Love & Sex

Laki-laki Tak Sekhawatir Perempuan Lho Saat Gebetannya Tak Kunjung Membalas Pesan

Cap cuek, tak peka, bahkan terlalu santai memang sering disematkan pada laki-laki. Termasuk saat mereka tak menunjukkan gerak gerik khawatir bila gebetan tak kunjung membalas pesan. Sebagai perempuan, kita pasti sering bertanya-tanya ‘kan, kenapa dia bisa begitu cueknya.

Begini, sebenarnya bukannya laki-laki itu tak peka, hanya saja mereka tak mau memperlihatkan perasaan yang sesungguhnya. Ada sisi yang menurut mereka terlihat tak gentlemen, maka sebaiknya ditutupi saja. Sebenarnya dia sama-sama paniknya seperti perempuan, hanya saja mereka bisa sedikit lebih tenang. Lima hal ini yang sering terlintas di pikiran mereka saat gebetannya tak kunjung membalas.

Bahkan Sekalipun Gebetannya Tak Membalas Pesan, Mereka Enggan Ambil Pusing Akan Hal Itu

Untuk apa membuat skenario dalam diri sendiri padahal tak benar-benar terjadi? Kira-kira itu yang ada di kepala mereka. Kalaupun gebetannya tak membalas pesan, mereka tak akan ambil pusing akan hal itu. Yup! Mereka selalu punya cara untuk berpikir santai dan menunjukkan kalau semuanya akan baik-baik saja.

Sebab Menurut Mereka, Gebetannya Punya Alasan atau Kesibukan Tersendiri yang Mungkin Patut Dimaklumi

Saat gebetannya tak membalas chat dalam waktu lama, biasanya dalam terlintas dalam benak lelaki adalah gebetannya memang sedang sibuk. Entah sibuk kuliah atau kerja sehingga tak sempat untuk mengobrol. Dalam fase pedekate, lama-kelamaan lelaki akan hapal soal kebiasaan dan aktivitas gebetannya. Jadi ya pasti mereka maklum kalau gebetan atau mungkin kelak sosok yang jadi kekasihnya tak sempat memberinya kabar.

Kendati Begitu Mereka Tak Gengsi Lho, bila Memang Kangen Pasti Mereka Menghubungi Gebetannya Duluan

Tapi kalau sudah kangen, tenang, mereka tak akan sungkan untuk langsung menelepon dibanding hanya chat. Saking tak bisa menunggu, laki-laki akan memutuskan untuk menelepon langsung dan menanyakan kabarnya atau mungkin langsung saja bertemu. Menariknya, laki-laki cenderung tak suka basa-basi dan lebih memilih untuk bertindak daripada hanya diam saja.

Kalaupun Awalnya Merasa Tak Tenang dan Khawatir, Lelaki Selalu Punya Caranya Tersendiri untuk Coba Menenangkan Diri

Jika dalam waktu sehari atau bahkan dua hari—mungkin karena sedang ada kegiatan outdoor atau kesibukan pekerjaan  yang membuat gebetannya jadi jarang mengabari si lelaki, tentu mulai ada rasa khawatir dan rindu yang datang. Hanya saja, cara mereka menghadapi situasi tersebut tak selebay perempuan. Mereka akan tetap tenang dan berpikiran positif, kalau gebetannya memang sedang benar-benar sibuk atau mungkin ada kendala tertentu sehingga tak bisa membalas chat.

Tapi jika Sampai Berhari-hari Tak Ada Kabar, Jelas Ada Rasa Khawatir dan Bertanya-tanya Kenapa Gebetannya Berlaku Demikian

Tapi jika gebetan sudah tak  menghubungi sampai berhari-hari lamanya misalnya seminggu, itu jelas akan membuat pihak laki-laki bingung dan benar-benar cemas. Mereka akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan berusaha menghubungi gebetannya itu baik dengan telepon, sms, atau menemuinya langsung. Hal itu semua mereka lakukan karena dirinya peduli dan takut kehilangan tentunya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Laranya LDR Belum Sebanding Dengan Rangkaian Kisah Asmara Ini

Saat ini hubungan jarak jauh atau yang sering kita sebut LDR, masih sering disebut-sebut sebagai hubungan asmara yang paling sering membuat galau. Bagaimana tidak, meskipun menjalin hubungan tetapi jarang bertemu sama sekali.

Pada kenyataannya, ternyata ada beberapa hubungan asmara yang lebih sering membuat banyak orang dibuat galau daripada hubungan jarak jauh. Contohnya seperti 5 hubungan di bawah ini nih.

Hubungan yang Dijalani Tapi Tak Saling Percaya

Dalam melakoni sebuah hubungan, kepercayaan adalah fondasi yang sangat penting. Bagaimanapun, hubungan tak akan bertahan lama dan tidak akan pernah awet jika rasa percaya kepada pasangan tidak pernah terjalin.

