Inspirasi & Motivasi

Perempuan Harus Memiliki Sahabat Laki-laki. Bukan Hanya Soal Rasa Nyaman, Kamu Pun Jadi Memperoleh Banyak Kebaikan

Bersahabat dengan laki-laki? Kenapa tidak. Meskipun ada anggapan bahwa tidak mungkin akan ada persahabatan murni antara perempuan dan laki-laki. Konon akan ada selalu timbul benih cinta dari kedekatan tersebut. Nyatanya hal itu tidak sepenuhnya benar. Kamu masih bisa menjalin persahabatan seru dengan laki-laki.

Bahkan ada sebagian besar perempuan yang lebih nyaman bersahabat dengan laki-laki. Kenyamanan menjadi salah satu alasan kenapa mereka lebih memilih bersahabat dengan laki-laki. Bukan hanya tentang kenyamanan, nyatanya bersahabat dengan laki-laki juga akan memberimu 7 manfaat ini.

Laki-laki Biasanya Tidak Sedramatisir Perempuan. Bersama Sahabat Laki-laki Kamu Akan Lebih Stabil

Bukan Tak Percaya

Sebagian besar laki-laki tidak melihat masalah sedramatisir cewek. Mereka menyelesaikan masalah dengan logika, bukan dengan perasaan. Bersama sahabat laki-laki kamu bisa menyelesaikan masalah dengan lebih kuat. Tak perlu lagi deh acara nangis bombai untuk masalah yang sebenarnya tidak terlalu besar. Ketika bersahabat dengan laki-laki kamu tak akan menememukan perubahan emosi dalam sekejap. Berbeda dengan beberapa teman perempuanmu yang mungkin bisa tertawa riang dan kemudian menangis dalam jam yang sama.

Sahabat Laki-laki Pandai Menjaga Rahasia. Jadi Aman Deh Curhat Dengannya!

pexels-photo-374592

Pasti kamu pernah menemui teman perempuan yang hobi mengumbar curhatanmu ke mana-mana. Enggak enak banget kalau punya teman seperti ini. Untuk lebih amannya kamu bisa curhat pada sahabat laki-lakimu. Mereka cenderung lebih bisa menjaga rahasia. Karakteristik laki-laki yang cenderung cuek akan membuat curhatanmu relatif aman. Lagi pula  laki-laki adalah pendengar yang baik, bersamanya kamu akan menemukan kenyamanan saat mencurahkan isi hati.

Laki-laki Biasanya Akan Melindungi Kamu. Jadi Berasa Punya Pengawal Pribadi Deh!

Bukan sekedar teman curhat yang menyenangkan, laki-laki juga bisa kamu andalkan untuk melindungimu. Selama di dekatnya kamu akan relatif lebih aman. Laki-laki cenderung lebih kuat baik secara mental dan tenaga. Kamu pun jadi merasa punya pengawal pribadi.

Memiliki Sahabat Laki-laki Lebih Easy Going. Bepergian Bersamanya Akan Menjadi pengalaman menyenangkan

pexels-photo

 

Bersahabat dengan laki-laki itu berarti kamu memiliki partner yang bisa kamu ajak hang out kapan saja. Bersama teman satu geng perempuanmu mungkin kamu hanya akan menjadi sering mengunjungi salon dan mall. Namun dengan sahabat laki-laki kamu bisa meng-eksprole tempat-tempat tak terduga yang akan menantang adrenalinmu. Menyenangkan bukan?

Laki-laki Biasanya Memiliki Kemampuan Untuk Tetap Tenang Saat Harus Menghadapi Situasi Tak Biasa

pexels-photo-226166

Berbeda dengan perempuan yang cenderung panik saat diterpa masalah, laki-laki bisa lebih tenang.  Mereka bisa menyelesaikan masalah dengan ketenangan yang mengagumkan. Kamu bisa belajar menyelesaikan masalah dari sahabat laki-lakimu. Bukankah akan jauh lebih baik bila kamu bisa menghadapi masalah dengan tenang?

Saat Kamu Butuh Bantuan, Sahabat Laki-lakimu Akan Menolongmu Sepenuh Hati!

pexels-photo-246367 (1)

Sudah bukan menjadi hal yang aneh lagi jika laki-laki adalah mahkluk yang sangat loyal. Apalagi bila mereka mereka merasa memiliki kedekatan dengan temannya. Mereka tidak setengah-setengah saat memberikan bantuan.

