Love & Sex

Kacamata dari Laki-laki, Kerap Membuatku Jatuh Hati

Bukan lagi dipandang sebagai sosok kutu buku yang cupu, dia yang tampil dengan mengenakan kacamata justru terlihat sebagai sosok cerdas yang selalu mengundang perhatian.

Tak percaya? Kamu bisa buktikan sendiri, laki-laki yang memakai kacamata seolah punya aura yang berbeda, berkharisma dan terkesan cerdas dari yang lainnya. Bahkan dari salah satu penelitian yang dilakukan produsen kacamata Ditto di San Fransisco, dari 1111 ribu perempuan sebanyak 91% diantaranya lebih menyukai laki-laki berkacamata untuk urusan penampilan.

Lantas, kira-kira apa saja sebenarnya yang menjadi daya pikat dari si dia yang mengenakan kacamata?

Tampak Lebih Dewasa Dibanding Lelaki Lain yang Seusianya

Memancarkan kesan yang lebih matang, si dia selalu jadi sosok yang menarik perhatian. Bahkan sorot matanya kerap jadi sesuatu yang membuat kamu sulit untuk berkata-kata. Pembawaannya yang bersahaja, jadi nilai tambah lain yang menyempurnakan kedewasaaanya.

Maka jangan heran, meski wajahnya tak terlalu tampan. Penampilannya yang mengenakan lensa jadi pemicu lain yang menambah aura dewasa pada sosoknya. Jika masih tak percaya, coba bandingnya ia dengan laki-laki lain yang seusia. Jelas ia akan terlihat lebih dewasa.

Sosoknya Juga Jadi Gambaran Akan Pasangan Cerdas yang Berintelektual

Tak perlu ditanya, semua perempuan pasti bangga jika nanti punya pasangan yang jauh lebih pintar darinya. Lalu berita baiknya, kecerdasan juga intelektual yang tinggi sering dikaitkan dengan sosok laki-laki yang mengenakan lensa. Meski nyatanya tak selalu benar.

Baik jika memang ia adalah sosok yang cerdas sungguhan, tapi jika ternyata tidak, tak juga jadi sebuah keburukan. Barangkali minus di matanya bukan karena terlalu  banyak membaca.

Hal Menarik yang Lain, Ia Jadi Sosok Orang yang Misterius dan Menggoda

Tak banyak bicara dan terkesan cuek, jadi dua hal yang jadi gambaran lain akan dirinya. Selanjutnya ini jadi pemicu lain yang justru akan membuat kamu lebih pensaran untuk bisa tahu lebih dekat akan sosoknya.

Datang dengan sikap yang tak biasa, ia punya warna yang berbeda dari laki-laki yang biasa. Jadi wajar jika ada banyak perempuan yang akhirnya jatuh hati pada sosoknya. Bisa jadi ia memang tidak suka mengumbar-umbar banyak hal, atau memang juga sedang ingin kamu perhatikan.

Aura dari Pembawaannya Terkesan Lebih Bisa Dipercaya dari Laki-laki Biasa

Tanpa bermaksud sedang ingin membeda-bedakan laki-laki dari penampilannya, tapi dia yang memakai kacamata konon lebih bisa dipercaya. Jauh dari kesan badung yang sering berujar akan hal-hal yang nyataya adalah bualan. Omongan dari laki-lak yang satu ini dinilai lebih bisa dipegang.

Kalau kamu masih tak percaya, coba lihat mereka yang mungkin ada di sekitarmu. Rekan kerja atau lelaki mana saja yang kamu tahu mengenakan kacamata. Biasanya mereka memiliki tampilan yang tegas dan bijaksana, seolah ingin menyampaikan bahwa mereka adalah sosok yang bertanggung jawab dalam menuntaskan berbagai hal. 

Berada Di Dekatnya Membuat Kita Selalu Merasa Aman dan Terjaga

Lupakan dulu kesan cupu dan kutu buku, kini ia lebih dianggap sebagai pemberi kenyamanan yang matang bagi perempuan. Justru pesona kewibawaan dan karisma melindungi datang dari penampilannya dengan kacamata yang dipakainya.

Bahkan selama akan bersama denganmu, ia akan jadi blok pelindung yang menjagamu dari lirikan laki-laki lain yang bisa saja menggodamu. Tanpa perlu diragukan lagi, bersamanya kamu akan merasa aman dan jauh dari ancaman.

Tak hanya membuat kamu jatuh hati dengan penampilannya, laki-laki berkacamata juga tak pernah takut untuk menjadi dirinya sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Pastikan Kamu Menemukan Empat Hal Ini Demi Menyelamatkan Hubungan yang Kian di Ujung Tanduk

Kehidupan pernikahan memang terasa menyenangkan, tapi nyatanya tak selalu berjalan mulus sesuai keinginan. Tentu banyak tantangan dan rintangan yang harus dihadapi oleh Anda dan pasangan.

Namun, untuk melewatinya, ada beberapa hal yang harus ada dalam kehidupan pernikahan demi menjaga kelanggengan hubungan Anda dan pasangan. Apa saja ya?

