Inspirasi & Motivasi

Di Media Sosial, Seiring dengan Bertambahnya Usia, Kamu Akan Berubah Jadi Sosok Pembaca Saja

Percaya atau tidak, selalu ada energi baru yang bisa kita temukan di media sosial. Entah itu energi untuk lebih untuk berbuat kebaikan, atau energi untuk marah-marah ke orang. Jadi sesuatu yang tak bisa dipungkiri, media sosial memang sudah mengambil bagian dan peranan dalam kehidupan kita sekarang.

Ya, kita tak bisa menutup mata, pada banyaknya pasangan yang bertemu di kolom komentar. Perempuan yang menemukan laki-laki pujaan, bahkan ibu dan bapak kita yang juga bertemu teman lawasnya, yang sudah tak bertemu sekian lama di Facebook. 

Hidup berjalan, usia bertambah, sikap kita pada sosial media pun turut serta berubah. Benar memang, setiap hari kita masih bersamanya. Tapi, tak lagi jadi sesuatu yang kita pakai seperti dulu, kira-kira mengapa begitu ya?

Kita Sadar, Membagikan Masalah di Media Sosial Tak Akan Menemukan Jawaban

Saat masih duduk di bangku SMA dulu, rasanya media sosial jadi tempat terbaik untuk menceritakan segala hal. Mulai dari sesuatu yang bahagia, sampai kisah sedih hidup kita pun ditaruh di sana. Tanpa memilah apa yang layak dan yang tidak layak, pada masa itu yang kita tahu adalah ingin menumpahkan keluh kesah, dan berharap dapat jawaban dari sana.

Bertumbuh menjadi perempuan dewasa, kita mulai punya pandangan baru atas kegiatan membagikan suatu hal. Semua situasi yang bersifat pribadi lebih disimpan untuk diri sendiri. Kita belajar, untuk hanya membagikan sesuatu yang bisa dinikmati semua orang tanpa membuat orang lain merasa risih.

Pelan-pelan Berbagai Hal-hal yang Mengundang Tawa, Jauh Lebih Menyenangkan dari Status Galau Atas Beratnya Cobaan yang Kita Terima

Yap, coba lihat isi postinganmu beberapa tahun lalu. Bisa jadi masih didominasi hal-hal yang menjelaskan kejadian patah hati, bocornya ban motor saat pulang sekolah atau kuliah, sampai dosen yang menyebalkan saya turut serta dijadikan bahan postingan.

Beruntungnya hal-hal sepeti itu tak lagi kita lakoni. Jika beberapa tahun lalu, kita masih sibuk galau di status hanya karena tak kunjung punya pacar, kini yang kita bagikan boleh jadi adalah sesuatu yang bisa jadi sumber tawa untuk semua orang. Video-video lucu penghilang penat, potret-potret menarik yang membuat tenang, sampai isi percakapan-percakapan yang dijadikan meme pun, kini terasa jauh lebih menenangkan.

Kesibukan dan Kegiatan Lain, Memaksa Kita Untuk Melupakan Aktivitas di Media Sosial

 

Gambarannya begini, sedari pagi kita harus bangun lebih cepat daripada zaman sekolah atau kuliah dulu. Membuatkan sarapan untuk diri sendiri, lalu mandi untuk kemudian berangkat ke kantor dan bekerja. Setelahnya, ketika akan pulang hari mungkin sudah malam. Lelah bekerja seharian, ditambah dengan kegiatan lain yang mungkin juga kita lakukan. Jadi sesuatu yang menguras fokus dan waktu yang kita miliki.

Meski pun ada waktu senggang untuk membuka media sosial, pastilah tak selues dulu. Kehidupan dan cara kita menjalani hari, berubah kala sudah bertambah dewasa. Sebab kita tahu, mana hal yang harus didahulukan dengan sesuatu yang bisa dikesampingkan.

Lagipula Terasa Sayang Jika Sisa Waktu yang Ada, Hanya Dipakai Untuk Berselanjar di Media Sosial

Nah, dari banyaknya kegiatan yang kita lakukan sehari-hari. Barangkali waktu untuk bisa beristirahat hanyalah sedikit. Untuk itu, jika harus diisi dengan sibuk membuka media sosial juga rasanya akan sayang sekali.

Semakin dewasa kita, semakin sulit pula untuk bisa menemukan waktu berkualitas untuk diri sendiri. Maka, jika ada waktu senggang yang bisa dimanfaatkan. Kita mungkin akan lebih suka untuk mengisinya dengan hal-hal yang lebih menyenangkan. Tapi bukan berarti media sosial tak menyenangkan ya, cuma ada porsi yang berbeda untuk melakukan itu.

