Inspirasi & Motivasi

Perihal Antar Jemput Dalam Sebuah Hubungan, Memangnya Harus?

“Loh kok sendiri ? Memangnya si itu kemana ?”

Kalimat tanya di atas merupakan satu dari banyaknya pertanyaan yang kadang sering membuat seseorang jengkel. Mungkin bukan buatmu tapi bisa saja untuk orang lain. Pihak yang mengajukaan pertanyaan pun melakukan hal itu sebagai respon yang timbul secara tiba-tiba saat melihatmu. Tapi buat dia yang menerima pertanyaan tersebut bisa saja merasa sangat terganggu. Memang sih antar jemput pasangan dalam sebuah hubungan adalah hal yang wajar. Tapi bukan berarti harus seperti itu setiap hari kan ?

Menjalani hubungan bisa saja merubah statusmu, tapi rasanya bukan juga serta merta mengganti kebiasaan. Kamu juga tentu tak mau kan, jika dia yang jadi pasanganmu malah merasa jadi supir atau tukang ojek untukmu.

Hubungan Yang Baik Tak Selalu Ditandai Dengan Kemana-Mana Selalu Bersama

Berdua bersama dengan dia yang kamu cinta bisa jadi salah satu alasan untuk bahagia. Namun untuk segala sesuatunya tentu ada takarannya, begitu pula dengan waktu yang kamu dan pasanganmu punya. Di hadapanmu dirinya mungkin bisa terlihat baik-baik saja. Mau dan bersedia untuk mengantar dan menjemput kemana saja. Tapi kamu tentu tak bisa menerka sesuatu yang sedang ada dikepalanya.

Bukan tak mungkin kegiatan antar jemput itu justru membebaninya, atau bahkan jadi sesuatu yang terkesan memanfaatkan dirinya. Karena hubungan yang baik akan lebih bisa berjalan lancar jika, setiap pihak memiliki kemandirian yang penuh atas masing-masing hidup mereka. Kamu juga tentu butuh ruang gerak untuk sendiri, begitu juga dengan dia.

Tak Hanya Urusan Pacar Tentu Ada Prioritas Lain Yang Membuatnya Membagi Fokus Pikiran

Pernah nggak sih kamu merasa bahwa dia tiba-tiba menjauh hanya karena urusan pribadinya? Yap, ini adalah salah satu hal yang wajar dan tak perlu di curigai secara berlebihan. Siklus antar jemput memang bukanlah sesuatu yang berat, namun kamu juga perlu memahami situasi dan kondisinya. Perhatikan bagaimana perubahan sikap yang dimilikinya ketika kamu melayangkan permintaan. Jika respon yang ditunjukkannya memang terlihat tak bersedia, tak perlu harus marah.

Coba posisikan diri berada pada pihaknya, siapa tahu memang ada urusan lain yang jauh lebih untuk diselesaikan. Toh dia juga memiliki sederet kesibukan. Memang kamu mau kalau punya pasangan yang hanya lontang-lantung tanpa punya aktivitas yang jelas. Lagi pula apa yang dia lakukan sekarang juga untuk masa depan kalian berdua.

Lagi pula tak menjemputnya bukan berarti kamu bukan tak penting baginya. Justru hal itu dilakukannya karena dia percaya bahwa kamu bisa pergi dan pulang dengan sendiri tanpa harus diantar olehnya.  Dengan kata lain dia menilaimu sebagai perempuan mandiri yang bisa diandalkan.

Karena Hubungan Adalah Perihal Kesepakatan, Begitu Pula Dengan Istilah Antar Jemput Yang Sering Disalahartikan

Coba ingat-ingat lagi bagaimana awal mula kamu dan dia bertemu hingga bisa menjalin hubungan sejauh ini. Tentu kesepakatan dan komitmen juga jadi alasan kalian menjalin hubungan. Hal  itu jadi salah satu hal mengapa kamu tak  perlu marah-marah jika dia tak bisa menjemput.

