Love & Sex

Karena Menggantung Status Itu Hanya Dilakukan Laki-laki Brengsek

Perempuan manapun tak akan terima bila perasaannya hanya untuk digantungkan begitu saja oleh lelaki. Sayangnya, kadang perempuan tak sadar bila lelaki yang ia sukai melakukan hal tersebut semata-mata karena penasaran saja dengan sang perempuan.

Alih-alih membawa ke tahap yang lebih serius, banyak perasaan dan harapan perempuan yang akhirnya pupus begitu saja. Meninggalkan rasa sakit tapi tak berdarah.

Teruntuk para perempuan yang pernah jadi korban atau kemungkinan akan jadi korban. Dirimu perlu bijak untuk melihat segala kemungkinan yang ia tunjukkan, apakah dia memang sering atau hanya ingin membuatmu berharap.

Selalu Ada Lelaki yang Menganggap Rumput Tetangga Selalu Lebih Hijau

Sekian lama dekat namun tak kunjung diikat, membuat perempuan bertanya, sejatinya apa yang dicari oleh sang lelaki sehingga masih ada ragu atas kedekatan yang kini masih berlangsung? Dear perempuan, mungkin memang bukan salahmu, melainkan hanya ulah para lelaki yang menganggap bahwa ia tak bisa cukup dengan satu perempuan saja.

Alias, ia masih mengaktifkan radarnya, untuk mencari ‘target’ baru yang dapat sesuai keinginannya. Kamu tak perlu bersedih apalagi menangisi lelaki seperti ini. Jangan habiskan waktumu untuk dia yang tak menghargaimu, kawan.

Hasrat Sesaat Membuat Lelaki Sukar Melihat Banyak Potensi dalam Diri Perempuan yang Menyayanginya

Kadang kala, lelaki sukar mengontrol hasratnya. Termasuk saat ia merasa tak cukup dengan perempuan yang ada di dekatnya. Sekalipun kamu mengusahakan banyak hal untuk kelanjutan relasimu dengannya, tapi usaha semacam itu tak datang darinya.

Rasa cukup tak ada dalam hatinya sehingga membuatnya sukar menyadari betapa berharganya dirimu dan tak benar-benar memberi dirinya pada setiap pembicaraan yang kalian gulirkan. Jika kamu masih berharap pada lelaki seperti ini, maka pikirkan lagi lebih jauh. Kamu masih berhak mendapatkan lelaki yang mau menghargai keberadaanmu.

Padahal Perempuan Butuh Pengayom di Setiap Momen Penting Dalam Hidupnya

Setiap perempuan butuh sosok lelaki untuk jadi pengayom baginya. Bukan hanya disaat ia merasa ketakutan atau lemah, melainkan disaat bahagianya pun, perempuan butuh lelaki untuk dijadikan tempat cerita.

Kepada lelaki yang belum siap atau tak mau menjadi pengayom sejati hanya untuk satu orang perempuan, tak usah menyakiti perempuan manapun dengan sejuta harapan yang kalian tebarkan. Biarkan perempuan menemukan lelaki yang dapat membuatnya merasa istimewa dan dicintai, bukan bertahan pada lelaki yang memberikan kepastian saja dia tidak bisa.

Perasaan Perempuan Bukanlah Jemuran yang Bisa Seenaknya Digantungkan

Entah adakah pikiran atau perasaan dihatinya, tentang perasaan perempuan yang ia gantungkan. Perempuan tentu akan sakit hati berkepanjangan lantaran tiada kepastian. Layaknya ‘jemuran’, apakah seperti itu lelaki memperlakukan perasaan perempuan? Kepada lelaki, bisakah kalian menghentikan kebiasaan buruk semacam ini?

Dan Lelaki yang Punya Nyali adalah Dia tak Umbar Janji

Lelaki yang punya nyali bukan diliat dari omongannya. Bukan seberapa bagus janjinya, tetapi seberapa betanggung jawabnya dia dengan perkatannya sendiri. Seberapa bertanggung jawabnya sama perbuatannya sendiri.

