Inspirasi & Motivasi

Dear Laki-Laki Tidak Susah Untuk Menyenangkan Hati Kami, Cukup Dengan Tidak Menanyakan Hal Ini

Kata laki-laki perempuan sulit dimengerti. Itu kenapa sebagian laki-laki berusaha berkomunikasi dengan melontarkan sejumlah pertanyaan kepada kami para perempuan. Kami hargai usahamu, mencoba memahami kami. Namun sesungguhnya, laki-laki juga harus paham, ada hal-hal yang buat kami “tabu” untuk kalian tanyakan.

Demi menyenangkan perempuan dan menghindari perang dingin yang bisa saja terjadi, ada hal-hal yang seharusnya tidak perlu ditanyakan oleh laki-laki kepada perempuan. Apalagi jika belum kenal terlalu dekat, Siap-siap di unfollow deh…

 

Pertanyaan Pembuka Yang Harusnya Di Haramkan “Usia Kamu Sudah Berapa Sekarang?”

Mungkin akan berbeda jika pertanyaan ini diajukan kepada seorang perempuan yang memang sudah dikenal dekat, mungkin laki-laki bisa berdalih agar tahu kapan hari ulang tahunnya. Tetapi jika kamu masih baru kenal sudah langsung memilih pertanyaan ini dengan kalimat pembuka, hal ini bisa mengundang emosi seorang perempuan karena sebagian besar perempuan memang sangat sensitif jika ditanyai masalah usia mereka ditambah jika statusnya kebetulan masih sendiri.
Untuk itu hindari pertanyaan ini diawal-awal perkenalan dengan semua perempuan, laki-laki bisa memperkirakan berapa usia wanita dari penampilannya. Jika dia masih awet muda atau sebaliknya, akan tetapi jika masih penasaran dengan usia sebenarnya bisa ditanyakan beberapa waktu setelah perkenalan. Kamu tentu tidak mau kan, jika perempuan incaranmu tiba-tiba tidak lagi mau membalas pesan hanya karena ditanya berapa usianya. Hehe

 

Pertanyaan Lain Yang Tak Kalah Sensitif “Berat Badan Kamu Berapa, Kok Kamu Gendutan Ya ?”

Demi menghindari tatapan mata melotot dengan durasi waktu cukup lama sebaiknya hindari pertanyaan ini, bagi perempuan berat badan adalah salah satu hal paling sensitif. Meski tubuh mereka kurus ataupun gemuk, perempuan bisa saja memberimu label tidak sopan hanya karena bertanya perihal berat badan mereka. Apalagi jika kamu sering melontarkan pertanyaan tambahan “kok kamu gendutan ya?” karena baginya itu bukanlah hal yang perlu dipertanyakan. Cobalah untuk melihat bentuk tubuhnya dan perkirakan berat badannya, tidak perlu bertanya langsung kepadanya karena itu bisa menimbulkan perdebatan sengit. Apalagi jika kamu tidak bisa lihai dalam pembahasaan masalah berat badan, siap-siap di-diemin deh

 

Entah Itu Untuk Memastikan Atau Memang Penasaran Sebaiknya Jangan Tanyakan “Tumben gak Pakai Make-up” atau “Biasanya Pakai Pensil Alis, Ini Kok Enggak”

Bagi perempuan penampilan adalah satu hal yang paling diperhatikan, dan menjadi salah satu masalah yang paling sensitif jika sekiranya ada laki-laki yang coba mengoreksi penampilannya meski itu hanya sekedar bertanya. Ada waktu-waktu tertentu yang membuat mereka ingin tampil dengan make-up tapi kadang juga tidak ingin mengenakan make-upnya, dan jika ingin ditanya alasannya ini akan memakan waktu yang cukup lama atau hanya berujung dengan jawabannya yang menunjukkan ketidak senangannya “Kenapa emang kamu tidak suka aku make-up, kamu maunya aku polos aja kaya mbo-mbo?” Atau  “Kamu mau aku keluar ga pake alis biar kaya tuyul gitu?”
Hhmm kebayang kan gimana respon yang akan diterima laki-laki jika mencoba bertanya tentang hal ini kepada perempuan?

