Love & Sex

Jangan Bosan kalau Laki-laki Jarang Telepon dan Lebih Suka Berkirim Pesan

Tak seperti perempuan, ada perbedaan mendasar mengenai kebiasaan menelepon antara perempuan dan laki-laki. Kamu boleh telaah atau sekadar ingat-ingat lagi, saat kamu mengobrol dengan teman sesama perempuan, tentu durasi obrolan kalian bisa lebih dari 1 jam. Tapi coba tanyakan pada temanmu laki-laki, pasti mereka cenderung tak suka menelepon lama-lama dan lebih suka berkirim pesan. Tapi hal ini mungkin agak sedikit berbeda kalau laki-laki sedang mendekati perempuan, sebisa mungkin, mereka akan memperpanjang durasi bicara selama di telepon.

Kamu mungkin pernah atau sering menemukan tipikal laki-laki seperti ini, mereka cenderung lebih suka berkirim pesan dibanding menelepon. Bukan, bukan berarti temanmu itu atau pasanganmu sudah tak suka bicara lama-lama denganmu. Tapi ada alasannya tersendiri. Sebuah penelitian yang dilakukan situs dating EmandLo, menunjukkan kalau pria tak suka berbicara di telepon karena 3 hal ini.

Mereka Lebih Suka Bertemu Langsung Karena Bicara Lewat Telepon Menurut Mereka Tidak Praktis

Kalau teman atau pasanganmu kebetulan ingin membicarakan hal penting, biasanya mereka akan lebih memilih untuk bertemu langsung dibanding membahasnya di telepon. Apalagi menurut para laki-laki, mengungkapkan perasaan lewat telepon sebenarnya adalah cara  yang tak praktis. Sebab bisa saja setiap perkataan yang ada di dalam telepon tak menghasilkan efek yang mereka harapkan. Yup, lelaki memang dikenal sebagai man of action. Mereka lebih memilih bertindak langsung.

Mereka mungkin Punya Aktivitas Lain yang Harus Dilakukan

Berlama-lama di telepon bagi laki-laki justru bisa menghambat mereka melakukan tugas lain. Percayalah, laki-laki punya skala prioritas yang membuat mereka perlu menyelesaikan kegiatan lain dibanding berlama-lama di telepon.

Lagipula, perempuan dan laki-laki sejatinya punya kemampuan komunikasi yang berbeda. Bagi perempuan, mungkin mudah saja menemukan tema untuk jadi obrolan di telepon. Mulai dari kesibukan di kantor, hingga aktivitas sepele seperti mengecat kuku jari-jari. Sementara laki-laki lebih to the point saat bicara di telepon sehingga biasanya mereka akan kesulitan untuk mencari bahan obrolan lainnya.

Pada Akhirnya, Mereka Lebih Suka Chat dibanding Mengobrol dengan Telepon

Di era teknologi yang makin maju, saling berkirim pesan teks atau chatting jelas jadi pilihan untuk berkomunikasi dengan pasangan lantaran cepat dan simple. Karenanya, kemajuan ini pun yang dimanfaatkan banyak laki-laki untuk berkomunikasi. Kebanyakan laki-laki tidak memiliki hasrat untuk mengutarakan keinginan mereka secara verbal seperti wanita. Jika laki-laki merasa mengirim teks sudah cukup untuk mengutarakan maksud mereka, maka dirinya akan melakukan itu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Laranya LDR Belum Sebanding Dengan Rangkaian Kisah Asmara Ini

Saat ini hubungan jarak jauh atau yang sering kita sebut LDR, masih sering disebut-sebut sebagai hubungan asmara yang paling sering membuat galau. Bagaimana tidak, meskipun menjalin hubungan tetapi jarang bertemu sama sekali.

Pada kenyataannya, ternyata ada beberapa hubungan asmara yang lebih sering membuat banyak orang dibuat galau daripada hubungan jarak jauh. Contohnya seperti 5 hubungan di bawah ini nih.

Hubungan yang Dijalani Tapi Tak Saling Percaya

Dalam melakoni sebuah hubungan, kepercayaan adalah fondasi yang sangat penting. Bagaimanapun, hubungan tak akan bertahan lama dan tidak akan pernah awet jika rasa percaya kepada pasangan tidak pernah terjalin.

Jika kamu dan pasangan tidak mempunyai rasa saling percaya, maka siap-siap saja setiap hari hubungan kalian pasti akan mengalami beberapa masalah dan mungkin berakhir pada kandasnya hubungan asmara kalian di tengah jalan.

Masih Sahabatan, Tapi Mesranya Sudah Seperti Pasangan yang Berpacaran

Kendati cuma sebatas sahabat, tapi hubungan seperti ini terasa lebih sakit daripada hubungan apapun sekalipun hubungan jarak jauh lho kawan. Ini karena salah satu diantara mereka atau bahkan keduanya pasti memendam sebuah perasaan yang lebih dari sahabat.

