Love & Sex

LDR: Kisah Para Pejuang Hubungan Yang Nasibnya Hampir Sama Dengan Jomblo

Seberapa penting kebersamaan untuk kelangsungan sebuah hubungan? Sangat penting. Maka tak heran saat kamu mulai memutuskan untuk menjalin hubungan, kebersamaan yang indah adalah hal yang pertama terlintas dibenakmu. Paling tidak, kamu tak lagi melewatkan hari seorang diri layaknya para jomblo.

Tapi tunggu dulu! Saat hubunganmu tiba-tiba dihadapkan pada ujian jarak, bisa saja kondisnya jadi berbalik. Tak perlu langsung patah arang, karena nyatanya tak sedikit pasangan yang berhasil melewatinya. Nah, sebelum kamu memantapkan diri untuk LDR, ada baiknya kamu merasakan asam manis hubungan yang hanya bisa dirasakan oleh pejuang jarak berikut ini.

Mulai Dari Isi Kocek Yang Terkuras Lebih Banyak Demi Sekedar Bertukar Salam, Hingga Biaya Tiket Untuk Meluruhkan Rindu

Coba pikirkan kembali bagaimana seseorang yang jomblo mengalokasikannya uang miliknya? Rata-rata isi dari dompet mereka berada dalam kondisi yang aman karena, memang belum punya pasangan. Sehingga tak ada alasan untuknya bisa mengeluarkan uang untuk keperluan ini itu yang tak seharusnya dibelanjakan. Tak jauh berbeda dengan jomblo yang memang tak bisa berfoya-foya, kamu yang LDR juga bernasib sama.

Bedanya isi dompet milik para pejuang jarak telah lebih dulu habis untuk keperluan yang tak seharusnya ada. Mulai dari paket internet yang ekstra dan pulsa telepon yang harus selalu sedia. Padahal semua itu hanyalah untuk sebuah ucapan salam yang hampir tiap hari selalu sama. Belum lagi biaya tiket pesawat tiap kali bertemu dengan dia. Kamu mungkin berpikir bahwa ini adalah perjuangan cinta, tapi masa iya harus sedemikian rupa? Jika ternyata dia yang di seberang tak berlaku sama. Bagaimana?

Puncak Rindu Setiap Kali Bertemu Dengan Malam Minggu, Berhasil Membuat Hatimu Semakin Sendu

Jika boleh menerka apa yang kamu rasakan setiap kali dipertemukan dengan malam minggu, sepertinya hampir sama dengan mereka yang jomblo. Bukan tak mungkin hatimu akan gundah hingga merana. Menonton mereka yang bepergian bersama dengan pasangannya, sedang kamu hanya menanti panggilan di layar telepon genggam yang kamu punya.

Jika mereka yang jomblo mungkin akan merindukan momen berdua dengan dia yang belum dipertemukan, kamu rindu pada dia yang berjauhan pada tempat yang berbeda. Hal ini tentu cukup menyiksa hati dan jiwamu. Bahkan sering membuatmu tiba-tiba merasa jadi orang yang bodoh. Tersiksa atas rindu yang kamu punya, tapi bagaimana dengan dia yang di sana? Apakah merasakan rindu yang sama?

Kamu Juga Harus Sadar Jika Dia Adalah Manusia Utuh Yang Seharusnya Nyata, Bukan Gadget Dan Seperangkat Alat Virtual Lainnya

Ketika kamu memutuskan untuk bertahan dalam cinta yang berjarak, itu berarti kamu telah siap untuk menaruh percaya atasnya. Akan tetapi bagaimana jika ternyata kamu bukanlah individu yang mudah untuk menaruh percaya pada orang lain. Alasan lain yang semakin membuat kita bimbang adalah keberadaanya yang jauh jadi faktor lain yang harus dipikirkan. Atau beberapa pertanyaan lain yang sering kamu dengar atas kegiatanmu yang memang hanya bisa terhubung lewat kecanggihan alat komunikasi. Belum lagi omongan dari orang-orang di sekitarmu yang membuatmu kadang sedikit ragu untuk bertahan menjani LDR.

