Career & Money

Hai Perempuan Kuat dan Hebat, Berhenti Mengeluh Soal Pekerjaan, Bersyukurlah Karena Kamu Memilikinya

Sebagai pekerja, seringkali kita mengeluh tentang pekerjaan. Rutinitas yang sama dari hari ke hari membuatmu mudah merasa bosan. Ingin rasanya memiliki pekerjaan yang sesuai dengan passion tapi hal itu tidaklah mudah.

Wajar bagi kita untuk mengeluh karena kita hanyalah manusia biasa, tapi alangkah baiknya jika kamu tidak melakukannya terus menerus. Bukan hanya berpengaruh terhadap kesehatan mental, tapi hatimu juga akan semakin keruh tiap kali kamu mengeluh. Yuk, stop mengeluh dan hadapi hari dengan senyuman.

SELALU INGAT MASIH BANYAK ORANG YANG TIDAK SEBERUNTUNG DIRIMU KARENA PUNYA PEKERJAAN

Kamu mungkin saat ini sedang merasa bosan karena rutinitas, tapi pernahkah kamu berpikir bahwa kamu merupakan orang yang beruntung karena masih diberikan pekerjaan layak yang belum tentu orang lain miliki? Setiap tahunnya akan ada banyak lulusan sarjana yang mencari pekerjaan sebagian dari mereka beruntung bisa langsung mendapatkan pekerjaan, sedangkan sebagian lainnnya masih jadi pengangguran karena sulitnya mendapat pekerjaan.
Terkadang kamu hanya fokus pada diri sendiri dan tidak peka terhadap lingkungan sekitar. Bersyukurlah dengan pekerjaan yang kamu miliki sekarang.

CIPTAKAN PASSION BARU DALAM LINGKUNGAN YANG KAMU TINGGALI SAAT INI

Pekerjaanmu saat ini mungkin tidak sesuai dengan passion-mu. Tapi jika kamu mau berpikir lebih dalam, kamu bisa menciptakan passion baru dengan menyesuaikan diri di lingkunganmu saat ini. Jika, saat ini kamu lebih banyak terbiasa bekerja di depan komputer, kamu bisa mengembangkan passion baru di bidang menulis. Menulis, bukan hanya sekedar menghasilkan karya tulisan lho, dari menulis juga kamu bisa menghasilkan uang. Lumayan kan, jadi dapat penghasilan tambahan dari menulis.

LIHAT PEKERJAAN SEBAGAI CARA UNTUK MENGEMBANGKAN DIRI

Adanya tugas, rapat, presentasi, bertemu dengan klien, dan sebagainya yang kamu lakukan saat bekerja, anggaplah kegiatan tersebut sebagai saarana untuk mengembangkan diri. Kamu yang tidak tahu apa-apa jadi bisa melakukan sesuatu yang berguna. Misalnya, dengan banyak melakukan presentasi di depan banyak orang kamu jadi bisa melatih kemamuan public speaking. Bertemu dengan klien juga bisa membuat dirimu terlatih bernegosasi dengan lebih baik, kamu jadi tahu cara untuk memengaruhi orang agar mau bekerja sama denganmu. Pandanglah segala hal dari sisi yang positif.

TERUS MEMPELAJARI SESUATU YANG BARU AGAR TIDAK MUDAH BOSAN

Jangan biarkan dirimu larut dalam rasa bosan yang dapat membunuhmu perlahan. Selagi masih ada fasilitas kantor, manfaatkan hal tersebut untuk mempelajari sesuatu yang baru. Jangan jadikan internet hanya untuk menonton Youtube atau update  Facebook saja, gunakan internet untuk mencari tahu hal-hal menarik yang bisa kamu pelajari secara otodidak, belajar bahasa, membuat kerajinan tangan, dan sebagainya.

Tak ada salahnya mempelajari sesuatu yang baru sambl mengerjakan pekerjaan kamu yang sekarang. Ilmu baru yang kamu pelajari bisa menambah kemampuan baru kamu ketika melamar di perusahaan yang baru kelak.

