Love & Sex

Dibanding Cari Sosok yang Kaya Raya, Perempuan Millenials Lebih Suka Lelaki yang Bisa Dipercaya

Tak perlu mengelak, perempuan pasti mendambakan sosok pria yang bisa dipercaya. Tak terkecuali para perempuan milenial yang sekarang menginjak usia 21-29 tahun. Di balik problematika tingginya angka perempuan milenial yang belum menikah, sejatinya ada ekspetasi tersendiri yang diharapkan perempuan ini dari para calon pasangannya. Tidak, perempuan sekarang tak lagi cari pria yang kaya raya. Justru mereka mencari sosok yang bisa dipercaya.

Kamu pun pasti demikian, bukan? Kamu membutuhkan lelaki yang bisa bertanggungjawab dengan segala omongan dan janjinya. Dalam sebuah studi dari National Institute of Population and Social Security Research menunjukkan bahwa lebih dari 50% perempuan yang belum menikah tidak memiliki niat untuk menjalin hubungan dengan pria yang tidak serius. Bukan perkara laku atau tidak, namun lantaran banyak perempuan lebih memilih bertahan dan menanti sosok pria yang bisa dipercaya.

Perempuan Milenial Rentan dengan Hubungan LDR, Karena Kebanyakan Dari Mereka Ingin Sosok Lelaki yang Selalu Siaga

LDR itu berat, dan kebanyakan perempuan milenial tak bisa kompromi dengan situasi yang satu ini. Sebab pada dasarnya perempuan sangat mengharapkan pria yang keberadaannya, baik secara fisik dan emosional, selalu ada untuknya. Perempuan milenial tak menuntut macam-macam, hanya soal keberadaan terutama saat sang perempuan merasa kesepian.

Lelaki yang Tepat Bagi Perempuan Millenials Adalah Mereka yang Setia Jadi Pendengar yang Baik, Sekaligus Teman Diskusi yang Kooperatif

Mungkin banyak yang mengatakan kalau perempuan adalah makhluk yang cerewet. Ya, pada dasarnya itu memang benar, namun disamping itu sejatinya perempuan sangatlah butuh sosok yang setia mendengar setiap celotehan mereka. Serta saat butuh sosok yang asyik diajak diskusi, perempuan berharap laki-laki yang jadi pasangannya bisa memenuhi keinginannya tersebut.

Saat Sedang Mengobrol Santai, Selera Humor yang Baik Akan Jadi Nilai Tambah Tersendiri Bagi Perempuan Millenials

Firma keuangan Experian pernah melakukan riset terhadap 2000 responden perempuan, dan hasilnya mengejutkan. Ternyata, perempuan lebih mengutamakan pria yang humoris dibanding lelaki yang memiliki ketampanan dan kekayaan. Dalam riset tersebut, sebanyak 87 persen perempuan senang dengan pria berselera humor tinggi. Hal ini dipicu lantaran perempuan ingin sosok yang bisa menyenangkan hidupnya. Kamu setuju?

Mereka Tak Menampik Selalu Mendambakan Sosok yang Penuh Kejutan

Ya, perempuan memang sangat senang dengan kejutan, apa pun bentuknya. Kejutan itu bukan soal kualitas atau kuantitas dari sebuah obyek yang dia berikan, namun bagaimana kejutan tersebut bisa meninggalkan sebuah kesan mendalam. Bagi perempuan milenial, kejutan yang lebih berkesan baginya adalah sebuah kejutan di saat yang tak terduga dengan kado atau pemberian yang selama ini tak pernah dibayangkannya. Bukan semata-mata kejutan berbau romantisme.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menikmati Akhir Pekan Akan Lebih Menyenangkan Tanpa Terdistraksi Isi Linimasa Instagram

Sekalipun kamu tinggal di Jakarta yang katanya semakin sulit menemukan lokasi wisata, bukan berarti kamu tak bisa menikmati akhir pekanmu. Macet memang sudah jadi bagian hidup sehari-hari, termasuk saat akhir pekan, tapi jangan sampai keadaan ini membuatmu putus asa dan jadinya hanya sibuk menatap layar gawai selama seharian penuh saat akhir pekan.

