Love & Sex

Meski Telah Menikah, Tetap Lakukan Hal-hal Sederhana Ini Demi Hubungan Bahagia

Bangun tidur bertemu dia, habis mandi masih berpapasan dengan suami, sarapan juga bersamanya, pulang kantor sampai mata terpejam juga muka suami lagi yang dilihat. Rutinitas dengan orang yang sama bisa menimbulkan rasa bosan, tetapi dalam sebuah pernikahan kamu tidak bisa seenaknya memutuskan hubungan dan berkencan dengan orang lain.

Hal yang bisa kamu lakukan, cari siasat agar kebosanan itu hilang berganti dengan rasa cinta yang semakin dalam. Dengan begitu meski sudah menikah, kehidupan pernikahanmu bersama suami pun akan tetap romantis dan menyenangkan.

Sudah Menikah Bukan Berarti Tidak Perlu Lagi Berkencan, Pergi Kencan Bisa jadi Ajang Nostalgia

Ah kan sudah setiap hari ketemu, kenapa harus pergi nge-date. Mungkin itu yang ada dipikiran kebanyakan pasangan yang sudah menikah. Karena merasa sudah serumah jadi tidak perlu melakukan hal-hal sederhana bersama berdua seperti dulu lagi ketika masih menjadi sepasang kekasih. Nyatanya pemikiran seperti itu dapat memicu rasa bosan, karena tidak ada kegiatan yang menyenangkan yang dilakukan bersama pasangan.

Meski begitu pergi berkencan seperti saat masih berpacaran bisa membuat suasana rumah tanggamu menjadi lebih berwarna. Kamu bisa kembali mengingat masa-masa lucu dulu saat masih baru mengenal hingga memutuskan untuk berpacaran dan menikah. Ajang nostalgia ini bisa membuat rasa cintamu kembali muncul dan menghilangkan kebosanan. Kencan berdua ini tetap harus kamu lakukan meskipun sudah mempunyai anak.

Karena Sering Bertemu, Kejutan Kecil Akan Membuat Rasa Cinta Kembali Membara

pexels-photo-264902

Saat merasa bosan dengan hubungan yang terasa begitu-begitu saja, kamu harus mulai memutar otak agar hubunganmu dengan suami kembali membara. Kamu bisa membuat kejutan untuknya. Ha-hal simple saja sudah dapat memberikan suasana berbeda pada hubungan kalian. Misalnya, membuatkan makan siang dengan kartu ucapan yang manis untuk suami.

Rumah tangga yang sudah terasa hambar biasanya berakibat pada sikap cuek dari masing-masing pasangan. Dengan kejutan kecil tersebut kamu bisa menunjukkan kepedulian sekaligus rasa cintamu kepada pasangan yang tidak berubah meski telah sekian lama bersama dalam satu rumah. Berinisiatiflah untuk memulai menunjukkan kepedulian pada suami agar hubunganmu kembali hangat.

Handphone Menjauhkan yang Dekat, Mendekatkan yang Jauh. Sebisa Mungkin Hindari Penggunaan Handphone Terlalu Sering Ketika Bersama

rsz_priscilla-du-preez-105714

Hal satu ini mungkin sering menjadi masalah yang secara tidak sadar membuat hubungan menjadi renggang. Lebih sering menggunakan handphonenya saat sedang bersama membuat pasangan merasa diabaikan. Hal ini bisa mengakibatkan kamu dan pasangan jadi merasa bosan. Saat kamu berdua dengan pasanganmu ada baiknya tinggalkan handphonemu dan buatlah aktivitas menyenangkan yang bisa mendekatkan kalian berdua.

Penggunaan handphone bisa kamu manfaatkan untuk menelpon atau berkirim pesan singkat pada pasangan di tengah kesibukan. Meskipun tidak membicarakan hal yang penting, komunikasi kecil semacam ini bisa menghangatkan hubunganmu.

