Inspirasi & Motivasi

Dear Laki-Laki Tidak Susah Untuk Menyenangkan Hati Kami, Cukup Dengan Tidak Menanyakan Hal Ini

Dear Laki-Laki Tidak Susah Untuk Menyenangkan Hati Kami, Cukup Dengan Tidak Menanyakan Hal Ini

Kata laki-laki perempuan sulit dimengerti. Itu kenapa sebagian laki-laki berusaha berkomunikasi dengan melontarkan sejumlah pertanyaan kepada kami para perempuan. Kami hargai usahamu, mencoba memahami kami. Namun sesungguhnya, laki-laki juga harus paham, ada hal-hal yang buat kami “tabu” untuk kalian tanyakan.

Demi menyenangkan perempuan dan menghindari perang dingin yang bisa saja terjadi, ada hal-hal yang seharusnya tidak perlu ditanyakan oleh laki-laki kepada perempuan. Apalagi jika belum kenal terlalu dekat, Siap-siap di unfollow deh…

 

Pertanyaan Pembuka Yang Harusnya Di Haramkan “Usia Kamu Sudah Berapa Sekarang?”

Mungkin akan berbeda jika pertanyaan ini diajukan kepada seorang perempuan yang memang sudah dikenal dekat, mungkin laki-laki bisa berdalih agar tahu kapan hari ulang tahunnya. Tetapi jika kamu masih baru kenal sudah langsung memilih pertanyaan ini dengan kalimat pembuka, hal ini bisa mengundang emosi seorang perempuan karena sebagian besar perempuan memang sangat sensitif jika ditanyai masalah usia mereka ditambah jika statusnya kebetulan masih sendiri.
Untuk itu hindari pertanyaan ini diawal-awal perkenalan dengan semua perempuan, laki-laki bisa memperkirakan berapa usia wanita dari penampilannya. Jika dia masih awet muda atau sebaliknya, akan tetapi jika masih penasaran dengan usia sebenarnya bisa ditanyakan beberapa waktu setelah perkenalan. Kamu tentu tidak mau kan, jika perempuan incaranmu tiba-tiba tidak lagi mau membalas pesan hanya karena ditanya berapa usianya. Hehe

 

Pertanyaan Lain Yang Tak Kalah Sensitif “Berat Badan Kamu Berapa, Kok Kamu Gendutan Ya ?”

Demi menghindari tatapan mata melotot dengan durasi waktu cukup lama sebaiknya hindari pertanyaan ini, bagi perempuan berat badan adalah salah satu hal paling sensitif. Meski tubuh mereka kurus ataupun gemuk, perempuan bisa saja memberimu label tidak sopan hanya karena bertanya perihal berat badan mereka. Apalagi jika kamu sering melontarkan pertanyaan tambahan “kok kamu gendutan ya?” karena baginya itu bukanlah hal yang perlu dipertanyakan. Cobalah untuk melihat bentuk tubuhnya dan perkirakan berat badannya, tidak perlu bertanya langsung kepadanya karena itu bisa menimbulkan perdebatan sengit. Apalagi jika kamu tidak bisa lihai dalam pembahasaan masalah berat badan, siap-siap di-diemin deh

 

Entah Itu Untuk Memastikan Atau Memang Penasaran Sebaiknya Jangan Tanyakan “Tumben gak Pakai Make-up” atau “Biasanya Pakai Pensil Alis, Ini Kok Enggak”

Bagi perempuan penampilan adalah satu hal yang paling diperhatikan, dan menjadi salah satu masalah yang paling sensitif jika sekiranya ada laki-laki yang coba mengoreksi penampilannya meski itu hanya sekedar bertanya. Ada waktu-waktu tertentu yang membuat mereka ingin tampil dengan make-up tapi kadang juga tidak ingin mengenakan make-upnya, dan jika ingin ditanya alasannya ini akan memakan waktu yang cukup lama atau hanya berujung dengan jawabannya yang menunjukkan ketidak senangannya “Kenapa emang kamu tidak suka aku make-up, kamu maunya aku polos aja kaya mbo-mbo?” Atau  “Kamu mau aku keluar ga pake alis biar kaya tuyul gitu?”
Hhmm kebayang kan gimana respon yang akan diterima laki-laki jika mencoba bertanya tentang hal ini kepada perempuan?

