Love & Sex

Tak Perlu Gengsi, Mengubah Diri Jadi Pemaaf Tak Akan Membuatmu Rugi

Menerima dan memaafkan kesalahan orang lain tak selalu bisa dilakukan oleh semua orang. Ya, keputusan untuk memaafkan orang yanng telah mengecewakan kita memang bukanlah perkara mudah.

Butuh kebesaran hati untuk bisa melakukan kedua hal tersebut. Kendati berat, nyatanya bukan berarti jadi halangan untukmu untuk mengubah diri jadi semakin baik lagi.

Lagipula jika dipikir secara logika dan perasaan, menyimpan dendam yang lama juga tak baik untuk batinmu, kan? Bukankah lebih baik jadi orang yang mudah memaafkan tapi juga menegur bila ada yang melakukan kesalahan di dekat kita.

Mungkin ini ada beberapa alasan yang bisa kamu terima kenapa kamu harus jadi seorang pemaaf.

Kian Belajar untuk Jadi Seseorang yang Bijaksana

Semua orang pasti mendambakan untuk jadi pribadi yang bisa berlaku bijaksana. Nah, pada momen yang seperti ini bisa jadi awal yang baik untuk memulainya.

Mengikhlaskan rasa kesal dan marah atas kesalahan orang lain bisa mencerminkan kebesaran hati yang kita miliki. Dimana hal tersebut merupakan salah satu syarat penting agar kamu bisa jadi pribadi yang bijak lagi setiap harinya.

Tak perlu terburu-buru, memang semua ini adalah proses hidup. Selagi kamu sudah memiliki niatan untuk mengubah diri semakin baik lagi, maka semesta dan sekelilingmu pun pasti mendukungmu.

Bahkan Membantu Seseorang Mengurangi Sifat Egois dalam Dirinya

Pernahkah kamu terpikir kalau mengalahkan ego diri sendiri adalah suatu pencapaian besar yang belum tentu bisa dilakukan oleh semua orang. Disaat kamu mau menjadi seorang pemaaf maka secara tidak langsung kamu telah mengeyampingkan sifat egoismu.

Membentuk diri menjadi seorang pemaaf akan membuat pemikiranm jauh lebih matang dan dewasa. Membangun karakter semacam ini kelak akan membuat kamu mengerti kalau dalam segala hal, yang kamu prioritaskan bukan hanya perasaanmu tapi juga perasaan orang lain yang ada di sekitar kalian.

Kamu Jadi Menyadari Kelemahan dan Kesalahan Pribadimu

Alasan lain kenapa kamu harus jadi seorang pemaaf adalah kekurangan dalam diri kita sendiri. Semua orang punya kekurangan dan bisa melakukan kesalahan, tidak terkecuali diri kita.

Jangan mempersulit keadaan seseorang yang akan meminta maaf hanya karena kamu merasa benar. Sebab kamu juga manusia biasa layaknya mereka, kamu akan atau bahkan juga pernah melakukan kesalahan. Refleksikan kesalahan orang lain terhadap kualitas diri.

Lagipula Memaafkan Akan Membuat Hidup Jauh Lebih Bahagia

Emosi dan perasaan dendam yang tersimpan di hati bisa membuat hidup menjadi tidak tenang. Perasaan kesal dan tak kunjung bisa mendapatkan apa yang diharapkan justru membuatmu kian sengsara dan nestapa.

Kamu terkungkung masalah yang kamu ciptakan sendiri. Memaafkan kesalahan orang adalah salah satu cara untuk melepaskan itu semua. Hidupmu akan jauh lebih bahagia dan tenang ketika berhasil memaafkan kesalahan orang.

Sesekali Kita Harus Santai Menjalani Kehidupan

Kawan, hidupmu tak selalu serius, kan? Karena alasan itu, sesekali kita juga perlu bersikap santai menghadapi keadaan. Jangan sampai kesalahan kecil bisa membuat hal besar jadi rusak, nikmatilah hidupmu!

