Inspirasi & Motivasi

Hati-hati, yang Sering Bersikap Manis Bisa Buat Kamu Menangis

Menjajaki masa pendekatan, laki-laki sering kali datang dengan segala hal yang menyenangkan. Pura-pura manis diawal, padahal hanya untuk sebuah jebakan. Untuk itulah kita perlu tahu, siapa dia yang sedang ada dihadapan.

Sebelum semuanya jatuh lebih dalam, kita harus pastikan bahwa dia bukanlah seseorang yang hanya sedang mencari pelarian, menggores luka lalu pergi untuk meninggalkan. Mari coba pelajari karakternya, lihat gerak geriknya dan berbagai sikap yang sebenarnya ia punya. Berikut ini adalah beberapa tanda, kalau si dia sebenarnya bukanlah laki-laki yang tepat untuk kita.

Melirik Perempuan Lain Tiap Kali Berdua, Pertanda Jika Ia Tak Mampu Setia

Pada beberapa pertemuan yang kita lakukan dengannya, ia sering kedapatan melirik perempuan lain. Ia sih, dia belum menjadi pacar kita. Tapi jika memang ada niat baik, ia pastilah akan menjaga sikap. Bukan malah jelalatan dan tebar pesona persis di depan kita.

Baginya mungkin ini adalah sesuatu yang biasa, tapi bagi kita hal seperti itu jelas melukai hati. Seolah tak menghargai kita sebagai perempuan yang sedang ia dekati. Kalau masih PDKT saja sudah begini, bisa dipastikan kalau pacaran pastilah ia makin berulah.

Tak bisa setiap pada satu perempuan saja, dan merasa bangga jika bisa flirting pada banyak peremuan.

Suka Membual, Omongannya Tak Ada yang Bisa Dipegang

Benar memang, pada masa pendekatan beberapa laki-laki sering membual untuk mendapat perhatian. Kalau memag kamu merasa ini sah-sah saja demi mendapat perhatian, ya silahkan saja. Tapi kamu juga perlu tahu, jika sedari awal saja sudah bohong begitu bagaimana nanti ke depan? Bisa-bisa ia selalu berbohong untuk mendapat kepercayaan.

Jangan mau percaya begitu saja, jika memang apa yang diucapkannya adalah suatu kebohongan. Cukup tahu saja, dan jangan terlalu memberi harap. Ini akan jadi salah satu cara yang melindungi kita dari sakit hati dan kecewa.

Berbuat Baik Hanya Pada Momen-momen Tertentu

Kalau ada maunya, ia sering terlihat bersikap lebih baik dari biasanya. Jika sedang butuh bantuan, ia akan getol untuk memberimu kabar, menanyaimu “sudah makan atau belum”, sampai pada perhatian lain yang bisa menuai simpatik. Tapi tetap dengan satu tujuan, ada sesuatu yang ingin ia dapatkan darimu. Entah memintaimu bantuan, atau hal lain yang bisa jadi keuntungan.

Pokoknya ia hanya akan bersikap baik kalau ada maunya saja. Selebihnya, ia akan menghilang tak tahu kemana.

Tak Paham Aturan, Sering Menganggumu Tengah Malam untuk Sesuatu yang Tak Jelas

Dalam masa transisi sebelum sah berpacaran, menjalin komunikasi lewat telepon genggam, pesan atau bicara langsung memang jadi sesuatu yang gemar kita lakukan. Tapi dengan catatan, kegiatan tersebut dilakukan dijam-jam tertentu saja. Dia justru, berbeda karena tak tahu aturan dan jam bicara yang baik dalma masa penjajakan.

Hal yang dia pedulikan hanya bagaimana cara untuk bisa mendengar suaramu tanpa tahu, kau mungkin ingin tidur lebih dulu. Kalau memang ia benar-benar peduli pastilah ia menghargai aturan atau kebutuhanmu untuk tidur di malam hari. Bukan malah menganggu dengan menelponmu.

Dan Selalu Merasa Bangga, Ketika Bangga Perempuan Lain yang Meliriknya

Demi menghargai gebetan, laki-laki biasanya akan tak enak hati kalau ada perempuan lain yang meliriknya kalau berdua dengan kita. Tapi, ia justru melakukan hal yang sebaliknya.

Yap, merasa bangga atas apa yang diterimanya, ia justru pamer setiap kali ada perempuan yang meliriknya. Bahkan tak sungkan-sungkan untuk memberitahumu bahwa ada perempuan yang main mata padanya saat bersamamu.

