Inspirasi & Motivasi

Karena Mewarnai Rambut Bukan Sekedar Trend Gaya-gayaan, Tapi Bentuk Ekspresi Dari Dalam Diri

Karena Mewarnai Rambut Bukan Sekedar Trend Gaya-gayaan Tapi, Bentuk Ekspresi Dari Dalam Diri

Mewarnai rambut bukan lagi hal baru dalam kehidupan kita sebagai perempuan. Meski pada dasarnya perempuan Indonesia memiliki warna rambut asli hitam dan kecoklatan, namun banyak yang justru sengaja mengubahnya dengan warna lain yang lebih menarik demi penampilan. Akan tetapi sebagian perempuan juga masih tetap pada prinsipnya, mempertahankan warna asli rambut.

Padahal mewarnai rambut bukanlah sesuatu yang buruk kok. Walau banyak yang menilainya hanya sebagai ajang  bergaya, toh sebenarnya hal itu tak selalu jadi alasan bagi mereka yang  memang ingin mengganti warna rambutnya. Mengingat perempuan-perempuan masa kini lebih berani, perdebatan tersebut rasanya menjadi tak berarti. Kebanyakan perempuan yang mewarnai rambut justru memiliki alasan berbeda yang tak seperti penilaian masyarakat pada umumnya.

Tak heran jika sekarang kita sudah lebih sering menjumpai orang dengan warna rambut yang tak lagi hitam. Mereka lebih ekspresif dan memiliki tingkat percaya diri yang tinggi. Warna-warna yang dipilih pun jauh dari warna yang biasa kita lihat. Perubahan zaman memang membawa kita pada banyak hal-hal baru, termasuk dalam hal mewarnai rambut. Sebelum berpandangan sinis kepada mereka yang mewarnai rambut, akan lebih baik bila kita mencoba memahaminya terlebih dahulu.

Dilakukan Berdasarkan Keinginan, Entah Itu Mengikuti Trend Atau Karena Kebutuhan

Kita mungkin pernah mendengar ada seseorang yang mengubah warna rambutnya hanya karena ingin mengikuti artis atau penyanyi kesukaannya. Meski terdengar sangat tidak berpendirian, hal ini memang jadi sesuatu yang akan kita hadapi dewasa ini. Ketika public figure dijadikan sebagai patokan, termasuk untuk urusan warna rambut sekali pun.

Disisi yang berbeda, ada orang yang justru melakukannya karena kebutuhan. Sebut saja seorang beauty blogger yang sering terlihat menggonta-ganti warna rambutnya. Hal tersebut sudah jadi kebutuhan baginya untuk tetap bisa membagi inspirasi seputar dunia kecantikan. Untuk lebih bisa meyakinkan orang lain, dirinya akan mencobanya terlebih dahulu. Terkesan sebagai kebutuhan untuk tetap eksis, namun sebenarnya hal itu dilakukan untuk memberi dampak yang baik bagi orang lain. Dengan begitu setiap orang yang berniat untuk mewarnai rambutnya, mau pun mengikuti instruksi atau hal-hal yang sang beauty blogger sampaikan dalam setiap tulisannya.

Jangan Berburuk Sangka Dulu! Hal Ini Justru Bentuk Ekspresi Diri Yang Ingin Ditunjukkan

Semua pasti setuju jika penampilan adalah wujud dari ekspresi dalam diri yang ingin disampaikan. Bagaimana item fashion yang digunakan, make up look yang dipilih hingga pada warna rambut. Meski sebelumnya pewarnaan rambut dilakukan untuk sekedar menutupi uban, pada abad ini pewarnaan rambut meningkat dengan alasan yang bermacam-macam. Bahkan setiap warna yang dipilih memiliki arti yang berbeda pula.

Kita juga tak perlu merasa kesusahan untuk mencari referensi warna yang sesuai. Mulailah dengan mengindetifikasi warna kulit dan bentuk wajah. Selanjutnya kita bisa dengan mudah menentukan warna rambut apa yang akan kita pakai. Selain merubah penampilan, warna rambut juga menjadi sesuatu yang menunjukkan ekspresi dalam diri. Karena hal ini dinilai sebagai gambaran dari sikap dan cara kita menikmati hidup.

Buat Kamu Yang Masih Bingung Memilih Warna Rambut, Hairexpo Indonesia 2017 Adalah Jawabannya!

