Career & Money

Kebiasaan Buruk Dalam Berbelanja Yang Sering Tak Disadari Buat Kantongmu Jebol Terus

Wanita dan belanja adalah dua hal yang sepertinya sudah tak lagi bisa dipisahkan. Entah itu belanja fashion atau barang lainnya. Memang terlihat menyenangkan tapi sering berujung pada penyesalan, karena kadang secara tidak disadari kegiatan ini menjadi hal yang selalu membuat kantong jebol setiap akhir bulan. Akan tetapi setiap orang punya cara tersendiri untuk urusan belanja, selama kita masih mampu membatasi diri ya sah-sah saja. Tapi bagaimana jika ternyata cara belanja kita keliru? Hmmm, akhir bulan kantong siap-siap jebol lagi nih!

Nah untuk menghindari kantong jebol disetiap akhir bulan, kamu perlu mempertanyakan kembali niatmu setiap kali belanja?

Keinginan Untuk Terlihat Update dan Fashionable Dengan Mengikuti Trend

positive-young-woman-enjoying-shopping_1262-3813

Pernahkah kita berpikir bahwa mengikuti trend yang sedang berlaku tidak akan ada habisnya, sebab akan selalu ada inovasi dan trend baru yang akan bermunculan seiring dengan perkembangan zaman. Beberapa dari wanita berlomba untuk memperbaharui fashion yang mereka sudah miliki tiap kali ada keluaran produk terbaru. Sebenarnya kepintaran kita dalam memadupadankan koleksi yang sudah ada bisa jadi solusi untuk tetap terlihat fashionable tanpa harus mengeluarkan uang untuk membeli yang baru.

Alasan Lainnya Adalah Belanja Barang Berdasarkan Keinginan, Bukan Kebutuhan

pexels-photo-346751

Hal ini termasuk salah satu faktor yang tanpa disadari sering sekali menjadi penyebab kantong jebol meski masih tengah bulan. Sebab sering sekali kita mengeluarkan uang untuk belanja hal yang sebenarnya tidak dibutuhkan atau hanya sekedar ingin saja. Jika hanya sekedar ingin saja sebaiknya urungkan saja niat itu, cobalah untuk melipir ke tempat lain atau pikirkan untuk beli barang yang memang benar-benar kamu butuhkan, daripada harus membuang uang untuk hal-hal yang tidak bermanfaat nantinya.

Masuk Dalam Lingkaran Hitam Beralaskan “Diskon”. Ini Jebakan, Waspada Girls!

gift-brown-shopping-market

Sering termakan rayuan gambar-gambar diskon yang sering bertebaran di mana-mana saat tengah berbelanja adalah hal yang harus kita hindari. Karena itu sebenarnya adalah jebakan agar kita membeli barang tersebut dengan iming-iming harga murah, padahal sebenarnya itu bisa saja adalah harga asli dari barang tersebut. Misalnya sebelum hari-hari besar akan ada banyak tawaran diskon 70+20% untuk pakaian, padahal jika kita pikirkan kembali apakah mungkin sebuah barang dijual dengan harga semurah itu dengan potongan 70+20%, hampir memakan semua harga utuh dari barang tersebut dong! Hmmm, benar kan ini jebakan !

Terbawa Suasana Mudahnya Berbelanja Dengan Memakai Kartu Debit

pexels-photo-259200 (1)

Merasa tidak ada beban tiap kali belanja memakai kartu kredit atau debit, karena penggunaan kartu ini menjadikan kita tidak perlu mengeluarkan uang lagi setiap kali melakukan pembayaran saat belanja, karena hanya tinggal gesek saja. Akan tetapi kebiasaan ini akan berdampak buruk bagi kita sendiri, memakai kartu kredit atau debit bukan berarti kita tak membayarnya kan ? Akhir bulanmu akan dibebani dengan tagihan kartu kredit dan isi tabunganmu juga pasti ikut berkurang karena kebiasaan ini.

Atau Bisa Jadi Tidak Berpikir Matang Sebelum Menentukan Pilihan Belanja

pexels-photo-318236

Pada akhirnya poin untuk memikirkan penting atau tidaknya kita membeli suatu barang adalah hal yang memang harus kita pikirkan secara matang, kalau perlu tanyakan berulang-ulang pada diri sendiri. Seberapa penting sih barang itu untuk kita? Jika ternyata kita tidak terlalu memerlukannya, hanya ingin membeli untuk sekedar pamer, atau karena alasan suka sebaiknya buru-buru keluar dari toko deh.

Sadar atau tidak hal-hal ini memang sering sekali jadi pemicu kebiasaan buruk dalam hal berbelanja yang akhirnya merugikan diri kita sendiri, jadi daripada rugi sebaiknya kita hindari saja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Perempuan yang Doyan Pakai Kaos, Biasanya Punya Karakter yang Menyenangkan

Pakaian bisa menggambarkan karakter seseorang, terlihat dari caranya memilih pakaian atau seringnya ia memakai pakaian tersebut, bukan tanpa alasan namun ternyata mereka memiliki karakter terpendam.

