Inspirasi & Motivasi

Sedang Patah Hati, Luna Maya Berterimakasih Pada Teman-teman yang Ia Miliki

Beberapa hari belakangan, nama aktris cantik Luna Maya memang jadi bahan perbincangan. Yap, ia jadi sorotan setelah kabar putusnya ia dengan sang kekasih Reino Barack muncul ke permukaan. Yap, setelah 5 tahun bersama, nyatanya Luna dan Reino akhirnya memilih jalan mereka masing-masing.

Ini bisa dilihat dari unggahan foto yang dibadikan oleh luna pada laman instagram pribadinya. Foto-foto itu adalah kumpulan beberapa momen kebersamaannya bersama dengan Reino selama 5 tahun pacaran. Disertai dengan caption yang berisi ucapan maaf.

View this post on Instagram

It’s been an amazing and best 5 years of relationship, sorry for everything wrong I’ve done, and thank you for your wonderful support, it’s always a blessing to have you in my life, and sincerely I wish you happiness and peace” ♥️

A post shared by Luna Maya (@lunamaya) on

Setelah unggahannya tersebut, dari pantuan kami di laman instgramnya. Luna terlihat sedan banyak menghabiskan waktu di Amerika. Terkesan ingin menenangkan diri dari patah hati yang baru saja dialami, barangkali luna memang sedang butuh waktu sendiri. Namun tak hanya itu saja, dirinya juga terlihat mengunjungi Thailand dan bertemu dengan salah satu sahabatnya, yakni Ayu Dewi, yang sedang merayakan hari ulang tahun pernikahannya dengan sang suami, Regi Datau.

Kehadiran teman-temannya pada masa-masa seperti ini, barangkali memang jadi salah satu sumber kekuatan untuk ia bisa menghadapi kisah cinta yang baru saja ia sudahi. Ia berterimakasih atas dukungan dan suntikan energi yang teman-temannya berikan pada dirinya.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Perempuan Ketika Jatuh Cinta Terlalu Cepat

Beberapa orang bilang kalau cinta bisa saja datang pada pandangan pertama. Alih-alih membiarkan waktu melahirkan rasa, beberapa perempuan justru tergesa-gesa. Buru-buru menerima cinta, sampai berpikir ia sudah menemukan apa yang selama ini dicarinya. Padahal pandangan sepert ini, bisa jadi salah.

Sering tak bertahan lama, cinta yan terjadi begitu cepat sering hilang dengan cepat pula. Bukannya membuat bahagia, yang kita dapat justru hanyalah luka. Agar kamu tak menyesal, coba pahami beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh perempuan, jika sedang jatuh cinta terlalu cepat.

Tadinya Bisa Mandiri, Mendadak Bergantung Pada Kekasih

Memang sih, sekuat apapun perempuan, ada masa dimana ia ingin terlihat manja di depan kekasihnya. Tapi ya mbo jangan jadi terlalu manja juga. Melalui masa transisi dari sendiri menjadi punya kekasih memang jadi fase paling menyenangkan. Beberapa hal terlihat berkesan jika dilakukan bersama pasangan.

Tapi biar bagaimanapun, tak boleh merasa tak bisa apa-apa, karena sekarang sudah ada yang mungkin bersedia membantu kita. Tak hanya merugikan diri sendiri, sikap ini juga bisa membuat ilfil kekasih. Dia yang tadinya kagum dan suka atas kemandirianmu, mendadak merasa tertipu. Padahal kamu bukannya tak bisa mandiri, tapi hanya sedang berpura-pura ingin selalu didampingi.

Sudah Punya Pacar, Lantas Lupa Pada Teman-teman

Benar memang suatu saat teman-teman kita akan pergi untuk meninggalkan kita. Tapi apakah hidup akan hanya tentang pacar? Tidak kan? Tetaplah bersikap serupa, menyeimbangkan waktu dan tenaga untuk pasangan dan teman. Jangan karena sudah punya pacar lantas lupa pada teman, dan begitu sebaliknya.

