Inspirasi & Motivasi

Sebelum Menjalin Hubungan Dengan Duda, Kamu Wajib Mempertimbangkan 5 Hal Ini

couple2

Perkembangan zaman membuat pola pikir masyarakat semakin berkembang. Hingga hubungan seorang duda yang memiliki anak dengan perempuan muda pun tidak lagi menjadi sesuatu yang mengejutkan masyarakat. Jika kamu tengah berada diposisi tersebut, tentu bukanlah perkara mudah untuk menjalaninya.

Pandangan dan pengalaman hidup yang jelas berbeda bisa menjadi kerikil kecil yang berdampak buruk pada hubungan. Keputusan untuk menempuh jenjang yang lebih serius pun benar-benar harus dipikirkan dengan matang. Sudah siapkah kamu untuk menerima semua konskekuensi dan segala hal yang akan mungkin terjadi? Agar tidak menyesal dikemudian hari, kita perlu memahami segala resiko yang timbul saat berhubungan serius dengan duda.

Jangan Asal Percaya Kamu Perlu Tahu Bagaimana Kejelasan Status Perceraiannya

Untuk hal yang satu ini kamu harus tahu secara pasti. Mulailah untuk bertanya pada dirinya secara langsung atau kepada orang-orang terdekat yang memang benar-benar mengenalnya. Untuk masalah perceraian bisa kamu lihat dari dua aspek yang berbeda, dia sebagai penuntut atau yang dituntut. Hingga apa alasan yang menjadi latar belakang mereka bercerai dan bagaimana keputusan akhir untuk perceraian tersebut.

Kamu harus memastikan jika perceraiannya dengan mantan istrinya sudah selesai dengan hasil yang juga baik tanpa menyisakan masalah lagi. Karena jika ternyata hasil dari perceraiannya masih simpang siur hanya akan membuatmu jadi orang ketiga dalam sebuah pernikahan. Bila hal itu nyata terjadi kamu pun akan mendapat penilaian buruk dimata mantan istrinya maupun orang lain.

Restu Dari Orang Tua, Stigma Negatif , Dan Gunjingan Masyarakat Juga Harus Kamu pertimbangkan

Beberapa orangtua tentu selalu mengharapkan yang terbaik untuk anaknya, termasuk dalam hal pasangan hidup. Jadi wajar bila mereka sulit menerima jika ternyata anak perempuannya akan menikah dengan seorang duda. Dipandang sebagai seorang lelaki yang pernah gagal dalam hal berumah tangga, tentu akan mengundang kekhawatiran orangtua. Apalagi jika ternyata dia sudah memiliki anak yang kelak akan disebut cucu oleh orangtuamu

Ini tentu bukan hal mudah untuk bisa diterima oleh orangtuamu. Namun usahamu untuk memberi gambaran positif kepadanya akan membantu kamu untuk lebih meyakinkan mereka agar memberi restu. Disamping itu kamu juga harus siap terhadap stigma negatif dan gunjingan masyarakat yang sebagian besar masih mempermasalahkan keputusan seorang perempuan muda yang memilih menjalin hubungan dengan seorang duda. Meski tidak akan bisa membuat mereka mengerti tentang keputusan yang kita buat, setidaknya kamu bisa mempersiapkan hati dan jiwa untuk mendengarkan semua cemooh yang mungkin akan didengar telingamu suatu saat nanti.

Serta Bagaimana Kenangan Masa Lalu Dan Hubungan Dengan Mantan Istrinya

Meski sudah bercerai, bukan berarti dia sudah berhasil sepenuhnya melupakan mantan istrinya. Biar bagaimana pun perempuan itu pernah hidup bersama dengannya. Apa lagi jika mereka memiliki anak dari pernikahan terdahulu. Kamu perlu mencari tahu tentang anak tersebut, serta bagaimana hubungan yang masih terjalin antara dirinya dengan mantan istrinya tersebut.