Sebagai seseorang yang juga sudah cukup dewasa kamu tentu sadar, bahwa semua yang kamu inginkan tak semuanya bisa terpenuhi. Anggaplah ini jadi sesuatu yang memang harus terjadi, berlalu, kemudian dilupakan. Bukan jadi sesuatu yang malah menimbulkan masalah dalam hubungan. Hal lain yang perlu kamu ingat, antar jemput dalam sebuah hubungan tidak termasuk dalam kesepakatan yang perlu dibuat.

Hingga Disebut Sebagai Bukti Dari Tingkat Keseriusan Sampai Sesuatu Yang Memang Harus Dilakukan

Suara-suara dari luar yang tiba-tiba jadi sok tahu atas apa yang sedang kamu jalani, tentu selalu ada. Mereka yang kebetulan hadir di sekitar jadi juri yang akan menghakimi kamu dan dia dalam menjalani hubungan. Namun meski sering mendapat pertanyaan-pertanyaan yang bersifat menyinggung, kamu tak perlu pikirkan itu. Balaslah mereka dengan kata-kata bijak yang akan menjelaskan. Bahwa menurutmu bukti dari keseriusan yang kata mereka bisa dilihat dari aktivitas antar jemput, tak selalu benar. Dimatamu ada banyak hal lain yang akan menunjukkan rasa sayang, dan tentu hal yang mereka sebutkan tak selalu termasuk didalamnya.

Mungkin Memang Akan Lebih Baik Jika Bisa Diseimbangkan, Tapi Bukan Berarti Jadi Sesuatu Yang Diharuskan

Terlepas dari segala pandangan yang tadinya diplesetkan, hal ini juga bukanlah sesuatu yang salah. Aktivitas antar-jemput jelas akan memberi kalian waktu lebih banyak waktu untuk bertemu dan bertukar cerita. Mampu menghilangkan rasa lelah hingga mengembalikan semangat yang tadinya telah hilang seharian. Untuk terasa lebih adil, kamu dan dia bisa membuat pola untuk melakukannya. Taruhlah dari 5 hari kerja dalam seminggu, dia akan menjemput kamu 3 kali. Ini tentu akan lebih baik untuk hubungan, dia pun akan lebih nyaman melakukannua. Tak harus setiap hari, karena tentu dia juga punya rasa letih. Yang penting kalian tetap punya waktu untuk bertemu selain di akhir pekan nanti.

Dan Meski Dianggap Jadi Peraturan Yang Harus Dalam Sebuah Hubungan, Keinginan Itu Malah Seperti Paksaan

Untuk hal yang paling penting semuanya kembali kepada kamu dan dia sebagai orang yang akan menjalaninya. Kamu mungkin bisa saja berpikir antar jemput jadi syarat yang harus bagi dia agar jadi pasangan. Lalu kemudian seakan tak mau kehilangan dirinya tetap mengiyakan. Sah-sah saja memang jika kalian berdua terlihat tak ada masalah. Tapi meski dinilai sebagai peraturan yang memang harus dijalankan, Hal tersebut terlihat seperti paksaan.

Meski begitu kamu juga harus berusaha untuk mengerti dia. Bukan karena dia sudah mengiyakan, kamu lantas menjadi  tak peka dan terkesan ingin menang sendiri. Toh laki-lakimu juga memiliki sederet kesibukan yang membuatnya letih. Setidaknya saat meminta dirinya untuk menjemputmu pintar-pintarlah membaca kondisinya saat itu.