Jika kamu dan pasangan tidak mempunyai rasa saling percaya, maka siap-siap saja setiap hari hubungan kalian pasti akan mengalami beberapa masalah dan mungkin berakhir pada kandasnya hubungan asmara kalian di tengah jalan.

Masih Sahabatan, Tapi Mesranya Sudah Seperti Pasangan yang Berpacaran

Kendati cuma sebatas sahabat, tapi hubungan seperti ini terasa lebih sakit daripada hubungan apapun sekalipun hubungan jarak jauh lho kawan. Ini karena salah satu diantara mereka atau bahkan keduanya pasti memendam sebuah perasaan yang lebih dari sahabat.

Karenanya, untukmu yang mengalami hal seperti ini, pasti sangat sering sekali dibuat galau atau bahkan sakit hati. Misalnya seperti disaat sahabat kamu sedang dekat dengan orang lain, kamu tidak bisa marah atau melarangnya. Ingat, kamu hanya sebatas sahabatnya dan tidak lebih dari itu.

Sering Bertemu Tapi Tak Pernah Saling Sapa

Punya ruang lingkup yang sama, tapi tak saling sapa. Kamu tahu namanya, dia tahu namamu, tapi dia tak tahu perasaanmu terhadapnya. Pernah begini? Biasanya hal ini terjadi karena kurang percaya diri untuk memulai pembicaraan atau menyapa sekali pun.

Makanya jika mencintai seseorang, lebih baik kamu melakukan pendekatan. Daripada kamu merasa sakit dan kamu juga akan merasakan penyesalan suatu saat nanti.

Sulit Meluangkan Waktu untuk Jalan Bareng Padahal Ada Relasi Serius yang Sudah Terjalin

Kondisi ini berbeda dari dua kondisi di atas dimana kamu sudah menjalin hubungan asmara, tapi kamu dan dia jarang sekali bertemu atau jalan bareng. Ada saja halangan bahkan alasan untuk sekadar bertemu.

Biasanya hal yang selalu menjadi alasan mereka adalah kesibukan masing-masing yang sulit untuk ditinggalkan. Padahal bertemu atau sekedar jalan bareng itu sangat penting. Dengan adanya waktu quality time, chemistry pun akan terbangun. Untuk itu, cobalah untuk meluangkan waktu, ditengah kesibukan yang ada.

Saling Mengutamakan Ego dan Tak Peduli Perasaan Pasangan

Setiap orang pasti mempunyai ego, pendapat hingga cara berpikir yang berbeda-beda. Namun apa jadinya jika dalam sebuah hubungan, kamu masih mementingkan ego sendiri tanpa mementingkan pasangan. Itu pasti akan membuat kalian tidak nyaman dalam menjalin hubungan seperti itu.

Cobalah untuk mengubahnya, atau kurangi sedikit egomu. Jangan lupa, terus perhatikan perasan pasangan. Seperti jangan merasa paling benar dan jangan merasa paling penting dalam hubungan kalian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Obrolan Ibu-ibu Muda di Grup WhatsApp Ternyata Semenyenangkan Itu

Kehadiran grup WhatsApp, selain jadi sarana komunikasi, ternyata mulai jadi kebutuhan yang wajib ada untuk ibu muda karena dari sanalah banyak informasi bisa didapatkan.

Tak sedikit ibu muda yang mengaku bergabung dengan lebih dari lima grup WhatsApp. Bisa bayangkan sendiri ramainya seperti apa? Ya pokoknya ramai. Bahkan karena ramainya notifikasi dari grup, bisa jadi setiap hari selalu ada bahan obrolan dari tiap-tiap grup.

Tapi yang paling sering biasanya lima hal ini:

Berbagi Info Soal Promo dan Diskon Barang-barang Rumah Tangga 

Three Woman Sitting on Chair

Pasti ada beberapa atau salah satu anggota grup yang rutin membagikan info soal promo minyak goreng, popok bayi, deterjen, ataupun kebutuhan pokok rumah tangga. Jika sudah begini, grup WhatsApp pasti akan ramai seketika.

Bahkan antusiasnya bukan hanya di grup, di rumah pun para ibu muda selain menyimak, bisa jadi ada yang langsung membuat daftar barang promo mana saja yang wajib dibeli.

Bahas Tentang Dana Pendidikan Anak yang Kian Mahal Setiap Tahunnya

Person Holding Pink Piggy Coin Bank

Biaya pendidikan kian bertambah mahal. Bahkan angkanya benar-benar fantastis. Topik ini pun sering jadi curhatan di kalangan para ibu. Tak hanya curhatan, bahkan turut ikut sharing atau menyimak tapi tak menampik kalau dana pendidikan benar-benar jadi hal yang sangat dipikirkan oleh para ibu muda.

Berbagi Cerita Soal Tumbuh Kembang Anak Adalah Hal Wajib

Baby Touching Woman's Face

Percayalah, berbagi soal tumbuh kembang anak adalah hal wajib. Ibu-ibu millenial biasanya suka sekali bercerita pada teman-teman di grup WhatsApp bahkan mengirimi foto saat bayinya mulai bisa melakukan sesuatu.