Ingat, teman selalu ada di setiap kesendirian yang tadinya kamu jalani. Jelas tak adil jika kamu mendadak lupa pada mereka hanya karena kini sudah bertemu kekasih yang bisa diajak kemana pun kamu suka.

Perkara Sepele Saja Harus Dikompromikan dengan si Dia

Untuk yang satu ini, kadang bikin geli sendiri kalau dingat-ingat lagi. Kamu yang tadinya bisa menentukan banyak hal seorang diri, mendadak berubah jadi sosok yang super ribet. Karena apa-apa, harus diomongin sama pacar.

Dengar, menjalin komunikasi dan berkompromi dengan pacar memang baik tapi jika perkara sepele saja sudah harus kamu kompromikan di awal hubungan, percayalah itu tak baik untuk hubungan.

Membuatmu terlihat tak bisa menentukan keputusan atau pasangan mendadak jengah dan merasa jika sebenarna hal tersebut tak perlu kamu sampaikan. Bijaklah dalam memilah-milah sesuatu, tak perlu perbesar perkara yang sebenarnya bisa kamu selesaikan tanpa dibantu.

Karena Baru Punya Pacar, Mendadak Lebay di Instagram

Setelah sekian lama sendiri, lalu kini punya kekasih tentu jadi memberikan kebahagian tersendiri. Merasa butuh jadi pusat perhatian, perempuan memang tak segan-segan untuk mengumumkan hubungan barunya di media sosial. Berharap dunia akan tahu kamu sudah punya pacar, segala postingan mendadak berisi ia yang kini jadi kekasih.

Padahal perempuan dengan usia yang sudah sedewasa kita, tak lagi dirasa pantas untuk berbagi cerita cinta di media sosial. Apalagi jika hubungan dengan pacar masih baru dimulai. Karena seseorang yang hobi pamer kemesraan di media sosial adalah orang-orang yang butuh pengakuan.

Dan bisa jadi juga hubungan yang sedang dijalankan tak sungguh-sungguh dilandasi rasa sayang. Pacar hanya dijadikan sebagai bahan pamer ke orang-orang.

Berkorban Banyak Hal untuk Sang Pacar dengan Mendahulukan Segala Hal yang Ia Inginkan

Saling memberi untuk bisa saling menerima adalah konsep baik dari sebuah hubungan cinta. Maka jika dari awal saja, hanya kamulah yang berkorban untuknya tentu ada sesuatu yang salah.

Tak perlu berkorban buru-buru, apalagi dengan menukar mimpimu hanya karena ia tak mendukungmu. Karena lelaki yang baik tentu akan mendukung kekasihnya, bukan memaksa sang pacar mengubur mimpi hanya karena mimpi yang ia punya.

Ingat segala sesuatu yang berlebihan di awal tak akan berakhir baik untuk hubungan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Menikahlah dengan Laki-laki yang Memperlakukanmu Baik Meski Dia Sedang Marah

Kamu boleh membuat banyak syarat untuk kriteria lelaki yang baik sesuai inginmu. Tapi dia yang bisa menahan emosi dan amarah, sudah pasti adalah sosok baik yang mungkin sedang kamu butuhkan.

Sebagai perempuan, ketika hendak mencari suami kita memang harus bijak dalam hal memilih. Tak menjatuhkan keputusan pada sembarang pilihan. Karena ia akan jadi teman hidup yang tak hanya untuk hari sekarang, tapi juga di sepanjang sisa usia.  

Untuk itu, pilihlah ia yang akan tetap memperlakukannmu baik meski dirinya sedang marah.

Ini Akan Jadi Pola yang Pas, Kamu yang Tulus Mencintai Bersanding dengan Dia yang Juga Bisa Mengendalikan Emosi

Sesosok pasangan yang tetap memperlakukanmu dengan baik ketika ia sedang kecewa adalah lelaki yang benar-benar pantas kamu perjuangkan hatinya. Ia tak akan membiarkanmu jatuh terluka, atau kecewa. Karena dirinya paham, bagaimana cara memperlakukan seorang perempuan dengan baik.