Hal ini memang sering menjadi alasan yang mampu membuat perempuan dilema. Bingung memilih warna untuk rambut. Cobalah untuk melenggang ke acara Hairexpo Indonesia 2017 yang sudah di buka dari hari Kamis, 27 Juli hingga 29 Juli nanti. Di sana kita bisa menemukan banyak referensi yang akan membantumu untuk memilih warna rambut. Mulai dari brand luar yang sudah dikenal dunia hingga brand lokal yang tak kalah menakjubkan.

Acara ini juga dihadiri oleh para pelaku industri kreatif dalam dunia tata rambut. Nama besar seperti Miguel Gutierrez dari Nomad Barber, Garreth Vance & Edward Darley dari Sassoon Academy, L’Oreal Professional, serta menghadirkan pelaku industri lokal seperti Lie Kuang & Co Creative, Indonesia Barbershop Association, Rudy Hadisuwarno serta Tiara Kusuma. Di Hairexpo Indonesia 2017 ini kita akan menemukan banyak inspirasi untuk gaya dan warna rambut yang mungkin sedang kamu cari. Mulai dari teknik-teknik pewarnaan rambut, produk yang sesuai hingga beberapa jenis warna ombre yang sedang digandrungi banyak perempuan.

PHOTO4_OpeningHAIREXPO2017

Hadir dengan mengusung tema “Festival of Hair” acara ini juga akan diisi dengan berbagai program menarik, seperti talkshow, kompetisi barber, Hair Awards, dan juga Hair and Fashion Show. Selain itu juga akan ada 80 tenant yang mengisi pameran, termasuk dari Singapura dan Taiwan serta brand lokal dari tanah air. Seperti yang dikatakan oleh Jacky Timurtium, tim ahli dari Tiara Kusuma bahwa trend tata rambut dunia terus berkembang secara dinamis, sehingga penata rambut pun harus selalu memperbarui dan meningkatkan pengetahuannya. Dan tak hanya itu, kita sebagai penikmat perkembangan tata rambut juga tak ada salahnya untuk mengikuti.

Jika kamu masih bingung masih mau pergi sama siapa, kamu bisa  mengajak teman-temanmu untuk datang ke Hairexpo Indonesia 2017. Karena semakin banyak orang yang tahu, maka semakin banyak pula mata yang akan terbuka. Bahwa mewarnai rambut bukan sekedar untuk gaya-gayaan, tapi jadi bagian perubahan juga bentuk eksperesi yang ingin kita sampaikan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Warna Favoritmu Apa? Itu Bisa Jadi Penentu Karaktermu!

Semua orang pasti punya warna favorit. Meskipun kamu bilang “tak punya warna kesukaan” secara tak sadar pasti ada preferensi khusus ketika memilih warna. Coba tengok isi lemari pakaianmu, pasti kamu bisa segera menemukan jumlah warna yang lebih banyak dibanding lainnya.

Dari penelitian, secara statistik warna biru adalah yang paling banyak difavoritkan oleh orang. Termasuk juga warna yang paling banyak dipilih mayoritas laki-laki. Sementara perempuan paling banyak memilih warna hitam. Sementara warna yang paling sedikit difavoritkan adalah warna kuning. Hanya 5 persen orang yang memilih warna ini sebagai kesukaan. Itu pun semakin menua, mereka yang tadinya memilih kuning akan beralih ke warna orange.

Dalam cabang ilmu psikologi, warna ini tak cuma dianggap angin lalu. Ada cabang keilmuan psikologi khusus yang mempelajari hal ini. Disebut pemilihan warna dipengaruhi oleh karakter. Lantas apa kata ilmu tersebut mengenai warna pilihanmu?

Biru Itu Tenang Dan Senang Keteraturan

gaun biru

Biru itu serupa warna lautan. Seringnya di asosiasikan dengan ketenangan. Mereka yang memfavoritkan warna biru biasanya gemar mencari kedamaian dan keteraturan dimanapun dia berada. Biasanya penyuka warna biru mudah bergaul dan sangat bisa diandalkan.

Merah Itu Senang Menjadi Pusat Perhatian Dan Ingin Terlihat Menarik

gaun merah

Meski belum ditemukan sebabnya, namun sejumlah studi menyebut bahwa warna merah cenderung lebih menarik perhatian dibandingkan warna yang lain. Beberapa menyebut hal ini berkaitan dengan insting dasar biologis tubuh yang cenderung memanas dan memerah jika merasa tertarik.