Seiring berjalannya waktu, akhirnya kamu sadar bahwa apa yang mereka katakan memang benar. Menjalani LDR membuat kita hanya berhubungan dengan gadget sebagai penghantar berita. Padahal dia yang kita sebut pacar adalah manusia utuh sama seperti kita. Dan memang seharusnya berada dekat denganmu untuk menjadi nyata.

Semenarik Apapun Cerita Indah Yang Dibagikan Dari Sana, Akan Jauh Lebih Berkesan Jika Dilalui Bersama

Berbagai kebiasaan yang dulu dilakoni berdua berubah, jadi sesuatu yang berbeda. Kamu mungkin masih tetap pada kebiasaan yang dulu ada. Tapi darinya kamu hanya mendapatkan cerita-cerita indah saja. Bagaimana ia menghabiskan harinya, hingga makanan apa yang ia jadikan menu setiap harinya. Mendengarnya bercerita tentu akan membuat kita merasa sedikit tenang. Setidaknya dirinya masih menjadikan kita sebagai tempat berbagi, meski hanyalah sebuah cerita akan aktivitasnya sehari-hari. 

Tapi satu kenyataann yang tak bisa terbantahkan, adalah tentang nyatanya kebersamaan. Bagaimana pun indahnya cerita yang ia bagikan, tentu tak berarti apa-apa karena kita tak turut serta didalamnya. Karena semua akan jauh lebih berkesan jika cerita-cerita itu bisa dilalui berdua.

Sekuat Apapun Perhatian Yang Disampaikannya, Akan Kalah Dengan Dia Yang Memerhatikan Secara Nyata

Siklus hubungan jarak jauh yang tak terelakkan tentu jadi sesuatu yang berat untuk dijalani. Memang sih katanya cinta yang kuat mampu mengalahkan segala rintangan, tapi rasanya akan berbeda jika sudah ada jarak. Hal ini jelas jadi sesuatu yang bisa membuat kita frustasi. Meski katanya dia akan tetap memberi perhatian, ini tak akan sebanding jika keberadaanya nyata.

Belum lagi ujian dari orang-orang yang mencoba masuk kedalam hubungan. Celah yang tercipta atas jarak yang ada, jadi sebuah kesempatan baik dari orang-orang yang ingin memberi perhatian secara nyata. Dan kebutuhan akan sebuah perhatian dalam hubungan jadi satu-satunya alasan untuk kita berpikir ulang. Karena kalau sudah begini lalu apa bedanya kita dengan mereka yang jomblo. Rasanya sama saja, tetap  tak ada yang memerhatikan secara langsung.

Padahal Tak Jauh Berbeda Dengan Jomblo, LDR Hanya Pembenaran Atas Hubungan Yang Enggan Untuk Diselesaikan

Untuk status hubungan kamu mungkin memang mengakui bahwa sudah punya pacar. Namun untuk keberadaanya yang sering dipertanyakan oleh orang-orang, sering membuatmu bingung akan menjawab apa. Hingga kemudian, dia yang memang sedang berada jauh darimu perlahan membuatmu terbiasa untuk sendiri. Segala hal yang dulu kamu lakukan bersama, berubah jadi sebuah keharusan yang mesti dilakukan.

Kamu sadar bahwa ternyata dirimu tak butuh sosok yang sekedar mengingatkanmu saja. Sebaliknya kamu butuh dia yang setidaknya punya waktu untuk selalu ada. Jika ternyata dirinya hanya bisa memberimu gambaran hubungan dalam imajinasi saja. Nasibmu tak jauh beda dengan dia yang jomblo, lalu untuk apa terus bertahan ?

Belum Lagi Jika Dirinya Tak Kunjung Memberi Kepastian, Lalu Untuk Apa Terus Dipertahankan?