Melakukan hal ini memang butuh proses yang tak sebentar. Mungkin ada masanya kamu tak yakin pada dirimu sendiri, tapi kalau kamu mau berusaha dan mencoba maka gak ada yang mustahil di dunia ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

6 Cara Bijak Menghadapi Lelaki yang Tidak Perhatian Lagi

Apapun itu, setiap hubungan pasti mengalami pasang surut. Tidak selamanya kebahagiaan menyertai, terkadang ada beberapa fase menyedihkan yang harus kita lalui. Misalnya, tentang lelakimu yang sudah tidak perhatian lagi.

Jangan dulu menghakimi bahwa dia sudah tidak mencintaimu lagi, lalu kamu menyalahkannya dengan caci maki. Tindakan tersebut hanya akan mengantarkan hubunganmu pada kehancuran.

Lantas, apa yang harus kita lakukan ketika lelaki mulai terlihat tidak perhatian seperti dulu lagi? Inilah 6 cara bijak untuk menghadapinya.

1. Jangan Paksa Dia Untuk Bercerita

Kamu harus mengerti, dalam keadaan seperti ini lelaki paling benci dipaksa untuk membicarakannya secara mendalam. Jangan memulai pembahasan tentang perubahannya yang kamu anggap tidak lagi perhatian.

Jika dia menunjukkan sikap menghindar mungkin dia sedang butuh ruang. Nanti jika dia sudah mulai tenang tanpa diminta pun dia akan bercerita.

2. Beri Dia Perhatian Lebih

Dalam setiap hubungan, harus ada salah satu yang mengalah. Jika kamu ingin hubungan kalian bertahan, maka jangan lakukan hal yang sama ketika dia sudah mulai tidak perhatian lagi.

Kamu justru harus menunjukkan bahwa kamu tetap perhatian dengannya dan selalu ada untuknya ketika ia membutuhkan. Biarkan dia merasakan bahwa kamu benar-benar sayang. Buktikan pada dia bahwa kamu tidak terlalu egois untuk menujukan sikap yang sama.

3. Beri Dia Waktu Untuk Sendiri

Satu hal yang harus kamu tahu dari lelaki adalah mereka selalu butuh ruang. Entah untuk memikirkan sebuah kesalahan, masalah, atau apapun itu.

Lelaki lebih banyak berpikir daripada perempuan. Mereka hanya butuh waktu sebentar untuk merasa sendirian. Kamu akan melihat dampak yang luar biasa jika kamu bisa memberi mereka ruang.

4. Kamu Harus Menghormati Privasinya

Dalam sebuah hubungan, wajar jika kamu merasa penasaran dengan isi pesan pasanganmu di sosial media. Namun, kamu tidak harus selalu menuruti keinginanmu itu, karena setiap orang tentunya mempunyai privasi.

Membuntuti privasinya akan membuat dia tidak nyaman dan justru makin menghindar darimu. Bagaimanapun kamu harus tetap menghargai privasinya.

Seperti halnya dia yang menghormati privasimu. Kepercayaan adalah kunci utama dalam sebuah hubungan, kamu harus percaya bahwa dia selalu menjaga hatimu.

5. Jangan Larut dan Memikirkannya Terus

Saking perasanya perempuan, mereka selalu terkesan melebih-lebihkan sesuatu. Ketika lelakimu bersikap seolah tidak perhatian lagi, biasanya kamu akan terlalu memikirkannya dan merasa terpuruk seperti orang yang baru saja putus cinta.

Padahal kenyataannya belum tentu seperti itu, jangan terlalu ambil pusing, kamu juga punya hidup sendiri. Pergilah bersama teman-teman atau keluargamu dan berbahagialah.

