Inspirasi & Motivasi

Mengirim Undangan Pernikahan Via Online ? Boleh Kok, Tapi Jangan Sampai Salah Aturan Ya!

Mengirim Undangan Pernikahan Via Online ? Boleh Kok Tapi Ada Aturannya

Menyiapkan pesta pernikahan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, mengingat banyaknya hal dan keperluan yang harus dipersiapkan. Salah satunya adalah memesan dan mencetak undangan pernikahan. Selain biaya untuk ongkos cetak, kita juga harus menyisihkan waktu untuk bisa mengantarkan. Tapi perubahan zaman membawa beberapa kemudahan bagi kita, termasuk dalam hal undangan pernikahan. Tak heran jika banyak calon pengantin sekarang memilih menyebar undangan via online bagi sebagian kerabatnya. Berhubung sudah hampir semua orang terhubung dengan gadget dan media sosial, maka undangan online cukup praktis untuk dilakukan.

Selain dianggap lebih modern, nyatanya menggunakan undangan online memang cukup menghemat biaya cetak undangan. Namun sebagai pihak yang mengundang, ada beberapa hal yang memang harus kita perhatikan. Setitik kesan yang tak baik bisa mempengaruhi pandangan orang lain terhadap kita sebagai calon pengantin. Karena meski undangan online sangat membantu, masih ada sebagian orang yang menilai bahwa hal itu kurang sopan. Hhmm, bener nggak sih ?

Selain Memangkas Budget Untuk Ongkos Cetak, Undangan Online Memang Jauh Lebih Efektif Daripada Menyebar Hard Copy

Ongkos mencetak undangan merupakan salah satu kebutuhan yang lumayan menguras budget. Untuk itu undangan  online bisa hadir sebagai solusi untuk masalah tersebut, meski belum sepenuhnya. Karena nyatanya undangan online tentu tidak bisa kita tujukan untuk semua tamu yang akan datang. Biasanya undangan jenis ini ditujukan kepada mereka yang tinggal jauh atau teman yang kebetulan berada di luar kota.

Untuk orang tua atau mereka yang memang umurnya terpaut jauh biasanya akan tetap akan diberikan undangan dalam bentuk hard copy. Waktu yang kita punya pun akan jadi lebih efektif, sebab jadi tak perlu bepergian ke setiap rumah hanya untuk mengantarkan undangan. Cukup dengan berdiam diri di rumah dan menyebarkannya lewat personal message via chat atau media sosial lain. Bagaimana praktis bukan? Bayangkan saja berapa waktu yang akan kamu hemat bila menggunakan undangan online!

Kita Tak Lagi Susah Payah Memutar Otak Untuk Memikirkan Biaya Kirim, Dan Banyaknya Undangan Yang Harus Di Cetak

Coba kalkulasikan berapa banyak biaya ongkos kirim yang dibutuhkan hanya untuk mengirim undangan? Jika harus disebarkan dalam bentuk hard copy semua, bisa jadi hampir sama dengan biaya cetak juga kan. Lalu mari kita bandingkan dengan biaya kirim undangan online yang nyaris gratis. Kamu hanya butuh paket data untuk bisa terhubung ke internet, yang rasanya tak perlu masuk dalam pengeluaran. Karena toh hampir setiap hari kita juga terhubung ke internet.

Hal itu tentu membantu kita menghemat banyak biaya. Karena setidaknya untuk satu pengiriman undangan reguler di Jakarta saja dikenakan biaya Rp.9.000,00 hingga Rp.10.000,00 loh. Disamping itu kita juga tak perlu lagi khawatir atau was-was jika undangan yang sudah dicetak tidak sesuai dengan jumlah tamu yang ingin diundang. Dengan undangan online kita hanya butuh satu softcopy undangan untuk semua orang yang ingin diundang. Mudah bukan?

