Inspirasi & Motivasi

Setelah Putus Dan Jadi Jomblo, Lalu Apa?

Berhenti Memaksa Bertahan Dalam Hubungan Yang Tidak Baik,Sayangi Dirimu Sendiri Dan Jangan Takut Jomblo(1)

Sulit memang memutuskan suatu hubungan apalagi jika  sudah berjalan lama. Tapi kenyataan kadang memaksa kita untuk tetap berpikir realistis jika ternyata hubungan yang kita jalani sudah dalam masa yang buruk bahkan sepertinya tidak lanyak untuk dipertahankan lagi.

Lantas untuk apa bertahan ? Alih-alih tak ingin menjomblo banyak wanita yang bertahan dan terjebak dalam hubungan yang sudah tidak baik lagi, terlalu takut untuk meninggalkan atau belum siap untuk membuka lembaran baru menjadi alasan kuat yang sering dipakai untuk tetap berada dalam zona yang salah meski dia sendiri tahu bahwa hubungan itu sudah tidak memiliki masa depan yang baik.

Padahal jomblo atau sendiri bukanlah status yang hina, bukan juga momok yang harus ditakuti karena akan ada banyak hal yang bisa kita lakukan dalam hidup dengan status jomblo dibanding harus bertahan pada hubungan yang salah.

Mampu Leluasa Mengeksplore Minat dan Bakat Tanpa Adanya Larangan Dari Pasangan Lagi

Hubungan yang baik sebenarnya akan membantumu dalam menggali kemampuan yang ada dalam dirimu, jika selama ini hubunganmu malah membatasi atau bahkan melarangmu untuk mengembangkan minat dan bakat yang kamu inginkan akan berbeda jika sudah memutuskan untuk sendiri, kita akan bisa lebih leluasa melakukan semua hal yang kita sukai tanpa adanya larangan atau aturan dari pasangan yang harus ditaati lagi. Ini adalah salah satu bentuk kesenangan tersendiri yang akan kita dapatkan saat menjadi seorang jomblo yang mungkin tak pernah kita dapatkan saat masih memiliki ikatan dengan seseorang.

 

Bisa Melanjutkan Beberapa Mimpi Yang Sempat Tertunda Karena Pasangan Tak Satu Pandangan

Dulu saat masih pacaran ada beberapa mimpi yang harus kamu tunda untuk hal yang harus pertimbangkan demi kelangsungan hubungan dengan si dia, hal-hal klasik yang sering dijadikan alasan untuk melarangmu berbuat sesuatu yang sebenarnya hanyalah demi kepentingan sepihak. Tidak memiliki pandangan yang sama juga bisa jadi salah satu faktor yang mempengaruhi, berbeda jika sudah sendiri kita bebas melanjutkan semua mimpi dan hal-hal yang dulu sempat ditunda. Entah itu beralih ke pekerjaan yang jauh lebih baik, melanjutkan S2 hingga ke mimpi-mimpi besar lainnya. Sekarang kita bebas melakukannya tanpa memikirkan kepentingan pihak lain lagi, yang selama ini selalu jadi bahan pertimbangan untuk melanjutkan mimpi-mimpi yang kita miliki.

 

Memiliki Banyak Waktu Luang Untuk Diri Sendiri, Keluarga dan Teman-Teman

Jika selama ini hampir seluruh waktu luang kita habiskan dengan pacar, yang membuat kita terlalu menggantungkan kebahagian terhadap pasangan,meski nyatanya hubungan tersebut sudah tidak lagi baik untuk kita sendiri. Jika kita sudah berani memutuskan untuk menjomblo bahagianya kita sudah tak lagi tergantung oleh dia yang dulu jadi pacar, akan ada waktu yang bisa kita manfaatkan untuk membahagiakan diri sendiri terlebih untuk menata pola hidup yang berantakan karena dulu selalu disesuaikan dengan kepentingan pacar dan mulai membenahi diri dalam masalah penampilan. Serta menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman yang juga menjadi bagian dari hidup kita, di titik ini kita akan sadar ternyata bahagia kita tak lagi bergantung hanya pada pacar, karena nyatanya tanpa adanya pacar kita juga bisa bahagia bersama keluarga dan teman.