Misalnya, untuk seseorang yang sering memakai kaus terutama perempuan, berikut adalah karakter yang mereka yang bisa digambarkan.

1. Terlihat Maskulin, Kuat, dan Tidak Cengeng

Perempuan yang gemar memakai kaus menggambarkan pribadinya yang kuat dan tidak cengeng. Selain itu, kaus yang kebesaran bisa meninggalkan kesan maskulin kepada pemakainya.

2. Pribadi Yang Rapi, Namun Tidak Berlebihan

Kata siapa memakai kaus itu tidak rapi? Selama kaus itu tidak menyalahi aturan kerapihan maka tentu saja si pemakai pun akan terlihat rapi.

Perempuan yang suka memakai kaus memang menyukai kerapihan namun mereka tidak suka berlebihan. Kesan santai yang dibawanya tidak meninggalkan rapi saat mengenakannya.

3. Pribadi yang Dinamis dan Tidak Kaku

Perempuan yang memakai kaus menggambarkan pribadi yang dinamis dan tidak kaku, artinya mereka fleksibel dalam berpakaian. Mereka bisa menjadi orang yang mudah bergaul dan tidak kaku.

4. Rata-rata Pemakai Kaus Adalah Mereka Yang Tidak Ribet

Pakaian yang sangat sederhana adalah kaus, tidak perlu ribet untuk memakainya. Maka dari itu orang-orang yang suka memakai kaus menggambarkan bahwa mereka bukanlah orang yang ribet.

5. Kaus Melambangkan Orang Yang Suka Bekerja Keras

Kita bisa bergerak bebas dan melakukan apa saja saat memakai kaus, untuk itu para pemakai kaus melambangkan orang yang suka bekerja keras. Karena dimanapun dan kapanpun mereka bisa mengerjakan sesuatu tanpa melihat pakaian yang sedang mereka pakai.

6. Pribadi Yang Sederhana Dan Tidak Suka Foya-foya

Sudah jelas bahwa kaus melambangkan kesederhanaan, untuk itu orang yang memakainya pun memiliki karakter yang sama. Mereka cenderung lebih memilih kesederhanaan dan tidak suka berfoya-foya.

7. Kaus Juga Menggambarkan Pribadi Yang Cuek

Perempuan yang sering memakai kaus menggambarkan bahwa dia memiliki sifat cuek dan tidak terlalu terkontrol oleh lingkungan sosialnya. Mereka tidak terlalu mendengarkan pendapat orang lain, terlebih dalam masalah penampilan.

Selama itu membuat mereka nyaman dan tidak mengganggu orang lain maka mereka akan cuek terhadap komentar apapun.

Jadi, apakah kamu adalah salah satu yang suka pakai kaus? Jika iya, selamat kamu memiliki karakter-karakter seperti diatas.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Inilah Alasan Mengapa Perempuan Tidak Boleh Terlalu Bergantung Pada Lelakinya

Konon lelaki selalu berada satu langkah di depan perempuan, lelaki adalah pemimpin, kepala rumah tangga, pelindung dan pembimbing perempuan. Namun, bukankah kita sebagai perempuan juga harus bisa mandiri? Bukan untuk memungkiri hal diatas, namun kita juga tidak boleh bergantung sepenuhnya kepada laki-laki. Mengapa? Inilah alasan logisnya.

1. Merasa Dicintai Akan Membuat Peluang Untuk Lelaki Menyakiti

Percaya atau tidak, lelaki adalah makhluk yang ber ego tinggi, untuk itu jangan menunjukan jika cintamu lebih besar daripada cintanya. Karena hal tersebut akan membuatnya aman dan tidak tertantang dalam suatu hubungan.

Berbeda dengan perempuan yang sangat senang merasa dicintai namun lelaki malah akan besar kepala saat merasakannya. Ingat, hakikat perempuan adalah dikejar bukan mengejar.

Jangan biarkan dia memiliki peluang untuk menyakitimu. Karena semakin kamu mencintainya semakin kamu bergantung pula pada dirinya, hal ini tentunya harus dihindari.

2. Lelaki Akan Merasa Dihargai Saat Ia Dibutuhkan


Selain ber ego tinggi, lelaki juga menjungjung tinggi harga dirinya. Keinginannya untuk menjadi pemenang, menguasai, dan membantumu adalah nyata adanya.

Saat kamu meminta bantuan dia saat itu pula kamu sedang memenuhi harga dirinya. Namun, jangan membuat dirimu lemah dengan selalu mengandalkan dia, kamu hanya perlu memenuhi harga dirinya tanpa membuat dirimu terlihat lemah dan bergantung padanya.

3. Jangan Buang Potensimu Hanya Untuk Menjaga Hatinya


Setiap orang tentu saja memiliki potensi, jangan abaikan potensimu hanya karena kamu takut berada satu langkah didepan lelakimu yang akan membuat harga dirinya terluka.

