Kesehatan & Me Time

Setelah Olahraga, Jangan Terburu-Buru Melakukan Aktivitas yang Berat

Motivasi untuk berolahraga bagi orang-orang memang berbeda-beda. Ada yang rutin berolahraga lantaran ingin menurunkan berat badan, namun ada juga yang semata-mata ingin membentuk tubuh jadi lebih berotot. Namun sayangnya kebiasaan baik ini seringkali diselingi dengan hal-hal yang membuat latihanmu jadi sia-sia. Ya, aktivitas sesudah olahraga sebaiknya tidak boleh asal-asalan agar latihanmu bisa memberikan efek maksimal. Berikut ini hal-hal yang sebaiknya jangan kamu lakukan seusai olahraga.

Kalau Lapar, Segeralah Isi Perutmu. Tak Baik Menahan Lapar Sesudah Kamu Berolahraga

Ketahuilah, rasa lapar setelah berolahraga adalah tanda bahwa nutrisi yang ada di dalam tubuhmu telah berkurang banyak karena latihan yang kamu lakoni menghabiskan banyak energi. Sementara, sisa nutrisi yang tidak terpakai tidak akan cukup untuk memulihkan tubuh yang kelelahan. Karenanya kamu disarankan untuk mengisi perut setidaknya 15-30 menit setelah berolahraga. Jika kamu menunggu lebih lama dari jangka waktu tersebut, maka kemungkinan besar kemampuan otot untuk tumbuh dan beregenerasi akan berkurang.

Namun Hindari Juga Makan yang Terlalu Banyak Atau Mengonsumsi Makanan Berlemak

Meski disarankan untuk makan setelah olahraga, hindari mengonsumsi makanan dalam jumlah berlebih ya. Mengonsumsi makanan dalam porsi besar atau mengonsumsi makanan berlemak justru akan menghasilkan kalori yang lebih besar daripada jumlah kalori yang kamu bakar saat berolahraga. Yang ada kalau tujuanmu berolahraga untuk membakar kalori dan menurunkan berat badan, ya hasilnya justru akan sia-sia.

Jangan Menunda Minum Sebab Tubuhmu Harus Tetap Terhidrasi

Melakukan aktivitas fisik yang lumayan berat membuatmu banyak mengeluarkan keringat bukan? Karenanya kamu dianjurkan untuk banyak mengonsumsi air putih setelah berolahraga agar tubuhmu tetap terhidrasi. Kalau kamu menunda minum atau malas minum air putih, yang ada membuat tubuhmu jadi dehidrasi sehingga membuat kamu akhirnya jadi merasa lelah atau mengantuk padahal tidurmu sudah cukup.

Usai Melakukan Latihan, Jelas Penting untuk Melakukan Pendinginan

Kebanyakan orang menyepelekan pendinginan dan lebih memilih langsung duduk dan beristirahat setelah berolahraga. Faktanya, pendinginan pun sangat penting dilakukan demi membuat otot lebih rileks setelah berolahraga. Di lain sisi, pendinginan juga akan membantu tubuhmu menurunkan frekuensi detak jantung dan tekanan darah agar normal kembali.

Hindari untuk Langsung Melakukan Aktivitas Berat

Biasanya, setelah berolahraga, otot akan mengalami kelelahan. Bahkan tak menutup kemungkinan bisa saja terjadi kerusakan di beberapa jaringan otot karena terlalu kerasnya melakukan latihan fisik. Di lain sisi, melakukan aktivitas berat setelah berolahraga  tanpa ada jeda waktu untuk beristirahat bisa membuat otot jadi lelah dan lebih riskan cedera. Karenanya, berilah waktu untuk otot beristirahat dan pemulihan selama beberapa jam atau beberapa hari.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hangout & Travel

Meski Naik Matic, Harus Tetap Apik

Kadang kamu menyepelekan motor matic. Body motor yang ramping dan bobot yang ringan bikin banyak kaum hawa menganggap remeh faktor keamanan ketika berkendara. Apalagi jarak tempuh yang dekat kadang jadi alasan tak pakai perlengkapan keamanan. Padahal soal kemananan bukan perkara jarak loh!