 

Melatih Diri Untuk Mandiri dan Meningkatkan Produktifitas, Inspirasi Dan Ide-Ide Kreatif

Terkadang menyandang status jomblo melatih kita untuk dapat melatih diri agar lebih mandiri lagi, tidak perlu merengek minta jemput atau antar kepada sang pacar sekarang semuanya sudah biasa kita lakukan sendiri. Jomblo juga dapat membantu kita untuk memunculkan suatu Inspirasi dan  ide, hal ini disebabkan ketika kita sendiri dan tidak terikat hubungan dengan seseorang fokus yang kita miliki tidak akan terbagi lagi pada hal-hal lain dan biasanya ini akan memunculkan inspirasi dan ide baru yang akan membuat kita lebih produktif lagi dalam hidup. Dan tidak menutup  kemungkinkan jika keproduktifitasan kita tersebut akan bermanfaat bagi diri sendiri terlebih lagi bagi orang lain.

 

Dan Tentunya Bisa Membuka Hati Untuk Cinta Baru Yang Jauh Lebih Baik

Terlalu takut untuk membuka diri dengan orang baru sering jadi bahan pertimbangan yang membuat seorang perempuan tetap bertahan meski hubungannya sebenarnya sudah tidak layak untuk dipertahankan lagi. Menemukan cinta yang baik dan pas nampaknya adalah mimpi semua perempuan, tapi untuk menuju itu kita harus melalui beberapa proses sakit hati yang mungkin akan membuat kita bersyukur bahwa ternyata kita masih diberikan kesempatan untuk dapat menunggu dan mencari cinta yang jauh lebih baik lagi dari sebelumnya. Memang takkan ada pasangan yang sempurna tapi jika hubunganmu juga sudah tidak baik apa gunanya dipertahankan lagi?

Mulailah jujur pada diri sendiri coba ingat kembali semua hal yang menjadi ketakutanmu untuk menjomblo, lihatlah betapa jomblo sebenarnya tak seburuk itu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Warna Favoritmu Apa? Itu Bisa Jadi Penentu Karaktermu!

Semua orang pasti punya warna favorit. Meskipun kamu bilang “tak punya warna kesukaan” secara tak sadar pasti ada preferensi khusus ketika memilih warna. Coba tengok isi lemari pakaianmu, pasti kamu bisa segera menemukan jumlah warna yang lebih banyak dibanding lainnya.

Dari penelitian, secara statistik warna biru adalah yang paling banyak difavoritkan oleh orang. Termasuk juga warna yang paling banyak dipilih mayoritas laki-laki. Sementara perempuan paling banyak memilih warna hitam. Sementara warna yang paling sedikit difavoritkan adalah warna kuning. Hanya 5 persen orang yang memilih warna ini sebagai kesukaan. Itu pun semakin menua, mereka yang tadinya memilih kuning akan beralih ke warna orange.

Dalam cabang ilmu psikologi, warna ini tak cuma dianggap angin lalu. Ada cabang keilmuan psikologi khusus yang mempelajari hal ini. Disebut pemilihan warna dipengaruhi oleh karakter. Lantas apa kata ilmu tersebut mengenai warna pilihanmu?

Biru Itu Tenang Dan Senang Keteraturan

gaun biru

Biru itu serupa warna lautan. Seringnya di asosiasikan dengan ketenangan. Mereka yang memfavoritkan warna biru biasanya gemar mencari kedamaian dan keteraturan dimanapun dia berada. Biasanya penyuka warna biru mudah bergaul dan sangat bisa diandalkan.

Merah Itu Senang Menjadi Pusat Perhatian Dan Ingin Terlihat Menarik

gaun merah

Meski belum ditemukan sebabnya, namun sejumlah studi menyebut bahwa warna merah cenderung lebih menarik perhatian dibandingkan warna yang lain. Beberapa menyebut hal ini berkaitan dengan insting dasar biologis tubuh yang cenderung memanas dan memerah jika merasa tertarik.

Meski tanpa sengaja, orang yang menyukai warna merah umumnya berasal dari kesadaran ini. Mereka merasa lebih diperhatikan jika menggunakan warna merah. Keinginan untuk selalu mendapat perhatian inilah yang kemudian mendorong seseorang menyukai warna merah.

Hijau Itu Sangat Memperhatikan Keuangan, Keamanan Dan Kesejahteraan

celana hijau

Hijau memang sering dikaitkan dengan alam dan lingkungan. Namun menurut psikologi warna,mereka yang memilih hijau umumnya adalah orang-orang yang mengutamakan kestaabilan keuangannya, sangat ingin mendapatkan rasa aman dan mengutamakan kesejahteraan.