Pasanganmu Juga Mau Berjuang

Berjuang sendiri terasa melelahkan, bukan? Untuk itu, salah satu elemen yang penting dalam sebuah hubungan adalah adanya keinginan pasangan yang juga sama-sama mau berjuang.

Bayangkan jika pasangan Anda menolak untuk berjuang meyelamatkan hubungan, ya, mau bagaimana lagi? Semua usaha akan terasa percuma. Untuk itu, sebelum kamu merasa usahamu sia-sia, pastikan dahulu dia mau diajak berjuang.

Kemauan Pasangan untuk Mau Diajak Kompromi

Setiap relasi tak lepas dari kompromi, bahkan setiap harinya akan selalu ada kompromi bukan? Urusan kompromi mutlak diperlukan kalau memang ada kemauan dan kebutuhan.

Jika si dia tak mau berkompromi, sementara kamu selalu mengalah, berarti dia memang tak memiliki keinginan untuk berjuang menyelamatkan hubungan.

Kesediaan untuk Memprioritaskan Hubunganmu

Kalau kamu memang masih sayang dan menginginkan hubungan kalian membaik lagi, maka kamu harus harus bersedia memprioritaskannya. Artinya, kamu harus fokus pada hubungan pernikahan dan mengesampingkan hal lain terlebih dahulu, termasuk pertemanan dan pekerjaan.

Di titik ini, menghargai satu sama lain adalah salah satu kunci hubungan pernikahan yang bahagia. Bagaimanapun, kamu dan dia tak bisa saling mencintai tanpa adanya rasa saling menghargai.

Perlunya Jalinan Komunikasi yang Intens

Kunci sebuah relasi yang berhasil adalah komunikasi, bukan? Bayangkan, apa jadinya jika sebuah hubungan tak dilandasi komunikasi yang baik? Kamu dan pasangan butuh mengomunikasikan segalanya secara jujur, terbuka—dan yang pasti harus secara baik-baik—agar masalah dalam hubungan dapat menemukan solusinya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Mungkin Kamu Tak Pernah Tahu Perasaan Seorang Kakak Ketika Adik Menikah Duluan

Masih banyak orang berpendapat bahwa menikah seharusnya dilakukan berurutan. Mulai dari kakak tertua, dilanjutkan dengan adik tengah, hingga yang terakhir adalah si bungsu. Tapi nyatanya ada juga banyak kisah di mana sang adik justru menikah duluan. Kisahku salah satunya.

Tapi kurasa tak perlu sedih. Lagipula itu hari bahagia adikku, untuk apa aku menyimpan laraku? Aku percaya, sama halnya dengan kematian, perkara jodoh pun rahasia Tuhan. Nyatanya memang ada kan orang-orang yang memang harus menunggu jodohnya lebih lama dibanding orang lain…

Merasa Bangga, Sebab Nyatanya Adikku Telah Cukup Dewasa

Saat hari H pernikahan dan melihatnya berdiri di samping pasangan hidup yang akan menemaninya menapaki kehidupan yang baru, tentu sebagai kakak akan merasa lega sekaligus bahagia. Ternyata adikku sekarang cukup dewasa untuk menerima tanggung jawab dalam bahtera rumah tangga.

Aku Bahagia Melihat Kedua Orangtuaku, Kendati Bukan Aku yang Mengukir Senyum Mereka di Hari Itu

Melihat kedua orangtua kita berdiri di pelaminan tentu membuatku bahagia. Ada sinar bahagia yang terpancar dari mata keduanya. Mereka berdiri, menyambut tamu, memberikan senyum terbaiknya sembari berbangga dapat mengantarkan satu anaknya telah menemukan pendamping hidupnya.

Momen bahagia itu pun turut membuatmu senang, meski aku sadar bahwa bahagia itu datangnya belum dari diriku. Tapi bahagia yang kurasakan pun tulus adanya.

Tapi Di Lain Sisi, Ada Rasa Kesal Sebab Tetangga Jadi Terfokus Padaku

Sejak kabar adikku menikah dibagikan pada sekitar, selama proses persiapan pernikahan, hingga hari H, kamu merasa para tetangga justru fokus pada statusku.

Mereka ada yang terang-terangan menanyakan kabarku, ada juga yang bergosip di belakangku perihal diriku yang dilangkahi oleh sang adik yang menikah lebih dulu.

Yang paling pilu, ada yang mencoreng momen bahagia ini dengan menganggapku tak laku. Apa yang sedang mereka ucapkan benar-benar menyebalkan. Tapi aku memilih untuk menutup dua telingaku.

Ada Benarnya Aku Menutup Kedua Telingaku, Tapi Ada Juga Momen Aku Sempat Dibuat Tak Percaya Diri Oleh Gosip yang Beredar

Karena pandangan mereka, kendati tak merasa benar, ada kalanya aku jadi dirundung rasa minder. Terutama bila harus berkumpul dengan keluarga besar dan tetangga.

Walau aku tahu aku harus mengalahkan perasaan ini, aku hanya heran saja mengapa mereka seoalh memiliki pikiran tentang diriku. Bahkan aku pun juga merasa takut jika ada pertanyaan atau topik yang menjurus pada masalah pernikahan.