Hal terakhir yang benar-benar harus kamu pikirkan adalah akhir dari segala upaya yang sedang diperjuangkan. Kamu juga tentu tak ingin kan, jika apa yang sudah kamu korbankan akan hilang dengan percuma. Sebisa mungkin jadilah bijaksana untuk pilihan yang akan kamu ambil. Pastikan pada dirimu bahwa dia yang kamu yakini sebagai pasangan, juga akan berjuang bersama. Bukan hanya memberi janji semu yang hanya berisi bualan belaka.Mintalah dia untuk memberi pernyataan sebagai jaminan atas komitmen hubunganmu dan dirinya.

Dengan demikian sebagai seorang yang menunggu, kita bisa memberi batasan pada diri. Sampai mana kita akan berjuang untuk menjaga hubungan yang terasa membosankan ini. Karena jika komitmen pun tak ada, apa lagi yang harus kamu harapkan untuk tetap bertahan?

Bukan bermaksud untuk menyudutkan mereka yang mungkin telah membuat pilihan. Ini hanyalah beberapa gambaran dari banyaknya alasan, jika LDR dan jomblo adalah status yang levelnya sama. Sama-sama tak mendapat perhatian serta jauh dari kebersamaan. Selanjutnya kamu berhak untuk menentukan, pilihan mana yang akan kamu jalankan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menikmati Akhir Pekan Akan Lebih Menyenangkan Tanpa Terdistraksi Isi Linimasa Instagram

Sekalipun kamu tinggal di Jakarta yang katanya semakin sulit menemukan lokasi wisata, bukan berarti kamu tak bisa menikmati akhir pekanmu. Macet memang sudah jadi bagian hidup sehari-hari, termasuk saat akhir pekan, tapi jangan sampai keadaan ini membuatmu putus asa dan jadinya hanya sibuk menatap layar gawai selama seharian penuh saat akhir pekan.

Kamu perlu tahu, terdistraksi dengan isi Instagram setiap hari hanya akan membuat pikiran rentan depresi. Karenanya, saat akhir pekan lebih baik isilah waktumu dengan kegiatan yang lebih menyenangkan. Jalan-jalan keliling kota misalnya.

Supaya Tak Bosan dengan Suasana yang Sudah Pernah Kamu Kunjungi, Pilihlah Satu Tempat yang Berbeda

Yang namanya jalan-jalan keliling kota bukan berarti hanya dihabiskan untuk mengitari mall saja ya kawan. Memang, mall ini akhirnya seperti jadi satu-satunya destinasi yang harus dikunjungi saat akhir pekan, tapi kamu cobalah meluangkan waktu sejenak untuk mencari tahu tempat-tempat wisata yang mungkin jarang terekspos.

Kamu bisa memulai perjalananmu di akhir pekan sejak pagi, mungkin kamu bisa mendatangi tempat-tempat yang terasa segar dan bisa jadi pilihan yang menarik di pagi hari. Kalau sebagai perempuan kamu masih canggung untuk pergi sendiri, ya tak masalah jika hendak mengajak teman atau pacar.

Sorenya untuk kesan menanti senja yang tak biasa, jika memang masih ingin berada pada sekitaran Pusat Jakarta. Kamu bisa menikmati matahari terbenam di Pelabuhan Sunda Kelapa. Aktivitas para kapal yang sedang bersandar dan beberapa kegiatan para awaknya akan membuatmu merasakan Jakarta dari sisi yang berbeda.

Sebab Jalanan Ibu kota Sedang Ruwet-ruwetnya, Pastikan Pula Rute Mana yang Tak Akan Membuatmu Merana

Yang namanya jalanan Jakarta memang semakin padat. Jangankan hari biasa, di akhir pekan pun ruas jalanan utama pasti tetap saja macet. Belum lagi kalau ada pembangunan di sana-sini. Karenanya, penting sekali untukmu setidaknya untuk mencari rute alternatif.

