Hangout & Travel

Pertama Kali Naik Gunung? Tak Usah Risau, Siapkan Enam Hal Ini Agar Pendakianmu Sukses!

Untuk kamu yang suka travelling, sudah pernah mencoba untuk mendaki gunung? Lima tahun belakangan, tampaknya hobi mendaki gunung semakin banyak peminatnya apalagi setelah sebuah film lokal berjudul 5 cm dirilis pada 2012 silam.

Penampilan Pevita Pearce dan Raline Shah sebagai dua aktris utama pun jadi daya tarik tersendiri terutama buat para perempuan. Keduanya yang ikut mendaki Mahameru, puncak tertinggi di Pulau Jawa, sukses menjadi influencer bagi sederet para pendaki perempuan pemula. Jika dulu rasanya langka sekali menemukan pendaki perempuan, sekarang justru situasinya berubah. Banyak perempuan muda yang mulai terpacu untuk menjajal hobi ekstrim ini.

Nah, kalau kamu sempat terpikir untuk mencoba ide semacam ini, sah-sah saja untuk menjajal untuk kali pertama. Asal kamu benar-benar mempersiapkan segala keperluan secara matang. Apalagi pendaki perempuan cenderung akan lebih ribet dibanding pendaki laki-laki. Enam tips ini akan membantu memudahkan persiapanmu sebelum mendaki gunung.

pexels-photo-110470

Melakukan Olahraga Secara Teratur Akan Sangat Membantu Demi Menjaga Fisik yang Lebih Fit

Hanya kamu yang bisa menjamin pendakian pertamamu sukses dan sampai di puncak. Bukan tak mungkin, kamu nantinya akan menghadapi medan dan cuaca yang tak terduga. Karenanya, penting sekali menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan stamina tetap terjaga.

Berolahraga secara teratur minimal satu minggu sebelum memulai pendakian bisa kamu terapkan. Lakukan olahraga untuk melatih otot-otot tubuh khususnya kaki dengan melakukan jogging atau renang setidaknya minimal selama tiga puluh menit.

Memastikan Tanggal Menstruasi Itu Penting Agar Kamu Tahu Kapan Waktu yang Tepat untuk Berangkat Mendaki

Meski kelihatannya sepele, sejatinya jika kamu tahu kapan waktunya haid akan menolongmu membuat jadwal yang lebih pasti. Hal ini pun juga mencegah timbulnya persoalan mengenai kondisi fisik dan emosi yang berubah-ubah terutama saat menjelang menstruasi. Fisik yang tak stabil justru akan membuat tubuh lemas sehingga melakukan pendakian saat datang bulan sejatinya tidak disarankan.

Sederet alasan itulah yang sebaiknya kamu pikirkan matang-matang. Apalagi banyak pendaki perempuan yang terlanjur tak mengetahui kapan masanya datang bulan sehingga melakukan pendakian justru saat mendekati jadwal menstruasi.

Wajib! Pilih Pakaian Khusus yang Aman dan Nyaman Selama Pendakian Agar Tubuh Tetap Terlindungi

Perempuan memiliki kulit yang jauh lebih rentan, karenanya sediakan waktu sejenak untuk mencari pakaian yang sekiranya akan membuat kulit tubuhmu terlindungi. Saat mendaki, karena prosesnya berjalan menyusuri alam, bukan tak mungkin ranting pohon sesekali akan menggores tubuh kita. Belum lagi ancaman gigitan serangga.

Karenanya, lebih baik persiapkan pakaian yang berbahan sintetis namun tak terlalu tebal atau tipis. Pakaian tersebut akan membantumu menghalau dingin sekaligus membuat tubuh terlindungi dari teriknya sinar matahari. Hindari mengenakan celana jeans dan sebaiknya pilih celana bahan yang tidak ketat agar kamu terhindar dari cedera.

pexels-photo-236973

Bergabung dengan Rombongan Pendaki yang Memiliki Anggota Perempuan, Ini Akan Jadi Salah Satu Keuntungan

Apalagi kamu statusnya pendaki pemula, sangat dianjurkan ikut dengan rombongan yang menjamin kamu memiliki teman perempuan. Sebab sebaik-baiknya teman laki-laki, tentu akan jauh lebih pengertian teman perempuan.

