Inspirasi & Motivasi

Mengirim Undangan Pernikahan Via Online ? Boleh Kok, Tapi Jangan Sampai Salah Aturan Ya!

Mengirim Undangan Pernikahan Via Online ? Boleh Kok Tapi Ada Aturannya

Menyiapkan pesta pernikahan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, mengingat banyaknya hal dan keperluan yang harus dipersiapkan. Salah satunya adalah memesan dan mencetak undangan pernikahan. Selain biaya untuk ongkos cetak, kita juga harus menyisihkan waktu untuk bisa mengantarkan. Tapi perubahan zaman membawa beberapa kemudahan bagi kita, termasuk dalam hal undangan pernikahan. Tak heran jika banyak calon pengantin sekarang memilih menyebar undangan via online bagi sebagian kerabatnya. Berhubung sudah hampir semua orang terhubung dengan gadget dan media sosial, maka undangan online cukup praktis untuk dilakukan.

Selain dianggap lebih modern, nyatanya menggunakan undangan online memang cukup menghemat biaya cetak undangan. Namun sebagai pihak yang mengundang, ada beberapa hal yang memang harus kita perhatikan. Setitik kesan yang tak baik bisa mempengaruhi pandangan orang lain terhadap kita sebagai calon pengantin. Karena meski undangan online sangat membantu, masih ada sebagian orang yang menilai bahwa hal itu kurang sopan. Hhmm, bener nggak sih ?

Selain Memangkas Budget Untuk Ongkos Cetak, Undangan Online Memang Jauh Lebih Efektif Daripada Menyebar Hard Copy

Ongkos mencetak undangan merupakan salah satu kebutuhan yang lumayan menguras budget. Untuk itu undangan  online bisa hadir sebagai solusi untuk masalah tersebut, meski belum sepenuhnya. Karena nyatanya undangan online tentu tidak bisa kita tujukan untuk semua tamu yang akan datang. Biasanya undangan jenis ini ditujukan kepada mereka yang tinggal jauh atau teman yang kebetulan berada di luar kota.

Untuk orang tua atau mereka yang memang umurnya terpaut jauh biasanya akan tetap akan diberikan undangan dalam bentuk hard copy. Waktu yang kita punya pun akan jadi lebih efektif, sebab jadi tak perlu bepergian ke setiap rumah hanya untuk mengantarkan undangan. Cukup dengan berdiam diri di rumah dan menyebarkannya lewat personal message via chat atau media sosial lain. Bagaimana praktis bukan? Bayangkan saja berapa waktu yang akan kamu hemat bila menggunakan undangan online!

Kita Tak Lagi Susah Payah Memutar Otak Untuk Memikirkan Biaya Kirim, Dan Banyaknya Undangan Yang Harus Di Cetak

Coba kalkulasikan berapa banyak biaya ongkos kirim yang dibutuhkan hanya untuk mengirim undangan? Jika harus disebarkan dalam bentuk hard copy semua, bisa jadi hampir sama dengan biaya cetak juga kan. Lalu mari kita bandingkan dengan biaya kirim undangan online yang nyaris gratis. Kamu hanya butuh paket data untuk bisa terhubung ke internet, yang rasanya tak perlu masuk dalam pengeluaran. Karena toh hampir setiap hari kita juga terhubung ke internet.

Hal itu tentu membantu kita menghemat banyak biaya. Karena setidaknya untuk satu pengiriman undangan reguler di Jakarta saja dikenakan biaya Rp.9.000,00 hingga Rp.10.000,00 loh. Disamping itu kita juga tak perlu lagi khawatir atau was-was jika undangan yang sudah dicetak tidak sesuai dengan jumlah tamu yang ingin diundang. Dengan undangan online kita hanya butuh satu softcopy undangan untuk semua orang yang ingin diundang. Mudah bukan?

Mungkin Memang Dianggap Tak Sopan, Bahkan Terkesan Kurang Menghargai

Bagi sebagian orang terutama orangtua, undangan online memang masih dianggap kurang sopan. Apalagi untuk ukuran sebuah pesta pernikahan yang dianggap sakral. Menurut mereka berita pernikahan haruslah disampaikan dalam bentuk undangan tercetak khusus. Bukan hanya lewat sebuah postingan status atau broadcast message yang terkesan sembarangan.

