Inspirasi & Motivasi

Tak Hanya Terlihat Meneduhkan Pada Film Saja, Pada Kehidupan Nyata Fedi Nuril Adalah Sosok Suami Idaman

Siapa yang tak kenal sosok Fedi Nuril, bahkan kalau diminta untuk berandai-andai, banyak perempuan yang menginginkan sosok suami seperti dirinya. Selain selau berperan sebagai sosok laki-laki baik yang kalem, perannya sebagai Mas Fahri dalam Film Ayat-ayat Cinta ini, banyak mencuri perhatian kaum hawa.

Jauh dari gosip miring, ia digadang-gadang sebagai sosok Imam idaman. Bahkan pada berita pernikahan dengan proses taaruf pada tahun 2016 lalu, membuat banyak perempuan patah hati. Sebab berkurang lagi satu sosok laki-laki lajang, yang barangkali bisa jadi calon suami. Begitu netizen kaum hawa menangggapi.

Sudah sah menjadi seorang ayah untuk anak laki-lakinya, Fedi Nuril kembali membuat para penggemarnya semakin kagum. Bagaimana tidak, dari setiap potret yang ia atau istrinya bagikan. Jelas tampak bahwa tak hanya jadi Imam yang baik untuk keluarga pada film saja, ia juga jadi kepala keluarga yang baik pada kehidupan nyata.

Maka menurut kami, beberapa hal ini adalah alasan mengapa banyak perempuan menjadikan Fedi Nuril sebagai sosok suami idaman.

Tak Perlu Gembor-gembor Untuk Pamer Kemesraan, Tiba-tiba Ia Datang Untuk Melamar

Sumber : www.instagram.com/fedinuril/

Yap, benar memang jika ia dan Vanny istrinya adalah pasangan taaruf yang juga membuat banyak perempuan patah hati, meski dengan nada bercanda. Sebab kalimat-kalimat tersebut datang dari para penggemarnya Fedi. Tapi tak sedikit pula yang mengungkapkan rasa bahagia, dan mendoakan pernikahan dan rumah tangga mereka.

Ini jadi bukti bahwa Fedi Nuril adalah sosok laki-laki yang tegas, dan tak suka berbasa-basi. Niat yang dimilikinya tak main-main. Hingga akhirnya bertemu dengan Vanny Widyasasti yang kini sudah menjadi istri sahnya dan ibu dari anak-anaknya kelak. Melihat ini barangkali banyak perempuan yang justru bertanya dalam dirinya, sebab si dia yang sudah bilang cinta sejak lama. Masih tak berani datang untuk melamar.

Sederhana dan Selalu Bersahaja, Wajar Jika Vanny Selalu Merasa Aman Kala Didekatnya

Sumber : www.instagram.com/fedinuril/

Lelaki yang terlihat tampan dengan segala benda-benda mahal pada tubuhnya itu sudah biasa. Tapi kalau sosok tampan dengan pembawaan yang sederhana adalah sesuatu yang langka. Dan itu adalah pada diri Fedi Nuril.

Yap, tak hanya sederhana pada peran-peran yang dilakoninya saja. Pada kehidupan nyata dirinya juga jadi sosok laki-laki sederhana yang tetap terlihat bijaksana. Maka wajar, banyak perempuan yang suka.

Dekat dengan Keluarga, Jadi Nilai Tambah yang Memantapkan Sosoknya

Sumber : www.instagram.com/fedinuril/

Menjalani kehidupan baru dengan sang istri, tak membuatnya melupakan keluarga besar. Bahkan pada beberapa postingan fotonya di Instagram, beberepa kali ia juga berlibur bersama dengan keluarga besarnya. Dan sering juga terlihat makan bersama dengan sanak-saudara.

Tak hanya jadi penganyom untuk istri dan anaknya, Fedi Nuril juga jadi sosok panutan untuk keluarganya.

Kerap Terlihat Tampil Santai, Bahkan Kala Berlibur Berdua dengan Sang Istri

Sumber : www.instagram.com/fedinuril/

Sebagai sosok penggemar, yang menggangumi seorang public fugure. Barangkali kita bosan melihat mereka yang kerap pamer harta kekayaan. Tapi itu tak terlihat pada sosok Laki-laki yang juga ayah dari Hasan ini.

Sama seperti laki-laki biasa lain, ia selalu tampil sederhana tanpa berlebihan. Namun tetap terlihat menawan.

Dan Jadi Kepala Keluarga yang Menganyomi Untuk Keluarga Kecilnya Kini

Sumber : www.instagram.com/fedinuril/

Seolah tak pernah habis, kharisma yang telah terbentuk atas dirinya sebagai sosok suami dan ayah yang baik juga terlihat pada kehidupan nyata yang dijalaninya. Menjadi suami yang baik untuk istrinya, serta menjadi ayah yang bertanggung jawab pada anaknya.

