Hangout & Travel

Karena Merangkai Momen Bersama Si Dia Tak Cuma Saat Makan Berdua

Mencari momen demi menghabiskan waktu bersama pasangan di tengah kesibukan sebagai pekerja biasanya jadi tantangan tersendiri. Ujung-ujungnya meja kafe atau restoran menjadi saksi bisu setiap pertemuan yang selalu kamu perjuangkan. Tapi kalau dalam sebulan kamu hanya menghabiskan waktu untuk makan berdua atau nonton film saja, apa kamu tak khawatir hubungan akan terasa hambar?

Cara menghabiskan waktu berdua itu sejatinya bervariasi. Hanya saja, kamu dan pasanganmu harus pintar mengatur waktu. Jangan sampai setiap akhir pekan dimana seharusnya kamu dan dia bisa saling merangkai momen, tapi hanya diisi oleh kegiatan yang itu-itu saja. Mulai dari sekarang, coba pikirkan kira-kira apa saja yang bisa masuk dalam daftar rencana pertemuanmu bersama si dia. Tak perlu mahal apalagi mewah, karena sejatinya yang terpenting kalian berdua bisa menghabiskan momen bersama.

Saat Pasangan Sedang Penat dengan Beban Pekerjaan, Karaoke Bersama Jelas Bisa Jadi Pilihan

Kalau yang ini cukup fleksibel. Bisa dilakukan sepulang kerja maupun di akhir pekan. Seandainya pasanganmu mengeluh kalau beban pekerjaannya hari ini cukup banyak, karaoke bisa jadi salah satu alternatif meredakan kepenatan.

Berdasarkan penelitian dari Sekolah Kedokteran University of Maryland, mendengarkan musik maupun berkaraoke dapat meredakan stress setelah seharian bekerja. Tak usah sampai berjam-jam, cukup sediakan waktu satu hingga dua jam dan kalian bisa saling merangkai momen bahkan sekalipun dengan singing battle.

Saat Gajian Tiba, Habiskan Waktu untuk Belanja Kebutuhan Bulanan Bersama-sama

Kamu dan dia sudah sama-sama dewasa dan realistis terhadap hubungan yang kalian bina. Bukankah menyenangkan kalau di awal bulan atau ketika kamu gajian, kamu minta ditemani untuk belanja ke supermarket? Selain berlatih untuk kehidupan setelah pernikahan, kalian bisa saling diskusi banyak hal. Entah soal snack favorit, sayuran yang disuka maupun yang dibenci, atau sekalipun diskusi soal harga bahan-bahan makanan.

Kalaupun kamu masih tinggal bersama orangtua, tak masalah. Cukup bicarakan kepada kedua orangtuamu kalau giliran belanja bulan ini adalah tugasmu. Setelahnya, kamu pun cukup meminta izin kalau ingin pergi belanja bersama pasangan.

Habiskan Akhir Pekan Bersama dengan Berkunjung ke Tempat Wisata

Dua hari di akhir pekan jelas cukup untuk digunakan pelesiran ke sejumlah tempat wisata dalam kota. Buatlah rencana semacam short escape berdua. Soal tempat wisata, kalaupun di Jakarta, kamu bisa berkunjung ke tempat wisata alternatif seperti museum atau galeri seni.

Bahkan kamu bisa mencicipi pergi ke perpustakaan. Akan ada sensasi unik nan lucu ketika berdua dengan pasangan namun tak boleh bebas berbicara. Kamu juga bisa mencoba mendatangi tempat-tempat yang mengkombinasikan hal-hal tersebut dengan tempat makan. Seperti cafe yang dilengkapi galeri seni atau tempat mencicipi kopi yang punya banyak koleksi buku.

Kalau Tak Suka Keramaian di Tempat Wisata, Cukup Ajaklah Si Dia Berkeliling Kota

Memilih bepergian saat libur memang harus siap dengan konsekuensi ramainya lokasi wisata yang akan kamu datangi. Seringkali kalau kamu atau pasanganmu tipikal yang tak suka keramaian, hal semacam ini jadi penghambat sehingga berujung batalnya rencana yang sudah kalian susun.

Begini, daripada tidak jadi, lebih baik buat rencana alternatif yaitu dengan mengajaknya berkeliling kota. Saat libur, jalanan tak akan semacet biasanya. Berkendara pun jadi lebih leluasa. Kamu bisa menghabiskan sore atau malam hari dengan mengantarnya ke tempat yang ingin dia datangi.