BISA JADI KAMU SERING MENGELUH KARENA POLA TIDURMU YANG KURANG TERATUR

Kita mengeluh di saat kita merasa capek. Capek dengan keadaan, capek fisik, capek pikiran. Ketika kamu capek, bawaannya ingin marah-marah. Untuk itu, kamu butuh istirahat yang cukup agar otakmu fresh kembali.

Jaga pola tidurmu ketika di rumah, usahakan kamu tidur dengan waktu yang cukup agar tubuhmu segar keesokan harinya. Badan yang segar dan pikiran yang jernih mampu mencegahmu ingin mengeluh.

MENGELUH HANYA AKAN MENGHAMBATMU UNTUK BAHAGIA

Kamu yang sering mengeluh tentang pekerjaan atau atasanmu tanpa henti setiap hari akan membuat hati dan pikiran dikuasai rasa kesal dan jengkel. Hatimu tidak tenang ketika berhadapan dengan kerjaan. Ingin rasanya kabur dari semua pekerjaan yang menumpuk.

Mengeluh hanya akan membuatmu sulit merasa bahagia. Ingatlah masih banyak orang yang pekerjaannya lebih sulit  dan berat dari pekerjaanmu yang sekarang tapi mereka tidak mengeluh.

MENGELUH SETIAP HARI TIDAK MENGURANGI BEBAN KERJAMU, MALAH MENAMBAHNYA MENJADI LEBIH BANYAK

Kamu mengeluh tentang banyaknya pekerjaanmu, tapi percaya deh mengeluh gak akan membuat beban pekerjaanmu jadi berkurang malah justru bertambah. Kenapa? Karena kamu sibuk mengeluh tentang kantor setiap hari, kamu jadi tidak fokus mengerjakan pekerjaan yang sekarang. Saking sibuknya mengeluh, kamu tidak sadar bahwa beban pekerjaanmu telah ditambah oleh atasan.

KAMU YANG SERING MENGELUH BERISIKO MEMBUAT JENGKEL ORANG LAIN

Sebagai manusia biasa, kamu butuh tempat curhat untuk mengeluarkan segala keluh kesahmu, termasuk tentang pekerjaan yang membuatmu jengkel. Sekali dua kali sih tidak masalah, curhat tentang masalah pekerjaan ke teman dekatmu. Tapi jika terus menerus kamu curhat hal yang sama, lama kelamaan temanmu pun akan jengkel dan kamu jadi dijauhi.

HATI-HATI KARIER KAMU TERANCAM KARENA MENGELUH

Jika kamu termasuk orang yang suka mengeluhkan hal-hal kecil di sekitarmu, kamu merupakan tipe yang tidak bisa bertahan lama dalam karier. Kebanyakan perusahaan pun akan ragu mempekerjakan orang sepertimu yang suka dumel saat bekerja. Kalau sudah begini, pekerjaan pun akan sulit didapat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hangout & Travel

Meski Naik Matic, Harus Tetap Apik

Kadang kamu menyepelekan motor matic. Body motor yang ramping dan bobot yang ringan bikin banyak kaum hawa menganggap remeh faktor keamanan ketika berkendara. Apalagi jarak tempuh yang dekat kadang jadi alasan tak pakai perlengkapan keamanan. Padahal soal kemananan bukan perkara jarak loh!

Jauh dan dekat kita tetap harus mempersiapkan diri dengan baik. Nah, kamu harus mulai memperhatikan keamanan dirimu ya. Ini caranya.

Cuma Karena Khawatir Rambut Rusak Jadi Tak Mau Pakai Helm?

Sudah risiko kalau naik motor ya, rambut akan sedikit berantakan. Jangan jadikan alasan ini untuk tidak menggunakan helm. Lebih baik kamu mempersiapkan sisir untuk merapihkan rambut kamu setelah kamu melepaskan helm.