Nah untuk yang satu itu kita memang harus jeli memilih mana orang yang akan menerima undangan dengan hard copy atau undangan online. Karena tidak semua orang akan setuju dengan pandangan kita, yang berpikir bahwa undangan online adalah sah. Meski telah kita undang secara personal pun, masih akan ada yang berpikir bahwa ia merasa tak penting karena hanya menerima undangan secara online saja. Hasilnya bisa saja ia malah tidak akan datang ke pesta pernikahan atau resepsi yang akan kita gelar. Rasanya serba salah sih, tapi tak akan sulit jika kita bisa memilah-milah tamu yang akan diundang.

Untuk Menghindari Anggapan Kesan Yang Tak Serius, Penting Untuk Memperhatikan Desain Undangan!

Yap, ini adalah point penting yang harus diperhatikan secara ekstra jika ingin membuat undangan online. Biar bagaimana pun ini adalah sebuah undangan pernikahan yang bagi kita tentu spesial. Untuk menciptakan nuansa spesial pada mereka yang menerima meski hanya lewat online kamu juga harus mengupayakan undangan tersebut dengan sebaik mungkin. Karena kekuatan dari sebuah undangan via online terletak pada desainnya.

Mengingat banyaknya biaya yang seharusnya kita keluarkan untuk cetak undangan tidak ada salahnya jika kita menyiapapkan budget untuk satu design yang dikhususkan secara online. Mulai dari desain yang berbeda dengan undangan pada umumnya, font dan size di setiap kata hingga warna pada tiap huruf yang digunakan. Berikan pula informasi yang jelas untuk tempat dan waktu yang benar. Pastikan ada typo pada setiap kata yang tercantum. Mintalah kepada sang designer agar undangan tersebut bisa sempurna sesuai dengan yang diharapkan. Mengingat desain yang menarik akan membuat mereka yang melihat penasaran, dan terketuk untuk menghadiri pesta pernikahanmu.

Selanjutnya Demi Menghindari Banyaknya Ignore dan Jumlah Tamu Yang Tidak Valid, Mintalah Untuk Menuliskan Keterangan Kehadiran

Salah satu kelemahan dari undangan online adalah jumlah tamu yang sering tidak sesuai dengan tamu undangan. Hal ini terjadi arena undangan via online memang mudah dilupakan, apalagi jika sang tamu ternyata tak membuka media sosial setelah undangan dikirim. Maka waktu terbaik untuk mengirimkan undangan via online adalah dua minggu sebelum hari H.

Hal lain yang mungkin bisa dilakukan untuk mengantisipasi jumlah kehadiran yang tak valid adalah dengan memberikan keterangan tambahan pada undangan. Mintalah para tamu untuk menuliskan keterangan bisa hadir dangan pasti atau tidak bahkan yang masih ragu-ragu. Selanjutnya kita mungkin bisa mengingatkan kembali mereka untuk masalah kehadirannya. Dari hasil tersebut kita tentu sudah memiliki gambaran, tentang seberapa banyak orang yang akan datang. Dengan begitu kita bisa menjamu mereka dengan sebaik mungkin.

Karena Selama Sesuai Dengan Aturan Dan Menggunakan Kata-Kata Yang Baik, Tidak Akan Jauh Berbeda Dengan Undangan Cetak Biasa Kok!

Meski masih banyak yang tidak setuju dengan penyampaian undangan via online ini bukan pilihan yang buruk kok. Karena semua keputusan tetap kembali kepada kita sebagai calon pengantin. Setiap pilihan tentu memiliki plus dan minusnya. Bahkan untuk sebuah pilihan undangan cetak atau online untuk pernikahan, tinggal bagaimana kita menyikapinya.

Tetap penting untuk melakukan semuanya berdasarkan aturan dan norma-norma yang berlaku. Hingga tak ada satu pihak pun yang merasa tersinggung atau tak dihargai. Karena tak ada bedanya dengan undangan cetak dalam bentuk hard copy. Undangan online dalam bentuk soft copy juga menyampaikan pesan yang sama. Berisi berita undangan atas pernikahan yang akan kamu langsungkan.