 

Hingga Ke Pertanyaan Paling Keramat “Kapan Kamu Menikah ?”

Meski ditanyakan oleh orang terdekat sekalipun pertanyaan ini selalu berhasil mengubah raut wajah setiap perempuan yang tadinya tersenyum manis berubah menjadi kusam masam. Apalagi jika statusnya belum lama diputusin atau digantungin sama kekasihnya, pertanyaan ini bisa berhasil mencabik-cabik hati perempuan. Karena bagi tiap mereka pasti selalu ada alasan yang memang dia pertimbangkan untuk belum menikah, dan hal tersebut bersifat pribadi yang tidak seharusnya dipertanyakan oleh orang lain. Termaksud laki-laki yang sedang mendekatinya sekalipun, dan demi menjaga hubungan yang bisa tetap terjaga sebaiknya hindari pertanyan-pertanyaan seperti ini.

 

Dan Nyata Penderitaan Belum Berakhir Dengan Menikah Karena Masih Ada Pertanyaan “Kapan Punya Anak?”

Ini adalah pertanyaan yang kerap membuat hati perempuan yang telah menikah tapi belum memiliki anak pasti meringis, setelah menikah memang beban pikiran mereka akan lebih berat. Terlepas dari pertanyaan kapan menikah tak membuat mereka bebas, karena masih ada pertanyaan-pertanyaan baru yang bahkan bisa lebih terasa memilukan. Mertua mungkin adalah orang yang sepertinya berhak untuk menanyakan hal tersebut, akan tetapi tetap saja itu menyakiti hati. Tidak perlu bertanya, sebaiknya didoakan saja ini lebih sedikit membantu.
Memerlakukan perempuan dengan baik adalah hal yang harus dilakukan, terutama bagi laki-laki. Menjaga ucapan-ucapan yang sekiranya akan menyinggung hati dan perasaan mereka akan memberimu nilai lebih dimata setiap perempuan. Jadi untuk itu hindari untuk bertanya hal-hal yang bersifat sensitif dan dapat menyakiti hati, terutama khususnya pertanyan-pertanyaan diatas.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menikmati Akhir Pekan Akan Lebih Menyenangkan Tanpa Terdistraksi Isi Linimasa Instagram

Sekalipun kamu tinggal di Jakarta yang katanya semakin sulit menemukan lokasi wisata, bukan berarti kamu tak bisa menikmati akhir pekanmu. Macet memang sudah jadi bagian hidup sehari-hari, termasuk saat akhir pekan, tapi jangan sampai keadaan ini membuatmu putus asa dan jadinya hanya sibuk menatap layar gawai selama seharian penuh saat akhir pekan.

Kamu perlu tahu, terdistraksi dengan isi Instagram setiap hari hanya akan membuat pikiran rentan depresi. Karenanya, saat akhir pekan lebih baik isilah waktumu dengan kegiatan yang lebih menyenangkan. Jalan-jalan keliling kota misalnya.

Supaya Tak Bosan dengan Suasana yang Sudah Pernah Kamu Kunjungi, Pilihlah Satu Tempat yang Berbeda

Yang namanya jalan-jalan keliling kota bukan berarti hanya dihabiskan untuk mengitari mall saja ya kawan. Memang, mall ini akhirnya seperti jadi satu-satunya destinasi yang harus dikunjungi saat akhir pekan, tapi kamu cobalah meluangkan waktu sejenak untuk mencari tahu tempat-tempat wisata yang mungkin jarang terekspos.

Kamu bisa memulai perjalananmu di akhir pekan sejak pagi, mungkin kamu bisa mendatangi tempat-tempat yang terasa segar dan bisa jadi pilihan yang menarik di pagi hari. Kalau sebagai perempuan kamu masih canggung untuk pergi sendiri, ya tak masalah jika hendak mengajak teman atau pacar.

Sorenya untuk kesan menanti senja yang tak biasa, jika memang masih ingin berada pada sekitaran Pusat Jakarta. Kamu bisa menikmati matahari terbenam di Pelabuhan Sunda Kelapa. Aktivitas para kapal yang sedang bersandar dan beberapa kegiatan para awaknya akan membuatmu merasakan Jakarta dari sisi yang berbeda.