Helm juga jangan sembarangannya. Bukan cuma perkara fashion, tapi ini soal keamanan juga. Sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 57 ayat (1), setiap pengendara bermotor—termasuk pengguna motor matic tentunya—diwajibkan memakai helm standar nasional Indonesia (SNI).

Tenang, helm-helm berstandar SNI juga sudah banyak yang tanmpilannya oke dan fashionable kok. Masih berani melanggar? Siap-siap kena tilang hingga denda mencapai Rp 250 juta ya.

Pakai Jaket dengan Bahan yang Berkualitas

Saat berkendara, siap-siap terpapar angin. Karenanya kalau tak ingin kedinginan atau didera angin sepanjang jalan, pakailah jaket selama berkendara. Selain demi alasan keamanan, fungsi jaket akan membuatmu tetap nyaman meski cuaca terik bahkan dingin sekalipun.

 

Area Tangan pun Wajib Terlindungi

Masih banyak yang suka mengabaikan fungsi sarung tangan. Padahal punggung tanganmu sudah sepatutnya terlindungi supaya tidak belang saat sedang berkendara melawan cuaca terik. Di lain sisi, saat terik, kulit tangan akan cepat berkeringat dan permukaan tangan jadi lebih licin. Namun dengan keberadaan sarung tangan, kamu tak perlu risau perkara keringat di telapak tangan.

Pakai Celana Panjang demi Melindungi Area Kaki Selama Berkendara

Fungsi celana panjang setara dengan jaket. Yaitu demi alasan kenyamanan dan keamanan agar kulit kakimu tetap terjaga selama berkendara. Terutama wanita, mengenakan celana panjang lebih aman dibanding memakai rok atau celana pendek.

Simpan Dahulu Sendalmu, Usahakan Pakai Sepatu, Lupakan High heelsmu!

Demi alasan keamanan, memakai sepatu juga jadi hal wajib. Penggunaan sepatu tak akan membuat pijakanmu jadi terasa licin dan sangat memudahkan pengendara saat motor berhenti dan kaki perlu menopang motor di atas aspal. Ada baiknya menggunakan sepatu khusus berkendara atau minimal yang menutupi area kaki hingga atas mata kaki.

Lalu, jangan sekali-kali menggunakan high heels ya. Tampilannya mungkin bagus tapi menggunakannya ketika naik motor bisa sangat berbahaya. Pijakanmu tidak akan stabil dan belum lagi akan menyangkut sana dan sini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Dia yang Cemburunya Sudah Keterlaluan, Apa Pantas Dipertahankan?

Konon cemburu dari sosok pasangan katanya adalah tanda sayang, tapi bagaimana jika hal ini sudah masuk dalam kategori berlebihan? Tak lagi senang, kita mungkin kerap merasa kesal.

Akan tetapi, berhubung cemburu tak selalu terlihat dengan gambaran yang berbeda. Ada beberapa hal yang juga perlu kita perhatikan dari cemburu yang mungkin ditunjukkan oleh si dia. Untuk itu cobalah baca beberapa tanda dibawah ini, barangkali pacarmu juga memiliki sikap yang sama.

Dirinya Menelponmu Berkali-kali Sepanjang Waktu, Hanya Untuk Tahu Kamu Dimana

Yap, ini jadi tanda awal yang biasanya ia tunjukkan kalau sudah mulai cemburu dengan kadar yang berlebihan. Dirinya selalu merasa ingin tahu, segala hal yang kita lakukan. Tanpa merasa bahwa kita juga bebas melakukan hal lain, ia justru memanfaatkan telepon sebagai media yang sangat menganggu diri.

Pokoknya apa saja yang kamu lakukan, harus masuk dalam laporan. Seolah ia selalu ingin tahu semua tanpa terkecuali. Bahkan jika kamu hanya akan duduk santai di rumahpun ia selalu ingin tahu.