Itulah sebabnya, ia akan tetap memperlakukanmu dan menjaga hatimu sebagaimana ia bersikap baik pada diri sendiri. Jangankan untuk membuatmu menangis, melihat orang lain bersikap tak baik padamu saja, ia mungkin akan segera bertindak untuk menghalangi hal itu terjadi.

Walau Sedang Marah, Ia Tak Akan Membentakmu Apalagi Hingga Memperlakukanmu dengan Kasar

Berbeda dari sikap laki-laki lain yang mungkin sering kamu temui, ia tak akan pernah menjadikanmu sebagai ajang pelampiasan atas semua kemarahannya. Tanpa perlu kamu beri tahu, ia bisa menempatkan kemarahan dan emosinya sesuai pada tempatnya.

Demi penat yang ingin dilepaskan, ia mungkin bisa saja membentakmu dengan intonasi tinggi tatkala sedang marah. Namun tak sekalipun ia pernah melakukan hal itu. Jangan terlalu sibuk mencari lagi, sebab sosok seperti ini adalah seseorang yang memiliki nilai lebih dari sosok lainnya. Untuk itu, cobalah pertahankan hubungan dengan dirinya.

Tapi Mengapa Amarah Jadi Hal yang Dipakai untuk Menilai Seseorang? Sebab Ini Adalah Ajang Pembuktian Bagaimana Sifat Aslinya

Tak hanya untuk lelaki saja, tapi setiap orang akan menunjukkan jati diri yang sebenarnya ketika ia sedang marah dan kecewa. Maka, hal serupa juga bisa kamu lakukan untuk menilai seseorang laki-laki. Ketika ia tetap memperlakukanmu dengan manis meski sedang emosi dan marah, itu artinya ia adalah sosok yang baik untuk dijadikan suami.

Sebab jika selama ini ia mungkin bisa menyembunyikan sikap aslinya, namun caranya marah adalah karakter yang sebenarnya. Dan baiknya, ia bukanlah sosok pemarah yang akan mencampurkan semua perkara untuk bisa melampiaskan kepada siapa saja yang ada di hadapannya.

Dari Sini Kamu Paham, Sejauh Mana Lelaki Ini Harus Diperjuangkan

Pelan-pelan kamu akan paham, bahwa sosok laki-laki yang selama ini kamu kenal memang bukanlah lelaki biasa. Yap, dia istimewa karena memang memiliki karakter yang berbeda dari laki-laki lain. Amarah yang sering jadi alasan pasangan lain untuk bertengkar, justru tak pernah terjadi pada hubungan kalian.

Karena memang akan sulit menemukan sosok yang sepertinya. Tetap bersikap baik dan berlaku manis seperti biasa, walau ia sedang ada dalam masalah berat yang mungkin membuatnya kecewa. Dihatinya, kamu tak boleh terkena imbas dari perkara yang ia punya. Sehingga apa pun caranya, ia akan tetap berbuat baik dan memperlakukanmu dengan istimewa.

Laki-laki Seperti Ini Jelas Jarang, maka jika Sudah Kamu Temukan Jangan Pernah Dilepaskan

Bukan berarti sedang berusaha menjadikan dia jadi sosok yang paling istimewa. Akan tetapi percaya atau tidak, sosok laki-laki yang selalu bisa menahan amarah adalah seseorang yang patut untuk kamu perjuangkan hatinya.

Memilih seseorang untuk jadi teman hidup yang akan bersama hingga nanti tua, memang bukan perkara mudah. Tapi, ketika kamu sudah bertemu dengan dia yang selalu memperlakukanmu dengan baik, sebagaimana ia berlaku baik pada ibunya, itu artinya kamu sudah menemukan apa yang mungkin selama ini sedang kamu cari.