Walau terlihat sepele, memilah jalanan yang akan dilalui jadi salah satu kunci untuk dapat menikmati perjalanan. Sebab untuk mencari tahunya pun cukup mudah. Entah itu dari sosial media, atau dari beberapa akun yang biasanya khusus membicarakan tentang jalanan Ibu Kota.

Dari Jauh-jauh Hari, Pilihlah Waktu yang Pas untuk Melakukan Perjalanan

Nah sekiranya kamu sudah tahu tempat mana yang akan kamu tuju serta jalur mana yang akan dilalui, hal selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah soal keberangkatan. Kalau kamu memang ingin pergi sejak pagi, berarti perlu timing yang pas untuk istirahat dan memikirkan soal jam keberangkatan. Berangkat sejak pagi memang lebih menyenangkan karena biasanya jalanan belum seramai biasanya.

Perempuan Mandiri Tahu Pilihan Kendaraan yang Paling Nyaman di Hati

Dari sekian banyak hal-hal yang tapi perlu kamu perhatikan, kamu wajib memikirkan juga soal transportasi apa yang akan dipakai untuk jalan-jalan nanti. Karena biar bagaimanapun kamu tentu tak akan berjalan kaki untuk menikmati akhir pekan. Kecuali cuma makan di warung depan.

Hadir untuk menjawab kebutuhanmu Motor Address Playful dari Suzuki ini bisa mengantarmu menikmati akhir pekan di Jakarta. Skuter yang memang didedikasikan untuk kamu yang masih berjiwa muda, jadi salah satu skuter terbaik untuk untuk menikmati hari lebih produktif. Lengkap dengan aksesori panel bodi yang penuh warna pada bagian frame cover, handle cover, leg shield hingga pada stripping set.

Kamu juga tak perlu khawatir atau ragu, jika ternyata varian warna tak akan sesuai selera, sebab seri skuter matic dari perusahaan berlogo S ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodinya. Kamu bebas pilih warna mana yang sekiranya sangat pas dan cocok untuk karaktermu. Mulai dari Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange Hingga Ice Silver.

Keunggulan lain yang akan menjawab kekhawatirmu saat nanti akan berkendara di tengah jalanan ibukota saat akhir pekan tiba. Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang memang dipercaya menghasilkan performa baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1

Dengan komposissi mesin seperti itu, perihal biaya bahan bakar kamu tentu tak perlu ragu, sebab motor ini jadi skuter matic yang tergolong irit. Selain menghemat waktu dalam perjalanan, berkendara dengan Suzuki Adress Playful ini juga membantumu menghemat budget akhir pekan dari perihal ongkos kendaraan.

Saat Sudah Sampai Tujuan, Silahkan Nikmati Dulu Waktu Liburan, Jangan Sibuk Unggah Foto di Media Sosial

Perjalanan menuju tempat wisata memakan waktu yang tak sebentar. Karenanya, sebisa mungkin kalau memang bukan sesuatu yang penting dan bersifat darurat, sebaiknya cobalah nikmati waktu akhir pekanmu degan berkualitas.

Setidaknya jauhkan diri dari dunia sosial media untuk sehari saja, sebab ini akan berpengaruh pada jiwa. Untuk apa mencari destinasi pelepas penat kalau akhirnya kamu hanya terdistraksi dengan gawaimu? Jika sesekali membuka untuk sekedar posting di instastory instagram bolehlah, namun kalau keblalasan buka akun gosip dan saling balas komentar tentu itu akan membuatmu lupa, jika tadinya kamu sedang ingin menikmati akhir pekan di Jakarta.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Sebab Perempuan Idaman Adalah Mereka yang Tetap Bisa Menghormati Keberadaan Orangtuanya

Seiring bertambahnya usia, waktu kebersamaan kita dengan orangtua tak lagi sebanyak dulu. Kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk pekerjaan, calon pasangan hidup, juga teman-teman yang selalu kita jadikan tempat pelarian melepas penat sepulang kerja. Lantas bagaimana dengan hubunganmu dengan orangtua?