Orange Itu Pembawaannya Santai Dan Mudah Bersahabat

sepatu orange

Merka yang gemar warna oranye atau orange umumnya juga gemar menjadi pusat perhatian. Cenderung bersifat flamboyan, punya banyak teman dan tak senang sesuatu yang serius. Konon katanya penyuka warna oranye ini cenderung menunda pernikahan loh!

Abu-Abu Itu Senang Kebebasan Dan Sulit Berkomitmen

jaket abu-abu

Warna ini berada diantara hitam dan abu-abu. Seperti warnanya yang “tak jelas”, karakter penyukanya juga tak terlalu senang komitmen. Menurut psikologi warna, penggemar warna ini hanya punya sedikit emosi, mudah bosan dan tak mau terikat.

Mereka tak punya sesuatu yang benar-benar disukai atau sesuatu yang benar-benar dibenci. Semua biasa saja untuk mereka. Hidupnya yang bebas dan tak mau terikat biasanya justru membuat penasaran banyak orang.

Merah Muda Itu Sedikit Naif Dan Apa Adanya

gaun pink

Penyuka merah muda itu bisa diibaratkan mereka yang selalu dalam kondisi anak-anak. Tak punya banyak kecurigaan, polos dan tidak punya perasaan negatif kepada orang lain. Sayangnya penyuka pink ini sering dimanfaatkan oleh orang lain.

Hitam Itu Moody, Tak Mau Ribet Namun Inginnya Yang Berkelas

baju hitam

Para penyuka hitam ini tidak mau berhadapan dengan segala keribetan. Mereka selalu ingin hal-hal yang berkualitas dan berkelas. Ujungnya karakternya cenderung moody alias mudah berubah-ubah jika menemui hal yang kurang disukainya.

Putih Itu Menganggap Dirinya Polos

pakaian putih

Putih itu sering dikaitkan dengan suci dan kepolosan. Namun sesungguhnya penyuka warna putih itu tak begitu polos-polos amat. Namun mereka ingin meyakinkan orang lain bahwa diri mereka polos. Sementara sebetulnya mereka sama sekali tidak polos dan cenderung “pintar”.

Kuning Itu Idealis Dan Perfeksionis

baju kuning

Penyuka warna kuning itu cenderung idealis dan bahkan perfeksionis. Mereka juga punya optimisme yang di atas rata-rata. Sayangnya keinginan untuk segala sesuatu itu selalu sempurna mendorong orang dengan karakter ini jadi mudah cemburu dan iri.

Jadi Pilihan Warnamu Apa? Coba Sesuaikan Dengan Kendaraanmu!

suzuki adress

Guna memperkuat karaktermu tentunya pas kalau kendaraan sehari-hari yang digunakan warnanya sesuai dengan yang kamu favoritkan. Seolah menjawab tantangan ini, Suzuki mengeluarkan Suzuki Addres Playful.

Motor model baru tersebut merupakan pilihan tambahan dari Suzuki Address FI yang telah eksis sebelumnya.Namun kini dilengkapi dengan 10 pilihan warna aksesoris panel bodi menarik dan penuh gaya yang dapat disesuaikan dengan karakter kamu.

Yup, kamu tak salah baca memang ada 10 pilihan warna. Motor yang dilepas seharga 15,2 juta ini punya warna Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange dan Ice Silver.

Selain warnanya yang menarik motor ini cocok untuk penggunaan harian karena dimensi bodinya yang mungil dengan dimensi pas dan seimbang. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dan ramping hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Skutik ini juga nyaman karena didukung suspensi depan dan belakang yang tangguh. Untuk bagian depan menggunakan suspensi tipe Telescopic Coil Spring Oil Damped. Sedangkan untuk belakang Suzuki Address Playful menggunakan suspensi tipe Swingarm Coil Spring Oil Damped.

Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 yang cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Jadi kamu pilih yang mana?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Kalau Memang Sudah Klik, Menikah Muda Bukan Momok Yang Harus Ditakutkan Lagi Kok!

Hidup yang kita jalani akan terus bergerak maju tanpa bisa diputar ulang lagi. Kita akan dihadapkan dengan pilihan-pilihan hidup yang mendatangkan dilema. Mulai dari berbagai macam problematika kehidupan yang terasa membingungkan hingga keputusan menikah yang mendadak membayangi pikiran. Menikah merupakan salah satu keputusan besar dalam hidup. Maka wajar bila untuk sampai tahapan tersebut dibutuhkan banyak pertimbangan dan keyakinan kuat.