Jadi kamu mau pilih mana, undangan cetak atau undangan online ?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Laki-laki Juga Bisa Tersinggung, Jangan Gegabah Mengkritik Pasangan

pexels-photo-403570

Tidak ada ubahnya dengan kita, sesungguhnya laki-laki yang selalu terkesan tangguh pun bukanlah makhluk sempurna. Ada masa dimana ia akan berbuat salah atau bertingkah yang tidak semestinya, baik itu dalam hubungan yang dijalaninya bersamamu dan interaksinya dengan orang lain.

Sebagai kekasih yang baik, sudah menjadi tugas kita untuka memberinya kritik jika sekiranya hal yang dia lakukanmemang tidak baik. Meski begitu, kita harus tetap berhati-hati saat menyampaikan kritik pada pasangan. Sebab meski maksudmu baik, bila penyampaiannya tidak tepat, maka justru bisa menjadi bumerang untuk hubungan.

Biar Bagaimana pun, Situasi dan Kondisi Yang Tepat Akan Lebih Memudahkan Kita Untuk Memberitahunya

pexels-photo-374592 (2)

Hal pertama yang memang sangat penting untuk kita perhatikan adalah dengan memastikan situasi dan kondisi yang sedang dialaminya. Jika memang dia sedang dalam keadaan bad mood atau marah jangan langsung memberinya kritik. Bukannya menerima masukan yang kita sampaikan, bisa saja ia malah semakin marah. Kamu bisa menunggu hingga moodnya kembali baik lagi.

Atur waktu dan tempat senyaman mungkin untuk bisa menyampaikannya, tapi sebisa mungkin kita harus menghindari tempat yang terlalu ramai demi komunikasi yang kondusif. Mulailah bicarakan semuanya dengan baik-baik, sembari memberinya pengertian bahwa apa yang kita sampaikan adalah demi kebaikannya juga.

Berusahalah Untuk Tidak Menyinggung Perasaannya, Perhatikan Pemilihan Kata dan Intonasi Suara Saat Menyampaikan Kritik

pexels-photo-121848

Faktanya sebuah kritik memang terkesan sensitif tapi kita bisa mengubahnya. Kita bisa memilih jenis kata yang bersifat netral. Jangan pula langsung menembakknya dengan poin utama. Hal lain yang tak kalah penting adalah bahasa tubuh serta intonasi yang kita sampaikan. Setelah mencoba untuk memberinya kritik, berikan ia waktu untuk mengutarakan atau menjelaskan hal yang sekiranya menjadi alasan mengapa ia berlaku demikian. Cobalah untuk memahami semua yang telah dijelaskannya untuk kemudian bisa menemukan akar dari sikapnya tersebut.

Atur Strategi Untuk Menyampaikannya, Tidak Terkesan Frontal Mengkritik Tapi Jelaskan Padanya Fakta Sebenarnya

pexels-photo-551657

Kita bisa memulai percakapan dengan memberinya beberapa pujian atas sikap baiknya, lalu sampaikan kritikanmu dan berikan penjelasan tepat. Dengan begitu pasanganmu akan merenungkannya dan mencoba memikirkan kembali kritikanmu tadi. Tentunya kritikan yang kita sampaikan pun harus sesuai dengan fakta yang terjadi dilapangan, bicarakan semua hal yang memang kita lihat dan terjadi. Ini akan membantunya berpikir bahwa memang apa yang dilakukannya tersebut tidaklah baik.

Ingat Kita Hanya Berhak Mengkritik Tindakannya, Bukan Dia. Jadi Bantu Dirinya Untuk Menemukan Solusi

pexels-photo-102734

Emosi yang tak terkontrol bisa saja membuat semuanya semakin runyam. Untuk itu kita juga perlu mengontrol diri dan emosi dalam menyampaikan kritikan yang bertujuan membangun. Alih-alih ingin mengkritik tindakannya, emosi yang tak tepat kadang membuat kita malah jadi mengkritik dirinya, buka sikapnya.