Mungkin Memang Dianggap Tak Sopan, Bahkan Terkesan Kurang Menghargai

Bagi sebagian orang terutama orangtua, undangan online memang masih dianggap kurang sopan. Apalagi untuk ukuran sebuah pesta pernikahan yang dianggap sakral. Menurut mereka berita pernikahan haruslah disampaikan dalam bentuk undangan tercetak khusus. Bukan hanya lewat sebuah postingan status atau broadcast message yang terkesan sembarangan.

Nah untuk yang satu itu kita memang harus jeli memilih mana orang yang akan menerima undangan dengan hard copy atau undangan online. Karena tidak semua orang akan setuju dengan pandangan kita, yang berpikir bahwa undangan online adalah sah. Meski telah kita undang secara personal pun, masih akan ada yang berpikir bahwa ia merasa tak penting karena hanya menerima undangan secara online saja. Hasilnya bisa saja ia malah tidak akan datang ke pesta pernikahan atau resepsi yang akan kita gelar. Rasanya serba salah sih, tapi tak akan sulit jika kita bisa memilah-milah tamu yang akan diundang.

Untuk Menghindari Anggapan Kesan Yang Tak Serius, Penting Untuk Memperhatikan Desain Undangan!

Yap, ini adalah point penting yang harus diperhatikan secara ekstra jika ingin membuat undangan online. Biar bagaimana pun ini adalah sebuah undangan pernikahan yang bagi kita tentu spesial. Untuk menciptakan nuansa spesial pada mereka yang menerima meski hanya lewat online kamu juga harus mengupayakan undangan tersebut dengan sebaik mungkin. Karena kekuatan dari sebuah undangan via online terletak pada desainnya.

Mengingat banyaknya biaya yang seharusnya kita keluarkan untuk cetak undangan tidak ada salahnya jika kita menyiapapkan budget untuk satu design yang dikhususkan secara online. Mulai dari desain yang berbeda dengan undangan pada umumnya, font dan size di setiap kata hingga warna pada tiap huruf yang digunakan. Berikan pula informasi yang jelas untuk tempat dan waktu yang benar. Pastikan ada typo pada setiap kata yang tercantum. Mintalah kepada sang designer agar undangan tersebut bisa sempurna sesuai dengan yang diharapkan. Mengingat desain yang menarik akan membuat mereka yang melihat penasaran, dan terketuk untuk menghadiri pesta pernikahanmu.

Selanjutnya Demi Menghindari Banyaknya Ignore dan Jumlah Tamu Yang Tidak Valid, Mintalah Untuk Menuliskan Keterangan Kehadiran

Salah satu kelemahan dari undangan online adalah jumlah tamu yang sering tidak sesuai dengan tamu undangan. Hal ini terjadi arena undangan via online memang mudah dilupakan, apalagi jika sang tamu ternyata tak membuka media sosial setelah undangan dikirim. Maka waktu terbaik untuk mengirimkan undangan via online adalah dua minggu sebelum hari H.

Hal lain yang mungkin bisa dilakukan untuk mengantisipasi jumlah kehadiran yang tak valid adalah dengan memberikan keterangan tambahan pada undangan. Mintalah para tamu untuk menuliskan keterangan bisa hadir dangan pasti atau tidak bahkan yang masih ragu-ragu. Selanjutnya kita mungkin bisa mengingatkan kembali mereka untuk masalah kehadirannya. Dari hasil tersebut kita tentu sudah memiliki gambaran, tentang seberapa banyak orang yang akan datang. Dengan begitu kita bisa menjamu mereka dengan sebaik mungkin.

Karena Selama Sesuai Dengan Aturan Dan Menggunakan Kata-Kata Yang Baik, Tidak Akan Jauh Berbeda Dengan Undangan Cetak Biasa Kok!

Meski masih banyak yang tidak setuju dengan penyampaian undangan via online ini bukan pilihan yang buruk kok. Karena semua keputusan tetap kembali kepada kita sebagai calon pengantin. Setiap pilihan tentu memiliki plus dan minusnya. Bahkan untuk sebuah pilihan undangan cetak atau online untuk pernikahan, tinggal bagaimana kita menyikapinya.

