Kesehatan & Me Time

Cewek, Kamu Perlu Tahu Cara Menghindari Kesalahan Saat Menggunakan Alat Pelurus Rambut

Alat pelurus rambut alias catokan sudah jadi must-have-item yang bermanfaat menunjang penampilan perempuan saat ini. Apalagi punya rambut cantik nan rapi itu sudah jadi unsur penting demi menunjang penampilan. Selain merawat rambut dengan keramas rutin dan pemakaian conditioner, styling rambut dengan memanfaatkan alat pelurus rambut memang ampuh membuat rambut jadi terlihat lebih rapi dan lurus.

Meski begitu, untukmu yang rutin meluruskan rambut setiap hari perlu waspada. Karena tak sedikit rambut perempuan yang malah rusak akibat cara yang salah ketika menggunakan alat ini. Mengutip dari situs Health Me Up, kamu wajib menghindari lima hal ini agar rambut tak mudah rusak meski sering di-styling.

Hindari Mencatok Rambut saat Kondisinya Masih Basah

 pexels-photo-54566

Hal pertama yang perlu kamu ingat adalah memastikan rambutmu kering dan bersih. Rambut yang sudah kotor biasanya sulit dicatok karena terlalu berminyak dan kaku. Selain itu, hindari mencatok rambut dalam keadaan basah. Bukannya membuat rambutmu jadi tertata rapi, kamu justru merusak folikel rambut yang membuat rambut jadi rentan rapuh.

 

Pengaturan Suhu Jelas Penting, Jangan Sampai Rambut Rusak Lantaran Suhu yang Kelewat Tinggi

pexels-photo-374639

Banyak yang mengira kalau mencatok rambut dengan suhu maksimal akan membuat rambut cepat lurus. Padahal tidak demikian. Alih-alih menghemat waktu, rambutmu malah jadi rentan rusak. Sebaiknya sesuaikan suhu alat pelurus rambut dengan ketebalan rambutmu. Jika rambutmu tipikal yang tipis dan rapuh, sebaiknya pilih suhu yang medium saja.

 

Jangan Lupakan Penggunaan Heat Protector Serum Agar Rambut Tetap Terlindungi

pexels-photo-113042 

Serum yang satu ini memang bermanfaat untuk melindungi rambut saat terekspos suhu tinggi. Karenanya sangat penting mengaplikasikan heat protector  serum sebelum mencatok rambut. Pun kalau kamu tak punya serum semacam ini, gunakan leave on conditioner, vitamin rambut, atau combing serum agar batang rambut terlindungi dari panasnya alat catok.

 

Sebelum Mencatok, Sisir Rambut Terlebih Dahulu Agar Rambut Lebih Mudah Ditata

pexels-photo-253758 (1)

Mencatok itu juga perlu teknik. Misalnya, sebelum mencatok rambut, ada baiknya kamu membagi rambut jadi beberapa bagian. Hal ini untuk mengantisipasi agar tak ada rambut yang terbelit. Kemudian sisir rambut perbagian tersebut. Dengan begitu, kamu pun lebih mudah mencatok rambut.

 

Jangan Lalai Untuk Rutin Membersihkan Alat Catok

pexels-photo-326102

Rutin membersihkan alat catokmu sangat penting demi menjaga kesehatan rambut. Apa lagi lempengan besi pada alat tersebut dipenuhi residu produk perawatan rambut yang kamu pakai. Kalau tidak dibersihkan, kotoran yang menumpuk itu akan bercampur dengan panas dan membuat rambutmu rusak dari luar. Cara membersihkannya dengan tisu atau kapas yang sudah dibasahi dengan air, kemudian keringkan. Mudah bukan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Soal Memotong Poni Sendiri, Penata Rambut Asal Amerika Punya Tips-tipsnya

Memotong poni sendiri suka ditakutkan banyak perempuan. Ini karena kalau salah potong poni justru bisa membuat tampilan jadi tampak konyol. Rambut, kan, tidak tumbuh seperti semula dalam semalam. Bukan hanya kamu yang kesulitan memotong poni, Brooke Jordan, seorang stylist pun lebih memilih orang lain untuk memotong poninya.

“Untuk memotong poni yang bagus sesungguhnya membutuhkan banyak strategi dan teknik yang mempertimbangkan bentuk wajah, panjangnya, dan menciptakan movement, serta tekstur.” katanya. Tapi sebagai seorang penata rambut sekaligus pengarah gaya, Jordan punya tips untukmu yang memang lebih suka memotong poni sendiri tanpa harus ke salon.

Pertama, Atur dan Tengahkan Rambutmu dulu, Kawan

Hairstylist asal Amerika Serikat, Kirsten Patterson menyarankan untuk membawa semua rambut ke tengah supaya rambut yang paling dekat dengan garis rambutmu terarahkan ke tengah. Hal ini akan memudahkanmu membentuk poni yang diinginkan.