Jika dia memiliki anak kelak kamu akan turut membantunya untuk mengurus anaknya. Itu artinya kamu harus siap untuk dihadapkan pada keadaan yang mungkin akan mempertemukanmu dengan mantan istrinya. Kamu pun akan menyaksikan bagaimana komunikasi yang akan mereka lakukan terlebih dalam hal mengurus anak mereka. Meski telah berpisah, keberadaan anak akan membuat perempuan tersebut tidak bisa jauh dari kehidupan pasanganmu. Kamu harus mempertimbangkan hal ini. Tanyakan pada dirimu sendiri apakah kamu benar-benar siap untuk menghadapi kondisi tersebut. Karena itu sama sekali bukan situasi yang bisa dihadapi dengan mudah.

Hingga Pada Pilihan Tentang Bagaimana Anaknya dan Keinginan Kita Yang Juga Ingin Memiliki Anak Darinya

Keberadaan anak selalu jadi pelengkap sebuah rumah tangga yang selalu diidamkan. Oleh karena itu kamu perlu untuk membicarakan tentang kejelasan hubungan dengan anak yang mungkin dimilikinya dari pernikahan terdahulu. Mampukah kamu menerimanya hadir dalam rumah tanggamu kelak? Hingga pada kemampuan untuk membangun pendekatan yang jelas akan sulit karena baginya kamu bukanlah siapa-siapa.

Dua hal tersebut akan menjadi bahan pertimbangan yang akan berpengaruh besar pada kelanjutan hubungan. Karena biar bagaimana pun kamu harus selalu berlapang dada, untuk bisa merelakan sebagian waktu pasanganmu dihabiskan dengan anaknya. Hal ini otomatis akan mengurangi kuantitas kebersamaan yang akan kalian jalin.

Paling Penting Kamu Harus Punya Alasan Kuat Hingga Akhirnya Menjatuhkan Pilihan Padanya

Sebelum memutuskan itu semua kamu terlebih dahulu harus menyakinkan diri sendiri atas keputusan yang akan menentukan jalan hidup yang akan dijalani bersamanya. Karena menikah dengan seorang duda yang mungkin juga sudah memiliki anak bukanlah perkara mudah. Ini adalah pilihan berat sarat berbagai konsekuensi. Perbedaan pemikiran, pengalaman hidup tentu akan jadi pengaruh yang bisa saja memicu perselisihan atau malah jadi alasan untuk saling menguatkan. Tergantung bagaimana kamu menyikapi hal itu. Belajar untuk lebih mengerti dia dengan memintanya memahamimu juga adalah langkah awal yang akan membawa kamu ke titik yang lebih baik nantinya.

Karena ini adalah sebuah keputusan besar yang akan menentukan jalan cerita hidupmu kelak, untuk itu jangan sampai kamu salah dalam mengambil keputusan. Mantapkan diri bahwa ini adalah pilihan terbaik untuk hidupmu, hingga kamu tak akan menyesalinya kelak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Laki-laki Juga Bisa Tersinggung, Jangan Gegabah Mengkritik Pasangan

pexels-photo-403570

Tidak ada ubahnya dengan kita, sesungguhnya laki-laki yang selalu terkesan tangguh pun bukanlah makhluk sempurna. Ada masa dimana ia akan berbuat salah atau bertingkah yang tidak semestinya, baik itu dalam hubungan yang dijalaninya bersamamu dan interaksinya dengan orang lain.

Sebagai kekasih yang baik, sudah menjadi tugas kita untuka memberinya kritik jika sekiranya hal yang dia lakukanmemang tidak baik. Meski begitu, kita harus tetap berhati-hati saat menyampaikan kritik pada pasangan. Sebab meski maksudmu baik, bila penyampaiannya tidak tepat, maka justru bisa menjadi bumerang untuk hubungan.

Biar Bagaimana pun, Situasi dan Kondisi Yang Tepat Akan Lebih Memudahkan Kita Untuk Memberitahunya

pexels-photo-374592 (2)

Hal pertama yang memang sangat penting untuk kita perhatikan adalah dengan memastikan situasi dan kondisi yang sedang dialaminya. Jika memang dia sedang dalam keadaan bad mood atau marah jangan langsung memberinya kritik. Bukannya menerima masukan yang kita sampaikan, bisa saja ia malah semakin marah. Kamu bisa menunggu hingga moodnya kembali baik lagi.