Hal yang bisa membantunya adalah ketika kita bisa menyampaikan kritikan atas perbuatannya bukan dirinya sebagai subjek. Setelah itu kita bisa menawarkan bantuan untuk memberinya solusi jika memang ia memerlukan. Dengan begitu ia akan memandang kita sebagai pasangan yang memang memiliki niat untuk membuatnya jadi lebih baik, bukan yang hanya bisa mengkritik semua perbuatannya saja.

Namun Dibalik Itu Semua, Kita Juga Perlu Mengoreksi Apakah Kritik Yang Akan Disampaikan Padanya Memang Sudah Benar

rsz_josh-peterson-397615

Sebelum melakukan itu semua kita perlu memahami semua masalah yang ada serta mencoba bertanya pada diri sendiri, apakah yang ingin kita sampaikan itu benar dan sudah pantaskah kita untuk memberinya kritik. Cobalah untuk menempatkan diri pada posisinya. Jika sekiranya kita sudah menemukan titik masalah dan semua penyebabnya, cobalah untuk memberinya pengertian bahwa apa yang dirasakannya juga bisa kita bayangkan jika  kita berada dalam posisinya. Kata-kata tersebut akan sedikit membantunya untuk memikirkan kembali semua tindakannya, tanpa kita mengkritiknya.

Karena komunikasi yang baik adalah akar kuat dari sebuah hubungan yang kita jalani, untuk itu kita perlu memperhatikan sebab akibat yang akan kita terima, terutama saat ingin menyampaikan kritik atas dirinya sebagai pasangan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Memilih Rok Midi yang Sesuai dengan Bentuk Tubuhmu

Rok 5

Rok midi memang jadi salah satu item fashion yang mempu memberikan kesan elegan pada setiap penampilan. Pakaian yang satu ini memang sangat adil, sebab bisa dikenakan oleh siapa saja. Kemampuannya untuk menciptakan kesan langsing dan mengekspos pinggang wanita hingga terlihat sempurna menjadi salah satu fungsi baiknya.

Rok yang panjangnya dibawah lutut atau atau tepat berada pada pertengahan betis ini memang bisa menciptakan kesan yang lebih girly jika dikenakan. Nah, agar kamu tak salah memilih rok midi, ada beberapa model rok midi yang akan kami rekomendasikan sesuai dengan bentuk tubuh yang kamu miliki.

Kamu yang Berbadan Kurus, Layak Menjajal Rok Midi Bervolume

Rok 6

Ukuran tubuh memang selalu jadi problema saat memilih item fashion yang kita suka, maka untuk kamu yang kebetulan berbadan kurus cobalah untuk memilih item yang bervolume. Sesuatu yang menjadi kebalikan dari si plus size, perempuan yang kurus justru harus mengenakan rok midi yang besar pada bagian bawah.

Perhatikan pula, jenis bahan dari rok midinya. Karena itu kamu sangat disarankan untuk mengenakan rok midi berbahan kaku seperti scuba, polyester, atau drill. Sebab bahan-bahan seperti ini akan membuat tampilan yang lebih berisi di beberapa sisi. Sehingga kamu pun bebas memilih detail rok midi yang membuatmu lebih leluasa.

Agar Bagian Pinggang Milikmu Lebih Terekspos, Carilah Model Rok Midi yang Slim

Rok 8

Model jenis ini adalah lawan dari rok midi sebelumnya. Jika tadi si perempuan kurus disarankan untuk mencari model rok yang terlihat lebih bervolume, ada model rok midi lurus yang akan membantu kamu untuk memperoleh tampilan kaki yang terlihat lebih jenjang.

Kamu juga boleh bereksperimen dengan memadu padankan aksesoris dan atasan yang akan dikenakan. Cobalah memakai belt atau kemeja yang menurutmu senada.

Tak Perlu Khawatirkan Materialnya, Kamu Hanya Butuh Lihai Menyiasatinya

Jeans

Tren dan perubahan, menggeser semua bauran fashion yang biasa kita kenakan. Begitu pula rok midi yang juga memiliki berbagai macam material yang berbeda. Tampilan rok midi dengan material jeans ini memang akan membawa kita flash back pada era ’80-an.