Sejatinya pernikahan bukan hanya ikatan dua insan yang saling mencintai, tapi juga tentang menyatukan dua keluarga yang berbeda. Kamu yang belum menikah, pasti jadi berpikir mengenai waktu yang tepat untukmu menikah? Karena ini adalah keputusan atas hidup milikmu, jadi semua hal kembali pada diri sendiri.

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa menikah muda bisa membuat orang lain jadi berpersepsi kurang baik. Tapi kamu tidak perlu takut untuk memutuskan. Karena usia tak jadi batasan jika memang sudah menginginkan dan merasa mampu. Toh nikah muda bukan momok menakutkan yang akan membuatmu tak bahagia. Bahkan dengan menikah muda kebaikan-kebaikan berikut ini akan kamu dapatkan.

Menikah Muda Atau Tua Sama Saja, Buat Apa Menunggu Jika Sudah Percaya? Toh Tujuannya Tetap Sama

Logika pertama yang harus kamu ingat baik-baik bahwa tujuan utama dari menjalin hubungan adalah menikah. Bertemu dengannya sudah membuat kamu nyaman, dimatamu dirinya adalah belahan jiwa yang kini telah kembali. Padanya kamu telah sepenuhnya percaya bahwa bersama dengannya hidupmu akan jauh lebih sempurna.

Lalu jika sudah yakin dan percaya kenapa harus menunggu terlalu lama? Bukankah menikah saat muda dan ketika nanti tua sama saja? Toh kamu telah menjatuhkan pilihan padanya. Justru lebih cepat menikah akan membuka peluang akan banyaknya cerita indah yang kelak akan dikenang.

Bersama Dengannya Akan Memudahkanmu Dalam Pencarian Jati Diri

Memasuki angka 20-an memang jadi rentang usia yang akan disibukkan dengan pencarian. Mulai dari kebingungan akan bekerja dimana hingga cita-cita lain yang masih direncanakan. Demi semua keinginan ini, banyak hal yang tentu akan kita lakukan. Termasuk dalam memuaskan diri untuk mencari dan mencoba segala sesuatu yang membuat penasaran. Namun ditahap ini kamu juga tak ingin menjalin hubungan yang sarat konflik. Kamu sadar bahwa perdebatan memilih tempat makan maupun sudah kurus atau belum bukan lagi jadi kebutuhan.

Sebaliknya memutuskan untuk menikah muda, memberimu kelebihan yang menguntungkan. Dia bisa menjadi seseorang yang siap sedia jadi teman dalam hidup dan masalah pekerjaan. Bersamanya kamu lebih bisa mengenali siapa kamu sebenarnya. Karena tak hanya jadi pemimpin dalam hidup berumah tangga, ia juga jadi pendukung setia untuk segala mimpi-mimpimu yang terdengar tak biasa.

Berkesempatan Jadi Mama dan Papa Muda Yang Beruntung. Saat Teman-temanmu Masih Mencari, Kamu Telah Hidup Nyaman

Usia diangka 20-an memang jadi waktu ideal untuk menikah dan memiliki anak. Karena usia dibawah 30 ini memang jadi masa subur untuk sel telur dibuahi. Selepas usia 30 sel telur yang dihasilkan tak sebagus saat usia 20-an. Padahal sel telur yang baik akan jadi faktor yang akan mendukung, untuk memiliki anak-anak yang cerdas pula.

Menikah muda bisa membentuk kamu jadi orangtua sekaligus sahabat untuk anak-anakmu kelak. Hal itu tentu akan jadi momen istimewa dalam hidup. Disaat teman seusiamu masih galau untuk menemukan jodoh, kamu sudah hidup nyaman dengan keluarga kecilmu. Perjuangan merintis kesuksesan juga bisa kamu jadikan contoh untuk mendidik anak-anakmu. Mengajari mereka bagaimana bekerja keras dengan melihat langsung perjuangan orangtuanya demi kehidupan yang lebih baik.

