Inspirasi & Motivasi

Mereka yang Jadi Korban Bully Perlu Dilindungi Bukan Hanya untuk Sekejap Mata Lalu Kembali Disakiti

Izinkan aku bertanya sebentar, pernahkah kamu jadi korban bully? Atau justru kamu jadi bagian yang membully. Tapi biarlah jawaban atas pertanyaanku itu kamu simpan dalam hati. Peristiwa bullying sampai detik ini masih sering terjadi di sekitar kita. Entah kenapa, kasus bullying masih sukar dihentikan. Terutama di tempat dengan budaya senioritas yang masih mengakar, peluang terjadinya bullying justru semakin besar.

Bila kamu pernah mengalami atau menyaksikannya, coba ingatlah sebentar. Adakah pesan atau makna hidup setelahnya? Atau pernahkah tebersit di kepalamu perihal korban bullying yang dulu dijauhi oleh lingkungannya? Bagaimana kabar mereka? Atau, amankah keadaannya sekarang? Kita, sebagai orang yang tahu bahwa bullying adalah tindakan yang tak bisa dibenarkan, sudah selayaknya memberi perlindungan. Tentu yang sifatnya tidak sementara, lalu kemudian disakiti lagi. Tapi berikanlah kenyamanan dan kepastian kalau kedepannya ia tak perlu takut lagi jadi korban bullying.

Kepada Para Saksi Mata tapi Memilih Diam, Apa Gerangan yang Membuatmu Tak Berani Menghentikan Tindakan Bully?

Yup! Kebanyakan saksi mata merasa “itu bukan urusanku” bila melihat bullying di depan mata. Padahal sudah tahu bullying perlu dilawan, tapi kenapa masih diam? Bayangkan kalau kamu berada di posisi korban, atau orang yang kamu sayang adalah korban bully, apa kamu akan tetap diam? Menyelamatkan korban bullying tak perlu pandang bulu. Sebab siapa pun bisa jadi korbannya. Selagi kamu tahu tindakanmu adalah hal yang benar, maka carilah cara untuk menyudahi bullying yang kamu lihat di depan mata.

Mereka Mendambakan Pertemanan Tanpa Syarat yang Tak Bisa Mereka Dapatkan dalam Lingkungannya

Dalam hidupmu, kamu tak akan bisa lepas dari proses bersosialisasi dengan orang lain,’ kan? Tapi sadarkah kamu, setiap kita ingin membuat relasi dengan teman, ada suatu syarat terselubung yang mengharuskanmu untuk mematuhinya? Jika kamu tidak mematuhinya, kamu akan ditinggalkan oleh mereka. Namun, jika kamu mematuhi syarat dari mereka, terkadang prinsip dan tujuan terpenting dalam hidupmu bisa terabaikan hanya karena demi pertemanan. Nah, itulah yang sering dirasakan oleh mereka yang jadi korban bullying.

Sementara kamu, bisakah kamu menawarkan pertemanan tanpa syarat yang memang didambakan oleh mereka yang jadi korban bullying? Bisakah kamu menjadi sahabat yang baik akan berusaha memahami dan menghargai kepribadianmu, mendukung cita-citamu, tidak membuat persepsi buruk terhadapnya? Serta membebaskan dia melakukan apa pun yang dia mau, dan akan mengatakan semua hal tentang dirimu dengan jujur. Jadilah sahabat yang demikian demi menyelamatkan kesehatan mental para korban bully dari depresi berkepanjangan.

Apakah dengan Membully Membuatmu Kelihatan Hebat? Mau Sampai Kapan Kamu Bertahan dengan Pemikiran yang Begitu?

Untukmu yang pernah membully, apa yang kamu temukan setelahnya? Apakah dengan membully hal itu bisa membuatmu kelihatan hebat? Atau kamu memang lebih senang bila ada orang yang merasa takut denganmu? Bagaimanapun, caranya bukan dengan membully orang lain.

Kalaupun perlakuanmu sudah berlalu sekian tahun lamanya, sudahkah kamu minta maaf pada teman yang sempat kamu bully? Itu jauh lebih melegakan dibanding kamu sekarang ini berusaha menyuarakan kalau kamu anti bullying tapi kamu belum menyelesaikan urusanmu yang terdahulu, Kawan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menikmati Akhir Pekan Akan Lebih Menyenangkan Tanpa Terdistraksi Isi Linimasa Instagram

Sekalipun kamu tinggal di Jakarta yang katanya semakin sulit menemukan lokasi wisata, bukan berarti kamu tak bisa menikmati akhir pekanmu. Macet memang sudah jadi bagian hidup sehari-hari, termasuk saat akhir pekan, tapi jangan sampai keadaan ini membuatmu putus asa dan jadinya hanya sibuk menatap layar gawai selama seharian penuh saat akhir pekan.