Memiliki Sahabat laki-laki Itu Artinya Kamu Memiliki Pengkritik Yang Bisa Diandalkan

pexels-photo-349494 (3)

Sahabat laki-laki akan menjadi orang yang peduli padamu. Dia tidak akan segan memberi kritik dan nasihat ketika kamu berbuat salah.  Kamu akan memiliki orang yang akan menilaimu dengan jujur. Kamu beruntung bila memiliki sahabat dengan kualitas seperti itu. Dia adalah orang yang ingin melihatmu maju.

Kamu Jadi Memiliki Pandangan Baru Pada Dunia Laki-laki, Wawasan Kamu Pun Jadi Kian Luas

pexels-photo-413979

Memiliki sahabat laki-laki  akan membuatmu jadi mengerti seperti apa dunia mereka itu. Kamu akan bersinggungan langsung dengan hal-hal yang lazim dilakukan laki-laki, seperti menonton sepak bola hingga main games semalaman. Kalau sudah begini lambat laun kamu lebih bisa memahami dunia laki-laki.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Label ‘Couple Goals’ Akan Didapat Lewat Kualitas Relasi yang Begini Adanya

Setiap pasangan sepertinya kian disibukkan dengan ‘image’ mereka di dunia maya. Segala hal yang berhubungan dengan kekasih seolah harus terlihat indah dan wah di mata orang lain. Sementara, kualitas hubungan belum tentu berubah.

Alih-alih mau disebut couple goals, tak banyak pasangan yang hanya mengutamakan ‘pencitraan’ dibandingkan membagikan bahagia dan kisah jatuh bangun yang sesungguhnya. Saat relasi bisa menjadi inspirasi bagi sesama, tentu menyenangkan rasanya.

Hanya saja, sebelum beranjak lebih jauh dan hanya berfokus pada pencitraan, bukankah lebih baik kamu dan pasangan bekerjasama meningkatkan kualitas hubungan kalian?

Memberi Pasangan Ruang, Termaksud Membiarkannya Mewujudkan Impian

Bak Tasya Kamila dan Randy Bachtiar saat pacaran, pasangan LDR adalah inspirasi bagi kebanyakan orang. Mereka ini pejuang sesungguhnya dalam menjalin hubungan, tidak ada dalam kamusnya untuk berniat mengkhianati pasangan.

Bahkan, demi mendapatkan masa depan yang cerah, kedua pasangan saling memberikan kesempatan untuk meraih impian. Perjuangannya memang sangat terasa, demi membuktikan rasa cinta keduanya, bahkan banyak yang harus dikorbankan.

Kunci keberhasilan pasangan LDR yang penting yakin dan saling percaya kalau apa yang diperjuangkan masing-masing juga akan berimbas ke pasangan. Sudahkah kamu dan pasanganmu memikirkan tentang hal ini?

Bersama-sama Mau Merintis Usaha dari Nol demi Pemasukan Bersama

Couple goals yang lain adalah pasangan yang mau mandiri dan tidak lagi bergantung pada orangtua. Contohnya, dengan merintis usaha bersama. Sekalipun memang, demi mencapai hal tersebut tidaklah mudah.

Hanya saja, dengan berbagai kebutuhan yang kamu perlukan, sepertinya memang perlu mengembangkan usaha bersama atau berinvestasi sebagai tambahan pemasukan.

Kerja keras kamu dan pasangan ini juga jadi alasan kuat kenapa banyak orang ‘iri’ dengan kemandirian kalian.

Alih-alih Mengumbar Kemesraan, Kamu Justru Cukup Dewasa dalam Menunjukkan Apa Saja yang Perlu Jadi Konsumsi Publik  

Pasangan ideal adalah mereka yang tahu apa saja yang boleh diumbar ke publik dan mana yang cukup untuk konsumsi pribadi. Kalian tahu bahwa yang mengalami jatuh bangun berdua itu bersifat pribadi, tak ada hubungannya dengan orang lain.

Karenanya, bagi kalian tak perlu mengumbar kemesraan dan cukup sewajarnya saja ketika bermain sosial media. Apalagi ketika ada persoalan dalam hubungan, menghargai pasangan adalah hal wajib yang harus dilakukan. Tak perlu mengumbar kejelekan pasangan di Instagram atau media sosial lainnya.