Lalu Kamu Pun Jadi Memiliki Cukup Waktu Untuk Menyekolahkan Anak Hingga Perguruan Tinggi

Tak jauh berbeda dengan orangtua lainnya, kamu juga tentu ingin menemani anak hingga mereka dewasa nanti. Menikah muda jelas memberimu peluang untuk merasakan hal tersebut. Kamu jadi memiliki kesempatan untuk bisa bekerja dan menabung lebih lama. Sehingga lebih leluasa menemani dan membiayai anak-anakmu untuk menyelesaikan pendidikannya

Dari hal tersebut kita belajar bahwa menikah muda tak hanya memberikan dampak positif bagimu, namun juga berpengaruh baik anak-anakmu. Mereka tentu akan merasa lebih beruntung, karena ditemani oleh orangtuanya hingga bisa mandiri. Dengan begitu kamu tak lagi merasa khawatir dengan hidup mereka dimasa depan.

Hingga Kehidupan Seksual Yang Lebih Sehat, Karena Sudah Sah Dan Halal

Memang pasangan yang menikah lebih muda, dinilai lebih sering melakukan hubungan seksual daripada mereka yang menikah lebih tua. Tapi ini bukanlah sesuatu yang perlu di khawatirkan, karena toh hubungan tersebut sudah halal. Bahkan Dana Rotz dengan hasil studinya di Harvard University pada tahun 2011 menunjukkan bahwa menunda usia menikah empat tahun mengurangi frekuensi satu kali hubungan intim dalam sebulan.

Sedangkan dalam tingkat kepuasan, menikah diusia muda diantaranya dengan dukungan fisik yang masih prima hingga membuat suami istri lebih menikmati hubungan seksual. Bukankah ini lebih menyenangkan, mampu menyampaikan perasaan tanpa rasa bersalah?

Bahkan Secara Ilmiah Kamu Akan Jauh Lebih Bahagia Meski Memilih Menikah Muda

Penelitian yang dilakukan beberapa ahli pada 8.000 keluarga menemukan, hubungan antar suami istri lebih bahagia ketika mereka menikah muda. Tak hanya itu pilihan ini juga dipercaya mampu meningkatkan hubungan baik antara orangtua dan anak. Kamu juga jadi berkesempatan untuk memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik dibanding mereka yang terlambat menikah karena mampu mengontrol stres dan memiliki emosi yang lebih baik. Jika para peneliti saja membenarkan menikah muda, lalu apa lagi yang kamu takutkan? Rasa cinta dan keinginan untuk hidup bersama bisa kamu cecap saat telah tinggal bersama dengan laki-laki pujanmu setelah menikah.

Namun jika memang kamu masih belum ingin menikah, itu juga bukanlah sebuah kesalahan. Tapi ketakutan untuk menikah muda juga bukanlah hal yang baik untuk terus dipelihara. Pada akhirnya semua keputusan kembali pada dirimu, karena kamu yang menjalaninya. Untuk kamu yang memiliki kisah yang hampir sama, silahkan bagikan pengalamanmu di bawah ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Sebelum Menjalin Hubungan Dengan Duda, Kamu Wajib Mempertimbangkan 5 Hal Ini

couple2

Perkembangan zaman membuat pola pikir masyarakat semakin berkembang. Hingga hubungan seorang duda yang memiliki anak dengan perempuan muda pun tidak lagi menjadi sesuatu yang mengejutkan masyarakat. Jika kamu tengah berada diposisi tersebut, tentu bukanlah perkara mudah untuk menjalaninya.

Pandangan dan pengalaman hidup yang jelas berbeda bisa menjadi kerikil kecil yang berdampak buruk pada hubungan. Keputusan untuk menempuh jenjang yang lebih serius pun benar-benar harus dipikirkan dengan matang. Sudah siapkah kamu untuk menerima semua konskekuensi dan segala hal yang akan mungkin terjadi? Agar tidak menyesal dikemudian hari, kita perlu memahami segala resiko yang timbul saat berhubungan serius dengan duda.

Jangan Asal Percaya Kamu Perlu Tahu Bagaimana Kejelasan Status Perceraiannya

Untuk hal yang satu ini kamu harus tahu secara pasti. Mulailah untuk bertanya pada dirinya secara langsung atau kepada orang-orang terdekat yang memang benar-benar mengenalnya. Untuk masalah perceraian bisa kamu lihat dari dua aspek yang berbeda, dia sebagai penuntut atau yang dituntut. Hingga apa alasan yang menjadi latar belakang mereka bercerai dan bagaimana keputusan akhir untuk perceraian tersebut.

