Love & Sex

LDR: Kisah Para Pejuang Hubungan Yang Nasibnya Hampir Sama Dengan Jomblo

Seberapa penting kebersamaan untuk kelangsungan sebuah hubungan? Sangat penting. Maka tak heran saat kamu mulai memutuskan untuk menjalin hubungan, kebersamaan yang indah adalah hal yang pertama terlintas dibenakmu. Paling tidak, kamu tak lagi melewatkan hari seorang diri layaknya para jomblo.

Tapi tunggu dulu! Saat hubunganmu tiba-tiba dihadapkan pada ujian jarak, bisa saja kondisnya jadi berbalik. Tak perlu langsung patah arang, karena nyatanya tak sedikit pasangan yang berhasil melewatinya. Nah, sebelum kamu memantapkan diri untuk LDR, ada baiknya kamu merasakan asam manis hubungan yang hanya bisa dirasakan oleh pejuang jarak berikut ini.

Mulai Dari Isi Kocek Yang Terkuras Lebih Banyak Demi Sekedar Bertukar Salam, Hingga Biaya Tiket Untuk Meluruhkan Rindu

Coba pikirkan kembali bagaimana seseorang yang jomblo mengalokasikannya uang miliknya? Rata-rata isi dari dompet mereka berada dalam kondisi yang aman karena, memang belum punya pasangan. Sehingga tak ada alasan untuknya bisa mengeluarkan uang untuk keperluan ini itu yang tak seharusnya dibelanjakan. Tak jauh berbeda dengan jomblo yang memang tak bisa berfoya-foya, kamu yang LDR juga bernasib sama.

Bedanya isi dompet milik para pejuang jarak telah lebih dulu habis untuk keperluan yang tak seharusnya ada. Mulai dari paket internet yang ekstra dan pulsa telepon yang harus selalu sedia. Padahal semua itu hanyalah untuk sebuah ucapan salam yang hampir tiap hari selalu sama. Belum lagi biaya tiket pesawat tiap kali bertemu dengan dia. Kamu mungkin berpikir bahwa ini adalah perjuangan cinta, tapi masa iya harus sedemikian rupa? Jika ternyata dia yang di seberang tak berlaku sama. Bagaimana?

Puncak Rindu Setiap Kali Bertemu Dengan Malam Minggu, Berhasil Membuat Hatimu Semakin Sendu

Jika boleh menerka apa yang kamu rasakan setiap kali dipertemukan dengan malam minggu, sepertinya hampir sama dengan mereka yang jomblo. Bukan tak mungkin hatimu akan gundah hingga merana. Menonton mereka yang bepergian bersama dengan pasangannya, sedang kamu hanya menanti panggilan di layar telepon genggam yang kamu punya.

Jika mereka yang jomblo mungkin akan merindukan momen berdua dengan dia yang belum dipertemukan, kamu rindu pada dia yang berjauhan pada tempat yang berbeda. Hal ini tentu cukup menyiksa hati dan jiwamu. Bahkan sering membuatmu tiba-tiba merasa jadi orang yang bodoh. Tersiksa atas rindu yang kamu punya, tapi bagaimana dengan dia yang di sana? Apakah merasakan rindu yang sama?

Kamu Juga Harus Sadar Jika Dia Adalah Manusia Utuh Yang Seharusnya Nyata, Bukan Gadget Dan Seperangkat Alat Virtual Lainnya

Ketika kamu memutuskan untuk bertahan dalam cinta yang berjarak, itu berarti kamu telah siap untuk menaruh percaya atasnya. Akan tetapi bagaimana jika ternyata kamu bukanlah individu yang mudah untuk menaruh percaya pada orang lain. Alasan lain yang semakin membuat kita bimbang adalah keberadaanya yang jauh jadi faktor lain yang harus dipikirkan. Atau beberapa pertanyaan lain yang sering kamu dengar atas kegiatanmu yang memang hanya bisa terhubung lewat kecanggihan alat komunikasi. Belum lagi omongan dari orang-orang di sekitarmu yang membuatmu kadang sedikit ragu untuk bertahan menjani LDR.

