Love & Sex

Bukan Tak Percaya, Tapi Si Dia Punya Banyak Teman Perempuan

Bukan Tak Percaya

Siapa tak kesal jika melihat sang pacar dekat dengan perempuan lain? Meski sudah berusaha untuk menyembunyikan, tentu masih ada beberapa sikap kita yang memang menunjukkan rasa cemburu untuknya.

Tapi bagaimana jika ternyata perempuan tersebut cuma sekedar teman? Meski demikian, rasanya tetap saja. Kita mungkin bisa saya bilang “iya nggak apa-apa, kamu boleh anterin dia”, tapi sungguh ada perasaan tak nyaman yang hanya dipahami oleh diri sendiri.

Bukan tak percaya, hanya saja ada banyak kekhawatiran yang bisa saja jadi musuh bagi hati kita. Apalagi kalau bukan kedekatannya dengan teman perempuannya.

 

Kadang Kala Kita Sungguh Tak Rela Jika Ia Harus Berbagi Waktu Dengan Mereka

pexels-photo-211050

“Kamu pulang sendiri dulu ya, aku mau jenguk mamanya si anu”

Katanya meminta izin ketika ingin menjenguk orangtua dari teman perempuannya. Demi menghindari pertengkaran, kadang kita dengan cepat mengiyakan.

Lalu setelah itu, hal yang mungkin akan terjadi ada rasa tak rela jika ia harus membagi waktu yang seharusnya jadi milik kita. Terlebih jika hal itu dilakukannnya untuk orang yang menurut kita bukan siapa-siapa. Meski katanya itu hanyalah bentuk simpatik seorang teman, dihati kita hal tersebut malah jadi sesuatu yang membuat hati panas tak karuan.

Disatu sisi kita sadar selain, selain memiliki pacar, dirinya jelas  memiliki beberapa kepentingan diluar sana. Namun jika menghabiskan waktu dengan orang lain jadi kebiasaan yang mengabaikan keberadaan pacar, tentu hal tersebut juga tak baik untuk hubungan. Bahkan bisa menjadi penyebab hubungan jadi kandas.

 

Tak Heran Bila Sikapnya Itu Kadang Malah Membuat Kita Berpikir Bukan-bukan

rsz_larm-rmah-184441

Meski tak mengenal beberapa temannya dengan dekat, kadang kita bisa mendadak tak suka hanya karena mereka sering menyita waktu pacar kita. Tak heran jika tiba-tiba akan ada beberapa pikiran jahat yang mendadak memenuhi kepala.

Mulai dari pikiran negatif atas si perempuan, hingga meragukan ia yang kita sebut pacar. Sebisa mungkin kita memang harus mengusir pikiran-pikiran buruk yang kerap menganggu. Memang tak mudah, tapi bukan berarti kita berhenti untuk berupaya. Biar bagaimana pun kita harus tetap percaya bahwa mereka hanya berteman saja.

 

Padahal Wajar Jika Kita Merasa Tak Nyaman, Biar Bagaimana Pun Perempuan Mudah Merasa Melayang, Meski Itu Pada Teman Laki-lakinya Sendiri

Terimakasih Untukmu Yang Telah Menancapkan Luka Dan Kini Membuatku Jadi Lebih Dewasa

“Kamu Harus percaya, kami hanya berteman saja”

Pada beberapa kesempatan, kalimat ini memang jadi obat penenang tiap kali ia mencoba menyakinkan. Lalu kembali resah ketika kita coba ingat kilas balik pertemuan dengannya. Jauh sebelum menjadi sepasang kekasih seperti sekarang, dulu kita juga berteman Sayang. Apa kamu lupa?

Sebagai makhluk berjenis kelamin yang sama dengan dia yang menjadi temannya. Kita tentu paham bagaimana perasaan seorang perempuan. Mudah merasa nyaman ketika bertemu dengan dia yang punya pikiran sejalan. Segala perlakuan yang si dia tunjukkan mungkin hanya sebatas teman, tapi bagaimana jika ternyata perempuan itu malah merasa nyaman dan pada akhirnya jatuh hati dengan pasanganmu?

 

Laki-lakimu Mungkin Bersikap Biasa, Tapi Bisa Jadi Temannya Perempuan  Malah Berpikir Bahwa Ia Punya Rasa

pexels-photo-121848

Kita boleh berkaca pada beberapa kasus pertemanan yang sering berakhir dengan cinta. Memang sih ini belum pasti berlaku bagi mereka, tapi bagaimana jika menjadi nyata. Hubungan yang selama ini mereka akui sebagai pertemanan bisa berubah jadi sesuatu yang mungkin tak kita inginkan.

Anggaplah si dia memang tak ada rasa, dan kita percaya pada kejujurannya. Tapi untuk perempuan yang jadi temannya, tentu kita tak bisa menebak isi kepalanya. Dihadapan kita bisa saja ia mengaku biasa dan tak punya rasa apa-apa. Namun untuk semua perbuatan baik yang kerap ditunjukkan oleh pacar kita. Bisa jadi ia berpikir bahwa pacar kita sedang ingin menunjukkan rasa.