Siapapun kamu yang membaca ini tentu tak harus setuju, jauh dari kesan yang ingin menggurui. Sesuatu yang disampaikan sedari tadi hanyalah salah satu pencerahan, dari banyaknya pandangan yang salah atas peraturan-peraturan dalam hubungan. Lalu bagaimana dengan kamu?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menikmati Akhir Pekan Akan Lebih Menyenangkan Tanpa Terdistraksi Isi Linimasa Instagram

Sekalipun kamu tinggal di Jakarta yang katanya semakin sulit menemukan lokasi wisata, bukan berarti kamu tak bisa menikmati akhir pekanmu. Macet memang sudah jadi bagian hidup sehari-hari, termasuk saat akhir pekan, tapi jangan sampai keadaan ini membuatmu putus asa dan jadinya hanya sibuk menatap layar gawai selama seharian penuh saat akhir pekan.

Kamu perlu tahu, terdistraksi dengan isi Instagram setiap hari hanya akan membuat pikiran rentan depresi. Karenanya, saat akhir pekan lebih baik isilah waktumu dengan kegiatan yang lebih menyenangkan. Jalan-jalan keliling kota misalnya.

Supaya Tak Bosan dengan Suasana yang Sudah Pernah Kamu Kunjungi, Pilihlah Satu Tempat yang Berbeda

Yang namanya jalan-jalan keliling kota bukan berarti hanya dihabiskan untuk mengitari mall saja ya kawan. Memang, mall ini akhirnya seperti jadi satu-satunya destinasi yang harus dikunjungi saat akhir pekan, tapi kamu cobalah meluangkan waktu sejenak untuk mencari tahu tempat-tempat wisata yang mungkin jarang terekspos.

Kamu bisa memulai perjalananmu di akhir pekan sejak pagi, mungkin kamu bisa mendatangi tempat-tempat yang terasa segar dan bisa jadi pilihan yang menarik di pagi hari. Kalau sebagai perempuan kamu masih canggung untuk pergi sendiri, ya tak masalah jika hendak mengajak teman atau pacar.

Sorenya untuk kesan menanti senja yang tak biasa, jika memang masih ingin berada pada sekitaran Pusat Jakarta. Kamu bisa menikmati matahari terbenam di Pelabuhan Sunda Kelapa. Aktivitas para kapal yang sedang bersandar dan beberapa kegiatan para awaknya akan membuatmu merasakan Jakarta dari sisi yang berbeda.

Sebab Jalanan Ibu kota Sedang Ruwet-ruwetnya, Pastikan Pula Rute Mana yang Tak Akan Membuatmu Merana

Yang namanya jalanan Jakarta memang semakin padat. Jangankan hari biasa, di akhir pekan pun ruas jalanan utama pasti tetap saja macet. Belum lagi kalau ada pembangunan di sana-sini. Karenanya, penting sekali untukmu setidaknya untuk mencari rute alternatif.

Walau terlihat sepele, memilah jalanan yang akan dilalui jadi salah satu kunci untuk dapat menikmati perjalanan. Sebab untuk mencari tahunya pun cukup mudah. Entah itu dari sosial media, atau dari beberapa akun yang biasanya khusus membicarakan tentang jalanan Ibu Kota.

Dari Jauh-jauh Hari, Pilihlah Waktu yang Pas untuk Melakukan Perjalanan

Nah sekiranya kamu sudah tahu tempat mana yang akan kamu tuju serta jalur mana yang akan dilalui, hal selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah soal keberangkatan. Kalau kamu memang ingin pergi sejak pagi, berarti perlu timing yang pas untuk istirahat dan memikirkan soal jam keberangkatan. Berangkat sejak pagi memang lebih menyenangkan karena biasanya jalanan belum seramai biasanya.

Perempuan Mandiri Tahu Pilihan Kendaraan yang Paling Nyaman di Hati

Dari sekian banyak hal-hal yang tapi perlu kamu perhatikan, kamu wajib memikirkan juga soal transportasi apa yang akan dipakai untuk jalan-jalan nanti. Karena biar bagaimanapun kamu tentu tak akan berjalan kaki untuk menikmati akhir pekan. Kecuali cuma makan di warung depan.