Hal-hal kecil seperti jika kamu ingin buang air kecil, dengan keberadaan teman perempuan akan sangat membantu. Kemudian jika rombonganmu memilih beristirahat, akan lebih nyaman tidur setenda dengan perempuan.

Saat Mendaki, Kalau Fisikmu Memang Sudah Lelah, Sebaiknya Minta Istirahat Pada Rombongan

Secara alami, ketahanan fisik perempuan tentu kalah dengan laki-laki. Jadi, kalau kamu minta istirahat di tengah perjalanan bukanlah hal yang memalukan. Sebaiknya perhatikan terus staminamu. Apalagi kemampuan setiap orang pun berbeda-beda, jika terus memaksa melanjutkan pendakian di tengah stamina yang mulai menurun, justru akan membahayakan dirimu.

Berhenti sejenak dengan duduk atau tidur sebentar akan membuat energimu terisi ulang. Jangan lupa siapkan cemilan atau makanan manis seperti coklat karena dikabarkan kandungan kalori dalam makanan manis dapat membuat stamina kembali prima.

Meski Sedang Mendaki, Tak Ada Salahnya Kamu Melakukan Perawatan Diri Sederhana agar Kebersihan Tubuh Tetap Terjaga

Yang namanya perempuan tentu akan risih dengan kondisi badan yang kotor. Sementara biasanya saat mendaki, perlu waktu dua hingga tiga hari untuk sampai ke puncak. Artinya, kamu harus siap jika sewaktu-waktu kamu tidak mandi seharian. Meski demikian, bukan berarti kamu tidak bisa membersihkan diri. Sediakan tisu basah untuk membersihkan area wajah, ketiak, dan kulit kotor yang mudah dijangkau. Kamu bisa melakukannya saat rombonganmu sedang istirahat.

Jangan lupakan deodorant agar terhindar dari bau badan. Di samping itu, siapkan sunblock agar kulit tak terbakar saat terkena paparan sinar matahari sepanjang hari. Bagaimanapun, kulit perempuan sejatinya lebih sensitif daripada laki-laki. Jadi daripada kamu mengalami masalah kulit usai pendakian, lebih baik persiapkan segalanya jelang pendakian, bukan?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Perempuan yang Doyan Pakai Kaos, Biasanya Punya Karakter yang Menyenangkan

Pakaian bisa menggambarkan karakter seseorang, terlihat dari caranya memilih pakaian atau seringnya ia memakai pakaian tersebut, bukan tanpa alasan namun ternyata mereka memiliki karakter terpendam.

Misalnya, untuk seseorang yang sering memakai kaus terutama perempuan, berikut adalah karakter yang mereka yang bisa digambarkan.

1. Terlihat Maskulin, Kuat, dan Tidak Cengeng

Perempuan yang gemar memakai kaus menggambarkan pribadinya yang kuat dan tidak cengeng. Selain itu, kaus yang kebesaran bisa meninggalkan kesan maskulin kepada pemakainya.

2. Pribadi Yang Rapi, Namun Tidak Berlebihan

Kata siapa memakai kaus itu tidak rapi? Selama kaus itu tidak menyalahi aturan kerapihan maka tentu saja si pemakai pun akan terlihat rapi.

Perempuan yang suka memakai kaus memang menyukai kerapihan namun mereka tidak suka berlebihan. Kesan santai yang dibawanya tidak meninggalkan rapi saat mengenakannya.

3. Pribadi yang Dinamis dan Tidak Kaku

Perempuan yang memakai kaus menggambarkan pribadi yang dinamis dan tidak kaku, artinya mereka fleksibel dalam berpakaian. Mereka bisa menjadi orang yang mudah bergaul dan tidak kaku.

4. Rata-rata Pemakai Kaus Adalah Mereka Yang Tidak Ribet

Pakaian yang sangat sederhana adalah kaus, tidak perlu ribet untuk memakainya. Maka dari itu orang-orang yang suka memakai kaus menggambarkan bahwa mereka bukanlah orang yang ribet.