 

Hingga Ke Pertanyaan Paling Keramat “Kapan Kamu Menikah ?”

Meski ditanyakan oleh orang terdekat sekalipun pertanyaan ini selalu berhasil mengubah raut wajah setiap perempuan yang tadinya tersenyum manis berubah menjadi kusam masam. Apalagi jika statusnya belum lama diputusin atau digantungin sama kekasihnya, pertanyaan ini bisa berhasil mencabik-cabik hati perempuan. Karena bagi tiap mereka pasti selalu ada alasan yang memang dia pertimbangkan untuk belum menikah, dan hal tersebut bersifat pribadi yang tidak seharusnya dipertanyakan oleh orang lain. Termaksud laki-laki yang sedang mendekatinya sekalipun, dan demi menjaga hubungan yang bisa tetap terjaga sebaiknya hindari pertanyan-pertanyaan seperti ini.

 

Dan Nyata Penderitaan Belum Berakhir Dengan Menikah Karena Masih Ada Pertanyaan “Kapan Punya Anak?”

Ini adalah pertanyaan yang kerap membuat hati perempuan yang telah menikah tapi belum memiliki anak pasti meringis, setelah menikah memang beban pikiran mereka akan lebih berat. Terlepas dari pertanyaan kapan menikah tak membuat mereka bebas, karena masih ada pertanyaan-pertanyaan baru yang bahkan bisa lebih terasa memilukan. Mertua mungkin adalah orang yang sepertinya berhak untuk menanyakan hal tersebut, akan tetapi tetap saja itu menyakiti hati. Tidak perlu bertanya, sebaiknya didoakan saja ini lebih sedikit membantu.
Memerlakukan perempuan dengan baik adalah hal yang harus dilakukan, terutama bagi laki-laki. Menjaga ucapan-ucapan yang sekiranya akan menyinggung hati dan perasaan mereka akan memberimu nilai lebih dimata setiap perempuan. Jadi untuk itu hindari untuk bertanya hal-hal yang bersifat sensitif dan dapat menyakiti hati, terutama khususnya pertanyan-pertanyaan diatas.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Laki-laki Juga Bisa Tersinggung, Jangan Gegabah Mengkritik Pasangan

pexels-photo-403570

Tidak ada ubahnya dengan kita, sesungguhnya laki-laki yang selalu terkesan tangguh pun bukanlah makhluk sempurna. Ada masa dimana ia akan berbuat salah atau bertingkah yang tidak semestinya, baik itu dalam hubungan yang dijalaninya bersamamu dan interaksinya dengan orang lain.

Sebagai kekasih yang baik, sudah menjadi tugas kita untuka memberinya kritik jika sekiranya hal yang dia lakukanmemang tidak baik. Meski begitu, kita harus tetap berhati-hati saat menyampaikan kritik pada pasangan. Sebab meski maksudmu baik, bila penyampaiannya tidak tepat, maka justru bisa menjadi bumerang untuk hubungan.

Biar Bagaimana pun, Situasi dan Kondisi Yang Tepat Akan Lebih Memudahkan Kita Untuk Memberitahunya

pexels-photo-374592 (2)

Hal pertama yang memang sangat penting untuk kita perhatikan adalah dengan memastikan situasi dan kondisi yang sedang dialaminya. Jika memang dia sedang dalam keadaan bad mood atau marah jangan langsung memberinya kritik. Bukannya menerima masukan yang kita sampaikan, bisa saja ia malah semakin marah. Kamu bisa menunggu hingga moodnya kembali baik lagi.

Atur waktu dan tempat senyaman mungkin untuk bisa menyampaikannya, tapi sebisa mungkin kita harus menghindari tempat yang terlalu ramai demi komunikasi yang kondusif. Mulailah bicarakan semuanya dengan baik-baik, sembari memberinya pengertian bahwa apa yang kita sampaikan adalah demi kebaikannya juga.

