Love & Sex

Perpisahan Membuat Siapa Yang Benar dan Salah Tak Lagi Penting, Bergegas Bangkit Justru Lebih Berarti

Saat tidak ada lagi yang bisa dipertahankan, dan segala alasan untuk bersama tak bisa lagi menguatkan, perpisahan menjadi jalan terbaik yang harus diputuskan. Ketimbang memaksakan diri untuk bertahan yang ujung-ujungnya malah membuat luka kian dalam.

Keputusan itu tak semata mudah dijalani, rasa sakit, kecewa, marah, dan sedih bercampur jadi satu ketika menghadapi perpisahan. Meskipun terasa berat, sudah menjadi tugas kamu untuk menghadapinya.

Tidak Ada Yang Lebih Penting Selain Bicara Pada Tuhan

StockSnap_FWBQUR73L4

Setiap detik waktu yang kamu lalui, dan segala hal yang kamu alami merupakan kehendak Tuhan. Semua sudah diatur, termasuk dengan perpisahan yang kamu alami. Menyakitkan memang tetapi ini jalan yang Dia berikan dan menjadi hal terbaik untuk masa depanmu.

Kamu bisa jadikan ini sebagai ajang untuk mendekatkan diri lagi kepada Tuhan, minta kekuatan meskipun kamu tidak tahu alasan sebenarnya dibalik perpisahan itu. Setidaknya kamu bisa menguatkan hatimu dan percaya bahwa akan ada kado terindah yang Tuhan berikan kepada kamu, jika mampu bersabar dan melewati semuanya dengan baik.

Benar atau Salah Sudah Tidak Penting Lagi Saat Berpisah, Berhenti Menyalahkan Diri Sendiri Atau Dia

pexels-photo-54566

Ketika kamu dan pasangan memutuskan untuk berpisah, pasti ada masalah diantara kalian berdua yang menyebabkan pertengkaran, hingga hubungan tidak bisa lagi dipertahankan. Pada kondisi seperti ini ego masing-masinglah yang menjadi penyebab pertengkaran tersebut semakin hebat, saling menyalahkan sehingga tidak ada penyelesaian.

Ketika keputusan untuk berpisah sudah ditentukan, sudah tidak ada lagi siapa yang benar ataupun salah. Kamu hanya tinggal bertahan sekuat tenaga untuk bertahan dan berusaha melepasnya.

Kamu Punya Keluarga Dan Teman-teman, Temui Mereka Agar Lara Hatimu Sedikit Terobati

Tidak ada gunanya kamu menangisi perpisahan. Meskipun kamu mengurung diri dan menangis sampai air matamu habis, itu tidak akan merubah apa pun keadaanmu saat ini. Kondisimu tidak akan kembali seperti dulu, bahkan akan jadi kian buruk jika kamu terus menerus bersedih. Ingat! Kamu masih punya keluarga dan teman-teman yang sudah bersamamu jauh sebelum pasanganmu hadir.

Meskipun Kamu Sedang Bersedih, Hidupmu Harus Tetap Berjalan

pexels-photo-103127

Senyum susah, nafsu makan juga lenyap, begini salah begitu juga salah. Kalau sudah patah hati memang semua jadi tidak menyenangkan. Ini hal yang wajar, karena kesedihan itu menjadi salah satu fase dalam hidup kamu yang harus dilalui. Menjadi tidak wajar saat kamu melibatkan emosimu ke dalam hal yang sama sekali tidak berhubungan dengan kisah cintamu. Perpisahan memang menghancurkan kisah cintamu, tetapi jangan kamu hancurkan juga masa depan dan karirmu.

Liburan Bisa Kamu Jadikan Ajang Untuk Melepaskan Segala Emosi Negatif Yang Berkecamuk

Jesse

Kalau sebelumnya kamu sulit mengatur jadwal liburanmu karena jadwal yang padat dan juga waktu yang kamu habiskan dengan pasanganmu. Saat perpisahan, kamu bisa melepaskan amarah dengan melakukan liburan. Buatlah rencana perjalanan ke suatu daerah yang belum pernah kamu datangi, dan lakukan hal-hal yang menyenangkan. Jika perlu lakukan kegiatan yang memacu adrenalin sehingga bisa membuatmu berteriak kencang.

Berlibur bisa jadi obat yang ampuh untuk hatimu, dan ketika kamu bertemu dengan orang baru serta suasana baru, kamu bisa belajar banyak hal dari perjalanan liburanmu. Siapa tahu hal ini bisa jadi titik balik untuk dirimu yang baru.

