Love & Sex

Kamu Sudah Olahraga Tetapi Berat Badan Tak Juga Berkurang, Kenapa Ya?

Melakukan olahraga mampu membuat tubuh jadi sehat, namun sebagian perempuan juga berolahraga demi mendapatkan berat badan impiannya.  Tapi apa yang akan kamu lakukan saat menemukan kenyataan berat badan yang tidak kunjung berkurang meskipun sudah berolahraga mati-matian, rasa kesal dan perasaan percuma melakukannya bisa jadi salah satu alasanmu tak mau berolahraga lagi.

Tapi tahukah jika menginginkan berat badanmu turun dengan cara olahraga, kamu tidak bisa sembarangan melakukannya. Alih-alih mendapatkan badan ideal, bisa-bisa beratmu justru bertambah atau malah cedera. Lalu apa saja kesalahan yang kamu lakukan saat berolahraga hingga tak kunjung mendapatkan berat badan ideal? Upaya apa yang harus kamu tempuh supaya olahragamu tidak sia-sia?

Jangan Berharap Berat Badanmu Turun Drastis Jika Kamu Baru Memulai Olahraga

healthy-person-woman-sport

Jika kamu tidak pernah melakukan aktivitas olahraga sebelumnya, maka ketika kamu memulainya akan membuat perbedaan yang sangat besar pada tubuhmu. Lakukan aktivitas olahraga yang memang membakar lebih banyak kalori sehingga lemak di dalam tubuhmu dapat terbakar. Lakukan hal itu secara teratur dan berkala untuk mendapatkan hasil yang benar-benar maksimal. Niatkan di dalam hati apa pun yang terjadi kamu harus menyempatkan berolahraga minimal 20 menit dalam sehari.

Jangan terlalu terlalu berharap untuk turun berat badan secara langsung jika kamu baru melakukan olahraga selama 1-2 minggu, karena diperlukan waktu sekitar 2-4 minggu agar hasilnya terlihat. Jadi jangan dulu menyerah jika kamu baru saja memulai tetapi belum menunjukkan progres apa pun. Itu artinya kamu masih harus berusaha lebih keras lagi.

Olahraga Pun Hanya Akan Jadi Percuma Jika Kamu Tidak Menjaga Pola Makan Dan Tidurmu Dengan Baik

pexels-photo-321598

Ketika kamu melakukan olahraga secara maksimal dan dilakukan secara konsisten namun tidak juga mengalami perubahan apa pun pada berat badanmu, coba perhatikan kembali pola makan dan tidur yang kamu jalani. Jika kamu masih mengonsumsi makanan tinggi kalori setelah berolahraga, maka hasil kerja kerasmu tak optima;. Karena dengan kamu mengonsumsi gula dan makanan tinggi kalori justru dapat membuat berat badanmu semakin membengkak. Batasi juga jumlah makanan yang akan masuk ke dalam tubuh kamu untuk memaksimalkan hasil olahragamu.

Tidak hanya makanan, pola tidur yang baik juga harus kamu perhatikan sebagai penyebab kenaikan berat badanmu. Akan percuma jika terus melakukan olahraga tetapi kamu masih kurang tidur ataupun kelebihan. Pola tidur yang tidak normal akan membuat berat badanmu naik sekalipun kamu melakukan olahraga. Untuk hasil yang maksimal kamu perlu menjaga pola makan, tidur, dan olahraga dengan baik serta benar.

Pada Saat Berat Badanmu Tidak Berkurang Tetapi Ukuran Pakaian Berubah Artinya Olahragamu Berhasil

belly-body-clothes-diet-53528

Ada beberapa kasus ketika kamu selesai berolahraga lalu menimbang berat badanmu, setelah dilihat ternyata berat badanmu tidak kunjung berkurang, tetapi anehnya pakaian yang kamu pakai terasa lebih longgar dibandingkan sebelumnya. Jangan sedih, itu justru pertanda jika olahragamu sukses. Sebab pada saat berolahraga kamu telah membentuk otot dan membakar lemak. Namun karena otot lebih berat daripada lemak, hal itu tidak merubah berat badanmu, tetapi akan membuat pakaianmu terasa lebih nyaman dikenakan.