Seiring berjalannya waktu, akhirnya kamu sadar bahwa apa yang mereka katakan memang benar. Menjalani LDR membuat kita hanya berhubungan dengan gadget sebagai penghantar berita. Padahal dia yang kita sebut pacar adalah manusia utuh sama seperti kita. Dan memang seharusnya berada dekat denganmu untuk menjadi nyata.

Semenarik Apapun Cerita Indah Yang Dibagikan Dari Sana, Akan Jauh Lebih Berkesan Jika Dilalui Bersama

Berbagai kebiasaan yang dulu dilakoni berdua berubah, jadi sesuatu yang berbeda. Kamu mungkin masih tetap pada kebiasaan yang dulu ada. Tapi darinya kamu hanya mendapatkan cerita-cerita indah saja. Bagaimana ia menghabiskan harinya, hingga makanan apa yang ia jadikan menu setiap harinya. Mendengarnya bercerita tentu akan membuat kita merasa sedikit tenang. Setidaknya dirinya masih menjadikan kita sebagai tempat berbagi, meski hanyalah sebuah cerita akan aktivitasnya sehari-hari. 

Tapi satu kenyataann yang tak bisa terbantahkan, adalah tentang nyatanya kebersamaan. Bagaimana pun indahnya cerita yang ia bagikan, tentu tak berarti apa-apa karena kita tak turut serta didalamnya. Karena semua akan jauh lebih berkesan jika cerita-cerita itu bisa dilalui berdua.

Sekuat Apapun Perhatian Yang Disampaikannya, Akan Kalah Dengan Dia Yang Memerhatikan Secara Nyata

Siklus hubungan jarak jauh yang tak terelakkan tentu jadi sesuatu yang berat untuk dijalani. Memang sih katanya cinta yang kuat mampu mengalahkan segala rintangan, tapi rasanya akan berbeda jika sudah ada jarak. Hal ini jelas jadi sesuatu yang bisa membuat kita frustasi. Meski katanya dia akan tetap memberi perhatian, ini tak akan sebanding jika keberadaanya nyata.

Belum lagi ujian dari orang-orang yang mencoba masuk kedalam hubungan. Celah yang tercipta atas jarak yang ada, jadi sebuah kesempatan baik dari orang-orang yang ingin memberi perhatian secara nyata. Dan kebutuhan akan sebuah perhatian dalam hubungan jadi satu-satunya alasan untuk kita berpikir ulang. Karena kalau sudah begini lalu apa bedanya kita dengan mereka yang jomblo. Rasanya sama saja, tetap  tak ada yang memerhatikan secara langsung.

Padahal Tak Jauh Berbeda Dengan Jomblo, LDR Hanya Pembenaran Atas Hubungan Yang Enggan Untuk Diselesaikan

Untuk status hubungan kamu mungkin memang mengakui bahwa sudah punya pacar. Namun untuk keberadaanya yang sering dipertanyakan oleh orang-orang, sering membuatmu bingung akan menjawab apa. Hingga kemudian, dia yang memang sedang berada jauh darimu perlahan membuatmu terbiasa untuk sendiri. Segala hal yang dulu kamu lakukan bersama, berubah jadi sebuah keharusan yang mesti dilakukan.

Kamu sadar bahwa ternyata dirimu tak butuh sosok yang sekedar mengingatkanmu saja. Sebaliknya kamu butuh dia yang setidaknya punya waktu untuk selalu ada. Jika ternyata dirinya hanya bisa memberimu gambaran hubungan dalam imajinasi saja. Nasibmu tak jauh beda dengan dia yang jomblo, lalu untuk apa terus bertahan ?

Belum Lagi Jika Dirinya Tak Kunjung Memberi Kepastian, Lalu Untuk Apa Terus Dipertahankan?

Hal terakhir yang benar-benar harus kamu pikirkan adalah akhir dari segala upaya yang sedang diperjuangkan. Kamu juga tentu tak ingin kan, jika apa yang sudah kamu korbankan akan hilang dengan percuma. Sebisa mungkin jadilah bijaksana untuk pilihan yang akan kamu ambil. Pastikan pada dirimu bahwa dia yang kamu yakini sebagai pasangan, juga akan berjuang bersama. Bukan hanya memberi janji semu yang hanya berisi bualan belaka.Mintalah dia untuk memberi pernyataan sebagai jaminan atas komitmen hubunganmu dan dirinya.

