Inspirasi & Motivasi

Lakukan Hal Ini Agar Hubunganmu dengan Keluarga Semakin Erat

Keluarga adalah harta paling berharga. Sesibuk apapun kamu, jangan pernah melupakan keluargamu. Luangkanlah waktumu untuk keluargamu tercinta. Berikut ini adalah tips yang bisa kamu lakukan untuk membuat hubunganmu dengan keluarga tercinta semakin hangat dan erat.

1. Nonton Bareng

Tidak perlu nonton di tempat yang mewah kok. Kamu bisa melakukan aktivitas ini di rumah. Yang terpenting adalah momennya, bukan tempat atau filmnya. Luangkanlah waktumu untuk hal sederhana yang punya efek luar biasa ini.

2. Bermain Bersama

Jangan lupakan juga untuk meluangkan waktu dengan anak-anakmu. Ajaklah mereka bermain bersama. Biarkan mereka merasakan kehangatan keluarga dalam setiap detik dalam permainan yang kamu dan mereka lakukan. Tawa yang ada akan menjadi momen berharga yang takkan terlupa.

3. Memasak Bersama

Sesekali ajaklah keluargamu untuk memasak bersama. Bukan hasilnya yang terpenting, tapi prosesnya. Kamu bisa menghabiskan waktu dengan keluargamu. Lupakan sejenak segala kesibukanmu di kantor. Bebaskan semua bebanmu dan nikmatilah waktumu dengan keluargamu.

4. Berlibur Bersama

Kamu juga bisa mengajak keluargamu untuk berlibur. Setidaknya setahun sekali. Kamu bisa mengambil cuti dan fokus menikmati waktu luangmu dengan keluargamu tercinta.

5. Berolahraga Bersama

Hidup sehat juga perlu kan? Kamu bisa mempererat hubunganmu dengan keluargamu dengan melakukan olahraga bersama. Kamu bisa lari pagi bersama atau berenang bersama. Selain membuat tubuhmu menjadi lebih sehat, hubunganmu dengan keluarga juga pasti akan lebih erat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Sering Mimpi Tentang Mantan Tak Selalu Pertanda Rindu

Setiap mimpi memang selalu memiliki makna yang berbeda-beda. Tak terkecuali bila kamu bermimpi tentang mantan kekasih. Untuk sebagian orang, memimpikan mantan bisa jadi hal yang paling menyenangkan, tapi tahukah kamu, ternyata ada makna mendalam dari hal memimpikan mantan.

Tak selalu negatif, bermimpi tentang mantan tentu memiliki makna positif. Menurut Marion Rudin Frank, RdD, psikolog yang berfokus pada analisis mimpi dan hubungan asal Philadelphia, memimpikan mantan bisa jadi pertanda akan sesuatu yang justru tidak ada kaitannya sama sekali dengan hubunganmu di masa lalu.

Lalu, mimpi seperti apa saja yang memiliki makna positif? Untuk lebih lengkapnya, simak ulasannya berikut ini seperti dilansir dari Women’s Health.

Ada Sesuatu yang ‘hilang’ dalam Hidupmu

Jika kamu benar-benar bermimpi merindukan mantan saja tanpa ada kejadian lain, Frank mengatakan itu tandanya kamu sedang merasakan adanya kekosongan dalam hidupmu.

Misalnya kamu kurang merasakan kasih sayang atau intimasi dari orang tua atau teman-teman terdekat yang biasanya selalu setia berada di sisimu dalam keadaan apapun.

Relasimu sedang Dalam Masalah

Lain lagi bila kamu bermimpi sedang bertengkar dengan mantan kekasih, justru mimpi tersebut bisa jadi tanda kalau ada masalah dalam kehidupan yang perlu kamu selesaikan bersama pasangan.

Cobalah untuk melakukan introspeksi diri, justru bila kamu merasa bersalah pada pasangan mungkin karena ada hal-hal yang belum diceritakan dengan jujur, berarti ini adalah saat yang tepat untuk membaginya dengan pasangan. Jangan sampai hubungan jadi renggang karena kamu merahasiakan sesuatu terlalu lama ya.

Rasa Percaya Dirimu Sedang Menurun

Tak hanya soal rindu, memimpikan mantan kekasih juga bisa jadi memiliki kaitan dengan rasa percaya dirimu. Menurut Frank, hal itu bisa terjadi lantaran kamu menganggap ada bagian dari dirimu yang kurang baik, namun bagi mantan kekasihmu, itu adalah bagian yang paling indah dari dirimu.