Sebab Jalanan Ibu kota Sedang Ruwet-ruwetnya, Pastikan Pula Rute Mana yang Tak Akan Membuatmu Merana

Yang namanya jalanan Jakarta memang semakin padat. Jangankan hari biasa, di akhir pekan pun ruas jalanan utama pasti tetap saja macet. Belum lagi kalau ada pembangunan di sana-sini. Karenanya, penting sekali untukmu setidaknya untuk mencari rute alternatif.

Walau terlihat sepele, memilah jalanan yang akan dilalui jadi salah satu kunci untuk dapat menikmati perjalanan. Sebab untuk mencari tahunya pun cukup mudah. Entah itu dari sosial media, atau dari beberapa akun yang biasanya khusus membicarakan tentang jalanan Ibu Kota.

Dari Jauh-jauh Hari, Pilihlah Waktu yang Pas untuk Melakukan Perjalanan

Nah sekiranya kamu sudah tahu tempat mana yang akan kamu tuju serta jalur mana yang akan dilalui, hal selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah soal keberangkatan. Kalau kamu memang ingin pergi sejak pagi, berarti perlu timing yang pas untuk istirahat dan memikirkan soal jam keberangkatan. Berangkat sejak pagi memang lebih menyenangkan karena biasanya jalanan belum seramai biasanya.

Perempuan Mandiri Tahu Pilihan Kendaraan yang Paling Nyaman di Hati

Dari sekian banyak hal-hal yang tapi perlu kamu perhatikan, kamu wajib memikirkan juga soal transportasi apa yang akan dipakai untuk jalan-jalan nanti. Karena biar bagaimanapun kamu tentu tak akan berjalan kaki untuk menikmati akhir pekan. Kecuali cuma makan di warung depan.

Hadir untuk menjawab kebutuhanmu Motor Address Playful dari Suzuki ini bisa mengantarmu menikmati akhir pekan di Jakarta. Skuter yang memang didedikasikan untuk kamu yang masih berjiwa muda, jadi salah satu skuter terbaik untuk untuk menikmati hari lebih produktif. Lengkap dengan aksesori panel bodi yang penuh warna pada bagian frame cover, handle cover, leg shield hingga pada stripping set.

Kamu juga tak perlu khawatir atau ragu, jika ternyata varian warna tak akan sesuai selera, sebab seri skuter matic dari perusahaan berlogo S ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodinya. Kamu bebas pilih warna mana yang sekiranya sangat pas dan cocok untuk karaktermu. Mulai dari Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange Hingga Ice Silver.

Keunggulan lain yang akan menjawab kekhawatirmu saat nanti akan berkendara di tengah jalanan ibukota saat akhir pekan tiba. Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang memang dipercaya menghasilkan performa baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1

Dengan komposissi mesin seperti itu, perihal biaya bahan bakar kamu tentu tak perlu ragu, sebab motor ini jadi skuter matic yang tergolong irit. Selain menghemat waktu dalam perjalanan, berkendara dengan Suzuki Adress Playful ini juga membantumu menghemat budget akhir pekan dari perihal ongkos kendaraan.

Saat Sudah Sampai Tujuan, Silahkan Nikmati Dulu Waktu Liburan, Jangan Sibuk Unggah Foto di Media Sosial

Perjalanan menuju tempat wisata memakan waktu yang tak sebentar. Karenanya, sebisa mungkin kalau memang bukan sesuatu yang penting dan bersifat darurat, sebaiknya cobalah nikmati waktu akhir pekanmu degan berkualitas.

Setidaknya jauhkan diri dari dunia sosial media untuk sehari saja, sebab ini akan berpengaruh pada jiwa. Untuk apa mencari destinasi pelepas penat kalau akhirnya kamu hanya terdistraksi dengan gawaimu? Jika sesekali membuka untuk sekedar posting di instastory instagram bolehlah, namun kalau keblalasan buka akun gosip dan saling balas komentar tentu itu akan membuatmu lupa, jika tadinya kamu sedang ingin menikmati akhir pekan di Jakarta.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Career & Money

Tiga Zodiak yang Dikenal Pekerja Keras tapi Doyan Belanja. Kamu Termasuk?