Hadir untuk menjawab kebutuhanmu Motor Address Playful dari Suzuki ini bisa mengantarmu menikmati akhir pekan di Jakarta. Skuter yang memang didedikasikan untuk kamu yang masih berjiwa muda, jadi salah satu skuter terbaik untuk untuk menikmati hari lebih produktif. Lengkap dengan aksesori panel bodi yang penuh warna pada bagian frame cover, handle cover, leg shield hingga pada stripping set.

Kamu juga tak perlu khawatir atau ragu, jika ternyata varian warna tak akan sesuai selera, sebab seri skuter matic dari perusahaan berlogo S ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodinya. Kamu bebas pilih warna mana yang sekiranya sangat pas dan cocok untuk karaktermu. Mulai dari Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange Hingga Ice Silver.

Keunggulan lain yang akan menjawab kekhawatirmu saat nanti akan berkendara di tengah jalanan ibukota saat akhir pekan tiba. Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang memang dipercaya menghasilkan performa baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1

Dengan komposissi mesin seperti itu, perihal biaya bahan bakar kamu tentu tak perlu ragu, sebab motor ini jadi skuter matic yang tergolong irit. Selain menghemat waktu dalam perjalanan, berkendara dengan Suzuki Adress Playful ini juga membantumu menghemat budget akhir pekan dari perihal ongkos kendaraan.

Saat Sudah Sampai Tujuan, Silahkan Nikmati Dulu Waktu Liburan, Jangan Sibuk Unggah Foto di Media Sosial

Perjalanan menuju tempat wisata memakan waktu yang tak sebentar. Karenanya, sebisa mungkin kalau memang bukan sesuatu yang penting dan bersifat darurat, sebaiknya cobalah nikmati waktu akhir pekanmu degan berkualitas.

Setidaknya jauhkan diri dari dunia sosial media untuk sehari saja, sebab ini akan berpengaruh pada jiwa. Untuk apa mencari destinasi pelepas penat kalau akhirnya kamu hanya terdistraksi dengan gawaimu? Jika sesekali membuka untuk sekedar posting di instastory instagram bolehlah, namun kalau keblalasan buka akun gosip dan saling balas komentar tentu itu akan membuatmu lupa, jika tadinya kamu sedang ingin menikmati akhir pekan di Jakarta.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Sudah Lama Tak Dihubungi Mantan, Kalau Dia Kangen Ada Saja Alasannnya Untuk Sekedar Bertanya Kabar

Saat putus cinta, kenangan, dan perasaan tentang seseorang sejatinya tak langsung hilang begitu saja. Kamu pun pasti mengamini hal ini. Ada proses yang dimaknai sebagai proses move on sampai kamu akhirnya benar-benar berhasil melupakan segala perasaanmu terhadapnya. Namun yang menyebalkan justru ketika kamu sudah mulai atau benar-benar lupa, pasti ada saja momen dimana sosok mantanmu datang menghampiri.

Ia tak sungkan mengeluarkan alasan-alasan klasik yang sebenarnya terdengar klise namun tetap dipakainya sebagai tameng untuk sekadar mengutarakan rindu padamu. Diantara sekian banyak alasan, ini dia yang masih sering dipakai oleh para pria…

“Semalam aku mimpiin kamu,”

Alasan ini dipakai supaya kamu seolah-olah datang lagi ke kehidupannya. Entah mimpinya itu benar atau tidak, tapi yang pasti dia sejatinya masih mengingat tentang kehadiranmu. Tak peduli terkesan klasik atau tidak, yang penting dia punya alasan agar bisa menghubungimu tanpa harus mengutarakan rindu yang sejatinya dia rasakan.

“Aku Lagi Ada Banyak Masalah, Kamu Bisa Bantuin Nggak?”

