Career & Money

Dilema dan Suka Duka Menjadi Ibu yang Juga Bekerja

Menjadi ibu rumah tangga yang juga bekerja bukanlah perkara mudah untuk dijalani. Pembagian peran untuk membagi waktu dan fokus pikiran antara urusan rumah tangga dan pekerjaan kantor, jelas rumit dan berat.

Menimbulkan berbagai macam polemik, baik dalam diri sendiri atau pun orang lain yang menyaksikan hal tersebut. Sering mendapat berbagai macam komentar yang tidak sepenuhnya benar, jadi hal lain yang sudah biasa.

Sebab, meski sudah mencoba untuk menjelaskan tujuan sebenarnya. Pro dan kontra tentang bekerja atau jadi ibu rumah tangga tidak akan pernah ada habisnya.

Untuk itu bagi kamu yang mungkin saat ini sedang menjalani peran serupa atau mungkin akan menghadapi hal yang sama kelak, ada hal yang harus mulai kamu pelajari.

Bukan Tak Ingin Berlama-lama Dengan Anak, Tapi Ada Hal Lain Yang Sudah Menunggu Untuk Dikerjakan

Ini adalah salah satu hal yang sering membuat ibu rumah tangga yang juga bekerja merasa dilema. Bagaimana tidak? pilihan kita untuk bekerja memberikan kita resiko yang mau tak mau, sebagian waktu kita harus di korbankan untuk kantor.

Dengan kata lain, juga akan membuat waktu bersama anak berkurang. Sedikit  sedih sih, harus meninggalkan banyak moment berharga yang mungkin seharusnya bisa kita lalui bersama anak. Melihat dan menyaksikan ia mulai berjalan hingga mengucapkan kata pertamanya yang seharusnya jadi moment berharga. Terlewati begitu saja.

Untuk itulah kita perlu lihai dalam mengatur waktu, membedakan kegiatan sesuatu kebutuhan. Serta jalani semuanya dengan seimbang.

Lalu Harus Memilih dan Menentukan, Pada Siapa si Kecil Dititipkan Selama Kita Bekerja

Kebingungan dalam menentukan pilihan kepada siapa kita harus menitipkan anak selama bekerja, kadang juga memicu kekhawatiran. Antara menyewa baby sister atau menitipkan kepada orang tua kita.

Pasti ada rasa yang berat tiap kali kita ingin berangkat ke kantor dan meninggalkannya dengan orang lain yang akan mengasuhnya. Untuk itu pilihan menitipkan mereka kepada orangtua selalu menjadi solusi yang paling aman untuk dipilih.

Selain itu mereka juga akan mendapatkan kasih sayang yang tidak perlu diragukan lagi. Dan sebaliknya jika keadaan mungkin mengharuskan kita untuk menyewa jasa baby sister pastikan bahwa orang tersebut bisa dipercaya mengingat banyaknya kasus kekerasan yang terjadi pada anak oleh pengasuhnya sendiri.

Selesaikan Semua Pekerjaan Kantor dan Cobalah Pulang Tepat Waktu

Selain harus pintar mengatur waktu kita juga harus cekatan dalam mengerjakan banyak hal dengan rentan waktu yang tepat. Sebisa mungkin menghabiskan waktu di kantor untuk menyelesaikan segala tugas yang ada,  agar sepulangnya kita ke rumah kita tidak perlu memikirkan masalah pekerjaan lagi.

Dengan begitu, kita bisa fokus untuk urusan rumah tangga dan anak tentunya. Karena kita tentu tidak mau jika waktu dirumah juga harus kita gunakan untuk mengerjakan pekerjaan kantor, lalu kapan istirahatnya ?

Dan Ujian Terberat Ketika Anak Sakit Berbarengan Dengan Desakan Deadline Pekerjaan

Suatu ketika anak jatuh sakit tapi kita harus tetap pergi bekerja, percayalah ini jauh lebih sakit dibanding apapun. Harapan kita untuk bisa selalu setia menemaninya bisa seketika berubah ketika ada deadline dikantor yang memang juga sudah menunggu dan harus diselesaikan di hari yang sama.

