Love & Sex

Kamu Mungkin Sudah Suka, Tapi Bisa Jadi Si Dia Belum Siap Untuk Memulainya

Siapa pun tentu setuju, jika kencan pertama jadi sesuatu yang kerap membuat hati tak menentu. Mulai dari mempersiapkan pakaian yang hendak dikenakan, hingga rasa gugup dan kikuk saat berhadapan langsung dengannya.

Namun seiring waktu yang berjalan, akan ada beberapa pertanyaan yang mulai memenuhi isi pikiran, “Apakah si dia yang telah mengajak berkencan, sudah siap untuk memulai hubungan?”

Untuk memudahkan kamu mengenali dia yang sedang giat-giatnya membuatmu tersipu malu. Sikap-sikap berikut ini jadi tanda yang akan membantumu untuk mengindetifikasi apakah dia siap menjalin hubungan denganmu atau tidak?

Meski Sudah Meluangkan Waktu, Tapi Dia Kerap Sulit Diajak Bertemu

rsz_rawpixel-com-351766

Sama halnya dengan kita yang kerap rindu pada dia yang mulai menarik perhatian, harusnya dia juga begitu. Ini bukan perkara setiap hari bertemu, bukan pula harus memberimu kabar setiap waktu. Tapi bagaimana dia meluangkan waktu untuk kita yang sedang dekat dengannya, jadi bukti seberapa jauh dirinya ingin bersama.

Seakan bertolak belakang dengan hal-hal yang sudah kita coba tunjukkan, dia malah terus membuat alasan. Entah itu karena benar-benar sibuk atau hanya pengalihan. Padahal jika memang benar sayang, harusnya dia bisa mengatur waktu untuk bertemu.

Tak Pernah Serius dalam Menanggapi Pertanyaan, “Mau Dibawa Ke Mana Hubungan Kita Sekarang?”

rsz_ehimetalor-unuabona-270319

Akhir yang jelas jadi salah satu hal yang tentu kita harapkan dari sebuah hubungan. Sebelum resmi berpacaran, kamu tentu akan bertanya, bagaimana kejelasan hubunganmu dengannya. Akankah naik pada tingkat yang lebih tinggi atau masih tetap bertahan tanpa status yang jelas. Jangan terlalu banyak pertimbangan, biar bagaimana pun seorang perempuan butuh kejelasan. Jika ternyata hubungan ini hanya untuk pengusir sepinya saja, lantas buat apa?

Menarik Ulur Hati Sesukanya, Tanpa Tahu Bagaimana Kerasnya Kamu Telah Berharap Padanya

rsz_keenan-constance-359317

Kenyataan paling sakit dari suatu hubungan yang baru berjalan, tentulah cinta yang bertepuk sebelah tangan. Tentu rasa itu tak tumbuh begitu saja. Barangkali laki-laki ini memang punya sikap mengayomi yang mampu meluluhkan hati. Bermodal percaya dan yakin padanya, kita terbuai dan menaruh hati begitu saja.

Tapi segala angan jadi buyar seketika, saat kenyataan lain tiba-tiba hadir. Tanpa merasa bersalah, dia masih bisa bersikap biasa tanpa berpikir bahwa kita begitu mengharapkannya lekas mengutarakan rasa.

Jangan biarkan dirimu digantung tanpa kejelasan. Jika memang arahnya terlihat tak jelas, sudahi hubungan secepatnya.

Setiap Kali Ada Pihak Lain yang Coba Bertanya, Dia Masih Mengaku Bahwa Sedang Sendiri Tanpa Kekasih

rsz_priscilla-du-preez-318422

Terlihat bepergian bersama seorang perempuan, tentu mereka yang mengenalnya akan melempar tanya. Siapa sosok perempuan yang ada bersamanya, jika ternyata dia malah menjawab dengan “bukan siapa-siapa”, itu artinya dia masih merasa sendiri dan tak butuh kekasih.

Barangkali dia memang tak pernah menganggap serius hal-hal yang telah terjadi diantara kalian. Untuk itu sebagai perempuan, kita tak perlu terburu-buru berharap untuk mendapat cinta darinya.