Tetap penting untuk melakukan semuanya berdasarkan aturan dan norma-norma yang berlaku. Hingga tak ada satu pihak pun yang merasa tersinggung atau tak dihargai. Karena tak ada bedanya dengan undangan cetak dalam bentuk hard copy. Undangan online dalam bentuk soft copy juga menyampaikan pesan yang sama. Berisi berita undangan atas pernikahan yang akan kamu langsungkan.

Jadi kamu mau pilih mana, undangan cetak atau undangan online ?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Terima Kasih Untukmu Yang Telah Menancapkan Luka Dan Kini Membuatku Jadi Lebih Dewasa

Terimakasih Untukmu Yang Telah Menancapkan Luka Dan Kini Membuatku Jadi Lebih Dewasa

 

Porak poranda hati yang tinggalkan, tentu masih terasa. Hati dan jiwaku bagai kapal yang hampir tenggelam di tengah lautan. Membalut luka sehabis perpisahan kita kemarin, jadi sesuatu yang sedang aku upayakan. Beberapa waktu aku memang terdiam, bahkan seperti tak lagi ingin bergerak ke luar.

Tapi aku sadar bahwa dengan atau tanpa dirimu, hidupku harus tetap berjalan. Karena pada kenyataanya, dirimu hanyalah sebagian dari cerita yang seharusnya aku lupakan. Jika boleh berkata jujur, kemarin aku sungguh membencimu, tapi luka yang kau goreskan lagi-lagi memberiku pelajaran. Oleh karena itu kini diriku sudah jauh lebih kuat.

Cerita Hidup Yang Pernah Kau Penuhi, Tentu Jadi Salah Satu Hal Yang Pernah Aku Syukuri

light-sign-typography-lighting

 

Tak ingin jadi orang yang tak jujur, kamu memang pernah membuatku bahagia tak terkira. Dan pertemuan kita itu tentu jadi babak hidup yang tak mungkin aku lupa. Manisnya sikap dan semua kata-katamu, selalu membuat aku yakin bahwa kamulah yang memang kumau.

Tak heran jika kemarin kita jadi dua orang yang paling bahagia. Tapi semua itu hanyalah bagian dari hidup yang bersifat sementara. Dengan dalih ingin fokus pada mimpi yang ingin kau jadikan nyata, kamu pergi begitu saja. Meninggalkanku bersama dengan luka.

Meski Kenyataan Yang Kudapati Cukup Membuatku Terluka, Bagaimana Tidak Dia Yang Mengaku Cinta Terlihat Bahagia Dengan Orang Lain Di Sana

girl-sadness-dark-46508

Walau ada sakit yang masih jelas terasa, aku belajar menghargai semua keputusan yang ada. Bahkan saat itu aku percaya bahwa kau memang sedang ingin fokus untuk menata mimpi-mimpimu. Tapi rasa kecewaku kian bertambah ketika aku tahu bahwa kau telah berdusta.

Tak ada mimpi yang sedang kau upayakan, karena nyatanya hatimu lah yang telah berbeda. Di hadapanku kau mulai berani menggenggam tangannya, hingga tertawa bersama. Kenyataan yang aku dapati sungguh sangat berbeda dengan apa yang kau janjikan sebelumnya. Aku kembali menanggung perih atas apa yang dengan sengaja kau dan dia pertontonkan di hadapanku.

 

Tapi Aku Sadar Bahwa Semua Kecewa Yang Kupunya Tentu Tak Akan Membawamu Kembali

pexels-photo-102734

Suatu kali aku pernah termenung sembari membayangkan betapa bahagianya kita kemarin saat bersama. Kemudian tersadar bahwa itu hanyalah sebuah masa lalu yang tak mungkin diputar kembali. Walau sudah berupaya sekuat tenanga, sepertinya aku bukan lagi jadi orang yang ingin kau buat bahagia. Kini sudah ada dia yang selalu siap sedia kau ajak tertawa bersama.