Agar Kejadian Yang Sama Tak Terulang, Jangan Buru-buru Mencari Pengganti

pexels-photo-227335

Mungkin kamu telah sering mendengar pernyataan bahwa obat terbaik dari patah hati adalah jatuh hati lagi. Namun untuk kamu yang baru merasakan patah hati, jangan terburu-buru mengambil keputusan untuk memulai kembali sebuah komitmen dengan orang lain.

Pasalnya saat kamu patah hati, emosi yang kamu alami masih belum stabil. Ada kemungkinan ketika kamu terlalu cepat membuat sebuah komitmen, hal itu hanya akan didasari hawa nafsu dan mengabaikan berbagai pertimbangan lain. Bukannya semakin baik, bisa jadi luka yang sama akan terulang lagi.

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Tak Usah Khawatir Berlebihan Jika Siklus Menstruasi Berantakan Saat Liburan

Untuk perempuan, yang namanya berlibur kalau bisa jangan berbarengan dengan masa datang bulan. Bukan apa-apa, kadang rencana yang sudah dibuat, justru tak bisa dieksekusi, bahkan liburan pun jadi kurang nyaman kalau melakukannya berbarengan dengan momen haid.

Yang lebih rumit lagi, ada lho yang merasakan, setiap kali periode liburan atau jelang liburan, periode datang bulan seringkali jadi kacau dan tak menentu dan bahkan mungkin terlambat parah. Bahkan membuat periode PMS jadi lebih panjang dan mengkhawatirkan. Kira-kira apa ya penyebabnya?

Pakar seks Emma McGowan mengungkapkap, sejatinya menstruasi dikendalikan oleh serangkaian pelepasan hormon yang rumit. Ketika semua hal di dalam tubuh berjalan seperti biasa dengan rutinitas yang biasa, maka proses hormonal juga akan berjalan seperti biasa, antara 28-30 hari.

Namun, saat bepergian, biasanya siklus tidur atau bangun tidur seseorang alias ritme sirkadian juga ikut berubah. Kondisi tak biasa inilah yang akhirnya membuat kondisi siklus hormonal seseorang pun akhirnya ikut berubah.

Ritme sirkadian sendiri memang membantu menjaga hormon tetap seimbang, baik dalam jumlah produksi ataupun lainnya. Ketika ritme tersebut terganggu oleh perjalanan liburan, khususnya ketika pergi ke luar negeri, harus menghadapi perubahan zona waktu, sulit tidur di pesawat, hingga jet lag, maka siklus menstruasi pun rentan berubah.

Hanya saja, kondisi ini tak akan berlangsung selamanya. Kondisi ini hanya terjadi selama beberapa saat sampai ‘kehidupanmu’ normal kembali.  Dari sekian banyak cara, McGowan mengungkapkan bahwa memperbaiki pola tidur dan makan yang teratur saat bepergian bisa membuat tubuh kembali pada jadwal normal.

Mungkin Salah Satu Pemicunya Karena Kamu Sedang Stress

Beban pikiran yang berat ternyata ikut memengaruhi siklus menstruasi. Ketika kamu sedang dalam keadaan stres atau depresi, hypothalamus, yakni bagian otak yang mengatur hormon siklus haid ikut terpengaruh. Sehingga, saat stres, hormon pengatur jadi tidak seimbang dan haid pun jadi tidak teratur.

Gaya Hidup Kurang Sehat yang Tak Kunjung Kamu Tinggalkan

Merokok dan sering mengonsumsi alkohol ternyata tidak hanya mengganggu kesehatan, tapi juga dapat mengacaukan siklus haidmu lho. Ini karena gaya hidup tersebut bisa memengaruhi kesehatan sehingga siklus haid juga bisa tidak stabil.

Karena gaya hidupmu yang kurang sehat, tubuhmu pun akhirnya memberi sinyal. Tak menutup kemungkinan kalau siklus haid yang tidak teratur bisa jadi pertanda jika kamu mengidap penyakit yang serius.

Salah satunya adalah ovarium polikistik, dimana hal ini ditandai dengan timbulnya kista kecil dalam indung telur yang  menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

Olahraga yang Berlebihan Juga Bisa Jadi Alasan Pasti Periode Haidmu Jadi Berantakan

Olahraga memang wajib dan baik untuk dilakukan, tapi tidak jika dilakukan berlebihan. Saat melakukannya secara berlebihan, tubuh akan menghasilkan hormon-hormon yang berlawanan dengan hormon reproduksi yaitu estrogen dan progesteron.

Ketidakteraturan Menstruasi Bisa Juga Karena Adanya Kenaikan Berat Badan dan Melakoni Liburan saat Menstruasi

Naik atau turunnya berat badan secara drastis juga jadi penyebab siklus haid yang tidak teratur. Biasanya, siklus yang tidak teratur terjadi pada orang yang mengalami gangguan pola makan. Ini merupakan penyebab utama siklus haid yang tidak teratur.