Karena seharusnya dia akan mendukungmu dan termotivasi jika kamu berada satu langkah didepannya, untuk itu jangan takut untuk mengembangkan potensimu hanya karena menjaga hatinya. Kamu berhak untuk maju tanpa menyakiti harga dirinya.

4. Luka Bisa Datang Kapan Saja, Jangan Larut Dalam Bahagia


Ada yang maha membolak balikan hati manusia. Siapapun bisa berubah jika takdir sudah berkehendak, maka janganlah kamu terlalu bergantung pada lelakimu, jika suatu saat dia pergi dan membuatmu sakit hati kamu akan terpuruk karena kehilangannya.

Jangan jadi perempuan lemah, ada atau tidak ada nya dia kita harus tetap hidup. Maka dari itu sisakan ruang dihatimu untuk menerima rasa sakit, agar ketika hal itu tiba kamu bisa siap dan mengatasinya saat itu juga.

5. Perempuan Berhak Menentukan Jalan Hidupnya Sendiri


Lelaki memang harus dihormati, terlebih jika statusnya sudah menjadi suami. Patuh pada nya merupakan suatu kewajiban perempuan, namun bukan berarti kita tidak lagi punya hak atas diri sendiri.

Ada beberapa hal yang memang kita sendiri yang berhak memutuskannya, tanpa campur tangan lelaki. Jangan sampai karena terlalu tunduk maka kamu kehilangan hak atas dirimu sendiri.

Perempuan hanya butuh perlindungan agar bisa tetap berjalan, bukan bergantung sepenuhnya dan tidak bisa hidup tanpa lelakinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

7 Kebiasaan Ini Bisa Membuatmu Dihindari Oleh Para Lelaki

Setiap laki-laki memiliki kriteria perempuan idaman masing-masing. Namun secara umum, ternyata ada beberapa sifat atau kebiasaan perempuan yang cenderung membuat laki-laki justru malah menjauh.

Ini demi kebaikanmu, jika kamu tak ingin laki-laki yang kamu sayang menjauh darimu, lebih baik hindari deh 7 kebiasaan ini.

1. Terlalu Lama dalam Berdandan

Seringkali perempuan lupa diri dalam hal berdandan. Bahkan sampai laki-laki merasa jenuh untuk menunggu perempuan sampai selesai berdandan. Untuk mengatasi masalah ini mungkin kamu bisa mulai berdandan dari jauh-jauh waktu sebelum jam janjimu dengan teman lelakimu.

2. Berpikir Bahwa Seharusnya Laki-lakilah yang Mengalah

Buanglah jauh-jauh pikiran yang satu ini. Cobalah untuk lebih adil dalam menjalin sebuah hubungan. Jangan selalu berpikiran dan menuntut laki-lakilah yang harus selalu mengalah. Karena di beberapa kesempatan, bisa jadi kitalah yang salah. Dan sudah sewajarnya untuk mangalah.

3. Terlalu Cemburu

Dalam sebuah hubungan, cemburu memang diperlukan. Namun jangan sampai rasa cemburumu itu berlebihan. Faktanya sebagian besar laki-laki tak menyukai sikap perempuan yang cemburunya terlalu berlebihan. Bukannya membuat ia semakin yakin jika kamu sayang. Perbuatan seperti ini justru membuatnya merasa terganggu dan jengah padamu.

4. Bertingkah Sok Imut

Apakah kamu pernah menemui perempuan yang bertingkah sok imut di depan pasangannya atau gebetannya? Bagaimana kamu melihatnya, apakah kamu merasa laki-laki yang bersamanya merasa nyaman dan menyukai tingkah perempuan itu? Karena pada umumnya laki-laki justru merasa risih dengan sikap perempuan yang terlalu sok imut.

5. Berbicara Terlalu Keras

Boleh saja berbicara dengan semangat 45 saat sedang mengobrolkan sesuatu yang seru dengan teman. Namun jangan sampai lupa diri ya. Bisa saja sikapmu itu membuat teman lelakimu merasa terganggu dan illfeel loh.

6. Menjadikan PMS Sebagai Alasan untuk Jadi Sosok yang Menyebalkan

Hayoo ngaku, kamu termasuk tidak? Laki-laki pada umumnya tak menyukai perempuan yang seringkali marah tak jelas dan saat ditanya yang dijadikan alasan adalah PMS. Ini adalah hal yang menjengkelkan bagi seorang laki-laki.

7. Menanggapi Masalah Hanya dengan Tangisan

Menangis bukanlah sebuah solusi yang tepat di pikiran laki-laki. Mereka berpikiran bahwa menangis tak akan bisa menyelesaikan masalah yang ada.

Laki-laki tak suka melihat perempuan menangis saat ada masalah karena mereka sadar bahwa kemungkinan kecil bagi mereka bisa meredakan tangisan seorang perempuan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top