Seperti apa yang telah kau katakan, kita hanyalah bagian cerita masa lalu yang harus dilupakan. Sebab meski telah berusaha, semuanya tak mungkin bisa sama.

 

Aku Mulai Berdamai Dengan Luka, Lalu Kemudian Belajar Lebih Dewasa

pexels-photo-562623

Meski tak mudah, pelan-pelan aku menyadari semua hal yang telah terjadi antara kita berdua. Dibuat kecewa hingga terluka, tak seharusnya aku membencimu selamanya. Lebih dari itu, ada pelajaran lain yang aku ambil dari perpisahan kita. Karena dari rasa sakit yang telah kau berikan itu, akhirnya aku belajar jadi manusia yang lebih baik.

Jika diawal luka itu membuatku lemah dan tak berdaya, berbeda dengan sekarang. Hal itu justru membuatku jauh lebih kuat dari sebelumnya. Akupun belajar bahwa apa yang kuanggap baik, ternyata tak selalu benar.

 

Karena Sesungguhnya Babak Baru Dari Hidup Yang Lebih Berwarna Baru Saja Dimulai

pexels-photo-103127

Sakit hati telah membuatku belajar untuk lebih menghargai diri sendiri. Dan jika kamu sudah bahagia dengan dia yang kini kau punya. Aku juga akan mulai berjalan untuk menjajaki hidup yang ku inginkan.

Meski tanpa dirimu lagi, aku yakin pada kemampuan yang kini telah aku miliki. Tak seperti dulu saat bersama. Sekarang ada banyak hal yang telah bisa aku lakukan tanpa dibantu oleh siapa-siapa. Karena aku sadar biar bagaimana pun hidup terus berjalan. Dan bersama atau tanpamu, tentu aku akan tetap bahagia.

 

Terima Kasih Untukmu Karena Telah Menancapkan Luka, Karenamu Aku Jadi Lebih Dewasa

couple-love-water-summer

Untuk sepenggal cerita yang telah kita lukis bersama, izinkan aku untuk berterimakasih kepadamu dan semesta. Dari kisah itu aku belajar bahwa, tidak seharusnya aku mencintai dengan sepenuhnya.

Terimakasih juga untuk ujian kecil untuk menempa hati yang aku punya. Darimu aku belajar jadi manusia yang jauh lebih dewasa. Mari berjalan kembali meski tak searah, meski aku tahu ini tak akan mudah.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Saat Cintamu Justru Berlabuh Pada Dia Yang Lebih Tua, Pahami Lebih Dekat Untuk Memiliki Hatinya

https://www.instagram.com/raisa6690/

Tak ada yang bisa menebak dengan siapa kamu akan jatuh cinta, dengan dia yang seusia atau bahkan jauh lebih tua. Meski banyak dari kita yang mungkin masih takut untuk memulai hubungan dengan dia yang usianya terpaut jauh, rasanya ini bukan hal yang salah, malah jadi pilihan baik untuk hubunganmu. Jawaban pertamanya tentu karena dia akan lebih dewasa untuk berbagai hal.

Bahkan menurut peneliti, laki-laki yang lebih tua berpotensi untuk menghasilkan anak-anak yang cerdas untukmu kelak. Awalnya kamu mungkin akan mengkhawatirkan beberapa anggapan mirip yang bisa saja terjadi. Tapi jika kamu sendiri sudah merasa mantap, tak ada yang perlu diragukan. Agar dapat memahami dia lebih dekat, beberapa hal ini akan membantumu.

Hal yang Paling Haram Untuk Dijadikan Pembahasan Adalah Rentang Usiamu dengan Dirinya

Meski berbeda usia

Rasanya tak hanya untuk dia yang akan jadi pasangan, hal ini nampaknya berlaku untuk semua orang. Lagi pula usia hanyalah perkara angka, kalau kamu memang sudah cinta itu semua tak lagi jadi masalah. Kamu bisa melihat Raisa dan Hamish yang baru saja menikah, dengan rentang usia 10 tahun.