Kamu perlu tahu, terdistraksi dengan isi Instagram setiap hari hanya akan membuat pikiran rentan depresi. Karenanya, saat akhir pekan lebih baik isilah waktumu dengan kegiatan yang lebih menyenangkan. Jalan-jalan keliling kota misalnya.

Supaya Tak Bosan dengan Suasana yang Sudah Pernah Kamu Kunjungi, Pilihlah Satu Tempat yang Berbeda

Yang namanya jalan-jalan keliling kota bukan berarti hanya dihabiskan untuk mengitari mall saja ya kawan. Memang, mall ini akhirnya seperti jadi satu-satunya destinasi yang harus dikunjungi saat akhir pekan, tapi kamu cobalah meluangkan waktu sejenak untuk mencari tahu tempat-tempat wisata yang mungkin jarang terekspos.

Kamu bisa memulai perjalananmu di akhir pekan sejak pagi, mungkin kamu bisa mendatangi tempat-tempat yang terasa segar dan bisa jadi pilihan yang menarik di pagi hari. Kalau sebagai perempuan kamu masih canggung untuk pergi sendiri, ya tak masalah jika hendak mengajak teman atau pacar.

Sorenya untuk kesan menanti senja yang tak biasa, jika memang masih ingin berada pada sekitaran Pusat Jakarta. Kamu bisa menikmati matahari terbenam di Pelabuhan Sunda Kelapa. Aktivitas para kapal yang sedang bersandar dan beberapa kegiatan para awaknya akan membuatmu merasakan Jakarta dari sisi yang berbeda.

Sebab Jalanan Ibu kota Sedang Ruwet-ruwetnya, Pastikan Pula Rute Mana yang Tak Akan Membuatmu Merana

Yang namanya jalanan Jakarta memang semakin padat. Jangankan hari biasa, di akhir pekan pun ruas jalanan utama pasti tetap saja macet. Belum lagi kalau ada pembangunan di sana-sini. Karenanya, penting sekali untukmu setidaknya untuk mencari rute alternatif.

Walau terlihat sepele, memilah jalanan yang akan dilalui jadi salah satu kunci untuk dapat menikmati perjalanan. Sebab untuk mencari tahunya pun cukup mudah. Entah itu dari sosial media, atau dari beberapa akun yang biasanya khusus membicarakan tentang jalanan Ibu Kota.

Dari Jauh-jauh Hari, Pilihlah Waktu yang Pas untuk Melakukan Perjalanan

Nah sekiranya kamu sudah tahu tempat mana yang akan kamu tuju serta jalur mana yang akan dilalui, hal selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah soal keberangkatan. Kalau kamu memang ingin pergi sejak pagi, berarti perlu timing yang pas untuk istirahat dan memikirkan soal jam keberangkatan. Berangkat sejak pagi memang lebih menyenangkan karena biasanya jalanan belum seramai biasanya.

Perempuan Mandiri Tahu Pilihan Kendaraan yang Paling Nyaman di Hati

Dari sekian banyak hal-hal yang tapi perlu kamu perhatikan, kamu wajib memikirkan juga soal transportasi apa yang akan dipakai untuk jalan-jalan nanti. Karena biar bagaimanapun kamu tentu tak akan berjalan kaki untuk menikmati akhir pekan. Kecuali cuma makan di warung depan.

Hadir untuk menjawab kebutuhanmu Motor Address Playful dari Suzuki ini bisa mengantarmu menikmati akhir pekan di Jakarta. Skuter yang memang didedikasikan untuk kamu yang masih berjiwa muda, jadi salah satu skuter terbaik untuk untuk menikmati hari lebih produktif. Lengkap dengan aksesori panel bodi yang penuh warna pada bagian frame cover, handle cover, leg shield hingga pada stripping set.

Kamu juga tak perlu khawatir atau ragu, jika ternyata varian warna tak akan sesuai selera, sebab seri skuter matic dari perusahaan berlogo S ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodinya. Kamu bebas pilih warna mana yang sekiranya sangat pas dan cocok untuk karaktermu. Mulai dari Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange Hingga Ice Silver.