 

Hal Yang Bisa Kita Bisa Lakukan Hanya Bisa Berdoa Sembari Mengelus Dada, Semoga Hatinya Tak Berpindah

pexels-photo-262008

Sebagai pacar yang memang harus percaya, tentu kita hanya bisa pasrah. Tak ingin terlihat sebagai pasangan yang terlalu cemburu. Namun situasi yang kita saksikan sering kali menimbulkan keresahan.

Belum lagi jika dihadapkan pada kenyataan, perempuan yang menjadi temannya jauh lebih cantik daripada kita. Meski si pacar terus berusaha untuk meyakinkan, rasanya sulit untuk kita bisa percaya. Benar sih di hadapan kita, baginya diri ini adalah sosok perempuan paling cantik sedunia. Tapi siapa yang bisa tahu pasti apa yang terjadi di luar sana? Maka kita hanya bisa berdoa.

 

Protes Yang Kita Suarakan Sering Kali Terhenti Pada Kata “Teman” Yang Mereka Bilang

pexels-photo-246367 (1)

Katanya kalau cinta memang harus percaya, sebagai pasangan kita tentu harus setuju itu. Tapi untuk bisa merasa biasa tanpa menaruh rasa curiga kepadanya, tentulah sangat susah.

Semua keresahan yang mungkin selama ini kita sampaikan, kerap tak bisa disuarakan hanya karena mencoba untuk memahami mereka. Memahami akan hubungan yang katanya hanya sebatas teman. Jika memang begitu kenyantaannya yang bisa kita lakukan tampaknya hanyalah bersikap waspada.

 

Bukan Tak Percaya, Atas Nama Cinta Kadang Kita Memang Mudah Menaruh Curiga

pexels-photo-349494 (1)

Rasa khawatir dan tak enak hati yang sering ingin sampaikan, tentu berasalan. Dari sekian banyak kemungkinan yang bisa terjadi, atas hubungannya dengan beberapa perempuan lain. Salah satunya, tentulah sebuah hubungan yang mungkin tak kita inginkan. Apalagi kalau bukan perselingkuhan.

Memang memiliki teman perempuan tak selalu berarti ia akan selingkuh. Tapi situasi ini memang patut untuk diwaspadai. Karena cinta untuknya memang sering mengakibatkan rasa curiga yang tak biasa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Terima Kasih Untukmu Yang Telah Menancapkan Luka Dan Kini Membuatku Jadi Lebih Dewasa

Terimakasih Untukmu Yang Telah Menancapkan Luka Dan Kini Membuatku Jadi Lebih Dewasa

 

Porak poranda hati yang tinggalkan, tentu masih terasa. Hati dan jiwaku bagai kapal yang hampir tenggelam di tengah lautan. Membalut luka sehabis perpisahan kita kemarin, jadi sesuatu yang sedang aku upayakan. Beberapa waktu aku memang terdiam, bahkan seperti tak lagi ingin bergerak ke luar.

Tapi aku sadar bahwa dengan atau tanpa dirimu, hidupku harus tetap berjalan. Karena pada kenyataanya, dirimu hanyalah sebagian dari cerita yang seharusnya aku lupakan. Jika boleh berkata jujur, kemarin aku sungguh membencimu, tapi luka yang kau goreskan lagi-lagi memberiku pelajaran. Oleh karena itu kini diriku sudah jauh lebih kuat.

Cerita Hidup Yang Pernah Kau Penuhi, Tentu Jadi Salah Satu Hal Yang Pernah Aku Syukuri

light-sign-typography-lighting

 

Tak ingin jadi orang yang tak jujur, kamu memang pernah membuatku bahagia tak terkira. Dan pertemuan kita itu tentu jadi babak hidup yang tak mungkin aku lupa. Manisnya sikap dan semua kata-katamu, selalu membuat aku yakin bahwa kamulah yang memang kumau.

Tak heran jika kemarin kita jadi dua orang yang paling bahagia. Tapi semua itu hanyalah bagian dari hidup yang bersifat sementara. Dengan dalih ingin fokus pada mimpi yang ingin kau jadikan nyata, kamu pergi begitu saja. Meninggalkanku bersama dengan luka.

Meski Kenyataan Yang Kudapati Cukup Membuatku Terluka, Bagaimana Tidak Dia Yang Mengaku Cinta Terlihat Bahagia Dengan Orang Lain Di Sana

girl-sadness-dark-46508

Walau ada sakit yang masih jelas terasa, aku belajar menghargai semua keputusan yang ada. Bahkan saat itu aku percaya bahwa kau memang sedang ingin fokus untuk menata mimpi-mimpimu. Tapi rasa kecewaku kian bertambah ketika aku tahu bahwa kau telah berdusta.