Dan yang Terpenting, Kita Sadar Media Sosial Hanyalah Dunia Khayal yang Jelas Jauh Berbeda dengan Dunia Nyata

Dulu kita boleh merasa senang, atas ucapan dan kalimat memberi semangat dari teman atass status sedih yang mungkin kita bagikan. Tapi, kali ini kita mulai belajar. Benarkah mereka tulus untuk memberi semangat, atau hanya jadi tameng dari cemooh yang juga dibicarakaan bersamaan di tempatnya sana.

Sebab sesunggunya, apapun yang kita bagikan di media sosial. Hanya sedikit orang yang benar-benar peduli paham, selebihnya? Mungkin menghujat dalam hati.

Hidup yang membawa kita sampai pada titik ini membuat kita sadar, bahwa menjalani kehidupan tak hanya bisa digantungkan dari banyaknya ‘like’ dan ‘komen’ di Instagram. Lebih dari itu, kita perlu melanjutkan hidup dan membuka mata atas banyaknya perbedaan di dunia khayal dan dunia nyata yang benar.

Tetap berada di Media sosial, jelas sah-sah saja. Tapi kali ini kita cukupj jadi pihak yang berperan sebagai pembaca saja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menikmati Akhir Pekan Akan Lebih Menyenangkan Tanpa Terdistraksi Isi Linimasa Instagram

Sekalipun kamu tinggal di Jakarta yang katanya semakin sulit menemukan lokasi wisata, bukan berarti kamu tak bisa menikmati akhir pekanmu. Macet memang sudah jadi bagian hidup sehari-hari, termasuk saat akhir pekan, tapi jangan sampai keadaan ini membuatmu putus asa dan jadinya hanya sibuk menatap layar gawai selama seharian penuh saat akhir pekan.

Kamu perlu tahu, terdistraksi dengan isi Instagram setiap hari hanya akan membuat pikiran rentan depresi. Karenanya, saat akhir pekan lebih baik isilah waktumu dengan kegiatan yang lebih menyenangkan. Jalan-jalan keliling kota misalnya.

Supaya Tak Bosan dengan Suasana yang Sudah Pernah Kamu Kunjungi, Pilihlah Satu Tempat yang Berbeda

Yang namanya jalan-jalan keliling kota bukan berarti hanya dihabiskan untuk mengitari mall saja ya kawan. Memang, mall ini akhirnya seperti jadi satu-satunya destinasi yang harus dikunjungi saat akhir pekan, tapi kamu cobalah meluangkan waktu sejenak untuk mencari tahu tempat-tempat wisata yang mungkin jarang terekspos.

Kamu bisa memulai perjalananmu di akhir pekan sejak pagi, mungkin kamu bisa mendatangi tempat-tempat yang terasa segar dan bisa jadi pilihan yang menarik di pagi hari. Kalau sebagai perempuan kamu masih canggung untuk pergi sendiri, ya tak masalah jika hendak mengajak teman atau pacar.

Sorenya untuk kesan menanti senja yang tak biasa, jika memang masih ingin berada pada sekitaran Pusat Jakarta. Kamu bisa menikmati matahari terbenam di Pelabuhan Sunda Kelapa. Aktivitas para kapal yang sedang bersandar dan beberapa kegiatan para awaknya akan membuatmu merasakan Jakarta dari sisi yang berbeda.

Sebab Jalanan Ibu kota Sedang Ruwet-ruwetnya, Pastikan Pula Rute Mana yang Tak Akan Membuatmu Merana

Yang namanya jalanan Jakarta memang semakin padat. Jangankan hari biasa, di akhir pekan pun ruas jalanan utama pasti tetap saja macet. Belum lagi kalau ada pembangunan di sana-sini. Karenanya, penting sekali untukmu setidaknya untuk mencari rute alternatif.

Walau terlihat sepele, memilah jalanan yang akan dilalui jadi salah satu kunci untuk dapat menikmati perjalanan. Sebab untuk mencari tahunya pun cukup mudah. Entah itu dari sosial media, atau dari beberapa akun yang biasanya khusus membicarakan tentang jalanan Ibu Kota.

Dari Jauh-jauh Hari, Pilihlah Waktu yang Pas untuk Melakukan Perjalanan

Nah sekiranya kamu sudah tahu tempat mana yang akan kamu tuju serta jalur mana yang akan dilalui, hal selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah soal keberangkatan. Kalau kamu memang ingin pergi sejak pagi, berarti perlu timing yang pas untuk istirahat dan memikirkan soal jam keberangkatan. Berangkat sejak pagi memang lebih menyenangkan karena biasanya jalanan belum seramai biasanya.