Dengan demikian sebagai seorang yang menunggu, kita bisa memberi batasan pada diri. Sampai mana kita akan berjuang untuk menjaga hubungan yang terasa membosankan ini. Karena jika komitmen pun tak ada, apa lagi yang harus kamu harapkan untuk tetap bertahan?

Bukan bermaksud untuk menyudutkan mereka yang mungkin telah membuat pilihan. Ini hanyalah beberapa gambaran dari banyaknya alasan, jika LDR dan jomblo adalah status yang levelnya sama. Sama-sama tak mendapat perhatian serta jauh dari kebersamaan. Selanjutnya kamu berhak untuk menentukan, pilihan mana yang akan kamu jalankan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hangout & Travel

Karena Merangkai Momen Bersama Si Dia Tak Cuma Saat Makan Berdua

Mencari momen demi menghabiskan waktu bersama pasangan di tengah kesibukan sebagai pekerja biasanya jadi tantangan tersendiri. Ujung-ujungnya meja kafe atau restoran menjadi saksi bisu setiap pertemuan yang selalu kamu perjuangkan. Tapi kalau dalam sebulan kamu hanya menghabiskan waktu untuk makan berdua atau nonton film saja, apa kamu tak khawatir hubungan akan terasa hambar?

Cara menghabiskan waktu berdua itu sejatinya bervariasi. Hanya saja, kamu dan pasanganmu harus pintar mengatur waktu. Jangan sampai setiap akhir pekan dimana seharusnya kamu dan dia bisa saling merangkai momen, tapi hanya diisi oleh kegiatan yang itu-itu saja. Mulai dari sekarang, coba pikirkan kira-kira apa saja yang bisa masuk dalam daftar rencana pertemuanmu bersama si dia. Tak perlu mahal apalagi mewah, karena sejatinya yang terpenting kalian berdua bisa menghabiskan momen bersama.

Saat Pasangan Sedang Penat dengan Beban Pekerjaan, Karaoke Bersama Jelas Bisa Jadi Pilihan

Kalau yang ini cukup fleksibel. Bisa dilakukan sepulang kerja maupun di akhir pekan. Seandainya pasanganmu mengeluh kalau beban pekerjaannya hari ini cukup banyak, karaoke bisa jadi salah satu alternatif meredakan kepenatan.

Berdasarkan penelitian dari Sekolah Kedokteran University of Maryland, mendengarkan musik maupun berkaraoke dapat meredakan stress setelah seharian bekerja. Tak usah sampai berjam-jam, cukup sediakan waktu satu hingga dua jam dan kalian bisa saling merangkai momen bahkan sekalipun dengan singing battle.

Saat Gajian Tiba, Habiskan Waktu untuk Belanja Kebutuhan Bulanan Bersama-sama

Kamu dan dia sudah sama-sama dewasa dan realistis terhadap hubungan yang kalian bina. Bukankah menyenangkan kalau di awal bulan atau ketika kamu gajian, kamu minta ditemani untuk belanja ke supermarket? Selain berlatih untuk kehidupan setelah pernikahan, kalian bisa saling diskusi banyak hal. Entah soal snack favorit, sayuran yang disuka maupun yang dibenci, atau sekalipun diskusi soal harga bahan-bahan makanan.

Kalaupun kamu masih tinggal bersama orangtua, tak masalah. Cukup bicarakan kepada kedua orangtuamu kalau giliran belanja bulan ini adalah tugasmu. Setelahnya, kamu pun cukup meminta izin kalau ingin pergi belanja bersama pasangan.

Habiskan Akhir Pekan Bersama dengan Berkunjung ke Tempat Wisata

Dua hari di akhir pekan jelas cukup untuk digunakan pelesiran ke sejumlah tempat wisata dalam kota. Buatlah rencana semacam short escape berdua. Soal tempat wisata, kalaupun di Jakarta, kamu bisa berkunjung ke tempat wisata alternatif seperti museum atau galeri seni.