Dan kemunculan mantan kekasih dalam mimpi adalah cara pikiranmu memberi tahu bahwa kamu perlu menunjukkan self-love terhadap dirimu sendiri.

Kamu Sedang Merasa Kurang Nyaman dengan Kehadiran Seseorang

Tak dapat dipungkiri, meski kadang dirindukan, mantan kekasih juga sering kita kaitkan dengan hal atau kejadian negatif. Hal ini juga dibenarkan oleh Frank. Salah satu kejadian negatif itu mungkin saja berkaitan dengan masalahmu di tempat kerja.

Di mana secara tidak langsung ada rekan kerja di kantor yang mengakui kerja keras Anda sebagai miliknya. Rasa dikhianati yang kamu rasakan saat mengetahui hal tentu tidak jauh berbeda dengan yang kamu rasakan ketika dulu sang mantan mengkhianatimu.

Nah, menurut Frank memimpikan mantan adalah cara pikiranmu mengingatkan bahwa sedang tidak suka dengan seseorang namun kamu harus tetap bisa bersikap profesional dan normal di depan dia.

Kamu Mendambakan Pasangan yang Mirip dengan Mantanmu

Mungkin sebagian dari Anda pernah mendengar ungkapan, ‘memimpikan mantan bukan berarti pertanda harus balikan’. Tampaknya ungkapan tersebut tak selamanya benar dan tak sepenuhnya salah.

Pasalnya, bisa jadi salah satu alasanmu memimpikan mantan adalah karena kamu benar-benar merindukan mereka, atau menginginkan kekasih baru tapi yang mirip dengan mantanmu. Baik dari segi fisik atau sifat dan perilakunya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

7 Kalimat yang Menjadi Tanda Bahwa Pacarmu Bukan Pasangan yang Setia

Untuk kamu yang masih tak tahu bagaimana cara mencium gelagat ketidaksetiaan pasanganmu, kamu perlu tahu tentang beberapa hal. Ada banyak cara agar kamu tahu apakah pasanganmu termasuk sosok yang setia atau tidak.

Salah satunya dengan memperhatikan kalimat yang dia ucapkan. Jika pasangamu mengucapkan 7 kalimat ini, bisa jadi dia memang bukan sosok yang setia padamu. Kamu perlu lebih berhati-hati.

1. “Kenapa Kamu Tak Bisa Seperti Dia”

Dia selalu membandingkanmu dengan perempuan lainnya. Dia pun tak segan untuk mengucapkan kalimat kenapa kamu tak bisa menjadi seperti perempuan yang lebih sempurna di matanya.

Jika dia memang sosok yang setia, dia tak akan pernah mempermasalahkan kekurangmu dibanding perempuan yang lainnya.

2. “Perihal Pertemuan dengan Orangtuamu, Kita Bisa Bicarakan Nanti”

Seolah dia tak berminat untuk menjalin hubungan yang serius denganmu. Bahkan untuk bertemu dengan orangtuamu pun dia selalu mencoba untuk menundanya. Setiap kali kamu membuka pembicaraan perihal itu, dia selalu mencoba mengalihkan pembicaraan pada hal yang lain.

3. “Kapan Sih Aku Gak Setia?”

Laki-laki setia tak akan mengucapkan kalimat yang menegaskan kesetiaannya. Dia yang setia justru akan menunjukkan kesetiaan itu berupa perbuatan, bukan hanya sekedar kata-kata.

4. “Kamu Perlu Tahu, Dia Itu….”

Lagi-lagi membandingkanmu dengan perempuan lainnya. Artinya dia memang tak bisa menerima apa adanya dirimu. Dia masih sering melirik perempuan lain yang menurutnya lebih dibandingkan dirimu.

5. “Iya Aku Tahu Aku Sudah Janji, Nanti Pasti Aku Tepatin”

Hanya sekedar janji. Setiap kali kamu menagih apa yang menjadi janjinya padamu, dia selalu punya seribu alasan untuk mengundurnya. Janji yang diucapkan tak kunjung dia penuhi.