Dan dari sekian banyak aktor, Fedi Nuril barangkali jadi satu-satunya yang memiliki karakter hampir serupa dengan lakon yang dijalaninya pada beberapa filmnya. Selalu tenang, ramah, menyejukkan dan bijaksana.

Tak Hanya Pada Perannya Saja, Konon Ia Juga Jadi Suami yang Romantis Setiap Hari

Sumber : www.instagram.com/fedinuril/

Tak perlu susah payah untuk bertanya pada sang istri bagaimana romantisnya Fedi Nuril. Untuk lebih mudah membayangkannya, cobalah kamu ingat-ingat kembali beberapa kata-kata yang menjadi dialognya pada beberapa film yang pernah diperankannya. Nah, mungkin kira-kira begitulah romantisnya.

Dan Selalu Menyisihkan Waktu Untuk Keluarga Ditengah-tengah Kesibukannya

Sumber : www.instagram.com/calystavannyws/

Namun dibalik dari semua hal baik yang sedari tadi dijelaskan, bagian ini akan jadi hal terpenting yang juga semua perempuan harapkan. Yaitu, selalu menyisihkan waktu untuk keluarganya.

Tanpa perduli seberapa sibuk dan padatnya jadwal miliknya, ia kerap menyisihkan waktu untuk menikmati waktu bersama istri dan menyaksikan pertumbuhan anaknya. Entah itu dirumah atau pergi berlibur bertiga.

Berhubung Fedi Nuril sudah menikah dan bahagia, mari kita berdoa akan datang Fedi-fedi lain untuk hidupmu.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Label ‘Couple Goals’ Akan Didapat Lewat Kualitas Relasi yang Begini Adanya

Setiap pasangan sepertinya kian disibukkan dengan ‘image’ mereka di dunia maya. Segala hal yang berhubungan dengan kekasih seolah harus terlihat indah dan wah di mata orang lain. Sementara, kualitas hubungan belum tentu berubah.

Alih-alih mau disebut couple goals, tak banyak pasangan yang hanya mengutamakan ‘pencitraan’ dibandingkan membagikan bahagia dan kisah jatuh bangun yang sesungguhnya. Saat relasi bisa menjadi inspirasi bagi sesama, tentu menyenangkan rasanya.

Hanya saja, sebelum beranjak lebih jauh dan hanya berfokus pada pencitraan, bukankah lebih baik kamu dan pasangan bekerjasama meningkatkan kualitas hubungan kalian?

Memberi Pasangan Ruang, Termaksud Membiarkannya Mewujudkan Impian

Bak Tasya Kamila dan Randy Bachtiar saat pacaran, pasangan LDR adalah inspirasi bagi kebanyakan orang. Mereka ini pejuang sesungguhnya dalam menjalin hubungan, tidak ada dalam kamusnya untuk berniat mengkhianati pasangan.

Bahkan, demi mendapatkan masa depan yang cerah, kedua pasangan saling memberikan kesempatan untuk meraih impian. Perjuangannya memang sangat terasa, demi membuktikan rasa cinta keduanya, bahkan banyak yang harus dikorbankan.

Kunci keberhasilan pasangan LDR yang penting yakin dan saling percaya kalau apa yang diperjuangkan masing-masing juga akan berimbas ke pasangan. Sudahkah kamu dan pasanganmu memikirkan tentang hal ini?

Bersama-sama Mau Merintis Usaha dari Nol demi Pemasukan Bersama

Couple goals yang lain adalah pasangan yang mau mandiri dan tidak lagi bergantung pada orangtua. Contohnya, dengan merintis usaha bersama. Sekalipun memang, demi mencapai hal tersebut tidaklah mudah.

Hanya saja, dengan berbagai kebutuhan yang kamu perlukan, sepertinya memang perlu mengembangkan usaha bersama atau berinvestasi sebagai tambahan pemasukan.

Kerja keras kamu dan pasangan ini juga jadi alasan kuat kenapa banyak orang ‘iri’ dengan kemandirian kalian.

Alih-alih Mengumbar Kemesraan, Kamu Justru Cukup Dewasa dalam Menunjukkan Apa Saja yang Perlu Jadi Konsumsi Publik  

Pasangan ideal adalah mereka yang tahu apa saja yang boleh diumbar ke publik dan mana yang cukup untuk konsumsi pribadi. Kalian tahu bahwa yang mengalami jatuh bangun berdua itu bersifat pribadi, tak ada hubungannya dengan orang lain.