Jika komunikasi yang terjalin berjalan dengan baik, perbedaan usia pun tak akan menjadi kendala, Belajarlah untuk lebih terbuka dan banyak menerima, karena kalian memang datang dari generasi yang mungkin berbeda.

Kamu dan Dia Jelas Beda Generasi Cobalah Bereksplorasi Dengan Apa yang Mungkin Disukainya

musik yang berbeda

Katakanlah kamu mungkin masih berusia 21 atau 22 tahun sedangkan si dia sudah genap diangka 30 tahun. Pemahamanmu akan musik dan segala hal lain, tentu berbeda dengan apa yang dia tahu. Kendalanya kalian mungkin akan sulit berada pada titik temu untuk sebuah percakapan yang dirasa sempurna.

Namun kamu bisa menurunkan sedikit ego untuk lebih memahami dirinya. Belajarlah untuk mengenalinya lebih dalam dari sesuatu yang mungkin disenanginya. Entah itu masalah buku, makanan, band kesukaan atau pandangan yang dia percaya. Dengan begitu, komunikasi dan hubunganmu tak lagi terasa canggung. Karena kini kalian lebih memahami satu dengan yang lain.

Suatu Kali Dia Mungkin Akan Bertanya, Untuk Itu Temukan Alasan Kenapa Kamu Memilihnya

Bertanya

Nah, ini jadi salah satu alasan penting lain yang memang harus kita persiapkan sejak awal. Laki-laki tak akan serta merta percaya kalau kamu benar-benar mencintai dirinya. Bisa jadi dia juga was-was, jika kamu hanya ingin memanfaatkannya untuk tujuan tertentu saja. Bukan karena cinta yang benar-benar ada.

Cobalah ingat kembali awal mulai kalian saling sapa dan kemudian dekat seperti sekarang ini. Tentu ada sesuatu yang membuatmu yakin akan dirinya, jadi tak heran jika kamu berani melangkah hingga sejauh ini.

Jangan Pernah Membandingkan Dia Dengan Laki-laki di Masa Lalumu

Tak membeda-bedakan

Hal lain yang akan mempermudah hubunganmu dengan dia adalah caramu untuk memperlakukan dirinya. Hilangkan sekat-sekat yang selama ini kamu yakini keberadaanya. Hingga pada batasan-batasan yang membedakan antara dia dengan masa lalu yang kamu punya.

Sebaliknya perlakukan dia sama dengan laki-laki yang dulu pernah kamu cintai. Karena kini dia akan jadi seseorang yang berstatus pacarmu.

Pastikan Pula Jika Rasa Sayangmu dan Dirinya Sama-sama Kuat

rsz_priscilla-du-preez-318422_1

Ini sering jadi masalah dalam hubungan antara seorang perempuan dengan laki-laki yang lebih dewasa. Kadang kala kita terlalu mengambil hati semua perbuatan baiknya, padahal bisa saja dia berlaku sama pada semua perempuan yang dikenalnya.

Maka demi menghindari kekeliruan yang bisa merusak hubungan, kamu harus tahu seberapa besar rasa sayangmu padanya. Dan cobalah tanya apakah si dia juga memiliki rasa yang sama atau tidak. Jika ternya “ya”, berarti kalian telah memiliki cukup modal untuk menjalin hubungan.

Tunjukkan Bahwa Kamu Adalah Pasangan yang Mampu Menyeimbangkan Langkahnya

woman-kitchen-man-everyday-life-298926

Tanpa perlu dijelaskan, kamu tentu tahu jika laki-laki dengan usia yang tak lagi diangka dua puluhan tentu tak ingin sekedar pacaran. Pola pikirnya tentu sudah mengarah pada jenjang yang lebih serius. Wajar jika sepanjang perjalanan hubungan, dia akan lebih fokus pada pekerjaannya demi memenuhi pundi-pundi untuk pernikahan. Jadi kamu harus ekstra sabar dan banyak mengerti.