Jauh dan dekat kita tetap harus mempersiapkan diri dengan baik. Nah, kamu harus mulai memperhatikan keamanan dirimu ya. Ini caranya.

Cuma Karena Khawatir Rambut Rusak Jadi Tak Mau Pakai Helm?

Sudah risiko kalau naik motor ya, rambut akan sedikit berantakan. Jangan jadikan alasan ini untuk tidak menggunakan helm. Lebih baik kamu mempersiapkan sisir untuk merapihkan rambut kamu setelah kamu melepaskan helm.

Helm juga jangan sembarangannya. Bukan cuma perkara fashion, tapi ini soal keamanan juga. Sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 57 ayat (1), setiap pengendara bermotor—termasuk pengguna motor matic tentunya—diwajibkan memakai helm standar nasional Indonesia (SNI).

Tenang, helm-helm berstandar SNI juga sudah banyak yang tanmpilannya oke dan fashionable kok. Masih berani melanggar? Siap-siap kena tilang hingga denda mencapai Rp 250 juta ya.

Pakai Jaket dengan Bahan yang Berkualitas

Saat berkendara, siap-siap terpapar angin. Karenanya kalau tak ingin kedinginan atau didera angin sepanjang jalan, pakailah jaket selama berkendara. Selain demi alasan keamanan, fungsi jaket akan membuatmu tetap nyaman meski cuaca terik bahkan dingin sekalipun.

 

Area Tangan pun Wajib Terlindungi

Masih banyak yang suka mengabaikan fungsi sarung tangan. Padahal punggung tanganmu sudah sepatutnya terlindungi supaya tidak belang saat sedang berkendara melawan cuaca terik. Di lain sisi, saat terik, kulit tangan akan cepat berkeringat dan permukaan tangan jadi lebih licin. Namun dengan keberadaan sarung tangan, kamu tak perlu risau perkara keringat di telapak tangan.

Pakai Celana Panjang demi Melindungi Area Kaki Selama Berkendara

Fungsi celana panjang setara dengan jaket. Yaitu demi alasan kenyamanan dan keamanan agar kulit kakimu tetap terjaga selama berkendara. Terutama wanita, mengenakan celana panjang lebih aman dibanding memakai rok atau celana pendek.

Simpan Dahulu Sendalmu, Usahakan Pakai Sepatu, Lupakan High heelsmu!

Demi alasan keamanan, memakai sepatu juga jadi hal wajib. Penggunaan sepatu tak akan membuat pijakanmu jadi terasa licin dan sangat memudahkan pengendara saat motor berhenti dan kaki perlu menopang motor di atas aspal. Ada baiknya menggunakan sepatu khusus berkendara atau minimal yang menutupi area kaki hingga atas mata kaki.

Lalu, jangan sekali-kali menggunakan high heels ya. Tampilannya mungkin bagus tapi menggunakannya ketika naik motor bisa sangat berbahaya. Pijakanmu tidak akan stabil dan belum lagi akan menyangkut sana dan sini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Tak Hanya Diwajah Saja, Ada Bagian Tubuh Lain yang Butuh Perawatan Sunscreen

Berapa sering kamu beraktivitas dibawah terik matahari? Jangan terlalu takut, karena sebenarnya ini bukanlah masalah. Selama kita tahu bagaimana caranya untuk membuat pembekalan diri, semua masalah yang mungkin terjadi bisa teratasi.

Dan benda yang memang wajib dimiliki adalah, sunscreen yang mendangung SPF yang pas, sebagai alternatif perawatan diri. Namun hal lain yang sering terabaikan adalah, bagaimana kita mengaplikasikannya pada tubuh. Karena biasanya kita hanya terfokus pada wajah saja, hinggga lupa bahwa sebenarnya ada beberapa anggota tubuh lain yang juga perlu diolesi sunscreen.

Untuk itu kami akan memberi tahumu, cobalah pahami terlebih dahulu.