Karenanya, untukmu yang mengalami hal seperti ini, pasti sangat sering sekali dibuat galau atau bahkan sakit hati. Misalnya seperti disaat sahabat kamu sedang dekat dengan orang lain, kamu tidak bisa marah atau melarangnya. Ingat, kamu hanya sebatas sahabatnya dan tidak lebih dari itu.

Sering Bertemu Tapi Tak Pernah Saling Sapa

Punya ruang lingkup yang sama, tapi tak saling sapa. Kamu tahu namanya, dia tahu namamu, tapi dia tak tahu perasaanmu terhadapnya. Pernah begini? Biasanya hal ini terjadi karena kurang percaya diri untuk memulai pembicaraan atau menyapa sekali pun.

Makanya jika mencintai seseorang, lebih baik kamu melakukan pendekatan. Daripada kamu merasa sakit dan kamu juga akan merasakan penyesalan suatu saat nanti.

Sulit Meluangkan Waktu untuk Jalan Bareng Padahal Ada Relasi Serius yang Sudah Terjalin

Kondisi ini berbeda dari dua kondisi di atas dimana kamu sudah menjalin hubungan asmara, tapi kamu dan dia jarang sekali bertemu atau jalan bareng. Ada saja halangan bahkan alasan untuk sekadar bertemu.

Biasanya hal yang selalu menjadi alasan mereka adalah kesibukan masing-masing yang sulit untuk ditinggalkan. Padahal bertemu atau sekedar jalan bareng itu sangat penting. Dengan adanya waktu quality time, chemistry pun akan terbangun. Untuk itu, cobalah untuk meluangkan waktu, ditengah kesibukan yang ada.

Saling Mengutamakan Ego dan Tak Peduli Perasaan Pasangan

Setiap orang pasti mempunyai ego, pendapat hingga cara berpikir yang berbeda-beda. Namun apa jadinya jika dalam sebuah hubungan, kamu masih mementingkan ego sendiri tanpa mementingkan pasangan. Itu pasti akan membuat kalian tidak nyaman dalam menjalin hubungan seperti itu.

Cobalah untuk mengubahnya, atau kurangi sedikit egomu. Jangan lupa, terus perhatikan perasan pasangan. Seperti jangan merasa paling benar dan jangan merasa paling penting dalam hubungan kalian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Obrolan Ibu-ibu Muda di Grup WhatsApp Ternyata Semenyenangkan Itu

Kehadiran grup WhatsApp, selain jadi sarana komunikasi, ternyata mulai jadi kebutuhan yang wajib ada untuk ibu muda karena dari sanalah banyak informasi bisa didapatkan.

Tak sedikit ibu muda yang mengaku bergabung dengan lebih dari lima grup WhatsApp. Bisa bayangkan sendiri ramainya seperti apa? Ya pokoknya ramai. Bahkan karena ramainya notifikasi dari grup, bisa jadi setiap hari selalu ada bahan obrolan dari tiap-tiap grup.

Tapi yang paling sering biasanya lima hal ini:

Berbagi Info Soal Promo dan Diskon Barang-barang Rumah Tangga 

Three Woman Sitting on Chair

Pasti ada beberapa atau salah satu anggota grup yang rutin membagikan info soal promo minyak goreng, popok bayi, deterjen, ataupun kebutuhan pokok rumah tangga. Jika sudah begini, grup WhatsApp pasti akan ramai seketika.

Bahkan antusiasnya bukan hanya di grup, di rumah pun para ibu muda selain menyimak, bisa jadi ada yang langsung membuat daftar barang promo mana saja yang wajib dibeli.

Bahas Tentang Dana Pendidikan Anak yang Kian Mahal Setiap Tahunnya

Person Holding Pink Piggy Coin Bank

Biaya pendidikan kian bertambah mahal. Bahkan angkanya benar-benar fantastis. Topik ini pun sering jadi curhatan di kalangan para ibu. Tak hanya curhatan, bahkan turut ikut sharing atau menyimak tapi tak menampik kalau dana pendidikan benar-benar jadi hal yang sangat dipikirkan oleh para ibu muda.

Berbagi Cerita Soal Tumbuh Kembang Anak Adalah Hal Wajib

Baby Touching Woman's Face

Percayalah, berbagi soal tumbuh kembang anak adalah hal wajib. Ibu-ibu millenial biasanya suka sekali bercerita pada teman-teman di grup WhatsApp bahkan mengirimi foto saat bayinya mulai bisa melakukan sesuatu.

Soal motivasi, kembali ke individu masing-masing. Yang penting, sebagai ibu muda, patut sekali untuk selalu membagikan hal-hal yang sifatnya positif.