Jika Semua Hal Sudah Kamu Lakukan Tetapi Tidak Merubah Berat Badanmu, Ada Baiknya Periksakan Diri Ke Dokter Secepatnya

belly-body-calories-diet-42069

Disaat semua hal sudah kamu lakukan dengan maksimal dan benar, seperti olahraga rutin, juga mengatur pola makan serta tidur dengan benar tetapi tidak mengurangi dan merubah berat badan menjadi lebih baik. Ada kemungkinan jika tubuhmu memiliki gangguan kesehatan yang mempengaruhi berat badan kamu. Selain itu mengonsumsi obat-obatan tertentu juga bisa mengakibatkan sulitnya menurunkan berat badan. Ada baiknya jika kamu segera mengkonsultasikannya pada dokter ahli.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Tak Usah Khawatir Berlebihan Jika Siklus Menstruasi Berantakan Saat Liburan

Untuk perempuan, yang namanya berlibur kalau bisa jangan berbarengan dengan masa datang bulan. Bukan apa-apa, kadang rencana yang sudah dibuat, justru tak bisa dieksekusi, bahkan liburan pun jadi kurang nyaman kalau melakukannya berbarengan dengan momen haid.

Yang lebih rumit lagi, ada lho yang merasakan, setiap kali periode liburan atau jelang liburan, periode datang bulan seringkali jadi kacau dan tak menentu dan bahkan mungkin terlambat parah. Bahkan membuat periode PMS jadi lebih panjang dan mengkhawatirkan. Kira-kira apa ya penyebabnya?

Pakar seks Emma McGowan mengungkapkap, sejatinya menstruasi dikendalikan oleh serangkaian pelepasan hormon yang rumit. Ketika semua hal di dalam tubuh berjalan seperti biasa dengan rutinitas yang biasa, maka proses hormonal juga akan berjalan seperti biasa, antara 28-30 hari.

Namun, saat bepergian, biasanya siklus tidur atau bangun tidur seseorang alias ritme sirkadian juga ikut berubah. Kondisi tak biasa inilah yang akhirnya membuat kondisi siklus hormonal seseorang pun akhirnya ikut berubah.

Ritme sirkadian sendiri memang membantu menjaga hormon tetap seimbang, baik dalam jumlah produksi ataupun lainnya. Ketika ritme tersebut terganggu oleh perjalanan liburan, khususnya ketika pergi ke luar negeri, harus menghadapi perubahan zona waktu, sulit tidur di pesawat, hingga jet lag, maka siklus menstruasi pun rentan berubah.

Hanya saja, kondisi ini tak akan berlangsung selamanya. Kondisi ini hanya terjadi selama beberapa saat sampai ‘kehidupanmu’ normal kembali.  Dari sekian banyak cara, McGowan mengungkapkan bahwa memperbaiki pola tidur dan makan yang teratur saat bepergian bisa membuat tubuh kembali pada jadwal normal.

Mungkin Salah Satu Pemicunya Karena Kamu Sedang Stress

Beban pikiran yang berat ternyata ikut memengaruhi siklus menstruasi. Ketika kamu sedang dalam keadaan stres atau depresi, hypothalamus, yakni bagian otak yang mengatur hormon siklus haid ikut terpengaruh. Sehingga, saat stres, hormon pengatur jadi tidak seimbang dan haid pun jadi tidak teratur.

Gaya Hidup Kurang Sehat yang Tak Kunjung Kamu Tinggalkan

Merokok dan sering mengonsumsi alkohol ternyata tidak hanya mengganggu kesehatan, tapi juga dapat mengacaukan siklus haidmu lho. Ini karena gaya hidup tersebut bisa memengaruhi kesehatan sehingga siklus haid juga bisa tidak stabil.

Karena gaya hidupmu yang kurang sehat, tubuhmu pun akhirnya memberi sinyal. Tak menutup kemungkinan kalau siklus haid yang tidak teratur bisa jadi pertanda jika kamu mengidap penyakit yang serius.

Salah satunya adalah ovarium polikistik, dimana hal ini ditandai dengan timbulnya kista kecil dalam indung telur yang  menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

Olahraga yang Berlebihan Juga Bisa Jadi Alasan Pasti Periode Haidmu Jadi Berantakan

Olahraga memang wajib dan baik untuk dilakukan, tapi tidak jika dilakukan berlebihan. Saat melakukannya secara berlebihan, tubuh akan menghasilkan hormon-hormon yang berlawanan dengan hormon reproduksi yaitu estrogen dan progesteron.

Ketidakteraturan Menstruasi Bisa Juga Karena Adanya Kenaikan Berat Badan dan Melakoni Liburan saat Menstruasi

Naik atau turunnya berat badan secara drastis juga jadi penyebab siklus haid yang tidak teratur. Biasanya, siklus yang tidak teratur terjadi pada orang yang mengalami gangguan pola makan. Ini merupakan penyebab utama siklus haid yang tidak teratur.