Jika Kamu Menghabiskan Waktu Bukan dengannya, Maka Dia Akan Sangat Marah

Entah dengan alasan apa saja, dirinya terlihat selalu mudah marah hanya karena berbagai hal yang harusnya tak perlu. Apalagi ketika kamu ketahuan bepergian bukan dengan dirinya. Selalu ada rasa curiga, bahkan jika kamu sedang bersama dengan keluarga.

Baik jika itu disampaikan dengan bahasa yang enak didengar, namun sialnya ia justru sudah lebih dulu emosi. Untuk kemudian berkata-kata karena tak suka.

Ia Tak Suka Kala Kamu Berbicara dengan Laki-laki Lain

Ya, dia memang pacar kita, namun bukan berarti tak boleh ada laki-laki lain lagi kan di hidup ini? Bahkan sekalipun itu adalah seorang teman, ia akan selalu menunjukkan kekesalan walau kita hanya sebatas mengobrol biasa.

Tanpa perlu berlama-lama untuk mempertimbangkan, laki-laki dengan tipe seperti ini rasanya tak pantas untuk dipacari. Masih pacaran saja sudah tak boleh berinteraksi dengan orang lain, bagaimana jika nanti sudah menikah?

Tanpa Merasa Kamu Punya Privasi, Ia Kerap Memeriksa Sosial Mediamu Tanpa Bilang-bilang

coba ingat lagi, berapa kali ia membuka sosial media milikmu tanpa meminta izin terlebih dahulu? dua kali? tiga kali? atau justru sering sekali? jika ternyata iya, itu artinya dia memang tak menghargaimu sebagai pasangannya.

Bentuk sayang tak selalu ditunjukkan dengan mengekang pasangan, karena sebagai perempuan kita juga paham. Mana batasan yang tak boleh dilanggar dalam menjalin hubungan. Jika perkara sosial media saja sudah semena-mena, apalagi hal lainnya.

Bahkan Dirinya Selalu Membatasi Segala Aktivitas dan Ruang Gerakmu

Suatu kali, ada satu hal yang tak jadi kamu lakukan hanya karena terhalang izin dari pasangan. Entah itu bepergian dengan teman, berlibur bersama kawan kantor, atau bahkan kepentingan pribadi yang kamu inginkan saja, akhirnya harus kamu urungkan.

Percayalah segala sesuatu yang berlebihan itu tak akan berbuah sesuatu yang baik. Begitu pula dengan cemburu yang katanya adalah bentuk sayang dari pacarmu. Jika sudah berlebihan, coba pikirkan ulang. Haruskah kamu akan tetap bertahan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Walaupun Sudah Mantan, Kalau Masih Sayang Dia Pasti Tak Gencar Tuk Beri Perhatian

Dalam sebuah hubungan, perkara dan perbincangan soal mantan tentu akan jadi hal yang paling sensitif. Apalagi kalau ternyata cowokmu masih suka terbayang oleh mantannya yang terdahulu. Meski dia menampik, pasti dalam hatimu ada rasa curiga, entah dia memang masih sayang, atau bahkan dia masih menyimpan hasrat untuk balikan.

Namun sebaiknya kamu jangan langsung berburuk sangka dan terbawa emosi terlebih dahulu. Justru sebaliknya, kamu setidaknya kamu perlu tahu gelagat dan tanda-tanda kalau cowokmu masih sayang dengan mantannya atau tidak.

Dari situ kita nanti bisa untuk mengambil keputusan, tentang langkah mana yang akan dijalankan.

Misalnya Dia Secara Tak Sengaja Menyelipkan Bahasan Soal Mantan dalam Obrolan Kalian

 

Ya, ini bisa jadi tanda pertama jika cowokmu masih menyimpan rasa pada mantannya. Dia secara tak sadar kerap menyelipkan bahasan soal mantan meski dia sudah tahu kalau kamu tak suka dengan topik obrolan yang berujung membawa lagi soal memori dengan mantan.