Kamu harus memastikan jika perceraiannya dengan mantan istrinya sudah selesai dengan hasil yang juga baik tanpa menyisakan masalah lagi. Karena jika ternyata hasil dari perceraiannya masih simpang siur hanya akan membuatmu jadi orang ketiga dalam sebuah pernikahan. Bila hal itu nyata terjadi kamu pun akan mendapat penilaian buruk dimata mantan istrinya maupun orang lain.

Restu Dari Orang Tua, Stigma Negatif , Dan Gunjingan Masyarakat Juga Harus Kamu pertimbangkan

Beberapa orangtua tentu selalu mengharapkan yang terbaik untuk anaknya, termasuk dalam hal pasangan hidup. Jadi wajar bila mereka sulit menerima jika ternyata anak perempuannya akan menikah dengan seorang duda. Dipandang sebagai seorang lelaki yang pernah gagal dalam hal berumah tangga, tentu akan mengundang kekhawatiran orangtua. Apalagi jika ternyata dia sudah memiliki anak yang kelak akan disebut cucu oleh orangtuamu

Ini tentu bukan hal mudah untuk bisa diterima oleh orangtuamu. Namun usahamu untuk memberi gambaran positif kepadanya akan membantu kamu untuk lebih meyakinkan mereka agar memberi restu. Disamping itu kamu juga harus siap terhadap stigma negatif dan gunjingan masyarakat yang sebagian besar masih mempermasalahkan keputusan seorang perempuan muda yang memilih menjalin hubungan dengan seorang duda. Meski tidak akan bisa membuat mereka mengerti tentang keputusan yang kita buat, setidaknya kamu bisa mempersiapkan hati dan jiwa untuk mendengarkan semua cemooh yang mungkin akan didengar telingamu suatu saat nanti.

Serta Bagaimana Kenangan Masa Lalu Dan Hubungan Dengan Mantan Istrinya

Meski sudah bercerai, bukan berarti dia sudah berhasil sepenuhnya melupakan mantan istrinya. Biar bagaimana pun perempuan itu pernah hidup bersama dengannya. Apa lagi jika mereka memiliki anak dari pernikahan terdahulu. Kamu perlu mencari tahu tentang anak tersebut, serta bagaimana hubungan yang masih terjalin antara dirinya dengan mantan istrinya tersebut.

Jika dia memiliki anak kelak kamu akan turut membantunya untuk mengurus anaknya. Itu artinya kamu harus siap untuk dihadapkan pada keadaan yang mungkin akan mempertemukanmu dengan mantan istrinya. Kamu pun akan menyaksikan bagaimana komunikasi yang akan mereka lakukan terlebih dalam hal mengurus anak mereka. Meski telah berpisah, keberadaan anak akan membuat perempuan tersebut tidak bisa jauh dari kehidupan pasanganmu. Kamu harus mempertimbangkan hal ini. Tanyakan pada dirimu sendiri apakah kamu benar-benar siap untuk menghadapi kondisi tersebut. Karena itu sama sekali bukan situasi yang bisa dihadapi dengan mudah.

Hingga Pada Pilihan Tentang Bagaimana Anaknya dan Keinginan Kita Yang Juga Ingin Memiliki Anak Darinya

Keberadaan anak selalu jadi pelengkap sebuah rumah tangga yang selalu diidamkan. Oleh karena itu kamu perlu untuk membicarakan tentang kejelasan hubungan dengan anak yang mungkin dimilikinya dari pernikahan terdahulu. Mampukah kamu menerimanya hadir dalam rumah tanggamu kelak? Hingga pada kemampuan untuk membangun pendekatan yang jelas akan sulit karena baginya kamu bukanlah siapa-siapa.

Dua hal tersebut akan menjadi bahan pertimbangan yang akan berpengaruh besar pada kelanjutan hubungan. Karena biar bagaimana pun kamu harus selalu berlapang dada, untuk bisa merelakan sebagian waktu pasanganmu dihabiskan dengan anaknya. Hal ini otomatis akan mengurangi kuantitas kebersamaan yang akan kalian jalin.

Paling Penting Kamu Harus Punya Alasan Kuat Hingga Akhirnya Menjatuhkan Pilihan Padanya

Sebelum memutuskan itu semua kamu terlebih dahulu harus menyakinkan diri sendiri atas keputusan yang akan menentukan jalan hidup yang akan dijalani bersamanya. Karena menikah dengan seorang duda yang mungkin juga sudah memiliki anak bukanlah perkara mudah. Ini adalah pilihan berat sarat berbagai konsekuensi. Perbedaan pemikiran, pengalaman hidup tentu akan jadi pengaruh yang bisa saja memicu perselisihan atau malah jadi alasan untuk saling menguatkan. Tergantung bagaimana kamu menyikapi hal itu. Belajar untuk lebih mengerti dia dengan memintanya memahamimu juga adalah langkah awal yang akan membawa kamu ke titik yang lebih baik nantinya.