Ketika Suami Datang, Sambut Dia Dengan Dirimu yang Telah Berdandan Cantik 

rsz_annette-sousa-183660

Salah satu kesalahan terbesar dari wanita ketika sudah menikah, merasa tidak perlu lagi bersolek. Mengenakan daster dengan wajah kusam dan rambut acak-acakan nampaknya telah menjadi hal yang biasa. Tapi bersolek untuk menarik perhatiannya, akan membuat pria senang jika istrinya tampil cantik di hadapannya. Rasa lelahnya pasti akan segera hilang saat disambut oleh istrinya yang berdandan cantik untuk menyambutnya. Hal ini tentu bisa kembali menguatkan cinta yang sempat tergerus rasa bosan.

Kamu pun Tak Perlu Menjadikan Alasan Bosan Untuk Bertengkar

rsz_haley-powers-370171

Kamu harus memahami jika setiap kapal di dalam rumah tangga pasti menemukan ombaknya sendiri, namun bukan berarti kalian bisa menenggelamkannya dengan ego dan amarah yang sebenarnya bisa dikendalikan. Jangan jadikan rasa bosan sebagai alasan kamu dan pasangan mempermasalahkan hal yang seharusnya tidak dibesar-besarkan. Tingkatkan terus kualitas komunikasi yang bisa membuat kalian berdua sama-sama merasa nyaman.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Kamu Harus Bisa Membaca Ciri-ciri si Dia yang Egois Ketika Bercinta

Percaya atau tidak, meski sudah berstatus suami-istiri ada saja pasangan yang kerap menyakiti. Terlebih, ketika sedang melakukan hubungan intim. Kita sudah susah payah untuk memberikan yang terbaik untuknya, eh dirinya justru berbuat sesukanya saja.

Jangankan untuk memuaskan, seperti yang kita harapkan. Dia malah berbuat hal-hal yang menjadi keinginan darinya saja. Itulah kenapa penting untuk kita bisa mengetahui, bagaimana sih sebenarnya sikap laki-laki yang tak ingin menang sendiri ketika sedang ena-ena berdua.

Nah demi membantumu membaca sikap dari si dia, dilansir dari Cosmopolitan, ada beberapa hal yang bisa jadi isyarat apakah dirinya egois atau tidak dalam bercinta.

Posisi Seks yang Dilakukan Hanya Sesuai Keinginannya Saja

Kamu tentu punya beberapa posisi seks yang menjadi bagian kesukaan. Tapi, sebagai pasangan yang saling menghargai. Kita kadang mengurungkan niat ini. Sialnya, ia malah bersikap sebaliknya. Tak memikirkan kamu suka atau tidak, ia justru sering memaksakan agar kita bercinta sesuai posisi yang ia inginkan.

Kepuasaanmu Baginya Bukanlah Sesuatu yang Perlu

Akan sangat menyenangkan, jika pasangan sama-sama puas dengan hubungan seks yang dilakukan. Tapi, kamu boleh melihat, ciri lain dari si dia yang egois ketika melakukan hubungan badan. Tak akan bertanya, apakah kamu sudah sampai pada titik kepuasanmu atau tidak. Baginya yang terpenting adalah kepuasannya saja.

Maka ketika ia merasa sudah sampai pada titik orgasmenya, baginya semua boleh diberhetikan saat itu pula. Tak peduli, kamu sudah puas atau belum, yang penting dirinya sudah.

Berusaha untuk Menyampaikan Keresahan, Tapi Tak Ada Perasaan Bersalah yang Ia Tunjukkan

Yap, memang lebih baik untuk dikomunikasikan secara langsung. Sampaikan padanya, semua hal yang memang menurutku bertentangan. Kemukakan pula, jika hubungan seks yang kau lakukan dengan dirinya hanya menguntungkan dia saja.

Nah, dari sini kamu akan bisa membaca. Bagaimana ia memberi respon dari keluhan yang kau punya. Jika ternyata sikap yang ia tunjukkan hanyalah sebuah basa-basi busuk yang tak menunjukkan rasa bersalah sama sekali. Mungkin benar, ia memang tak pernah peduli pada perempuannya ini.