Meski tanpa sengaja, orang yang menyukai warna merah umumnya berasal dari kesadaran ini. Mereka merasa lebih diperhatikan jika menggunakan warna merah. Keinginan untuk selalu mendapat perhatian inilah yang kemudian mendorong seseorang menyukai warna merah.

Hijau Itu Sangat Memperhatikan Keuangan, Keamanan Dan Kesejahteraan

celana hijau

Hijau memang sering dikaitkan dengan alam dan lingkungan. Namun menurut psikologi warna,mereka yang memilih hijau umumnya adalah orang-orang yang mengutamakan kestaabilan keuangannya, sangat ingin mendapatkan rasa aman dan mengutamakan kesejahteraan.

Orange Itu Pembawaannya Santai Dan Mudah Bersahabat

sepatu orange

Merka yang gemar warna oranye atau orange umumnya juga gemar menjadi pusat perhatian. Cenderung bersifat flamboyan, punya banyak teman dan tak senang sesuatu yang serius. Konon katanya penyuka warna oranye ini cenderung menunda pernikahan loh!

Abu-Abu Itu Senang Kebebasan Dan Sulit Berkomitmen

jaket abu-abu

Warna ini berada diantara hitam dan abu-abu. Seperti warnanya yang “tak jelas”, karakter penyukanya juga tak terlalu senang komitmen. Menurut psikologi warna, penggemar warna ini hanya punya sedikit emosi, mudah bosan dan tak mau terikat.

Mereka tak punya sesuatu yang benar-benar disukai atau sesuatu yang benar-benar dibenci. Semua biasa saja untuk mereka. Hidupnya yang bebas dan tak mau terikat biasanya justru membuat penasaran banyak orang.

Merah Muda Itu Sedikit Naif Dan Apa Adanya

gaun pink

Penyuka merah muda itu bisa diibaratkan mereka yang selalu dalam kondisi anak-anak. Tak punya banyak kecurigaan, polos dan tidak punya perasaan negatif kepada orang lain. Sayangnya penyuka pink ini sering dimanfaatkan oleh orang lain.

Hitam Itu Moody, Tak Mau Ribet Namun Inginnya Yang Berkelas

baju hitam

Para penyuka hitam ini tidak mau berhadapan dengan segala keribetan. Mereka selalu ingin hal-hal yang berkualitas dan berkelas. Ujungnya karakternya cenderung moody alias mudah berubah-ubah jika menemui hal yang kurang disukainya.

Putih Itu Menganggap Dirinya Polos

pakaian putih

Putih itu sering dikaitkan dengan suci dan kepolosan. Namun sesungguhnya penyuka warna putih itu tak begitu polos-polos amat. Namun mereka ingin meyakinkan orang lain bahwa diri mereka polos. Sementara sebetulnya mereka sama sekali tidak polos dan cenderung “pintar”.

Kuning Itu Idealis Dan Perfeksionis

baju kuning

Penyuka warna kuning itu cenderung idealis dan bahkan perfeksionis. Mereka juga punya optimisme yang di atas rata-rata. Sayangnya keinginan untuk segala sesuatu itu selalu sempurna mendorong orang dengan karakter ini jadi mudah cemburu dan iri.

Jadi Pilihan Warnamu Apa? Coba Sesuaikan Dengan Kendaraanmu!

suzuki adress

Guna memperkuat karaktermu tentunya pas kalau kendaraan sehari-hari yang digunakan warnanya sesuai dengan yang kamu favoritkan. Seolah menjawab tantangan ini, Suzuki mengeluarkan Suzuki Addres Playful.

Motor model baru tersebut merupakan pilihan tambahan dari Suzuki Address FI yang telah eksis sebelumnya.Namun kini dilengkapi dengan 10 pilihan warna aksesoris panel bodi menarik dan penuh gaya yang dapat disesuaikan dengan karakter kamu.

Yup, kamu tak salah baca memang ada 10 pilihan warna. Motor yang dilepas seharga 15,2 juta ini punya warna Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange dan Ice Silver.

Selain warnanya yang menarik motor ini cocok untuk penggunaan harian karena dimensi bodinya yang mungil dengan dimensi pas dan seimbang. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dan ramping hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Skutik ini juga nyaman karena didukung suspensi depan dan belakang yang tangguh. Untuk bagian depan menggunakan suspensi tipe Telescopic Coil Spring Oil Damped. Sedangkan untuk belakang Suzuki Address Playful menggunakan suspensi tipe Swingarm Coil Spring Oil Damped.

Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 yang cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Jadi kamu pilih yang mana?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Masih Bingung Mau Memilih Lipstik Matte Atau Glossy? Yuk Cari Tahu Jawabannya Lewat Bentuk Bibirmu!

Siapa sih yang tak ingin terlihat cantik dengan bibir yang mempesona? Tentu jawabannya adalah Ya dan itu adalah sesuatu yang wajar. Tapi sebelum terjun untuk mengaplikasikan lisptik, kita pasti sering melakukan beberapa observasi kecil-kecilan. Mulai dari warna yang kita sukai, teksturnya hingga cocok atau tidaknya untuk bibir yang kita miliki hingga trend yang sedang digilai. Nah bicara soalnya trend lipstik, 2017 adalah tahun lipstik matte berkuasa. Seakan tak mau kalah semua brand berlomba-lomba untuk mengeluarkan varian matte masing-masing brand. Tapi jangan terburu-buru menentukan pilihan, karena tak semua orang cocok untuk pakai lipstik matte loh!

Nah, untuk itu satu hal yang kamu perlu pahami terlebih dahulu adalah mengenali bentuk bibir yang kamu punya. Selanjutnya kamu bisa menentukan manakah lipstik yang lebih cocok untukmu, matte atau glossy ?

Dimulai Dari Bentuk “Bibir Penuh” Yang Terlihat Berani Dan Penuh Percaya Diri

Terlihat cenderung tebal dan penuh, pemilik bentuk bibir ini adalah orang-orang yang suka berpetualang. Lekat dengan predikat “seksi” justru beberapa perempuan malah kurang percaya diri dengan bentuk bibir ini. Untuk itu demi menghindari kesan aneh hanya karena salah dalam memilih lipstik kamu perlu pahami ini.

Bagi kamu yang memang memiliki bentuk bibir penuh, sangat disarankan untuk memilih varian lipstik matte saja. Demi menghindari kesan yang terlalu tebal dan bengkak. Karena jika kamu hanya akan memilih lipgloss saja, itu justru tak akan memberi kesan apa-apa terhadap bentuk bibir yang kamu punya. Sebaliknya pemakaian lipstik yang glossy akan memberi kesan yang terlalu penuh dan bengkak pada bibir milikmu. Jadi lipstik matte adalah pilihan yang paling pas. Untuk referensi warna yang bisa kamu pakai, kamu bisa memilih warna-warna yang sedikit gelap seperti brown, dark purple hingga tangerine.

Kemudian Ada Bentuk “Bibir Lebar” Dari Perempuan Yang Mandiri

Pemilik bibir yang serupa dengan Julia Roberts ini dikenal sebagai pribadi yang perfeksionis terutama dalam hal pekerjaan. Untuk bisa menutupi bibir yang memang lebar, kamu bisa mengakalinya dengan foundation atau face powder sebelum mengaplikasikan lipstik pada bibir. Dengan demikian tampilan bibir kamu akan terlihat lebih kecil dari bentuk aslinya. Hal lain yang juga bisa kamu lakukan, gunakan lip linner agar warna bibir kamu terlihat lebih tegas saat mengaplikasikan lipstik. Dan untuk jenis varian lipstik yang disarankan, kamu sebaiknya menggunkan lipstik matte juga. Sebisa mungkin hindari pemakaian lipstik yang ber-glossy ya!

Bentuk “Bibir Hati” Yang Selalu Terlihat Menarik Meski Tanpa Menggunakan Lisptik Sekalipun

Untuk urusan memilih warna dan jenis lipstik yang akan digunakan, bentuk bibir ini memang juaranya. Kamu tak perlu khawatir masalah warna yang mungkin terlihat aneh, bahkan akan tetap terlihat bagus meski tak pakai lipstik sekalipun. Kamu bebas berkreasi untuk menentukan jenis lipstik atau lipgloss apa yang kamu mau. Mulai dari warna yang terang hingga gelap sekalipun. Kamu punya kebebasan penuh atas pilihan untuk memakai lipstik matte atau glossy. Sesuai dengan kebutuhan dan warna serta jenis lipstik apa yang kamu suka. Dan tentunya pilihan itu membuat kamu pede, karena kalau ternyata kamu malah tak pede hal itu akan mempengaruhi penampilanmu.