Karenanya, bagi kalian tak perlu mengumbar kemesraan dan cukup sewajarnya saja ketika bermain sosial media. Apalagi ketika ada persoalan dalam hubungan, menghargai pasangan adalah hal wajib yang harus dilakukan. Tak perlu mengumbar kejelekan pasangan di Instagram atau media sosial lainnya.

Kalian Terbuka Terhadap Teman dan Keluarga Soal Relasi Kalian

Couple goals bukan hanya ditujukan pada pasangan yang rutin menebarkan senyum lewat foto-foto yang mereka unggah di media sosial. Alih-alih punya hidup bahagia, tak sedikit lho jalinan kasin yang harus berakhir di tengah jalan hanya karena masalah kurangnya keterbukaan terhadap pasangan.

Padahal, kunci hubungan yang baik justru saat pasangan berusaha mengenal orang-orang terdekat pasangan, apalagi keluarga yang memang jadi pemberi restu pertama dalam hubungan.

Kalian Bisa Menyelesaikan Masalah dengan Kepala Dingin

Untuk mendapatkan kualitas couple goals, coba tanyakan lagi pada dirimu dan pasangan, sudahkah kalian mampu mengendalikan diri dalam situasi sulit? Pengendalian diri itu penting.

Kebiasaan yang tidak mengumbar masalah pada orang lain dan berusaha tenang saat bertengkar sudah melekat pada diri masing-masing. Lebih dari itu, ketika ada salah satu pasangan yang tengah diuji, bukannya meninggalkan kalian justru saling menguatkan.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Laranya LDR Belum Sebanding Dengan Rangkaian Kisah Asmara Ini

Saat ini hubungan jarak jauh atau yang sering kita sebut LDR, masih sering disebut-sebut sebagai hubungan asmara yang paling sering membuat galau. Bagaimana tidak, meskipun menjalin hubungan tetapi jarang bertemu sama sekali.

Pada kenyataannya, ternyata ada beberapa hubungan asmara yang lebih sering membuat banyak orang dibuat galau daripada hubungan jarak jauh. Contohnya seperti 5 hubungan di bawah ini nih.

Hubungan yang Dijalani Tapi Tak Saling Percaya

Dalam melakoni sebuah hubungan, kepercayaan adalah fondasi yang sangat penting. Bagaimanapun, hubungan tak akan bertahan lama dan tidak akan pernah awet jika rasa percaya kepada pasangan tidak pernah terjalin.

Jika kamu dan pasangan tidak mempunyai rasa saling percaya, maka siap-siap saja setiap hari hubungan kalian pasti akan mengalami beberapa masalah dan mungkin berakhir pada kandasnya hubungan asmara kalian di tengah jalan.

Masih Sahabatan, Tapi Mesranya Sudah Seperti Pasangan yang Berpacaran

Kendati cuma sebatas sahabat, tapi hubungan seperti ini terasa lebih sakit daripada hubungan apapun sekalipun hubungan jarak jauh lho kawan. Ini karena salah satu diantara mereka atau bahkan keduanya pasti memendam sebuah perasaan yang lebih dari sahabat.

Karenanya, untukmu yang mengalami hal seperti ini, pasti sangat sering sekali dibuat galau atau bahkan sakit hati. Misalnya seperti disaat sahabat kamu sedang dekat dengan orang lain, kamu tidak bisa marah atau melarangnya. Ingat, kamu hanya sebatas sahabatnya dan tidak lebih dari itu.

Sering Bertemu Tapi Tak Pernah Saling Sapa

Punya ruang lingkup yang sama, tapi tak saling sapa. Kamu tahu namanya, dia tahu namamu, tapi dia tak tahu perasaanmu terhadapnya. Pernah begini? Biasanya hal ini terjadi karena kurang percaya diri untuk memulai pembicaraan atau menyapa sekali pun.

Makanya jika mencintai seseorang, lebih baik kamu melakukan pendekatan. Daripada kamu merasa sakit dan kamu juga akan merasakan penyesalan suatu saat nanti.

Sulit Meluangkan Waktu untuk Jalan Bareng Padahal Ada Relasi Serius yang Sudah Terjalin

Kondisi ini berbeda dari dua kondisi di atas dimana kamu sudah menjalin hubungan asmara, tapi kamu dan dia jarang sekali bertemu atau jalan bareng. Ada saja halangan bahkan alasan untuk sekadar bertemu.

Biasanya hal yang selalu menjadi alasan mereka adalah kesibukan masing-masing yang sulit untuk ditinggalkan. Padahal bertemu atau sekedar jalan bareng itu sangat penting. Dengan adanya waktu quality time, chemistry pun akan terbangun. Untuk itu, cobalah untuk meluangkan waktu, ditengah kesibukan yang ada.

