Love & Sex

Hindari Bertengkar Lewat Chat, Bisa-bisa Kelanjutan Hubunganmu Jadi Taruhannya

pexels-photo-132589

Apa yang kamu rasakan saat bertengkar dengan laki-lakimu? Kesal, kecewa atau malah merasa terus dipojokkan? Hal itu adalah perasaan yang sangat wajar kamu rasakan. Apa lagi bila kamu harus terlibat dalam pertengkaran lewat chat dengan pasangan.

Chat merupakan media komunikasi yang bisa manfaatkan untuk tetap terhubung dengan pasangan. Namun saat emosi membara, obrolan lewat chat berpotensi menimbulkan pertengkaran. Jika sudah terlanjur bertengkat lewat chat, lakukan beberapa hal berikut agar situasi tak semakin memanas.

Hindari Kalimat-kalimat Memojokkan Yang Hanya Akan Membuat Situasi Kian Tak Terkendali!

pexels-photo-377909

Menghujaninya dengan rentetan chat yang berisi kalimat memojokkan hanya akan membuat situasi kian runyam. Bahkan hal ini bisa berakibat pada retaknya hubungan kalian. Tak gunanya melakukan hal ini. Jangan membombardirnya dengan chat berisi kalimat bernada menyalahkan jika kamu tak ingin kehilangan orang yang kamu cintai itu.

Kamu boleh saja jengkel padanya. Namun terus memojokkannya dengan kalimat-kalimat bernada negatif sama sekali bukan tindakan yang bijak. Jika kamu memang mencintaimu jangan melakukan hal ini. Toh kalian bukan lagi anak kecil yang hanya bisa saling menyalahkan.

Jangan Langsung Membalas chat-nya. Diam dan Tenangkan Dirimu Terlebih Dahulu!

hands-coffee-smartphone-technology

Spontan membalas chat-nya tanpa benar-benar memikirkan terlebih dulu apa yang akan kamu katakan padanya hanya akan membuat situasi semakin panas. Apa lagi jika kamu sedang dalam kondisi yang sama emosinya dengan dia. Bukan tak mungkin ucapan-ucapan kasar menjadi penghias isi chat kalian. Tentu kamu tak ingin hal ini terjadi kan?

Begitu kamu menerima chat darinya yang harus kamu lakukan pertama kami adalah membacanya baik-baik. Jangan langsung membalasnya saat kemarahan masih menguasai dirimu. Mengucapkan kata-kata yang tak pantas hanya akan membuat hubungan kian renggang. Bukan tak mungkin kamu jadi menyakitinya. Meskipun kamu tak sengaja melakukannya, namun tetap saja akan menggoreskan luka di hatinya. Oleh karena itu diam akan lebih baik daripada kamu tidak menguasai diri. Ingat penyesalan selalu datang belakangan!

Tak Ada Gunanya Mengedepankan Ego. Mengalah Bukan Berarti Kalah

pexels-photo-7442

Saling merasa paling benar hanya akan membuat pertengkaran kian panjang. Kepala yang sedang panas memang menyulitkan untuk berpikir jernih. Daripada kian terbakar, diam adalah tindakan yang paling baik. Jangan langsung terpancing membalas chatnya. Dia boleh saja marah, tapi kamu masih memiliki pilihan untuk tak terjebak kian dalam pada pertengkaran bukan?

Pertengkaran via chat memang lebih rawan dengan salah paham. Jika situasi kian tak terkendali, ada baiknya kamu berhenti membalas chat-nya. Redakan dulu emosimu. Setelah itu kamu bisa kembali membaca chat-nya. Tentu saat kamu telah jauh lebih tenang!

Jika Berdebat Via Chat Tak Bisa Menyelesaikan Masalah, Jangan Gengsi Untuk Mengajak Laki-lakimu Bertemu Langsung

pexels-photo-390658

 

Membicarakan masalah secara langsung akan jauh lebih baik ketimbang kamu dan pasanganmu hanya beradu argumen lewat chat saja. Berdebat lewat chat tidak akan memberikan solusi. Kalian hanya akan terus saling memojokkan dan menyalahkan.

