Love & Sex

Jadi Tahapan Penting untuk Hubungan yang Serius, Lakukan Langkah Ini agar Orangtuanya Memberi Restu

Cinta tak hanya sebatas kamu mencintai pasanganmu ataupun sebaliknya. Ketika kamu mencintai dia sebagai satu-satunya pria yang yakin bisa membuatmu bahagia menghabiskan sisa umur berdua, tandanya kamu juga harus mencintai segala kekurangan dan juga keluarganya secara keseluruhan. Karena jika kamu ingin melanjutkan ke jenjang selanjutnya, bukan berarti hanya kamu dan dia saja yang bersatu. Tetapi juga keluarga kamu dan keluarga dia yang juga akan bersatu dan membentuk keluarga besar yang baru.

Ada tantangan sendiri memang saat kamu harus menghadapi orang tua laki-laki yang kamu cintai. Rasa cemas dan ketakutan akan sebuah penolakan membuat situasi untuk bertemu mereka menjadi momen yang menakutkan. Entah beliau sadar atau tidak, mungkin saja kamu akan melakukan kesalahan yang membuat restu dari orangtua sulit didapat. Untuk menghindari hal tersebut persiapan sebelum bertemu calon mertua memang dibutuhkan karena ini bisa menjadi awal dari hubungan jangka panjang yang serius.

Pakaian Mencerminkan Kepribadian, Pastikan Kamu berpakaian Sopan dan Nyaman Saat Bertemu Mereka

Pada saat kamu dan dia memutuskan untuk melakukan pertemuan dengan orangtuanya, hal yang paling pertama harus kamu perhatikan adalah bagaimana kamu berpenampilan. Memakai busana yang benar-benar sesuai dengan situasi memang tidak semudah yang dibayangkan. Keinginan untuk tidak mau terlihat terlalu bergaya dan juga tidak mau terlihat salah kostum menjadi tekanan tersendiri pada saat kamu ingin bertemu dengan orangtua kekasihmu.

Namun hal itu tidak perlu kamu takutkan. Kamu cukup perhatikan situasi dan tempat pertemuan yang kamu lakukan dengan mereka, gunakan pakaian yang sopan, rapi, serta tidak berlebihan. Dan yang paling utama adalah gaya yang kamu gunakan mencerminkan kepribadianmu serta nyaman pada saat digunakan. Hal itu sangat penting karena kamu perlu pakaian yang tidak membuatmu semakin gugup pada saat bertemu dengan orangtua pacarmu. Tidak perlu dandan yang berlebihan agar tidak menimbulkan kesan yang kurang menyenangkan.

Kesan Pertama Menentukan Segalanya. Ciptakan Kesan Pertama yang Baik namun Tidak Berlebihan

Dalam berbagai hal dan dalam berbagai situasi, kesan pertama yang baik menjadi sangat penting dalam sebuah pertemuan. Tidak terkecuali pada saat kamu bertemu dengan calon mertua, kesan pertama yang baik merupakan hal penting. Karena hal itu bisa mempengaruhi penilaian mereka terhadapmu sebagai pasangan bagi anaknya kelak. Tidak perlu gugup ataupun bertindak yang berlebihan sehingga terkesan dibuat-buat.

Kesan ramah yang harus kamu berikan kepada mereka bisa menjadi awal mula yang baik untuk sebuah kesan pertama. Dengan bersikap ramah, kamu bisa dinilai sebagai sosok yang menghargai orang lain ataupun orang yang lebih tua disaat bertemu. Tersenyum dan lakukan percakapan ringan yang dapat mencairkan suasana. Sekalipun respon mereka cuek terhadapmu, pertahankan sikap ramahmu.

Agar Kamu Tak Semakin Gugup, Cari Tahu Dulu Perihal Orangtuanya Lewat Pasanganmu

Hal yang tidak kalah penting pada saat kamu akan bertemu dengan orangtua kekasihmu adalah cari tahu bagaimana orang tuanya melalui pasanganmu. Gunanya agar kamu siap dengan situasi yang akan kamu hadapi kelak. Kamu bisa diskusikan dengan pasangan tentang orang tuanya, tanya hal-hal yang bisa memudahkan kamu untuk bisa menghadapi mereka, seperti sifat mereka, kesukaan, hobi, atau bahkan respon mereka ketika bertemu dengan orang baru.