Keunggulan lain yang akan menjawab kekhawatirmu saat nanti akan berkendara di tengah jalanan ibukota saat akhir pekan tiba. Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang memang dipercaya menghasilkan performa baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1

Dengan komposissi mesin seperti itu, perihal biaya bahan bakar kamu tentu tak perlu ragu, sebab motor ini jadi skuter matic yang tergolong irit. Selain menghemat waktu dalam perjalanan, berkendara dengan Suzuki Adress Playful ini juga membantumu menghemat budget akhir pekan dari perihal ongkos kendaraan.

Saat Sudah Sampai Tujuan, Silahkan Nikmati Dulu Waktu Liburan, Jangan Sibuk Unggah Foto di Media Sosial

Perjalanan menuju tempat wisata memakan waktu yang tak sebentar. Karenanya, sebisa mungkin kalau memang bukan sesuatu yang penting dan bersifat darurat, sebaiknya cobalah nikmati waktu akhir pekanmu degan berkualitas.

Setidaknya jauhkan diri dari dunia sosial media untuk sehari saja, sebab ini akan berpengaruh pada jiwa. Untuk apa mencari destinasi pelepas penat kalau akhirnya kamu hanya terdistraksi dengan gawaimu? Jika sesekali membuka untuk sekedar posting di instastory instagram bolehlah, namun kalau keblalasan buka akun gosip dan saling balas komentar tentu itu akan membuatmu lupa, jika tadinya kamu sedang ingin menikmati akhir pekan di Jakarta.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Career & Money

Dilema dan Suka Duka Menjadi Ibu yang Juga Bekerja

Menjadi ibu rumah tangga yang juga bekerja bukanlah perkara mudah untuk dijalani. Pembagian peran untuk membagi waktu dan fokus pikiran antara urusan rumah tangga dan pekerjaan kantor, jelas rumit dan berat.

Menimbulkan berbagai macam polemik, baik dalam diri sendiri atau pun orang lain yang menyaksikan hal tersebut. Sering mendapat berbagai macam komentar yang tidak sepenuhnya benar, jadi hal lain yang sudah biasa.

Sebab, meski sudah mencoba untuk menjelaskan tujuan sebenarnya. Pro dan kontra tentang bekerja atau jadi ibu rumah tangga tidak akan pernah ada habisnya.

Untuk itu bagi kamu yang mungkin saat ini sedang menjalani peran serupa atau mungkin akan menghadapi hal yang sama kelak, ada hal yang harus mulai kamu pelajari.

Bukan Tak Ingin Berlama-lama Dengan Anak, Tapi Ada Hal Lain Yang Sudah Menunggu Untuk Dikerjakan

Ini adalah salah satu hal yang sering membuat ibu rumah tangga yang juga bekerja merasa dilema. Bagaimana tidak? pilihan kita untuk bekerja memberikan kita resiko yang mau tak mau, sebagian waktu kita harus di korbankan untuk kantor.

Dengan kata lain, juga akan membuat waktu bersama anak berkurang. Sedikit  sedih sih, harus meninggalkan banyak moment berharga yang mungkin seharusnya bisa kita lalui bersama anak. Melihat dan menyaksikan ia mulai berjalan hingga mengucapkan kata pertamanya yang seharusnya jadi moment berharga. Terlewati begitu saja.

Untuk itulah kita perlu lihai dalam mengatur waktu, membedakan kegiatan sesuatu kebutuhan. Serta jalani semuanya dengan seimbang.

Lalu Harus Memilih dan Menentukan, Pada Siapa si Kecil Dititipkan Selama Kita Bekerja

Kebingungan dalam menentukan pilihan kepada siapa kita harus menitipkan anak selama bekerja, kadang juga memicu kekhawatiran. Antara menyewa baby sister atau menitipkan kepada orang tua kita.

Pasti ada rasa yang berat tiap kali kita ingin berangkat ke kantor dan meninggalkannya dengan orang lain yang akan mengasuhnya. Untuk itu pilihan menitipkan mereka kepada orangtua selalu menjadi solusi yang paling aman untuk dipilih.

