mungkin Kita Hadapi

“Waduh” , begitu mungkin kita akan merespon. Kala tahu diri ini hamil lagi, padahal operasi sesar yang terdahulu terasa baru kemarin. Merasa dan menjalani situasi semacam ini, mungkin membuat kita merasa takut. Mulai dari membayangkan kemungkinan buruk, hingga merasa tak akan kuat untuk menjalani semuanya.

Ini memang jadi keadaan yang sebaiknya dihindari, tapi jika memang sudah terlanjur ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan. Demi terhindari dari sesuatu yang jelas tak kita inginkan.

Sebaiknya, Buatlah Perkiraan Berapa Selang Waktu yang Baik Untuk Hamil Lagi Setelah Sesar

Mengutip dari laman Parents.com, beberapa dokter menyarankan sebaiknya kita menunggu 18-24 bulan jika memang ingin hamil lagi. Apalagi jika melahirkan secara caesar. Jarak waktu ini dipercaya jadi ajang yang akan memberikan waktu tubuh untuk pulih setelah operasi terdahulu.

Dan tak hanya itu saja, beberapa penelitian juga mengungkapkan bahwa hamil lagi kurang dari enam bulan setelah operasi sesar bisa meningkatkan risiko komplikasi seperti rahim pecah atau memiliki bayi dengan berat badan rendah selama kehamilan.

Untuk Kita yang Masih Pada Usia Normal Kesuburan Mungkin Bisa Menunggu, Tapi Mereka yang Diatas 35 Tahun?

Yap, ini jadi pertimbangan dan fakta yang kerap terjadi dalam kehidupan. Menunggu dengan membuat rentang waktu mungkin bisa kita percaya jadi cara yang aman. Tapi ada beberapa perempuan lain yang mungkin ingin, segera punya anak lagi pasca melahirkan. Entah karena memang ingin memiliki anak dengan rentang usia yang dekat atau mengejar masa kesuburan tubuh.

Demi menghindari kesuburan yang mungkin akan menurun, memilih hamil lagi mungkin segera dilakukan. Tak apa, semuanya hal yang sudah dipilih jadi versi terbaik masing-masing kita. Pada situasi seperti ini, hal yang perlu kita lakukan bukanlah terbayang pada resiko buruk. Sebaiknya, pastika diri kita mendapat nutrisi yang cukup selama kehamilan, tidak banyak melakukan aktivitas berat, jangan terlalu lelah dan menjaga kesehatan secara umum.

Pada Proses Kehamilan, Apa Saja Memang Bisa Terjadi Maka Kita Perlu Bijak Menjaga Diri

Bisa hamil dan melahirkan adalah salah satu anugerah yang tak semua perempuan dapatkan. Maka jika memang diberi kesempatan untuk hamil lagi, meski belum lama melahirkan si buah hati. Jelas ini jadi sesuatu yang perlu kita syukuri. Walau memang ada resiko yang mungkin terjadi. 

Hanya saja, kita memang perlu bijak untuk membaca situasi, menjaga kesehatan diri dan berusaha untuk tak melakukan hal-hal berat yang akan mengancam kesehatan. Namun yang terpenting, jika memang bisa membuat jeda, itu akan jadi pilihan baik yang membantu kita terhindar dari cemas. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Hati Perempuan Pasti Pernah Terjebak pada Cinta yang Palsu

Bukannya aku mengajakmu mengungkit kembali soal masa lalu yang mungkin masih terasa pahit, tapi kali ini aku ingin mengatakan kalau kamu berhak bangga pada dirimu sendiri. Kamu sudah berjalan sejauh ini dan kamu adalah salah satu perempuan hebat yang pernah ada di dunia. Memilih untuk mengakhiri hubungan pada orang yang tak tepat adalah jalan terbaik yang pernah kamu buat.