Memasuki minggu ketiga di bulan Agustus, kondisi dompetmu masih aman? Atau memang sudah memasuki masa-masa ekstra hemat? Tapi pasti ada juga ‘kan dari kamu yang gajinya belum habis lantaran sudah piawai menata pengaturan keuangan? Nah, untukmu yang sukses menerapkan hal ini, tandanya kamu sudah dewasa dalam hal keuangan. Bahkan untuk urusan belanja bulanan pun, kamu tak masalah karena yang namanya belanja justru jadi caramu menghilangkan stres.

Hanya saja, tak semuanya seperti itu. Ada yang karena terbuai urusan belanja, justru jadi gila-gilaan belanjanya. Wah… kalau sudah begini, yang ada tambah stres karena tabungan habis akibat belanja ya. Jangan-jangan kamu salah satunya ya? Kalau iya, sebentar, jangan-jangan kamu adalah salah satu dari pemilik zodiak ini.

Sagitarius

Zodiak ini mengenal istilah pleasure seeker! Mereka sangat mahir kalau untuk urusan menghabiskan uang demi travelling dan belanja. Bahkan saat ada diskon, mereka selalu berada di barisan terdepan. Bahkan setiap ada toko baju baru dibuka, zodiak ini tak keberatan untuk antre. Hebatnya, mereka juga pekerja keras dan gigih. Jadi, selalu semangat mengumpulkan uang untuk belanja. Pesanku, hati-hati jangan kebablasan, ya!

Virgo

Bagi Virgo, uang adalah sahabat terbaik mereka. Bahkan dianggap matre karena tidak ada habis-habisnya membahas uang ketika sedang mengobrol dengan siapa pun. Uang yang mereka miliki umumnya memang dipakai untuk belanja dan memenuhi gaya hidupnya. Yup! Virgo senang memanjakan diri dengan menggunakan barang dari merk tertentu yang harganya lumayan menguras kantong.

Gemini

Nah, kalau Gemini, mereka suka sekali mengikuti tren terbaru. Hal ini sering membuatnya sulit untuk mengatur keuangan. Belanja bagi Gemini tidak melulu barang, bisa saja daftar kelas gym di bulan ini, lalu bulan depan ganti dengan kelas zumba. Memang begitu, sebab salah satu karakter yang menonjol adalah mudah bosan dan ingin belajar banyak hal sekaligus. Semangatnya memang bagus dan patut ditiru, hanya saja hati-hati ya takutnya uangmu cepat habis tanpa jejak.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Saat Akan Menikah, Ada 7 Kesalahan Memilih Calon Suami yang Seharusnya Kamu Hindari

Cinta memang penting dalam sebuah hubungan, tapi yang namanya menikah kamu tak boleh bergantung pada cinta saja, ‘kan! Ada beberapa perkara lain yang juga perlu untuk dipertimbangkan. Nah, agar relasi yang kita jalin bisa bertahan sampai pernikahan dan kehidupan setelahnya. Jangan pernah lakukan 7 kesalahan ini, ketika kamu hendak memutuskan untuk memilih calon suami.

Dia yang Memiliki Perbedaan Prinsip Hidup Denganmu

Memang sih apa yang kita yakini, tak selalu sejalan dengan apa yang pasangan percayai. Tapi lelaki yang sungguh-sungguh mencintai akan melenturkan sedikit pertahanannya untuk bisa melunakkan diri dan menerima pandangan kita.

Lalu bayangkan jika dia yang akan menjadi suami adalah seseorang yang tak mau terbuka pada pandanganmu. Sesuatu yang ia jalani, hanyalah tentang yang ia percayai. Percayalah, jika kompromi dan mencari solusi untuk banyak masalah yang akan terjadi di dalam rumah tangga hanya akan bisa kita temukan, jika pasangan yang ada disampingmu adalah sosok yang bisa memahami dan mengerti. Bukan dia yang hidup dengan prinsip yang berbeda.

Berpikir Si Dia Akan Berubah Seperti yang Kita Inginkan

Selama pacaran, ia kerap menunjukkan perilaku yang kurang baik terhadapmu. Tapi dengan alasan cinta, kamu masih bertahan dengannya. Berpikir jika dia akan berubah, kamu tak lagi mempertimbangkan sikapnya sebelum memutuskan untuk menikah.