Selain itu mereka juga akan mendapatkan kasih sayang yang tidak perlu diragukan lagi. Dan sebaliknya jika keadaan mungkin mengharuskan kita untuk menyewa jasa baby sister pastikan bahwa orang tersebut bisa dipercaya mengingat banyaknya kasus kekerasan yang terjadi pada anak oleh pengasuhnya sendiri.

Selesaikan Semua Pekerjaan Kantor dan Cobalah Pulang Tepat Waktu

Selain harus pintar mengatur waktu kita juga harus cekatan dalam mengerjakan banyak hal dengan rentan waktu yang tepat. Sebisa mungkin menghabiskan waktu di kantor untuk menyelesaikan segala tugas yang ada,  agar sepulangnya kita ke rumah kita tidak perlu memikirkan masalah pekerjaan lagi.

Dengan begitu, kita bisa fokus untuk urusan rumah tangga dan anak tentunya. Karena kita tentu tidak mau jika waktu dirumah juga harus kita gunakan untuk mengerjakan pekerjaan kantor, lalu kapan istirahatnya ?

Dan Ujian Terberat Ketika Anak Sakit Berbarengan Dengan Desakan Deadline Pekerjaan

Suatu ketika anak jatuh sakit tapi kita harus tetap pergi bekerja, percayalah ini jauh lebih sakit dibanding apapun. Harapan kita untuk bisa selalu setia menemaninya bisa seketika berubah ketika ada deadline dikantor yang memang juga sudah menunggu dan harus diselesaikan di hari yang sama.

Meski harus berada ditempat yang berbeda ini tidak akan lantas membuat kita tenang, yang ada semakin was-was dan gelisah jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Solusi lain yang mungkin dipakai, meminta izin pulang lebih cepat.

Hal Manis Lain yang Mungkin Sedikit Mengobati Adalah Tawa dan Senyum Mereka yang Menyambut Kita Tiap Kali Pulang Kerja

Semua kelelahan dan sakit kepala yang mungkin kita rasakan saat dikantor, seketika akan hilang setiap kali melihat mereka tersenyum manis menyambut kita dirumah.

Ini adalah magnet yang memang bisa menyihir setiap ibu. Melihat bagaimana mereka tersenyum manis dalam menyambut kita untuk kemudian berlari kecil menghampirimu. Hal ini selalu menjadi moment paling menyenangkan, penghilang penat setelah seharian lelah bekerja dikantor.

Karena Sudah Terbiasa Melakukan Banyak Hal Secara Bersamaan, Membuat Kita Lebih Bahagia Karena Ada Banyak Hal yang Kita Ciptakan

Menjadi ibu rumah tangga yang sekaligus bekerja memang tidak serta merta membuktikan bahwa, kita lebih baik dari mereka yang hanya memilih untuk menjadi ibu rumah tangga saja.

Namun percaya atau tidak akan ada kebahagian lain yang kita rasakan karena bisa bekerja sekaligus menjadi ibu rumah tangga. Meski tak selalu mendapat pengakuan dari pihak lain, setidaknya hal ini sellau berhasil menjadi motivasi untuk diri sendiri.

Untuk Itu, Akhir Pekan Adalah Waktu Wajib Bersama dengan Anak dan Suami Tercinta

Meski di hari biasa kita yang memiliki cukup banyak waktu, setidaknya hati akan merasa senang tiap kali weekend telah tiba. Maksimalkan waktu dengan keluarga dengan sebaik-baiknya. Karena sehari-hari kita sudah cukup banyak melewatkan waktu untuk bersama.

Hindari membawa pekerjaan ke rumah saat weekend, buatlah waktu yang menyenangkan untuk dihabiskan dengan keluarga dan anak meski hanya sekedar berkumpul bersama.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Tidak Perlu Khawatir Jika Kamu dan Pasangan Sering Bertengkar, Itu Justru Tanda Kelanggengan Hubungan

Suguhan pemandangan tentang hubungan yang baik selalu digambarkan dengan keharmonisan, mesra dan berbagai hal manis lainnya. Terfokus pada hal itu, kita sering lupa bahwa sebuah hubungan pastilah juga mengalami yang namanya pertengkaran.

Tidak perlu khawatir atau takut jika hal itu akan membuat hubunganmu dengan si dia malah menjadi retak jika sering bertengkar, karena tak selalu begitu. Justru hal itu akan membuat kita lebih mengenali karakter masing-masing.

Sebelum merasa khawatir untuk beberapa kemungkinan yang belum tentu terjadi. Ada hal-hal yang seharusnya bisa kita dapatkan jika sering bertengkar dengan pasangan. Apa saja ya kira-kira ?