Kamu perlu tahu, terdistraksi dengan isi Instagram setiap hari hanya akan membuat pikiran rentan depresi. Karenanya, saat akhir pekan lebih baik isilah waktumu dengan kegiatan yang lebih menyenangkan. Jalan-jalan keliling kota misalnya.

Supaya Tak Bosan dengan Suasana yang Sudah Pernah Kamu Kunjungi, Pilihlah Satu Tempat yang Berbeda

Yang namanya jalan-jalan keliling kota bukan berarti hanya dihabiskan untuk mengitari mall saja ya kawan. Memang, mall ini akhirnya seperti jadi satu-satunya destinasi yang harus dikunjungi saat akhir pekan, tapi kamu cobalah meluangkan waktu sejenak untuk mencari tahu tempat-tempat wisata yang mungkin jarang terekspos.

Kamu bisa memulai perjalananmu di akhir pekan sejak pagi, mungkin kamu bisa mendatangi tempat-tempat yang terasa segar dan bisa jadi pilihan yang menarik di pagi hari. Kalau sebagai perempuan kamu masih canggung untuk pergi sendiri, ya tak masalah jika hendak mengajak teman atau pacar.

Sorenya untuk kesan menanti senja yang tak biasa, jika memang masih ingin berada pada sekitaran Pusat Jakarta. Kamu bisa menikmati matahari terbenam di Pelabuhan Sunda Kelapa. Aktivitas para kapal yang sedang bersandar dan beberapa kegiatan para awaknya akan membuatmu merasakan Jakarta dari sisi yang berbeda.

Sebab Jalanan Ibu kota Sedang Ruwet-ruwetnya, Pastikan Pula Rute Mana yang Tak Akan Membuatmu Merana

Yang namanya jalanan Jakarta memang semakin padat. Jangankan hari biasa, di akhir pekan pun ruas jalanan utama pasti tetap saja macet. Belum lagi kalau ada pembangunan di sana-sini. Karenanya, penting sekali untukmu setidaknya untuk mencari rute alternatif.

Walau terlihat sepele, memilah jalanan yang akan dilalui jadi salah satu kunci untuk dapat menikmati perjalanan. Sebab untuk mencari tahunya pun cukup mudah. Entah itu dari sosial media, atau dari beberapa akun yang biasanya khusus membicarakan tentang jalanan Ibu Kota.

Dari Jauh-jauh Hari, Pilihlah Waktu yang Pas untuk Melakukan Perjalanan

Nah sekiranya kamu sudah tahu tempat mana yang akan kamu tuju serta jalur mana yang akan dilalui, hal selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah soal keberangkatan. Kalau kamu memang ingin pergi sejak pagi, berarti perlu timing yang pas untuk istirahat dan memikirkan soal jam keberangkatan. Berangkat sejak pagi memang lebih menyenangkan karena biasanya jalanan belum seramai biasanya.

Perempuan Mandiri Tahu Pilihan Kendaraan yang Paling Nyaman di Hati

Dari sekian banyak hal-hal yang tapi perlu kamu perhatikan, kamu wajib memikirkan juga soal transportasi apa yang akan dipakai untuk jalan-jalan nanti. Karena biar bagaimanapun kamu tentu tak akan berjalan kaki untuk menikmati akhir pekan. Kecuali cuma makan di warung depan.

Hadir untuk menjawab kebutuhanmu Motor Address Playful dari Suzuki ini bisa mengantarmu menikmati akhir pekan di Jakarta. Skuter yang memang didedikasikan untuk kamu yang masih berjiwa muda, jadi salah satu skuter terbaik untuk untuk menikmati hari lebih produktif. Lengkap dengan aksesori panel bodi yang penuh warna pada bagian frame cover, handle cover, leg shield hingga pada stripping set.