Dengan demikian kamu sudah bisa membayangkan akan seperti apa suasana nanti pada saat bertemu, dan bagaimana kamu membuat situasi yang nyaman. Kamu juga bisa membawa bingkisan ketika bertemu seperti makanan favorit dari kedua orang tuanya. Cara tersebut cukup ampuh membuat suasana tidak terlalu canggung.

Inisiatif untuk Membantu Harus Ada pada Dirimu, Agar Kamu Semakin Mudah Diterima 

Jika pertemuan yang kalian lakukan di rumah, tentunya ibu dari pasanganmu akan menyuguhkan beberapa jenis makanan dan juga minuman sebagai teman untuk berbincang-bincang. Apabila makanan yang disuguhkan berupa makanan berat, ambillah inisiatif untuk menawarkan bantuan pada ibunya.

Bantuan sekecil apa pun yang dapat memudahkan beliau untuk bisa menyuguhkan makanan, seperti membawakan piring atau gelas dan juga ikut merapikan meja makan pada saat sudah selesai makan. Hal sepele seperti itu bisa membuat kesan yang begitu mendalam pada mereka, namun sayangnya banyak di antara kita yang tidak melakukan hal tersebut.

Kalian Belum Sah Jadi Sepasang Suami Istri, Jagalah Sopan Santun dan Jangan Bermesraan di Depan Mereka

Entah budaya barat ataupun budaya timur, bermesraan terlalu berlebihan di depan orang sangatlah tidak pantas apalagi orang tersebut adalah orangtua pasanganmu. Gestur-gestur seperti berpelukan atau mencium harus dijaga ketika sedang bertemu calon mertua.

Memang mereka sudah tahu kamu dan dia adalah sepasang kekasih, tapi bukan berarti kamu bisa mengumbar kemesraan di depan mereka. Selain tidak pantas dilihat, kamu juga akan terkesan tidak sopan. Kalau kamu ingin menunjukkan rasa bahwa kamu benar-benar sayang dengan pasanganmu, kamu memperlihatkan kasih sayang dengan cara lain yang lebih sederhana dan juga sopan.

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menikmati Akhir Pekan Akan Lebih Menyenangkan Tanpa Terdistraksi Isi Linimasa Instagram

Sekalipun kamu tinggal di Jakarta yang katanya semakin sulit menemukan lokasi wisata, bukan berarti kamu tak bisa menikmati akhir pekanmu. Macet memang sudah jadi bagian hidup sehari-hari, termasuk saat akhir pekan, tapi jangan sampai keadaan ini membuatmu putus asa dan jadinya hanya sibuk menatap layar gawai selama seharian penuh saat akhir pekan.

Kamu perlu tahu, terdistraksi dengan isi Instagram setiap hari hanya akan membuat pikiran rentan depresi. Karenanya, saat akhir pekan lebih baik isilah waktumu dengan kegiatan yang lebih menyenangkan. Jalan-jalan keliling kota misalnya.

Supaya Tak Bosan dengan Suasana yang Sudah Pernah Kamu Kunjungi, Pilihlah Satu Tempat yang Berbeda

Yang namanya jalan-jalan keliling kota bukan berarti hanya dihabiskan untuk mengitari mall saja ya kawan. Memang, mall ini akhirnya seperti jadi satu-satunya destinasi yang harus dikunjungi saat akhir pekan, tapi kamu cobalah meluangkan waktu sejenak untuk mencari tahu tempat-tempat wisata yang mungkin jarang terekspos.

Kamu bisa memulai perjalananmu di akhir pekan sejak pagi, mungkin kamu bisa mendatangi tempat-tempat yang terasa segar dan bisa jadi pilihan yang menarik di pagi hari. Kalau sebagai perempuan kamu masih canggung untuk pergi sendiri, ya tak masalah jika hendak mengajak teman atau pacar.

Sorenya untuk kesan menanti senja yang tak biasa, jika memang masih ingin berada pada sekitaran Pusat Jakarta. Kamu bisa menikmati matahari terbenam di Pelabuhan Sunda Kelapa. Aktivitas para kapal yang sedang bersandar dan beberapa kegiatan para awaknya akan membuatmu merasakan Jakarta dari sisi yang berbeda.