Ketidakseimbangan hormon pun bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti kelelahan atau stres. Ketika terjadi gangguan pada hormon di dalam tubuh, maka siklus haid pun ikut terganggu.

Bahkan untuk yang Sedang Melakoni Sistem KB, Alat Kontrasepsi pun Berpengaruh pada Siklus Haid

Penggunaan pil kontrasepsi dalam dosis rendah memang tidak terlalu memengaruhi siklus haid. Tapi, alat kontrasepsi seperti spiral dan suntik KB bisa menyebabkan seseorang telat mendapatkan haid.

Bahkan alat seperti spiral bisa juga menyebabkan darah keluar lebih banyak dari biasanya saat haid.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Kamu Harus Bisa Membaca Ciri-ciri si Dia yang Egois Ketika Bercinta

Percaya atau tidak, meski sudah berstatus suami-istiri ada saja pasangan yang kerap menyakiti. Terlebih, ketika sedang melakukan hubungan intim. Kita sudah susah payah untuk memberikan yang terbaik untuknya, eh dirinya justru berbuat sesukanya saja.

Jangankan untuk memuaskan, seperti yang kita harapkan. Dia malah berbuat hal-hal yang menjadi keinginan darinya saja. Itulah kenapa penting untuk kita bisa mengetahui, bagaimana sih sebenarnya sikap laki-laki yang tak ingin menang sendiri ketika sedang ena-ena berdua.

Nah demi membantumu membaca sikap dari si dia, dilansir dari Cosmopolitan, ada beberapa hal yang bisa jadi isyarat apakah dirinya egois atau tidak dalam bercinta.

Posisi Seks yang Dilakukan Hanya Sesuai Keinginannya Saja

Kamu tentu punya beberapa posisi seks yang menjadi bagian kesukaan. Tapi, sebagai pasangan yang saling menghargai. Kita kadang mengurungkan niat ini. Sialnya, ia malah bersikap sebaliknya. Tak memikirkan kamu suka atau tidak, ia justru sering memaksakan agar kita bercinta sesuai posisi yang ia inginkan.

Kepuasaanmu Baginya Bukanlah Sesuatu yang Perlu

Akan sangat menyenangkan, jika pasangan sama-sama puas dengan hubungan seks yang dilakukan. Tapi, kamu boleh melihat, ciri lain dari si dia yang egois ketika melakukan hubungan badan. Tak akan bertanya, apakah kamu sudah sampai pada titik kepuasanmu atau tidak. Baginya yang terpenting adalah kepuasannya saja.

Maka ketika ia merasa sudah sampai pada titik orgasmenya, baginya semua boleh diberhetikan saat itu pula. Tak peduli, kamu sudah puas atau belum, yang penting dirinya sudah.

Berusaha untuk Menyampaikan Keresahan, Tapi Tak Ada Perasaan Bersalah yang Ia Tunjukkan

Yap, memang lebih baik untuk dikomunikasikan secara langsung. Sampaikan padanya, semua hal yang memang menurutku bertentangan. Kemukakan pula, jika hubungan seks yang kau lakukan dengan dirinya hanya menguntungkan dia saja.

Nah, dari sini kamu akan bisa membaca. Bagaimana ia memberi respon dari keluhan yang kau punya. Jika ternyata sikap yang ia tunjukkan hanyalah sebuah basa-basi busuk yang tak menunjukkan rasa bersalah sama sekali. Mungkin benar, ia memang tak pernah peduli pada perempuannya ini.

Tak Peduli Apa Katamu, Ia Akan Terus Memaksa Bercinta Jika Memang Sedang Ingin

Kamu pasti paham kan, tak setiap waktu kita bergairah untuk bercinta. Sekalipun itu dengan suami tercinta. Bahkan ketika kamu sedang tidak mood, dia justru datang dengan nada yang cukup memaksa dan tak mau meneri alasan yang kamu sampaikan padanya.

Kehilangan rasa dalam menghargai keputusanmu, yang ia mau hanyalah memenuhi hasrat seksual demi membuatnya senang. Jadi, meski kamunya tak senang, ia tak akan peduli dan tak mau mendengar alasan. Yap, dia egois!

Dan Kerap Memberi Saran Tentang Sesuatu yang Hanya Ia Suka

Coba ingat-ingat lagi, berapa kali ia memberi saran dengan dalih baik untuk hubungan cinta yang kalian jalankan. Padahal yang sesungguhnya, ia hanya ingin membuat dirinya puas saja. Terlihat baik memang, tapi walau katamu kau tak suka, ia akan tetap memaksakan.