Jangan segan untuk mengajaknya bertemu. Duduklah bersama, tatap matanya sungguh-sungguh. Kamu akan melihat kejujurannya di sana. Termasuk binar cintanya yang tak begitu saja terhapus oleh kemarahan sesat. Bukankah kalian masih sama-sama saling mencintai? Jangan sampai pertengkaran lewat chat menjadi penyebab berakhirnya hubungan kalian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Laki-laki Juga Bisa Tersinggung, Jangan Gegabah Mengkritik Pasangan

pexels-photo-403570

Tidak ada ubahnya dengan kita, sesungguhnya laki-laki yang selalu terkesan tangguh pun bukanlah makhluk sempurna. Ada masa dimana ia akan berbuat salah atau bertingkah yang tidak semestinya, baik itu dalam hubungan yang dijalaninya bersamamu dan interaksinya dengan orang lain.

Sebagai kekasih yang baik, sudah menjadi tugas kita untuka memberinya kritik jika sekiranya hal yang dia lakukanmemang tidak baik. Meski begitu, kita harus tetap berhati-hati saat menyampaikan kritik pada pasangan. Sebab meski maksudmu baik, bila penyampaiannya tidak tepat, maka justru bisa menjadi bumerang untuk hubungan.

Biar Bagaimana pun, Situasi dan Kondisi Yang Tepat Akan Lebih Memudahkan Kita Untuk Memberitahunya

pexels-photo-374592 (2)

Hal pertama yang memang sangat penting untuk kita perhatikan adalah dengan memastikan situasi dan kondisi yang sedang dialaminya. Jika memang dia sedang dalam keadaan bad mood atau marah jangan langsung memberinya kritik. Bukannya menerima masukan yang kita sampaikan, bisa saja ia malah semakin marah. Kamu bisa menunggu hingga moodnya kembali baik lagi.

Atur waktu dan tempat senyaman mungkin untuk bisa menyampaikannya, tapi sebisa mungkin kita harus menghindari tempat yang terlalu ramai demi komunikasi yang kondusif. Mulailah bicarakan semuanya dengan baik-baik, sembari memberinya pengertian bahwa apa yang kita sampaikan adalah demi kebaikannya juga.

Berusahalah Untuk Tidak Menyinggung Perasaannya, Perhatikan Pemilihan Kata dan Intonasi Suara Saat Menyampaikan Kritik

pexels-photo-121848

Faktanya sebuah kritik memang terkesan sensitif tapi kita bisa mengubahnya. Kita bisa memilih jenis kata yang bersifat netral. Jangan pula langsung menembakknya dengan poin utama. Hal lain yang tak kalah penting adalah bahasa tubuh serta intonasi yang kita sampaikan. Setelah mencoba untuk memberinya kritik, berikan ia waktu untuk mengutarakan atau menjelaskan hal yang sekiranya menjadi alasan mengapa ia berlaku demikian. Cobalah untuk memahami semua yang telah dijelaskannya untuk kemudian bisa menemukan akar dari sikapnya tersebut.

Atur Strategi Untuk Menyampaikannya, Tidak Terkesan Frontal Mengkritik Tapi Jelaskan Padanya Fakta Sebenarnya

pexels-photo-551657

Kita bisa memulai percakapan dengan memberinya beberapa pujian atas sikap baiknya, lalu sampaikan kritikanmu dan berikan penjelasan tepat. Dengan begitu pasanganmu akan merenungkannya dan mencoba memikirkan kembali kritikanmu tadi. Tentunya kritikan yang kita sampaikan pun harus sesuai dengan fakta yang terjadi dilapangan, bicarakan semua hal yang memang kita lihat dan terjadi. Ini akan membantunya berpikir bahwa memang apa yang dilakukannya tersebut tidaklah baik.