Sebab Jalanan Ibu kota Sedang Ruwet-ruwetnya, Pastikan Pula Rute Mana yang Tak Akan Membuatmu Merana

Yang namanya jalanan Jakarta memang semakin padat. Jangankan hari biasa, di akhir pekan pun ruas jalanan utama pasti tetap saja macet. Belum lagi kalau ada pembangunan di sana-sini. Karenanya, penting sekali untukmu setidaknya untuk mencari rute alternatif.

Walau terlihat sepele, memilah jalanan yang akan dilalui jadi salah satu kunci untuk dapat menikmati perjalanan. Sebab untuk mencari tahunya pun cukup mudah. Entah itu dari sosial media, atau dari beberapa akun yang biasanya khusus membicarakan tentang jalanan Ibu Kota.

Dari Jauh-jauh Hari, Pilihlah Waktu yang Pas untuk Melakukan Perjalanan

Nah sekiranya kamu sudah tahu tempat mana yang akan kamu tuju serta jalur mana yang akan dilalui, hal selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah soal keberangkatan. Kalau kamu memang ingin pergi sejak pagi, berarti perlu timing yang pas untuk istirahat dan memikirkan soal jam keberangkatan. Berangkat sejak pagi memang lebih menyenangkan karena biasanya jalanan belum seramai biasanya.

Perempuan Mandiri Tahu Pilihan Kendaraan yang Paling Nyaman di Hati

Dari sekian banyak hal-hal yang tapi perlu kamu perhatikan, kamu wajib memikirkan juga soal transportasi apa yang akan dipakai untuk jalan-jalan nanti. Karena biar bagaimanapun kamu tentu tak akan berjalan kaki untuk menikmati akhir pekan. Kecuali cuma makan di warung depan.

Hadir untuk menjawab kebutuhanmu Motor Address Playful dari Suzuki ini bisa mengantarmu menikmati akhir pekan di Jakarta. Skuter yang memang didedikasikan untuk kamu yang masih berjiwa muda, jadi salah satu skuter terbaik untuk untuk menikmati hari lebih produktif. Lengkap dengan aksesori panel bodi yang penuh warna pada bagian frame cover, handle cover, leg shield hingga pada stripping set.

Kamu juga tak perlu khawatir atau ragu, jika ternyata varian warna tak akan sesuai selera, sebab seri skuter matic dari perusahaan berlogo S ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodinya. Kamu bebas pilih warna mana yang sekiranya sangat pas dan cocok untuk karaktermu. Mulai dari Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange Hingga Ice Silver.

Keunggulan lain yang akan menjawab kekhawatirmu saat nanti akan berkendara di tengah jalanan ibukota saat akhir pekan tiba. Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang memang dipercaya menghasilkan performa baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1

Dengan komposissi mesin seperti itu, perihal biaya bahan bakar kamu tentu tak perlu ragu, sebab motor ini jadi skuter matic yang tergolong irit. Selain menghemat waktu dalam perjalanan, berkendara dengan Suzuki Adress Playful ini juga membantumu menghemat budget akhir pekan dari perihal ongkos kendaraan.

Saat Sudah Sampai Tujuan, Silahkan Nikmati Dulu Waktu Liburan, Jangan Sibuk Unggah Foto di Media Sosial

Perjalanan menuju tempat wisata memakan waktu yang tak sebentar. Karenanya, sebisa mungkin kalau memang bukan sesuatu yang penting dan bersifat darurat, sebaiknya cobalah nikmati waktu akhir pekanmu degan berkualitas.

Setidaknya jauhkan diri dari dunia sosial media untuk sehari saja, sebab ini akan berpengaruh pada jiwa. Untuk apa mencari destinasi pelepas penat kalau akhirnya kamu hanya terdistraksi dengan gawaimu? Jika sesekali membuka untuk sekedar posting di instastory instagram bolehlah, namun kalau keblalasan buka akun gosip dan saling balas komentar tentu itu akan membuatmu lupa, jika tadinya kamu sedang ingin menikmati akhir pekan di Jakarta.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Jangan Pernah Salahkan Jarak, Berjarak Tanpa Kabarlah yang Sering Membuat Masalah

“Tak apa, hubungan kita akan tetap baik-baik saja”

Begitu kira-kira aku menguatkan diri saat mendengar kamu akan pergi untuk sementara waktu. Jangan dulu mengutuki semua yang telah terjadi, sebab cinta yang kuat akan menopang kita untuk tetap bertahan. Karena faktanya kamu dan aku hanya butuh percaya dan saling memberi kabar agar tak lagi takut kehilangan. 