Bibir

Coba ingat lagi, berapa kali kamu pakai sunscreen hanya diwajah dan lupa untuk mengolesi bibir juga. Seringnya kita justru bingung, karena konsumsi air dan asupan gizi dirasa cukup namun kulit bibir masih saja kering dan terlihat pecah-pecah. Kalau sudah begini, itu artinya kulit bibirmu terlalu banyak terkena oleh radiasi dari sinar matahari.

Dan kalau tak segera diatasi, ini akan membuat bibirmu tampak gelap dan kering. Untuk melindunginya, cobalah pakai lip balm dengan formula SPF 20/30. Baik untuk aktivitas di dalam ruangan atau di luar ruangan.

Leher Bagian Depan dan Belakang

Kamu pasti pernah memerhatikan, beberapa perempuan memiliki warna kulit yang berbeda pada wajah dan lehernya. Mungkin kamu berpikir bahwa ini jadi bagian tubuh yang tersembunyi, tak akan terpapar oleh sinar matahari langsung. Sehingga kita akhirnya lupa untuk juga memberinya perlindungan dengan sunscreen.

Padahal mengoleskan sunscreen pada wajah, akan bisa sejalan juga pada bagian kulih pada leher, baik leher depan atau leher belakang. Ingat jangan sampai lupa ya!

Bagian Daun Telinga

Tidak jauh berbeda dengan area kulit wajah, daun telinga juga memiliki kulit yang sama sensitifnya. Lalu coba bayangkan, jika kulit tersebut akan terkena sinar matahari secara langsung. Jelas akan membuatnya mengalami kekeringan dan kusam atau bahkan belang.

Demi menghindari itu, pastikan jika daun telinga tak luput dari perhatianmu untuk memberinya perawatan atas sinar matahari.

Jari Kaki

Beraktivitas diluar ruangan seharian, dengan sepatu yang terbuka tanpa tertutup sedikitpun. Maka coba bayangkan, apa yang akan kamu rasakan pada daun kakimu? Yap, tak salah lagi, mugkin kakimu akan berubah menjadi kering atau mungkin belang.

Nah, agar kamu tak merasakan sunburn pada area kaki, terlebih pada jari-jari. Sebaiknya selalu aplikasikan sunscreen pada seluruh ruas jari sesaat sebelum kamu akan beraktivitas. Entah itu hanya sekedar berjalan-jalan atau ketika sedang berjemur di pantai.

Bagian Atas Dada

Kalau untuk bagian yang satu ini, mungkin akan sering kamu rasakan tatkala sedang berlibur di pantai. Model baju yang terbuka, memang jadi salah satu penyebabnya. Apalagi jika bahan pakaian yang kamu kenakan adalah bahan jenis baju berbelahan rendah. Kalau memang tak mau, area dada mu akan terlihat kering dan berkerut hingga membentuk sebuah area hitam. Maka sebaiknya gunakan selalu sunscreen pada atas dada.

Bawah Lutut

Mengenakan rok dengan panjang yang berada pada atas lutut seharian dan beraktivitas di luar ruangan. Selanjutnya kamu mungkin sudah bisa menebak akan seperti apa lutut dan kakimu kalau tak diberi sunscreen. Sebab kulit lutut juga jadi salah satu bagian tubuh yang cukup sensitif, jadi agar tak terbakar dan kusam. Selalu ingat untuk mengolesi sunscreen pada bagian ini.

Hair Line dan Kulit Kepala

Tak hanya diaplikasikan sampai dahi saja, bagian hair line juga sangat penting untuk dilindungi dari sinar matahari. Walau kesannya bagian kulit ini terlindungi oleh rambut-rambut halus dalam jumlah yang cukup banyak, tapi juga butuh dilindungi dengan sunscreen loh.

Kamu jelas nggak mau kan kalau bagian hair line diatas dahi terlihat memiliki warna yang berbeda? Nah kalau begitu, jangan lupa olesi sunscreen setiap kali ingin beraktivitas di luar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Pakai Maskara Pun Ada Teknik-tekniknya, Kamu Sudah Tahu?

Untukmu yang tak terlalu suka memakai bulu mata palsu, mungkin maskara jadi solusi terbaik demi mendapatkan ilusi bulu mata yang tampak lebih lentik nan tebal. Dibanding bulu mata palsu, pemakaian maskara memang lebih mudah dan tak butuh waktu lama serta perawatan yang lebih repot.