5. Kaus Melambangkan Orang Yang Suka Bekerja Keras

Kita bisa bergerak bebas dan melakukan apa saja saat memakai kaus, untuk itu para pemakai kaus melambangkan orang yang suka bekerja keras. Karena dimanapun dan kapanpun mereka bisa mengerjakan sesuatu tanpa melihat pakaian yang sedang mereka pakai.

6. Pribadi Yang Sederhana Dan Tidak Suka Foya-foya

Sudah jelas bahwa kaus melambangkan kesederhanaan, untuk itu orang yang memakainya pun memiliki karakter yang sama. Mereka cenderung lebih memilih kesederhanaan dan tidak suka berfoya-foya.

7. Kaus Juga Menggambarkan Pribadi Yang Cuek

Perempuan yang sering memakai kaus menggambarkan bahwa dia memiliki sifat cuek dan tidak terlalu terkontrol oleh lingkungan sosialnya. Mereka tidak terlalu mendengarkan pendapat orang lain, terlebih dalam masalah penampilan.

Selama itu membuat mereka nyaman dan tidak mengganggu orang lain maka mereka akan cuek terhadap komentar apapun.

Jadi, apakah kamu adalah salah satu yang suka pakai kaus? Jika iya, selamat kamu memiliki karakter-karakter seperti diatas.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Inilah Alasan Mengapa Perempuan Tidak Boleh Terlalu Bergantung Pada Lelakinya

Konon lelaki selalu berada satu langkah di depan perempuan, lelaki adalah pemimpin, kepala rumah tangga, pelindung dan pembimbing perempuan. Namun, bukankah kita sebagai perempuan juga harus bisa mandiri? Bukan untuk memungkiri hal diatas, namun kita juga tidak boleh bergantung sepenuhnya kepada laki-laki. Mengapa? Inilah alasan logisnya.

1. Merasa Dicintai Akan Membuat Peluang Untuk Lelaki Menyakiti

Percaya atau tidak, lelaki adalah makhluk yang ber ego tinggi, untuk itu jangan menunjukan jika cintamu lebih besar daripada cintanya. Karena hal tersebut akan membuatnya aman dan tidak tertantang dalam suatu hubungan.

Berbeda dengan perempuan yang sangat senang merasa dicintai namun lelaki malah akan besar kepala saat merasakannya. Ingat, hakikat perempuan adalah dikejar bukan mengejar.

Jangan biarkan dia memiliki peluang untuk menyakitimu. Karena semakin kamu mencintainya semakin kamu bergantung pula pada dirinya, hal ini tentunya harus dihindari.

2. Lelaki Akan Merasa Dihargai Saat Ia Dibutuhkan


Selain ber ego tinggi, lelaki juga menjungjung tinggi harga dirinya. Keinginannya untuk menjadi pemenang, menguasai, dan membantumu adalah nyata adanya.

Saat kamu meminta bantuan dia saat itu pula kamu sedang memenuhi harga dirinya. Namun, jangan membuat dirimu lemah dengan selalu mengandalkan dia, kamu hanya perlu memenuhi harga dirinya tanpa membuat dirimu terlihat lemah dan bergantung padanya.

3. Jangan Buang Potensimu Hanya Untuk Menjaga Hatinya


Setiap orang tentu saja memiliki potensi, jangan abaikan potensimu hanya karena kamu takut berada satu langkah didepan lelakimu yang akan membuat harga dirinya terluka.

Karena seharusnya dia akan mendukungmu dan termotivasi jika kamu berada satu langkah didepannya, untuk itu jangan takut untuk mengembangkan potensimu hanya karena menjaga hatinya. Kamu berhak untuk maju tanpa menyakiti harga dirinya.

4. Luka Bisa Datang Kapan Saja, Jangan Larut Dalam Bahagia


Ada yang maha membolak balikan hati manusia. Siapapun bisa berubah jika takdir sudah berkehendak, maka janganlah kamu terlalu bergantung pada lelakimu, jika suatu saat dia pergi dan membuatmu sakit hati kamu akan terpuruk karena kehilangannya.