Bahkan kamu bisa mencicipi pergi ke perpustakaan. Akan ada sensasi unik nan lucu ketika berdua dengan pasangan namun tak boleh bebas berbicara. Kamu juga bisa mencoba mendatangi tempat-tempat yang mengkombinasikan hal-hal tersebut dengan tempat makan. Seperti cafe yang dilengkapi galeri seni atau tempat mencicipi kopi yang punya banyak koleksi buku.

Kalau Tak Suka Keramaian di Tempat Wisata, Cukup Ajaklah Si Dia Berkeliling Kota

Memilih bepergian saat libur memang harus siap dengan konsekuensi ramainya lokasi wisata yang akan kamu datangi. Seringkali kalau kamu atau pasanganmu tipikal yang tak suka keramaian, hal semacam ini jadi penghambat sehingga berujung batalnya rencana yang sudah kalian susun.

Begini, daripada tidak jadi, lebih baik buat rencana alternatif yaitu dengan mengajaknya berkeliling kota. Saat libur, jalanan tak akan semacet biasanya. Berkendara pun jadi lebih leluasa. Kamu bisa menghabiskan sore atau malam hari dengan mengantarnya ke tempat yang ingin dia datangi.

Soal kendaraan, kamu jangan sampai salah pilih. Selain menyenangkan kendaraanmu pun harus cukup nyaman diajak berkeliling kota. Coba lirik motor Address Playful dari Suzuki. Skuter berjiwa anak muda ini punya karakter yang bisa menceriakan harimu dan si dia. Lantaran dirancang dengan beragam karakter dan aktivitas, skuter ini siap mengikuti segala rencanamu bersama si dia sepanjang hari.

Apalagi Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1. Dengan kombinasi penampilan menarik dan teknologi canggih ini, kamu pasti akan mendapatkan pengalaman berkendara yang menyenangkan sembari membonceng si dia.

Menariknya, Suzuki Address Playful punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodi agar terlihat menarik dan penuh gaya. Terdapat warna Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange dan Ice Silver.

 

Aksesori panel bodi yang penuh warna pada skutik ini meliputi bagian frame cover, handle cover, leg shield dan stripping set. Serunya aksesoris panel bodi ini juga bisa dibeli di jaringan dealer resmi Suzuki berikut jaringan bengkel resminya di Indonesia.

Selain warnanya yang menarik motor ini cocok untuk penggunaan harian karena dimensi bodinya yang mungil dengan dimensi pas dan seimbang. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dan ramping hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Skutik ini juga nyaman karena didukung suspensi depan dan belakang yang tangguh. Untuk bagian depan menggunakan suspensi tipe Telescopic Coil Spring Oil Damped. Sedangkan untuk belakang Suzuki Address Playful menggunakan suspensi tipe Swingarm Coil Spring Oil Damped.

Dengan kombinasi macam ini merangkai momen berdua dengan pasangan akan terasa lebih menyenangkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Karena Cowok Sejatinya Adalah Penunda Sejati…

Punya pacar yang suka menunda-nunda banyak hal seringkali merepotkan diri sendiri. Bilangnya hanya sebentar tapi ujung-ujungnya kita diminta menunggu tanpa kejelasan sampai bosan melanda. Harusnya cowok itu mengerti kalau menunggu tak menyenangkan, dan apakah di kepala mereka tak terpikir kapan mau berubah untuk tidak terus-terusan menunda?

Curhatan semacam ini sering kita dengarkan bukan? Ya begini, entah cowok punya alasan logis atau tidak, sejatinya cowok itu memang memiliki kecenderungan lebih suka menunda sesuatu dibanding cewek. Mungkin sebagai cewek, rasa sabar kalian sudah berada di ambang batas, tapi sebaiknya kalian pun tak menjadikan kebiasaannya suka menunda-nunda itu sebagai alasan untuk bertengkar ya! Sebaiknya bicarakan dengan cowokmu, kira-kira apa penyebabnya sehingga dia begitu sering menunda.

Kalau Sudah Bersama Teman-teman, Pasti Mereka Sungkan untuk Sekadar Pamit Pulang Duluan

Katanya cowok suka merasa tak enakan kalau harus pamit duluan saat sedang bersama teman-temannya. Mereka beralasan, selama ini sudah jarang ngobrol intens dengan kawan-kawannya, sehingga kalau ada waktu, rasanya tak etis kalau harus pamit lebih dulu dan mengakhiri obrolan. Nah, untukmu cewek, kalau alasannya semacam ini, kira-kira kamu masih mau memaklumi atau tidak?