Ada atau tidaknya masalah bukankah sudah jadi urusannya sendiri? Untuk apa pura-pura curhat lalu berujung meminta bantuan supaya kamu bisa menemaninya? Sebenarnya hal itu adalah caranya menyampaikan rindu namun dia kepalang gengsi saja. Di luar sana, percayalah, masih banyak laki-laki yang pakai alasan ini untuk mendapatkan simpati dari mantannya. Di lain sisi, sebagai makhluk yang selalu mengedepankan perasaan, perempuan pun ada saja yang akhirnya menaruh simpati dan setuju untuk jadi teman curhatnya.

 “Mama Pengen Tahu Kabar Kamu,”

Mungkin maksudnya agar kamu dan keluarganya tetap bisa bersilaturahmi kendati kalian harus berpisah. Tapi, percayalah dibalik maksud tersebut, ada rindu yang ingin diutarakan. Kamu sebagai mantan pasti jadi serba salah. Agar tak awkward, ya sah-sah saja kalau kamu menerima perkataannya dan jangan lupa sampaikan juga salam darimu untuk keluarganya. Tapi tetap ingat batasan yang tak perlu kamu langgar ya.

“Kamu apa kabar? Aku baru dapat promosi jabatan di kantor,”

Setelah sekian lama lost contact, tiba-tiba mantan menghubungimu. Bukan tanpa alasan, biasanya ada lho tipikal mantan yang seperti ingin pamer dan membuktikan kalau kehidupannya sekarang sudah jauh lebih baik dibanding dulu. Selain rindu, dia sejatinya juga penasaran apakah kamu sudah mendapatkan pendamping yang baru atau setidaknya dia ingin tahu kehidupanmu pasca berakhirnya hubungan kalian.

“Aku mau minta tolong…”

Nah lucunya, ada lho tipikal mantan yang seperti ingin minta tolong. Padahal sejatinya dia hanya kehabisan ‘bahan’ untuk dijadikan alasan menghubungi kamu. Dia hanya benar-benar sudah tidak tahan menyimpan perasaan rindu walau hanya bicara atau mendengar suaramu. Padahal sebenarnya dia tidak membutuhkan bantuan apa-apa, hanya saja mungkin rasa rindu dan penasaran padamu sudah tidak terbendung lagi, sehingga dia memutuskan memakai alasan ini.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Kamu Tak Usah Meragu, Siapa Tahu Dibalik Tingkah Cueknya Itu Memang Dia Menyimpan Rasa Untukmu

Laki-laki cuek memang sangat sukar untuk ditebak. Sifatnya dan karakternya yang lebih banyak diam dan memendam pemikirannya seperti menyimpan misteri. Bahkan untuk urusan cinta sekalipun, dia memilih diam dan tak suka untuk mengumbar isi hatinya lewat kata maupun tingkah laku. Tapi tahukah kamu, sejatinya tak pernah ada orang yang benar-benar bisa menyembunyikan sesuatu.

Secuek-cueknya seorang laki-laki, pasti ada saja hal yang menandakan kalau dia suka padamu, kawan.  Kamu penasaran bagaimana mengenalinya? Coba perhatikan gerak geriknya baik-baik…

Dia Memang Sungkan atau Tak Suka Memulai Chat Duluan, Tapi Kalau Kamu yang Chat Pasti akan Dibalas

Mereka memang agak gengsian. Karenanya jangan heran kalau dia jarang sekali memulai obrolan lebih dulu lewat pesan singkat. Karena kepribadiannya yang cuek itu mungkin. Tapi kalau kamu yang memulai obrolan lebih dulu, percayalah dia pasti akan responsif karena kamulah sosok yang sedang mengisi hatinya.

Kalau dibandingkan laki-laki yang tidak cuek, justru ada kemungkinan mereka tak akan terus-terusan membalas pesanmu yang mungkin dianggap kurang penting. Tapi untuk si laki-laki cuek, obrolan atau pesan darimu sesingkat apapun sangat berarti untuknya.