Yakinkan Diri dan Selalu Jadi Diri Sendiri

rsz_larm-rmah-184441

Terlepas dari semua hal yang harus kamu upayakan untuk kelangsungan hubungan. Sebagai perempuan kamu juga harus punya keyakinan atas apa yang sedang kamu perjuangkan. Jangan pernah merasa minder hanya karena kamu sedang berpacaran dengan lelaki yang lebih tua darimu.

Tutuplah telinga untuk semua cibiran dari mereka yang mungkin tak suka. Biar bagaimana pun semua keputusan tetap berada ditanganmu. Karena untuk segala sesuatunya kamu jadi orang yang paling mengerti, mana yang terbaik untuk hidupmu.

Akan tetapi jika hal-hal yang tadi disebutkan masih terasa kurang, cobalah meminta saran pada teman dekat yang mungkin lebih dewasa. Pilihan itu jadi salah satu yang akan membantumu meyakinkan diri untuk memulai hubungan dengan laki-laki yang lebih dewasa.  

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Bukan Tak Lagi Cinta, Kadang Kita Memang Butuh Ruang Untuk Sendiri Meski Hanya Sementara

Mampu Sendiri

Menjalani hari dengan sosok yang memiliki karakter berbeda tentu jadi hal yang tak selalu membuat bahagia. Meski selama ini sebuah hubungan digambarkan dengan suatu kedekatan, faktanya hal ini tak selamanya berlaku untuk semua perempuan.

Beberapa dari kita mungkin akan setuju, bahwa ada sebagian perempuan yang merasa sangat bahagia jika seluruh waktu yang ada dihabiskan bersama dengan pasangannya. Sedang sisanya, justru merasakan hal sebaliknya.

Untuk itu harusnya laki-laki percaya, bahwa keinginan untuk sementara sendiri tak semata-mata jadi ajang untuk menjauh darinya. Meski jadi sesuatu yang kerap melahirkan pertanyaan, kebutuhan akan hidup sendiri meski sebentar harusnya jadi sesuatu yang tak bisa diganggu gugat.

Bisa Jadi Diri Ini Sedang Lelah, Jadi Tak Ada Salahnya Jika Ingin Menghabiskan Waktu Tanpa Dia

pexels-photo-247195

Meski memiliki pasangan, rasanya tak ada peraturan yang mengharuskan kita bersama sepanjang waktu. Setelah melalui berbagai macam cerita, akan ada satu fase yang jadi titik jenuh untuk kita. Ada sesuatu yang membuat hati gundah, meski penyebab pastinya juga masih belum diketahui.

Momen ini jadi sebuah kode yang harusnya bisa dibaca oleh dia yang menjadi pasangan kita. Dengan kata lain, kita butuh beberapa durasi waktu untuk benar-benar menyepi tanpa diganggu oleh siapa pun.

Ini Juga Jadi Pertanda Bahwa Kita Punya Alur Tersendiri Untuk Hidup Yang Dijalani

pexels-photo-460211

Kita ini tentu bukanlah perempuan yang sembarangan dalam mengatur rima kehidupan. Beberapa hal yang bersifat krusial jadi sesuatu yang kerap masuk dalam daftar pertimbangan. Jadi jangan heran jika nanti tiba-tiba kami akan meminta izin untuk sekedar keluar sebentar dari runtinitas yang selama ini dijalani.

Tak ingin jadi perempuan yang berharap belas kasihan, kita tetap memiliki keyakinan untuk mampu melakoni banyak hal meski seorang diri. Karena pihak yang paling berhak untuk memutuskan apa saja yang akan kita lakukan adalah diri sendiri.

Lagi Pula Tak Selamanya Perempuan Butuh Diperhatikan, Kadang Kala Melakoni Berbagai Hal Dengan Sendiri Jadi Sebuah Kesenangan

rsz_chad-madden-210873

“Sudah tidak apa-apa, aku pulang sendiri saja” atau “Aku bisa beli dan angkat galonnya, kamu tidak perlu repot-repot untuk melakukannya”.