Begini, meski aku tahu kamu sudah mampu berdiri sendiri, ingatlah kalau kamu tetaplah anak dari kedua orangtuamu. Perempuan idaman sejatinya adalah mereka yang bisa memprioritaskan keluarganya dibanding keperluan lainnya. Nah, selagi kamu belum menikah, maka kamu masih bagian dari keluarga bersama ayah, ibu, dan saudaramu. Wujud cintamu pada orangtualah, yang nantinya akan dilihat calon jodohmu.

Mereka yang Dulu Mengajarkanmu untuk Berbicara, Maka Tetaplah Jaga Intensitas Komunikasimu terhadap Keduanya

Kalaupun ada waktu libur, jangan hanya mengurung diri di kamar dan sibuk dengan gawaimu serta urusan pribadi yang mungkin tak kamu ceritakan pada orangtua. Lepaskan dahulu semua itu, bagi waktumu agar tetap bisa bicara banyak hal dengan ayah dan ibumu. Coba ceritakan hal-hal sederhana yang pasti akan mereka dengarkan sepenuh hati. Dengan mempertahankan kebiasaan ini, keakrabanmu dengan orangtua akan tetap terjaga.

Sekalipun Tak Bisa Banyak Membantu, Sekadar Mencuci Piring Saja Sudah Meringankan Pekerjaan Orangtuamu

Sepulang dari rumah, biasanya memang fisik kita akan merasa lelah. Tapi sebelum menutup mata untuk beristirahat, setidaknya sempatkanlah sejenak untuk membantu pekerjaan ibu di rumah. Seperti membersihkan rumah, mencuci piring, atau apa pun itu. Meringankan urusan mereka di rumah adalah hal yang mulia. Semakin besar dan dewasa usiamu, berusahalah untuk meringankan, bukan membebani. Tanggunglah sebagian tanggung jawab rumah yang selama ini mungkin mereka tanggung sendiri.

Menghargai Orangtuamu berarti Menghargai Juga Orang-orang yang Ada di Dekat Mereka

Coba ingat lagi, semakin dewasa kita, ada kalanya kita rentan menyepelekan pola pikir orangtua kita. Merasa jauh lebih pintar dari ayah, atau jauh lebih mengerti dari ibu. Padahal, menghormati dan menghargai orangtua adalah tugas setiap anak, bukan? Nah, menghargai orangtua pun bukan berarti hanya pada pribadi orangtuamu saja. Tapi juga pada segenap orang yang berarti di mata orangtuamu. Entah sahabat mereka, atau saudara-saudara ayah dan ibu. Semakin dewasa kita, berusahalah untuk semakin berdamai dengan semua orang ya!

Berikan Rezeki yang Terbaik untuk Mereka Setiap Kamu Mendapat Penghasilan

Kalau bukan karena doa ibu dan ayahmu, mungkin kamu belum tentu sesukses sekarang. Karena itu, belajarlah untuk senantiasa mengingat setiap jerih payah yang kamu hasilkan untuk kamu serahkan sebagiannya pada orangtuamu. Dengan begini kamu akan terbiasa membantu orangtua tanpa melihat kepentingan pribadi. Lebih jauh lagi, rezekimu akan semakin lebih berkah…

Bagaimanapun, Mereka Tetaplah Orangtuamu, Mintalah Pendapat Mereka untuk Setiap Keputusan yang Akan Kamu Buat

Seberat apapun hidup yang kamu lakoni ke depannya, sesukar apapun jalan yang akan kamu pilih, usahakan dalam setiap pengambilan keputusan yang akan kamu buat, kamu melibatkan pendapat dari orangtuamu. Baik keputusan kecil atau besar, dengan begitu kamu akan belajar menghargai keberadaan orangtua. Tetaplah menganggap orangtuamu adalah bagian terpenting dalam hidupmu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Sudah Lama Tak Dihubungi Mantan, Kalau Dia Kangen Ada Saja Alasannya Untuk Sekedar Bertanya Kabar

Saat putus cinta, kenangan, dan perasaan tentang seseorang sejatinya tak langsung hilang begitu saja. Kamu pun pasti mengamini hal ini. Ada proses yang dimaknai sebagai proses move on sampai kamu akhirnya benar-benar berhasil melupakan segala perasaanmu terhadapnya. Namun yang menyebalkan justru ketika kamu sudah mulai atau benar-benar lupa, pasti ada saja momen dimana sosok mantanmu datang menghampiri.

