Love & Sex

Terlibat dalam Proses Ta’aruf di Film Pendek, Anisa dan Anandito Benar Menikah di Kehidupan Nyata

Selain, keputusan keluar dari Cherrybelle, pilihan Anisa yang kemudian mantap mengenakan hijab adalah sesuatu yang banyak menarik perhatian para penggemarnya. Nah, kali ini ada berita baru saja lain, yang ia bagikan, yakni pernikahannya dengan seorang lelaki pilihan hatinya.

Ya, bertempat di salah satu masjid di Bandung, Jawa Barat. Bersama dengan Anandito Dwi Sepdiawan, dirinya telah resmi melangsungkan pernikahan kemarin, Minggu, 16 September 2018.

Sumber : https://www.instagram.com/laksmimuslimah/

Pertemuan mereka boleh dibilang cukup cepat, tadinya mereka terlibat dalam satu project film pendek yang akan ditayangkan di Youtube berjudul “Singlelillah”.

Sumber : https://www.instagram.com/anisarahmaa_12/

Anandito yang merupakan seorang penyanyi, mendapat peran sebagai pemeran utama dengan Anisa sebagai lawan mainnya. Berkisah tentang, sebuah soal proses taaruf sepasang lelaki dan perempuan. Rupanya cerita yang mereka lakoni dalam film tersebut, menjadi nyata dalam kehidupan mereka berdua.

Well, selamat untuk  Anisa dan Anandito.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Karena Sikap Setia Adalah Buah Dari Terbuka dan Saling Percaya

Ikatan pernikahan akan membawamu ke fase hidup yang baru. Tapi satu hal yang kamu perlu ingat saat kamu telah berada di titik ini alias sudah resmi dalam ikatan pernikahan yang sah, maka kamu dan pasangan harus sama-sama berkeyakinan, kalau orang yang tinggal bersamamu ini adalah partner terbaik untukmu.

Memiliki sikap terbuka padanya jelas jadi keharusan. Karena pada akhirnya, rumah tanggamu akan baik-baik saja kalau kamu dan partnermu bisa tetap saling terbuka, saling percaya, dan selalu jujur satu sama lain.

Urusan kesetiaan, pasti akan banyak sekali ujiannya. Mungkin kelak kamu akan merasakannya, tapi supaya hubunganmu selalu kuat, maka milikilah lima prinsip yang bisa menopang relasimu agar tak goyah.

Sekalipun ada kesukaran yang dihadapi dalam bahtera rumah tangga, maka jalan cepatnya bukanlah asal mengucap cerai atau talak, melainkan menyelesaikannya berdua dengan kepala dingin.

Sejak Awal Relasi, Tanamkanlah Prinsip untuk Tidak Berbohong pada Pasangan, Hal Ini Akan Menguntungkan Relasimu, Kawan

Tak usah coba-coba berbohong. Karena kebohongan kecil hanya akan menciptakan kebohongan besar terutama kalau kamu terus-terusan berusaha untuk menutupinya.

Intinya, sepelik apapun masalah yang terjadi tetap terbukalah kepada pasanganmu. Seiring pernikahan, kamu dan dia telah jadi satu sehingga dia bukan lagi orang lain bagimu, dia adalah separuh jiwamu, maka bersatulah menyelesaikan suatu masalah yang datang kepadamu atau kepadanya.

Bersikap Terbuka Pada Pasangan Jelas Perlu, Bukankah Sewajarnya Apalagi Kalian Memang Sudah Resmi dan Memilih Hidup Bersama?

Yepp, terbukalah kepada pasanganmu tentang apapun itu, jangankan masalah yang serius, masalah yang sederhana saja maka kamu harus terbuka, karena bagaimanapun memang sudah sewajarnya ketika kamu memilih untuk hidup bersamanya.

Karenanya, sekalipun mungkin sepele, seperti saat kakimu terantuk batu, atau kamu menderita flu, atau ada hal buruk yang merusak mood-mu, maka sampaikanlah juga pada pasanganmu.