Dia Sepertinya Tak Peduli Pada Sekitarnya, Tapi Sekalinya Kamu Butuh Bantuan, Dia Pasti Akan Bantu Sampai Selesai

Dari luar memang tampaknya dia diam-diam saja. Tapi percayalah, saat kamu sedang butuh bantuan, dia akan membantumu sampai pekerjaanmu selesai. Tak perlu dia mengutarakan gombalan atau caper terhadapmu, sebab bagi laki-laki dengan karakter seperti ini, dia cukup memperhatikanmu dari jauh dan memastikan kalau dia selalu ada untukmu.

Ini yang patut kamu jadikan nilai plus. Prinsipnya sangat bagus sebab tak pakai gombalan tapi memilih untuk langsung bertindak. Tak perlu pakai ucapan tapi langsung ke pembuktian.

Jika Dia Melihatmu Jalan dengan Laki-laki Lain, Mungkin Kelihatan Biasa Saja, Tapi Kalau Kamu Tanya Apakah Dia Cemburu Atau Tidak, Dia Pasti Jujur Padamu

Menghadapi laki-laki yang cuek sejatinya menuntutmu untuk jadi lebih proaktif. Sebab kalau kamu tak bertanya, dia pasti akan terlihat biasa saja. Tapi kalau kamu berani nanya, dia pasti jawab jujur kalau sebenarnya cemburu melihat kamu jalan sama laki-laki lain. Saat dia suka sama kamu, tampaknya mungkin sok kalem dan sok cool, padahal aslinya cemburu.

Dia Sangat Menjaga Perasaanmu, Dia Tak Akan Dekat dengan Cewek Lain saat Sedang Fokus PDKT denganmu

Tipikal laki-laki cuek itu susah sekali untuk dekat dengan lawan jenisnya. Mereka tak mau memulai lebih dulu dan tak mau ada perempuan yang mendekatinya. Tapi kalau dia memang benar-benar punya rasa sama kamu, dia akan menjaga perasaan itu. Bak pasang kacamata kuda, dia akan fokus denganmu saja dan tak mau dekat dengan yang lain.

Kalau Kamu Sedang Memberi Saran atau Masukan, Pasti Setiap Ucapanmu Didengarkannya dengan Baik-baik

Kamu harus tahu, di balik sisi misteriusnya, ternyata dia pendengar yang baik lho. Saat kamu minta sesuatu atau menyuruh sesuatu, dia pasti akan menuruti perkataanmu. Dia akan selalu mendengarkan apa yang kamu katakan. Dia menerimanya dengan senang hati dan tak terlihat ada paksaan. Duh yang seperti ini memang yang biasanya perempuan mau.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Tinggal Jauh dari Rumah, Lebaran Jadi Momen yang Membuatku Bersyukur Lebih Dalam Atas Kehidupan

“Dibangunkan dengan cubitan kecil pada kaki tiap kali akan sahur, hingga ketukan pada pintu kamar yang kadang terdengar sampai ke rumah tetangga sebelah. Jadi sesuatu yang selalu aku rindukan saat sedang puasa, lalu tiba-tiba aku sadar ternyata aku jauh dari rumah”

Jangankan untuk bisa duduk bersama dengan seluruh anggota keluarga, tinggal di kota yang berbeda kadang membuatku banyak menahan tangis tiap kali akan sahur seorang diri. Tak selalu jadi hal yang kukutuki, lain kesempatan aku memang berterimakasih atas kesempatan baik yang masih semesta beri. Bertemu lagi di bulan yang suci, meski harus menjalai ibadah dengan sendiri lagi.

Beberapa Orang Sibuk Berbuka Puasa Diluar dengan Teman, Padahal Aku Rindu Berbuka Dirumah dengan Tenang

Tinggal di kota besar, memang membuatku banyak belajar arti kehidupan. Mengerti arti dari mereka yang kusebut keluarga, teman hingga pada mereka yang hanya sekedar kenal. Saban hari, tiap kali usai menamatkan list pekerjaan. Beberapa orang yang kukenal tinggal dengan keluarga, justru setiap hari sibuk untuk mengatur waktu berbuka puasa diluar dengan meriah.