Namun ditengah perjuangan untuk menghilangkan semua kekhawatiran, kamu justru membuatku semakin tak karuan. Bagaimana tidak? Kamu yang kini tinggal jauh dariku, mendadak hilang dan semakin membuatku cemburu. Alhasil kita kerap berdebat hanya karena salah paham saja.

Diawal Cerita Jarak Jauh Ini, Memberi Kabar Jadi Satu-satunya Penguat Untuk Kita Berdua

Untuk tak lagi menciptakan masalah yang bisa merusak suasana, kita memang harus rajin bertukar sapa. Tak peduli, meski hanya lewat pesan singkat yang berisi pertanyaan, sedang apa dan di mana, justru itulah membuatku lebih dekat dari jarak yang sesungguhnya. Mulai dari pagi yang tak lagi sepi hingga malam yang akan ditutup dengan nikmat, setelah mendengar kamu berucap salam.

Sederhana memang namun kebiasaan-kebiasaan seperti ini jadi penghilang kepenatan atas dunia yang kerap mempecundangi kita. Jika memang tak ingin salah dalam menerka, hal inilah yang memang harus kita lakukan. Tak perlu banyak, tak juga butuh waktu lama. Singkat tapi benar-benar bermakna.

Pelan-pelan Semua Berubah, Meski Aku Sendiri Tak Tahu Entah Kenapa

Selain diriku yang kini menjadi pacarmu, kamu tentu punya dunia lain yang harus diperhatikan pula. Aku pun tahu, bukan hubungan yang sehat namanya jika kamu tak punya dunia selain aku. Pikiran ini jadi sesuatu yang kerap kujadikan pertimbangan untuk lebih mudah meredam curiga saat beritamu mulai sulit kudapat.

Pada rentetan hari yang membuatku merasa rinduku, pesanmu justru tak lagi ketemukan pada ponsel milikku. Wajar jika tiba-tiba akan banyak prasangka buruk yang mulai memenuhi isi kepala.

Padahal disana kamu mungkin bisa saja sedang sibuk dan tak bisa berkabar walau sebentar. Tapi aku sendiri tak selalu bisa berpikiran sejernih itu. Hal lain yang justru kerap jadi terkaan pertamaku, kamu sedang bersama dengan orang baru dan melupakanku yang kini sedang menunggu.

Padahal Harusnya Kamu Jelas Tahu Bagaimana Aku Kerap Menabung Rindu

Hidup di tempat yang berbeda, jelas merubah semua kebiasan yang dulu jadi rutinitas kita. Tak ada janji yang dibuat dengan tiba-tiba, itu berarti aku dan kamu jadi bebas berkumpul dengan sahabat hingga larut malam. Hingga tak lagi harus menunggu untuk berbelanja, kita pun jadi punya banyak waktu untuk meresapi hobi masing-masing.

Pada awalnya, situasi ini begitu kunikmati. Tak lagi diganggu oleh beberapa pertanyaan yang rutin kamu kirimkan. Hingga pelan-pelan ada rindu yang nampaknya lebih besar dari sekedar menunggu. Jika memang tak bisa bertemu dalam waktu dekat, sebenarnya kita hanya butuh siasat dengan saling berkabar.

Rentang Waktu yang Berbeda Seharusnya Tak Jadi Alasan untuk Menjadikannya Tersangka

Tanpa harus kejelaskan, kamu tentu paham jika kebanyakan pasangan yang menjalani hubungan berjauhan, kerap takluk pada bentangan jarak. Padahal tak harus selalu demikian.

Sebab sejauh apa pun kita berada, jika memang cinta yang ada benar kuat tentu tak akan jadi berakhir. Sebagaimana dulu kita memulainya, kesetiaan adalah hal yang harus dipegang kukuh hingga nanti.

Hal lain yang justru layak dijadikan tersangka adalah keegoisan yang ada dalam diri. Sebab mungkin saja kamu dan aku mungkin terlalu asyik pada diri sendiri hingga lupa untuk berkabar.

