Love & Sex

Inilah 4 Zodiak Lelaki Yang Mudah Merasa Bosan

Setiap hubungan pasti pernah di uji dengan rasa bosan. Bosan itu manusiawi, setiap manusia pasti pernah mengalami fase itu, namun rasa bosan bukanlah alasan untuk mengakhiri sebuah hubungan, karena sesuatu yang kamu anggap bosan akan kamu rindukan kelak, jangan sampai bosan berujung penyesalan ya.

Tahukah kamu perempuan? Dilihat dari zodiaknya, inilah 4 zodiak laki-laki yang mudah merasa bosan kemudian mengakhiri hubungan. Kira-kira pasanganmu ada tidak ya?

1. Sagitarius (22 November-21 Desember)

Diantara semua zodiak, Sagitarius adalah zodiak yang paling tidak suka di kekang, selain itu ia pun mudah sekali merasa bosan. Jika rasa bosan mulai menghampirinya, ia akan menyendiri dan pergi ke suatu tempat tanpa ada satu orangpun yang tahu.

Nah, ternyata dalam hubunganpun sagitarius memang sangat sulit untuk berkomitmen. Baginya, komitmen bisa mengekangnya melakukan apapun yang dia mau. Sagitarius juga sosok yang mudah terpengaruh. Dia bisa menyukai seseorang dalam satu waktu dan membenci orang itu dengan cepat. Gimana, pasanganmu seperti ini tidak?

2. Pisces (19 Februari-20 Maret)

Laki-laki berzodiak pisces ini memang terlihat kalem, namun ternyata ia mudah bosan loh. Kalau sudah bosan, dia biasanya akan mendiamkan orang tersebut sampai orang itu pergi sendiri dari hidupnya, mungkin karena ia tidak ingin terlihat jahat dengan meninggalkan lebih dulu.

Selain itu, pisces adalah sosok yang mengalami kesulitan untuk mengemukakan pendapatnya. Dia sosok yang terlalu lemah lembut sehingga dia sering sungkan untuk mengakui bahwa dia memang bosan.

Jika pasanganmu berzodiak pisces, yang harus kamu lakukan ketika ia merasa bosan adalah dengan terus bersabar. Karena sejatinya pisces memang orang yang baik, untuk itu ia hanya akan bertahan dengan orang yang mampu sabar terhadapnya.

3. Libra (23 September-22 Oktober)

Di posisi ketiga ada Libra yang terkenal mudah bosan. Dia adalah sosok laki-laki yang mudah tertarik pada sesuatu yang baru dan mudah penasaran.

Kelebihan Libra adalah dia berusaha mengerti perasaan orang lain sehingga dia tidak ingin menyakiti siapa saja. Saat dia bosan, dia lebih memilih untuk berdiam diri dulu daripada dia harus menyakiti orang tersebut.

Libra juga mudah kehilangan ketertarikan, kalau sudah begitu, Libra pasti akan memilih pergi. Dia akan mencari sesuatu yang membuatnya lebih penasaran lagi, duh jahat nggak sih?

4. Virgo (23 Agustus-22 September)

Yang terakhir adalah Virgo, zodiak ini sangat menyukai keindahan. Oleh karena itu kebanyakan dari mereka memilih perempuan hanya dari parasnya saja, sehingga dia gampang bosan.

Setelah bosan, maka dia akan mencari orang lain yang lebih menarik, sama seperti libra. Kebanyakan Virgo baru akan menyadari kesalahannya karena gampang bosan saat orang yang dia cintai sudah pergi darinya.

Saat itulah biasanya dia akan berjuang keras untuk merebut orang itu kembali. Nah kan rasa bosan berujung penyesalan. Jadi jika virgo pergi dari hidupmu karena bosan, maka tunggulah sampai kamu kembali dirindukan.

Nah, itulah 4 zodiak yang terkenal mudah bosan. Mereka kurang bisa memahami bahwa bosan adalah perasaan sementara yang bisa hilang.

Kebanyakan, mereka akan sering menyesal karena sudah melewatkan orang terbaik dalam hidup mereka dan memilih membesarkan rasa bosan yang mereka rasakan. Jadi, apakah pasanganmu termasuk?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Perempuan Ketika Jatuh Cinta Terlalu Cepat

Beberapa orang bilang kalau cinta bisa saja datang pada pandangan pertama. Alih-alih membiarkan waktu melahirkan rasa, beberapa perempuan justru tergesa-gesa. Buru-buru menerima cinta, sampai berpikir ia sudah menemukan apa yang selama ini dicarinya. Padahal pandangan sepert ini, bisa jadi salah.