Meski harus berada ditempat yang berbeda ini tidak akan lantas membuat kita tenang, yang ada semakin was-was dan gelisah jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Solusi lain yang mungkin dipakai, meminta izin pulang lebih cepat.

Hal Manis Lain yang Mungkin Sedikit Mengobati Adalah Tawa dan Senyum Mereka yang Menyambut Kita Tiap Kali Pulang Kerja

Semua kelelahan dan sakit kepala yang mungkin kita rasakan saat dikantor, seketika akan hilang setiap kali melihat mereka tersenyum manis menyambut kita dirumah.

Ini adalah magnet yang memang bisa menyihir setiap ibu. Melihat bagaimana mereka tersenyum manis dalam menyambut kita untuk kemudian berlari kecil menghampirimu. Hal ini selalu menjadi moment paling menyenangkan, penghilang penat setelah seharian lelah bekerja dikantor.

Karena Sudah Terbiasa Melakukan Banyak Hal Secara Bersamaan, Membuat Kita Lebih Bahagia Karena Ada Banyak Hal yang Kita Ciptakan

Menjadi ibu rumah tangga yang sekaligus bekerja memang tidak serta merta membuktikan bahwa, kita lebih baik dari mereka yang hanya memilih untuk menjadi ibu rumah tangga saja.

Namun percaya atau tidak akan ada kebahagian lain yang kita rasakan karena bisa bekerja sekaligus menjadi ibu rumah tangga. Meski tak selalu mendapat pengakuan dari pihak lain, setidaknya hal ini sellau berhasil menjadi motivasi untuk diri sendiri.

Untuk Itu, Akhir Pekan Adalah Waktu Wajib Bersama dengan Anak dan Suami Tercinta

Meski di hari biasa kita yang memiliki cukup banyak waktu, setidaknya hati akan merasa senang tiap kali weekend telah tiba. Maksimalkan waktu dengan keluarga dengan sebaik-baiknya. Karena sehari-hari kita sudah cukup banyak melewatkan waktu untuk bersama.

Hindari membawa pekerjaan ke rumah saat weekend, buatlah waktu yang menyenangkan untuk dihabiskan dengan keluarga dan anak meski hanya sekedar berkumpul bersama.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Perempuan yang Doyan Pakai Kaos, Biasanya Punya Karakter yang Menyenangkan

Pakaian bisa menggambarkan karakter seseorang, terlihat dari caranya memilih pakaian atau seringnya ia memakai pakaian tersebut, bukan tanpa alasan namun ternyata mereka memiliki karakter terpendam.

Misalnya, untuk seseorang yang sering memakai kaus terutama perempuan, berikut adalah karakter yang mereka yang bisa digambarkan.

1. Terlihat Maskulin, Kuat, dan Tidak Cengeng

Perempuan yang gemar memakai kaus menggambarkan pribadinya yang kuat dan tidak cengeng. Selain itu, kaus yang kebesaran bisa meninggalkan kesan maskulin kepada pemakainya.

2. Pribadi Yang Rapi, Namun Tidak Berlebihan

Kata siapa memakai kaus itu tidak rapi? Selama kaus itu tidak menyalahi aturan kerapihan maka tentu saja si pemakai pun akan terlihat rapi.

Perempuan yang suka memakai kaus memang menyukai kerapihan namun mereka tidak suka berlebihan. Kesan santai yang dibawanya tidak meninggalkan rapi saat mengenakannya.

3. Pribadi yang Dinamis dan Tidak Kaku

Perempuan yang memakai kaus menggambarkan pribadi yang dinamis dan tidak kaku, artinya mereka fleksibel dalam berpakaian. Mereka bisa menjadi orang yang mudah bergaul dan tidak kaku.

4. Rata-rata Pemakai Kaus Adalah Mereka Yang Tidak Ribet

Pakaian yang sangat sederhana adalah kaus, tidak perlu ribet untuk memakainya. Maka dari itu orang-orang yang suka memakai kaus menggambarkan bahwa mereka bukanlah orang yang ribet.