Menyarankanmu untuk segera membersihkan ‘miss v’ sebelum bercinta, padahal dia sendiri tak melakukan hal yang sama. Begitu kira-kira salah satu bentuk perintah darinya.

Nah, setelah membaca beberapa hal yang tadi sudah dijelaskan. Kami harap kamu bisa membedakan, benarkan si dia sayang atau egois dan tak memikirkan kesenangan dan kepuasanmu sebagai pasangannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Luka Operasi Caesar Bisa Cepat Pulih dengan Cara Ini

Operasi C-Section atau lebih akrab disebut operasi caesar dikenal sebagai salah satu metode persalinan yang cukup populer selain secara normal. Persalinan dengan metode ini memang tak perlu menghabiskan banyak waktu, hanya saja waktu pemulihan luka yang justru butuh waktu lebih lama.

Nah, untukmu yang baru atau ada rencana melakoni operasi Caesar, tak usah dibawa khawatir ya, sebab sekalipun dianggap lama, ada lho beberapa cara yang diketahui bisa mempercepat pemulihan luka C-section.

Bersabarlah dan Jangan Lakukan Aktivitas Berat sampai Enam Minggu ke Depan ya

Perempuan yang sudah melahirkan bukan berarti ia bebas melakukan apapun. Saat berhasil melewati proses operasi C-section, perempuan sejatinya harus bersabar dan menunggu sampai dokter membolehkanmu bebas beraktivitas.

Untuk itu, kalau kamu pun mengalami situasi yang serupa, sebaiknya tahan dulu hasratmu menurunkan berat badan dengan nge-gym, lari, atau olahraga berat lainnya. Tahan juga hasrat membersihkan rumah yang berantakan pasca ditinggal bersalin.

Biasanya dokter tetap menyarankan untuk bergerak tapi tak boleh terlalu banyak gerak. Tunggulah sampai enam minggu. Ini karena proses pemulihan yang sempurna butuh waktu selama itu. Intinya, kesabaran adalah kunci percepatan pemulihan operasi C-section yang kamu lakoni.

Pastikan Asupan Nutrisimu Terpenuhi ya Setiap Harinya

Penuhi makananmu dengan buah dan sayur kaya serat untuk mengurangi efek sembelit pasca C-section. Ya, operasi caesar memang bisa memicu sembelit. Hal ini terjadi karena adanya penyumbatan usus yang disebut ileus.

Sembelit pun disertai nyeri meradang pada luka C-section. Demi mengatasi hal ini, siasati dengan mengonsumsi sayur dan buah secara rutin ya. Tegang pada usus akan berkurang jika kamu semakin banyak dan rutin mengonsumsi serat.

Jika Masih Tak Berselera Makan, Coba Atasi dengan Mengunyah Permen Karet

Jika masih tak berselera makan buah dan sayur, cobalah mengunyah permen karet untuk mengatasi sembelit.

Penelitian dari Thomas Jefferson University Hospital, Philadelphia, Amerika Serikat mengemukakan jika mengunyah permen karet dapat mengatasi susah buang air besar pasca melahirkan. Kegiatan mengunyah ini sejatinya sedang memanipulasi kerja tubuh seolah-olah kamu sedang benar-benar makan.

Jangan Mengangkat Barang Berat karena Bahaya Lho untuk Perutmu

 

Mengangkat barang berat hanya akan menimbulkan tekanan pada perut, ini berbahaya apalagi jika jahitanmu belum sempurna. Saat seseorang melakukan kegiatan yang memberi tekanan pada perut seperti angkat barang berat, dinding abdomen turut tertekan.

Tekanan yang terlalu tinggi dan terus menerus bisa membuat dinding abdomen melemah sekaligus membahayakan ususmu. Karenanya, mengangkat beban berat pun juga dilaranng.

Kalau kamu menyepelekan anjuran ini, bisa jadi efek samping yang mungkin terjadi adalah meregangnya jahitan, lalu robek, dan terjadi infeksi. Kalau kamu mau mengangkat barang, angkatlah barang yang ringan dan sedikit atau minta bantuan suami.

Konsumsilah Obat Penghilang Rasa Sakit yang Memang Disarankan oleh Dokter

Untuk perempuan yang baru melahirkan, tak perlu takut minum obat pereda rasa sakit untuk luka C-section. Bagaimanapun, dokter tahu mana yang aman untukmu dan buah hati, jadi tak perlu takut jika kandungan pada obat mempengaruhi kualitas ASI yang akan diminum si bayi. Dokter pasti memberikan resep yang tak berlebihan pula.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top