Sering tak bertahan lama, cinta yan terjadi begitu cepat sering hilang dengan cepat pula. Bukannya membuat bahagia, yang kita dapat justru hanyalah luka. Agar kamu tak menyesal, coba pahami beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh perempuan, jika sedang jatuh cinta terlalu cepat.

Tadinya Bisa Mandiri, Mendadak Bergantung Pada Kekasih

Memang sih, sekuat apapun perempuan, ada masa dimana ia ingin terlihat manja di depan kekasihnya. Tapi ya mbo jangan jadi terlalu manja juga. Melalui masa transisi dari sendiri menjadi punya kekasih memang jadi fase paling menyenangkan. Beberapa hal terlihat berkesan jika dilakukan bersama pasangan.

Tapi biar bagaimanapun, tak boleh merasa tak bisa apa-apa, karena sekarang sudah ada yang mungkin bersedia membantu kita. Tak hanya merugikan diri sendiri, sikap ini juga bisa membuat ilfil kekasih. Dia yang tadinya kagum dan suka atas kemandirianmu, mendadak merasa tertipu. Padahal kamu bukannya tak bisa mandiri, tapi hanya sedang berpura-pura ingin selalu didampingi.

Sudah Punya Pacar, Lantas Lupa Pada Teman-teman

Benar memang suatu saat teman-teman kita akan pergi untuk meninggalkan kita. Tapi apakah hidup akan hanya tentang pacar? Tidak kan? Tetaplah bersikap serupa, menyeimbangkan waktu dan tenaga untuk pasangan dan teman. Jangan karena sudah punya pacar lantas lupa pada teman, dan begitu sebaliknya.

Ingat, teman selalu ada di setiap kesendirian yang tadinya kamu jalani. Jelas tak adil jika kamu mendadak lupa pada mereka hanya karena kini sudah bertemu kekasih yang bisa diajak kemana pun kamu suka.

Perkara Sepele Saja Harus Dikompromikan dengan si Dia

Untuk yang satu ini, kadang bikin geli sendiri kalau dingat-ingat lagi. Kamu yang tadinya bisa menentukan banyak hal seorang diri, mendadak berubah jadi sosok yang super ribet. Karena apa-apa, harus diomongin sama pacar.

Dengar, menjalin komunikasi dan berkompromi dengan pacar memang baik tapi jika perkara sepele saja sudah harus kamu kompromikan di awal hubungan, percayalah itu tak baik untuk hubungan.

Membuatmu terlihat tak bisa menentukan keputusan atau pasangan mendadak jengah dan merasa jika sebenarna hal tersebut tak perlu kamu sampaikan. Bijaklah dalam memilah-milah sesuatu, tak perlu perbesar perkara yang sebenarnya bisa kamu selesaikan tanpa dibantu.

Karena Baru Punya Pacar, Mendadak Lebay di Instagram

Setelah sekian lama sendiri, lalu kini punya kekasih tentu jadi memberikan kebahagian tersendiri. Merasa butuh jadi pusat perhatian, perempuan memang tak segan-segan untuk mengumumkan hubungan barunya di media sosial. Berharap dunia akan tahu kamu sudah punya pacar, segala postingan mendadak berisi ia yang kini jadi kekasih.

Padahal perempuan dengan usia yang sudah sedewasa kita, tak lagi dirasa pantas untuk berbagi cerita cinta di media sosial. Apalagi jika hubungan dengan pacar masih baru dimulai. Karena seseorang yang hobi pamer kemesraan di media sosial adalah orang-orang yang butuh pengakuan.

Dan bisa jadi juga hubungan yang sedang dijalankan tak sungguh-sungguh dilandasi rasa sayang. Pacar hanya dijadikan sebagai bahan pamer ke orang-orang.

Berkorban Banyak Hal untuk Sang Pacar dengan Mendahulukan Segala Hal yang Ia Inginkan

Saling memberi untuk bisa saling menerima adalah konsep baik dari sebuah hubungan cinta. Maka jika dari awal saja, hanya kamulah yang berkorban untuknya tentu ada sesuatu yang salah.

Tak perlu berkorban buru-buru, apalagi dengan menukar mimpimu hanya karena ia tak mendukungmu. Karena lelaki yang baik tentu akan mendukung kekasihnya, bukan memaksa sang pacar mengubur mimpi hanya karena mimpi yang ia punya.

Ingat segala sesuatu yang berlebihan di awal tak akan berakhir baik untuk hubungan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

7 Hal yang Menandakan Pasanganmu Belum Siap Menikah

Setiap perempuan tentu memimpikan sebuah hubungan yang berakhir dengan pernikahan. Kamu yang sudah menjalin hubungan pacaran dalam waktu yang lama tentu memiliki pikiran atau keinginan untuk menikah bukan?