Lalu Ada Pemilik Bentuk “Bibir Mungil” Yang Juga Tak Kalah Sexy

Tak jauh beda dari bentuk bibir yang berbentuk hati, pemilih bibir mungil pun merupakan perempuan yang beruntung. Kamu bisa dengan mudah untuk menentukan lipstik atau lip gloss apa yang kamu suka. Ciri khas dengan tarikan bibir kecil yang tak melebar ke arah samping selalu memberikan kesan seksi yang natural bagi kamu. Akan tetapi kamu juga perlu untuk memerhatikan warna lipstik yang kamu pakai. Jangan sampai warna yang tidak sesuai malah memberi kesan aneh saat dipakai. Meski pada dasarnya warna apa saja akan cowok pada kamu. Begitu pula varian lipstiknya, baik itu matte atau glossy semuanya sah untuk kamu pakai.

Tak Hanya Terkesan Imut Bentuk “Bibir Bulat” Dikenal Sebagai Pemilik Jiwa Yang Ceria

Khusus buat kamu yang memiliki bentuk bibir bulat, sebisa mungkin hindari warna-warna gelap. Sebaliknya, kamu  warna-warna lipstik yang cerah bisa kamu andalkan untuk tampil maksimal. Selain itu kamu juga sangat disarankan untuk memakai lipstik dengan varian glossy agar kesan imut pada bibirmu tetap terpancar. Namun jika memang kamu ingin mencoba berkreasi, kamu boleh mencampurkan dua warna lipstik gelap dan terang. Tapi perhatikan pula kecerahan lipstik yang dihasilkan, jika memang terlihat gelap kamu bisa memilih warna berbeda untuk kembali berkreasi. Satu hal yang kamu harus hindari adalah warna gelap.

Selanjutnya Ada Bentuk “Bibir Tipis” Yang Katanya Memiliki Jiwa Sensitif Namun Selalu Sederhana

Jika kamu adalah salah satu dari banyaknya perempuan yang memiliki bentuk bibir ini, kamu termasuk sosok yang sederhana. Karena cukup dengan mengaplikasikan lipgloss atau lip linner saja, bibir kamu sudah bisa terbingkai dengan indahnya. Namun jika kamu ingin mendapat kesan seksi ala Kate Hudson, akali dengan mengaplikasikan lip linner di luar garis bibir dengan warna-warna terang.

Kemudian aplikasikan warna terang atau pastel sebagai pilihan warna didalam. Kamu bebas untuk mengaplikasikan lipstik atau lip gloss yang bergliter atau varian glossy lainnya. Dengan begitu bibirmu akan tampak lebih bervolume dan terlihat tegas.

Terakhir Ada Bentuk “Bibir Melengkung Kebawah” Yang Selalu Terlihat Natural

Untuk yang satu ini tak jauh berbeda dengan bentuk bibir tipis, bentuk ini juga tergolong sederhana dan sangat natural. Dengan hanya memoles bibir dengan lip linner saja, sudah mampu memberikan kesan tegas pada bentuk garis bibir yang kamu punya. Tapi usahakan untuk selalu memakai pilihan warna yang netral untuk kesan yang natural. Namun jika tetap ingin menggunakan lipstik boleh saja, asal jangan terlalu banyak dan tebal. Karena pilihan tersebut bisa jadi menimbulkan kesan aneh yang terlalu berlebihan pada bentuk bibir yang kamu punya. Untuk variaannya kamu lebih cocok memakai lipstik yang glossy daripada matte.

Meski semua pilihan ada pada kita, tapi memahami bentuk bibir yang kita punya adalah salah satu hal penting yang perlu kita lakukan. Dengan begitu kita bisa menentukan varian dan warna lipstik apa yang sesuai. Selamat mencoba!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Menjelang Hari Pernikahan, 5 Perasaan Ini Akan Makin Kuat Dirasakan Calon Mempelai Perempuan! Cie…

Apa kabar calon pengantin? Mendekati hari H, berbagai perasaan tiba-tiba saja membayangi pikiran. Bagaimana tidak, momen sakral itu tidak akan terulang untuk kedua kalinya. Tak heran jika hari-harimu kini terasa tak biasa.

