Inspirasi & Motivasi

Ketika Suami Sering Mengeluarkan Isyarat Buruk Dalam Pernikahan, Sudah Saatnya Kamu Waspada

Bahtera rumah tangga tidak hanya berisikan hal-hal manis yang bisa membuat kita selalu bahagia, didalamnya juga ada duka yang kadang membuat kita juga merasa sedih atau bahkan hampir menyerah untuk bertahan. Pada saat itu komunikasi yang baik akan ikut membantu kita untuk terus menjalin hubungan yang lebih baik.

Untuk itu kita dapat melihat bagaimana kelangsungan hubungan pernikahan yang akan kita jalani selanjutnya dari seberapa baik kualitas komunikasi  terjalin antara kita dan pasangan. Serta akan semakin buruk jika ada beberapa kata-kata yang menunjukkan ketidaksukaannya  terlontar dari pasangan. Jika hal itu memang benar terjadi mulailah untuk membicarakannya baik-baik dengan pasangan dan mencari solusinya.

Kehilangan Rasa Ketertarikan Serta Sering Berkata “Aku Bosan”

Laki-laki Tak Mau Mengakui Hal Ini Karena Gengsi.jpg

Saat ketertarikan dan segala bentuk kekaguman terhadap pasangan yang dulu selalu terasa kuat mendadak hilang, hubungan yang dijalani berubah menjadi semu dan tidak berwarna dikarenakan rasa bosan yang mulai menghampir. Jika ternyata benar pasangan kita akhir-akhir ini menjadi sering berkata “bosan” untuk segala sesuatu dari bentuk komunikasi yang coba kita bangun, cobalah untuk membuat kata tersebut sebagai acuan untuk evaluasi pada diri sendiri.

Terjadi Pertengkaran Hanya Karena Tidak Bisa Saling Memahami Satu Sama Lain

pexels-photo-235966 (1)

Sebuah hubungan tentunya memang akan selalu dihiasi dengan beberapa pertengkaran yang kadang bisa kita jadikan acuan untuk bisa lebih memahami pasangan. Namun akhir-akhir ini banyak hal yang sebenarnya tidak perlu jadi permasalahan berubah menjadi hal yang mengundang perdebatan.

Semua hal yang dibahas selalu berujung dengan perselisihan yang kadang menimbulkan masalah baru. Memang pola pikir yang kita miliki sering berbeda dengan dia, hingga sering menjadi alasan mengapa komunikasi menjadi kian rumit. Belum lagi sikapnya yang tidak lagi menunjukkan sikap saling menghargai dan menghormati satu sama lain menjadi bukti yang juga patut kita khawatirkan karena ini menujukkan bahwa pernikahan kita sedang berada pada titik yang berbahaya.

Percakapan Yang Semakin Sedikit Membuat Kompromi Kian Jarang Terjadi

pexels-photo-48566

Pada awal-awal pernikahan kita sering menghabiskan waktu bersama pasangan meski hanya diisi dengan obrolan-obrolan santai yang kadang tidak terlalu berarti, namun hal itu menjadikan kita lebih dekat dan memahami pribadi masing-masing. Lalu dia mendadak berubah dan terlihat seperti tidak ada respon yang tulus darinya lagi. Hingga kepada kebiasaan untuk selalu mengkompromikan segala sesuatu yang mulai hilang, dirinya lebih sering menentukan sesuatu tanpa meminta pendapatmu terlebih dahulu.

Tidak Ada Lagi Rasa Memiliki Darinya, Bahkan Dia Mulai Membanding-Bandingkan Dirimu

pexels-photo-102734

Akhir-akhir ini beberapa sikap yang ditunjukkannya terlihat sering sekali mengacuhkan keberadaanmu dalam hidupnya, lalu beralih kepada kebiasaan buruk dengan selalu membanding-bandingkanmu dengan orang lain yang jauh lebih baik.

Dengan kata lain dia sudah mulai tidak menghargaimu lagi, tidak lagi menjaga perasaanmu. Suatu saat kita memang akan selalu butuh orang lain untuk dijadikan perbandingan diri, namun jika untuk sebuah pernikahan membanding-bandingkan pasangan dengan orang lain bukanlah hal yang seharusnya dilakukan.