Dua contoh kalimat ini jadi bukti bahwa lewat hal-hal sederhana seperti itu, perempuan ingin orang lain mengerti jika dirinya tak harus selalu dibantu dan dilindungi.

Karena ketika berhasil melakoni dua hal tersebut, kadang ada bahagia yang datang tanpa terkira. Dan salah satunya adalah kita bisa berbangga diri dengan segala kemampuan sendiri.

Karena Hubungan Adalah Sebuah Perjalanan, Jika Sedang Merasa Lelah Tentu Istirahat Jadi Satu-satunya Penawar

rsz_larm-rmah-184441

Kita berdua mungkin adalah dua orang pendaki yang berada dijalur yang sama. Akan tetapi tenaga yang kita punya, tentu saja berbeda. Saat kamu masih berjalan naik dengan menggebu, diriku bisa jadi telah jatuh dan terkulai lemas.

Maka demi kesanggupan diri untuk berjalan menapaki jalanan lagi, aku butuh amunisi untuk kembali kuat berjalan lagi. Tak hanya suntikan semangat dari orang lain saja, kesiapan dari diriku sendiri sebagai pendaki yang akan naik ke tempat yang lebih tinggi mutlak dibutuhkan. Jika memang tenagaku sudah benar-benar kuat, aku akan berlari ke atas untuk menyusul dirimu lagi.

Menarik Diri Dari Pertemuan Bukan Berarti Ingin Menghindar, Ini Hanyalah Sebuah Kebutuhan

pexels-photo-196667

Bukan berniat untuk mengangkat tangan sebagai petunjuk bahwa diri ini telah kalah. Walau bagi orang lain, keputusan ini sebagai upah dari sikap keras kepala, kamu harus percaya bahwa ini adalah upaya untuk mengurai masalah.

Diri kita dan sang pasangan tentu punya kebutuhan untuk merasakan sendiri dan berusaha menikmati masa ini sebagai bentuk dari kesendirian, hinggga kelak akan sama-sama merindukan. Merubah pandangan dari berbagai sisi untuk hubungan yang lebih baik lagi.

Atau Jadi Ajang Untuk Mengoreksi Diri Sendiri, Sembari Mencari Solusi Untuk Masalah Yang Mungkin Sedang Dihadapi

guess-attic-837156_640

Karena sejatinya guru terbaik untuk bebas mengoreksi diri sendiri tanpa merasa dibodohi adalah diri kita sendiri. Jarak yang selama ini kita buat dengan dirinya, jadi sesuatu yang membantu kita bertumbuh jauh lebih dalam. Kita dan dia menjelma jadi individu yang tak lagi biasa. Mengoreksi dan mau menerima kritikan dengan hati terbuka.

Hingga titik ini akan jadi satu pelajaran hidup sepanjang cerita, bahwa perempuan yang sedang ada di hadapanmu adalah seseorang yang tidak sempurna. Meski sebelumnya setiap pertentangan selalu membawa kita pada ego yang tinggi maka setelah menikmati kesendirian tanpa seorang kekasih, kita jauh lebih berani untuk mengaku salah.

Sehingga Jika Kelak Akan Berdua Lagi, Kita Sudah Siap Dengan Hati Yang Lebih Baru Lagi

pexels-photo-41073

Lebih dari semua hal yang kita bahas satu per satu, poin penting dari manfaat untuk sementara sendiri yang kita bicarakan jadi salah satu siasat untuk menetralkan suasana yang tadinya mungkin kurang bahagia.

Akhirnya semua bayang-bayang indah akan hubungan kita berubah jadi momen yang kini sering dirindukan. Karena meski sempat pergi sementara waktu, bukan berarti kita akan menghilang dari hidup dia. Kembalinya kita justru jadi upaya perbaikan diri yang jauh lebih baik dari biasanya.

Selanjutnya mari berjanji untuk cerita yang kini sedang kita bina dengan dia. Bahwa cerita baru yang lebih indah akan segera kita mulai!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top