Bertahan untuk tetap menjalani masa pendekatan padanya hanya akan, membuatmu terjebak lebih lama. Jangan sampai kamu jatuh hati, nanti bisa sakit hati sendiri. Karena laki-laki seperti ini tak layak kamu jadikan kekasih.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Agar Seserahan Pernikahanmu Terpakai dan Berguna Semua, Begini Tips Memilihnya

Sebelum menikah, hal lain yang juga membuat kamu deg-degan pastilah isi dari box hantaran yang si pacar berikan. Isinya biasanya beragam, tergantung apa yang perempuan minta atau yang memang inisiatif dari si dia. Mulai dari seperangkat alat ibadah, kebutuhan pribadi perempuan, hingga benda lain yang biasanya diharuskan oleh adat dan budaya calon pengantinnya.

Nah, berhubung menikah butuh biaya yang cukup banyak. Ada baiknya, sebagai perempuan kamu tak perlu minta macem-macem yang sekiranya kelak tak kamu pakai juga. Bukan apa-apa, sudah mengeluarkan uang banyak, kalau tak benar-benar dipakai kan sayang juga.

Pahami maknanya bukan nominal harganya. Dan untuk bisa lebih membantumu menentukan apa yang sebaiknya diminta sebagai seserahan, kami punya tips yang bisa kamu lakukan.

Utamakan Hal yang Wajib dalam Agama dan Adat Terlebih Dahulu

Sumber : https://www.instagram.com/hantaran.co__/

Ragam adat yang di masyarakat kita umumnya mengharuskan beberapa benda untuk dijadikan sebagai hantaran. Untuk itu, ini jadi poin utama yang sebaiknya dipenuhi terlebih dahulu. Kan nggak lucu, jika hal yang seharusnya ada malah nggak ada.

Buat kamu yang beragama Muslim biasanya seserahannya berisi seperangkat alat salat. Ditambah dengan beberapa benda lain yang jadi kebutuhan pribadi perempuannya.

Tak Perlu yang Mahal-mahal, Pilih yang Benar-benar Akan Kamu Gunakan

Sumber : https://www.instagram.com/hantaran.co__/

Untuk bisa dijadikan ajang pamer, beberapa calon pengantin memaksakan untuk membeli benda-benda seserahan yang harganya mahal. Padahal biasanya, benda tersebut hanya bisa bertahan untuk dipakai sebentar.

Tak apa memang kalau kamu merasa si dia sanggup untuk membelinya, toh itu hak mu juga untuk meminta. Namun kalau ternyata fungsinya tak begitu baik, bukannya sayang ya?

Daripada membeli benda-benda yang harganya tinggi tapi tak begitu berarti, lebih baik beli benda lain yang memang dibutuhkan setiap hari. Entah itu kebutuhan dandan, kebutuhan pekerjaan atau apa saja yang memang akan dipakai dan berfungsi dengan baik.

Jangan Sampai Dia Salah Beli, Kalau Calon Suami Merasa Bingung Kamu Ikut Saja untuk Memilih

Yap, demi menghindari rasa kesal karena isi hantaranmu tak sesuai yang kamu minta. Tak ada salahnya jika kamu meluangkan waktu untuk membeli semuanya bersama dengan si dia. Selain dia yang tak perlu menduga-duga, kamu pun tak perlu berekspektasi untuk dipahami apa maunya tanpa harus bicara.

Anggaplah ini sebagai ajang untuk belajar, bagaimana kalian berdua nanti akan membeli sesuatu berdua untuk belanja bulanan. Karena kamu juga ikut untuk membeli isinya, pastikan juga yang diambil adalah benda-benda yang memang kamu suka dan perlu ya.

Sarankan Juga Pasangan ke Gerai-gerai yang Sedang Menawarkan Potongan Harga

Kalau calon suami memang tak mau pergi untuk mengunjungi toko secara langsung, kamu juga bisa menyarankan ia untuk membeli keperluan di beberapa toko daring yang mungkin sedang ada potongan. Entah itu potongan harga dari markeplacenya atau pun dari tokonya. Hitung-hitung memangkas biaya, kan lumayan.

Selanjutnya Tinggal Dihias Sesuai Selera

Sumber : https://www.instagram.com/hantaran.co__/

Langkah terakhir untuk mempersiapkannya sebelum hari H, semua benda yang akan dijadikan hantaran sebaiknya ditempatkan pada wadah yang akan menambah indah penampilannya.

Apalagi sekarang, sudah ada beberapa usaha yang hanya menyediakan jasa sewa kotak hantarannya. Jadi kamu atau pasangan tak lagi perlu susah payah untuk membeli box dan menyusunnya.