6. “Gak Perlu Terlalu Serius, Kita Masih Sebatas Pacaran”

Bukankah pacaran adalah satu tahap untuk menuju arah yang lebih serius lagi. Jika dia tak menganggapnya serius artinya dia pun tak memiliki rencana untuk menjalin hubungan yang serius denganmu.

7. “Kalau Ada yang Lebih Baik Dariku, Kamu Bisa Kok Pergi Bersamanya”

Tak ada usaha untuk mempertahankanmu. Dia memang tak memiliki keseriusan denganmu. Baginya, kamu bukan hal terpenting dalam hidupnya yang harus dijaga dan digenggam erat-erat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Ketika Marah, Perempuan Membenci 7 Kalimat Ini!

Memang sudah dari sananya perempuan dan laki-laki diciptakan bertolak belakang. Misalnya saja dalam menghadapi masalah. Berbeda dengan perempuan yang cenderung tidak bisa berhenti berbicara saat menghadapi masalah, lelaki akan terlihat lebih santai dan cuek.

Jika perempuanmu sedang marah, maka lelaki seharusnya melakukan tindakan yang tepat agar permasalahan kalian tidak semakin runyam. Salah satunya adalah dengan tidak mengucapkan 7 kalimat ini.

1. “Yasudah!”


Tolong di mengerti, dialog ini adalah milik kami. Ketika kami sedang marah dan merajuk lalu kalian mengatakan hal yang sama maka apa yang akan kami rasakan?

Bisa di pastikan pertengkaran akan menjadi lebih panjang. Tergantung siapa yang paling lama mempertahankan gengsi untuk tidak ngajak ngobrol yang lainnya.

2. “Lalu Aku Harus Bagaimana Lagi?”

Terkadang, perempuan memang marah tanpa alasan yang jelas, alasan yang tidak diketahui lelakinya. Saking bingungnya, lelaki akan mengucapkan kalimat ini.

Padahal ini bukanlah kalimat yang diharapkan oleh para perempuan. Bukannya menyelesaikan masalah, perempuan malah akan semakin jengah. Mereka akan merasa kamu sama sekali tidak bisa mengerti apa yang mereka inginkan.

3. “Kamu Kenapa Harus Marah Sih?”

Ini adalah kalimat yang paling tidak disukai perempuan. Mengapa tidak? Karena kami akan merasa seperti tidak mempunyai hak untuk marah.

Padahal, marah itu wajar dan sangat naluriah sekali. Setiap orang bisa dan berhak marah. Jika kamu mengatakan kalimat di atas, secara tidak langsung kamu justru menyudutkannya dan membuat amarahnya makin memuncak.

4. “Serba Salah Banget Sih Ngadepin Kamu!”

Percayalah, perempuan hanya membutuhkan kesabaranmu dalam menghadapinya. Maka jangan pernah melontarkan kalimat ini, karena tentu saja akan membuat semuanya makin runyam.

Perempuan akan merasa bahwa dirinya tidak baik untukmu, karena satu kalimat yang menyakitkan bagi hatinya ini. Cukup bujuk mereka dengan sabar ya.

5. “Terserah!”

Seperti halnya kalimat nomor 1, maka kalimat ini pun adalah dialog kami. Mungkin saking kamu kesalnya maka kamu mengucapkan kalimat ini agar masalah selesai.

Namun percayalah bahwa kalimat ini hanya akan membuatnya merasa kamu tidak perhatian lagi kepadanya. Perempuan menganggap kamu sama sekali tidak peduli dengan apa yang di rasakannya.

6. “Kenapa Sih Kamu Suka Membesar-besarkan Masalah?”

Satu lagi kalimat yang mengundang pertengkaran hebat. Perempuan akan merasa bahwa kamu menganggap sepele permasalahan yang sedang kalian hadapi, rasa marahnya adalah hal yang sepele untukmu.

Mungkin bagimu ini memang terlihat berlebihan, namun perempuan tetaplah perempuan. Kamu harus lebih sabar menghadapinya.

7. Diam dan Mengabaikannya


Saat kamu sudah kehabisan cara untuk menghadapinya, mungkin yang akan kamu lakukan adalah diam dan pergi meninggalkannya.

Namun, cara ini justru akan membuatnya semakin diabaikan dan ditinggalkan, dia akan merasa kamu benar-benar sudah tidak peduli padanya.

Jadi, kalimat mana yang biasanya sering tak sengaja kamu ucapkan? 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top