Atur waktu dan tempat senyaman mungkin untuk bisa menyampaikannya, tapi sebisa mungkin kita harus menghindari tempat yang terlalu ramai demi komunikasi yang kondusif. Mulailah bicarakan semuanya dengan baik-baik, sembari memberinya pengertian bahwa apa yang kita sampaikan adalah demi kebaikannya juga.

Berusahalah Untuk Tidak Menyinggung Perasaannya, Perhatikan Pemilihan Kata dan Intonasi Suara Saat Menyampaikan Kritik

pexels-photo-121848

Faktanya sebuah kritik memang terkesan sensitif tapi kita bisa mengubahnya. Kita bisa memilih jenis kata yang bersifat netral. Jangan pula langsung menembakknya dengan poin utama. Hal lain yang tak kalah penting adalah bahasa tubuh serta intonasi yang kita sampaikan. Setelah mencoba untuk memberinya kritik, berikan ia waktu untuk mengutarakan atau menjelaskan hal yang sekiranya menjadi alasan mengapa ia berlaku demikian. Cobalah untuk memahami semua yang telah dijelaskannya untuk kemudian bisa menemukan akar dari sikapnya tersebut.

Atur Strategi Untuk Menyampaikannya, Tidak Terkesan Frontal Mengkritik Tapi Jelaskan Padanya Fakta Sebenarnya

pexels-photo-551657

Kita bisa memulai percakapan dengan memberinya beberapa pujian atas sikap baiknya, lalu sampaikan kritikanmu dan berikan penjelasan tepat. Dengan begitu pasanganmu akan merenungkannya dan mencoba memikirkan kembali kritikanmu tadi. Tentunya kritikan yang kita sampaikan pun harus sesuai dengan fakta yang terjadi dilapangan, bicarakan semua hal yang memang kita lihat dan terjadi. Ini akan membantunya berpikir bahwa memang apa yang dilakukannya tersebut tidaklah baik.

Ingat Kita Hanya Berhak Mengkritik Tindakannya, Bukan Dia. Jadi Bantu Dirinya Untuk Menemukan Solusi

pexels-photo-102734

Emosi yang tak terkontrol bisa saja membuat semuanya semakin runyam. Untuk itu kita juga perlu mengontrol diri dan emosi dalam menyampaikan kritikan yang bertujuan membangun. Alih-alih ingin mengkritik tindakannya, emosi yang tak tepat kadang membuat kita malah jadi mengkritik dirinya, buka sikapnya.

Hal yang bisa membantunya adalah ketika kita bisa menyampaikan kritikan atas perbuatannya bukan dirinya sebagai subjek. Setelah itu kita bisa menawarkan bantuan untuk memberinya solusi jika memang ia memerlukan. Dengan begitu ia akan memandang kita sebagai pasangan yang memang memiliki niat untuk membuatnya jadi lebih baik, bukan yang hanya bisa mengkritik semua perbuatannya saja.

Namun Dibalik Itu Semua, Kita Juga Perlu Mengoreksi Apakah Kritik Yang Akan Disampaikan Padanya Memang Sudah Benar

rsz_josh-peterson-397615

Sebelum melakukan itu semua kita perlu memahami semua masalah yang ada serta mencoba bertanya pada diri sendiri, apakah yang ingin kita sampaikan itu benar dan sudah pantaskah kita untuk memberinya kritik. Cobalah untuk menempatkan diri pada posisinya. Jika sekiranya kita sudah menemukan titik masalah dan semua penyebabnya, cobalah untuk memberinya pengertian bahwa apa yang dirasakannya juga bisa kita bayangkan jika  kita berada dalam posisinya. Kata-kata tersebut akan sedikit membantunya untuk memikirkan kembali semua tindakannya, tanpa kita mengkritiknya.

Karena komunikasi yang baik adalah akar kuat dari sebuah hubungan yang kita jalani, untuk itu kita perlu memperhatikan sebab akibat yang akan kita terima, terutama saat ingin menyampaikan kritik atas dirinya sebagai pasangan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Memilih Rok Midi yang Sesuai dengan Bentuk Tubuhmu

Rok 5

Rok midi memang jadi salah satu item fashion yang mempu memberikan kesan elegan pada setiap penampilan. Pakaian yang satu ini memang sangat adil, sebab bisa dikenakan oleh siapa saja. Kemampuannya untuk menciptakan kesan langsing dan mengekspos pinggang wanita hingga terlihat sempurna menjadi salah satu fungsi baiknya.