Namanya saja hidup, pasti selalu penuh dengan pembelajaran, bukan? Termasuk soal urusan asmara. Kamu mungkin merasa pernah terjebak pada cinta atau orang yang salah. Namun sejatinya yang salah bukanlah kamu, sebab ini adalah proses, kamu hanya perlu berbesar hati dan bersyukur lantaran kamu berhasil melewatinya. Di lain sisi, kamu perlu tahu alasan untuk tak perlu berlama-lama kalut lantaran terjebak pada cinta yang palsu.

Bukan Keras Kepala, Karaktermu yang Selalu Berkeinginan Kuat Dianggap Laki-laki bak Sebuah Ancaman

Kamu perlu tahu, pada dasarnya lelaki adalah sosok yang ingin berkuasa. Itulah mengapa mereka tak bisa bertahan pada perempuan yang punya karakter kuat sepertimu. Lelaki selalu ingin menjadi satu-satunya pihak yang harus lebih sukses dari perempuan. Mereka enggan dikalahkan apalagi oleh partnernya sendiri. Karenanya, kalau kamu mungkin pernah terjebak di situasi semacam ini, tak perlu disesali. Karena dengan sikapnya itu, berarti dia tak cukup percaya diri untuk jadi partnermu di masa depan.

Karena Memang Seringkali Para Lelaki Hanya Tak Mau Mengakui kalau Mereka Minder dengan Sikap Partnernya yang Mandiri dan Independen

Sekarang banyak terlahir perempuan mandiri dimana mereka yakin bahwa dalam setiap kesukaran yang ditemui pasti dapat mereka selesaikan dengan baik. Mereka tak mau terjebak pada paradigma bahwa hanya laki-laki yang bisa berbuat ini itu. Sementara laki-laki dengan egonya, tentu masih ingin jadi yang paling dominan. Mereka minder mengakui kalau partnernya adalah sosok yang mandiri karena takut merasa tak dibutuhkan lagi. Untuk itulah kenapa hubungan asmaramu pernah beberapa kali gagal, mungkin memang belum bertemu dengan orang yang tepat. Bersabarlah…

Perempuan Sepertimu Mungkin Punya Karakter atau Kebiasaan Unik yang Sukar Diterima oleh Tipikal Lelaki pada Umumnya

Percayalah, kamu itu keren. Terutama dengan apa pun yang ada pada dirimu. Itulah yang justru membuatmu terlihat unik dan luar biasa. Karenanya, temukanlah seseorang yang bisa menghargai hal itu, termasuk bersedia menerima setiap pemikiran ‘aneh’ yang selalu terlintas di benakmu. Menemukan orang atau partner semacam ini memang butuh seleksi. Karenanya, putus di masa lalu anggap saja seleksi alam sebelum menemukan partner yang tepat.

Kamu Punya Tujuan Jelas, Sementara Mantan-mantanmu Sebelumnya Mungkin Belum Punya Rencana Sejauh Dirimu

Banggalah pada dirimu yang berhasil membuat tujuan jelas untuk hidupmu. Tak semua perempuan bisa melakukannya. Jangankan perempuan, mungkin barisan mantanmu pun belum sesiap kamu. Karenanya mereka memilih untuk tidak melanjutkan hubungan yang sempat dibinanya bersamamu karena hidup dan rencana mereka masih dibawah levelmu. Fokuslah dengan tujuan itu dan tetaplah bersemangat.

Sosokmu yang Dewasa Akan Membuatmu Menemukan Sendiri Jawaban atas Segala Pertanyaan yang Menggantung di Benakmu

Kamu akan dipertemukan dengan orang yang tepat pada waktunya. Perkara cinta yang salah atau mencintai orang yang salah lambat laun akan menjadi pembelajaran tersendiri untukmu. Kuncinya, tetaplah fokus dan utamakan segala hal yang jadi prioritasmu kelak. Jangan ragu untuk melangkah dan tetaplah menanti sembari memantaskan dirimu.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Kata Penelitian, Saat Jomblo Perempuan Lebih Bahagia Daripada Laki-laki

Konon katanya, kaum kita adalah pihak yang paling mudah bersedih, terlalu banyak menggunakan perasaan, hingga sering sedih entah karena apa. Tapi jangan dulu sedih, sebab setiap pihak nyatanya memiliki keunggulan masing-masing. Dan jika kamu benar-benar ingin tahu, hal mencolok apa yang biasanya membedakan kita dari kaum adam. Itu adalah perihak kebahagian diri saat sendiri.

