Kesehatan & Me Time

Tak Perlu Veneer, Lemon Dan Strawberry Mampu Putihkan Gigimu Secara Alami

portrait-women-polynesian-female

Gigi putih memang ampuh membuat penampilan perempuan jadi terlihat lebih menarik. Tak heran, belakangan tren veneer gigi semakin digandrungi para wanita. Cara instan memutihkan gigi ini menjadi pilihan karena tak perlu waktu lama untuk mendapatkan gigi putih bersinar bak bintang iklan pasta gigi. Namun karena harganya yang bisa terbilang mahal, veneer hanya bisa dijangkau oleh kalangan perempuan kelas atas.

Namun melakukan veneer tak selalu aman dan baik untuk kesehatan gigi. Mengapa? Lapisan veneer ternyata bisa menghambat sisa makanan. Hal itu diperparah jika sisa makanan masuk ke dalam lapisan veneer sehingga bisa merusak gigi. Akan jauh lebih aman kalau kamu menjajal cara alami terlebih dahulu. Selain tak ada efek samping, kamu pun tak perlu merogoh kocek dalam-dalam.

pexels-photo-85554

Kalau Mampir Ke Supermarket, Tak Ada Salahnya Kamu Beli Lemon yang Dikenal Kaya Vitamin C

Vitamin C tak hanya bagus untuk daya tahan tubuh, tapi juga untuk memutihkan gigi secara alami. Cukup peras lemon dan gunakan air perasannya untuk berkumur dengan rutin setiap hari. Di samping itu, potong buah lemon menjadi bentuk lingkaran. Usapkan bulir-bulirnya ke area gigi untuk mempercepat proses pemutihan alami.

toothbrush-toothpaste-dental-care-clean-40798

Kalau Tak Suka Berkumur dengan Lemon, Raciklah Air Lemon Jadi Pasta Gigi Alami dengan Baking Soda

Khasiat lemon belum tergantikan. Kali ini untukmu yang tak suka dengan rasa asam lemon, kamu bisa gunakan cara lain yaitu dengan mencampurkan air lemon dan beberapa sendok baking soda hingga membentuk pasta gigi.

Setelahnya, gunakan saat menggosok gigi sebagai pengganti pasta gigimu yang biasa. Namun sebelumnya pastikan gigimu kering dari liur yang berlebihan. Cukup sikat gigi selama satu menit kemudian kumur-kumur hingga bersih. Penting, sebaiknya kamu jangan terlalul lama menyikat gigi dengan bahan ini karena dapat mengikis gigi.

pexels-photo-207966

Stroberi, Si Merah Menggoda yang Juga Dikenal Kaya Akan Vitamin C Ternyata Punya Manfaat Memutihkan Gigi

Mulai sekarang cobalah rutin mengonsumsi stroberi. Buah yang satu ini memiliki kandungan vitamin C yang tinggi yang mampu menghancurkan plak yang menyebabkan gigi terlihat kuning. Kandungan enzim asam malic pada stroberi membuatnya ampuh mengikis plak pada permukaan gigi.

Selain menyantapnya, sesekali kamu bisa membuat racikan scrub stroberi dengan tambahan garam dan baking soda. Cukup gunakan 1-3 buah stroberi yang sudah dihancurkan, setengah sendok teh garam laut, dan baking soda. Campur dan gunakan sebagai pasta gigi.

pexels-photo-433626

Atau Gunakan Minyak Kelapa untuk Melakukan Oil Pulling demi Gigi Terlihat Lebih Putih

Berkumur-kumur dengan minyak kelapa telah banyak dilakukan dan dikenal dengan istilah oil pulling. Kamu sendiri apa pernah mencobanya?
Minyak kelapa diketahui mengandung senyawa antibakteri yang mampu mengurangi bakteri penyebab plak kuning pada gigi. Melakukan oil pulling relative mudah, yaitu cukup satu sendok makan minyak kelapa pada mulut dan ratakan pada gigi, diamkan hingga 10-15 menit dan kemudian kumur dengan air bersih.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Bridal Shower : Ritual Pernikahan Yang Kian Populer, Jadi Trend Atau Bukti Cinta Dari Para Sahabat

UTAMA

Ketika ditanya sudah sampai mana persiapan pernikahanmu, kamu mungkin akan lebih cepat untuk mengingat gaun, catering, gedung dan prosesi akad. Tapi bagaimana jika tiba-tiba sebelum hari-H, ada pesta kejutan dari para sahabat? Tentu saja itu jadi hal yang membahagiakan.

Pesta yang dimaksud itu adalah ritual kecil dari para sahabat yang biasanya diadakan sebelum hari pernikahan. Nah untuk menghindari terjadinya salah persepsi, mari kita pahami apa itu bridal shower yang sebenarnya.