Berusahalah Untuk Tidak Menyinggung Perasaannya, Perhatikan Pemilihan Kata dan Intonasi Suara Saat Menyampaikan Kritik

pexels-photo-121848

Faktanya sebuah kritik memang terkesan sensitif tapi kita bisa mengubahnya. Kita bisa memilih jenis kata yang bersifat netral. Jangan pula langsung menembakknya dengan poin utama. Hal lain yang tak kalah penting adalah bahasa tubuh serta intonasi yang kita sampaikan. Setelah mencoba untuk memberinya kritik, berikan ia waktu untuk mengutarakan atau menjelaskan hal yang sekiranya menjadi alasan mengapa ia berlaku demikian. Cobalah untuk memahami semua yang telah dijelaskannya untuk kemudian bisa menemukan akar dari sikapnya tersebut.

Atur Strategi Untuk Menyampaikannya, Tidak Terkesan Frontal Mengkritik Tapi Jelaskan Padanya Fakta Sebenarnya

pexels-photo-551657

Kita bisa memulai percakapan dengan memberinya beberapa pujian atas sikap baiknya, lalu sampaikan kritikanmu dan berikan penjelasan tepat. Dengan begitu pasanganmu akan merenungkannya dan mencoba memikirkan kembali kritikanmu tadi. Tentunya kritikan yang kita sampaikan pun harus sesuai dengan fakta yang terjadi dilapangan, bicarakan semua hal yang memang kita lihat dan terjadi. Ini akan membantunya berpikir bahwa memang apa yang dilakukannya tersebut tidaklah baik.

Ingat Kita Hanya Berhak Mengkritik Tindakannya, Bukan Dia. Jadi Bantu Dirinya Untuk Menemukan Solusi

pexels-photo-102734

Emosi yang tak terkontrol bisa saja membuat semuanya semakin runyam. Untuk itu kita juga perlu mengontrol diri dan emosi dalam menyampaikan kritikan yang bertujuan membangun. Alih-alih ingin mengkritik tindakannya, emosi yang tak tepat kadang membuat kita malah jadi mengkritik dirinya, buka sikapnya.

Hal yang bisa membantunya adalah ketika kita bisa menyampaikan kritikan atas perbuatannya bukan dirinya sebagai subjek. Setelah itu kita bisa menawarkan bantuan untuk memberinya solusi jika memang ia memerlukan. Dengan begitu ia akan memandang kita sebagai pasangan yang memang memiliki niat untuk membuatnya jadi lebih baik, bukan yang hanya bisa mengkritik semua perbuatannya saja.

Namun Dibalik Itu Semua, Kita Juga Perlu Mengoreksi Apakah Kritik Yang Akan Disampaikan Padanya Memang Sudah Benar

rsz_josh-peterson-397615

Sebelum melakukan itu semua kita perlu memahami semua masalah yang ada serta mencoba bertanya pada diri sendiri, apakah yang ingin kita sampaikan itu benar dan sudah pantaskah kita untuk memberinya kritik. Cobalah untuk menempatkan diri pada posisinya. Jika sekiranya kita sudah menemukan titik masalah dan semua penyebabnya, cobalah untuk memberinya pengertian bahwa apa yang dirasakannya juga bisa kita bayangkan jika  kita berada dalam posisinya. Kata-kata tersebut akan sedikit membantunya untuk memikirkan kembali semua tindakannya, tanpa kita mengkritiknya.

Karena komunikasi yang baik adalah akar kuat dari sebuah hubungan yang kita jalani, untuk itu kita perlu memperhatikan sebab akibat yang akan kita terima, terutama saat ingin menyampaikan kritik atas dirinya sebagai pasangan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Memilih Rok Midi yang Sesuai dengan Bentuk Tubuhmu

Rok 5

Rok midi memang jadi salah satu item fashion yang mempu memberikan kesan elegan pada setiap penampilan. Pakaian yang satu ini memang sangat adil, sebab bisa dikenakan oleh siapa saja. Kemampuannya untuk menciptakan kesan langsing dan mengekspos pinggang wanita hingga terlihat sempurna menjadi salah satu fungsi baiknya.