Yap, tak boleh merasa bersedih sebab sebagaimana informasi yang dilansir dari aol.com, sebuah penelitian yang dilakukan oleh firma riset Inggris Mintel mengungkapkan bahwa sebanyakny “61 persen wanita merasa puas dan bahagia dengan hidupnya saat tidak menjalin sebuah hubungan dengan orang lain. Sedangkan hanya 49 persen pria saja yang mengatakan hal sama”.

Dengan Kata Lain, Menjadi Jomblo Tak Selalu Merasa Kesepian

Walau kerap diidentikkan dengan kondisi meringis yang kesepian, tak semua perempuan jomblo merasakan hal serupa. Toh, banyak dari kita yang justru memilih sendiri karena memang ingin.

Bahkan beberapa penelitian menemukan, ada 75 % perempuan yang justru mengaku, merasa senang karena memiliki kebebasan tanpa terikat oleh seseorang dan tak berusaha secara aktif untuk mencari pasangan atau bahkan belum berniat untuk terlibat dalam sebuah hubungan. Ada berbagai macam jalan lain yang bisa kita lakukan untuk menemukan bahagia, dan itu membuat kita senang tentunya.

Lagipula Bukan Berarti Kita Belum Menemukan, Bisa Saja Ini Adalah Pilihan

Tak perduli akan dicap sebagai alasan yang sungguh klise, tapi percaya atau tidak. Hal ini jadi salah satu alasan yang juga sering kita jadikan pertimbangan. Terserah orang lain akan berpikir seperti apa, toh yang tahu hidup kita adalah diri sendiri.

Maka jika masih ada yang berpikir bahwa hidupnya sepi hanya karena tak punya kekasih, kamu tak perlu tersulut emosi. Coba tunjukkan dengan caramu menikmati hidup saja, walau sendiri perempuan juga bisa bahagia.

Dan Kemampuan Bersosialiasasi Membuat Kita Lebih Bahagia

Yap, hal lain yang digadang-gadang para peneliti sebagai pemicu untuk tetap merasa bahagia adalah kemampun baik yang kita miliki dalam hal membangun relasi.

Penelitian menyebutkan bahwa perempuan lajang biasanya lebih baik dalam menciptakan kelompok diskusi. Bersama banyak teman-teman perempuan lainnya, untuk bisa berdiskusi dan curhat bersama. Pada situasi ini biasanya, ada energi baru yang membuat kita jauh lebih bahagia. Sebab bertemu mereka yang punya keresahan yang serupa.

Sedangkan Kaum Adam Cenderung Tak Mampu Menciptakan Kelompok Diskusi Untuk Masalahnya

Profesor Bella DePaulo, seorang ilmuwan sosial di University of California, mengatakan hasil eksperimennya tentang bagaimana menjadi lajang dan bagaimana orang lain memandang lajang. Ia berkata “Wanita lebih cenderung menikmati kesendiriannya daripada pria. Wanita lajang merasa waktu kesendiriannya adalah untuk pemulihan, kreativitas, dan pertumbuhan pribadi.”

Dan benar memang, dibanding laki-laki kita jadi pihak yang lebih mampu untuk menetrasilir hati untuk bisa lebih menikmati hidup yang kita jalani.

Karena Daripada Meratapi Kondisi yang Tak Punya Pacar Lebih Baik Bersyukur Atas Banyaknya Teman

Sulit mengungkapkan isi hati dan keresahannya, barangkali jadi kesulitan lain yang biasanya dirasakan oleh kaum adam. Mereka lebih tertutup, tak seperti kita yang justru lebih memilih untuk mengeluarkan semua unek-unek melalui ekspresi diri.

Kadang sendiri memang sepi, tapi meratapi itu tak akan mengubah situasi. Daripada harus terus menerus bersedih, lebih baik bahagia dengan cara kita sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top