Untuk bisa mendapatkan harga yang pas di saku, cobalah untuk mencarinya jauh-jauh hari. Agar kamu juga bisa memilih, sekiranya tempat mana yang bisa menawarkan jasa paling bersahabat dengan kualitas yang juga pas.

Sejatinya, isi dari barang-barang yang dijadikan hantaran itu memang hanyalah sebuah kiasan. Tapi jika yang datang adalah benda-benda kesukaan yang memang benar-benar dibutuhkan. Menerimanya pastilah jadi sesuatu yang menyenangkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

5 Tanda Kamu Bukanlah Perempuan Matre, Tapi Sadar Mana yang Harus Dijadikan Standar

Hei, kamu pasti tahu kan. Jika semua perempuan ingin kebutuhannya terpenuhi dengan baik. Ini bukan tentang kemewahan, tapi perempuan perlu tahu. Jika materi memang dibutuhkan untuk segala aspek kehidupan. Kita butuh makan, bayar tagihan air, listrik, hingga cicilan kendaraan.

Berbeda dengan sikap matrealistis yang umum digunakan demi meraup keuntungan. Perempuan yang punya standar justru sadar jika ada banyak hal yang perlu diselesaikan dengan uang. Tapi punya kemampuan yang baik untuk memilah-milah kebutuhan.

Tampil Maksimal Itu Butuh Modal, Tapi Kamu Paham Mana yang Harus Didahulukan

Demi kebutuhan perawatan wajah saja, perempuan butuh uang jutaan rupiah untuk melakukan perawatan. Mulai dari skin care, bedak sehari-hari, make-up dan perintilan lain yang akan menyempurnakan penampilan. Tapi kamu yang sadar akan kebutuhan, pasti tahu bagaimana caranya membedakan hal-hal yang perlu dilakukan.

Memilih bergaya sesuai kemampuan dan tak mau memaksa pasangan untuk memenuhi kebutuhan. Kecuali ia memaksamu untuk bergaya maksimal yang juga sudah bersedia untuk membantu memenuhi pengeluaran.

Perjuangan dengan Pacar Bukan Hanya Tentang Durasi Hubungan, Namun Apa Saja Usaha yang Kamu dan Dia Lakukan

Tak ada laki-laki mapan yang tak berusaha. Untuk itulah kamu selalu percaya jika upaya dan usaha yang dilakukan oleh kamu dan pasangan, akan menentukan bagaimana kelangsungan hubungan. Saling gandeng dan sama-sama berjuang, pastilah memberi makna yang berkesan.

Dilain sisi, kamu juga akan tetap menemaninya bagaimana pun situasi dan keadaannya. Karena kamu sadar bahwa tak selamanya kalian bersua akan menjalani kehidupan yang senang.

Tak Apa Sekarang Belum Mapan, yang Penting Sudah Punya Persiapan Keuangan yang Stabil di Masa Depan

Perempuan matre akan selalu berusaha untuk menggaet pasangan yang sudah mapan, agar hidupnya berkecukupan. Bedanya, kamu justru berusaha untuk mempersiapkan diri. Bukan mau enak sendiri.

Tak hanya mau foya-foya, kamu justru mengatur strategi untuk mengatur keuangan sedari sekarang. Tak mau menuntut si dia macam-macam, kamu paham kapan harus menuntut dan kapan harus berusaha tanpa bantuan.

Walau Jarang Meminta Traktiran, Bukan Berarti Pacarmu akan Lepas Tangan

Perkara pengeluaran, laki-laki memang selalu jadi pihak yang dibebankan. Tapi tak selalu begitu, jika harus diingat-ingat lagi. Sebenarnya ini jadi pembagian tugas yang pas.

Ya, ketika dia yang membayar makan, kamu mungkin akan membeli tiket nonton atau mengganti bensin kendaraan. Kamu dan si dia saling berbagi, bukan hanya menunggu untuk dibayarin. Tak selalu memintanya untuk membayar, tapi dia paham di waktu seperti apa dia akan berperan.

Dan Rajin Membuat Perhitungan Bukan Berarti Matre, Kamu Hanya Realistis Demi Masa Depan

Selain mendorong pasangan untuk lebih rajit bekerja. Kamu pun melakukan hal yang sama. Giat untuk menambah sumber pendapatan, dan selalu berupaya mencari tambahan.

Nah, untuk memantaunya kamu selalu membuat perhitungan yang besar. Menimbang matang-matang semua biaya yang akan dikeluarkan dan selalu mempertimbangkannya semuanya matang-matang.