Namun tak perlu dijelaskan, kamu pun tentu tahu. Jika model item fashion yang terdahulu sedang banyak digilai oleh orang-orang. Jadi tak ada salahnya, jika kamu akan memilih mengenakan rok midi berbahan jeans seperti pada gambar di atas.

Tampilan Modern Lain yang Akan Terlihat Lebih Mendominasi, Bisa Kamu dapatkan Pada Rok dengan Garis Pinggang yang Lebih Besar dari Biasanya

Rok 3

Rok midi yang menjadi salah satu tren modern item fashion, juga bisa terlihat sedikit lusuh jika tak tertata dengan baik. Paham akan kemungkinan ini, kamu boleh memilih salah satu model rok midi dengan garis pinggang yang sedikit lebar. 

Padukan rok midi padat dengan atasan pas kaos sederhana dan sepatu yang berwarna cerah. Saat itu pula kamu telah berhasil terlihat lebih modern dari biasanya, meski hanya mengenakan rok midi dan atasan kaos saja. 

Dan yang Terakhir, Ada Rok Midi Pleated yang Bisa Kamu Padukan dengan Atasan Suka-suka

Rok 4

Buat kamu si pemilik tubuh kurus, pilihan rok midi pleated ini juga patut dilirik. Model ini akan menyamarkan bentuk pinggul agar terlihat kecil, namun memberi kesan langsing yang pas pada bagian pinggang.
Kamu boleh mengambil satu buah jaket kesayangan dari dalam lemari untuk menyempurnakan penampilan. Menjadikan kaos berwarna abu-abu sebagai atasan, serta memilih jaket dan sepatu yang dengan warna senada.

Mengenakan rok midi yang pas dengan bentuk tubuhmu selalu berhasil memberi kesan lebih menarik. Namun hal lain yang jauh lebih penting adalah jika kamu merasa nyaman mengenakannya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

7 Gaya Jennifer Lake, Si Fashion Blogger Colourful, yang Bisa Kamu Contek Untuk Penampilan Lebih Berwarna

Cover

Kalau kamu adalah salah satu pengguna setia jejaring sosial Instagram, cobalah sesekali untuk melongok ke akun milik Jennifer Lake di @jenniferlake. Ia adalah seorang fashion blogger yang juga bekerja sebagai Senior Vice President di salah satu perusahaan Public Relations di Chicago.

Kerap tampil dengan style yang berwarna, jadi sebuah pencapaian yang cukup pesat sejak ia meluncurkan style charade pada Maret 2015 lalu. Bahkan kini akun Instagramnya berhasil menjadi salah satu dari 5 akun instagram yang paling berpengaruh di Chicago.  

Dibantu oleh suaminya sebagai pembidik potret-potret berwarna miliknya, ada beberapa gaya yang kami rekomendasikan untuk kamu contek dari laman instagram milik Jennifer Lake.

1. Dress Terusan Ombre dengan Aksen Lipatan pada Bagian Pinggang

Gaya 1

Item fashion berwarna ombre memang masih in, kamu bisa memilih warna merah dengan campuran peach seperti yang dikenakan Lake pada foto ini. Padukan dengan sepatu hak tinggi yang tertutup pada ujung jari, dan sempurnakan penampilan dengan clutch andalanmu.

Jika memang ingin, kamu juga bisa mengenakan kacamata berwarna sama seperti yang Lake pakai pada momen ini. Demi foto ootd yang lebih epic dan terlihat berwarna, carilah background foto yang terlihat senada dengan busana.

2. Berbentuk bak Kimono Warna-warni, Gaya Lake yang Satu Ini Juga Menarik Hati

Gaya 2

Bahan berwarna-warni dengan motif horizontal ini memang selalu sukses memberi kesan lebih langsing dari biasanya. Dan jika kamu adalah salah satu perempuan bertubuh gempal, motif-motif pakaian seperti yang Jennifer kenakan pada foto ini patut untuk dijajal.

Dengan aksen tali yang menyerupai pita pada bagian pinggang, kesan langsing pun bisa didapatkan. Hanya dengan sling bag berwarna krem yang hampir menyerupai coklat, kamu sudah bisa tampil beda. Penting untuk diingat, jika memang tak punya tas dengan warna yang sama, kamu bisa memilih salah satu dari warna yang ada pada bahan dress-mu.