Sayangnya tak bisa dipungkiri bahwa kesiapan setiap orang untuk menjalin hubungan pernikahan itu berbeda antara satu dengan yang lainnya. Berikut ini adalah 7 hal yang menandakan bahwa pasanganmu saat ini belum terlalu siap untuk menikahimu.

1. Tidak Menanyakan Perihal Rencana Masa Depan

Karena sudah lama menjalin hubungan pacaran, rasanya sudah pantas saja jika kamu dan pasanganmu saling menanyakan rencana masa depan kalian.

Jika dia sudah mantap ingin segera menikahmu, pasti dia pun akan menanyakan seperti apa rencana masa depanmu. Namun jika belum, mungkin dia memang belum siap untuk hal itu.

2. Tidak Suka Berkumpul dengann Keluargamu

Jika kamu mengajaknya untuk bertemu dengan keluargamu, dia selalu banyak alasan. Seolah dia memang tak ingin dan tak nyaman jika harus berkumpul bersama keluargamu. Padahal kelak jika kamu menikah dengannya tentu keluargamu pun akan menjadi keluarganya.

3. Tidak Menyukai Teman-temanmu

Dia tak begitu ramah kepada teman-temanmu. Saat kamu mengajaknya bertemu dengan teman-temanmu, seringkali dia menunjukkan ketidaksukaannya kepada teman-temanmu. Dia juga kerap mengajukan komentar buruk tentang kamu yang terlalu dekat dengan temanmu.

4. Selalu Mengkritikmu dalam Segala Hal

Hal yang wajar jika kamu terkadang ceroboh dan melakukan kesalahan. Namun bukan hal yang wajar jika pasanganmu selalu mengkritikmu untuk segala hal yang kamu lakukan. Dia selalu membuatmu merasa bersalah meski sebenarnya kamu bukan pihak yang patut disalahkan.

5. Belum Bisa Mengambil Keputusan Besar

Ada kalanya dia yakin akan suatu hal, namun setelah itu dia ragu-ragu dan sesaat kemudian dia kembali yakin. Dia belum bisa mengambil keputusan yang besar. Seolah dia tak memiliki kepercayaan diri untuk mengambil keputusan atas suatu hal.

6. Tidak Ada Kamu dalam Cerita Masa Depannya

Dia selalu bercerita tentang rencana masa depannya. Tapi tak pernah sekali pun kamu mendengar dia menyebut namamu dalam rencana masa depannya itu. Artinya, dia pun belum memikirkan untuk hidup bersamamu kelak.

7. Tidak Nyaman Saat Kamu Membahas Pernikahan

Saat kamu membuka pembicaraan tentang pernikahan, dia sudah menunjukkan tanda-tanda tak nyaman. Mungkin menurutnya saat itu bukanlah saat yang tepat untuk membicarakan pernikahan. Hal itu karena dia sendiri belum siap untuk membahasnya denganmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Dia yang Berbohong, Akan Sering Marah Jika Kita Bertanya Padanya

Apapun itu alasannya, kebohongan tetaplah tak bisa dibenarkan. Dan akan terasa menyakitkan jika ternyata, hal tersebut dilakukan oleh seseorang yang kita sayang. Sialnya, untuk bisa tahu si dia sedang berbohong, gampang-gampang susah.

Bahkan dilansir dari laman elitedaily.com, untuk bisa tahu apakah si pacar sedang berbohong atau tidak itu tidak mudah. Sebab tidak ada tanda-tanda atau ciri-ciri khusus yang menunjukkan seseorang sedang berbohong. Apalagi jika si dia lihai dalam menyembunyikan kebohongannya dengan sangat baik.

Ia bisa saja mengelak dan berkata tak sedang menyembunyikan apapun dari kita. Namun sebagai perempuan, kamu tak boleh ditipu terus-terusan. Untuk itu, coba cari tahu kebenarnya dari caranya bersikap di depan kita.

Terlihat Gusar, Fokusnya Selalu Buyar Setiap Kali Diajak Bicara dan Ngobrol Berdua

Memang, selihai apapun penjahat menyembunyikan kelakukannya, pastilah akan tercium juga. Begitu pula dengan kebohongan yang mungkin sedang disembunyikan oleh si dia. Kalau tak percaya, coba ajak dirinya ngobrol berdua. Lalu perhatikan bagaimana gerak-gerikannya setiap kali menyampaikan jawabannya atas pertanyaan yang kita berikan.

Kalau ternyata ia terlihat tak tenang dan cenderung tak fokus serta sedikit gugup, barangkali ia memang sedang berusaha merangkai cerita bohong yang diharapkan bisa membuat kita percaya. Tanda lainnya, ia mungkin akan menggaruk kepalanya, memainkan tangannya di meja, menggoyang-goyang kaki, atau berkali-kali menggeser posisi.