Padahal kalian sedang membicarakan obrolan yang cukup serius. Tapi entah mengapa nama mantannya selalu muncul dalam perbincangan kalian. Kalau sudah begini, cukup kamu selidiki saja.

Saat Bertengkar, Dia Rentan Membandingkan Hubungan Kalian dengan Mantannya Dulu

Coba ingat lagi, kira-kira seberapa sering saat kalian bertengkar, tapi pasanganmu masih saja suka membanding-bandingkan hubungan yang dijalaninya sekarang dengan dulu saat dia masih bersama mantannya? Percayalah, dia yang berlaku demikian sejatinya hatinya tidak seutuhnya untukmu. Dia masih memberikan ruang untuk mengingat lagi segala kenangan bersama mantannya.

Bahkan Kamu Tahu Kalau Dia Masih Menjaga Setiap Barang Pemberian Mantannya

Kamu sendiri, apakah kamu masih menyimpan segala pemberian mantanmu? Kalau dia masih menyimpannya, cobalah tanya apa alasannya. Kalau dia hanya bilang perlakuannya itu sebatas menghormati, sepertinya tak perlu juga menyimpannya terlalu lama.

Begini, yang namanya masih sayang dan menghormati itu definisinya berbeda. Jadi, kalau dia memang masih menyimpannya, mungkin karena memang ada kenangan yang tak bisa dia lupakan sampai kapanpun.

Tiba-tiba Saja Pasanganmu Jadi Terlihat Sering Galau, Padahal Kamu dan Dia Tidak Sedang Bertengkar

Belakangan, isi atau postingan media sosialnya berubah-ubah. Kadang lirik lagu, kadang petikan kutipan di film, kadang kata-kata motivasi. Mengindikasikan kalau pasanganmu sedang dirundung  galau.

Padahal, hubunganmu dengannya tidak sedang dalam masalah apapun. Situasi semacam ini harusnya menuntutmu untuk sedikit cermat. Bisa jadi segala unggahannya sebenarnya ada hubungannya dengan masa lalu alias kisahnya bersama sang mantan yang harus berakhir begitu saja.

Dia Masih Berteman dengan Mantannya di Media Sosial dan Tak Jarang Memberikan Like atau Love pada Setiap Unggahannya

Kamu tak sengaja melihatnya memberi like atau love pada postingan mantannya. Di lain sisi, kamu pun lagi-lagi menangkap basah kalau dia masih suka stalking mantannya di media sosial. Coba telisik lagi, mungkin kalau sekali dua kali kamu masih anggap sah-sah saja.

Tapi bagaimana kalau dia selalu membuka profil mantannya setiap hari. Apa iya dia memang benar-benar sudah move on dari mantannya? Mending kamu cari tahu lagi ya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Kalau Mantanmu Menikah Duluan, Begini Sikap yang Harus Kamu Lakukan

Mari kita buka-bukaan, walau sudah berpisah sekian lama. Berita soal mantan pacar selalu jadi sesuatu yang menarik perhatian. Apalagi jika berita terbaru yang kita terima adalah tentang pernikahannya.

Yap, beberapa kemungkinan mungkin tiba-tiba merasuki isi kepala. Mulai dari rasa kaget, senang, lega, cemburu atau bahkan masih tak terima ditinggalkan. Nah, sebelum kamu masuk dalam kategori perempuan lebay-nya yang tiba-tiba nggak karuan karena mantannya menikah. Coba tengok 5 tips sederhana yang bisa kamu lakukan saat mendengar kabar, jika mantan menikah duluan.

Tak Perlu Cari Perhatian, Apalagi Sampai Curhat di Media Sosial

Ya sih, kamu mungkin tak akan secara terang-terangan menyebut namanya di status yang mungkin kamu kirimkan. Tapi untuk teman lain yang tahu ceritamu dulu dengannya, jelas bisa membaca siapa orang yang sedang kamu jadikan bahan perbincangan di statusmu.