6. Dalam Keadaan yang Memungkinkan, Buat Dia Untuk Menjelaskan

Setelah kalian memberikan jarak untuk hubungan, buatlah waktu untuk kembali bertemu. Biarkan dia mengungkapkan apa yang dia rasakan, kamupun berhak untuk mengatakan apa yang kamu rasakan selama dia bersikap seperti itu.

Setelah itu evaluasi seberapa sering hal-hal ini terjadi dalam hubungan dan buat kesepakatan tentang bagaimana menghadapinya ke depan.

Dengan 6 cara bijak itu, kamu dan dia sudah menanamkan kedewasaan dalam suatu hubungan. Bagaimana? Sudah baikan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Buat Kamu yang Suka Selfie, Produk Revlon PhotoReady Candid Wajib Dimiliki

Rasanya kita semua pasti suka selfie. Entah untuk diunggah ke sosial media atau dibiarkan mengendap di galery ponsel saja. Nah, agar selfiemu lebih terlihat cantik dan memanjakan mata. Biasanya para perempuan akan melakukan persiapakan sebelum menangkap gambar. Mencari posisi yang tak terlihat chubby, memiringkan kepala, mengatur cahaya, sampai ada pula yang harus memoles make up demi hasil yang sempurna.

Tapi jika look make-upnya terlalu terlihat menyala, kadang kala kita malah tak suka dengan hasil selfienya. Nah, untuk itulah, hari ini Revlon Indonesia memperkenalkan ‘PhotoReady Candid’-nya, yaitu rangkaian make-up base terbaru dengan formula yang terinspirasi dari skincare dan memberikan hasil akhir yang tampak natural dan flawless.

Dalam jumpa pers yang diadakan di Baxter Smith, Jakarta Selatan, Rabu (17/07/2019), Muhammad Irvan selaku Deputy Brand Manager Revlon Indonesia, mengatakan “Rangkaian produk ini jadi jawaban atas tren ‘No Makeup, makeup’ yang masih dicintai dalam industri kecantikan dunia, termaksud di Indonesia. Inilah yang kemudian membuat Revlon Indonesia menghadirkan inovasi terbarunya melalui Revlon PhotoReady Candid yang mengimplementasikan konsep clean beauty yaitu hanya mengandung bahan-bahan yang dibutuhkan oleh kulit dan menghilangkan bahan-bahan yang tak dibutuhkan dengan formula yang ringan”. 

“Jadi perempuan-perempuan yang akan memakainya, akan tetap look great stress free”,  tutup Irvan.

Sekedar informasi, rangkaian produk Revlon PhotoReady Candid ini diperkaya dengan vitamin E sebagai anti oksidan dan anti polutan, serta anti blue light yang dipercaya mampu melindungi kult dari paparan sinar Blue Light dari sinar matahari dari gadget yang berisiko menyebabkan stress pada kulit.

Masih di tempat dan acara yang sama, Faiza Miranti, Marketing Communication Revlon Indonesia juga menjelaskan bahwa Revlon memahami bahwa perempuan Indonesia saat ini tak lagi bisa terpisahkan dari gadget untuk teap terkoneksi dengan internet setiap hari. Dari mulai urusan pekerjaan, sampai bersenang-senang dengan scroll di sosial media.

“Karena itulah Revlon PhotoReady Candid menyertakan anti-Blue Light yang berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan berbahaya sinar matahari dan layar perangkat digital seperti ponsel, laptop, atau tablet. Karena, ini bisa membuat kulit stress, bahkan memicu penuaan dini. Nah, kandungan vitamin E juga berfungsi sebagai anti oksidan dan anti polusi yang menetralisir radikal bebas berbahaya seperti polusi, asap, atau radiasi.” Ujar Anti.