Setelah Pesta Usai, Entah Mengapa Jadi Ikut Tebersit Ingin Segera Menemukan Tambatan Hati yang Tepat dan Melenggang ke Pernikahan…

Saat melihat adik menikah, entah mengapa jadi memiliki keinginan lebih kuat dari sebelumnya untuk menikah. Tapi tenang di sisi lain, aku pun tak lupa bersyukur karena masih punya kesempatan untuk dihabiskan bersama orangtua, sebelum nantinya aku berkeluarga.

Kamu punya cerita yang sama denganku? Begini, satu hal yang harus sama-sama kita percaya, yaitu takdir masing-masing orang akan berbeda. Pun jika ternyata adik menikah lebih lebih dulu. Aku hanya perlu bersabar, jodoh sedang disiapkan untuk dikeluarkan pada waktu yang tepat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Skill Khusus Diperlukan untuk Taklukkan Hati Gebetan yang Usianya Sudah 30-an

Setelah melewati fase yang menggebu-gebu di usia 20-an, biasanya lelaki akan berubah jadi lebih kalem saat usianya 30-an, kawan. Bagimu yang kebetulan punya gebetan atau pasangan di usia ini, cobalah perhatikan lagi soal karakternya. Kamu yang memang terpikat pada lelaki di usia matang seperti ini, perlu ada skill khusus untuk memenangkan hatinya. Tentu setiap orang lelaki memang berbeda, tapi intinya kamu tak perlu berlebihan untuk berupaya mencuri perhatiannya. Sebab yang mereka cari adalah pasangan yang bisa membuatnya bangkit dari kegagalan cinta mereka sebelumnya. Menariknya, lelaki di usia 30-an tahu caranya bersenang-senang dalam ‘dosis’ yang tidak berlebihan.

Nah, kalau kamu sedang penasaran dengan lelaki berusia 30-an yang mendekat, sebuah survei yang digelar aplikasi kencan Zoosk ini menyebutkan empat beberapa hal yang diinginkan pria berusia 30-an dari perempuan incarannya. Ini dia:

Sebaiknya Kamu Harus Mengasah Skill Humormu, Karena Lelaki Usia 30-an Sangat Menghargai Perempuan yang Punya Selera Humor

Kriteria perempuan yang secara umum paling disukai pria di usia 30-an adalah dia yang menyenangkan dan humoris. Mereka mendambakan pasangan yang biasa diajak tertawa bersama dan tentunya bersenang-senang bersama mereka.

“Salah satu hal yang saya nikmati adalah ketika seorang wanita tahu caranya tebar pesona dengan baik,” ujar seorang pria dalam survei tersebut. “Terutama jika kami berdua sama-sama bisa membuat satu sama lain tertawa dalam prosesnya. Kalau kita bisa mulai seperti itu, saya tahu kami punya chemistry.”

Sama Seperti Lelaki di Usia Berapa pun, Gebetanmu yang Usianya Sekitar 30-an Pasti Ingin Punya Pasangan yang Selalu Berkata Jujur

Selain humoris, lelaki di usia 30-an juga mencari perempuan yang bisa bersikap jujur dan terbuka lho, Kawan. Menurut survei tersebut, kejujuran ini adalah juga salah satu kriteria perempuan favorit yang diinginkan seorang lelaki usia 30-an dari perempuan incarannya. Apakah kamu sudah berlaku demikian untuk hidupmu?

Coba Tanyakan Lagi, Sudah Siapkah Kamu untuk Berumahtangga? Sebab Urusan Keluarga dan Anak-anak adalah Hal Penting bagi Lelaki di Usia 30-an

Dibandingkan dengan lelaki di usia 20-an, dia yang berusia 30-an tentu lebih fokus untuk membicarakan soal keluarga dan rumah tangga, bahkan soal anak-anak. Yup! Mereka tak ragu menjelaskan hal itu di depan calon pasangannya. Seorang lelaki yang usianya sudah melewati 30-an akan mengatakan dirinya mendambakan pasangan yang memprioritaskan keluarga dibanding yang lain.

Di Lain Sisi, Mereka Sangat Mendambakan Perempuan yang Cerdas

Kualitas lainnya yang tak kalah populer yang tentunya didambakan lelaki usia 30-an adalah seorang perempuan yang cerdas. Bukan sekadar punya penampilan yang menarik, tapi bisa diajak bicara tentang topik-topik menarik.

“Ketika seorang wanita bisa bicara banyak tentang banyak hal kepada Anda dan matanya tetap menatap Anda selama itu, rasanya dia begitu percaya diri dan cerdas. Untuk tipe seperti itu, hambatan apapun akan saya lewati!” ungkap seorang pria berusia 30-an pengguna aplikasi kencan online Zoosk tersebut.

Dalam banyak hal soal cinta, lelaki di usia 30-an itu menarik sebagai teman kencan dan pasangan. Mereka masih cukup muda untuk bersenang-senang, tapi cukup matang dan paham apa yang mereka inginkan dalam hidup. Beruntunglah kamu yang punya calon pasangan umur 30-an!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top