Jangan jadi perempuan lemah, ada atau tidak ada nya dia kita harus tetap hidup. Maka dari itu sisakan ruang dihatimu untuk menerima rasa sakit, agar ketika hal itu tiba kamu bisa siap dan mengatasinya saat itu juga.

5. Perempuan Berhak Menentukan Jalan Hidupnya Sendiri


Lelaki memang harus dihormati, terlebih jika statusnya sudah menjadi suami. Patuh pada nya merupakan suatu kewajiban perempuan, namun bukan berarti kita tidak lagi punya hak atas diri sendiri.

Ada beberapa hal yang memang kita sendiri yang berhak memutuskannya, tanpa campur tangan lelaki. Jangan sampai karena terlalu tunduk maka kamu kehilangan hak atas dirimu sendiri.

Perempuan hanya butuh perlindungan agar bisa tetap berjalan, bukan bergantung sepenuhnya dan tidak bisa hidup tanpa lelakinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

7 Kebiasaan Ini Bisa Membuatmu Dihindari Oleh Para Lelaki

Setiap laki-laki memiliki kriteria perempuan idaman masing-masing. Namun secara umum, ternyata ada beberapa sifat atau kebiasaan perempuan yang cenderung membuat laki-laki justru malah menjauh.

Ini demi kebaikanmu, jika kamu tak ingin laki-laki yang kamu sayang menjauh darimu, lebih baik hindari deh 7 kebiasaan ini.

1. Terlalu Lama dalam Berdandan

Seringkali perempuan lupa diri dalam hal berdandan. Bahkan sampai laki-laki merasa jenuh untuk menunggu perempuan sampai selesai berdandan. Untuk mengatasi masalah ini mungkin kamu bisa mulai berdandan dari jauh-jauh waktu sebelum jam janjimu dengan teman lelakimu.

2. Berpikir Bahwa Seharusnya Laki-lakilah yang Mengalah

Buanglah jauh-jauh pikiran yang satu ini. Cobalah untuk lebih adil dalam menjalin sebuah hubungan. Jangan selalu berpikiran dan menuntut laki-lakilah yang harus selalu mengalah. Karena di beberapa kesempatan, bisa jadi kitalah yang salah. Dan sudah sewajarnya untuk mangalah.

3. Terlalu Cemburu

Dalam sebuah hubungan, cemburu memang diperlukan. Namun jangan sampai rasa cemburumu itu berlebihan. Faktanya sebagian besar laki-laki tak menyukai sikap perempuan yang cemburunya terlalu berlebihan. Bukannya membuat ia semakin yakin jika kamu sayang. Perbuatan seperti ini justru membuatnya merasa terganggu dan jengah padamu.

4. Bertingkah Sok Imut

Apakah kamu pernah menemui perempuan yang bertingkah sok imut di depan pasangannya atau gebetannya? Bagaimana kamu melihatnya, apakah kamu merasa laki-laki yang bersamanya merasa nyaman dan menyukai tingkah perempuan itu? Karena pada umumnya laki-laki justru merasa risih dengan sikap perempuan yang terlalu sok imut.

5. Berbicara Terlalu Keras

Boleh saja berbicara dengan semangat 45 saat sedang mengobrolkan sesuatu yang seru dengan teman. Namun jangan sampai lupa diri ya. Bisa saja sikapmu itu membuat teman lelakimu merasa terganggu dan illfeel loh.

6. Menjadikan PMS Sebagai Alasan untuk Jadi Sosok yang Menyebalkan

Hayoo ngaku, kamu termasuk tidak? Laki-laki pada umumnya tak menyukai perempuan yang seringkali marah tak jelas dan saat ditanya yang dijadikan alasan adalah PMS. Ini adalah hal yang menjengkelkan bagi seorang laki-laki.

7. Menanggapi Masalah Hanya dengan Tangisan

Menangis bukanlah sebuah solusi yang tepat di pikiran laki-laki. Mereka berpikiran bahwa menangis tak akan bisa menyelesaikan masalah yang ada.

Laki-laki tak suka melihat perempuan menangis saat ada masalah karena mereka sadar bahwa kemungkinan kecil bagi mereka bisa meredakan tangisan seorang perempuan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top