Jika sejak pacaran saja ia sudah berlaku buruk, bukan berarti jika sudah menikah ia akan berubah, ‘kan? Bisa-bisa kamu justru akan semakin terjebak dan terikat dalam hubungan dengan sosok yang tak baik untukmu.

Maka sebelum memutuskan untuk menikah dengannya, cobalah pertimbangkan dulu. Apakah dia adalah orang yang pas atau tidak?

Memutuskan Menikah dengan Lelaki yang Suka Menuntut

Ini jadi poin selanjutnya yang perlu kita pertimbangkan matang-matang. Ketika kamu selalu mengiyakan permintaannya darinya, ia justru bersikap sebaliknya. Memintamu melakukan hal-hal yang tak kamu suka. Sampai memaksamu dengan cara-cara yang tak seharusnya.

Setelah menikah nanti, ia akan memaksamu melakukan hal-hal ideal yang selalu ia jadikan tolak ukur dalam kehidupan. Hasilnya, ia pun kerap menuntut ini itu dan berusaha mengubah dirimu.

Sosoknya Tak Terlihat Punya Pikiran untuk Masa Depan

Coba ingat kembali, beberapa hal yang menarik hati dari dia yang kamu cintai. Diantara momen-momen manis yang pernah terkenang, hingga angan-angan bersama yang konon akan dijadikan nyata di masa depan. Tapi, semua itu tak akan menjadi sesuatu yang berguna. Jika sejak saat ini saja, ia tak terlihat memiliki pandangan dan harapan tentang masa depan yang baik untuk berdua.

Cobalah untuk lebih memahami sikapnya ini, jika memang tak terlihat punya rencana untuk masa depan. Jangan buru-buru untuk memutuskan memilihnya jadi pendamping hidup di masa depan.

Cintamu padanya Semu dan Hanya Sesaat Saja

Rasa sayangmu padanya tak sungguh-sungguh. Kamu hanya sedang mencoba tetap mempertahankan sesuatu yang sesungguhnya sudah tak baik. Takut akan kesendirian, hingga merasa tak bisa menemukan yang lebih sepadan.

Padahal sudah ada banyak perbedaan yang jelas-jelas terlihat, tapi kamu masih saja ngeyel untuk tetap bersamanya. Apalagi jika kamu tetap  bertahan meski sudah berkali-kali dilukainya. Hal-hal semacam ini adalah sesuatu yang berbahaya, jangan sampai kamu terjebak lebih lama.

Kamu Menikah dengannya Hanya Karena Harta yang Dimilikinya

Tak ada yang bisa menolak memang, jika uang selalu jadi kebutuhan semua orang. Tapi jika hal ini kamu jadikan alasan untuk menikahi seseorang, percayalah keputusanmu itu tak benar.

Perlu memang memikirkan bagaimana kehidupan finansial di masa depan. Tapi memilih menikah dengan seorang lelaki hanya karena harta yang dimilikinya, tak akan pernah membuatmu bahagia.

Lebih dari itu, kamu juga perlu punya rasa yang serupa, keinginan yang sejalan, serta tanggung jawab yang serupa untuk membina rumah tangga. Karena, hidup berdua tak hanya perkara uang banyak saja.

Dan yang Terakhir, Memilih Menikah Dengannya Karena Dituntut Orangtua

Ini akan jadi salah satu kelemahan kita. Tatkala orangtua meminta untuk menikah. Tapi percayalah, kebahagianmu juga jadi sesuatu yang perlu dipertimbangkan. Lagi pula, jika kamu memang tak suka dan tak bahagia, orangtua pun harusnya bisa memahaminya.

Menikahlah jika memang sudah siap dan yakin pada dirinya, bukan karena dipaksa atau diminta. Karena yang akan menjalani kehidupan adalah kamu sendiri. Daripada menyesal nanti, lebih baik pertimbangkan dulu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Jangan Bertengkar, Coba Lakukan Ini jika Si Dia Mendadak Cuek Padamu

Si dia yang kurang perhatian memang menyebalkan! Berharap dia akan paham kode-kode yang kita berikan, hal yang didapat justru dirinya semakin diam. Lelah mungkin iya, tapi kan yang namanya manusia tak ada yang sempurna. Begitu juga dirinya.