Tak Peduli Apa Katamu, Ia Akan Terus Memaksa Bercinta Jika Memang Sedang Ingin

Kamu pasti paham kan, tak setiap waktu kita bergairah untuk bercinta. Sekalipun itu dengan suami tercinta. Bahkan ketika kamu sedang tidak mood, dia justru datang dengan nada yang cukup memaksa dan tak mau meneri alasan yang kamu sampaikan padanya.

Kehilangan rasa dalam menghargai keputusanmu, yang ia mau hanyalah memenuhi hasrat seksual demi membuatnya senang. Jadi, meski kamunya tak senang, ia tak akan peduli dan tak mau mendengar alasan. Yap, dia egois!

Dan Kerap Memberi Saran Tentang Sesuatu yang Hanya Ia Suka

Coba ingat-ingat lagi, berapa kali ia memberi saran dengan dalih baik untuk hubungan cinta yang kalian jalankan. Padahal yang sesungguhnya, ia hanya ingin membuat dirinya puas saja. Terlihat baik memang, tapi walau katamu kau tak suka, ia akan tetap memaksakan.

Menyarankanmu untuk segera membersihkan ‘miss v’ sebelum bercinta, padahal dia sendiri tak melakukan hal yang sama. Begitu kira-kira salah satu bentuk perintah darinya.

Nah, setelah membaca beberapa hal yang tadi sudah dijelaskan. Kami harap kamu bisa membedakan, benarkan si dia sayang atau egois dan tak memikirkan kesenangan dan kepuasanmu sebagai pasangannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Luka Operasi Caesar Bisa Cepat Pulih dengan Cara Ini

Operasi C-Section atau lebih akrab disebut operasi caesar dikenal sebagai salah satu metode persalinan yang cukup populer selain secara normal. Persalinan dengan metode ini memang tak perlu menghabiskan banyak waktu, hanya saja waktu pemulihan luka yang justru butuh waktu lebih lama.

Nah, untukmu yang baru atau ada rencana melakoni operasi Caesar, tak usah dibawa khawatir ya, sebab sekalipun dianggap lama, ada lho beberapa cara yang diketahui bisa mempercepat pemulihan luka C-section.

Bersabarlah dan Jangan Lakukan Aktivitas Berat sampai Enam Minggu ke Depan ya

Perempuan yang sudah melahirkan bukan berarti ia bebas melakukan apapun. Saat berhasil melewati proses operasi C-section, perempuan sejatinya harus bersabar dan menunggu sampai dokter membolehkanmu bebas beraktivitas.

Untuk itu, kalau kamu pun mengalami situasi yang serupa, sebaiknya tahan dulu hasratmu menurunkan berat badan dengan nge-gym, lari, atau olahraga berat lainnya. Tahan juga hasrat membersihkan rumah yang berantakan pasca ditinggal bersalin.

Biasanya dokter tetap menyarankan untuk bergerak tapi tak boleh terlalu banyak gerak. Tunggulah sampai enam minggu. Ini karena proses pemulihan yang sempurna butuh waktu selama itu. Intinya, kesabaran adalah kunci percepatan pemulihan operasi C-section yang kamu lakoni.

Pastikan Asupan Nutrisimu Terpenuhi ya Setiap Harinya

Penuhi makananmu dengan buah dan sayur kaya serat untuk mengurangi efek sembelit pasca C-section. Ya, operasi caesar memang bisa memicu sembelit. Hal ini terjadi karena adanya penyumbatan usus yang disebut ileus.

Sembelit pun disertai nyeri meradang pada luka C-section. Demi mengatasi hal ini, siasati dengan mengonsumsi sayur dan buah secara rutin ya. Tegang pada usus akan berkurang jika kamu semakin banyak dan rutin mengonsumsi serat.

Jika Masih Tak Berselera Makan, Coba Atasi dengan Mengunyah Permen Karet

Jika masih tak berselera makan buah dan sayur, cobalah mengunyah permen karet untuk mengatasi sembelit.

Penelitian dari Thomas Jefferson University Hospital, Philadelphia, Amerika Serikat mengemukakan jika mengunyah permen karet dapat mengatasi susah buang air besar pasca melahirkan. Kegiatan mengunyah ini sejatinya sedang memanipulasi kerja tubuh seolah-olah kamu sedang benar-benar makan.