Mulai dari letupan kebahagiaan karena sebentar lagi akan menjadi pasangan yang sah, hingga perasaan haru bila mengingat kamu tak akan hidup bersama orangtua lagi. Bahkan bukan tak mungkin bila hingga hari bahagia itu kamu tak akan bisa tidur dengan tenang. Bukan karena apa-apa, hal itu hanya bentuk rasa bahagia atas pencapaian hubungan yang telah kamu jalani selama ini dengannya. Meski mungkin akan membuatmu sedikit tak nyaman, namun inilah perasaaan-perasaan yang ikut mengiringi kamu menjemput kisah indah itu.

Masih Seperti Mimpi, Penantian Panjang Itu Akan Segera Berakhir Bahagia

Mungkin kamu dan ia masih belum menyangka atau bahkan bertanya-tanya, apakah semua hal yang kini telah didepan mata adalah kenyataan. Lebih lucunya bahkan kamu belum percaya bahwa perjalanan cintamu dengannya mampu membawa kalian hingga sejauh ini. Apalagi jika ternyata tadinya dia bukanlah orang pertama yang mengisi hatimu, membayangkan menikah dengannya saja tidak.

Pada akhirnya jalan hidup membawamu padanya. Dia yang datang tidak sebagai orang pertama, justru mampu membawamu kepada kebahagiaanmu yang sebenarnya. Hingga kepada perasaan dan pikiran lain yang masih sering membuat kamu bertanya-tanya. Bukan hanya waktu yang terasa berjalan begitu cepat, namun juga tentang kebahagiaan besar yang telah dihadiahkan dia untuk hidupmu. Iya, sebentar lagi!

Setelah Mimpi Yang Terasa Lebih Nyata, Ada Bahagia Yang Rasanya Sulit Untuk Diucapkan

Menjelang hari H rasanya bersyukur jadi alasan kuat untuk selalu tersenyum. Membayangkan bagaimana raut wajahnya saat memintamu untuk menerima lamarannya jadi sesuatu yang berhasil membuat hati terasa hangat. Rona bahagia itu semakin jelas terasa seiring waktu berjalan. Tanpa terasa dia yang kemarin datang hanya dengan kata cinta, tidak lama lagi akan jadi teman hidup halalmu. Segala hal yang menjadi suka dan duka selama pacaran rasanya akan dibayar dengan sebuah ikrar. Hubungan kalian pun sebentar lagi akan sah dimata hukum dan agama. Mari menghitung mundur sembari menghilangkan rasa ragu di dada.

Hingga Akan Ada Hari Yang Mendatangkan Keraguan, Ada Sesuatu Yang Terasa Kurang Lalu Marasuki Pikiran

Tak hanya rasa bahagia yang kadang tak bisa diucapkan, ragu dan canggung pun mulai merajai pikiran. Hal ini sering disebut sebagai pre marriage syndromn, sebuah kekhawatiran yang akan kita rasakan menjelang pernikahan. Dianggap sebagai momok yang menakutkan, hal ini memang sering berhasil merusak mood. Tapi jangan khawatir, hal itu wajar dirasakan oleh semua perempuan menjelang hari pernikahan. Meski hati sedang tidak stabil, kamu harus tetap berusaha untuk tenang. Bicarakan semua hal yang menjadi beban pada pasangan, orangtua, sahabat atau wedding organizer yang kebetulan membantumu.

Lalu Dihadapkan Pada Situasi Pelik Yang Kadang Berhasil Membolak-balikan Hati

Setelah itu kamu akan mulai sadar bahwa ternyata menikah tidak semudah bayangan. Bukan hanya dengan lamaran lalu menikah. Ada banyak proses yang ternyata harus kita hadapi dan lalui sebagai seorang calon pengantin. Apalagi jika kamu ingin menikah dengan mengikuti adat daerah asalmu. Ini akan lebih terasa rumit dan cukup menguras tenaga dan pikiran. Alih-alih mampu untuk mempersiapkan segala sesuatu sendirinya, kamu akan butuh bantuan banyak pihak untuk mempersiapkan pernikahanmu. Sebab rasanya mustahil bila kamu sanggup meng-handle semuanya sendiri. Apalagi sebagai calon pengantin kamu harus menjaga kondisimu, agar bisa tampil prima dihari H.