Bahkan Drama Korea pun Turut Jadi Topik Perbincangan 

Man and Woman Holding Plush Toys Standing on Front of Brown Wall

Bukan hanya soal anak mereka, biasanya perbincangan di grup WhatsApp pun bisa seputar hiburan yang sedang digandrungi oleh para ibu. Memang, tak semua ibu-ibu muda suka drama Korea.

Tapi mereka yang suka drakor juga tak sedikit. Jadi, jangan heran kalau topik tentang drama Korea bakal terus jadi bahasan seru buat diobrolin di grup WhatsApp.

Tak Ketinggalan, Kondisi Finansial Rumah Tangga Sesekali Juga Dibicarakan 

Woman Using Space Gray Iphone X

Masalah finansial keluarga sekarang ini bukan lagi jadi hal yang tabu untuk jadi bahan obrolan dengan teman, baik rekan kerja maupun teman di grup WhatsApp.

Yup, ibu-ibu muda cenderung memiliki pemikiran yang lebih terbuka bahkan tak keberatan untuk berbagi seputar kondisi keuangan keluarga mereka. Ada pesan positifnya memang, hanya saja, hati-hati ya. Bagaimanapun saat berada di forum yang sifatnya terbuka, kita pun harus pandai membawa diri terutama dalam urusan komunitas.

Jangan sampai pasangan atau keluarga jadi keberatan karena kamu membawa hal yang semula dianggap tabu justru jadi diskusi di grup.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Sebenarnya, Setiap Laki-laki Punya Keluhan Soal Sikap Perempuan

Tidak ada manusia yang sempurna, begitu pula dalam sebuah hubungan asmara. Perempuan dan laki-laki benar-benar berbeda, baik dalam sifat dan sikap yang dilakukan. Inilah yang sering menimbulkan konflik dalam hubungan percintaan.

Namun, tidak hanya kita, sebagai perempuan, yang mungkin sering mengeluh kalau pasangan kita tidak perhatian atau tidak mau mendengar. Diam-diam, para kaum adam juga punya keluhan untuk kita, tapi tidak mereka bicarakan. Mau tahu apa saja?

Lelaki Sering Mengeluh Lantaran Kesalahpahaman Akibat Mood

Tidak seperti perempuan, pria cukup sulit menunjukkan mood atau suasana hatinya. Bila ia sedang marah kepada kita, mereka berusaha menyembunyikannya dan menunjukkan wajah yang tanpa ada masalah. Berbeda dengan kita sebagai perempuan, yang paling mudah menunjukkan suasana hati kita, terutama ketika sedang marah, rileks, atau sedang berpikir.

Inilah yang menimbulkan kesalahpahaman karena kita akan merasa para pria tidak perhatian dan tidak terbuka. Padahal, pria sedang memikirkan apa yang terjadi pada dirinya dan berusaha mencari jalan keluar. Ketimbang menanyakan berbagai hal, lebih baik berikan waktu buat sendirian.

Kalau Katanya Mau Sendiri Dulu, Itu Artinya Ia Sedang Butuh Waktu

Sama seperti kita yang memiliki hobi, para pria juga punya kegiatan yang mereka sukai sendiri. Bukan berarti semua kegiatan harus dijalankan berdua. Ketika mereka sedang ingin sendiri bersama sahabatnya, berikan waktu tersebut untuk mereka.

Namun yang sering terjadi justru sebaliknya. Berpikir bahwa ada sesuatu yang sedang disembunyikannya, keinginannya untuk sendiri malah kita anggap sebagai bentuk lain dari perubahan diri.

Lelaki Paling Tak Suka Saat Diminta Menebak Isi Hati Perempuan

Sering memberikan kode atau tanda untuk menarik perhatian pasangan? Diam-diam sebenarnya para pria tidak suka menebak apa yang Anda di dalam isi hati perempuan.

Lebih baik katakan langsung apa keluhanmu. Namun, turunkan ekspektasi seperti yang kamu inginkan karena kadang-kadang mereka tidak bisa menjadi seperti apa yang kita ingini.

Perempuan Sering Punya Terlalu Banyak Drama

Pernah merasa kalau pasangan tidak perhatian kepada Anda? Bila ya, saatnya kita merefleksikan kembali sikap kita, bisa saja sebenarnya dia sudah memberikan waktunya untuk bersama dengan kita. Tanpa kita sadari, kita suka bersikap berlebihan ketika dalam keadaan tidak mood, terutama saat PMS.

Akhirnya, kita membuat ‘drama’ seakan tidak disukai oleh para pria. Nah, sebelum ‘drama’ itu dimulai, coba buang jauh-jauh pikiran negatif tersebut dengan hal-hal yang positif, seperti melakukan aktivitas yang Anda sukai.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top