Ingat Kita Hanya Berhak Mengkritik Tindakannya, Bukan Dia. Jadi Bantu Dirinya Untuk Menemukan Solusi

pexels-photo-102734

Emosi yang tak terkontrol bisa saja membuat semuanya semakin runyam. Untuk itu kita juga perlu mengontrol diri dan emosi dalam menyampaikan kritikan yang bertujuan membangun. Alih-alih ingin mengkritik tindakannya, emosi yang tak tepat kadang membuat kita malah jadi mengkritik dirinya, buka sikapnya.

Hal yang bisa membantunya adalah ketika kita bisa menyampaikan kritikan atas perbuatannya bukan dirinya sebagai subjek. Setelah itu kita bisa menawarkan bantuan untuk memberinya solusi jika memang ia memerlukan. Dengan begitu ia akan memandang kita sebagai pasangan yang memang memiliki niat untuk membuatnya jadi lebih baik, bukan yang hanya bisa mengkritik semua perbuatannya saja.

Namun Dibalik Itu Semua, Kita Juga Perlu Mengoreksi Apakah Kritik Yang Akan Disampaikan Padanya Memang Sudah Benar

rsz_josh-peterson-397615

Sebelum melakukan itu semua kita perlu memahami semua masalah yang ada serta mencoba bertanya pada diri sendiri, apakah yang ingin kita sampaikan itu benar dan sudah pantaskah kita untuk memberinya kritik. Cobalah untuk menempatkan diri pada posisinya. Jika sekiranya kita sudah menemukan titik masalah dan semua penyebabnya, cobalah untuk memberinya pengertian bahwa apa yang dirasakannya juga bisa kita bayangkan jika  kita berada dalam posisinya. Kata-kata tersebut akan sedikit membantunya untuk memikirkan kembali semua tindakannya, tanpa kita mengkritiknya.

Karena komunikasi yang baik adalah akar kuat dari sebuah hubungan yang kita jalani, untuk itu kita perlu memperhatikan sebab akibat yang akan kita terima, terutama saat ingin menyampaikan kritik atas dirinya sebagai pasangan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Jangan Langsung Cemburu Buta, Pahami Dulu Alasan Pasanganmu Lebih Perhatian Pada Wanita Lain

Jangan Cemburu

Wanita manapun pasti akan merasa kesal jika ternyata pacarnya memberikan perhatian lebih pada wanita lain, sedangkan denganmu yang statusnya pacar malah berlaku cuek atau terkesan tak peduli. Kekesalan ini tentu makin bertambah jika kebetulan wanita itu lebih cantik daripada kamu.

Tapi sebelum kamu cemburu dan pasang aksi marah pada lak-lakimu itu, beberapa hal ini perlu kamu ketahui. Pasanganmu tentu memiliki alasan tersendiri hingga lebih perhatian pada wanita lain. Tak usah buru-buru cemburu, pahami dulu beberapa hal di bawah ini.

Pada Dasarnya, Setiap Lelaki Merasa Bahwa Dia Sudah Sepantasnya Membantu Orang lain Yang Membutuhkan

pexels-photo-159241

Faktanya lelaki memang diciptakan lebih kuat dari wanita terutama dalam masalah fisik. Hal ini juga yang membuat mereka memiliki naluri dasar yang sudah mendarah daging setiap kali merasa ada yang membutuhkan bantuan. Secara refleks laki-laki akan mencoba menawarkan diri untuk menolong wanita lain yang mungkin memang membutuhkan bantuan. Jadi sebelum marah atau cemburu kamu perlu tahu bahwa niatnya memang murni untuk membantu.

Perhatian Yang Diberikannya Kepada Wanita Lain Hanyalah Bentuk Kepedulian, Tidak Lebih!

pexels-photo-374592

Ketika pacarmu ternyata memerlakukan seorang wanita yang menurutmu terlalu berlebihan namun kecurigaanmu hanya dibalas dengan “Dia sudah aku anggap adik sendiri.”, semestinya kamu percaya bahwa hal itu adalah jawaban jujur darinya. Mungkin wanita tersebut memang sudah dianggap layaknya saudaranya sendiri. Masa iya ketika ada orang lain yang membutuhkan, kita malah pergi meninggalkannya? Tentu kamu juga tak ingin jika pacarmu tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya kan?