Semakin Banyak Kata “Terserah” atau “Aku Ikut Katamu”

pexels-photo-246367 (1)

Kalimat-kalimat dengan nada pasrah yang sebenarnya adalah bentuk ketidakpedulian yang ditutupi, segala hal yang ingin kita lakukan atau kita tanyakan hanya dijawab dengan kata “terserah”. Dimana seharusnya sebagai suami dan kepala keluarga dirinya tak layak menjawab semua hal dengan kata “terserah” atau “aku ikut katamu”.

Dia harusnya bisa lebih bijaksana lagi dengan menjelaskan segala hal, dirinya harus bisa jadi pemimpin baik yang bisa mengarahkan kita sebagai istri. Bukan hanya berpasrah diri dengan kata-kata yang sebenarnya bentuk rasa tidak pedulinya terhadap kita. Kalau sudah begini kita perlu khawatir bisa jadi diam-diam dirinya telah menyimpan sesuatu tanpa sepengatahuan kita.

Sudah Tak Lagi Bergairah Untuk Melakukan Hubungan Suami Istri

pexels-photo-171296

Untuk yang satu ini mungkin salah satu tanda kuat yang harus kita waspadai, karena biar bagaimana pun melakukan hubungan suami istri akan mempererat jalinan batin yang kita dan pasangan miliki. Tetapi jika semuanya mendadak berubah dan tiba-tiba dirinya menjadi dingin bahkan tidak ada lagi pelukan-pelukan kecil pada pagi hari, hilangnya kebiasaan menjabat dan menggandeng tangan beriringan yang menandakan bahwa memang pernikahanmu sedang ada pada titik yang berbahaya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

6 Cara Bijak Menghadapi Lelaki yang Tidak Perhatian Lagi

Apapun itu, setiap hubungan pasti mengalami pasang surut. Tidak selamanya kebahagiaan menyertai, terkadang ada beberapa fase menyedihkan yang harus kita lalui. Misalnya, tentang lelakimu yang sudah tidak perhatian lagi.

Jangan dulu menghakimi bahwa dia sudah tidak mencintaimu lagi, lalu kamu menyalahkannya dengan caci maki. Tindakan tersebut hanya akan mengantarkan hubunganmu pada kehancuran.

Lantas, apa yang harus kita lakukan ketika lelaki mulai terlihat tidak perhatian seperti dulu lagi? Inilah 6 cara bijak untuk menghadapinya.

1. Jangan Paksa Dia Untuk Bercerita

Kamu harus mengerti, dalam keadaan seperti ini lelaki paling benci dipaksa untuk membicarakannya secara mendalam. Jangan memulai pembahasan tentang perubahannya yang kamu anggap tidak lagi perhatian.

Jika dia menunjukkan sikap menghindar mungkin dia sedang butuh ruang. Nanti jika dia sudah mulai tenang tanpa diminta pun dia akan bercerita.

2. Beri Dia Perhatian Lebih

Dalam setiap hubungan, harus ada salah satu yang mengalah. Jika kamu ingin hubungan kalian bertahan, maka jangan lakukan hal yang sama ketika dia sudah mulai tidak perhatian lagi.

Kamu justru harus menunjukkan bahwa kamu tetap perhatian dengannya dan selalu ada untuknya ketika ia membutuhkan. Biarkan dia merasakan bahwa kamu benar-benar sayang. Buktikan pada dia bahwa kamu tidak terlalu egois untuk menujukan sikap yang sama.

3. Beri Dia Waktu Untuk Sendiri

Satu hal yang harus kamu tahu dari lelaki adalah mereka selalu butuh ruang. Entah untuk memikirkan sebuah kesalahan, masalah, atau apapun itu.

Lelaki lebih banyak berpikir daripada perempuan. Mereka hanya butuh waktu sebentar untuk merasa sendirian. Kamu akan melihat dampak yang luar biasa jika kamu bisa memberi mereka ruang.

4. Kamu Harus Menghormati Privasinya

Dalam sebuah hubungan, wajar jika kamu merasa penasaran dengan isi pesan pasanganmu di sosial media. Namun, kamu tidak harus selalu menuruti keinginanmu itu, karena setiap orang tentunya mempunyai privasi.

Membuntuti privasinya akan membuat dia tidak nyaman dan justru makin menghindar darimu. Bagaimanapun kamu harus tetap menghargai privasinya.