Ini Tentang Bagaimana Kamu dan Aku Memahami Tempat Berdiri yang Tak Lagi Dekat Seperti Kemarin

Jika kepercayaan jadi pondasi utama, maka kemampuan saling memahami jadi hal penting berikutnya. Bagaimana pun aku memang harus berlapang dada, untuk bisa memahami hal lain yang mungkin sedang kamu kerjakan. Tak hanya aku yang bersabar karena rindu, kamu juga harus mulai belajar untuk berlaku adil padaku.

Biar bagaimana pun perpisahan ini hanya sementara, bukan untuk selamanya. Kita hanya butuh menyatukan kekuatan dengan tetap saling memberi kabar tanpa harus diminta.

Akhirnya Meski Sedang Dijauhkan Sementara, Komunikasi Jadi Modal Utama yang Tak Boleh Diremehkan

Cerita ini tentu jadi babak penguji untuk hubungan kita. Bagaimana kita akan bertahan dan terus bersama, bukan menyerah dan memilih berjalan masing-masing. Karena biar bagaimana pun waktu akan mempecundangi kita, semua akan baik-baik saja jika bisa memahami apa yang sedang kita jalani.

Percaya dan saling menjaga komunikasi, jadi dua hal penting yang akan menentukan lolos tidaknya kita pada seleksi berikutnya.

Kamu dan aku tak perlu mencari tameng untuk berlindung dari keegoisan yang kerap ingin menang sendiri. Percayalah meski terpisahkan bentang jarak, hubungan ini akan tetap kokoh jika kita mau berlaku setia dan saling memberi kabar.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Bagi yang Bertemu Pasangan Karena Cinta Lokasi, Sudah Pernah Merasakan Hal Ini?

Cinta tak selalu bisa memandang rupa, siapa, tempat, bahkan waktu. Ada pepatah mengatakan, cinta akan menghampiri mereka yang sering bertemu dan melakukan aktivitas bersama.

Karenanya, kamu bisa saja jatuh cinta pada teman baikmu, atau bahkan pada teman kantormu. Yup! Cinta lokasi bukanlah sebuah anomali. Melainkan memang itu yang terjadi di dalam hati.

Tapi tak melulu cinta lokasi mendatangkan sukacita sepanjang waktu. Ada lho yang tak bisa bertahan melanjutkan relasi lantaran urusan terbentur rasa bosan atau tak merasa ada perubahan dengan relasinya.

Kalau begini, bukan cara bertemunya yang bisa jadi kambing hitam. Melainkan tanya lagi tujuanmu, apakah kamu yakin dengan hatimu sebelum memutuskan menjalin kasih dengannya?

Keuntungan yang Pertama ya Senang Karena Bisa Bertemu Kekasih Setiap Hari

 

Hal positif dari berpacaran dengan teman kantor adalah, kalian bisa bertemu setiap hari dan menghabiskan waktu bersama meski sedang bekerja. Kalau teman-temanmu mungkin mudah didera rasa khawatir, kamu justru jadi tahu segala aktivitas yang dilakukannya selama seharian secara langsung, tanpa perlu melalui perantara semacam ponsel.

Tapi seiring hal positif, pasti ada juga sisi negatifnya. Memang rasanya senang sekali kalau bisa selalu bertemu dengan pasangan saat kalian sedang berbunga-bunga. Tapi bagaimana jika saat itu kalian sedang bertengkar? Pasti akan terasa canggung dan sangat tidak nyaman.

Untuk yang cinta lokasi dengan teman sekantor, saat kamu dan dia sedang bertengkar, hal ini pasti akan berpengaruh pada pekerjaan.Apalagi kalau kamu maupun pasangan belum bisa memisahkan urusan pekerjaan dan pribadi. Untuk itu, menjalani cinta lokasi di kantor pun sejatinya perlu sikap profesional.

Kalian Sah-sah Saja Menghabiskan Waktu Bersama, Tapi Jangan Lupa ya Untuk Berbaur dengan Rekan Kerja

Waktu yang paling menyenangkan saat kamu berpacaran dengan rekan sekantor tentunya saat istirahat. Yup, kamu dan dia bisa menghabiskan waktu istirahat bersama, mulai dari bercengkrama, bercanda, makan bersama, dan bermesra-mesraan.

Serasa kencan tiap hari,tanpa menunggu hari minggu ataupun hari libur. Tapi apa iya kamu mau selamanya seperti itu? jangan sampai karena selalu berduaan dengan si dia, kamu jadi tidak berbaur dengan rekan kerja kantor lainnya. Bagaimanapun, interaksi sosial itu perlu.