Bisa Juga, Kamu Yang Sebenarnya Terlalu Berlebihan Menilai Perhatiannya Pada Wanita Lain

rsz_keenan-constance-359317

Jika sudah begini ada baiknya kamu bertanya ulang pada diri sendiri? Sekiranya ada hal-hal yang terlalu berlebih  dengan kecurigaanmu kepadanya, karena terlalu fokus memperhatikan sikap pasanganmu kepada wanita lain. Bisa saja kamu malah mengabaikan perhatian yang telah ditujukan kepadamu yang mungkin jauh lebih besar. Jika sudah begini sebaiknya kamu introspeksi diri sebelum hubunganmu jadi runyam karena cemburu yang tak beralasan.

Atau Jangan-jangan Kamu Terlalu Mengekang Pasanganmu

berpelukan


Tidak hanya wanita, pria juga tidak suka jika gerak dan segala kegiatannya terlalu dibatasi oleh pacarnya, misalnya “Tidak boleh berteman dengan banyak wanita!” atau “Mesti meminta izin jika ingin bepergian!”. Hal-hal seperti ini yang kadang tanpa kamu sadari, telah membuat pacarmu sendiri tidak betah dengan kamu. Sekaligus  jadi alasan mengapa dia lebih memberi lebih banyak perhatian kepada wanita lain daripada kamu sebagai pacarnya sendiri. Berikan dia ruang untuk leluasa melakukan segala yang dia inginkan selama itu masih dalam batas wajar.

Nah, sebelum memutuskan untuk marah dan cemburu ada baiknya kamu coba memperhatikan gelagat yang memang ditunjukkan oleh pasanganmu. Karena dari setiap tindakannya tersebut, pasti ada alasan yang bisa dikulik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Melihat Pertanda Kamu Mencintai Orang Yang Salah, Akhiri Sebelum Situasinya Kian Rumit

Melihat Petanda Yang Memungkinkan Kita Telah Memilih Laki-Laki Yang Salah

Rasa cinta yang kita miliki pada seseorang memang memiliki peranan penting yang akan mempengaruhi hati dan pikiran. Namun pada kenyataannya tidak semua ketulusan yang kita berikan akan mendapat balasan yang sama, bisa saja dia hanya berpura-pura demi menjaga perasaanmu.

Kita memang harus bijak membaca beberapa situasi dalam hubungan. Jika mungkin segala hal yang kita jalani dalam hubungan saat ini selalu berjalan jauh dari ekspektasi. Bisa jadi kita sedang mencintai orang yang salah. Mungkin terdengar terlalu egois untuk terburu-buru memutuskan dia bukanlah orang yang baik untukmu, tapi meski akan terasa pahit bisa saja itulah yang memang sebenarnya. Untuk itu kita perlu bijak dalam memahami beberapa sikap yang ditunjukkannya, apakah dia memang benar pasangan yang baik atau bukan.

Setiap Kali Bersama Selalu Ada Tekanan Yang Kamu Rasakan Darinya

pexels-photo-580631

Kamu bisa mulai menilainya dari sikap sehari-hari yang ditujukkannya tentang bagaimana dirinya memperlakukan kamu dan orang-orang di sekitarnya, termasuk sikap ke keluarganya. Jika ternyata ada banyak sikap berlebihan yang berasal darinya, bisa saja dia memang bukanlah orang yang pas untukmu. Pasangan yang baik akan selalu menjadi sumber semangat, namun sebaliknya bersama dengannya yang kamu terima hanyalah tekanan dikarenakan sikapnya yang tidak pernah menghargaimu.

Jika Biasanya Curhat Akan Membuat Kamu Merasa Lega, Berbagi Isi Hati Dengannya Justru Menambah Beban Pikiranmu

pexels-photo-568027

Seseorang yang katanya mencintaimu akan jadi orang pertama yang bisa memahami dirimu dengan baik. Dia akan selalu berusaha untuk menunjukkan kepedulian yang besar padamu. Namun jika dia justru acuh tak acuh padamu, tentu kamu patut mempertanyakan kesungguhan perasaannya. Mungkin saja dia memang tak lagi menganggap penting keberadaanmu.