Bagaimanapun, Pasanganmu Adalah Partner Terbaik dalam Hidupmu, Karenanya, Jangan Sampai Kamu Lebih Terbuka Pada Orang Lain

Ingatlah selalu kalau pasanganmu adalah partner terbaik dalam hidupmu, maka jangan sampai kamu lebih terbuka pada orang lain ketimbang dirinya. Di luar sana, tidak sedikit seorang suami atau istri malah lebih terbuka kepada orang lain, daripada dia yang telah diakuinya sebagai pasangan halalnya. Ironis bukan?

Selalu Utamakan Kejujuran, Keterbukaan, Kepercayaan, Supaya Sampai Kapanpun Relasimu dengan Dia Tetap Terbina dengan Baik

Maka dari itu, saat kamu memilih bersama dengan seseorang, jadikanlah kejujuran, keterbukaan, dan kepercayaan sebagai prinsip dan prioritas saat berkomunikasi. Ini supaya sampai kapanpun hubungan yang ada tetap terbina dengan baik.

Jangan sampai karena saking takutnya menyinggung perasaannya kamu memilih berbohong, karena sungguh sikapmu yang demikian akan menyakiti hatinya bila dia sampai tahu dari orang lain.

Kamu Perlu Tahu, Kesetiaan Itu Tercipta Saat Kamu dan Pasangan Memang Terus Saling Terbuka dan Saling Percaya, Bahkan Saling Jujur Satu Sama Lain

Dan memang selalu demikian, kesetiaan dalam hubungan itu tercipta dari ketika kamu maupun pasanganmu sepakat untuk benar-benar saling terbuka, saling percaya, dan saling jujur satu sama lain.

Jadi bila memang kamu mengakui bahwa pasanganmu adalah partnermu, sampai kapanpun kamu harus selalu berusaha jujur dan percaya kepadanya dalam keadaan yang seperti apapun.

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Aku yang Membalas Pesanmu Cepat, Sementara Kamu Membalas Pesanku Ketika Sempat

Setiap pagi puluhan pesan singkat kukirimkan, tapi hanya akan mendapat balas kala hari sudah malam. Hal ini jelas jadi sesuatu yang janggal, sebab dulu, kamu tak pernah demikian. Sesibuk apakah kamu disana? Sampai memberi kabar pun kian terasa susah.

Jangan bilang aku terlalu manja, menuntutmu melapor akan kegiatan apa saja. Sebab aku hanya ingin tahu, masihkah dia yang kupanggil sayang, ingat pada kekasihnya? Tak pernah mendapat jawaban yang jelas, kamu hanya membalas semua pesan dengan alasan “baru sempat sayang”.

Hidupmu Memang Tak Melulu Tentang Diriku, Tapi Salahkah Jika Aku Ingin Tahu Kamu Dimana?

Bukannya aku pacarmu?  Kataku tiap kali kamu protes seolah merasa terganggu, atas pesan yang aku kirimkan kepadamu. Dan akan selalu dibalas dengan bahasa yang serupa, dari yang sudah-sudah, “Aku terlalu sibuk, untuk sekedar membalas pesan”.

Begini, kesibukanmu untuk alasan bekerja mungkin tak bisa kuganggu gugat, dan jelas aku bisa paham. Tapi hal lain yang selalu menjadi pertanyaanku adalah, Tidakkah kamu juga punya waktu istirahat?

Lagipula, membalas pesan tak butuh waktu berjam-jam. Ini hanyalah perkara ingin atau memang sengaja mengabaikan. Kamu mungkin bisa merasa biasa, meski tak memberiku berita berhari-hari lamanya.

Tapi sayangnya, aku tak bisa! Dan itulah alasan mengapa aku kerap bertanya. Lalu salah jika aku ingin tahu kamu dimana?