Tak sedang ingin menghamiki atau menilai pilihan mereka salah, hanya saja, melihat mereka. Aku seolah ingin mengajukan protes pada semesta. Bisakah, bapak dan ibu dibawa ke kota ini saja? Sebab tak ada momen terbaik, selain bisa duduk dan berucap syukur bersama untuk puasa satu hari penuh yang sudah dilalui bersama.

Kadang, Bosan dengan Menu di Rumah, Dijadikan Tameng Untuk Bisa Buka Puasa Diluar, Bagiku Tempe Goreng Buatan Ibu-lah yang Selalu Membuat Rindu

Kalimat-kalimat yang dijadikan alasan beberapa teman, sering kali mencabik hatiku lebih dalam. Selalu haus akan menu makan diluar, tapi tak pernah tergiur oleh racikan makanan rumahan yang sudah disajikan.

Jangan tersindiri begitu, ini hanyalah sebuah kerinduan dari seorang perempuan yang tinggal jauh dari rumah. Jika kau bilang bosan dengan masakan ibumu dihadapanku, sungguh aku bisa mengerti itu. Tapi tolong jangan sesekali ucapkan itu, dihadapan beliau. Karena bisa melukai hatinya, lebih sakit dari yang kau bayangkan.

Demi Mengobati Rindu, Kadang Diriku Senyum-senyum Sendiri Tiap Kali Membayangkan Situasi Rumah Setiap Kali Bulan Puasa

Barangkali, ibu masih tetap menjalani aktivitasnya. Mengurusi tanaman di halaman depan, dan ke pasar jika jam di dinding sudah menunjukkan pukul delapan. Istirahat sebentar, dan akan memulai memasak lagi jika hari menjelang sore. Lalu, bapak mungkin masih akan sama. Melakoni kegiatan seperti biasa, dan buru-buru minta dibuatkan kopi setelah buka puasa.

Sadar akan sesuatu yang sedang kujalani di kota ini, beberapa kali aku mungkin akan tersenyum sembari menguatkan diri sendiri. Tak apa, jauh dari rumah, yang peting libur lebaran nanti, aku masih dapat menikmati seporsi opor buatan ibu di rumah.

Sedih Memang, Tapi Situasi Seperti Ini Justru Menempahku Jadi Pribadi yang Lebih Kuat dari Sebelumnya

Tahun-tahun pertama aku memilih untuk bekerja di kota, memang jadi masa transisi yang berat untuk dilakoni. Makan roti dan minum air putih, untuk sahur seorang diri. Hingga berkali-kali menangis, tanpa disadari.

Pelan-pelan, aku mulai belajar untuk berdamai pada situasi. Meminta diriku untuk lebih memahami, dan bisa menerima semua jalan cerita yang sedang kujalani. Berat memang, tapi mengeluh jelas bukanlah jalan keluar. Beruntung, ada keluarga yang selalu jadi penopang untuk semangat yang mendadak hilang. Dan tahun-tahun selajutnya, menjalani puasa tak lagi seberat tahun pertama.

Dan Pulang ke Rumah Setiap Kali Lebaran Tiba, Jadi Momen Pembelajaran yang Amat Berharga

Yap, setelah berjuang untuk menahan semua kerinduan akan situasi rumah setiap kali sahur dan berbuka puasa sendirian. Hari kemenangan jelas jadi sesuatu yang amat dinantikan. Pulang ke rumah, dengan segudang kerinduan. Hingga bisa bertemu dengan semua pengisi rumah dengan waktu yang lebih lama dari biasanya.

Sepanjang perayaan Lebaran, aku pun semakin paham. Bahwa kebersamaan bersama orangtua dan orang-orang tercinta adalah bagian hidup yang amat berharga dan patut untuk disyukuri lebih dalam dari biasanya.

Kalau kamu, puasa tahun ini, pulangnya kemana?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top