Kebanyakan Cowok Punya Cara Pandang yang Sama, Semua Pasti Berjalan Lancar Kalau Dikerjakan Tanpa Terburu-buru

Ini khusus untukmu yang punya rekan kerja cowok. Suatu waktu mereka pasti pernah bersikeras untuk melakukan pekerjaan dengan santai lantaran yakin pekerjaannya pasti akan selesai dan berjalan mulus. Jika cewek memandang hal ini sebagai sebuah penundaan, lain dengan mereka. Ya, cowok yang suka mengerjakan suatu hal dengan santai lebih suka dikatakan sebagai seseorang yang tengah menikmati pekerjaannya. Sebagai cewek, dimana kamu harus satu tim dengan mereka, rasanya jengah memang. Apa lagi kalau sedari awal niatnya memang santai, harusnya ya dibicarakan sejak awal bukan?

Antara Cewek dan Cowok Sering Terjebak Dalam Pikiran yang Berbenturan, Termasuk Soal Kebiasaan

Hal paling mengesalkan adalah ketika cowok menganggap sebuah penundaan sebagai hal baik. Mereka juga dengan santai mengatakan kalau cowok sejatinya sudah benar dan justru menyalahkan para cewek yang dianggap terlalu terburu-buru. Situasi semacam ini rentan terjadi lantaran isi kepala cowok dan cewek memang berbeda Kawan! Jika sedang berbenturan, sebaiknya berikan dia penjelasan sehingga kalian berdua tak perlu saling adu pendapat. Ajak si cowok untuk lebih disiplin terutama jika hal itu menyangkut pekerjaan.

Ada Kalanya yang Membuat Cowok Jadi Penunda Lantaran Mereka Selalu Berpikir Panjang Sebelum Mengambil Tindakan

Mungkin alasan yang satu ini terbilang masuk akal. Ya, meski kebiasaannya yang suka menunda membuat kita uring-uringan, tapi ada alasan jelas dibalik semua itu. Ya, cowok suka menahan atau menunda sesuatu lantaran sibuk memikirkan dampak yang akan ditimbulkan setelahnya. Mereka tidak gegabah karena selalu berpikir panjang sebelum ambil keputusan. Jadi itulah alasan mereka mengapa sebuah penundaan dikatakan sebagai hal baik. Kalau menurutmu bagaimana?

Tapi Sejatinya Cowok Juga Perlu Peka Kalau Cewek Paling Anti Jika Diminta Menunggu Lama

Ya bagaimanapun situasinya, kita tak bisa menyalahkan cowok maupun menuntut mereka agar mengerti kita. Tapi cobalah untuk memberi penjelasan dengan pelan-pelan dan bicarakan soal pandanganmu padanya. Katakan padanya bahwa sikapnya yang hobi menunda-nunda itu membuatmu kesal. Untuk itulah kamu dan dia perlu bicara supaya di lain waktu dia pun tahu kalau kamu paling anti apa lagi saat diminta menunggu lama.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Konon Cinta Harus Diperjuangkan, Tapi Haruskah Balikan dengan Mantan?

Setelah putus cinta, bisa dipastikan jika bayang-bayang sang mantan masih saja memenuhi pikiran. Seperti kata lagu, mau makan teringat dirinya, mau tidur teringat dirinya, pergi ke tempat biasa teringat lagi, hingga bisa mendadak sedih hanya karena tahu jika kini sudah sendiri.

Semua ini jelas tak salah kok, biar bagaimana pun pernah bersama selama itu jelas menyisakan kenangan. Bahkan keinginan untuk bisa kembali bersama pun, jadi sesuatu yang kadang tak bisa kita tolak. Maka jangan heran jika ada beberapa pasangan yang memutuskan kembali rujuk meski tadinya sudah putus.

Akan tetapi sebelum nanti menyesal hanya karena gegabah dan memutuskan bersama lagi, kembali pada mantan jadi sesuatu yang perlu untuk dipertanyakan.