Tak Berniat Membandingkanmu dengan Pacar Temanku, Tapi Kupikir Bertukar Kabar Seperti Mereka Memang Perlu

Bohong jika kubilang aku tak iri pada mereka yang ada disampingku. Melihat mereka saling bertukar informasi menu makan siang, hingga cerita-cerita lain yang selalu jadi bahan obrolan.

Sedang aku dan kamu, jangankan untuk tahu kamu makan siang apa hari ini. Bahkan kadang aku tak tahu, sudahkah kamu berada di kantor atau tidak hari ini.

Paham, jika kamu tak suka hal-hal yang demikian. Aku jelas tak akan memaksamu untuk berlaku serupa. Tak akan memintamu untuk bertanya bagaimana hariku ditempat kerja, tapi jika akan ada orang lain yang menanyakannya. Jelas itu akan membuatku jauh lebih bahagia.

Ini Bukan Sesuatu yang Salah, Justru Bisa Jadi Pengikat Untuk Hubungan yang Baik Kedepannya

Bukan hanya aku saja, kupikir semua orang akan setuju jika komunikasi yang baik jadi perekat hubungan dua orang insan. Tapi anehnya, hal itu tak pernah terjadi pada hubungan yang kini sedang kita jalankan.

Meski selalu terabaikan, rasanya aku tak pernah bosan untuk bertanya apakah kamu sudah sarapan. Walau akhirnya mungkin akan dibalas pada waktu makan siang atau justru sesaat sebelum makan malam.

Tak bisa menganggap dirimu selalu jadi pihak yang benar, kupikir kamu harus belajar untuk membuka pikiran. Memahami apa yang pasanganmu inginkan, dan paham bahwa berbalas pesan bukanlah sesuatu yang salah dalam setiap hubungan.

Kau Bilang Aku Berlebihan, Padahal Komunikasi Perlu Untuk Setiap Hubungan

Coba bayangkan, jika nanti kita hidup bersama disatu atap rumah yang sama. Bersuara untuk bilang saling cinta, tapi tak pernah ada komunikasi. Kamu mungkin akan sibuk dengan segudang pekerjaanmu, lelap pada jam-jam lembur yang harusnya bisa dinikmati dengan  malam makan di rumah. Lalu pelan-pelan lupa, bahwa manusia yang katanya kau cinta juga butuh kamu didekatnya.

Tak perlu merangkai kata banyak-banyak, sebab aku sudah akan cukup merasa senang meski kamu hanya membalasnya dengan satu kalimat pendek berisi larangan. “Aku lagi sibuk sayang, nanti kita lanjut ya” sungguh itu, jauh lebih baik daripada harus menunggu berjam-jam dengan tak ada kejelasan.

Jika Memang Kau Tak Bisa Memulai Obrolan, Cobalah Membalas Cepat Pesan yang Aku Kirimkan

Ya, beberapa orang mungkin menganggap berbalas pesan adalah sesuatu yang membuang waktu. Begitu juga denganmu. Mungkin isi kepalamu sudah dipenuhi hal-hal lain yang jauh lebih penting dibanding sekedar ingin tahu kabar kekasihmu.

Berbenah diri untuk bersikap sesuai yang aku mau, mungkin berat untukmu. Tapi akan jauh lebih baik, jika kamu akan memulainya dengan hal-hal kecil yang bisa mengobati rasa kecewaku karena selalu diabaikan olehmu.

Cobalah untuk membalas dengan cepat, beberapa pesan yang aku kirimkan padamu. Kupikir itu akan jauh lebih baik untukku juga dirimu.

Semua Hal Memang Perkara Prioritas, Maka Jika Pesanku Selalu Tak Berbalas, Itu Artinya Diriku Juga Bukanlah Prioritasmu

Sudahlah sayang, kau tak perlu lagi berkilah. Tak adanya itikad untuk membalas pesan, barangkali memang jadi salah satu jawaban yang bisa menjelaskan, bahwa aku tak begitu penting. Walau sebenarnya ini akan jadi sesuatu yang sulit, kupikir ini adalah kenyataan yang selama ini mungkin kamu rasakan.