Kalau dia belum siap dia tidak akan mengumbar janji semata dan tidak akan membiarkan seorang perempuan digantung perasaannya. Beda halnya dengan lelaki yang tak punya nyali dan tak bertanggung jawab. Dia bisanya cuma ngobral kata-kata dan janji manis tanpa berusaha untuk menepati.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Lakukan Hal Ini Agar Hubunganmu dengan Keluarga Semakin Erat

Keluarga adalah harta paling berharga. Sesibuk apapun kamu, jangan pernah melupakan keluargamu. Luangkanlah waktumu untuk keluargamu tercinta. Berikut ini adalah tips yang bisa kamu lakukan untuk membuat hubunganmu dengan keluarga tercinta semakin hangat dan erat.

1. Nonton Bareng

Tidak perlu nonton di tempat yang mewah kok. Kamu bisa melakukan aktivitas ini di rumah. Yang terpenting adalah momennya, bukan tempat atau filmnya. Luangkanlah waktumu untuk hal sederhana yang punya efek luar biasa ini.

2. Bermain Bersama

Jangan lupakan juga untuk meluangkan waktu dengan anak-anakmu. Ajaklah mereka bermain bersama. Biarkan mereka merasakan kehangatan keluarga dalam setiap detik dalam permainan yang kamu dan mereka lakukan. Tawa yang ada akan menjadi momen berharga yang takkan terlupa.

3. Memasak Bersama

Sesekali ajaklah keluargamu untuk memasak bersama. Bukan hasilnya yang terpenting, tapi prosesnya. Kamu bisa menghabiskan waktu dengan keluargamu. Lupakan sejenak segala kesibukanmu di kantor. Bebaskan semua bebanmu dan nikmatilah waktumu dengan keluargamu.

4. Berlibur Bersama

Kamu juga bisa mengajak keluargamu untuk berlibur. Setidaknya setahun sekali. Kamu bisa mengambil cuti dan fokus menikmati waktu luangmu dengan keluargamu tercinta.

5. Berolahraga Bersama

Hidup sehat juga perlu kan? Kamu bisa mempererat hubunganmu dengan keluargamu dengan melakukan olahraga bersama. Kamu bisa lari pagi bersama atau berenang bersama. Selain membuat tubuhmu menjadi lebih sehat, hubunganmu dengan keluarga juga pasti akan lebih erat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

7 Kalimat yang Menjadi Tanda Bahwa Pacarmu Bukan Pasangan yang Setia

Untuk kamu yang masih tak tahu bagaimana cara mencium gelagat ketidaksetiaan pasanganmu, kamu perlu tahu tentang beberapa hal. Ada banyak cara agar kamu tahu apakah pasanganmu termasuk sosok yang setia atau tidak.

Salah satunya dengan memperhatikan kalimat yang dia ucapkan. Jika pasangamu mengucapkan 7 kalimat ini, bisa jadi dia memang bukan sosok yang setia padamu. Kamu perlu lebih berhati-hati.

1. “Kenapa Kamu Tak Bisa Seperti Dia”

Dia selalu membandingkanmu dengan perempuan lainnya. Dia pun tak segan untuk mengucapkan kalimat kenapa kamu tak bisa menjadi seperti perempuan yang lebih sempurna di matanya.

Jika dia memang sosok yang setia, dia tak akan pernah mempermasalahkan kekurangmu dibanding perempuan yang lainnya.

2. “Perihal Pertemuan dengan Orangtuamu, Kita Bisa Bicarakan Nanti”

Seolah dia tak berminat untuk menjalin hubungan yang serius denganmu. Bahkan untuk bertemu dengan orangtuamu pun dia selalu mencoba untuk menundanya. Setiap kali kamu membuka pembicaraan perihal itu, dia selalu mencoba mengalihkan pembicaraan pada hal yang lain.

3. “Kapan Sih Aku Gak Setia?”

Laki-laki setia tak akan mengucapkan kalimat yang menegaskan kesetiaannya. Dia yang setia justru akan menunjukkan kesetiaan itu berupa perbuatan, bukan hanya sekedar kata-kata.

4. “Kamu Perlu Tahu, Dia Itu….”

Lagi-lagi membandingkanmu dengan perempuan lainnya. Artinya dia memang tak bisa menerima apa adanya dirimu. Dia masih sering melirik perempuan lain yang menurutnya lebih dibandingkan dirimu.