Perempuan Mandiri Tahu Pilihan Kendaraan yang Paling Nyaman di Hati

Dari sekian banyak hal-hal yang tapi perlu kamu perhatikan, kamu wajib memikirkan juga soal transportasi apa yang akan dipakai untuk jalan-jalan nanti. Karena biar bagaimanapun kamu tentu tak akan berjalan kaki untuk menikmati akhir pekan. Kecuali cuma makan di warung depan.

Hadir untuk menjawab kebutuhanmu Motor Address Playful dari Suzuki ini bisa mengantarmu menikmati akhir pekan di Jakarta. Skuter yang memang didedikasikan untuk kamu yang masih berjiwa muda, jadi salah satu skuter terbaik untuk untuk menikmati hari lebih produktif. Lengkap dengan aksesori panel bodi yang penuh warna pada bagian frame cover, handle cover, leg shield hingga pada stripping set.

Kamu juga tak perlu khawatir atau ragu, jika ternyata varian warna tak akan sesuai selera, sebab seri skuter matic dari perusahaan berlogo S ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodinya. Kamu bebas pilih warna mana yang sekiranya sangat pas dan cocok untuk karaktermu. Mulai dari Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange Hingga Ice Silver.

Keunggulan lain yang akan menjawab kekhawatirmu saat nanti akan berkendara di tengah jalanan ibukota saat akhir pekan tiba. Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang memang dipercaya menghasilkan performa baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1

Dengan komposissi mesin seperti itu, perihal biaya bahan bakar kamu tentu tak perlu ragu, sebab motor ini jadi skuter matic yang tergolong irit. Selain menghemat waktu dalam perjalanan, berkendara dengan Suzuki Adress Playful ini juga membantumu menghemat budget akhir pekan dari perihal ongkos kendaraan.

Saat Sudah Sampai Tujuan, Silahkan Nikmati Dulu Waktu Liburan, Jangan Sibuk Unggah Foto di Media Sosial

Perjalanan menuju tempat wisata memakan waktu yang tak sebentar. Karenanya, sebisa mungkin kalau memang bukan sesuatu yang penting dan bersifat darurat, sebaiknya cobalah nikmati waktu akhir pekanmu degan berkualitas.

Setidaknya jauhkan diri dari dunia sosial media untuk sehari saja, sebab ini akan berpengaruh pada jiwa. Untuk apa mencari destinasi pelepas penat kalau akhirnya kamu hanya terdistraksi dengan gawaimu? Jika sesekali membuka untuk sekedar posting di instastory instagram bolehlah, namun kalau keblalasan buka akun gosip dan saling balas komentar tentu itu akan membuatmu lupa, jika tadinya kamu sedang ingin menikmati akhir pekan di Jakarta.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Tidak Perlu Khawatir Jika Kamu dan Pasangan Sering Bertengkar, Itu Justru Tanda Kelanggengan Hubungan

Suguhan pemandangan tentang hubungan yang baik selalu digambarkan dengan keharmonisan, mesra dan berbagai hal manis lainnya. Terfokus pada hal itu, kita sering lupa bahwa sebuah hubungan pastilah juga mengalami yang namanya pertengkaran.

Tidak perlu khawatir atau takut jika hal itu akan membuat hubunganmu dengan si dia malah menjadi retak jika sering bertengkar, karena tak selalu begitu. Justru hal itu akan membuat kita lebih mengenali karakter masing-masing.

Sebelum merasa khawatir untuk beberapa kemungkinan yang belum tentu terjadi. Ada hal-hal yang seharusnya bisa kita dapatkan jika sering bertengkar dengan pasangan. Apa saja ya kira-kira ?

Kita Jadi Lebih Mengenal Bagaimana Karakter Pasangan Kita Sebenarnya

Jika selama ini kita selalu menganggap pertengkaran menjadi sebuah pertanda awal dari keretakan hubungan, tidaklah selamanya benar. Hal lain yang mesti kita ketahui bahwa pertengkaran kadang membantu kita untuk lebih mengenal dan memahami karakter masing-masing.

Setelah bertengkar, pastilah ada pelajaran baru yang akan kita pahami tentang dirinya. Dari titik ini, kita lebih banyak belajar untuk bisa lebih memahaminya lagi.

Juga Membuat Kita Lebih Saling Perhatian Lagi

Berbagai alasan untuk pertengkaran yang kita rasakan salah satunya mungkin disebabkan oleh rasa ingin diperhatikan olehny. Nah, begitu pula sebaliknya. Dia juga mungkin ingin diperhatikan lebih oleh kita sebagai pasangannya.

Hal ini jelas akan membuat hubungan yang kita jalin tetap berjalan dan mempererat rasa yang dimiliki. Dengan kata lain, hal ini jadi salah satu bukti bahwa pertengkaran itu bertujuan untuk membuat satu sama lain.