5. Kaus Melambangkan Orang Yang Suka Bekerja Keras

Kita bisa bergerak bebas dan melakukan apa saja saat memakai kaus, untuk itu para pemakai kaus melambangkan orang yang suka bekerja keras. Karena dimanapun dan kapanpun mereka bisa mengerjakan sesuatu tanpa melihat pakaian yang sedang mereka pakai.

6. Pribadi Yang Sederhana Dan Tidak Suka Foya-foya

Sudah jelas bahwa kaus melambangkan kesederhanaan, untuk itu orang yang memakainya pun memiliki karakter yang sama. Mereka cenderung lebih memilih kesederhanaan dan tidak suka berfoya-foya.

7. Kaus Juga Menggambarkan Pribadi Yang Cuek

Perempuan yang sering memakai kaus menggambarkan bahwa dia memiliki sifat cuek dan tidak terlalu terkontrol oleh lingkungan sosialnya. Mereka tidak terlalu mendengarkan pendapat orang lain, terlebih dalam masalah penampilan.

Selama itu membuat mereka nyaman dan tidak mengganggu orang lain maka mereka akan cuek terhadap komentar apapun.

Jadi, apakah kamu adalah salah satu yang suka pakai kaus? Jika iya, selamat kamu memiliki karakter-karakter seperti diatas.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Inilah Alasan Mengapa Perempuan Tidak Boleh Terlalu Bergantung Pada Lelakinya

Konon lelaki selalu berada satu langkah di depan perempuan, lelaki adalah pemimpin, kepala rumah tangga, pelindung dan pembimbing perempuan. Namun, bukankah kita sebagai perempuan juga harus bisa mandiri? Bukan untuk memungkiri hal diatas, namun kita juga tidak boleh bergantung sepenuhnya kepada laki-laki. Mengapa? Inilah alasan logisnya.

1. Merasa Dicintai Akan Membuat Peluang Untuk Lelaki Menyakiti

Percaya atau tidak, lelaki adalah makhluk yang ber ego tinggi, untuk itu jangan menunjukan jika cintamu lebih besar daripada cintanya. Karena hal tersebut akan membuatnya aman dan tidak tertantang dalam suatu hubungan.

Berbeda dengan perempuan yang sangat senang merasa dicintai namun lelaki malah akan besar kepala saat merasakannya. Ingat, hakikat perempuan adalah dikejar bukan mengejar.

Jangan biarkan dia memiliki peluang untuk menyakitimu. Karena semakin kamu mencintainya semakin kamu bergantung pula pada dirinya, hal ini tentunya harus dihindari.

2. Lelaki Akan Merasa Dihargai Saat Ia Dibutuhkan


Selain ber ego tinggi, lelaki juga menjungjung tinggi harga dirinya. Keinginannya untuk menjadi pemenang, menguasai, dan membantumu adalah nyata adanya.

Saat kamu meminta bantuan dia saat itu pula kamu sedang memenuhi harga dirinya. Namun, jangan membuat dirimu lemah dengan selalu mengandalkan dia, kamu hanya perlu memenuhi harga dirinya tanpa membuat dirimu terlihat lemah dan bergantung padanya.

3. Jangan Buang Potensimu Hanya Untuk Menjaga Hatinya


Setiap orang tentu saja memiliki potensi, jangan abaikan potensimu hanya karena kamu takut berada satu langkah didepan lelakimu yang akan membuat harga dirinya terluka.

Karena seharusnya dia akan mendukungmu dan termotivasi jika kamu berada satu langkah didepannya, untuk itu jangan takut untuk mengembangkan potensimu hanya karena menjaga hatinya. Kamu berhak untuk maju tanpa menyakiti harga dirinya.

4. Luka Bisa Datang Kapan Saja, Jangan Larut Dalam Bahagia


Ada yang maha membolak balikan hati manusia. Siapapun bisa berubah jika takdir sudah berkehendak, maka janganlah kamu terlalu bergantung pada lelakimu, jika suatu saat dia pergi dan membuatmu sakit hati kamu akan terpuruk karena kehilangannya.