Basahkan Rambut Agar Memudahkanmu Memotong Poni dan Perhatikan Panjang Poni yang Dikehendaki

Basahi rambut saat hendak memotong poni, Brooke Jordan, seorang stylist asal Brooklyn, New York mengatakan dengan trik ini akan memudahkanmu untuk melihat garis rambut.

Baru kemudian perhatikan panjang rambutmu. Pastikan kamu sudah memiliki standar atau patokan tertentu soal panjang poni yang kamu kehendaki sehingga kamu tak ragu saat mulai memotong poni.

Memotong Poni pun Perlu Memikirkan Angle yang Tepat, Kawan

Patterson melanjutkan, urusan angle pun jangan sampai lalai. Ia menyarankan untuk memotong rambut secara paralel alias secara vertikal dengan sedikit kemiringan.

Menurutnya, ini akan membuat garisnya tetap lembut dan tidak kasar. Selanjutnya, kalau poni sudah terpotong, lakukan proses blow dry sehingga kamu bisa mengetahui apakan bentuk dan panjang poni sudah sesuai keinginanmu atau belum. Atau, trik lainnya, kamu bisa coba melilit rambutmu terlebih dahulu sebelum dipotong. 

“Lilit rambutmu sebelum dipotong,” rekomendasi Jordan. “Kamu akan mendapatkan ujung rambut yang bagus dan membulat.”

“Sebagai sentuhan akhir, gunting poni dengan ringan secara vertikal untuk menambahkan tekstur,” kata Jordan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Bekerja di Kantoran Memang Nyaman, Tapi Berpengaruh Buruk untuk Kesehatan

Tahu nggak sih, ternyata jadi pekerja kantoran tak sebaik yang kita pikirkan. Sebab, bisa  memberi dampak yang tak baik bagi kesehatan. Sebut saja, duduk dibalik meja seharian, menerima telepon, dan berhadapan dengan layar monitor sampai jam pulang.

Untuk itu, kita perlu tahu, apa saja hal-hal yang bisa merusah kesehatan ketika kita terus berdiam diri dalam pekerjaan yang tidak aktif bergerak. Karena, dari tinjauan terhadap 18 penelitian menunjukkan bahwa orang yang duduk sepanjang hari memiliki risiko kematian 49% lebih tinggi daripada yang lain. Kalau begitu, apa-apa saja sih yang perlu kita hindari?

Diluar Sesuatu yang Amat Penting, Jangan Membiarkan Diri Bekerja Lebih Lama

Iyap, ini bukan tak loyal sama kerjaan. Tapi, kalau memang tak ada sesuatu yang benar-benar harus diselesaikan hari itu juga. Jangan terlalu sering bekerja melebihi jam di kontrak kerja, hehe. Selain memberi tubuhmu beristirahat tepat waktu, ini jadi salah satu siasat untuk terhindar dari stres berat.

Untuk lebih meyakinkanmu, Peneliti Kansas State Unversity menemukan bahwa orang yang bekerja lebih dari 50 jam setiap minggu telah mengurangi kesehatan fisik mereka. Orang-orang ini menderita sakit karena telat bekerja setidaknya sepuluh jam kerja setiap hari. Beberapa diantaranya, menderita depresi dan penyakit yang berhubungan dengan jantung.

Jika Ruang Kerjamu Terbatas Oleh Gerak, Buat Jadwal untuk Merengangkan Otot

Acap kali dialami oleh para pekerja kantoran, resepsionis hotel, hingga mereka yang memang harus siap sedia di meja kerja setiap waktu. Tak hanya mempengaruhi kondisi jiwa, ini juga akan berpengaruh pada kesehatan fisik kita. Sebab, tak aktif bergeak akan menimbulkan kondisi seperti diabetes dan penyakit jantung.

Selain itu, American Osteopathic Association juga menyatakan bahwa pekerjaan semacam ini menambah rasa sakit fisik. Bekerja di meja terlalu lama akan menyebabkan ketegangan mata dan otot. Cobalah sesekali berdiri untuk memperbaiki situasi.

Posisi Duduk, Jadi Hal Lain yang Tak Boleh Luput dari Perhatianmu

Kondisi tubuh saat duduk dalam bekerja sering kali jadi sikap yang menjadi sumber masalah bagi kesehatan. Untuk itu, sebaiknya belajarlah untuk tetap mempertahankan postur tubuh jika memang pekerjaanmu memaksa duduk seharian di kantor. Duduk di kursi selama berjam-jam dapat memicu kebungkukan, apalagi jika posisi duduk kita tak tegak.