Kamu juga tak perlu khawatir atau ragu, jika ternyata varian warna tak akan sesuai selera, sebab seri skuter matic dari perusahaan berlogo S ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodinya. Kamu bebas pilih warna mana yang sekiranya sangat pas dan cocok untuk karaktermu. Mulai dari Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange Hingga Ice Silver.

Keunggulan lain yang akan menjawab kekhawatirmu saat nanti akan berkendara di tengah jalanan ibukota saat akhir pekan tiba. Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang memang dipercaya menghasilkan performa baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1

Dengan komposissi mesin seperti itu, perihal biaya bahan bakar kamu tentu tak perlu ragu, sebab motor ini jadi skuter matic yang tergolong irit. Selain menghemat waktu dalam perjalanan, berkendara dengan Suzuki Adress Playful ini juga membantumu menghemat budget akhir pekan dari perihal ongkos kendaraan.

Saat Sudah Sampai Tujuan, Silahkan Nikmati Dulu Waktu Liburan, Jangan Sibuk Unggah Foto di Media Sosial

Perjalanan menuju tempat wisata memakan waktu yang tak sebentar. Karenanya, sebisa mungkin kalau memang bukan sesuatu yang penting dan bersifat darurat, sebaiknya cobalah nikmati waktu akhir pekanmu degan berkualitas.

Setidaknya jauhkan diri dari dunia sosial media untuk sehari saja, sebab ini akan berpengaruh pada jiwa. Untuk apa mencari destinasi pelepas penat kalau akhirnya kamu hanya terdistraksi dengan gawaimu? Jika sesekali membuka untuk sekedar posting di instastory instagram bolehlah, namun kalau keblalasan buka akun gosip dan saling balas komentar tentu itu akan membuatmu lupa, jika tadinya kamu sedang ingin menikmati akhir pekan di Jakarta.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Tidak Perlu Khawatir Jika Kamu dan Pasangan Sering Bertengkar, Itu Justru Tanda Kelanggengan Hubungan

Suguhan pemandangan tentang hubungan yang baik selalu digambarkan dengan keharmonisan, mesra dan berbagai hal manis lainnya. Terfokus pada hal itu, kita sering lupa bahwa sebuah hubungan pastilah juga mengalami yang namanya pertengkaran.

Tidak perlu khawatir atau takut jika hal itu akan membuat hubunganmu dengan si dia malah menjadi retak jika sering bertengkar, karena tak selalu begitu. Justru hal itu akan membuat kita lebih mengenali karakter masing-masing.

Sebelum merasa khawatir untuk beberapa kemungkinan yang belum tentu terjadi. Ada hal-hal yang seharusnya bisa kita dapatkan jika sering bertengkar dengan pasangan. Apa saja ya kira-kira ?

Kita Jadi Lebih Mengenal Bagaimana Karakter Pasangan Kita Sebenarnya

Jika selama ini kita selalu menganggap pertengkaran menjadi sebuah pertanda awal dari keretakan hubungan, tidaklah selamanya benar. Hal lain yang mesti kita ketahui bahwa pertengkaran kadang membantu kita untuk lebih mengenal dan memahami karakter masing-masing.

Setelah bertengkar, pastilah ada pelajaran baru yang akan kita pahami tentang dirinya. Dari titik ini, kita lebih banyak belajar untuk bisa lebih memahaminya lagi.

Juga Membuat Kita Lebih Saling Perhatian Lagi

Berbagai alasan untuk pertengkaran yang kita rasakan salah satunya mungkin disebabkan oleh rasa ingin diperhatikan olehny. Nah, begitu pula sebaliknya. Dia juga mungkin ingin diperhatikan lebih oleh kita sebagai pasangannya.