Kalian Terbuka Terhadap Teman dan Keluarga Soal Relasi Kalian

Couple goals bukan hanya ditujukan pada pasangan yang rutin menebarkan senyum lewat foto-foto yang mereka unggah di media sosial. Alih-alih punya hidup bahagia, tak sedikit lho jalinan kasin yang harus berakhir di tengah jalan hanya karena masalah kurangnya keterbukaan terhadap pasangan.

Padahal, kunci hubungan yang baik justru saat pasangan berusaha mengenal orang-orang terdekat pasangan, apalagi keluarga yang memang jadi pemberi restu pertama dalam hubungan.

Kalian Bisa Menyelesaikan Masalah dengan Kepala Dingin

Untuk mendapatkan kualitas couple goals, coba tanyakan lagi pada dirimu dan pasangan, sudahkah kalian mampu mengendalikan diri dalam situasi sulit? Pengendalian diri itu penting.

Kebiasaan yang tidak mengumbar masalah pada orang lain dan berusaha tenang saat bertengkar sudah melekat pada diri masing-masing. Lebih dari itu, ketika ada salah satu pasangan yang tengah diuji, bukannya meninggalkan kalian justru saling menguatkan.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Laranya LDR Belum Sebanding Dengan Rangkaian Kisah Asmara Ini

Saat ini hubungan jarak jauh atau yang sering kita sebut LDR, masih sering disebut-sebut sebagai hubungan asmara yang paling sering membuat galau. Bagaimana tidak, meskipun menjalin hubungan tetapi jarang bertemu sama sekali.

Pada kenyataannya, ternyata ada beberapa hubungan asmara yang lebih sering membuat banyak orang dibuat galau daripada hubungan jarak jauh. Contohnya seperti 5 hubungan di bawah ini nih.

Hubungan yang Dijalani Tapi Tak Saling Percaya

Dalam melakoni sebuah hubungan, kepercayaan adalah fondasi yang sangat penting. Bagaimanapun, hubungan tak akan bertahan lama dan tidak akan pernah awet jika rasa percaya kepada pasangan tidak pernah terjalin.

Jika kamu dan pasangan tidak mempunyai rasa saling percaya, maka siap-siap saja setiap hari hubungan kalian pasti akan mengalami beberapa masalah dan mungkin berakhir pada kandasnya hubungan asmara kalian di tengah jalan.

Masih Sahabatan, Tapi Mesranya Sudah Seperti Pasangan yang Berpacaran

Kendati cuma sebatas sahabat, tapi hubungan seperti ini terasa lebih sakit daripada hubungan apapun sekalipun hubungan jarak jauh lho kawan. Ini karena salah satu diantara mereka atau bahkan keduanya pasti memendam sebuah perasaan yang lebih dari sahabat.

Karenanya, untukmu yang mengalami hal seperti ini, pasti sangat sering sekali dibuat galau atau bahkan sakit hati. Misalnya seperti disaat sahabat kamu sedang dekat dengan orang lain, kamu tidak bisa marah atau melarangnya. Ingat, kamu hanya sebatas sahabatnya dan tidak lebih dari itu.

Sering Bertemu Tapi Tak Pernah Saling Sapa

Punya ruang lingkup yang sama, tapi tak saling sapa. Kamu tahu namanya, dia tahu namamu, tapi dia tak tahu perasaanmu terhadapnya. Pernah begini? Biasanya hal ini terjadi karena kurang percaya diri untuk memulai pembicaraan atau menyapa sekali pun.

Makanya jika mencintai seseorang, lebih baik kamu melakukan pendekatan. Daripada kamu merasa sakit dan kamu juga akan merasakan penyesalan suatu saat nanti.

Sulit Meluangkan Waktu untuk Jalan Bareng Padahal Ada Relasi Serius yang Sudah Terjalin

Kondisi ini berbeda dari dua kondisi di atas dimana kamu sudah menjalin hubungan asmara, tapi kamu dan dia jarang sekali bertemu atau jalan bareng. Ada saja halangan bahkan alasan untuk sekadar bertemu.

Biasanya hal yang selalu menjadi alasan mereka adalah kesibukan masing-masing yang sulit untuk ditinggalkan. Padahal bertemu atau sekedar jalan bareng itu sangat penting. Dengan adanya waktu quality time, chemistry pun akan terbangun. Untuk itu, cobalah untuk meluangkan waktu, ditengah kesibukan yang ada.

Saling Mengutamakan Ego dan Tak Peduli Perasaan Pasangan

Setiap orang pasti mempunyai ego, pendapat hingga cara berpikir yang berbeda-beda. Namun apa jadinya jika dalam sebuah hubungan, kamu masih mementingkan ego sendiri tanpa mementingkan pasangan. Itu pasti akan membuat kalian tidak nyaman dalam menjalin hubungan seperti itu.