Jangan Mengangkat Barang Berat karena Bahaya Lho untuk Perutmu

 

Mengangkat barang berat hanya akan menimbulkan tekanan pada perut, ini berbahaya apalagi jika jahitanmu belum sempurna. Saat seseorang melakukan kegiatan yang memberi tekanan pada perut seperti angkat barang berat, dinding abdomen turut tertekan.

Tekanan yang terlalu tinggi dan terus menerus bisa membuat dinding abdomen melemah sekaligus membahayakan ususmu. Karenanya, mengangkat beban berat pun juga dilaranng.

Kalau kamu menyepelekan anjuran ini, bisa jadi efek samping yang mungkin terjadi adalah meregangnya jahitan, lalu robek, dan terjadi infeksi. Kalau kamu mau mengangkat barang, angkatlah barang yang ringan dan sedikit atau minta bantuan suami.

Konsumsilah Obat Penghilang Rasa Sakit yang Memang Disarankan oleh Dokter

Untuk perempuan yang baru melahirkan, tak perlu takut minum obat pereda rasa sakit untuk luka C-section. Bagaimanapun, dokter tahu mana yang aman untukmu dan buah hati, jadi tak perlu takut jika kandungan pada obat mempengaruhi kualitas ASI yang akan diminum si bayi. Dokter pasti memberikan resep yang tak berlebihan pula.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Pastikan Kamu Menemukan Empat Hal Ini Demi Menyelamatkan Hubungan yang Kian di Ujung Tanduk

Kehidupan pernikahan memang terasa menyenangkan, tapi nyatanya tak selalu berjalan mulus sesuai keinginan. Tentu banyak tantangan dan rintangan yang harus dihadapi oleh Anda dan pasangan.

Namun, untuk melewatinya, ada beberapa hal yang harus ada dalam kehidupan pernikahan demi menjaga kelanggengan hubungan Anda dan pasangan. Apa saja ya?

Pasanganmu Juga Mau Berjuang

Berjuang sendiri terasa melelahkan, bukan? Untuk itu, salah satu elemen yang penting dalam sebuah hubungan adalah adanya keinginan pasangan yang juga sama-sama mau berjuang.

Bayangkan jika pasangan Anda menolak untuk berjuang meyelamatkan hubungan, ya, mau bagaimana lagi? Semua usaha akan terasa percuma. Untuk itu, sebelum kamu merasa usahamu sia-sia, pastikan dahulu dia mau diajak berjuang.

Kemauan Pasangan untuk Mau Diajak Kompromi

Setiap relasi tak lepas dari kompromi, bahkan setiap harinya akan selalu ada kompromi bukan? Urusan kompromi mutlak diperlukan kalau memang ada kemauan dan kebutuhan.

Jika si dia tak mau berkompromi, sementara kamu selalu mengalah, berarti dia memang tak memiliki keinginan untuk berjuang menyelamatkan hubungan.

Kesediaan untuk Memprioritaskan Hubunganmu

Kalau kamu memang masih sayang dan menginginkan hubungan kalian membaik lagi, maka kamu harus harus bersedia memprioritaskannya. Artinya, kamu harus fokus pada hubungan pernikahan dan mengesampingkan hal lain terlebih dahulu, termasuk pertemanan dan pekerjaan.

Di titik ini, menghargai satu sama lain adalah salah satu kunci hubungan pernikahan yang bahagia. Bagaimanapun, kamu dan dia tak bisa saling mencintai tanpa adanya rasa saling menghargai.

Perlunya Jalinan Komunikasi yang Intens

Kunci sebuah relasi yang berhasil adalah komunikasi, bukan? Bayangkan, apa jadinya jika sebuah hubungan tak dilandasi komunikasi yang baik? Kamu dan pasangan butuh mengomunikasikan segalanya secara jujur, terbuka—dan yang pasti harus secara baik-baik—agar masalah dalam hubungan dapat menemukan solusinya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top