Selanjutnya, duduk konstan dapat melemahkan persendian. Akibatnya, penyakit seperti radang sendi dapat berkembang, yang juga bisa berdampak pada penyakit jantung kronis yang menakutkan.

Layar Komputer yang Terlalu Cerah Pun Tak Baik untuk Kesehatan Kita

Coba bayangkan, harus duduk seharian ditambah dengan mesti menatap layak komputer atau laptop tanpa ampunan. Selain memerhatikan posisi duduk saat bekerja, kecerahan layar komputer milikmu jadi hal yang harus diperiksa juga.

Pastikan, bahkan tingkat kecerahannya tidak melebihi anjuran yang disarankan. Dengan jarak pandang yang memang masih sehat untuk mata. Tidak terlalu dekat, tidak terlalu jauh pula.

Dan Terakhir, Keyboard adalah Sumber Penyakit yang Terkesan Biasa Tapi Bisa Membunuh Kita

Kamu tahu tidak, Menurut ahli mikrobiologi, keyboard milik kita memiliki 400 kali lebih banyak bakteri daripada toilet. Lalu bayangkan lagi, seberapa dekat kita berhadapan dengan keyboard. Menarik nafas tepat diatasnya, hingga menyentuhnya dengan jari tangan yang juga kita pakai menyembuh anggota tubuh lainnya.

Jadi ladang bakteri, membersihkan keyboard adalah sesuatu yang wajib dilakukan. Tak mampu membersihkan semua kuman yang menempel disana,setidaknya upaya ini bisa mengurangi jumlah bakterinya. Untuk itu, setidaknya bersihkan keyboarmmu 2-3 kali dama seminggu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan & Me Time

Urusan Kosmetik, Perhatikan Cara Pakai, Tak Semua Benda Aman Dipakai Setiap Hari

Bagi perempuan, menemukan produk kecantikan yang tepat jadi sebuah tantangan tersendiri. Butuh upaya lebih demi menemukan produk yang tepat. Tak heran, saat menemukan yang tepat, pasti rasanya mau menggunakannya setiap hari demi hasil maksimal.

Tapi alih-alih mendapatkan kulit yang semakin berseri, yang terjadi justru iritasi. Ini karena sejatinya tak semua produk harus dipakai setiap hari. Ahli make up dari sejumlah salon kecantikan terkenal di Amerika Serikat mengatakan, beberapa produk  ini lebih baik jangan digunakan secara rutin setiap hari.

Varian Dry Shampoo

Tak punya waktu untuk keramas biasanya jadi alasan perempuan langsung memilih dry shampoo sebagai solusi. Padahal, menurut seorang stylist Leanne Citrone, penggunaan dry shampoo yang berlebihan atau terlalu sering justru bisa merusak rambut. Karenanya, lebih baik keramas secara teratur dibanding merusak rambut karena penggunaan dry shampoo yang berlebihan.

Kurangi Juga Pemakaian Conditioner yang Berlebihan

Produk conditioner memang dapat melembabkan rambut yang kering. Kamu perlu menggunakan produk yang satu ini demi menjaga kesehatan rambut. Tapi satu yang perlu diperhatikan, yaitu cobalah untuk mengikuti rekomendasi yang tertera pada kemasan.

Conditioner baik digunakan satu sampai dua kali seminggu. Menggunakannya setiap hari malah akan membuat rambut semakin kering dan lama-kelamaan menimbulkan kerusakan.

Ternyata Lip Balm Pun Tak Dianjurkan Digunakan Setiap Hari

Setiap kali seorang perempuan merasa bibirnya kering, kemungkinan besar ia mencari pelembab bibir alias lip balm. Rasa segar dan dingin yang dihadirkan lip balm adalah penyelamat bibir kering yang kerap jadi masalah menjengkelkan.

Seorang dematologis bernama Annie Chiu, M.D berpendapat bahwa menggunakan lip balm berlebihan dapat membuat masalah bibir kering semakin parah.

Jangan Memakai Primer Make up Setiap Hari ya Kawan

Primer make up merupakan solusi yang tepat untuk membuat wajah terlihat mulus dalam jangka waktu lama. Tapi, ternyata bahan dari produk kecantikan ini tak bersahabat dengan kulit wajah. Kandungan silikon di dalamnya dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat, jika digunakan setiap hari.

Juga dengan Waterproof mascara

Make up artist Jamie Greenberg menyarankan para wanita agar tidak menggunakan waterproof mascara setiap hari. Alasannya, produk kecantikan ini cenderung mengeringkan bulu mata.

Tak usah malu dengan bulu mata alami yang kurang lentik. Sekalipun kondisinya demikian, jauh lebih sehat dibanding kamu setiap hari memakai maskara waterproof.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top