Coba Ingat Dulu, Apa Alasan Putusnya Hubunganmu yang Terdahulu

d3c824cc363f4367

Jangan terpedaya dengan frasa mantan terindah bak judul lagu Raisa. Sebab jika memang ia adalah seseorang yang indah, tentu tak akan jadi mantan.

Namun dengan berbagai macam alasan, ada saja yang akhirnya membuat kita dan dirinya berpisah. Tak peduli besar atau kecilnya persoalan, penting atau tidaknya, alasan-alasan itu akan tetap jadi sebab yang memang jadi sumber persoalan.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk kembali padanya, sebaiknya pikirkan terlebih dahulu bagaimana nantinya jika kembali bersamanya lagi. Jika ternyata akhirnya akan sama, lantas untuk apa?

Mempertimbangkan Keputusan dengan Matang, Murni Karena Masih Sayang atau Hanya Tak Ingin Kesepian

b863956c629f1d70

Tak perlu membohongi diri sendiri, mari kita buka-bukaan akan alasan apa yang membuat diri akhirnya memilih kembali pada mantan. Ini memang jadi babak paling getir yang akan menghantui pikiran. Segala kegiatan yang tadinya dilakukan berdua, mendadak akan dilakoni seorang diri saja.

Tapi perlu kita ketahui, jika sebuah hubungan akan menjadi baik ketika kedua belah pihak bisa mengontrol dan berbahagia atas dirinya sendiri. Kembali bersama hanya karena takut kesepian tak akan merubah hubungan menjadi lebih baik. Kembali mengulangi hanya akan membuang waktu, daripada begitu lebih baik mempersiapkan diri untuk dia yang baru.

Dibalik Kesadaran Akan Ketidakcocokan yang Ada, Kita Mungkin Berharap Ia Akan Berubah

99929312f9e742bc

“Semua orang bisa salah, dan berhak untuk mendapatkan kesempatan kedua”

Ini memang tak salah, namun tak boleh dipakai untuk siapa saja. Kita perlu untuk melihat terlebih dahulu. Bagaimana konteks dari kesalahan yang ia lakukan, hingga masihkah ada kemungkinan jika ia tak akan mengulanginya lagi.

Cinta memang jadi sesuatu yang membawanya pulang kepada kita lagi, tapi perintilan lain yang masih saja dilakukan jelas tak akan merubah apa pun dalam hubungan. Jika ternyata pilihan untuk kembali bersama hanya karena berpikir ia akan berubah, sebaiknya pikirkan lagi.

Kemudian Saling Berjanji Untuk Berubah, Namun Bisakah Direalisasikan?

6c2251cb9dc28fbc

Hampir semua hubungan mungkin akan dialaskan dengan janji-janji untuk memperbaiki diri agar lebih baik lagi. Biar bagaimana pun ini akan jadi berita baik untuk hubungan yang akan dibina kembali. Namun, untuk menjadikannya nyata, jelas tidak mudah.

Tak peduli seberapa banyak janji yang telah kalian buat, jika ternyata sikapnya masih menunjukkan kebiasaan-kebiasaan buruk seperti dulu, tentu jadi sesuatu yang akan sangat menganggu. Bukan tak percaya, namun sikap-sikap yang sudah mendasar nampaknya akan sangat sulit dirubah. Dan akan menimbulkan masalah serupa lagi dalam hubungan kalian.

Bukan Karena Sayang, Barangkali Diri Ini Hanya Tak Ingin Melihatnya Bersama Orang Lain

66c65be41c5b30a7

Ini mungkin jadi masalah yang perlu kita tanyakan pada diri sendiri. Ada semacam rasa tak rela jika harus melihat dirinya duduk berdua dan bergandengan tangan dengan yang lain. Sebagai manusia yang pernah bersama, ini jelas jadi sesuatu yang wajar.

Tapi tunggu dulu, apa hak kita untuk cemburu? Sebab saat ini sudah tak ada alasan atau ikatan lagi. Ia berhak melenggang kemana saja yang ia mau. Setiap orang memiliki caranya untuk menyembuhkan lukanya, berbeda dengan kita yang mungkin lebih nyaman sendiri. Ia mungkin lebih senang jika menerima orang lain untuk menemani. Mencoba menghargai dan memahami keputusannya, akan jauh lebih baik untukmu.