3. Meski Terlihat Simpel, Namun Kesan Berwarna Tetap Terasa

Gaya 3

Warna terang yang terlihat mencolok memang bukanlah pilihan yang cocok untuk semua orang. Sebab kadang kala akan jadi sesuatu yang justru membuatmu terlihat lebih buruk. Apa lagi jika ternyata tak cocok denga kulitmu.

Pada gaya ketiga yang kami rekomendasikan ini, kamu bisa mencontek model dari style-nya saja, jika memang belum cukup berani untuk berekspresi lewat warna-warna terang. Dress lurus di atas lutut dengan lengan berbentuk lonceng, membuat tubuhmu terlihat lebih jenjang. Kenakan high heels tanpa penutup dan sling bag kesayangan, kini kamu siap untuk bepergian dan terlihat lebih menawan.

4. Berani Bergaya Kekinian dengan Alas Kaki Semi Boots dan Kaos + Blazer yang Senada

Gaya 4

Sekilas style ini mungkin terlihat seperti tak mungkin jika harus kita kenakan di bumi nusantara, hehehe. Wajar memang, cuaca tropis memang tak mendukung untuk memakai baju-baju yang tebal. Apa lagi jika hendak beraktivitas di udara terbuka.

Tapi kamu tak boleh kehabisan akal, cukup coret blazer dari daftar perintilan. Kamu tetap bisa mencontek gaya Lake pada foto ini dengan mengenakan kaos bermotif garis-garis berwarna merah muda, ditambah dengan bawahan jeans yang sedikit longgar pada ujung kakinya. Carilah sepatu semi boots yang akan menambah kesan kaki yang lebih ramping. Gunakan pula aksesori seperti anting, kacamata dan tas yang senada.

5. Tampil dengan Tas dengan Design Bulat Memang Sedang Jadi TrenGaya 5

Hanya dengan dres tanpa lengan dan garis leher berbentuk V, serta aksen jahitan membentuk pinggang hingga nampak lebih ramping. Menariknya, style Lake yang satu ini tak hanya bisa kamu contek untuk momen santai saja. Tapi juga bisa dikenakan pada beberapa acara formal siang atau malam hari.

Dan lagi-lagi, kacamata jadi aksesoris andalan untuk penampilan yang lebih mencengangkan. Lebay ah Min!

Tas coklat berbentuk bulat dengan tingkatan warna yang lebih tua dari warna lensa yang ia kenakan pada potret ini, jadi pemicu lain yang membuat penampilannya semakin menarik.

6. Style Berwarna Navy dengan Padu Padan Kacamata Putih

Gaya 6

Kombinasi dress berwarna navy dengan model lengan bunga 3/4, jadi pilihan yang tak akan membuatmu terlihat tua. Meski warna ini bernada sedikit gelap, navy jadi salah satu warna yang cocok untuk kamu yang berwarna kulit putih atau coklat dan sedikit gelap.

Cukup sandingkan dengan sling bag dan sepatu coklat bernada sama, anting warna biru cerah, hingga kacamata putih tentunya.

7. Nuansa Ungu Tua dengan Sepatu dan Tas Berwarna Coklat yang Senada

Gaya 7

Nah yang terakhir, kamu bisa mengikuti jejak Lake dalam pemilihan dress atau gaun yang dikenakan. Nampaknya ia gemar sekali memilik gaun atau dress dengan panjang, beberapa senti di atas lutut atau dibawah lutut.

Model lain yang lebih membuatnya terlihat lebih berkesan adalah simpul pada bagian lengan dan rok dress yang dimulai dari garis pinggang.

Tips lain yang perlu kamu perhatikan untuk dapat berpenampilan seperti Jennifer Lake, carilah spot-spot foto yang memang berwarna cerah dan sesuai dengan fashion yang sedang dikenakan. Pastikan pula jika orang yang akan mengambil gambar adalah seseorang yang benar-benar handal, atau minimal ia paham bagaimana cara menangkap gambar sesuai pose yang kamu inginkan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top