Yakinkanlah hatimu pada dirinya, sebab meski tak berlimpah harta, ia kaya akan perbuatan baik yang akan membuatmu tercukupi ketika nanti hidup bersama.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Inilah Alasan Mengapa Perempuan Tidak Boleh Terlalu Bergantung Pada Lelakinya

Konon lelaki selalu berada satu langkah di depan perempuan, lelaki adalah pemimpin, kepala rumah tangga, pelindung dan pembimbing perempuan. Namun, bukankah kita sebagai perempuan juga harus bisa mandiri? Bukan untuk memungkiri hal diatas, namun kita juga tidak boleh bergantung sepenuhnya kepada laki-laki. Mengapa? Inilah alasan logisnya.

1. Merasa Dicintai Akan Membuat Peluang Untuk Lelaki Menyakiti

Percaya atau tidak, lelaki adalah makhluk yang ber ego tinggi, untuk itu jangan menunjukan jika cintamu lebih besar daripada cintanya. Karena hal tersebut akan membuatnya aman dan tidak tertantang dalam suatu hubungan.

Berbeda dengan perempuan yang sangat senang merasa dicintai namun lelaki malah akan besar kepala saat merasakannya. Ingat, hakikat perempuan adalah dikejar bukan mengejar.

Jangan biarkan dia memiliki peluang untuk menyakitimu. Karena semakin kamu mencintainya semakin kamu bergantung pula pada dirinya, hal ini tentunya harus dihindari.

2. Lelaki Akan Merasa Dihargai Saat Ia Dibutuhkan


Selain ber ego tinggi, lelaki juga menjungjung tinggi harga dirinya. Keinginannya untuk menjadi pemenang, menguasai, dan membantumu adalah nyata adanya.

Saat kamu meminta bantuan dia saat itu pula kamu sedang memenuhi harga dirinya. Namun, jangan membuat dirimu lemah dengan selalu mengandalkan dia, kamu hanya perlu memenuhi harga dirinya tanpa membuat dirimu terlihat lemah dan bergantung padanya.

3. Jangan Buang Potensimu Hanya Untuk Menjaga Hatinya


Setiap orang tentu saja memiliki potensi, jangan abaikan potensimu hanya karena kamu takut berada satu langkah didepan lelakimu yang akan membuat harga dirinya terluka.

Karena seharusnya dia akan mendukungmu dan termotivasi jika kamu berada satu langkah didepannya, untuk itu jangan takut untuk mengembangkan potensimu hanya karena menjaga hatinya. Kamu berhak untuk maju tanpa menyakiti harga dirinya.

4. Luka Bisa Datang Kapan Saja, Jangan Larut Dalam Bahagia


Ada yang maha membolak balikan hati manusia. Siapapun bisa berubah jika takdir sudah berkehendak, maka janganlah kamu terlalu bergantung pada lelakimu, jika suatu saat dia pergi dan membuatmu sakit hati kamu akan terpuruk karena kehilangannya.

Jangan jadi perempuan lemah, ada atau tidak ada nya dia kita harus tetap hidup. Maka dari itu sisakan ruang dihatimu untuk menerima rasa sakit, agar ketika hal itu tiba kamu bisa siap dan mengatasinya saat itu juga.

5. Perempuan Berhak Menentukan Jalan Hidupnya Sendiri


Lelaki memang harus dihormati, terlebih jika statusnya sudah menjadi suami. Patuh pada nya merupakan suatu kewajiban perempuan, namun bukan berarti kita tidak lagi punya hak atas diri sendiri.

Ada beberapa hal yang memang kita sendiri yang berhak memutuskannya, tanpa campur tangan lelaki. Jangan sampai karena terlalu tunduk maka kamu kehilangan hak atas dirimu sendiri.

Perempuan hanya butuh perlindungan agar bisa tetap berjalan, bukan bergantung sepenuhnya dan tidak bisa hidup tanpa lelakinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top