Seperti halnya dia yang menghormati privasimu. Kepercayaan adalah kunci utama dalam sebuah hubungan, kamu harus percaya bahwa dia selalu menjaga hatimu.

5. Jangan Larut dan Memikirkannya Terus

Saking perasanya perempuan, mereka selalu terkesan melebih-lebihkan sesuatu. Ketika lelakimu bersikap seolah tidak perhatian lagi, biasanya kamu akan terlalu memikirkannya dan merasa terpuruk seperti orang yang baru saja putus cinta.

Padahal kenyataannya belum tentu seperti itu, jangan terlalu ambil pusing, kamu juga punya hidup sendiri. Pergilah bersama teman-teman atau keluargamu dan berbahagialah.

6. Dalam Keadaan yang Memungkinkan, Buat Dia Untuk Menjelaskan

Setelah kalian memberikan jarak untuk hubungan, buatlah waktu untuk kembali bertemu. Biarkan dia mengungkapkan apa yang dia rasakan, kamupun berhak untuk mengatakan apa yang kamu rasakan selama dia bersikap seperti itu.

Setelah itu evaluasi seberapa sering hal-hal ini terjadi dalam hubungan dan buat kesepakatan tentang bagaimana menghadapinya ke depan.

Dengan 6 cara bijak itu, kamu dan dia sudah menanamkan kedewasaan dalam suatu hubungan. Bagaimana? Sudah baikan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Buat Kamu yang Suka Selfie, Produk Revlon PhotoReady Candid Wajib Dimiliki

Rasanya kita semua pasti suka selfie. Entah untuk diunggah ke sosial media atau dibiarkan mengendap di galery ponsel saja. Nah, agar selfiemu lebih terlihat cantik dan memanjakan mata. Biasanya para perempuan akan melakukan persiapakan sebelum menangkap gambar. Mencari posisi yang tak terlihat chubby, memiringkan kepala, mengatur cahaya, sampai ada pula yang harus memoles make up demi hasil yang sempurna.

Tapi jika look make-upnya terlalu terlihat menyala, kadang kala kita malah tak suka dengan hasil selfienya. Nah, untuk itulah, hari ini Revlon Indonesia memperkenalkan ‘PhotoReady Candid’-nya, yaitu rangkaian make-up base terbaru dengan formula yang terinspirasi dari skincare dan memberikan hasil akhir yang tampak natural dan flawless.

Dalam jumpa pers yang diadakan di Baxter Smith, Jakarta Selatan, Rabu (17/07/2019), Muhammad Irvan selaku Deputy Brand Manager Revlon Indonesia, mengatakan “Rangkaian produk ini jadi jawaban atas tren ‘No Makeup, makeup’ yang masih dicintai dalam industri kecantikan dunia, termaksud di Indonesia. Inilah yang kemudian membuat Revlon Indonesia menghadirkan inovasi terbarunya melalui Revlon PhotoReady Candid yang mengimplementasikan konsep clean beauty yaitu hanya mengandung bahan-bahan yang dibutuhkan oleh kulit dan menghilangkan bahan-bahan yang tak dibutuhkan dengan formula yang ringan”. 

“Jadi perempuan-perempuan yang akan memakainya, akan tetap look great stress free”,  tutup Irvan.

Sekedar informasi, rangkaian produk Revlon PhotoReady Candid ini diperkaya dengan vitamin E sebagai anti oksidan dan anti polutan, serta anti blue light yang dipercaya mampu melindungi kult dari paparan sinar Blue Light dari sinar matahari dari gadget yang berisiko menyebabkan stress pada kulit.

Masih di tempat dan acara yang sama, Faiza Miranti, Marketing Communication Revlon Indonesia juga menjelaskan bahwa Revlon memahami bahwa perempuan Indonesia saat ini tak lagi bisa terpisahkan dari gadget untuk teap terkoneksi dengan internet setiap hari. Dari mulai urusan pekerjaan, sampai bersenang-senang dengan scroll di sosial media.

“Karena itulah Revlon PhotoReady Candid menyertakan anti-Blue Light yang berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan berbahaya sinar matahari dan layar perangkat digital seperti ponsel, laptop, atau tablet. Karena, ini bisa membuat kulit stress, bahkan memicu penuaan dini. Nah, kandungan vitamin E juga berfungsi sebagai anti oksidan dan anti polusi yang menetralisir radikal bebas berbahaya seperti polusi, asap, atau radiasi.” Ujar Anti.