 

Biar Tak Dibilang Terlalu Mengikuti Trend, Pastikan Dulu Kamu Tahu Asal Usul Dan Tujuan Acaranya

Bride

Sekarang kita mungkin melihat acara ini adalah pesta yang dipersembahkan khusus kepada calon pengantin. Padahal di tempat asalnya di Belanda, awalnya ini adalah proses untuk mengumpulkan dana bagi calon pengantin yang diancam tak akan direstui menikah oleh ayahnya.

Bahkan lucunya, acara ini justru jadi alternatif pengganti  mas kawin untuk sang calon pengantin perempuan. Terjadi hanya karena calon pengantin laki-lakinya terlalu miskin untuk menikah. Kemudian sahabat dari calon pengantin perempuan datang menghujaninya dengan hadiah sebagai bentuk bantuan. Kalau sudah begini, kira-kira masih mau gempar gempor nggak ya untuk buat acara bridal shower. Karena nyatanya ini adalah, acara dilakukan  pada mereka yang tak punya cukup tabungan untuk menikah.

 

Karena Kebetulan Kita Adalah Masyarakat Dengan Budaya Timur, Kira-Kira Cocok Nggak Ya Kalau Mau Diikutin?

rsz_bridal_shower_2

Nah untuk yang satu ini, memang akan selalu jadi bahan pertimbangan. Hal-hal yang berlaku di luar, belum tentu bisa diterima di negara kita. Alih-alih ingin bersenang-senang bersama sahabat, bisa jadi kita malah dinilai tak cinta budaya.

Tapi jika dipikir-pikir, acara tersebut toh tak menyalahi aturan yang ada. Selama hal tersebut kita lakukan demi menyenangkan hati para sahabat. Lalu apa salahnya untuk dicoba? Hanya saja kita memang perlu menyiapkan diri untuk menghadapi gunjingan yang mungkin datang dari orang-orang dengan pandangan tak serupa.

 

Karena Tak Hanya Rona Bahagia Yang Jadi Tujuan, Jangan Sampai Ada Yang Resah Karena Biayanya

pexels-photo-265945

Siapa sih yang tak bahagia jika tiba-tiba diberi kejutan pesta oleh para sahabatnya. Tentu ini jadi salah satu hal mengharukan untuk kita semua. Tak hanya untuk calon pengantin saja yang, juga untuk sahabatnya yang telah menyiapkan pesta. Dia yang sebentar lagi jadi istri, tentu tak akan punya waktu banyak untuk para sahabatnya.

Tapi tunggu dulu, karena ini adalah sebuah acara tentu akan ada biaya yang dikeluarkan juga. Hal ini memang jadi urusan para sahabat,dan tak jadi beban pikiran untuk calon pengantinnya. Susunlah semua hal yang dibutuhkan, mulai dari tema, venue acara, hingga budget yang dibutuhkan.

 

Bridal Showernya Mungkin Berjalan Baik, Tapi Bisa Jadi Berdampak Buruk Pada Pesta Utamanya

pexels-photo-265856

Lazimnya acara ini akan di adakan kurang lebih satu atau dua minggu sebelum pesta pernikahan. Karena ini adalah waktu bersenang-senang dengan sahabat untuk terakhir kalinya sebelum melepas masa lajang. Calon pengantin dan semua yang datang tentu harus bahagia.

Meski demikian perhatikan pula efektifitas acara yang kita sedang nikmati. Jangan sampai berdampak buruk pada pesta utamanya. Ya, salah satu contohnya mungkin calon pengantin terlalu lelah hingga jatuh sakit. Sehingga tak bisa mengikuti prosesi adat lain yang mungkin harus dilakukan sebelum hari H. Tapi semoga saja tidak ya!

 

Namun Pada Intinya, Ini Tetap Jadi Keputusan Calon Pengantin, Bisa Jadi Dilakukan Atau Tidak

pexels-photo-247295

Terlepas dari semua kemungkinan dan pilihan yang ada, sebagai orang yang akan menikah, kita bebas memilih apa saja yang akan kita lakukan dalam pernikahan kita. Karena akan sangat terdengar egois sekali jika kita tak ingin meluangkan waktu sedikit saja pada mereka yang telah menemani hari-hari kita sejauh ini.

Acara ini justru bisa jadi ajang untuk mengucapkan terima kasih untuk mereka yang telah begitu baik kepada kita. Sekaligus pembagian bahan untuk dress code seragam yang akan mereka kenakan nanti saat pesta pernikahan kita.