Namun Dibalik Semua Perasaan Bahagia dan Khawatir Yang Ada, Kamu Justru Jadi Bersyukur Karena Selalu Ada Dia Yang Setia

Semua perasaan yang ada dalam hati dan pikiran tiba-tiba  jadi sulit untuk diungkapkan. Hingga mulut yang terasa terkunci dan hati yang tak ingin henti menggumamkan syukur. Termasuk untuk laki-laki yang selalu ada di sisimu. Mengingat semua proses itu kamu jadi tahu bagaimana kuasa semesta begitu hebat untuk mempertemukan kalian.

Bukan hanya itu, kamu juga bersyukur karena bisa dicintai oleh laki-laki yang menerimamu dengan setulus hati. Laki-laki yang akan menempatkan hidupmu sebagai tanggungjawabnya begitu ikrar itu selesai terucap. Setelah itu kamu tak perlu merasa bersalah saat menggamit lengannya lembut. Sebab pada saat itu dia telah menjadi suamimu.

Beginilah hidup, pahit manisnya selalu menjadi teka-teki yang sering sulit untuk kita tebak. Termasuk hari-hari menjelang pernikahan yang sebentar lagi akan kamu cecap. Lalu sudah siapkah kamu ?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Kalau Memang Sudah Klik, Menikah Muda Bukan Momok Yang Harus Ditakutkan Lagi Kok!

Hidup yang kita jalani akan terus bergerak maju tanpa bisa diputar ulang lagi. Kita akan dihadapkan dengan pilihan-pilihan hidup yang mendatangkan dilema. Mulai dari berbagai macam problematika kehidupan yang terasa membingungkan hingga keputusan menikah yang mendadak membayangi pikiran. Menikah merupakan salah satu keputusan besar dalam hidup. Maka wajar bila untuk sampai tahapan tersebut dibutuhkan banyak pertimbangan dan keyakinan kuat.

Sejatinya pernikahan bukan hanya ikatan dua insan yang saling mencintai, tapi juga tentang menyatukan dua keluarga yang berbeda. Kamu yang belum menikah, pasti jadi berpikir mengenai waktu yang tepat untukmu menikah? Karena ini adalah keputusan atas hidup milikmu, jadi semua hal kembali pada diri sendiri.

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa menikah muda bisa membuat orang lain jadi berpersepsi kurang baik. Tapi kamu tidak perlu takut untuk memutuskan. Karena usia tak jadi batasan jika memang sudah menginginkan dan merasa mampu. Toh nikah muda bukan momok menakutkan yang akan membuatmu tak bahagia. Bahkan dengan menikah muda kebaikan-kebaikan berikut ini akan kamu dapatkan.

Menikah Muda Atau Tua Sama Saja, Buat Apa Menunggu Jika Sudah Percaya? Toh Tujuannya Tetap Sama

Logika pertama yang harus kamu ingat baik-baik bahwa tujuan utama dari menjalin hubungan adalah menikah. Bertemu dengannya sudah membuat kamu nyaman, dimatamu dirinya adalah belahan jiwa yang kini telah kembali. Padanya kamu telah sepenuhnya percaya bahwa bersama dengannya hidupmu akan jauh lebih sempurna.

Lalu jika sudah yakin dan percaya kenapa harus menunggu terlalu lama? Bukankah menikah saat muda dan ketika nanti tua sama saja? Toh kamu telah menjatuhkan pilihan padanya. Justru lebih cepat menikah akan membuka peluang akan banyaknya cerita indah yang kelak akan dikenang.

Bersama Dengannya Akan Memudahkanmu Dalam Pencarian Jati Diri

Memasuki angka 20-an memang jadi rentang usia yang akan disibukkan dengan pencarian. Mulai dari kebingungan akan bekerja dimana hingga cita-cita lain yang masih direncanakan. Demi semua keinginan ini, banyak hal yang tentu akan kita lakukan. Termasuk dalam memuaskan diri untuk mencari dan mencoba segala sesuatu yang membuat penasaran. Namun ditahap ini kamu juga tak ingin menjalin hubungan yang sarat konflik. Kamu sadar bahwa perdebatan memilih tempat makan maupun sudah kurus atau belum bukan lagi jadi kebutuhan.

Sebaliknya memutuskan untuk menikah muda, memberimu kelebihan yang menguntungkan. Dia bisa menjadi seseorang yang siap sedia jadi teman dalam hidup dan masalah pekerjaan. Bersamanya kamu lebih bisa mengenali siapa kamu sebenarnya. Karena tak hanya jadi pemimpin dalam hidup berumah tangga, ia juga jadi pendukung setia untuk segala mimpi-mimpimu yang terdengar tak biasa.