Soal kendaraan, kamu jangan sampai salah pilih. Selain menyenangkan kendaraanmu pun harus cukup nyaman diajak berkeliling kota. Coba lirik motor Address Playful dari Suzuki. Skuter berjiwa anak muda ini punya karakter yang bisa menceriakan harimu dan si dia. Lantaran dirancang dengan beragam karakter dan aktivitas, skuter ini siap mengikuti segala rencanamu bersama si dia sepanjang hari.

Apalagi Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1. Dengan kombinasi penampilan menarik dan teknologi canggih ini, kamu pasti akan mendapatkan pengalaman berkendara yang menyenangkan sembari membonceng si dia.

Menariknya, Suzuki Address Playful punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodi agar terlihat menarik dan penuh gaya. Terdapat warna Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange dan Ice Silver.

 

Aksesori panel bodi yang penuh warna pada skutik ini meliputi bagian frame cover, handle cover, leg shield dan stripping set. Serunya aksesoris panel bodi ini juga bisa dibeli di jaringan dealer resmi Suzuki berikut jaringan bengkel resminya di Indonesia.

Selain warnanya yang menarik motor ini cocok untuk penggunaan harian karena dimensi bodinya yang mungil dengan dimensi pas dan seimbang. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dan ramping hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Skutik ini juga nyaman karena didukung suspensi depan dan belakang yang tangguh. Untuk bagian depan menggunakan suspensi tipe Telescopic Coil Spring Oil Damped. Sedangkan untuk belakang Suzuki Address Playful menggunakan suspensi tipe Swingarm Coil Spring Oil Damped.

Dengan kombinasi macam ini merangkai momen berdua dengan pasangan akan terasa lebih menyenangkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Karena Sikap Setia Adalah Buah Dari Terbuka dan Saling Percaya

Ikatan pernikahan akan membawamu ke fase hidup yang baru. Tapi satu hal yang kamu perlu ingat saat kamu telah berada di titik ini alias sudah resmi dalam ikatan pernikahan yang sah, maka kamu dan pasangan harus sama-sama berkeyakinan, kalau orang yang tinggal bersamamu ini adalah partner terbaik untukmu.

Memiliki sikap terbuka padanya jelas jadi keharusan. Karena pada akhirnya, rumah tanggamu akan baik-baik saja kalau kamu dan partnermu bisa tetap saling terbuka, saling percaya, dan selalu jujur satu sama lain.

Urusan kesetiaan, pasti akan banyak sekali ujiannya. Mungkin kelak kamu akan merasakannya, tapi supaya hubunganmu selalu kuat, maka milikilah lima prinsip yang bisa menopang relasimu agar tak goyah.

Sekalipun ada kesukaran yang dihadapi dalam bahtera rumah tangga, maka jalan cepatnya bukanlah asal mengucap cerai atau talak, melainkan menyelesaikannya berdua dengan kepala dingin.

Sejak Awal Relasi, Tanamkanlah Prinsip untuk Tidak Berbohong pada Pasangan, Hal Ini Akan Menguntungkan Relasimu, Kawan

Tak usah coba-coba berbohong. Karena kebohongan kecil hanya akan menciptakan kebohongan besar terutama kalau kamu terus-terusan berusaha untuk menutupinya.

Intinya, sepelik apapun masalah yang terjadi tetap terbukalah kepada pasanganmu. Seiring pernikahan, kamu dan dia telah jadi satu sehingga dia bukan lagi orang lain bagimu, dia adalah separuh jiwamu, maka bersatulah menyelesaikan suatu masalah yang datang kepadamu atau kepadanya.

Bersikap Terbuka Pada Pasangan Jelas Perlu, Bukankah Sewajarnya Apalagi Kalian Memang Sudah Resmi dan Memilih Hidup Bersama?

Yepp, terbukalah kepada pasanganmu tentang apapun itu, jangankan masalah yang serius, masalah yang sederhana saja maka kamu harus terbuka, karena bagaimanapun memang sudah sewajarnya ketika kamu memilih untuk hidup bersamanya.

Karenanya, sekalipun mungkin sepele, seperti saat kakimu terantuk batu, atau kamu menderita flu, atau ada hal buruk yang merusak mood-mu, maka sampaikanlah juga pada pasanganmu.