Lalu bagaimana dengan kamu ? Mau pakai acara bridal shower atau tidak ?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Tuntutan Cantik Ala Medsos, Dinilai Dari Seberapa Ahli Kamu Mengedit Foto

Beberapa kemajuan teknologi yang tadinya dipercaya akan mempermudah hidup, perlahan jadi beban yang terasa berat. Salah satunya adalah kebutuhan untuk tampil cantik di setiap kesempatan. Seorang perempuan diharapkan bisa menjadi sosok yang cantik, pintar dan berwawasan luas serta mampu menghargai sosok lawan jenis yang selalu merasa tak ingin dikalahkan.

Ternyata kebutuhan untuk tampil cantik, telah ada dalam diri tiap perempuan bahkan sejak kecil. Sesuai dengan hasil studi yang dilakukan Girlguiding UK, setiap perempuan berusia 7 hingga 10 tahun memiliki kebutuhan untuk sempurna dan menilai kecantikan hanya dari fisik saja. Studi lain dari Amerika Serikat yang diterbitkan oleh Journal of Occupational and Organizational Psychology menyebutkan bahwa perempuan menyasar target untuk cantik dan sempurna hampir di setiap aspek kehidupannya.

Tak hanya di dunia nyata saja, ambisi untuk tetap terlihat sempurna ini juga merambat ke dunia maya. Sebuah wadah yang tadinya diperuntukkan untuk berbagi informasi dan menjalin pertemanan berubah jadi jembatan penghubung untuk menunjukkan pesona di dunia maya. Maka wajar jika proses edit dan jajaran filter foto tak bisa lagi ditinggalkan demi hasil foto tanpa cela.

Jejeran Foto Cantik Di Media Sosial Dianggap Sebagai Cerminan Padahal Tak Selalu Demikian

“Sebenarnya nggak perlu cantik banget, tapi ya minimal pakai filter biar muka keliatan cerah aja”
Kalimat yang sering kita pakai sebagai pembenaran untuk hal sudah jadi rutinitas. Selain untuk menjadi wadah berbagi, media sosial juga dipercaya sebagai gambaran atas hidup yang kita jalani. Jika foto-foto yang terpampang bagus dan menawan, itu berarti sang pemilik punya hidup yang memang sempurna.

Hingga perlahan ada stigma baru yang dijaga dengan ketat, bahwa foto tanpa editan adalah sesuatu yang tak pantas untuk ditunjukkan. Lalu demi membela diri dari sesuatu yang sebenarnya tak salah, dengan cepat kita akan berkilah. Bukankah itu hal setiap orang?  Kalimat pembelaan seperti itu tentu memang tidaklah salah, karena yang sebenarnya salah adalah penilaian kita atas kata cantik yang sesungguhnya. Karena cantik di media sosial tak berarti juga cantik di dunia nyata.

Perlahan Cantik Di Media Sosial Berubah Jadi Kebutuhan Bagi Kita Kaum Perempuan

Kemudian candu atas rasa ingin tetap terlihat cantik pada setiap kesempatan, berubah jadi kebutuhan yang rasanya berada pada posisi yang cukup penting. Meski harus kita akui bahwa kecanggihan teknologi memang memberi ruang untuk kita bisa melakukan apa saja. Untuk itu jangan heran jika ada seseorang yang terlihat ambisius setiap kali mengedit foto demi feed yang terlihat kece di instagram.

Dan Demi Foto Yang Di Inginkan, Foto Bersama Dengan Teman Tidak Akan Terasa Sah Jika Hanya Dibidik Sekali Saja

Disetiap kesempatan bersama dengan beberapa orang teman, untuk sekedar mengabadikan kenangan. Mungkin kita akan mencoba untuk berfoto dengan personil lengkap, namun lagi-lagi ada sesuatu yang justru jadi ganjalan. Sebab saat foto bersama, kita tidak bisa mengotrol semua ekspresi dan mimik wajah pada setiap orang bahkan wajah kita sendiri.

Demi jejeran foto yang tetap telihat cantik dan mengangumkan, keinginan untuk tak perlu membagikan hasilnya pun jadi pilihan. Akan tetapi tak selesai sampai disitu saja. Bagaimana jika ternyata salah seorang teman akan membagikan hasil foto yang menampilkan sisi buruk dari wajah kita, yang jelas akan merusak citra? Inilah sebabnya, beberapa dari kita tak akan pernah merasa puas jika sedang foto bersama. Semua hal perlahan menjadi sesuatu yang membingungkan.