Hadir dengan kemasan yang mudah dibawa kemana-mana, rangkaian Revlon PhotoReady Candid ini terdiri dari Revlon PhotoReady Candid Natural Finish Anti-Pollution Foundation yang hadir dalam 5 shade, lalu ada pula Revlon PhotoReady Candid Antioxidant Concealer dalam 3 warna yang mengandung kafein untuk membantu menyamarkan noda hitam pada bagian kantung mata, dan Revlon PhotoReady Canding Anti-Pollution Setting Powder dengan tekstur lembut yang berfungsi untuk mengikat foundation dan melindungi wajah serta meminimalisir kandungan minyak pada wajahmu.

Rangkain produk ini sudah kini sudah tersedia di berbagai departement store dan gerai retail kecantikan dan kesehatan terdekat di seluruh Indonesia. Jadi kamu sudah bisa membelinya, untuk mendukung aktivitas selfie dan keinginan ‘No Makeup, Make-up’ yang kamu inginkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Bukan Melupakan, Tapi Mengikhlaskan Adalah Cara Terbaik Untuk Berdamai Dengan Keadaan

Melupakan adalah hal yang paling ingin seseorang lakukan pasca perpisahan, terlebih perempuan. Karena katanya, perempuan yang paling merasa kacau saat menghadapi perpisahan. Pada hakikatnya perempuan memang cenderung menggunakan perasaan di banding logika, itu sebabnya mereka akan terpuruk untuk beberapa saat ketika putus cinta.

Kamu bercermin, lalu menatap iba wajah yang ada disana. Terlihat kusut, rapuh seperti kondisi hatimu saat ini. Menyalahkan diri sendiri dan kekuranganmu yang membuat seseorang pergi dari hidupmu. Bahkan menganggap dirimu sebagai perempuan paling buruk di dunia. Ketahuilah, semua perempuan itu cantik, yang berbeda hanyalah definisinya. Dan setiap perempuan itu pantas untuk dicintai, termasuk kamu.

Untuk perempuanku, terpuruk terlalu lama membuatmu semakin tenggelam dalam masa lalu. Kita memang makhluk perasa, namun bukan berarti tidak mempunyai logika. Merasa sedih dan kehilangan boleh saja, karena membiasakan diri untuk tidak lagi terbiasa dengan hadirnya seseorang di dalam hidup kita tidaklah mudah.

Kamu boleh saja menangis semalaman, jika itu membuatmu lega. Namun, berjanjilah pada diri sendiri untuk tetap bangkit. Proses melupakan memang tidaklah secepat ketika mencintai. Namun ketahuilah, kita tidak akan pernah benar-benar bisa melupakan seseorang yang pernah ada di hidup kita.

Sejatinya bukan melupakan yang membuat kita sembuh dari luka, namun semuanya lebih kepada perihal mengikhlaskan. Kita tidak pernah bisa berdamai dengan keadaan saat hati belum bisa merelakan. Meski perlahan, cobalah untuk menerima kepergiannya dan memaafkan segala kesalahannya. Percayalah, semua itu akan mempercepat proses penyembuhanmu.

Lagi pula, seharusnya kamu bersyukur karena telah di pisahkan sekarang dengan seseorang yang memang tidak di takdirkan untuk menjadi milikmu, jika tuhan memisahkan kalian di masa depan tentu saja luka yang akan kau rasakan jauh lebih dalam.

Mungkin dia memang terbaik untukmu, namun tuhan menakdirkannya untuk menjadi yang terbaik bagi orang lain. Begitu pula kamu, tuhan telah mempersiapkan seseorang yang jauh lebih baik dari apa yang kamu harapkan. Tugasmu hanya percaya bahwa semua akan indah pada waktunya.

Sekali lagi, bukan melupakan yang harus kamu lakukan. Namun mengikhlaskan adalah satu-satunya cara untuk berdamai dengan keadaan.

Cintai dirimu sendiri sebelum memutuskan untuk mencintai orang lain. Hiasi penantianmu dengan perbaikan diri agar kelak jodohmu menjemputmu dengan bangga hati. Semangat untuk kembali menata hati!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top