Cobalah untuk mengubahnya, atau kurangi sedikit egomu. Jangan lupa, terus perhatikan perasan pasangan. Seperti jangan merasa paling benar dan jangan merasa paling penting dalam hubungan kalian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Jalan Kaki Tapi Kalau Cuma Sebentar Tak Akan Bikin Badanmu Cepat Ramping

Aktivitas berjalan kaki dinilai sebagai salah satu bentuk olahraga yang baik. Ini karena kemudahannya, ya, kamu bisa melakukan jalan kaki dimana saja kan? Juga karena aktivitas ini ramah untuk sendi-sendimu.

Kendati begitu, kalau fokusmu berjalan kaki sebanyak-banyaknya karena ingin mengalami perubahan pada berat badanmu, maka ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

Mengutip PopSugar, ada beberapa penyesuaian yang perlu kamu lakukan lho, supaya cara jalan dan cara gerakmu berubah jadi gerakan yang membakar lemak. Untuk itu, kalau kamu menilai sudah sering berjalan kaki namun berat badanmu tak kunjung turun, mungkin kamu melewatkan hal-hal ini.

Kamu Tak Berjalan Cukup Cepat

The American Heart Association (AHA) merekomendasikan minimal 30 menit aktivitas aerobik intensitas sedang selama minimum lima hari dalam sepekan.

“Agar olahraga dianggap intensitas sedang, pernapasan harus berat sampai kamu sedikit kesulitan bercakap-cakap saat melakukannya,” ujar personal trainer Chris Kelly.

Caramu melacak intensitas tersebut adalah dengan Rate of Perceived Exertion (RPE). Biasanya, pada skala 1 hingga 10, kamu harus merasa berada dalam kisaran 4-6. Nah, saat berjalan pastikan untuk mengatur kecepatan di atas jalan biasa, sehingga dapat dikategorikan sebagai intensitas sedang.

Atau Kamu Ternyata Tak Berjalan Cukup Jauh  dan Hanya Sebentar

Seperti yang dikatakan AHA, waktu minimal yang kamu perlukan untuk berolahraga termasuk jalan kaki adalah setengah jam alias tiga puluh menit. Jika tidak memiliki waktu setengah jam untuk berolahraga secara langsung, cobalah membagi waktu itu.

Kamu masih dapat merasakan manfaat kesehatan dengan membagi waktu latihan sepanjang hari (sebelum bekerja, istirahat makan siang dan lain-lain). Pastikan jika 30 menit tersebut adalah waktu minimum, dan kamu dapat melampaui waktu tersebut setiap harinya.

Kamu Hanya Berjalan dalam Kecepatan yang Sama

Ya, berjalan dengan kecepatan yang sama sejatinya bisa membuat tubuh merasa jadi sangat terbiasa dan tak lagi berdampak pada keinginanmu yaitu menurunnya berat badan.

Demi mengatasinya, kamu bisa melakukan jalan cepat atau lakukan jenis jalan yang lainnya. Sesekali jalan-jalan pendek, jalan cepat, dan hari berikutnya, coba yang lebih lama, lebih lambat. Intinya selalu berikan kejutan untuk tubuh.

Rute Jalanmu Hanya Itu-itu Saja?

Selain berjalan dengan kecepatan yang sama, rute yang serupa pun tak sama baiknya. Tubuh akan terbiasa dan tidak mendapat kesempatan untuk ditantang.

Untuk mengatasi ini, cobalah beralih rute. Kamu bisa mencoba rute berbukit, kemudian trek rata setelah itu. Langkah ini juga bermanfaat agar olahraga tidak membosankan.

Kamu Salah Menilai Kalori yang Dibakar

Karena berjalan bukanlah olahraga intensitas tinggi, kamu tidak membakar kalori sebanyak yang dilakukan dengan latihan lain, seperti berlari. Setiap individu memiliki perbedaan soal kalori yang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan, jadi berhati-hatilah untuk tidak makan berlebihan hanya karena kamu berolahraga.

Saat kamu olahraga dengan berjalan dalam waktu lama, kita cenderung berpikir sudah membakar lebih banyak kalori dari kenyataannya. Padahal belum tentu. Kelly mengatakan, kalori yang terbakar memang menurunkan berat badan, namun harus dihitung dengan benar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top