Rok yang panjangnya dibawah lutut atau atau tepat berada pada pertengahan betis ini memang bisa menciptakan kesan yang lebih girly jika dikenakan. Nah, agar kamu tak salah memilih rok midi, ada beberapa model rok midi yang akan kami rekomendasikan sesuai dengan bentuk tubuh yang kamu miliki.

Kamu yang Berbadan Kurus, Layak Menjajal Rok Midi Bervolume

Rok 6

Ukuran tubuh memang selalu jadi problema saat memilih item fashion yang kita suka, maka untuk kamu yang kebetulan berbadan kurus cobalah untuk memilih item yang bervolume. Sesuatu yang menjadi kebalikan dari si plus size, perempuan yang kurus justru harus mengenakan rok midi yang besar pada bagian bawah.

Perhatikan pula, jenis bahan dari rok midinya. Karena itu kamu sangat disarankan untuk mengenakan rok midi berbahan kaku seperti scuba, polyester, atau drill. Sebab bahan-bahan seperti ini akan membuat tampilan yang lebih berisi di beberapa sisi. Sehingga kamu pun bebas memilih detail rok midi yang membuatmu lebih leluasa.

Agar Bagian Pinggang Milikmu Lebih Terekspos, Carilah Model Rok Midi yang Slim

Rok 8

Model jenis ini adalah lawan dari rok midi sebelumnya. Jika tadi si perempuan kurus disarankan untuk mencari model rok yang terlihat lebih bervolume, ada model rok midi lurus yang akan membantu kamu untuk memperoleh tampilan kaki yang terlihat lebih jenjang.

Kamu juga boleh bereksperimen dengan memadu padankan aksesoris dan atasan yang akan dikenakan. Cobalah memakai belt atau kemeja yang menurutmu senada.

Tak Perlu Khawatirkan Materialnya, Kamu Hanya Butuh Lihai Menyiasatinya

Jeans

Tren dan perubahan, menggeser semua bauran fashion yang biasa kita kenakan. Begitu pula rok midi yang juga memiliki berbagai macam material yang berbeda. Tampilan rok midi dengan material jeans ini memang akan membawa kita flash back pada era ’80-an.

Namun tak perlu dijelaskan, kamu pun tentu tahu. Jika model item fashion yang terdahulu sedang banyak digilai oleh orang-orang. Jadi tak ada salahnya, jika kamu akan memilih mengenakan rok midi berbahan jeans seperti pada gambar di atas.

Tampilan Modern Lain yang Akan Terlihat Lebih Mendominasi, Bisa Kamu dapatkan Pada Rok dengan Garis Pinggang yang Lebih Besar dari Biasanya

Rok 3

Rok midi yang menjadi salah satu tren modern item fashion, juga bisa terlihat sedikit lusuh jika tak tertata dengan baik. Paham akan kemungkinan ini, kamu boleh memilih salah satu model rok midi dengan garis pinggang yang sedikit lebar. 

Padukan rok midi padat dengan atasan pas kaos sederhana dan sepatu yang berwarna cerah. Saat itu pula kamu telah berhasil terlihat lebih modern dari biasanya, meski hanya mengenakan rok midi dan atasan kaos saja. 

Dan yang Terakhir, Ada Rok Midi Pleated yang Bisa Kamu Padukan dengan Atasan Suka-suka

Rok 4

Buat kamu si pemilik tubuh kurus, pilihan rok midi pleated ini juga patut dilirik. Model ini akan menyamarkan bentuk pinggul agar terlihat kecil, namun memberi kesan langsing yang pas pada bagian pinggang.
Kamu boleh mengambil satu buah jaket kesayangan dari dalam lemari untuk menyempurnakan penampilan. Menjadikan kaos berwarna abu-abu sebagai atasan, serta memilih jaket dan sepatu yang dengan warna senada.