Karena ini adalah sebuah keputusan besar yang akan menentukan jalan cerita hidupmu kelak, untuk itu jangan sampai kamu salah dalam mengambil keputusan. Mantapkan diri bahwa ini adalah pilihan terbaik untuk hidupmu, hingga kamu tak akan menyesalinya kelak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Setelah Soulmate Ditemukan, Lalu Apa?

Kamu mungkin salah satu dari banyak orang yaang keliru memahami soal Soulmate. Menurutmu setelah menemukan Soulmate maka hubungan sudah pasti akan baik-baik saja. Usahamu mencari cinta sejati sudah selesai dan berikutnya maka bahagia.

Padahal penelitian Spike W.S. Lee dari University of Toronto’s Rotman School of Management menyebut bahwa, gagasan soulmate justru membuat hubungan menjadi rawan gagal. Karena pasangan yang percaya kalau mereka adalah belahan jiwa untuk satu sama lain cenderung tidak puas dengan hubungan mereka saat dihadapkan dengan konflik. Padahal konflik merupakan hal yang tak terhindarkan dalam suatu hubungan dan penting untuk proses pendewasaan bagi pasangan.

Menurut psikolog seperti Shauna Springer, Ph.D., yang namanya belahan jiwa itu memang ada dan bukan sekedar mitos. Namun belahan jiwa tidak jatuh begitu saja dari langit. Kita sendiri yang harus ‘menciptakan’ mereka. Ya inilah kekeliruan yang sering sekali dilakukan oleh kita. Banyak yang beranggapan bahwa Soulmate itu ada di luar sana dan siap untuk ditemukan begitu saja. Sementara sesungguhnya Soulmate sejati itu haruslah diciptakan.

Nah kalau begitu apa yang harus kita lakukan jika kita sudah merasa menemukan Soulmate kita?

Usahakan Tetap Terlibat Obrolan Seru Setiap Waktu Ya! Karena Kita Sering Melupakan Hal ini

berdua

Umumnya orang sering menganggap remeh hal yang satu ini. Dulu ketika sedang proses pendekatan hal apa saja seru untuk diperbincangkan. Namun semakin lama hubungan terjalin, biasanya obrolan pun makin sedikit. Walhasil hubungan jadi hambar.

Padahal kamu sendiri paham, bahwa dialah yang kamu anggap sebagai Soulmate alias belahan jiwamu. Pasanganmu ini lah yang seharusnya tempatmu berbagi segala hal. Coba bayangkan ketika malam mulai menjelang dan kamu hendak berisitirahat dari aktivitas. Berbagilah apa yang kamu alami hari itu. Bagaimana perasaanmu hari itu. Semakin dalam kalian berbincang obrolan akan terjalin makin erat hingga ke pembicaraan soal mimpi dan harapan kamu dengannya. Tanpa kamu sadari hubunganmu akan makin kuat.

Memang Ada Yang Menganggap Olah Raga Sebagai “Me Time” Tapi Tak Ada Salahnya Sesekali Mengajak Soulmatemu

bersepeda

Tentu tak bahagia rasanya kalau kamu sehat sementara Soulmatemu tidak.Karena itu tentunya kamu juga harus menjaga kesehatannya juga. Toh, olah raga juga merupakan sarana yang baik untuk saling mendekatkan jiwa kalian.

Tak perlu yang berat-berat. Cukup bersepeda, lari atau jalan pagi misalnya. Melalui aktivitas ini kamu dan dia juga akan belajar untuk saling menemani dan saling mengerti satu sama lain. Dan menjadi ajang untuk melepas stres yang selama ini melanda. Tentunya soulmate harus saling membantu menjaga kesehatan satu dengan lainnya bukan?