Hal ini jelas akan membuat hubungan yang kita jalin tetap berjalan dan mempererat rasa yang dimiliki. Dengan kata lain, hal ini jadi salah satu bukti bahwa pertengkaran itu bertujuan untuk membuat satu sama lain.

Pertengkaran Memang Menyinggung Perasaan, Tapi Juga Membuat Kita Sadar

Mementingkan ego mungkin adalah penyebab utama yang memicu pertengkaran yang terjadi dalam sebuah hubungan. Jika sudah terjadi hal yang perlu diperhatikan adalah, bagaimana sikap kita dan pasangan setelah kejadian tersebut.

Apakah tetap bertahan dengan ego yang dimiliki atau menjadikan itu sebagai pelajaran yang akan membantu kita untuk menghilangkan keegoisan? Karena ego yang berlebihan tidak akan membuatmu jauh lebih baik justru sebaliknya hal itu bisa menyakitimu dan pasanganmu.

Hal Lainnya, Tak Perlu Jadi Orang Lain Untuk Menyampaikan Sesuuatu yang Tak Disuka

Menjadi diri sendiri adalah hal yang memang sudah seharusnya kita lakukan, terlebih dalam menjalin hubungan. Maka ketika kita dihadapkan dengan pertengkaran, kita tidak perlu menjadi orang lain. Sampaikan apa yang tak kau sukai, agar dia juga bisa intropeksi diri.

Setelah itu, ia akan paham dan mungkin berubah sesuai yang kita harapkan.

Berkali-kali Terlibat Masalah Tapi Selalu Berhasil Melaluinya, Jadi Bukti Bahwa Cinta Lebih Kuat dari Semua Pertengkaran yang Ada

Menjalani hubungan yang dibumbui dengan beberapa pertengkaran mungkin memang bukanlah hal yang mudah untuk dilalui. Namun, haruskan kita  menyerah hanya karena hal tersebut? Mampu bertahan meski sering bertengkar justru akan menunjukkan seberapa tulus dan kuatnya rasa cinta yang kita miliki.

Cobalah untuk melihatnya dari sisi yang berbeda, pertengkaran yang ada bisa kita jadikan contoh untuk tidak berlaku hal yang sama dikemudian hari. Sekaligus melatih kita dan pasangan untuk terbiasa mencari solusi bersama untuk masalah yang memang dihadapi dalam hubungan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Jangan Bosan kalau Laki-laki Jarang Telepon dan Lebih Suka Berkirim Pesan

Tak seperti perempuan, ada perbedaan mendasar mengenai kebiasaan menelepon antara perempuan dan laki-laki. Kamu boleh telaah atau sekadar ingat-ingat lagi, saat kamu mengobrol dengan teman sesama perempuan, tentu durasi obrolan kalian bisa lebih dari 1 jam. Tapi coba tanyakan pada temanmu laki-laki, pasti mereka cenderung tak suka menelepon lama-lama dan lebih suka berkirim pesan. Tapi hal ini mungkin agak sedikit berbeda kalau laki-laki sedang mendekati perempuan, sebisa mungkin, mereka akan memperpanjang durasi bicara selama di telepon.

Kamu mungkin pernah atau sering menemukan tipikal laki-laki seperti ini, mereka cenderung lebih suka berkirim pesan dibanding menelepon. Bukan, bukan berarti temanmu itu atau pasanganmu sudah tak suka bicara lama-lama denganmu. Tapi ada alasannya tersendiri. Sebuah penelitian yang dilakukan situs dating EmandLo, menunjukkan kalau pria tak suka berbicara di telepon karena 3 hal ini.