Rok yang panjangnya dibawah lutut atau atau tepat berada pada pertengahan betis ini memang bisa menciptakan kesan yang lebih girly jika dikenakan. Nah, agar kamu tak salah memilih rok midi, ada beberapa model rok midi yang akan kami rekomendasikan sesuai dengan bentuk tubuh yang kamu miliki.

Kamu yang Berbadan Kurus, Layak Menjajal Rok Midi Bervolume

Rok 6

Ukuran tubuh memang selalu jadi problema saat memilih item fashion yang kita suka, maka untuk kamu yang kebetulan berbadan kurus cobalah untuk memilih item yang bervolume. Sesuatu yang menjadi kebalikan dari si plus size, perempuan yang kurus justru harus mengenakan rok midi yang besar pada bagian bawah.

Perhatikan pula, jenis bahan dari rok midinya. Karena itu kamu sangat disarankan untuk mengenakan rok midi berbahan kaku seperti scuba, polyester, atau drill. Sebab bahan-bahan seperti ini akan membuat tampilan yang lebih berisi di beberapa sisi. Sehingga kamu pun bebas memilih detail rok midi yang membuatmu lebih leluasa.

Agar Bagian Pinggang Milikmu Lebih Terekspos, Carilah Model Rok Midi yang Slim

Rok 8

Model jenis ini adalah lawan dari rok midi sebelumnya. Jika tadi si perempuan kurus disarankan untuk mencari model rok yang terlihat lebih bervolume, ada model rok midi lurus yang akan membantu kamu untuk memperoleh tampilan kaki yang terlihat lebih jenjang.

Kamu juga boleh bereksperimen dengan memadu padankan aksesoris dan atasan yang akan dikenakan. Cobalah memakai belt atau kemeja yang menurutmu senada.

Tak Perlu Khawatirkan Materialnya, Kamu Hanya Butuh Lihai Menyiasatinya

Jeans

Tren dan perubahan, menggeser semua bauran fashion yang biasa kita kenakan. Begitu pula rok midi yang juga memiliki berbagai macam material yang berbeda. Tampilan rok midi dengan material jeans ini memang akan membawa kita flash back pada era ’80-an.

Namun tak perlu dijelaskan, kamu pun tentu tahu. Jika model item fashion yang terdahulu sedang banyak digilai oleh orang-orang. Jadi tak ada salahnya, jika kamu akan memilih mengenakan rok midi berbahan jeans seperti pada gambar di atas.

Tampilan Modern Lain yang Akan Terlihat Lebih Mendominasi, Bisa Kamu dapatkan Pada Rok dengan Garis Pinggang yang Lebih Besar dari Biasanya

Rok 3

Rok midi yang menjadi salah satu tren modern item fashion, juga bisa terlihat sedikit lusuh jika tak tertata dengan baik. Paham akan kemungkinan ini, kamu boleh memilih salah satu model rok midi dengan garis pinggang yang sedikit lebar. 

Padukan rok midi padat dengan atasan pas kaos sederhana dan sepatu yang berwarna cerah. Saat itu pula kamu telah berhasil terlihat lebih modern dari biasanya, meski hanya mengenakan rok midi dan atasan kaos saja. 

Dan yang Terakhir, Ada Rok Midi Pleated yang Bisa Kamu Padukan dengan Atasan Suka-suka

Rok 4

Buat kamu si pemilik tubuh kurus, pilihan rok midi pleated ini juga patut dilirik. Model ini akan menyamarkan bentuk pinggul agar terlihat kecil, namun memberi kesan langsing yang pas pada bagian pinggang.
Kamu boleh mengambil satu buah jaket kesayangan dari dalam lemari untuk menyempurnakan penampilan. Menjadikan kaos berwarna abu-abu sebagai atasan, serta memilih jaket dan sepatu yang dengan warna senada.