Bagaimanapun, Pasanganmu Adalah Partner Terbaik dalam Hidupmu, Karenanya, Jangan Sampai Kamu Lebih Terbuka Pada Orang Lain

Ingatlah selalu kalau pasanganmu adalah partner terbaik dalam hidupmu, maka jangan sampai kamu lebih terbuka pada orang lain ketimbang dirinya. Di luar sana, tidak sedikit seorang suami atau istri malah lebih terbuka kepada orang lain, daripada dia yang telah diakuinya sebagai pasangan halalnya. Ironis bukan?

Selalu Utamakan Kejujuran, Keterbukaan, Kepercayaan, Supaya Sampai Kapanpun Relasimu dengan Dia Tetap Terbina dengan Baik

Maka dari itu, saat kamu memilih bersama dengan seseorang, jadikanlah kejujuran, keterbukaan, dan kepercayaan sebagai prinsip dan prioritas saat berkomunikasi. Ini supaya sampai kapanpun hubungan yang ada tetap terbina dengan baik.

Jangan sampai karena saking takutnya menyinggung perasaannya kamu memilih berbohong, karena sungguh sikapmu yang demikian akan menyakiti hatinya bila dia sampai tahu dari orang lain.

Kamu Perlu Tahu, Kesetiaan Itu Tercipta Saat Kamu dan Pasangan Memang Terus Saling Terbuka dan Saling Percaya, Bahkan Saling Jujur Satu Sama Lain

Dan memang selalu demikian, kesetiaan dalam hubungan itu tercipta dari ketika kamu maupun pasanganmu sepakat untuk benar-benar saling terbuka, saling percaya, dan saling jujur satu sama lain.

Jadi bila memang kamu mengakui bahwa pasanganmu adalah partnermu, sampai kapanpun kamu harus selalu berusaha jujur dan percaya kepadanya dalam keadaan yang seperti apapun.

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Waktumu Jangan Kau Buang untuk Dia yang Tak Akan Datang

Kita bisa mengelak untuk berkata bahwa, tidak sedang menunggu siapa-siapa. Tidak pula menaruh satu standar yang tinggi untuk dia yang akan menjadi pasangan kita. Namun, kepercayaan akan sesuatu yang berlebihan, ditambah khayalan indah yang kita buat sendiri, sering jadi jebakan.

Memilih untuk menunggu, mengabaikan dia yang ada di depanmu, hingga terus menerus percaya bahwa sosok manusia yang kau damba akan hadir segera. Padahal nyatanya? itu hanyalah imajinasi belaka. Boleh memang berangan-angan, tapi ketinggian bisa membuatmu menyesal.

Atas Dasar Kepercayaan, Kau Terus Menunggu Meski Tak Ada Kepastian

Sori-sori aja nih, kami bukan sedang ingin menganggu rasa percayamu pada si dia. Tapi memangnya kamu mau menuggu terus tanpa ada sesuatu yang pasti? Kalau misalnnya nanti dia tiba-tiba sudah jalan dengan orang lain, ya kamu bisa apa? Tak ada ikatan yang jelas, untuk protes pun kamu jelas tak berhak.

Menaruh hati memang pastilah atas dasar percaya, tapi kita juga perlu untuk memakai logika. Coba lihat, si dia punya rasa yang sama tidak? Jika ternyata ketertarikan yang ada hanya datang dari diri kita. Kita namanya cinta sebelah, dan tak bisa untuk diikrarkan menjadi sebuah hubungan.

Sudah tahu dia selalu abai pada pesanmu, tapi menanti kabarnya masih saja kau jadikan kegemaranmu. Menunjukkan ketertarikan memang tak ada salahnya, tapi jika dirinya sudah terlihat sering menghindar berarti ada hal lain yang ia sembunyikan.

Harus Begini-Begitu, Terkadang Standarmu Jadi Penghalang Sesuatu yang Kau Tunggu

“Kenapa nggak jadian sama dia aja, kalian cocok”

“Ah, dia bukan tipe gue”

Sudah, tak perlu malu atau enggan untuk mengakui itu. Semua orang memang berhak untuk membuat standar atas pasangan impian. Tapi, kita juga harus jadi pribadi yang sadar. Tak perlu lah berharap tinggi-tinggi amat. Apalagi sampai tetap kekeh pada sesuatu yang tak mungkin untuk didapat.

Kamu lupa? jika tak ada manusia yang sempurna? Maka kalaupun ada orang yang mungkin terlihat sesuai kriteria, pastilah ia juga punya satu-dua kekurangan yang tadinya tak kita suka. Lalu apakah kita harus buru-buru menolaknya? Kalau jawabanmu adalah “Ya”, wajar jika sampai sekarang  kau tak bertemu seseorang yang pas.