Jangan jadi perempuan lemah, ada atau tidak ada nya dia kita harus tetap hidup. Maka dari itu sisakan ruang dihatimu untuk menerima rasa sakit, agar ketika hal itu tiba kamu bisa siap dan mengatasinya saat itu juga.

5. Perempuan Berhak Menentukan Jalan Hidupnya Sendiri


Lelaki memang harus dihormati, terlebih jika statusnya sudah menjadi suami. Patuh pada nya merupakan suatu kewajiban perempuan, namun bukan berarti kita tidak lagi punya hak atas diri sendiri.

Ada beberapa hal yang memang kita sendiri yang berhak memutuskannya, tanpa campur tangan lelaki. Jangan sampai karena terlalu tunduk maka kamu kehilangan hak atas dirimu sendiri.

Perempuan hanya butuh perlindungan agar bisa tetap berjalan, bukan bergantung sepenuhnya dan tidak bisa hidup tanpa lelakinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

7 Kebiasaan Ini Bisa Membuatmu Dihindari Oleh Para Lelaki

Setiap laki-laki memiliki kriteria perempuan idaman masing-masing. Namun secara umum, ternyata ada beberapa sifat atau kebiasaan perempuan yang cenderung membuat laki-laki justru malah menjauh.

Ini demi kebaikanmu, jika kamu tak ingin laki-laki yang kamu sayang menjauh darimu, lebih baik hindari deh 7 kebiasaan ini.

1. Terlalu Lama dalam Berdandan

Seringkali perempuan lupa diri dalam hal berdandan. Bahkan sampai laki-laki merasa jenuh untuk menunggu perempuan sampai selesai berdandan. Untuk mengatasi masalah ini mungkin kamu bisa mulai berdandan dari jauh-jauh waktu sebelum jam janjimu dengan teman lelakimu.

2. Berpikir Bahwa Seharusnya Laki-lakilah yang Mengalah

Buanglah jauh-jauh pikiran yang satu ini. Cobalah untuk lebih adil dalam menjalin sebuah hubungan. Jangan selalu berpikiran dan menuntut laki-lakilah yang harus selalu mengalah. Karena di beberapa kesempatan, bisa jadi kitalah yang salah. Dan sudah sewajarnya untuk mangalah.

3. Terlalu Cemburu

Dalam sebuah hubungan, cemburu memang diperlukan. Namun jangan sampai rasa cemburumu itu berlebihan. Faktanya sebagian besar laki-laki tak menyukai sikap perempuan yang cemburunya terlalu berlebihan. Bukannya membuat ia semakin yakin jika kamu sayang. Perbuatan seperti ini justru membuatnya merasa terganggu dan jengah padamu.

4. Bertingkah Sok Imut

Apakah kamu pernah menemui perempuan yang bertingkah sok imut di depan pasangannya atau gebetannya? Bagaimana kamu melihatnya, apakah kamu merasa laki-laki yang bersamanya merasa nyaman dan menyukai tingkah perempuan itu? Karena pada umumnya laki-laki justru merasa risih dengan sikap perempuan yang terlalu sok imut.

5. Berbicara Terlalu Keras

Boleh saja berbicara dengan semangat 45 saat sedang mengobrolkan sesuatu yang seru dengan teman. Namun jangan sampai lupa diri ya. Bisa saja sikapmu itu membuat teman lelakimu merasa terganggu dan illfeel loh.

6. Menjadikan PMS Sebagai Alasan untuk Jadi Sosok yang Menyebalkan

Hayoo ngaku, kamu termasuk tidak? Laki-laki pada umumnya tak menyukai perempuan yang seringkali marah tak jelas dan saat ditanya yang dijadikan alasan adalah PMS. Ini adalah hal yang menjengkelkan bagi seorang laki-laki.

7. Menanggapi Masalah Hanya dengan Tangisan

Menangis bukanlah sebuah solusi yang tepat di pikiran laki-laki. Mereka berpikiran bahwa menangis tak akan bisa menyelesaikan masalah yang ada.

Laki-laki tak suka melihat perempuan menangis saat ada masalah karena mereka sadar bahwa kemungkinan kecil bagi mereka bisa meredakan tangisan seorang perempuan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top