Segala Pertemuan Bersamanya Hanya Akan Mengundang Pertengkaran Yang Membuat Kamu Semakin Tertekan

abbie-bernet-329631

Jika pada umumnya, pertemuan sepasang kekasih adalah sesuatu yang selalu dinantikan karena akan jadi momen berharga. Namun berbeda dengan dirinya, baginya sebuah pertemuan hanya dijadikan satu kewajiban bukan kebutuhan yang memang harus dilakukan.

Jika sudah seperti ini mengakhiri hubungan jadi pilihan terbaik yang bisa dilakukan, menghabiskan sebagian waktu dengan orang yang tidak kita cintai hanyalah kesia-siaan. Daripada harus terus berbohong untuk sesuatu yang memang sudah tidak kita harapkan, berani berkata jujur bahwa dia memang bukanlah laki-laki yang kita cari akan jauh lebih baik.

Bersama Laki-laki Itu Hanya Menjadikan Kamu Merasa Rendah Diri

pexels-photo-235966 (1)

Cinta yang benar akan menjadikan kita merasa nyaman apa adanya. Akan tetapi menjadi berbeda jika ternyata dia terlalu mendominasi dalam hubungan tersebut. Apa lagi jika ternyata dia sering menyepelekan kemampuan serta pandangan hidup yang selama ini kamu junjung tinggi.

Mungkin  dia memang jauh lebih hebat dan pintar jika disandingkan denganmu, namun jika nyatanya segala upaya dan usaha yang kamu lakukan tidak pernah diapresiasi olehnya, kamu pantas meragukan perannya. Situasi ini jelas akan mempengaruhi rasa percaya dirimu, dan lebih parahnya kamu malah sering menjadi putus asa hanya karena mendengar ucapan-ucapannya.

Untuk Menghargai Perasaan dan Tetap Bersama Dengannya Banyak Mimpi Yang Malah Kamu Korbankan

pexels-photo-246367 (1)

Sebelum bertemu dengannya mungkin kamu pernah merencakan banyak hal yang nantinya akan dilakukan bersama pasangan, namun bersama dengannya malah membuat kamu terpaksa mengubur mimpi dalam-dalam. Mengorbankan banyak hal hanya akan membuat kamu jadi seorang yang merugi. Jika ternyata bersamanya kamu hanya menemukan banyak pertentangan pandangan, sudah seharusnya kamu membuat keputusan untuk pergi meninggalkannya dan melanjutkan semua mimpimu.

Hingga Mulai Merasa Ada Tembok Pemisah Yang Menghalangi Kamu Untuk Masuk Dalam Hidupnya

pexels-photo-179734

Untuk bisa saling memahami dan mengerti pastilah kita harus memberi ruang kepada seseorang untuk bisa masuk dalam hidupmu lebih dekat. Tapi berbeda dengannya, dia mungkin meminta kamu menjadi seseorang yang tentu dekat dengannya tapi semua hal yang ditunjukkannya seolah memberi isyarat bahwa ada batasan-batasan yang tidak boleh kamu ketahui.

Hal ini jelas menunjukkan bahwa dia tidak sepenuhnya menaruh percaya padamu, lalu apa gunanya jika kamu harus menjalani sesuatu dengan orang yang tidak percaya denganmu. Bukankah hanya akan menjadi kesia-siaan?

Dan Tidak Ada Gambaran Untuk Masa Depan Dari Hubungan Kalian Berdua

pexels-photo-247195

Perlahan kamu mulai menyadari bahwa ternyata tidak ada arah dan gambaran yang jelas dari hubungan yang sedang dijalani bersamanya. Bahkan untuk bisa memperkenalkan dirinya kepada keluarga dan sahabat pun kamu merasa tidak pantas. Hal ini terjadi karena dari apa yang telah kamu jalani bersamanya memang tidak ada niat atau komitmen yang serius darinya. Jika sudah begini, sudah saatnya kamu menentukan pilihan selanjutnya karena ternyata dia bukanlah laki-laki yang bisa menggenapkanmu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top