5. “Iya Aku Tahu Aku Sudah Janji, Nanti Pasti Aku Tepatin”

Hanya sekedar janji. Setiap kali kamu menagih apa yang menjadi janjinya padamu, dia selalu punya seribu alasan untuk mengundurnya. Janji yang diucapkan tak kunjung dia penuhi.

6. “Gak Perlu Terlalu Serius, Kita Masih Sebatas Pacaran”

Bukankah pacaran adalah satu tahap untuk menuju arah yang lebih serius lagi. Jika dia tak menganggapnya serius artinya dia pun tak memiliki rencana untuk menjalin hubungan yang serius denganmu.

7. “Kalau Ada yang Lebih Baik Dariku, Kamu Bisa Kok Pergi Bersamanya”

Tak ada usaha untuk mempertahankanmu. Dia memang tak memiliki keseriusan denganmu. Baginya, kamu bukan hal terpenting dalam hidupnya yang harus dijaga dan digenggam erat-erat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Bukan Melupakan, Tapi Mengikhlaskan Adalah Cara Terbaik Untuk Berdamai Dengan Keadaan

Melupakan adalah hal yang paling ingin seseorang lakukan pasca perpisahan, terlebih perempuan. Karena katanya, perempuan yang paling merasa kacau saat menghadapi perpisahan. Pada hakikatnya perempuan memang cenderung menggunakan perasaan di banding logika, itu sebabnya mereka akan terpuruk untuk beberapa saat ketika putus cinta.

Kamu bercermin, lalu menatap iba wajah yang ada disana. Terlihat kusut, rapuh seperti kondisi hatimu saat ini. Menyalahkan diri sendiri dan kekuranganmu yang membuat seseorang pergi dari hidupmu. Bahkan menganggap dirimu sebagai perempuan paling buruk di dunia. Ketahuilah, semua perempuan itu cantik, yang berbeda hanyalah definisinya. Dan setiap perempuan itu pantas untuk dicintai, termasuk kamu.

Untuk perempuanku, terpuruk terlalu lama membuatmu semakin tenggelam dalam masa lalu. Kita memang makhluk perasa, namun bukan berarti tidak mempunyai logika. Merasa sedih dan kehilangan boleh saja, karena membiasakan diri untuk tidak lagi terbiasa dengan hadirnya seseorang di dalam hidup kita tidaklah mudah.

Kamu boleh saja menangis semalaman, jika itu membuatmu lega. Namun, berjanjilah pada diri sendiri untuk tetap bangkit. Proses melupakan memang tidaklah secepat ketika mencintai. Namun ketahuilah, kita tidak akan pernah benar-benar bisa melupakan seseorang yang pernah ada di hidup kita.

Sejatinya bukan melupakan yang membuat kita sembuh dari luka, namun semuanya lebih kepada perihal mengikhlaskan. Kita tidak pernah bisa berdamai dengan keadaan saat hati belum bisa merelakan. Meski perlahan, cobalah untuk menerima kepergiannya dan memaafkan segala kesalahannya. Percayalah, semua itu akan mempercepat proses penyembuhanmu.

Lagi pula, seharusnya kamu bersyukur karena telah di pisahkan sekarang dengan seseorang yang memang tidak di takdirkan untuk menjadi milikmu, jika tuhan memisahkan kalian di masa depan tentu saja luka yang akan kau rasakan jauh lebih dalam.

Mungkin dia memang terbaik untukmu, namun tuhan menakdirkannya untuk menjadi yang terbaik bagi orang lain. Begitu pula kamu, tuhan telah mempersiapkan seseorang yang jauh lebih baik dari apa yang kamu harapkan. Tugasmu hanya percaya bahwa semua akan indah pada waktunya.

Sekali lagi, bukan melupakan yang harus kamu lakukan. Namun mengikhlaskan adalah satu-satunya cara untuk berdamai dengan keadaan.

Cintai dirimu sendiri sebelum memutuskan untuk mencintai orang lain. Hiasi penantianmu dengan perbaikan diri agar kelak jodohmu menjemputmu dengan bangga hati. Semangat untuk kembali menata hati!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top