Apa Lagi Jika Ternyata Ia Pernah Memperlakukan Kamu dengan Kasar, Lalu Untuk Apa?

c1876311fe30fce2

Jangan terbawa suasana, pikirkan kembali keputusan untuk kembali jika ternyata ia pernah melakukan kekerasan dan main tangan. Bisa saja dia kembali melakukan hal yang sama. Bukan tak percaya padanya, namun kita memang harus berjaga-jaga.

Menerimanya kembali tidak akan serta merta membuatnya tak lagi menyakiti kita. Dia tidak hanya butuh cinta, tapi juga terapi untuk menyembuhkan kebiasaan buruknya itu.

Karena Terkadang Merelakan Jadi Sesuatu yang Justru Mendatangkan Pasangan yang Lebih Baik Lagi

c90b46c7950f4f36

Hingga akhirnya, hal lain yang mungkin harus kita ingat selalu adalah bagaimana kita bisa merelakan sesuatu yang memang ternyata tak tertuliskan untuk kita. Tak perlu berusaha mati-matian hanya untuk kembali menggenggam tangannya.

Sesuatu yang memang sudah menjadi jodoh tak akan berpindah ke tangan yang berbeda. Kita hanya perlu ikhlas dan bersabar sembaru menunggu dia yang akan jadi pengganti mantan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Sembilan Kalimat Pertanda dari Ia yang Benar-benar Ingin Bersama

Untuk urusan komunikasi secara terang-terangan, masa PDKT atau pendekatan kadang jadi sesuatu yang membingungkan. Sebagian kita mungkin bisa menerka. Tapi faktanya, beberapa orang yang memang benar-benar cuek dan tak paham mungkin hanya bisa diam.

Maka kali ini, kami akan membantu kamu untuk bisa lebih peka pada kalimat-kalimat yang disampaikan oleh si dia. Karena biasanya jika memang benar-benar sayang, ada beberapa kalimat bernada kode yang ia sampaikan.

“Nggak Tahu Kenapa ya, Aku Senang Banget Ketemu Kamu.”

tanja-heffner-260682

Dikenal sebagai makhluk yang gengsian, hanya sedikit yang berani bicara secara terang-terangan. Bahkan meski sudah cinta, mereka kerap akan menunggu waktu hanya untuk mengucapkannya. Akan tetapi jika kalimat ini sudah keluar dari mulutnya, bisa dipastikan jika ia memang benar-benar suka.

Tak perlu langsung memasang muka merah, kamu bisa merespon ucapannya dengan kalimat serupa jika memang menyukainya juga. Tapi jika memang tak merasa suka, hindari kalimat-kalimat yang terkesan memberinya harapan. Takutnya ia akan salah paham.

“Hari Ini Kamu Cantik!”

andrew-welch-229148

Tak pernah mendengar ia menyampaikan kalimat pujian, tapi mendadak bilang kamu cantik. Pernyataan ini memang jadi salah satu cara untuk mendapat perhatian, dengan catatan dia tak melakukannya berlebihan. Kamu boleh percaya jika itu adalah salah satu bentuk apresiasi dari dirinya untuk menandakan jika ia memang benar-benar suka.

Sebab tak sekedar untuk memujimu, ketertarikan darinya juga mendorong ia tak segan untuk bilang cantik di hadapan perempuan yang memang ia sukai.

“Jadi Kapan Kita Bisa Ketemu Lagi?”

rawpixel-com-423663

Tak hanya sebagai pertanyaan, kalimat itu sekaligus ajakan untuk memastikan kapan waktu bertemu akan digelar lagi. Dan jika kamu masih akan bertanya, mengapa kalimat ini disimpulkan sebagai bukti jika ia mencintai. Karena secara tak langsung ia sedang ingin kamu tahu, jika bertemu denganmu jadi sesuatu yang selalu ia tunggu.

Walau sedang bertanya kapan, sebenarnya yang ingin ia sampaikan adalah “Aku ingin kita selalu bertemu, kalau bisa setiap hari!”.