Pertanyaan yang Sama, Seringkali Dibalas dengan Jawaban yang Berbeda

Di awal obrolan, kita mungkin sudah bertanya “kemana” dan “ngapain” saja dia semalaman. Jawaban pertama mungkin ia bilang ada di rumah dan tidak mengerjakan apa-apa. Namun pada beberapa menit selanjutnya, ketika kita mencoba untuk menanyakan hal yang sama. Ia malah berkata jika dirinya ada di luar dan kumpul bersama teman.

Karena dari awal ia memang sudah berbohong, sehingga lupa pada jawaban yang sebelumnya sudah disampaikannya. Nah loh, ketahuan kan. Dari jawabannya saja sudah tak seragam, berarti ada sesuatu yang memang sedang disembunyikan.

Tak Pernah Bisa Mengulang Cerita dan Bagaimana Detail Rincian Kejadiannya

Jika memang benar, biar ditanya beribu kali pun. Seseorang akan bisa mengulang cerita dengan sama persis, atau setidaknya mendekati jawaban pertamanya. Berbeda dengan si dia yang sedang berbohong, apa yang ia ceritakan terdengar bukanlah sebuah kenyataannya yang sebenarnya.

Beberapa bagian tidak terdengar selaras, bahkan kadang jadi sesuatu yang tak mungkin dilakukan berbarengan. Jangankan untuk mengulang cerita, ia bahkan tak lupa bagaimana detail rinci kejadiannya. Entah karena lupa pada karangan cerita pertama atau sedang berhati-hati agar tak ketahuan bohongnya.

Bahkan Akan Marah, Jika Diberi Pertanyaan

Ini adalah tanda paling mudah untuk diidentifikasi. Bukannya memjawab pertanyaan yang kita berikan, ia justru marah saat diberi pertanyaan. Berdalih jika kita tak mempercayainya, padahal yang sedang ia lakukan adalah sebuah kamuflase agar kita bia mempercayainya.

Laki-laki yang sedang berbohong percaya jika kemarahan bisa jadi alat yang meredam curiga seseorang. Karena melihatnya marah, kita pun mengurungkan niat untuk bertanya lagi. Apalagi jika kebetulan dirimu adalah sosok yang tak suka bertengkar. Masuklah, trik jitu yang ia sedang mainkan. Jangankan untuk pertanyaan besar yang serius, hal-hal remeh saja kadang bisa mebuatnya marah.

Selalu Mengalihkan Topik Pembicaraan

Seolah ingin kabur dari jerat kecurigaan yang sudah kita tunjukkan. Laki-laki akan bisa dengan mudah mencari pengalihan agar perempuannya tak lagi membahas kebohongan yang mungkin sedang ia lakukan. Ditanya apa, dijawabnya apa. Tak ada yang singkron, sebab ia sedang ingin mengalabui kita.

Untuk itu, jika memang merasa ia selalu mengalihkan topik pembicaraan. Kemungkinan besar ada kebohongan yang mungkin sedang ia sembunyikan dan takut ketahuan.

Kerap Terlihat Panik, Setiap Kali Kita Ingin Mengecek Ponselnya

Demi menghargai privasi, kita mungkin jarang sekali untuk memintanya menunjukkan apa yang ia kerjakan pada ponsel miliknya. Sialnya, kepercayaan dan keleluasaan yang kita berikan justru dipakai sebagai alat untuk menutupi kebohongan.

Jadi jangan heran, jika tiba-tiba kamu meraih ponselnya, ia malah tak mau membukakan kuncinya. Walau dibalas dengan sebuah candaan dengan berkata, “tak ada apa-apa disana”, jangan mudah percaya. Sebab ketika ia berkata tak ada apa-apa, bisa jadi karena ada apa-apa.

Dan Berperilaku Aneh Serta Terlihat Beda dari Biasanya

Sekali lagi, ia mendadak berubah bukan seperti lelaki yang kita cinta. Entah itu dari caranya bicara, pola perilaku, serta sikapnya kepada kita. Dia yang tadinya cuek dan tak begitu romantis, mendadak jadi perhatian. Dia yang tadinya sering mengingatkan makan, berganti dengan jarang memberi kabar. Memang sih, perubahan seperti ini tak selalu berarti ada kebohongan yang disembunyikan. Tapi biasanya, hal tersebut dilakukan untuk menutupi sesuatu yang tak ingin kita tahu. Pintarlah membaca perubahan sikapnya, jangan sampai terjebak dan tertipu oleh kebohongan yang dibuatnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top