Pertengkaran Memang Menyinggung Perasaan, Tapi Juga Membuat Kita Sadar

Mementingkan ego mungkin adalah penyebab utama yang memicu pertengkaran yang terjadi dalam sebuah hubungan. Jika sudah terjadi hal yang perlu diperhatikan adalah, bagaimana sikap kita dan pasangan setelah kejadian tersebut.

Apakah tetap bertahan dengan ego yang dimiliki atau menjadikan itu sebagai pelajaran yang akan membantu kita untuk menghilangkan keegoisan? Karena ego yang berlebihan tidak akan membuatmu jauh lebih baik justru sebaliknya hal itu bisa menyakitimu dan pasanganmu.

Hal Lainnya, Tak Perlu Jadi Orang Lain Untuk Menyampaikan Sesuuatu yang Tak Disuka

Menjadi diri sendiri adalah hal yang memang sudah seharusnya kita lakukan, terlebih dalam menjalin hubungan. Maka ketika kita dihadapkan dengan pertengkaran, kita tidak perlu menjadi orang lain. Sampaikan apa yang tak kau sukai, agar dia juga bisa intropeksi diri.

Setelah itu, ia akan paham dan mungkin berubah sesuai yang kita harapkan.

Berkali-kali Terlibat Masalah Tapi Selalu Berhasil Melaluinya, Jadi Bukti Bahwa Cinta Lebih Kuat dari Semua Pertengkaran yang Ada

Menjalani hubungan yang dibumbui dengan beberapa pertengkaran mungkin memang bukanlah hal yang mudah untuk dilalui. Namun, haruskan kita  menyerah hanya karena hal tersebut? Mampu bertahan meski sering bertengkar justru akan menunjukkan seberapa tulus dan kuatnya rasa cinta yang kita miliki.

Cobalah untuk melihatnya dari sisi yang berbeda, pertengkaran yang ada bisa kita jadikan contoh untuk tidak berlaku hal yang sama dikemudian hari. Sekaligus melatih kita dan pasangan untuk terbiasa mencari solusi bersama untuk masalah yang memang dihadapi dalam hubungan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Sedang Patah Hati, Luna Maya Berterimakasih Pada Teman-teman yang Ia Miliki

Beberapa hari belakangan, nama aktris cantik Luna Maya memang jadi bahan perbincangan. Yap, ia jadi sorotan setelah kabar putusnya ia dengan sang kekasih Reino Barack muncul ke permukaan. Yap, setelah 5 tahun bersama, nyatanya Luna dan Reino akhirnya memilih jalan mereka masing-masing.

Ini bisa dilihat dari unggahan foto yang dibadikan oleh luna pada laman instagram pribadinya. Foto-foto itu adalah kumpulan beberapa momen kebersamaannya bersama dengan Reino selama 5 tahun pacaran. Disertai dengan caption yang berisi ucapan maaf.

Setelah unggahannya tersebut, dari pantuan kami di laman instgramnya. Luna terlihat sedan banyak menghabiskan waktu di Amerika. Terkesan ingin menenangkan diri dari patah hati yang baru saja dialami, barangkali luna memang sedang butuh waktu sendiri. Namun tak hanya itu saja, dirinya juga terlihat mengunjungi Thailand dan bertemu dengan salah satu sahabatnya, yakni Ayu Dewi, yang sedang merayakan hari ulang tahun pernikahannya dengan sang suami, Regi Datau.

Kehadiran teman-temannya pada masa-masa seperti ini, barangkali memang jadi salah satu sumber kekuatan untuk ia bisa menghadapi kisah cinta yang baru saja ia sudahi. Ia berterimakasih atas dukungan dan suntikan energi yang teman-temannya berikan pada dirinya.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Aura Kasih, Mulai Terbuka untuk Akui Pacar Bulenya yang Baru

Sekitar bulan agustus lalu, Aura Kasih memang sempat kelihat menggandeng seorang lelaki untuk menonton sebuah pagelarran fashion show. Masih tertutup dan tak mau membuka suara perihal hubungannya dengan sang pacar baru.

Baru-baru ini, dilansir dari laman detik.com, pada Selasa (18/9) ditemui di salah satu tempat di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, ia terlihat mulai berani sedikit bercerita. “Aku suka cowok-cowok romantis, kalau nggak romantis kan nggak mungkin aku mau. Aku sukanya yang romantis-romantis.” paparnya.

Namun tentang siapa pacar barunya itu, ia masih enggan untuk membeberkan. Ia hanya berkata bahwa pertemuannya dengan sang pacar terjadi begitu saja, tanpa rencana apa-apa. Dan hal menarik lainnya, konon sang pacar berusia lebih muda darinya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top