Saling Mengutamakan Ego dan Tak Peduli Perasaan Pasangan

Setiap orang pasti mempunyai ego, pendapat hingga cara berpikir yang berbeda-beda. Namun apa jadinya jika dalam sebuah hubungan, kamu masih mementingkan ego sendiri tanpa mementingkan pasangan. Itu pasti akan membuat kalian tidak nyaman dalam menjalin hubungan seperti itu.

Cobalah untuk mengubahnya, atau kurangi sedikit egomu. Jangan lupa, terus perhatikan perasan pasangan. Seperti jangan merasa paling benar dan jangan merasa paling penting dalam hubungan kalian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Jalan Kaki Tapi Kalau Cuma Sebentar Tak Akan Bikin Badanmu Cepat Ramping

Aktivitas berjalan kaki dinilai sebagai salah satu bentuk olahraga yang baik. Ini karena kemudahannya, ya, kamu bisa melakukan jalan kaki dimana saja kan? Juga karena aktivitas ini ramah untuk sendi-sendimu.

Kendati begitu, kalau fokusmu berjalan kaki sebanyak-banyaknya karena ingin mengalami perubahan pada berat badanmu, maka ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

Mengutip PopSugar, ada beberapa penyesuaian yang perlu kamu lakukan lho, supaya cara jalan dan cara gerakmu berubah jadi gerakan yang membakar lemak. Untuk itu, kalau kamu menilai sudah sering berjalan kaki namun berat badanmu tak kunjung turun, mungkin kamu melewatkan hal-hal ini.

Kamu Tak Berjalan Cukup Cepat

The American Heart Association (AHA) merekomendasikan minimal 30 menit aktivitas aerobik intensitas sedang selama minimum lima hari dalam sepekan.

“Agar olahraga dianggap intensitas sedang, pernapasan harus berat sampai kamu sedikit kesulitan bercakap-cakap saat melakukannya,” ujar personal trainer Chris Kelly.

Caramu melacak intensitas tersebut adalah dengan Rate of Perceived Exertion (RPE). Biasanya, pada skala 1 hingga 10, kamu harus merasa berada dalam kisaran 4-6. Nah, saat berjalan pastikan untuk mengatur kecepatan di atas jalan biasa, sehingga dapat dikategorikan sebagai intensitas sedang.

Atau Kamu Ternyata Tak Berjalan Cukup Jauh  dan Hanya Sebentar

Seperti yang dikatakan AHA, waktu minimal yang kamu perlukan untuk berolahraga termasuk jalan kaki adalah setengah jam alias tiga puluh menit. Jika tidak memiliki waktu setengah jam untuk berolahraga secara langsung, cobalah membagi waktu itu.

Kamu masih dapat merasakan manfaat kesehatan dengan membagi waktu latihan sepanjang hari (sebelum bekerja, istirahat makan siang dan lain-lain). Pastikan jika 30 menit tersebut adalah waktu minimum, dan kamu dapat melampaui waktu tersebut setiap harinya.

Kamu Hanya Berjalan dalam Kecepatan yang Sama

Ya, berjalan dengan kecepatan yang sama sejatinya bisa membuat tubuh merasa jadi sangat terbiasa dan tak lagi berdampak pada keinginanmu yaitu menurunnya berat badan.

Demi mengatasinya, kamu bisa melakukan jalan cepat atau lakukan jenis jalan yang lainnya. Sesekali jalan-jalan pendek, jalan cepat, dan hari berikutnya, coba yang lebih lama, lebih lambat. Intinya selalu berikan kejutan untuk tubuh.

Rute Jalanmu Hanya Itu-itu Saja?

Selain berjalan dengan kecepatan yang sama, rute yang serupa pun tak sama baiknya. Tubuh akan terbiasa dan tidak mendapat kesempatan untuk ditantang.

Untuk mengatasi ini, cobalah beralih rute. Kamu bisa mencoba rute berbukit, kemudian trek rata setelah itu. Langkah ini juga bermanfaat agar olahraga tidak membosankan.

Kamu Salah Menilai Kalori yang Dibakar

Karena berjalan bukanlah olahraga intensitas tinggi, kamu tidak membakar kalori sebanyak yang dilakukan dengan latihan lain, seperti berlari. Setiap individu memiliki perbedaan soal kalori yang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan, jadi berhati-hatilah untuk tidak makan berlebihan hanya karena kamu berolahraga.

Saat kamu olahraga dengan berjalan dalam waktu lama, kita cenderung berpikir sudah membakar lebih banyak kalori dari kenyataannya. Padahal belum tentu. Kelly mengatakan, kalori yang terbakar memang menurunkan berat badan, namun harus dihitung dengan benar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top