Mengenakan rok midi yang pas dengan bentuk tubuhmu selalu berhasil memberi kesan lebih menarik. Namun hal lain yang jauh lebih penting adalah jika kamu merasa nyaman mengenakannya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Jangan Langsung Cemburu Buta, Pahami Dulu Alasan Pasanganmu Lebih Perhatian Pada Wanita Lain

Jangan Cemburu

Wanita manapun pasti akan merasa kesal jika ternyata pacarnya memberikan perhatian lebih pada wanita lain, sedangkan denganmu yang statusnya pacar malah berlaku cuek atau terkesan tak peduli. Kekesalan ini tentu makin bertambah jika kebetulan wanita itu lebih cantik daripada kamu.

Tapi sebelum kamu cemburu dan pasang aksi marah pada lak-lakimu itu, beberapa hal ini perlu kamu ketahui. Pasanganmu tentu memiliki alasan tersendiri hingga lebih perhatian pada wanita lain. Tak usah buru-buru cemburu, pahami dulu beberapa hal di bawah ini.

Pada Dasarnya, Setiap Lelaki Merasa Bahwa Dia Sudah Sepantasnya Membantu Orang lain Yang Membutuhkan

pexels-photo-159241

Faktanya lelaki memang diciptakan lebih kuat dari wanita terutama dalam masalah fisik. Hal ini juga yang membuat mereka memiliki naluri dasar yang sudah mendarah daging setiap kali merasa ada yang membutuhkan bantuan. Secara refleks laki-laki akan mencoba menawarkan diri untuk menolong wanita lain yang mungkin memang membutuhkan bantuan. Jadi sebelum marah atau cemburu kamu perlu tahu bahwa niatnya memang murni untuk membantu.

Perhatian Yang Diberikannya Kepada Wanita Lain Hanyalah Bentuk Kepedulian, Tidak Lebih!

pexels-photo-374592

Ketika pacarmu ternyata memerlakukan seorang wanita yang menurutmu terlalu berlebihan namun kecurigaanmu hanya dibalas dengan “Dia sudah aku anggap adik sendiri.”, semestinya kamu percaya bahwa hal itu adalah jawaban jujur darinya. Mungkin wanita tersebut memang sudah dianggap layaknya saudaranya sendiri. Masa iya ketika ada orang lain yang membutuhkan, kita malah pergi meninggalkannya? Tentu kamu juga tak ingin jika pacarmu tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya kan?

Bisa Juga, Kamu Yang Sebenarnya Terlalu Berlebihan Menilai Perhatiannya Pada Wanita Lain

rsz_keenan-constance-359317

Jika sudah begini ada baiknya kamu bertanya ulang pada diri sendiri? Sekiranya ada hal-hal yang terlalu berlebih  dengan kecurigaanmu kepadanya, karena terlalu fokus memperhatikan sikap pasanganmu kepada wanita lain. Bisa saja kamu malah mengabaikan perhatian yang telah ditujukan kepadamu yang mungkin jauh lebih besar. Jika sudah begini sebaiknya kamu introspeksi diri sebelum hubunganmu jadi runyam karena cemburu yang tak beralasan.

Atau Jangan-jangan Kamu Terlalu Mengekang Pasanganmu

berpelukan


Tidak hanya wanita, pria juga tidak suka jika gerak dan segala kegiatannya terlalu dibatasi oleh pacarnya, misalnya “Tidak boleh berteman dengan banyak wanita!” atau “Mesti meminta izin jika ingin bepergian!”. Hal-hal seperti ini yang kadang tanpa kamu sadari, telah membuat pacarmu sendiri tidak betah dengan kamu. Sekaligus  jadi alasan mengapa dia lebih memberi lebih banyak perhatian kepada wanita lain daripada kamu sebagai pacarnya sendiri. Berikan dia ruang untuk leluasa melakukan segala yang dia inginkan selama itu masih dalam batas wajar.

Nah, sebelum memutuskan untuk marah dan cemburu ada baiknya kamu coba memperhatikan gelagat yang memang ditunjukkan oleh pasanganmu. Karena dari setiap tindakannya tersebut, pasti ada alasan yang bisa dikulik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top