Kamu dan Pasangan Pasti Akan Jadi Bahan Gosip dan Ledekan Seisi Kantor

Yang pasti akan dirasakan mereka yang berpacaran dengan teman sekantor adalah siap menerima ledekan atau sekadar “cie-cie” dari teman sekantor. Apalagi saat kamu baru jadian dengan si dia, semua rekan kantor lainnya akan mengucapkan kalimat itu setiap melihat kalian sedang berduaan, bahkan saat kalian sebenarnya sedang membahas masalah pekerjaan.

Meski senang, pasti akan muncul perasaan canggung apalagi saat ledekan itu terjadi bila sedang ada atasan. Ujung-ujungnya, kamunya pasti jadi tak nyaman.

Tapi Masih Ada Kantor yang Melarang Pasangan yang Sudah Menikah Tetap Sekantor, Kalau Kantormu Salah Satunya, Kamu Harus Rela Salah Satu ada yang Keluar

Kendati ada peraturan yang akhirnya mengizinkan dua orang yang sudah menikah untuk bisa tetap sekantor, tapi ada lho beberapa perusahaan ada yang melarang pegawainya untuk cinlok dengan rekan sekantor, karena mereka menganggap hal ini dapat membuat profesionalitas kita terhadap pekerjaan menjadi terganggu. Nah, kalau kamu dan dia memang sudah mantap untuk terus bersama bahkan sudah memikirkan rencana pernikahan, pasti nantinya salah satu dari kalian harus ada yang mengalah dan mau tak mau cari tempat kerja yang baru.

Tapi Kalau Akhirnya Putus, Akan Sukar atau Lama Move Onnya Karena Kamu Masih Selalu Papasan dengannya Setiap Hari

Nah ini yang harus sangat-sangat kalian pertimbangkan sebelum berpacaran dengan teman sekantor. Saat hubungan yang kalian jalin mengalami suatu masalah hingga akhirnya putus, selain bersedih karena asmara berakhir kalian juga harus siap menghadapi suasana canggung dan tidak nyaman saat di kantor.

Karena jujur saja, tak banyak orang yang dapat menjalin hubungan baik dengan mantan mereka. Apalagi jika rasa sakit hatimu karena putus belum sembuh dan kamu terpaksa bertemu dengannya setiap waktu saat bekerja, pasti nggak nyaman bangetkan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hangout & Travel

Adinda Thomas, Artis Cantik yang Doyan Naik Gunung

Walau kerap diidentikkan sebagai hobinya para kaum adam. Nyatanya, ada banyak loh perempuan yang suka mendaki gunung. Dan salah satunya adalah, pemain sinetron yang kini juga jadi salah satu pemain The East di Net Tv. Yap, dirinya adalah Adinda Thomas.

Berperan sebagai Vira di serial The East, konon Adinda adalah salah satu perempuan kalem yang gayanya tak neko-neko. Dan menariknya lagi, ternyata dibalik kesibukannya menjalani syuting. Ia sering menyempatkan diri untuk mendaki gunung di beberapa provinsi yang ada di tanah air.

Nah, untukmu yang penasaran seperti apasih Adinda kalau naik gunung. Ada beberapa potret naik gunung darinya yang sudah berhasil kami rangkum dari laman instagramnya pada @adindathomas.

Yuk lihat!

Naik Gunung Kerinci di Provinsi Jambi

Masih di Kerinci, Aci Panggilan Kecilnya Terlihat Bahagia dengan Senyum Sumrinyah

Kalau yang Ini, Adinda Berpose diatas Puncak Kerinci dengan Sang Merah Putih

Lengkap dengan Kacamata Hitam Miliknya, Berpose diatas Gunung Merbabu Saat Matahari Baru Saja Terbit

Nah Ini Potret Adinda dengan Keril Miliknya, Saat proses Pendakian Gunung Merbabu pada Lebaran Lalu

Masih dari Jawa Tengah, Kali Ini Adinda Berhasil Sampai pada Puncak Gunung Merapi

Nah, yang Terakhir Ternyata Adinda Juga Sudah Pernah Menjejaki Kaki di Gunung Rinjani

Nah, kalau kamu suka naik gunung juga nggak?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top