Ia tak sungkan mengeluarkan alasan-alasan klasik yang sebenarnya terdengar klise namun tetap dipakainya sebagai tameng untuk sekadar mengutarakan rindu padamu. Diantara sekian banyak alasan, ini dia yang masih sering dipakai oleh para pria…

“Semalam aku mimpiin kamu,”

Alasan ini dipakai supaya kamu seolah-olah datang lagi ke kehidupannya. Entah mimpinya itu benar atau tidak, tapi yang pasti dia sejatinya masih mengingat tentang kehadiranmu. Tak peduli terkesan klasik atau tidak, yang penting dia punya alasan agar bisa menghubungimu tanpa harus mengutarakan rindu yang sejatinya dia rasakan.

“Aku Lagi Ada Banyak Masalah, Kamu Bisa Bantuin Nggak?”

Ada atau tidaknya masalah bukankah sudah jadi urusannya sendiri? Untuk apa pura-pura curhat lalu berujung meminta bantuan supaya kamu bisa menemaninya? Sebenarnya hal itu adalah caranya menyampaikan rindu namun dia kepalang gengsi saja. Di luar sana, percayalah, masih banyak laki-laki yang pakai alasan ini untuk mendapatkan simpati dari mantannya. Di lain sisi, sebagai makhluk yang selalu mengedepankan perasaan, perempuan pun ada saja yang akhirnya menaruh simpati dan setuju untuk jadi teman curhatnya.

 “Mama Pengen Tahu Kabar Kamu,”

Mungkin maksudnya agar kamu dan keluarganya tetap bisa bersilaturahmi kendati kalian harus berpisah. Tapi, percayalah dibalik maksud tersebut, ada rindu yang ingin diutarakan. Kamu sebagai mantan pasti jadi serba salah. Agar tak awkward, ya sah-sah saja kalau kamu menerima perkataannya dan jangan lupa sampaikan juga salam darimu untuk keluarganya. Tapi tetap ingat batasan yang tak perlu kamu langgar ya.

“Kamu apa kabar? Aku baru dapat promosi jabatan di kantor,”

Setelah sekian lama lost contact, tiba-tiba mantan menghubungimu. Bukan tanpa alasan, biasanya ada lho tipikal mantan yang seperti ingin pamer dan membuktikan kalau kehidupannya sekarang sudah jauh lebih baik dibanding dulu. Selain rindu, dia sejatinya juga penasaran apakah kamu sudah mendapatkan pendamping yang baru atau setidaknya dia ingin tahu kehidupanmu pasca berakhirnya hubungan kalian.

“Aku mau minta tolong…”

Nah lucunya, ada lho tipikal mantan yang seperti ingin minta tolong. Padahal sejatinya dia hanya kehabisan ‘bahan’ untuk dijadikan alasan menghubungi kamu. Dia hanya benar-benar sudah tidak tahan menyimpan perasaan rindu walau hanya bicara atau mendengar suaramu. Padahal sebenarnya dia tidak membutuhkan bantuan apa-apa, hanya saja mungkin rasa rindu dan penasaran padamu sudah tidak terbendung lagi, sehingga dia memutuskan memakai alasan ini.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Kamu Tak Usah Meragu, Siapa Tahu Dibalik Tingkah Cueknya Itu Memang Dia Menyimpan Rasa Untukmu

Laki-laki cuek memang sangat sukar untuk ditebak. Sifatnya dan karakternya yang lebih banyak diam dan memendam pemikirannya seperti menyimpan misteri. Bahkan untuk urusan cinta sekalipun, dia memilih diam dan tak suka untuk mengumbar isi hatinya lewat kata maupun tingkah laku. Tapi tahukah kamu, sejatinya tak pernah ada orang yang benar-benar bisa menyembunyikan sesuatu.