Bukan Tak Percaya, Tapi Dia Memang Terlihat Tak Konsisten Kepada Siapa pun

rsz_alex-holyoake-370400

Konon laki-laki yang memang serius ingin bersama, akan terus berupaya seperti sejak awal dia mengajak jumpa. Sikapnya pada minggu-minggu pertama, memang belum bisa dijadikan patokan apakah dia benar cinta atau tidak. Untuk lebih bisa meyakinkan, kamu bisa lihat bagaimana sikapnya selanjutnya. Apakah masih kerap memberi kabar atau bahkan sudah tak pernah sama sekali.

Kemampuannya untuk konsisten melakukan interaksi yang intim denganmu, jadi sinyal baik arah hubungan. Jika ternyata sebaliknya, itu artinya ada pihak lain yang juga sedang dia perhatikan. 

Menaruh Kamu Pada Urutan Kesekian Untuk Hal yang Seharusnya Diprioritaskan

rsz_brannon-naito-414362

Tak ada sibuk yang terlalu, semua hanya masalah prioritas. Bukan bermaksud buruk dan membuatmu berpikiran negatif. Namun laki-laki yang kerap menjadikan kesibukan sebagai tameng untuk tak memberi perhatian adalah pembohong besar.

Karena jika sekedar memberi kabar lewat telepon genggam tentu tak butuh waktu berjam-jam. Jadi tak ada alasan tak sempat atau terlalu sibuk. Jika dia memang ingin bersamamu, tanpa harus diminta, tentu dia akan memberikan perhatian khusus untukmu.

Atau Jangan-jangan Dia Masih Sulit Lepas dari Jerat Masa Lalu dengan Mantan Kekasih Terdahulu

rsz_warren-wong-253600

Sekeras apa pun kita berupaya, jika ternyata tak ada keinginan untuk move on darinya tentu akan sia-sia. Menengok ke belakang, bukanlah sikap gentle seorang laki-laki.

Tak muluk-muluk, kamu bisa melihat ini dari kebiasaanya yang sering sekali berbagi cerita akan mantan pacarnya. Bagaimana dia menggambarkan perempuan itu dengan sempurna, hingga mencoba membandingkanmu dengan mantannya. Bisa jadi dirinya memang belum move on dari pasangannya yang lalu. Tentu kamu tak mau bukan bila hanya dijadikan pelariannya?

Dan Tak Memiliki Rencana Untuk Kehidupan di Masa Depan

rsz_quin-stevenson-14890

Perencanaan jangka panjang tentu jadi bagian penting sebuah hubungan. Tak perlu ragu untuk menyampaikan apa yang mungkin sedang mengganjal hatimu. Termasuk bagaimana kalian akan melanjutkan hubungan yang sedang dijalani. Dari caranya menjawab, kamu akan tahu bagaimana selama ini dia menilai hubungan yang ada. Hanya untuk senang-senang saja atau memang berniat lebih serius.

Kamu mungkin bisa jadi sudah jatuh cinta lebih dulu, namun jika ternyata tanda-tanda yang ditunjukkan tak membuatmu mampu melanjutkan hubungan. Sebaiknya berhenti dan tinggalkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Urusan Kosmetik, Perhatikan Cara Pakai, Tak Semua Benda Aman Dipakai Setiap Hari

Bagi perempuan, menemukan produk kecantikan yang tepat jadi sebuah tantangan tersendiri. Butuh upaya lebih demi menemukan produk yang tepat. Tak heran, saat menemukan yang tepat, pasti rasanya mau menggunakannya setiap hari demi hasil maksimal.

Tapi alih-alih mendapatkan kulit yang semakin berseri, yang terjadi justru iritasi. Ini karena sejatinya tak semua produk harus dipakai setiap hari. Ahli make up dari sejumlah salon kecantikan terkenal di Amerika Serikat mengatakan, beberapa produk  ini lebih baik jangan digunakan secara rutin setiap hari.

Varian Dry Shampoo

Tak punya waktu untuk keramas biasanya jadi alasan perempuan langsung memilih dry shampoo sebagai solusi. Padahal, menurut seorang stylist Leanne Citrone, penggunaan dry shampoo yang berlebihan atau terlalu sering justru bisa merusak rambut. Karenanya, lebih baik keramas secara teratur dibanding merusak rambut karena penggunaan dry shampoo yang berlebihan.

Kurangi Juga Pemakaian Conditioner yang Berlebihan

Produk conditioner memang dapat melembabkan rambut yang kering. Kamu perlu menggunakan produk yang satu ini demi menjaga kesehatan rambut. Tapi satu yang perlu diperhatikan, yaitu cobalah untuk mengikuti rekomendasi yang tertera pada kemasan.