Ketidakseimbangan hormon pun bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti kelelahan atau stres. Ketika terjadi gangguan pada hormon di dalam tubuh, maka siklus haid pun ikut terganggu.

Bahkan untuk yang Sedang Melakoni Sistem KB, Alat Kontrasepsi pun Berpengaruh pada Siklus Haid

Penggunaan pil kontrasepsi dalam dosis rendah memang tidak terlalu memengaruhi siklus haid. Tapi, alat kontrasepsi seperti spiral dan suntik KB bisa menyebabkan seseorang telat mendapatkan haid.

Bahkan alat seperti spiral bisa juga menyebabkan darah keluar lebih banyak dari biasanya saat haid.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Luka Operasi Caesar Bisa Cepat Pulih dengan Cara Ini

Operasi C-Section atau lebih akrab disebut operasi caesar dikenal sebagai salah satu metode persalinan yang cukup populer selain secara normal. Persalinan dengan metode ini memang tak perlu menghabiskan banyak waktu, hanya saja waktu pemulihan luka yang justru butuh waktu lebih lama.

Nah, untukmu yang baru atau ada rencana melakoni operasi Caesar, tak usah dibawa khawatir ya, sebab sekalipun dianggap lama, ada lho beberapa cara yang diketahui bisa mempercepat pemulihan luka C-section.

Bersabarlah dan Jangan Lakukan Aktivitas Berat sampai Enam Minggu ke Depan ya

Perempuan yang sudah melahirkan bukan berarti ia bebas melakukan apapun. Saat berhasil melewati proses operasi C-section, perempuan sejatinya harus bersabar dan menunggu sampai dokter membolehkanmu bebas beraktivitas.

Untuk itu, kalau kamu pun mengalami situasi yang serupa, sebaiknya tahan dulu hasratmu menurunkan berat badan dengan nge-gym, lari, atau olahraga berat lainnya. Tahan juga hasrat membersihkan rumah yang berantakan pasca ditinggal bersalin.

Biasanya dokter tetap menyarankan untuk bergerak tapi tak boleh terlalu banyak gerak. Tunggulah sampai enam minggu. Ini karena proses pemulihan yang sempurna butuh waktu selama itu. Intinya, kesabaran adalah kunci percepatan pemulihan operasi C-section yang kamu lakoni.

Pastikan Asupan Nutrisimu Terpenuhi ya Setiap Harinya

Penuhi makananmu dengan buah dan sayur kaya serat untuk mengurangi efek sembelit pasca C-section. Ya, operasi caesar memang bisa memicu sembelit. Hal ini terjadi karena adanya penyumbatan usus yang disebut ileus.

Sembelit pun disertai nyeri meradang pada luka C-section. Demi mengatasi hal ini, siasati dengan mengonsumsi sayur dan buah secara rutin ya. Tegang pada usus akan berkurang jika kamu semakin banyak dan rutin mengonsumsi serat.

Jika Masih Tak Berselera Makan, Coba Atasi dengan Mengunyah Permen Karet

Jika masih tak berselera makan buah dan sayur, cobalah mengunyah permen karet untuk mengatasi sembelit.

Penelitian dari Thomas Jefferson University Hospital, Philadelphia, Amerika Serikat mengemukakan jika mengunyah permen karet dapat mengatasi susah buang air besar pasca melahirkan. Kegiatan mengunyah ini sejatinya sedang memanipulasi kerja tubuh seolah-olah kamu sedang benar-benar makan.

Jangan Mengangkat Barang Berat karena Bahaya Lho untuk Perutmu

 

Mengangkat barang berat hanya akan menimbulkan tekanan pada perut, ini berbahaya apalagi jika jahitanmu belum sempurna. Saat seseorang melakukan kegiatan yang memberi tekanan pada perut seperti angkat barang berat, dinding abdomen turut tertekan.

Tekanan yang terlalu tinggi dan terus menerus bisa membuat dinding abdomen melemah sekaligus membahayakan ususmu. Karenanya, mengangkat beban berat pun juga dilaranng.

Kalau kamu menyepelekan anjuran ini, bisa jadi efek samping yang mungkin terjadi adalah meregangnya jahitan, lalu robek, dan terjadi infeksi. Kalau kamu mau mengangkat barang, angkatlah barang yang ringan dan sedikit atau minta bantuan suami.