Secuek-cueknya seorang laki-laki, pasti ada saja hal yang menandakan kalau dia suka padamu, kawan.  Kamu penasaran bagaimana mengenalinya? Coba perhatikan gerak geriknya baik-baik…

Dia Memang Sungkan atau Tak Suka Memulai Chat Duluan, Tapi Kalau Kamu yang Chat Pasti akan Dibalas

Mereka memang agak gengsian. Karenanya jangan heran kalau dia jarang sekali memulai obrolan lebih dulu lewat pesan singkat. Karena kepribadiannya yang cuek itu mungkin. Tapi kalau kamu yang memulai obrolan lebih dulu, percayalah dia pasti akan responsif karena kamulah sosok yang sedang mengisi hatinya.

Kalau dibandingkan laki-laki yang tidak cuek, justru ada kemungkinan mereka tak akan terus-terusan membalas pesanmu yang mungkin dianggap kurang penting. Tapi untuk si laki-laki cuek, obrolan atau pesan darimu sesingkat apapun sangat berarti untuknya.

Dia Sepertinya Tak Peduli Pada Sekitarnya, Tapi Sekalinya Kamu Butuh Bantuan, Dia Pasti Akan Bantu Sampai Selesai

Dari luar memang tampaknya dia diam-diam saja. Tapi percayalah, saat kamu sedang butuh bantuan, dia akan membantumu sampai pekerjaanmu selesai. Tak perlu dia mengutarakan gombalan atau caper terhadapmu, sebab bagi laki-laki dengan karakter seperti ini, dia cukup memperhatikanmu dari jauh dan memastikan kalau dia selalu ada untukmu.

Ini yang patut kamu jadikan nilai plus. Prinsipnya sangat bagus sebab tak pakai gombalan tapi memilih untuk langsung bertindak. Tak perlu pakai ucapan tapi langsung ke pembuktian.

Jika Dia Melihatmu Jalan dengan Laki-laki Lain, Mungkin Kelihatan Biasa Saja, Tapi Kalau Kamu Tanya Apakah Dia Cemburu Atau Tidak, Dia Pasti Jujur Padamu

Menghadapi laki-laki yang cuek sejatinya menuntutmu untuk jadi lebih proaktif. Sebab kalau kamu tak bertanya, dia pasti akan terlihat biasa saja. Tapi kalau kamu berani nanya, dia pasti jawab jujur kalau sebenarnya cemburu melihat kamu jalan sama laki-laki lain. Saat dia suka sama kamu, tampaknya mungkin sok kalem dan sok cool, padahal aslinya cemburu.

Dia Sangat Menjaga Perasaanmu, Dia Tak Akan Dekat dengan Cewek Lain saat Sedang Fokus PDKT denganmu

Tipikal laki-laki cuek itu susah sekali untuk dekat dengan lawan jenisnya. Mereka tak mau memulai lebih dulu dan tak mau ada perempuan yang mendekatinya. Tapi kalau dia memang benar-benar punya rasa sama kamu, dia akan menjaga perasaan itu. Bak pasang kacamata kuda, dia akan fokus denganmu saja dan tak mau dekat dengan yang lain.

Kalau Kamu Sedang Memberi Saran atau Masukan, Pasti Setiap Ucapanmu Didengarkannya dengan Baik-baik

Kamu harus tahu, di balik sisi misteriusnya, ternyata dia pendengar yang baik lho. Saat kamu minta sesuatu atau menyuruh sesuatu, dia pasti akan menuruti perkataanmu. Dia akan selalu mendengarkan apa yang kamu katakan. Dia menerimanya dengan senang hati dan tak terlihat ada paksaan. Duh yang seperti ini memang yang biasanya perempuan mau.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top