Tenang, kamu bukan matre. Kamu hanya realistis demi masa depan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Penatmu Akan Memudar Asal Kamu Tahu Cara Bangkitkan Semangat yang Hilang

Tahukah kamu hal yang paling membahagiakan? Yaitu ketika kita bisa memaksimalkan pikiran untuk memecahkan masalah, mewujudkan impian serta memahami kemajuan dalam hidup kita.

Semua itu bisa berjalan karena ada motivasi yang mendorongmu untuk melakukan sesuatu atau bertindak. Setiap orang punya kesempatan untuk menciptakan bahagianya.

Karenanya, saat kamu mungkin merasa penat bahkan merasa semangatmu mengendur, mungkin ini saatnya kamu melakukan atau mencari kegiatan yang bisa membantumu mengingat lagi motivasimu untuk berbahagia.

Carilah aktivitas yang bisa meningkatkan kekuatan otak, memori dan motivasi supaya aktivitasnya makin sempurna. Tak sulit lho menemukan kegiatan semacam itu. Lima hal ini misalnya…

Sederhanakanlah Hidupmu

Young woman thinking with pen while working / studying at her desk

Akan sangat sulit untuk menjaga motivasi jika kamu merasa bingung untuk menentukan tujuan dan pekerjaan yang akan kamu lakukan. Cara menyederhanakannya sebenarnya mudah, yaitu kumpulkanlah tugasmu dan selesaikan.

Seorang penulis bernama Marilyn Vos Savant menyarankan kita untuk membuat daftar dari setiap tugas kecil yang harus dilakukan dalam sehari kemudian kamu bisa melakukannya satu demi satu.

Jangan sampai ada yang kelewatan ya. Hal tersebut juga bisa diterapkan untuk tugas mingguan dan bulanan lho.

Fokus dengan Tujuan yang Sudah Kamu Dambakan Sejak Lama 

Woman Wearing Blue Denim Jacket Putting Her Right Arm on Her Cheek

Sekarang, coba pikirkan apa yang telah kamu capai mulai dari titik permulaan hingga sekarang ini. Cobalah hargai setiap proses yang kamu lakukan. Di lain sisi, tak ada salahnya memvisualisasikan masa depanmu.

Caranya, cobalah uraikan kembali apa yang menjadi tujuanmu. Contohnya coba pikirkan kembali dimanakah posisimu dalam waktu dua sampai lima mendatang? Apakah tetap di posisimu yang sekarang melangkah menjadi entrepreneur?

Apakah goals dan tujuanmu ke depannya? Apakah hal-hal yang membuatmu senang dengan setiap progres dalam kehidupanmu? Pertanyaan-pertanyaan yang hanya dirimu sendiri yang bisa menjawabnya.

Ubahlah Motivasi dari Mendapatkan Menjadi Memberi

Photo of Woman Wearing Blue Zip-up Jacket

Mungkin semangatmu terhadap tujuan yang sudah di depan mata mulai mengendur karena kamu tak punya perspektif baru dalam melihat sesuatu. Padahal, perubahan cara pandang akan membuatmu termotivasi untuk melakukan hal-hal yang akan menginspirasi orang lain merasa bahagia.

Karena ketika kamu fokus untuk memberi dan bersyukur maka akan menumbuhkan pola pikir yang positif juga. Ketika kamu banyak mensyukuri apapun yang datang dalam kehidupanmu maka perubahannya akan sangat besar.

Misalnya tak lupa untuk mengucapkan terimakasih kepada orang-orang yang senantiasa membantumu di saat senang dan sulit. Kemudian ketika kamu juga senantiasa merasa cukup dengan segala yang datang dalam kehidupanmu dengan rasa syukur akan meningkatkan energi positif.

Buat Dan Ulangi Kebiasaan yang Sekiranya Menantangmu untuk Lebih Rajin Lagi

Woman in Pink Dress Using Laptop Computer

Saat semangatmu mulai mengendur, maka ingat lagi jika dalam mencapai sebuah sukses yang dibutuhkan adalah konsistensi dan pengulangan. Percayalah, jika kamu ingin melakukan sesuatu secara berulang-ulang alias konsisten maka otakmu akan terbiasa memulai suatu rutinitas.

Sebenarnya sederhana saja ketika kamu memutuskan melakukan apa yang ingin kamu perbaiki dan kemudian melakukannya setiap hari secara berulang maka akan menjadi kebiasaan. Dengan tekun melakukan kebiasan itu, maka hal itu akan kian mendekatkanmu pada tujuan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top