Konsumsilah Obat Penghilang Rasa Sakit yang Memang Disarankan oleh Dokter

Untuk perempuan yang baru melahirkan, tak perlu takut minum obat pereda rasa sakit untuk luka C-section. Bagaimanapun, dokter tahu mana yang aman untukmu dan buah hati, jadi tak perlu takut jika kandungan pada obat mempengaruhi kualitas ASI yang akan diminum si bayi. Dokter pasti memberikan resep yang tak berlebihan pula.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Menunda Pacaran, Karena Tujuan Hidup Tak Selalu Demi Mengejar Asmara

Ada orang yang betah melajang sekian lama. Bukan, bukannya dia tak suka pada lawan jenis,tapi mungkin memang ada alasan pribadi yang tak bisa dimengerti banyak pihak.

Ada orang yang fokus dan mencintai pekerjaannya, sehingga asmara bukan satu-satunya hal yang ia kejar. Mungkin ada lawan jenis yang mendekatinya, tapi dia memutuskan untuk belum menerima salah satu dari mereka untuk jadi pacarnya.

Dari sekian banyak alasan yang cukup logis untuk dipahami, mari kuberitahu mengapa ada orang yang memilih menunda pacaran dan merasa tak masalah dengan keputusannya itu.

Masih Trauma dengan Luka yang Pernah Dialami di Relasi Sebelumnya

Jika dirinya memang memiliki pengalaman buruk mengenai kisah cintanya di masa lalu, mungkin dia akan lebih berhati-hati lagi saat mengencani atau berkencan dengan lawan jenis.

Lagipula, tentu tak ada kan yang ingin disakiti? Bagaimanapun, sebuah relasi pasti memberikan pembelajaran tersendiri untuk seseorang. Jika dalam sebuah relasi, kamu pun pernah merasa disakiti, tentunya ada trauma tersendiri yang akan menahanmu untuk lebih berhati-hati ke depannya, kan?

Sempat Khawatir Kalau Perasaan yang Dialaminya Hanya Rasa Penasaran Sesaat

Orang yang seperti ini biasanya lebih hati-hati dalam bersikap. Bahkan dalam urusan asmara pun, mereka tak mau gegabah. Untuk itu saat ia merasakan perasaan suka terhadap lawan jenis, orang dengan tipe ini memilih untuk memikirkan dan mempertimbangkan lagi.

Bagaimanapun, mereka merasa takut kalau seseorang yang menyatakan cinta terlalu cepat, itu karena perasaan sesaat sehingga dia takut kalau dirinya menjalin hubungan dengan seseorang yang tak benar-benar mencintainya.

Merasa Tak Dicintai oleh Pihak Manapun

Ada perasaan takut kalau sejatinya tak ada orang yang benar-benar mencintainya. Itulah alasan dia memilih untuk menunda dulu menjalin relasi. Tipikal orang semacam ini biasanya kurang percaya diri dan memilih menanti orang yang benar-benar mau menerima kepribadiannya apa adanya.

Mereka tak seperti kebanyakan orang yang justru antusias saat proses pendekatan, pihak yang kurang percaya diri akan sangat tertutup dengan lawan jenis yang sedang mendekatinya. Mungkin di masa lalu ia pernah disakiti karena kepribadiannya, untuk itu, pengalaman pahit tersebut yang membentuknya sekarang ini.

Memang Belum Siap Pacaran

Mungkin ia punya perspektif tersendiri mengenai sebuah relasi yang membuatnya belum siap untuk melakukan hal itu. Mungkin menurutnya relasi menuntutnya untuk memberi diri bukan untuk diri sendiri, tapi orang lain yang kita sayangi, dan merasa belum mampu untuk melakukan hal itu karena masih mencintai pekerjaan.

Kasus seperti ini tentu sering terjadi, bukan? Untuk itu, kalau kamu sedang menghadapi gebetan dengan pola pikir yang seperti ini, kamu perlu menunggu sampai dia benar-benar siap untuk menjalani hubungan yang serius dengan kamu, ya!

Perlu Waktu untuk Saling Mengenal Lawan Jenis yang Sedang Mendekati

Seberapa dalam rasa cintanya untuk kamu, dia merasa perlu waktu untuk mengenal kamu lebih jauh. Ia merasa tak bisa kalau hanya mengandalkan perasaan suka diantara kalian.

Untuk itu, dia memilih untuk mengenalmu lebih dalam lagi. Tak masalah berapa lama waktu yang dibutuhkan, ia hanya butuh dirinya siap saat kelak akan menjalin relasi denganmu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top