Meski mudah, bukan berarti kamu asal saja kalau hendak pakai maskara. Sebab nyatanya untuk memakai riasan yang satu ini pun kamu perlu tahu tips dan triknya demi menghindari maskara yang menggumpal serta bentuk bulu mata yang tak sesuai harapan.

Hindari Memompa Aplikator Berkali-kali, Yang Ada Maskaramu Justru Jadi Cepat Kering

Kebiasaan memompa aplikator pada maskara jadi salah satu kebiasaan salah kaprah yang sering dilakukan banyak perempuan. Kamu perlu tahu, kebiasaan tersebut justru akan membuat cairan menempel banyak pada sikat maskara. Di lain sisi, banyak udara yang akan masuk pada tabung maskara sehingga mempercepat pengeringan pada maskara yang masih berada di dalam tabung. Hasilnya, maskara pun akan menggumpal saat hendak dipakai.

Aplikasikan Maskara Secara Menyeluruh, Sebab Kalau Hanya di Bagian Tertentu yang Ada Bulu Matamu Terlihat Lebih Pendek

Cara paling tepat kalau hendak mengoleskan maskara adalah dimulai dari akar bulu mata hingga ke ujungnya. Hanya saja, yang sering dilakukan justru banyak perempuan yang mengoleskan maskara hanya dari batang bulu mata.

Padahal kalau kamu melakukan hal ini, yang ada bulu matamu jadi terlihat lebih pendek. Visual bulu mata lentik nan panjang pun jadi gagal kamu wujudkan.

Pulaskan Maskara Secukupnya. Kalau Terlalu Tebal Hanya Akan Membuat Matamu Terlihat Jadi Aneh

Tips memulaskan bulu mata dari pangkalnya harus diimbangi dengan trik tepat saat memakai riasan ini. Cukup dua atau tiga kali pulasan saja saat kamu memakai maskara. Tergantung ketebalan bulu matamu.

Sebab kalau terlalu banyak memulaskan maskara yang ada justru membuat rambutmu jadi tampak kaku. Perlu diingat, saat mengangkat maskara dari tabungnya, sapukan dahulu kuasnya pada tisu bersih demi meminimalisir tampilan maskara yang menggumpal sebelum diaplikasikan.

Hindari Menjepit Bulu Mata Usai Pakai Maskara, Sebab yang Ada Justru Bikin Bulu Mata Jadi Rapuh dan Mudah Rontok

Kalau sudah pakai maskara, lebih baik hindari menjepit bulu mata. Ini yang salah kaprah dan masih sering terjadi. Kamu perlu tahu, yang namanya menjepit bulu mata usai pakai maskara yang ada justru membuat bulu mata rentan rontok dan patah.

Tak hanya itu, karet pelentik bulu mata pun jadi kotor karena sisa maskara yang menempel. Jadi lebih baik stepnya diubah ya, bulu matamu dijepit dulu baru kemudian silahkan mengaplikasikan maskara.

Yang Benar Itu Pakai Eyeshadow Dulu Baru Pakai Maskara ya…

Kalau kamu baru pakai eyeshadow setelah memulas maskara pada bulu mata, wah artinya ada yang harus diperhatikan dari step-mu itu. Sebab urutan saat merias mata sejatinya  begini: eye primer-eyeshadow-eyeliner-baru maskara. Ya, aplikasi maskara memang baru diletakan di step terakhir demi mempermudah kamu saat mengaplikasikan eyeshadow dan eyeliner agar lebih leluasa.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Aturan Merawat Kulit Wajah Untuk Kamu yang Sudah Berusia 30-an

Perkara kulit wajah dan perawatannya, beda usia, beda pula hal yang harus kita lakukan. Memasuki usia setelah seperempat abab memang jadi kekhawatiran sendiri untuk kita. Dan hal yang paling banyak ditakutkan, adalah tentang datangnya awal penuaan. Yap, benar memang. Sebab berbagai permasalahan kulit memang akan semakin terasa lebih komplek pada usia ini.