“Jangan Sungkan, Kalau Butuh Bantuan Kasih Tahu Ke Aku ya!”

charles-deluvio-456508

Semua laki-laki memiliki jiwa yang kuat untuk mengayomi, melindungi, dan membuatmu merasa aman. Dan pertanda lain jika dia memang benar-benar suka adalah saat ia ingin kamu selalu berharap padanya. Dalam artian, ia ingin mendominasi semua hal yang kamu butuhkan. Jika ternyata benar kamu akan menghubunginya ketika perlu, hal itu jelas jadi celah untuk bisa lebih dekat. Selain membantunya untuk menyampaikan rasa, ia juga senang jika kamu menghargai setiap perannya.

“Ada Film Bagus nih, Tapi Nggak Ada Teman Buat Nonton,”

julien-andrieux-332817

Barangkali bukan filmnya yang benar-benar bagus, tapi ia hanya ingin mengajakmu keluar berdua. Jika ternyata memang ada film bagus yang kalian berdua suka, jelas akan melancarkan misinya.

Tapi jangan pikir misi yang lain, misi yang dimaksud adalah kesempatan untuk menunjukkan perasaannya. Namun inti sari yang sebenarnya adalah, ia ingin kamu tahu bahwa ia sedang ingin mengajakmu pergi berdua.

“Pulangnya Naik Apa, Aku Lagi Pengen Jadi Tukang Ojek Nih!”

abdiel-ibarra-249884

Kantor kalian jaraknnya jauh, tempat tinggal pun tak searah. Tapi tak tahu kenapa tiba-tiba dia bertanya akan pulang dengan apa. Padahal mungkin ia tahu, setiap hari kamu pulang dengan transportasi umum atau ojek online.

Sudah, tak perlu banyak menerka kalimat yang ia sampaikan itu, sebab sesungguhnya ia ingin menawarkan tumpangan pulang. Tinggal bagaimana kamu akan meresponnya. Mau atau tidak?

“Lagi Ada Waktu Senggang Nggak? Aku Lagi Butuh Teman Ngobrol,”

tim-wright-123155

Perlu dicatat jika laki-laki sedang melancarkan misi pendekatan, kalimat-kalimat tanya yang ia sampaikan tak hanya berarti rasa ingin tahunya saja. Tapi lebih pada pertanyaan yang berharap balasan. Menerima ajakanya mungkin, jadi salah satunya.

Lebih dari sekedar butuh teman untuk membicarakan banyak hal, yang ingin ia sampaikan adalah bagaimana peranmu begitu penting untuknya. Sampai ingin mengobrol saja ia harus lebih dulu bertanya, punya waktu atau tidak?

“Di Dekat Kantorku Ada Tempat Makan Baru, Mau Aku Traktir Nggak?”

thomas-habr-185870

Jika boleh berkata jujur, sebenarnya ini adalah alasan untuk mengajakmu makan malam di luar dan terasa seperti sedang kencan. Cobalah pahami, jika ia memang sedang ingin menghabiskan lelah bekerja dengan mengobrol berdua.

Sekalipun ia menawarimu sebuah malam malam gratis, lebih dari sekedar terima kasih karena sudah ditraktir sesungguhnya ia ingin sekali berharap kamu akan selalu jadi teman makan malam berdua, setiap kali pulang kerja.

“Kamu Tidur Duluan gih, Pasti Capek Seharian Kerja.”

warren-wong-238678

Diucapkan dengan pelan, biasanya karena sudah tahu jika kamu memang sudah tak mood bicara lagi. Ia bisa membaca sinyal lelah darimu, jadi tak heran jika dirinya akan menyarankan agar kamu tidur lebih dulu.

Pendekatan tertinggi, yang biasanya dilakukan oleh laki-laki bisa kita tandai dari banyaknya pesan yang ia kirimkan. Mulai dari mengingatkan sarapan hingga memintamu tidur duluan.

Jika ternyata apa yang ia tunjukkan sudah lebih dari biasa, itu tandanya jika ia memang benar-benar suka. Kamu harus cukup peka, tidak perlu pura-pura tak tahu. Jika memang suka cobalah berikan respon serupa. Namun jika ternyata tidak, beri tahu ia pelan-pelan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top