Sebagai mana Soulmate sejati Tolak Angin Cair dan Tolak Angin Care yang selalu melengkapi dan menjaga keluarga Indonesia untuk tetap sehat dan bugar dalam menjalani hari-hari. obat masuk angin dan obat herbal terstandar untuk masuk angin

Tolak Angin Cair menjadi Suplemen herbal untuk masuk angin yang diproses di pabrik berstandar GMP (Good Manufacturing Practice) sehingga tetap terjaga kualitasnya. Dengan minum Tolak Angin 2 sachet setiap hari selama 7 hari berturut-turut dapat meningkatkan daya tahan tubuh dari dalam. Sementara kalau ingin daya tahan tubuh tetap terjaga cukup konsumsi 1 sachet setiap harinya. Tolak Angin Cair membantu mengatasi berbagai gejala masuk angin, seperti mual, pusing, flu, dan demam, serta menjaga daya tahan tubuh saat beraktifitas atau melakukan perjalanan jauh.

Sementara untuk menjaga kita tetap sehat dari luar, pasangan sejatinya adalah Tolak Angin Care. Minyak angin aromateraphy yang dikemas dalam botol roll on untuk menghangatkan tubuh, mengatasi gejala masuk angin dari luar, dan menghilangkan gatal akibat gigitan serangga. Bentuknya yang roll on tentunya membuatnya mudah untuk dibawa kemana saja tanpa khawatir tumpah.

Setelah Resmi Jadi Pasangan, Seberapa Sering Kalian Masih Bertukar Pesan Singkat?

smartphone

Ini hal lain yang penting tapi sering disepelekan. Ketika pendekatan dulu berapa banyak pesan yang kamu kirim sekedar bertanya sudah makan pagi, siang, malam atau belum. Dulu kamu sedemikian rajinnya memintanya istirahat malam agar tak sakit. Belum lagi beribu pesan manja dan romantis.

Nah kebiasaan ini harus tetap dilanjutkan. Karena pesan-pesanmu akan memberikan mereka kejutan Selain itu menurut sejumlah penelitian, setiap orang yang menerima pesan dari terkasihnya, otaknya akan memproduksi Dophamine yang bisa memicu rasa bahagia. Jadi jangan lupa ya!

Kamu Masih Ingat Kapan Terakhir Foto Berdua? Bukan Foto Untuk Sosial Media, Tapi Untuk Dimiliki Kamu Dan Pasangan

tebing

Kamu tentu belum lupa bagaimana rasanya seperti ada kupu-kupu di dalam perutmu ketika tahu ada Dia yang teratrik denganmu. Pasanganmu pun tentunya punya perasaan yang sama soal hal tersebut. Kuatnya ketertarikan itu sering kalian ekspresikan dengan berfoto berdua dan menyimpannya masing-masing. Untuk saling mengagumi ketika kalian sedang berjauhan.

Sayangnya kebiasaan ini kerap tak dilanjutkan ketika sudah resmi berpasangan. Kalaupun banyak foto berdua paling banter hanya untuk konsumsi sosial media belaka. Tak ada lagi kebiasaan berfoto karena kalian memang ingin berfoto berdua.

Cobalah untuk terus memelihara kebiasaan ini. Jagalah ketertarikan satu sama lain. Dan tentunya foto tersebut akan merekam perjalanan kamu dan Soulmatemu.

Jadi buatmu #SoulmateItuApa? Bagaimana caramu merawatnya? Coba Tunjukan!

kumpulan foto

Kamu saat ini sudah merasa menemukan soulmatemu? Dia yang kamu merasa menjadi lengkap. Dia yang kamu sulit bayangkan hidup tanpanya. Jangan kamu simpan sendiri pengalaman itu. Biarkan orang lain belajar dari kebahagianmu.

Karena Tolak Angin sedang mengadakan kompetisi pencarian #SoulmateItuApa menurut versi kamu. Syaratnya mudah:

1.Unggah foto bersama Soulmate Kamu dengan hastag #SoulmateItuApa dan deskrispikan Soulmate itu apa menurut Kamu.

2.Unggah foto tersebut di akun sosial media Anda dengan menyebut akun Instagram @tolak_angin atau Facebook Tolak Angin Tolakangin Sidomuncul serta juga menyertakan #SoulmateItuApa

3.Jangan lupa juga syaratnya harus mengikutinya harus follow Instagram @tolak_angin dan Like Facebook Pagenya Tolakangin Sidomuncul

Nantinya Periode kompetisi berlangsung dari tanggal 10 Juli 2017 sampai dengan 06 Agustus 2017. Dan masing-masing pemenang akan mendapatkan Voucher MAP senilai Rp 2.000.000. Ketentuan lengkapnya bisa dilihat disini. Jadi yuk ceritakan #SoulmateItuApa menurut versi kamu!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top