Mereka Lebih Suka Bertemu Langsung Karena Bicara Lewat Telepon Menurut Mereka Tidak Praktis

Kalau teman atau pasanganmu kebetulan ingin membicarakan hal penting, biasanya mereka akan lebih memilih untuk bertemu langsung dibanding membahasnya di telepon. Apalagi menurut para laki-laki, mengungkapkan perasaan lewat telepon sebenarnya adalah cara  yang tak praktis. Sebab bisa saja setiap perkataan yang ada di dalam telepon tak menghasilkan efek yang mereka harapkan. Yup, lelaki memang dikenal sebagai man of action. Mereka lebih memilih bertindak langsung.

Mereka mungkin Punya Aktivitas Lain yang Harus Dilakukan

Berlama-lama di telepon bagi laki-laki justru bisa menghambat mereka melakukan tugas lain. Percayalah, laki-laki punya skala prioritas yang membuat mereka perlu menyelesaikan kegiatan lain dibanding berlama-lama di telepon.

Lagipula, perempuan dan laki-laki sejatinya punya kemampuan komunikasi yang berbeda. Bagi perempuan, mungkin mudah saja menemukan tema untuk jadi obrolan di telepon. Mulai dari kesibukan di kantor, hingga aktivitas sepele seperti mengecat kuku jari-jari. Sementara laki-laki lebih to the point saat bicara di telepon sehingga biasanya mereka akan kesulitan untuk mencari bahan obrolan lainnya.

Pada Akhirnya, Mereka Lebih Suka Chat dibanding Mengobrol dengan Telepon

Di era teknologi yang makin maju, saling berkirim pesan teks atau chatting jelas jadi pilihan untuk berkomunikasi dengan pasangan lantaran cepat dan simple. Karenanya, kemajuan ini pun yang dimanfaatkan banyak laki-laki untuk berkomunikasi. Kebanyakan laki-laki tidak memiliki hasrat untuk mengutarakan keinginan mereka secara verbal seperti wanita. Jika laki-laki merasa mengirim teks sudah cukup untuk mengutarakan maksud mereka, maka dirinya akan melakukan itu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Berbagi Password Dengan Pasangan? Nih Dampak Negatif yang Harus Kamu Tahu dari Sekarang!

Cinta memang memabukkan. Magnet cinta mampu membuat setiap orang takluk. Rasanya dunia serasa milik berdua. Tak ada lagi hal yang lebih penting selain pasangan. Tak heran bila kemudian kamu menempatkan pasangan sebagai prioritas utama.

Keterbukaan memang salah satu aspek penting dalam menjalin hubungan. Namun pertanyaaanya, perlukah berbagi semua rahasia agar bisa dianggap saling terbuka? Termasuk dalam hal ini adalah password sosial media?

Faktanya 67% pasangan kekasih atau menikah berbagi password satu atau bahkan sejumlah media sosial, termasuk email.

Meskipun telah memiliki pasangan, akan menjadi lebih baik bila kamu tetap memiliki privasi. Ini akan memiliki pengaruh positif untuk kehidupan kamu dan juga hubungan dengan pasanganmu. Belajar percaya pada pasangan akan meningkatkan kualitas hubungan.

Memberikan password sosial media pada pasangan bukan tidak mungkin bisa menimbulkan masalah serius. Pasangan kamu hanya akan terobsesi untuk terus mengecek akun sosial mediamu. Bukankah tidak nyaman menjalin hubungan dengan orang yang tak mempercayaimu lagi?

Bahkan masalah yang lebih serius bisa muncul ketika kalian putus cinta. Memberikan password sosial mediamu pada pasanganmu itu berarti dia jadi ikut memegang kendali penuh didalamnya. Putus cinta menghasilkan efek emosi yang kuat. Bukan tidak mungkin dalam situasi tersebut dia akan memanfaatkan sosial mediamu untuk melakukan hal-hal yang buruk.

Kalau sudah begini kamu pun tidak bisa berbuat banyak.  Setidaknya sebelum berbagi password sosial media dengan pasangan, kamu harus terlebih dahulu menimbang akibat negatif yang bisa saja timbul.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top