Daripada membuatmu dipandang negatif oleh mereka yang tahu, sebaiknya hindari untuk mengirimkan status yang menyinggung pada pernikahannya. Bersikaplah biasa, tanpa harus menunjukkan tanda bahwa ada rasa tak rela, karena ia menikah lebih dulu darimu.

Jika memang merasa butuh didengar, cobalah cari teman yang bisa kamu ajak bicara. Ini akan jadi pilihan yang lebih baik, daripada kamu mengumbarnya di media sosial.

Dia Sudah Jadi Mantan dan Akan Menikah dengan Perempuan Lain, Jadi Tepis Semua Rasa Cemburumu

Dengan berbagai alasan, tatkala mendengarnya akan menikah. Demi menenangkan hati, kamu mungkin akan kembali teringat akan beberapa hal yang dulu pernah kalian jalani berdua. Bukannya berhasil menenangkan hati, pikiran semacam ini justru akan membuatmu larut dalam bayang-bayang masa lalu.

Ingatlah bahwa dia hanyalah mantan kekasihmu, yang sebentar lagi akan menjadi suami dari perempuan lain. Jika ia sudah berhasil menemukan perempuan yang akan menjadi teman hidupnya, percayalah jika nanti kamu juga akan menemukan laki-laki yang akan menggantikan posisinya.

Sebaiknya, fokuskan diri dengan hal-hal yang bisa membuatmu lepas dari rasa tak rela ada sedikit cemburu yang masih ada. Sebab sikapmu dalam menghadapi ini akan jadi tolak ukur, sudah seberapa dewasa kamu.

Mengucapkan Selamat Sah-sah Saja, Tapi Tak Perlu Langsung Buru-buru Menghubunginya

Sekilas hal ini memang bukanlah sesuatu yang salah. Sebab meski sudah berpisah, setidaknya kamu dan dia masih bisa menjalin silahaturahmi sebagai teman. Dan kamu memang ingin mengucapkan selamat, sampaikan dengan baik dan setulus hati.

Tak perlu pakai bahasa-bahasa yang berisi sindirian, bukannya membuatmu merasa jadi pemenang. Sikap semacam ini justru akan membuat citramu buruk dihadapannya. Jangan sampai ia berpikir bahwa kamu masih saja cinta, dan belum bisa melupakan dirinya.

Selanjutnya, Jangan Pernah Stalking Media Sosial Calon Istrinya dan Mencoba Membandingkan Kamu dan Dia

Nah, ini jadi poin penting lain yang biasanya dekat dengan kita. Alih-alih hanya ingin tahu siapa perempuan yang akan dipersuntingnya, aktivitas stalkingmu bisa saja berujung dengan rasa sakit hati. Atas apa yang kamu lihat.

Awalnya sih bilang hanya ingin stalking saja, pelan-pelan kamu justru membanding-bandingkan diri dengan si perempuan yang akan dinikahinya. Menilai dia tak lebih baik darimu, dia tak lebih cantik darimu, atau bahkan mungkin kamu akan berujar jika perempuan itu tak pantas bersanding dengan mantanmu.

Hey, perlu kamu ingat. Dari semua yang mungkin sedang kamu pikirkan, satu hal yang menjadi kelebihannya dia akan menjadi istri dari mantanmu. Membanding-bandingkan diri hanya akan menambah lukamu, lantas untuk apa?

Dan Tak Perlu Galau Hanya Untuk Datang Ke Pesta Pernikahannya

Hanya ada dua pilihan, kamu akan datang atau memutuskan tidak akan datang. Sesimpel itu, dan memang tak perlu harus dijadikan permasalahan yang sulit dipikirkan. Kalau memang sudah merasa tak lagi cinta, harusnya kamu bisa dengan mudah memutuskan. Mau datang atau tidak?

Lagipula, menghadiri pernikahan mantan bukanlah sesuatu yang salah. Sebab ini jadi bukti bahwa kamu sudah cukup dewasa untuk menyikapi semua permasalahan yang ada.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top