Hingga Akhirnya Kebiasaan Ini Membuat Seseorang Berasa Jadi Orang Yang Paling Cantik Meski Tak Nyata

Kita mungkin bisa saja berperan untuk tetap terlihat cantik dan sempurna, baik di dunia nyata ataupun media sosial lainnya. Menganggap kemampuan untuk mengedit foto sebagai standar bahwa kita memang bisa terlihat cantik. Hingga kemudian followers mulai berperan untuk menilai atau sekedar berkomentar. “Kok alisnya miring sebelah kak ? Ih warna lipsticknya kayanya ga cocok deh buat kakak, dan beribu pendapat lainnya”. Kalimat-kalimat yang tadinya kita anggap sebagai masukan untuk bisa lebih baik, berubah jadi bumerang yang justru mengekang.

Merasa bahwa diri memang cantik bukanlah sesuatu yang salah, namun jika hal tersebut ternyata berseberangan dengan fakta yang sebenarnya jelas akan jadi pertanyaan. Karena cantik yang sesungguhnya bukanlah di ukur dari penampilan fisik yang kita punya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Patah Hati Memang Menyakitkan, Tapi Sedih Lama-lama Juga Nggak Baik

pexels-photo-543368

Putus dengan pasangan bukanlah hal yang mudah. Hari terasa berat saat memikirkan kamu tak akan bersamanya lagi di hari-harimu selanjutnya. Kamu yang semula baik-baik saja nyatanya harus mengalami fase patah hati yang membuatmu kalut dalam kesedihan berlarut-larut.

Saat putus, memang sewajarnya kamu akan mengalami fase tersebut. Tapi jangan biarkan dirimu tenggelam terlalu lama dalam kesedihan. Karena ternyata patah hati memiliki dampak yang berbahaya bagi kesehatanmu, terutama jantung.

Memang, masih banyak yang meragukan fakta ini. Tapi mungkin lewat penelitian yang dilansir dari Time, ini bisa menguatkan alasan mengapa berlarut-larut dalam patah hati itu berbahaya. Time menuliskan, mereka yang sedang patah hati lantaran ditinggal orang terdekatnya berpotensi mengalami Fibrilasi Atrium atau detak jantungnya jadi tak beraturan yang menyebabkan kardiomiopati.

Akibat Detak Jantung yang Tak Beraturan, Orang yang Sedang Patah Hati Berpotensi Mengalami Stroke

pexels-photo-208151

Kamu perlu tahu, fibrilasi atrium tidak hanya dialami orang dengan usia dewasa, tapi juga golongan orang muda. Karenanya kalau kamu menemukan teman atau kerabatmu yang sedang dirundung kesedihan lantaran ditinggal pergi pacar, suami, atau istri karena putus atau meninggal dunia, sebaiknya kamu dampingi hingga psikisnya netral kembali.

Mengapa? Ini bukan soal empati saja, namun jika sudah muncul gejala pusing, nyeri di bagian dada, hingga kesulitan bernapas, itu adalah gejala dari fibrilasi atrium. Hal itu akan mendorong terbentuknya penggumpalan darah sehingga alirannya tersumbat saat melalui jantung dan memicu stroke. Berbahaya bukan?

Belum Ada Obat Penyembuhnya, Satu-satunya Cara Adalah dengan Rutin Melakukan Yoga

pexels-photo-317157

Harmony Reynolds, seorang cardiologist dari NYU Langone Medical Centre mengungkapkan, belum ditemukan obat penyembuh untuk kardiomiopati stress atau lebih dikenal dengan sindrom sakit hati. Namun bukan berarti mereka yang sudah terlanjur mengalami hal ini lantas tak bisa memeranginya.

Reynolds mengatakan, untuk kamu pun yang belum terdeteksi namun sedang dilanda patah hati sebaiknya rutin melakukan yoga atau meditasi. Selain mengalihkan fokus, kamu pun ikut berupaya menghentikan situasi yang  penuh tekanan tersebut. Dengan rutin berolahraga seperti meditasi dan yoga akan meningkatkan sistem aktivitas parasymphatetic nervous.

Tak Ada Salahnya Mencoba Mengonsumsi Makanan yang Dipercaya Mengurangi Sakitnya Patah Hati

pexels-photo-544117

Selain rutin berolahraga, kamu yang sedang patah hati juga sebaiknya jangan lupakan asupan gizi yang penting untuk tubuhmu. Patah hati bukan berarti kamu tak mampu bangkit dan memperbaiki keadaan. Justru, kamu  harus membuktikan sebaliknya. Mulailah dari hal kecil seperti mengonsumsi makanan yang dapat membantumu meredakan stress dan rutin mengonsumsi air putih sehingga tubuhmu tak lesu terus menerus.

Penting diketahui, kacang-kacangan mengandung protein dan mineral yang membantu tubuh meringankan rasa sakit secara emosional. Selain itu jangan lupakan cokelat, makanan manis ini mengandung flavanoid yang dapat meningkatkan gairah secara langsung sehingga bagus dikonsumsi oleh mereka yang baru mengalami putus cinta.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top