Keinginan Lain yang Lebih Gila, Kamu Berharap Pada Orang yang Sudah Terikat pada Manusia Lainnya

Katanya cinta memang buta, kalau rasa sudah bicara usia atau status hubungan kadang tak lagi diindahkan. Sudah jelas-jelas dia adalah suami orang, tapi kamu masih saja terus cari perhatian. Begitupun sebaliknya, berharap balasan rasa dari istri lelaki lain jelas jadi sesuatu yang salah.

Si dia memang boleh saja memilihmu, meninggalkan suami atau istrinya. Tapi masa iya kamu tega? Hati-hati, belakangan ini karma datangnya cepat loh. Sebab ketika ia memilihmu dan meninggalkan pasangan terdahulu, bisa jadi hal serupa kembali dilakukannya lagi padamu. Daripada berharap pada sosok yang bukan-bukan, lebih baik mulai peka pada dirinya yang ada di hadapan.

Atau Masih Berharap Pada Mantan Kekasih yang Sudah Punya Kekasih Lagi?

Sudah tahu dia mendua, meninggalkanmu dengan menggores luka, hingga perasaan cinta yang tak lagi ada. Tapi dengan bodohnya, kamu masih saja berharap padanya. Berandai-andai ia akan datang lagi menyatakan cinta. Meninggalkan kekasihnya karena sadar kamulah yang terbaik untuknya. Hem, situasi remeh seperti ini kerap kita temukan di sinetron. Tapi jarang terjadi pada hidup yang sungguhan.

Lagipula, kembali bersama dengan dia yang telah menjadi mantan, hanya akan membuatmu merasakan dua hal menyakitkan sebanyak dua kali. Apalagi jika alasan putus kemarin adalah kesalahannya. Jangan ikat dirimu dengan masa lalu yang sudah usai, kamu bisa mendapatkan hal yang lebih baik dari itu.

Tak Ada yang Salah dengan Keinginan dan Harapan, Tapi Logika Tetap Harus Dijalankan

Silahkan buat berbagai macam keinginan yang kau mau, panjatkan apa saja harapan yang selalu kamu dambakan. Toh, tak ada yang akan melarang juga. Sebab bagaimana sikapmu selanjutnya, jadi penentu bahagia yang akan kamu terima. Dua hal ini jadi kesatuan yang tak bisa saling dilepaskan. Ditambah dengan logika yang juga perlu dijalankan.

Periksa lagi, bagaimana respon dari pihak yang kau ingini. Jika memang tak ada tanda-tanda untuk balasan rasa yang serupa, maka tak perlu berharap banyak padanya. Lepaskan apa yang terlihat tak mungkin, mari kejar apa yang memang terlihat dekat dalam genggaman.

Waktu dan Usia Terus Berjalan, Kamu Butuh yang Tak Sekedar Jadi Angan-angan

Memang sih usia tak jadi patokan untuk seseorang akan memutuskan segera punya pasangan atau bukan. Tapi, masa iya kamu mau terus-terusan begitu? Tidak kan? Lebih dari sekedar gebetan yang kemungkinan akan jadi pacar, akan jauh lebih baik jika dia yang kamu tunggu adalah seseorang yang memang sudah bisa memberi kepastian.

Tak perlu lagi merasa khawatir atau ditinggal pergi, deklarasi atas hubungan yang sah jadi satu pegangan yang akan membuatmu tak lagi resah. Sebab bermacam-macam angan-angan yang kau ciptakan tak akan jadi sesuatu yang berguna, jika tak ada tanda-tanda untuk dijadikan nyata. Walau kadang, mereka yang sudah terikat hubungan pun tak selalu berakhir dengan menikah. 

Daripada Terus Menunggu Sesuatu yang Tak Pasti, Kenapa Tak Mencoba Membuka Hati?

Entah karena kurang peka atau merasa dia bukanlah orangnya. Beberapa sosok yang berusaha masuk dalam hidup kita, selalu berakhir dengan putus asa karena tingginya tembok pembatas yang kita ciptakan untuk menghambatnya masuk. Sibuk untuk mencapai sesuatu yang jauh, padahal ada hal yang bisa didapatkan dengan mudah tanpa susah payah.