Mengenakan rok midi yang pas dengan bentuk tubuhmu selalu berhasil memberi kesan lebih menarik. Namun hal lain yang jauh lebih penting adalah jika kamu merasa nyaman mengenakannya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Jangan Langsung Cemburu Buta, Pahami Dulu Alasan Pasanganmu Lebih Perhatian Pada Wanita Lain

Jangan Cemburu

Wanita manapun pasti akan merasa kesal jika ternyata pacarnya memberikan perhatian lebih pada wanita lain, sedangkan denganmu yang statusnya pacar malah berlaku cuek atau terkesan tak peduli. Kekesalan ini tentu makin bertambah jika kebetulan wanita itu lebih cantik daripada kamu.

Tapi sebelum kamu cemburu dan pasang aksi marah pada lak-lakimu itu, beberapa hal ini perlu kamu ketahui. Pasanganmu tentu memiliki alasan tersendiri hingga lebih perhatian pada wanita lain. Tak usah buru-buru cemburu, pahami dulu beberapa hal di bawah ini.

Pada Dasarnya, Setiap Lelaki Merasa Bahwa Dia Sudah Sepantasnya Membantu Orang lain Yang Membutuhkan

pexels-photo-159241

Faktanya lelaki memang diciptakan lebih kuat dari wanita terutama dalam masalah fisik. Hal ini juga yang membuat mereka memiliki naluri dasar yang sudah mendarah daging setiap kali merasa ada yang membutuhkan bantuan. Secara refleks laki-laki akan mencoba menawarkan diri untuk menolong wanita lain yang mungkin memang membutuhkan bantuan. Jadi sebelum marah atau cemburu kamu perlu tahu bahwa niatnya memang murni untuk membantu.

Perhatian Yang Diberikannya Kepada Wanita Lain Hanyalah Bentuk Kepedulian, Tidak Lebih!

pexels-photo-374592

Ketika pacarmu ternyata memerlakukan seorang wanita yang menurutmu terlalu berlebihan namun kecurigaanmu hanya dibalas dengan “Dia sudah aku anggap adik sendiri.”, semestinya kamu percaya bahwa hal itu adalah jawaban jujur darinya. Mungkin wanita tersebut memang sudah dianggap layaknya saudaranya sendiri. Masa iya ketika ada orang lain yang membutuhkan, kita malah pergi meninggalkannya? Tentu kamu juga tak ingin jika pacarmu tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya kan?

Bisa Juga, Kamu Yang Sebenarnya Terlalu Berlebihan Menilai Perhatiannya Pada Wanita Lain

rsz_keenan-constance-359317

Jika sudah begini ada baiknya kamu bertanya ulang pada diri sendiri? Sekiranya ada hal-hal yang terlalu berlebih  dengan kecurigaanmu kepadanya, karena terlalu fokus memperhatikan sikap pasanganmu kepada wanita lain. Bisa saja kamu malah mengabaikan perhatian yang telah ditujukan kepadamu yang mungkin jauh lebih besar. Jika sudah begini sebaiknya kamu introspeksi diri sebelum hubunganmu jadi runyam karena cemburu yang tak beralasan.

Atau Jangan-jangan Kamu Terlalu Mengekang Pasanganmu

berpelukan


Tidak hanya wanita, pria juga tidak suka jika gerak dan segala kegiatannya terlalu dibatasi oleh pacarnya, misalnya “Tidak boleh berteman dengan banyak wanita!” atau “Mesti meminta izin jika ingin bepergian!”. Hal-hal seperti ini yang kadang tanpa kamu sadari, telah membuat pacarmu sendiri tidak betah dengan kamu. Sekaligus  jadi alasan mengapa dia lebih memberi lebih banyak perhatian kepada wanita lain daripada kamu sebagai pacarnya sendiri. Berikan dia ruang untuk leluasa melakukan segala yang dia inginkan selama itu masih dalam batas wajar.

Nah, sebelum memutuskan untuk marah dan cemburu ada baiknya kamu coba memperhatikan gelagat yang memang ditunjukkan oleh pasanganmu. Karena dari setiap tindakannya tersebut, pasti ada alasan yang bisa dikulik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top