Berkesempatan Jadi Mama dan Papa Muda Yang Beruntung. Saat Teman-temanmu Masih Mencari, Kamu Telah Hidup Nyaman

Usia diangka 20-an memang jadi waktu ideal untuk menikah dan memiliki anak. Karena usia dibawah 30 ini memang jadi masa subur untuk sel telur dibuahi. Selepas usia 30 sel telur yang dihasilkan tak sebagus saat usia 20-an. Padahal sel telur yang baik akan jadi faktor yang akan mendukung, untuk memiliki anak-anak yang cerdas pula.

Menikah muda bisa membentuk kamu jadi orangtua sekaligus sahabat untuk anak-anakmu kelak. Hal itu tentu akan jadi momen istimewa dalam hidup. Disaat teman seusiamu masih galau untuk menemukan jodoh, kamu sudah hidup nyaman dengan keluarga kecilmu. Perjuangan merintis kesuksesan juga bisa kamu jadikan contoh untuk mendidik anak-anakmu. Mengajari mereka bagaimana bekerja keras dengan melihat langsung perjuangan orangtuanya demi kehidupan yang lebih baik.

Lalu Kamu Pun Jadi Memiliki Cukup Waktu Untuk Menyekolahkan Anak Hingga Perguruan Tinggi

Tak jauh berbeda dengan orangtua lainnya, kamu juga tentu ingin menemani anak hingga mereka dewasa nanti. Menikah muda jelas memberimu peluang untuk merasakan hal tersebut. Kamu jadi memiliki kesempatan untuk bisa bekerja dan menabung lebih lama. Sehingga lebih leluasa menemani dan membiayai anak-anakmu untuk menyelesaikan pendidikannya

Dari hal tersebut kita belajar bahwa menikah muda tak hanya memberikan dampak positif bagimu, namun juga berpengaruh baik anak-anakmu. Mereka tentu akan merasa lebih beruntung, karena ditemani oleh orangtuanya hingga bisa mandiri. Dengan begitu kamu tak lagi merasa khawatir dengan hidup mereka dimasa depan.

Hingga Kehidupan Seksual Yang Lebih Sehat, Karena Sudah Sah Dan Halal

Memang pasangan yang menikah lebih muda, dinilai lebih sering melakukan hubungan seksual daripada mereka yang menikah lebih tua. Tapi ini bukanlah sesuatu yang perlu di khawatirkan, karena toh hubungan tersebut sudah halal. Bahkan Dana Rotz dengan hasil studinya di Harvard University pada tahun 2011 menunjukkan bahwa menunda usia menikah empat tahun mengurangi frekuensi satu kali hubungan intim dalam sebulan.

Sedangkan dalam tingkat kepuasan, menikah diusia muda diantaranya dengan dukungan fisik yang masih prima hingga membuat suami istri lebih menikmati hubungan seksual. Bukankah ini lebih menyenangkan, mampu menyampaikan perasaan tanpa rasa bersalah?

Bahkan Secara Ilmiah Kamu Akan Jauh Lebih Bahagia Meski Memilih Menikah Muda

Penelitian yang dilakukan beberapa ahli pada 8.000 keluarga menemukan, hubungan antar suami istri lebih bahagia ketika mereka menikah muda. Tak hanya itu pilihan ini juga dipercaya mampu meningkatkan hubungan baik antara orangtua dan anak. Kamu juga jadi berkesempatan untuk memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik dibanding mereka yang terlambat menikah karena mampu mengontrol stres dan memiliki emosi yang lebih baik. Jika para peneliti saja membenarkan menikah muda, lalu apa lagi yang kamu takutkan? Rasa cinta dan keinginan untuk hidup bersama bisa kamu cecap saat telah tinggal bersama dengan laki-laki pujanmu setelah menikah.

Namun jika memang kamu masih belum ingin menikah, itu juga bukanlah sebuah kesalahan. Tapi ketakutan untuk menikah muda juga bukanlah hal yang baik untuk terus dipelihara. Pada akhirnya semua keputusan kembali pada dirimu, karena kamu yang menjalaninya. Untuk kamu yang memiliki kisah yang hampir sama, silahkan bagikan pengalamanmu di bawah ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top