Belajarlah untuk lebih peka, menilai dan melihat siapa mereka yang ada di dekat kita. Barangkali, dengan restu semesta dia yang selama ini kita abaikan adalah pasangan yang sebenarnya Tuhan kirimkan. Lebih dari ketidakjelasan yang sekarang sedang kamu rasakan, ada bahagia yang sebenarnya bisa kamu dapatkan. Hanya saja, kamu belum sadar!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Skill Khusus Diperlukan untuk Taklukkan Hati Gebetan yang Usianya Sudah 30-an

Setelah melewati fase yang menggebu-gebu di usia 20-an, biasanya lelaki akan berubah jadi lebih kalem saat usianya 30-an, kawan. Bagimu yang kebetulan punya gebetan atau pasangan di usia ini, cobalah perhatikan lagi soal karakternya. Kamu yang memang terpikat pada lelaki di usia matang seperti ini, perlu ada skill khusus untuk memenangkan hatinya. Tentu setiap orang lelaki memang berbeda, tapi intinya kamu tak perlu berlebihan untuk berupaya mencuri perhatiannya. Sebab yang mereka cari adalah pasangan yang bisa membuatnya bangkit dari kegagalan cinta mereka sebelumnya. Menariknya, lelaki di usia 30-an tahu caranya bersenang-senang dalam ‘dosis’ yang tidak berlebihan.

Nah, kalau kamu sedang penasaran dengan lelaki berusia 30-an yang mendekat, sebuah survei yang digelar aplikasi kencan Zoosk ini menyebutkan empat beberapa hal yang diinginkan pria berusia 30-an dari perempuan incarannya. Ini dia:

Sebaiknya Kamu Harus Mengasah Skill Humormu, Karena Lelaki Usia 30-an Sangat Menghargai Perempuan yang Punya Selera Humor

Kriteria perempuan yang secara umum paling disukai pria di usia 30-an adalah dia yang menyenangkan dan humoris. Mereka mendambakan pasangan yang biasa diajak tertawa bersama dan tentunya bersenang-senang bersama mereka.

“Salah satu hal yang saya nikmati adalah ketika seorang wanita tahu caranya tebar pesona dengan baik,” ujar seorang pria dalam survei tersebut. “Terutama jika kami berdua sama-sama bisa membuat satu sama lain tertawa dalam prosesnya. Kalau kita bisa mulai seperti itu, saya tahu kami punya chemistry.”

Sama Seperti Lelaki di Usia Berapa pun, Gebetanmu yang Usianya Sekitar 30-an Pasti Ingin Punya Pasangan yang Selalu Berkata Jujur

Selain humoris, lelaki di usia 30-an juga mencari perempuan yang bisa bersikap jujur dan terbuka lho, Kawan. Menurut survei tersebut, kejujuran ini adalah juga salah satu kriteria perempuan favorit yang diinginkan seorang lelaki usia 30-an dari perempuan incarannya. Apakah kamu sudah berlaku demikian untuk hidupmu?

Coba Tanyakan Lagi, Sudah Siapkah Kamu untuk Berumahtangga? Sebab Urusan Keluarga dan Anak-anak adalah Hal Penting bagi Lelaki di Usia 30-an

Dibandingkan dengan lelaki di usia 20-an, dia yang berusia 30-an tentu lebih fokus untuk membicarakan soal keluarga dan rumah tangga, bahkan soal anak-anak. Yup! Mereka tak ragu menjelaskan hal itu di depan calon pasangannya. Seorang lelaki yang usianya sudah melewati 30-an akan mengatakan dirinya mendambakan pasangan yang memprioritaskan keluarga dibanding yang lain.

Di Lain Sisi, Mereka Sangat Mendambakan Perempuan yang Cerdas

Kualitas lainnya yang tak kalah populer yang tentunya didambakan lelaki usia 30-an adalah seorang perempuan yang cerdas. Bukan sekadar punya penampilan yang menarik, tapi bisa diajak bicara tentang topik-topik menarik.

“Ketika seorang wanita bisa bicara banyak tentang banyak hal kepada Anda dan matanya tetap menatap Anda selama itu, rasanya dia begitu percaya diri dan cerdas. Untuk tipe seperti itu, hambatan apapun akan saya lewati!” ungkap seorang pria berusia 30-an pengguna aplikasi kencan online Zoosk tersebut.

Dalam banyak hal soal cinta, lelaki di usia 30-an itu menarik sebagai teman kencan dan pasangan. Mereka masih cukup muda untuk bersenang-senang, tapi cukup matang dan paham apa yang mereka inginkan dalam hidup. Beruntunglah kamu yang punya calon pasangan umur 30-an!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top