Mengedepankan hal-hal lain untuk dilakukan, hingga mengabaikan banyak pesan yang sering aku kirimkan. Jangan lagi susah payah, merangkai kata untuk dijadikan alasan dari tuduhan yang aku sampaikan. Karena jika memang aku masuk jadi prioritasmu, tak akan ada pesan yang terabaikan.

Kamu Bisa Saja Terus Berkilah, Tapi Lama-lama Aku Juga Bisa Jengah

Setiap hari, ada saja alasan agar kamu tak jadi pihak yang disudutkan. Sibuk bekerja, lelah pulang kerja, ingin istirahat di rumah, hingga alasan lain yang kadang tak bisa aku percaya.

Ini bukan perkara besar memang, sebab hanya masalah tak membalas pesan dan abai untuk memberi kabar. Tapi pelan-pelan bisa jadi bumerang untuk hubungan.

Hari ini kamu mungkin masih merasa itu biasa, dan pacarmu ini bisa menerima. Karena meski sering kudesak untuk berubah, kamu jadi satu-satunya pihak yang paham apa yang sebenarnya sedang kau sembunyikan atas semua sikapmu yang mendadak berubah.

Ya, barangkali aku bukan satu-satunya orang yang ingin kau balas pesannya. Maka wajar jika pesanku, kerap dibalas lama.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Sayang Banget Sama Anak Kecil, 3 Zodiak Perempuan Ini Terkenal Jadi Calon Ibu Idaman

Percaya nggak sih, kalau faktanya tak semua perempuan suka dengan yang namanya anak kecil. Padahal sebagian teman berkata bahwa, anak kecil adalah sosook yang lucu nan menggemaskan. Tapi bukan berarti juga yang tak suka anak kecil bukana sosok penyanyang ya.

Dan sebaliknya, kalau dilihat dari zodiaknya nih. Ada 3 perempuan yang tak hanya dikenal sebagai penyanyang anak-anak. Tapi juga jadi calon ibu yang baik untuk masa depan. Kira-kira, siapa saja kah mereka?

1. Scorpio

Perempuan-perempuan Scorpio, dikenal jadi sosok yang sayang banget anak kecil. Selain sikap mereka yang memang sedikit kekanak-kanakan, mereka mampu untuk memahami anak-anak dengan baik.

Mereka selalu terlihat bahagia ketika sedang berhadapan dengan anak kecil dan tak sungkan-sungkan untuk menggendongnya dan mengajknya bicara. Jadi tak perlu heran, jika perempuan Scorpio sering jadi teman yang baik untuk keponakan dan sepupunya yang masih kecil.

2. Cancer

Sering tertangkap menampilkan rasa gemasnya pada anak-anak. Perempuan Cancer jadi orang selanjutnya yang dikenal cukup baik pada anak kecil. Menariknya lagi, ia juga punya tingkat kesabaran yang cukup baik untuk urusan mengasuh anak kecil.

Tak pernah risih atau merasa jijik, ia bisa dengan senang hati membantu sepupunya untuk memandikan anak kecil atau membersihkan kala si anak ngompol. Untuk itulah, ia dikenal sebagai perempuan yang mengayomi anak-anak.

3. Taurus

Nih, kuberitahu ya. Saking sukanya pada anak-anak, sosook Taurus sering rela untuk mengeluarkan uang untuk membuat anak kecil senang. Mulai dari memberlinya mainan, membawa mereka jajan, hingga bermain, asal mereka senang.

Walau dikenal jadi sosok yang jahil juga, perempuan yang berzodiak Taurus punya cara tersendiri untuk membuat anak kecil akrab padanya dengan kejahilannya.

Nah, kalau begini jadi buru-buru pengen punya anak kecil kan?

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top