Conditioner baik digunakan satu sampai dua kali seminggu. Menggunakannya setiap hari malah akan membuat rambut semakin kering dan lama-kelamaan menimbulkan kerusakan.

Ternyata Lip Balm Pun Tak Dianjurkan Digunakan Setiap Hari

Setiap kali seorang perempuan merasa bibirnya kering, kemungkinan besar ia mencari pelembab bibir alias lip balm. Rasa segar dan dingin yang dihadirkan lip balm adalah penyelamat bibir kering yang kerap jadi masalah menjengkelkan.

Seorang dematologis bernama Annie Chiu, M.D berpendapat bahwa menggunakan lip balm berlebihan dapat membuat masalah bibir kering semakin parah.

Jangan Memakai Primer Make up Setiap Hari ya Kawan

Primer make up merupakan solusi yang tepat untuk membuat wajah terlihat mulus dalam jangka waktu lama. Tapi, ternyata bahan dari produk kecantikan ini tak bersahabat dengan kulit wajah. Kandungan silikon di dalamnya dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat, jika digunakan setiap hari.

Juga dengan Waterproof mascara

Make up artist Jamie Greenberg menyarankan para wanita agar tidak menggunakan waterproof mascara setiap hari. Alasannya, produk kecantikan ini cenderung mengeringkan bulu mata.

Tak usah malu dengan bulu mata alami yang kurang lentik. Sekalipun kondisinya demikian, jauh lebih sehat dibanding kamu setiap hari memakai maskara waterproof.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Tak Usah Dipendam Sendiri, Membagikan Cerita Pada Sahabat Bisa Membantumu Terhindari dari Depresi

Berhentilah memendam masalah dan menumpuknya di dalam benak. Sebab kalau itu yang kamu lakukan, yang ada hari-harimu jadi terasa berat. Bahkan efeknya ke emosi, kamu jadi sering memutuskan sesuatu tanpa berpikir logis. Apalagi saat pikiran sedanng bad mood, karena kamu memendam masalah, kamu jadi tak konsen dan bisa jadi melewatkan hal lain yang sebenarnya malah kamu butuhkan.

Seperti teman-temanmu bilang, memendam masalah sendiri itu tak baik. Yang ada, pikiran dan badanmu jadi makin capek dan tak sehat. Disinilah gunanya sahabat. Cobalah ceritakan saja keluh kesahmu padanya. Mengutip dari Thought Catalog, dengan curhat kepada orang lain justru bisa membuka pikiranmu dan menjadikanmu lebih dewasa.

Perasaanmu Akan Lebih Lega Setelah Bercerita

Mengeluarkan segala keluh kesah dijamin bisa meredakan emosi sekaligus mengembalikan mood. Ini karenea setelah bercerita, kamu akan mendapatkan saran dari orang lain, pikiranmu akan terasa lebih ringan dan bahagia karena orang lain akan mau mendengarkanmu.

Hari-hari pun akan terasa lebih lega karena kamu mau berbagi cerita dengan orang lain. Jadi, kurang-kurangi memendam laramu seorang diri ya kawan.

Karena Kamu Juga Butuh Solusi

Saat berada dalam situasi dimana kamu harus menghadapi sebuah masalah besar, maka yang ada di pikiranmu adalah bagaimana cara menemukan solusinya.

Tapi, sebelum itu, pikirkanlah tentang hal ini: “Jangan menganggap masalah ini hanya milikmu seorang sehingga kamu memendamnya sendiri.” Bagaimanapun, masalah yang dibiarkan terlalu lama hanya akan menumpuk di kepala dan membuatmu semakin pusing saja.

Bahkan bisa jadi karena tak kunjung menemukan solusi, semakin besar pula masalah yang kamu hadapi.

Kamu Menghargai Keberadaan Orang Lain

Tak baik menyimpan masalah sendiri, yang ada orang lain malah bingung dengan sikapmu yang kelihatan aneh. Dengan bercerita kepada orang lain, maka kamu bisa punya sudut pandang yang baru dan menghargai perhatian dari mereka yang menanyakan keadaanmu.

Di lain sisi pun kamu jadi lebih memahami dan bisa memaknai keberadaan teman-teman di sekitarmu yang memang peduli dengan kondisimu saat ini.