Kalau saat usia 20-an kita selalu ketakutakan akan jerawat dan kulit berminyak atau kering, pada usia 30-an kita mungkin akan lebih dibuat takut oleh garis-garis halus di kulit yang mungkin mulai terlihat, hiperpigmentasi, pori-pori membesar hingga pada penampakan kulit yang semakin mudah terlihat kusam.

Jangan dulu stress dan membayangkan hal-hal yang tak diinginkan, sebab kamu hanya butuh membulatkan niat untuk beberapa aturan merawat kulit pada usia 30-an, berikut ini.

Tak Ada Kata Malas, Kamu Wajib Membersihkan Wajah Saat Pagi dan Malam

Kesibukan mengurus rumah atau bekerja kadang memang jadi halangan untuk bisa tetap memikirkan diri. Belum lagi kalau ada anak-anak yang bersekolah, suami yang harus juga diurus pada waktu yang sama.

Tapi ini untuk diri sendiri, jadi sesibuk apapun kamu buatlah komitmen untuk terus merawat diri dengan teratur. Salah satunya dengan memastikan diri, akan membersihkan kulit wajah pada pagi dan malam hari. Tak ada kata lupa atau sedang malas, sebab ini demi penampilanmu juga.

Sudah Kepala Tiga, Pemakaian Skincare Itu Perlu Untuk Mempertahankan Kekencangan Kulit Kita

Rangkaian perawatan skincare pilihan untuk usia 30-an, memang jadi sesuatu yang benar-benar kita butuhkan. Namun tak hanya yang berfungsi sebagai pelindung saja, carilah yang memiliki fungsi lebih ke perawatan. Mulai dari toner wajah, serum, pelelmbab, hingga cream lain yang akan menjaga kekencangan kulit wajah.

Dan untuk kamu yang mungkin banyak beraktivitas di luar, pastikan juga kalau kamu selalu untuk memakai sunscreen.

Kemudain Pada Perawatan Malam Wajah Malam Hari, Pastikan Jika Creammu Mengandung Formula Anti-Aging

Nah selain membersihkan wajah dengan foam pembersih pada malam hari, kamu juga wajib dan harus selalu rutin untuk memakai cream malam. Karena sudah tak lagi remaja, bijaklah juga dalam memilih cream malam harianmu. Sebelum menentukan memakai satu produk yang sesuai, pastikan juga kalau ada kandungan anti aging di dalamnya. Sebab ini berfungsi untuk mencegah penuaan diri, sebab formula yang dikandungnya berperan untuk memperlambat proses penuaan yang tadinya mungkin sudah kamu rasakan.

Jika Memang Ingin Hasil yang Maksimal, Rajinlah Maskeran

Ini memang ritual perawatan tambahan, bisa dilakukan bisa diabaikan. Namun untuk kulit yang tetap terasa kencang dan terjaga, kamu disarankan untuk selalu menyempatkan diri maskeran, walau hanya sekali dalam sebulan.

Jika kegiatan ini benar-benar rutin dilakuan, perawatan dan ritual lain yang kamu lakukan akan berbuah hasil yang maksimal. Dengan catatan, kamu juga perlu menyesuaikan dengan kondisi kulit wajah. Sebab jika kamu adalah pemilik kulit sensitif, alangkah baiknya dilakukan 2 minggu sekali.

Dan Jangan Lupa Juga Untuk Mulai Aktif Memakai Cream Mata Demi Tampilan yang Mudah Terlihat Tua

Tak hanya garis halus yang mulai terlihat dibagian pipi saja, bagian bawah mata mungkin sudah mulai terlihat berkerut dan warna kulitnya sedikit berbeda. Untuk itu pemakaian cream mata adalah sebuah catatan yang penting.

Pilihlah eye cream yang mengandung Niacinimide atau vitamin B3. Di dalam eye cream, formula tersebut berfungsi sebagai pencegah garis-garis halus dan meminimalisir lingkar hitam di area kulit mata.

Dan dari beberapa perawatan ini, penuhi juga asupan gizi dan nutrisi kulit dari makanan dan buah-buahan yang akan kamu makan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top