Soal motivasi, kembali ke individu masing-masing. Yang penting, sebagai ibu muda, patut sekali untuk selalu membagikan hal-hal yang sifatnya positif.

Bahkan Drama Korea pun Turut Jadi Topik Perbincangan 

Man and Woman Holding Plush Toys Standing on Front of Brown Wall

Bukan hanya soal anak mereka, biasanya perbincangan di grup WhatsApp pun bisa seputar hiburan yang sedang digandrungi oleh para ibu. Memang, tak semua ibu-ibu muda suka drama Korea.

Tapi mereka yang suka drakor juga tak sedikit. Jadi, jangan heran kalau topik tentang drama Korea bakal terus jadi bahasan seru buat diobrolin di grup WhatsApp.

Tak Ketinggalan, Kondisi Finansial Rumah Tangga Sesekali Juga Dibicarakan 

Woman Using Space Gray Iphone X

Masalah finansial keluarga sekarang ini bukan lagi jadi hal yang tabu untuk jadi bahan obrolan dengan teman, baik rekan kerja maupun teman di grup WhatsApp.

Yup, ibu-ibu muda cenderung memiliki pemikiran yang lebih terbuka bahkan tak keberatan untuk berbagi seputar kondisi keuangan keluarga mereka. Ada pesan positifnya memang, hanya saja, hati-hati ya. Bagaimanapun saat berada di forum yang sifatnya terbuka, kita pun harus pandai membawa diri terutama dalam urusan komunitas.

Jangan sampai pasangan atau keluarga jadi keberatan karena kamu membawa hal yang semula dianggap tabu justru jadi diskusi di grup.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Sebenarnya, Setiap Laki-laki Punya Keluhan Soal Sikap Perempuan

Tidak ada manusia yang sempurna, begitu pula dalam sebuah hubungan asmara. Perempuan dan laki-laki benar-benar berbeda, baik dalam sifat dan sikap yang dilakukan. Inilah yang sering menimbulkan konflik dalam hubungan percintaan.

Namun, tidak hanya kita, sebagai perempuan, yang mungkin sering mengeluh kalau pasangan kita tidak perhatian atau tidak mau mendengar. Diam-diam, para kaum adam juga punya keluhan untuk kita, tapi tidak mereka bicarakan. Mau tahu apa saja?

Lelaki Sering Mengeluh Lantaran Kesalahpahaman Akibat Mood

Tidak seperti perempuan, pria cukup sulit menunjukkan mood atau suasana hatinya. Bila ia sedang marah kepada kita, mereka berusaha menyembunyikannya dan menunjukkan wajah yang tanpa ada masalah. Berbeda dengan kita sebagai perempuan, yang paling mudah menunjukkan suasana hati kita, terutama ketika sedang marah, rileks, atau sedang berpikir.

Inilah yang menimbulkan kesalahpahaman karena kita akan merasa para pria tidak perhatian dan tidak terbuka. Padahal, pria sedang memikirkan apa yang terjadi pada dirinya dan berusaha mencari jalan keluar. Ketimbang menanyakan berbagai hal, lebih baik berikan waktu buat sendirian.

Kalau Katanya Mau Sendiri Dulu, Itu Artinya Ia Sedang Butuh Waktu

Sama seperti kita yang memiliki hobi, para pria juga punya kegiatan yang mereka sukai sendiri. Bukan berarti semua kegiatan harus dijalankan berdua. Ketika mereka sedang ingin sendiri bersama sahabatnya, berikan waktu tersebut untuk mereka.

Namun yang sering terjadi justru sebaliknya. Berpikir bahwa ada sesuatu yang sedang disembunyikannya, keinginannya untuk sendiri malah kita anggap sebagai bentuk lain dari perubahan diri.

Lelaki Paling Tak Suka Saat Diminta Menebak Isi Hati Perempuan

Sering memberikan kode atau tanda untuk menarik perhatian pasangan? Diam-diam sebenarnya para pria tidak suka menebak apa yang Anda di dalam isi hati perempuan.

Lebih baik katakan langsung apa keluhanmu. Namun, turunkan ekspektasi seperti yang kamu inginkan karena kadang-kadang mereka tidak bisa menjadi seperti apa yang kita ingini.

Perempuan Sering Punya Terlalu Banyak Drama

Pernah merasa kalau pasangan tidak perhatian kepada Anda? Bila ya, saatnya kita merefleksikan kembali sikap kita, bisa saja sebenarnya dia sudah memberikan waktunya untuk bersama dengan kita. Tanpa kita sadari, kita suka bersikap berlebihan ketika dalam keadaan tidak mood, terutama saat PMS.

Akhirnya, kita membuat ‘drama’ seakan tidak disukai oleh para pria. Nah, sebelum ‘drama’ itu dimulai, coba buang jauh-jauh pikiran negatif tersebut dengan hal-hal yang positif, seperti melakukan aktivitas yang Anda sukai.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top