Lagipula, sebelum menerimanya menjadi pacar atau suami. Kamu pasti sudah tahu kan, jika dia memang tak suka banyak bercerita. Nah, daripada misuh-misuh karena selalu merasa lelah untuk menghadapi kecuekannya. Cobalah belajar jadi pasangan yang memahami, tahu bagaimana cara untuk menghadapi sikap dingin itu. Untuk itu, kami akan membantumu.

Komunikasi yang Baik, Jadi Dasar untuk Pondasi Hubungan

Kadang kala, bukan tak ingin menyapamu lebih dulu. Hanya saja, si dia mungkin memang sedang mengerjakan sesuatu. Kemudian, ketika sedang ada waktu kamulah yang justru sedang tak bisa diganggu. Nah, hal-hal seperti ini perlu dibicarakan. Kapan waktu yang tepat untuk bertukar kabar, hingga hal-hal lain yang memang berkaitan dengan hubungan.

Pahami ia dengan belajar mengerti sikap dan karakternya. Carilah apa yang menjadi kesukaannya. Dengan begitu, ia akan belajar melakukan hal serupa. Selalu ingat, bahwa komunikasi yang baik tak akan membuatnya selalu mengabaikan kita.

Cobalah Berikan Ia Perhatian, Agar Ia Belajar untuk Lebih Peka

Nah, ini jadi sesuatu yang perlu diperhatikan. Apalagi jika sikap diamnya, terbilang mendadak tak seperti biasanya. Barangkali, bukan karena dia memang pendiam. Tapi bisa jadi dia sedang merasa ada sesuatu yang ia ingin sampaikan, untuk itu sengaja mendiamkanmu.

Berikan ia peratian untuk bisa memancingnya berbuat hal serupa dengan yang kamu lakukan. Dengan begitu ia akan sadar, jika ternyata kamu juga sayang.

Kontrol Emosi dan Ucapanmu

Ini jadi bagian yang paling perlu dijaga dengan hati-hati. Sekesal apapun kamu karena sikap cueknya itu, jangan sampai ada ucapan yang akan melukai hatinya. Marah boleh saja, sebab semua perempuan mungkin menginginkan pasangan yang lebih peka. Tapi mengeluarkan bahasa atau penyataan yang akan melukai hati juga tak akan merubah situasinya.

Selalu kuasai dan kendalikan diri dari segala macam bentuk emosi yang kau miliki. Jangan sampai hanya karena masalah sepele, hubunganmu dan si dia semakin runyam saja.

Meminta Maaf dan Memberi Maaf Bukanlah Sesuatu yang Menjatuhkan

Setiap perubahan sikap yang ia tunjukkan, pasti datang dari sebuah alasan. Untuk itu, alasan inilah yang perlu kita cari tahu terlebih dahulu. Barangkali, dia begitu karena kesalahan yang berasal darimu. Untuk itu, tak ada salahnya jika meminta maaf lebih dulu.

Biar bagaimanapun, belajar menyampaikan maaf dan memberi maaf dalam hubungan adalah sesuatu yang kita perlukan. Dan yang paling penting, selalu belajar untuk lebih rendah hati dan memberi pengertian kepada pasangan. Bahwa apa yang kita lakukan selalu  jadi hal yang bertujuan baik pada hubungan.

Serta Selalu Bersikap Tenang dan Bijaksana, untuk Semua Perkara dalam Hubungan Kalian Berdua

Jangan buru-buru menuduhnya telah melakukan sesuatu yang bukan-bukan, meski ia mendadak diam dan cuek. Belajarlah untuk menjadi lebih dewasa untuk dirinya. Memandang setiap masalah, jadi hal yang akan menguatkan hubungan kalian berdua.

Tetap tenang dan selalu sabar, tahu kapan waktu untuk membuka suara dan kapan waktu untuk diam. Walau ini mungkin menyebalkan, tapi bukan berarti kau tidak bisa melakukannya. Ingatlahs selalu, ini semua demi hubunganmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top