Kamu Jadi Lebih Dekat dengan Orang-orang yang Kau Sayang

Saat ingin curhat, tentunya orang yang kamu pikirkan pasti sahabat atau pacar, bukan?  Nah, tanpa sadar, kamu pun otomatis akan memikirkan mereka karena mereka yang bisa lebih mengerti sifatmu daripada orang lain. Semakin sering kamu curhat dengan mereka, malah kamu semakin bisa lebih dekat dengan orang yang kamu sayangi, lho.

Kamu Jadi Bisa Mencintai Diri Sendiri

Menumpuk masalah hanya akan membuat pikiran jadi tak sehat dan emosi jadi naik turun. Parahnya lagi bisa saja emosimu meledak saat waktu dan kondisi yang nggak tepat.

Memilih curhat pada orang lain tak bakal membuatmu kelihatan payah kok, malah kamu jadi bisa menghargai waktu dan pikiran yang kamu miliki dengan berbagi pikiran dengan orang lain. Jadi jangan takut untuk curhat, ya kawan!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Bukan Berarti Introvert, Empat Zodiak Ini Memang Suka Menyendiri Dulu Saat Sedang Marah

Semua orang punya caranya masing-masing saat sedang marah. Ada yang memilih langsung meluapkan emosinya tak peduli bagaimana situasinya. Ada juga yang memilih ‘kabur’ sejenak demi menenangkan diri dan nantinya kembali lagi saat emosinya stabil.

Ada lagi yang lebih memilih berdiam diri dan hanya bisa menangis sampai emosinya mereda. Dari beragam tipe tersebut, kamu tipe yang mana? Ternyata, cara orang meluapkan emosi pun ada korelasinya dengan zodiak lho kawan.

Empat zodiak di bawah ini justru bagian dari mereka yang tak suka meluapkan emosi secara langsung. Mereka lebih suka untuk dibiarkan sendiri saat sedang marah. Zodiakmu apa? Coba cek dulu.

Sagitarius

Zodiak yang satu ini punya jiwa petualang dan spontan. Mereka tak suka terlibat dalam berbagai bentuk aturan. Menariknya, saat sedang marah, mereka butuh waktu untuk menyendiri dan bebas untuk melakukan apapun tanpa ada yang mengatur.

Sebagai rekan terdekat Sagitarius, kamu tak usah khawatir. Sagitarius tak butuh waktu lama untuk meredakan emosinya. Yup, yang dia butuhkan hanyalah ‘me time’. Tak usah takut dia menghilang. Bagaimanapun, ia pasti mampu menyelesaikan masalah ketika dia tak lagi dalam kondisi marah.

Aries

Keras kepalanya Aries tak usah diragukan lagi. Bahkan mereka pun sering sekali jadi sosok yang tak mau kalah. Apalagi saat memiliki data pendukung yang bisa dipercaya, Aries bisa mengubah keputusannya.

Tapi saat Aries marah, mereka tak akan mampu berpikir jernih. Karenanya, kalau mereka meminta waktu untuk sendiri, maka biarkan dulu. Dengan sendiri, itu akan membuat suasana hatinya baik kembali. Ketika sudah tenang, Aries akan bisa lebih bijaksana membuat keputusan dan mencoba untuk melihat dari sudut pandang yang berbeda.

Gemini

Seperti lambangnya, Gemini sering dikatakan sebagai zodiak dengan dua kepribadian. Terkadang bisa sangat spontan dan ceria tapi di sisi lain bisa sangat serius dan gloomy. Ketika Gemini sedang marah, biarkan dia “me time” sesaat.

Semakin kamu paksa Gemini, dia akan semakin kabur dan menghindar. Jika waktunya sudah siap, dia akan kembali dan bisa berdiskusi dengan kepala dingin. Tidak butuh waktu lama, kok, untuk Gemini kembali ceria, sabar saja ya.

Pisces

Satu lagi, zodiak ini sering dicap sebagai drama queenTerutama saat sedang mengalami masalah. Padahal, supaya orang-orang Pisces tidak ‘kumat’ dramanya, cukup berikan saja waktu sebentar untuknya menyendiri supaya mereka bisa berpikir jernih.

Bagaimanapun, Pisces hanya butuh waktu utnuk mengeluarkan emosinya sendiri. Biasanya sih dia akan menghubungi sahabatnya atau orang terdekatnya yang biasa dijadikan “tempat sampah”. Setelah lega dia akan kembali dan menyelesaikan masalah dengan kepala lebih dingin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top