Hadir dengan kemasan yang mudah dibawa kemana-mana, rangkaian Revlon PhotoReady Candid ini terdiri dari Revlon PhotoReady Candid Natural Finish Anti-Pollution Foundation yang hadir dalam 5 shade, lalu ada pula Revlon PhotoReady Candid Antioxidant Concealer dalam 3 warna yang mengandung kafein untuk membantu menyamarkan noda hitam pada bagian kantung mata, dan Revlon PhotoReady Canding Anti-Pollution Setting Powder dengan tekstur lembut yang berfungsi untuk mengikat foundation dan melindungi wajah serta meminimalisir kandungan minyak pada wajahmu.

Rangkain produk ini sudah kini sudah tersedia di berbagai departement store dan gerai retail kecantikan dan kesehatan terdekat di seluruh Indonesia. Jadi kamu sudah bisa membelinya, untuk mendukung aktivitas selfie dan keinginan ‘No Makeup, Make-up’ yang kamu inginkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Bukan Melupakan, Tapi Mengikhlaskan Adalah Cara Terbaik Untuk Berdamai Dengan Keadaan

Melupakan adalah hal yang paling ingin seseorang lakukan pasca perpisahan, terlebih perempuan. Karena katanya, perempuan yang paling merasa kacau saat menghadapi perpisahan. Pada hakikatnya perempuan memang cenderung menggunakan perasaan di banding logika, itu sebabnya mereka akan terpuruk untuk beberapa saat ketika putus cinta.

Kamu bercermin, lalu menatap iba wajah yang ada disana. Terlihat kusut, rapuh seperti kondisi hatimu saat ini. Menyalahkan diri sendiri dan kekuranganmu yang membuat seseorang pergi dari hidupmu. Bahkan menganggap dirimu sebagai perempuan paling buruk di dunia. Ketahuilah, semua perempuan itu cantik, yang berbeda hanyalah definisinya. Dan setiap perempuan itu pantas untuk dicintai, termasuk kamu.

Untuk perempuanku, terpuruk terlalu lama membuatmu semakin tenggelam dalam masa lalu. Kita memang makhluk perasa, namun bukan berarti tidak mempunyai logika. Merasa sedih dan kehilangan boleh saja, karena membiasakan diri untuk tidak lagi terbiasa dengan hadirnya seseorang di dalam hidup kita tidaklah mudah.

Kamu boleh saja menangis semalaman, jika itu membuatmu lega. Namun, berjanjilah pada diri sendiri untuk tetap bangkit. Proses melupakan memang tidaklah secepat ketika mencintai. Namun ketahuilah, kita tidak akan pernah benar-benar bisa melupakan seseorang yang pernah ada di hidup kita.

Sejatinya bukan melupakan yang membuat kita sembuh dari luka, namun semuanya lebih kepada perihal mengikhlaskan. Kita tidak pernah bisa berdamai dengan keadaan saat hati belum bisa merelakan. Meski perlahan, cobalah untuk menerima kepergiannya dan memaafkan segala kesalahannya. Percayalah, semua itu akan mempercepat proses penyembuhanmu.

Lagi pula, seharusnya kamu bersyukur karena telah di pisahkan sekarang dengan seseorang yang memang tidak di takdirkan untuk menjadi milikmu, jika tuhan memisahkan kalian di masa depan tentu saja luka yang akan kau rasakan jauh lebih dalam.

Mungkin dia memang terbaik untukmu, namun tuhan menakdirkannya untuk menjadi yang terbaik bagi orang lain. Begitu pula kamu, tuhan telah mempersiapkan seseorang yang jauh lebih baik dari apa yang kamu harapkan. Tugasmu hanya percaya bahwa semua akan indah pada waktunya.

Sekali lagi, bukan melupakan yang harus kamu lakukan. Namun mengikhlaskan adalah satu-satunya cara untuk berdamai dengan keadaan.

Cintai dirimu sendiri sebelum memutuskan untuk mencintai orang lain. Hiasi penantianmu dengan perbaikan diri agar kelak jodohmu menjemputmu dengan bangga hati. Semangat untuk kembali menata hati!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top