Kita Jadi Lebih Mengenal Bagaimana Karakter Pasangan Kita Sebenarnya

Jika selama ini kita selalu menganggap pertengkaran menjadi sebuah pertanda awal dari keretakan hubungan, tidaklah selamanya benar. Hal lain yang mesti kita ketahui bahwa pertengkaran kadang membantu kita untuk lebih mengenal dan memahami karakter masing-masing.

Setelah bertengkar, pastilah ada pelajaran baru yang akan kita pahami tentang dirinya. Dari titik ini, kita lebih banyak belajar untuk bisa lebih memahaminya lagi.

Juga Membuat Kita Lebih Saling Perhatian Lagi

Berbagai alasan untuk pertengkaran yang kita rasakan salah satunya mungkin disebabkan oleh rasa ingin diperhatikan olehny. Nah, begitu pula sebaliknya. Dia juga mungkin ingin diperhatikan lebih oleh kita sebagai pasangannya.

Hal ini jelas akan membuat hubungan yang kita jalin tetap berjalan dan mempererat rasa yang dimiliki. Dengan kata lain, hal ini jadi salah satu bukti bahwa pertengkaran itu bertujuan untuk membuat satu sama lain.

Pertengkaran Memang Menyinggung Perasaan, Tapi Juga Membuat Kita Sadar

Mementingkan ego mungkin adalah penyebab utama yang memicu pertengkaran yang terjadi dalam sebuah hubungan. Jika sudah terjadi hal yang perlu diperhatikan adalah, bagaimana sikap kita dan pasangan setelah kejadian tersebut.

Apakah tetap bertahan dengan ego yang dimiliki atau menjadikan itu sebagai pelajaran yang akan membantu kita untuk menghilangkan keegoisan? Karena ego yang berlebihan tidak akan membuatmu jauh lebih baik justru sebaliknya hal itu bisa menyakitimu dan pasanganmu.

Hal Lainnya, Tak Perlu Jadi Orang Lain Untuk Menyampaikan Sesuuatu yang Tak Disuka

Menjadi diri sendiri adalah hal yang memang sudah seharusnya kita lakukan, terlebih dalam menjalin hubungan. Maka ketika kita dihadapkan dengan pertengkaran, kita tidak perlu menjadi orang lain. Sampaikan apa yang tak kau sukai, agar dia juga bisa intropeksi diri.

Setelah itu, ia akan paham dan mungkin berubah sesuai yang kita harapkan.

Berkali-kali Terlibat Masalah Tapi Selalu Berhasil Melaluinya, Jadi Bukti Bahwa Cinta Lebih Kuat dari Semua Pertengkaran yang Ada

Menjalani hubungan yang dibumbui dengan beberapa pertengkaran mungkin memang bukanlah hal yang mudah untuk dilalui. Namun, haruskan kita  menyerah hanya karena hal tersebut? Mampu bertahan meski sering bertengkar justru akan menunjukkan seberapa tulus dan kuatnya rasa cinta yang kita miliki.

Cobalah untuk melihatnya dari sisi yang berbeda, pertengkaran yang ada bisa kita jadikan contoh untuk tidak berlaku hal yang sama dikemudian hari. Sekaligus melatih kita dan pasangan untuk terbiasa mencari solusi bersama untuk masalah yang memang dihadapi dalam hubungan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Aura Kasih, Mulai Terbuka untuk Akui Pacar Bulenya yang Baru

Sekitar bulan agustus lalu, Aura Kasih memang sempat kelihat menggandeng seorang lelaki untuk menonton sebuah pagelarran fashion show. Masih tertutup dan tak mau membuka suara perihal hubungannya dengan sang pacar baru.

Baru-baru ini, dilansir dari laman detik.com, pada Selasa (18/9) ditemui di salah satu tempat di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, ia terlihat mulai berani sedikit bercerita. “Aku suka cowok-cowok romantis, kalau nggak romantis kan nggak mungkin aku mau. Aku sukanya yang romantis-romantis.” paparnya.

Namun tentang siapa pacar barunya itu, ia masih enggan untuk membeberkan. Ia hanya berkata bahwa pertemuannya dengan sang pacar terjadi begitu saja, tanpa rencana apa-apa. Dan hal menarik lainnya, konon sang pacar berusia lebih muda darinya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top