Tak ada mimpi yang sedang kau upayakan, karena nyatanya hatimu lah yang telah berbeda. Di hadapanku kau mulai berani menggenggam tangannya, hingga tertawa bersama. Kenyataan yang aku dapati sungguh sangat berbeda dengan apa yang kau janjikan sebelumnya. Aku kembali menanggung perih atas apa yang dengan sengaja kau dan dia pertontonkan di hadapanku.

 

Tapi Aku Sadar Bahwa Semua Kecewa Yang Kupunya Tentu Tak Akan Membawamu Kembali

pexels-photo-102734

Suatu kali aku pernah termenung sembari membayangkan betapa bahagianya kita kemarin saat bersama. Kemudian tersadar bahwa itu hanyalah sebuah masa lalu yang tak mungkin diputar kembali. Walau sudah berupaya sekuat tenanga, sepertinya aku bukan lagi jadi orang yang ingin kau buat bahagia. Kini sudah ada dia yang selalu siap sedia kau ajak tertawa bersama.

Seperti apa yang telah kau katakan, kita hanyalah bagian cerita masa lalu yang harus dilupakan. Sebab meski telah berusaha, semuanya tak mungkin bisa sama.

 

Aku Mulai Berdamai Dengan Luka, Lalu Kemudian Belajar Lebih Dewasa

pexels-photo-562623

Meski tak mudah, pelan-pelan aku menyadari semua hal yang telah terjadi antara kita berdua. Dibuat kecewa hingga terluka, tak seharusnya aku membencimu selamanya. Lebih dari itu, ada pelajaran lain yang aku ambil dari perpisahan kita. Karena dari rasa sakit yang telah kau berikan itu, akhirnya aku belajar jadi manusia yang lebih baik.

Jika diawal luka itu membuatku lemah dan tak berdaya, berbeda dengan sekarang. Hal itu justru membuatku jauh lebih kuat dari sebelumnya. Akupun belajar bahwa apa yang kuanggap baik, ternyata tak selalu benar.

 

Karena Sesungguhnya Babak Baru Dari Hidup Yang Lebih Berwarna Baru Saja Dimulai

pexels-photo-103127

Sakit hati telah membuatku belajar untuk lebih menghargai diri sendiri. Dan jika kamu sudah bahagia dengan dia yang kini kau punya. Aku juga akan mulai berjalan untuk menjajaki hidup yang ku inginkan.

Meski tanpa dirimu lagi, aku yakin pada kemampuan yang kini telah aku miliki. Tak seperti dulu saat bersama. Sekarang ada banyak hal yang telah bisa aku lakukan tanpa dibantu oleh siapa-siapa. Karena aku sadar biar bagaimana pun hidup terus berjalan. Dan bersama atau tanpamu, tentu aku akan tetap bahagia.

 

Terima Kasih Untukmu Karena Telah Menancapkan Luka, Karenamu Aku Jadi Lebih Dewasa

couple-love-water-summer

Untuk sepenggal cerita yang telah kita lukis bersama, izinkan aku untuk berterimakasih kepadamu dan semesta. Dari kisah itu aku belajar bahwa, tidak seharusnya aku mencintai dengan sepenuhnya.

Terimakasih juga untuk ujian kecil untuk menempa hati yang aku punya. Darimu aku belajar jadi manusia yang jauh lebih dewasa. Mari berjalan kembali meski tak searah, meski aku tahu ini tak akan mudah.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Saat Cintamu Justru Berlabuh Pada Dia Yang Lebih Tua, Pahami Lebih Dekat Untuk Memiliki Hatinya

https://www.instagram.com/raisa6690/

Tak ada yang bisa menebak dengan siapa kamu akan jatuh cinta, dengan dia yang seusia atau bahkan jauh lebih tua. Meski banyak dari kita yang mungkin masih takut untuk memulai hubungan dengan dia yang usianya terpaut jauh, rasanya ini bukan hal yang salah, malah jadi pilihan baik untuk hubunganmu. Jawaban pertamanya tentu karena dia akan lebih dewasa untuk berbagai hal.

Bahkan menurut peneliti, laki-laki yang lebih tua berpotensi untuk menghasilkan anak-anak yang cerdas untukmu kelak. Awalnya kamu mungkin akan mengkhawatirkan beberapa anggapan mirip yang bisa saja terjadi. Tapi jika kamu sendiri sudah merasa mantap, tak ada yang perlu diragukan. Agar dapat memahami dia lebih dekat, beberapa hal ini akan membantumu.

Hal yang Paling Haram Untuk Dijadikan Pembahasan Adalah Rentang Usiamu dengan Dirinya

Meski berbeda usia

Rasanya tak hanya untuk dia yang akan jadi pasangan, hal ini nampaknya berlaku untuk semua orang. Lagi pula usia hanyalah perkara angka, kalau kamu memang sudah cinta itu semua tak lagi jadi masalah. Kamu bisa melihat Raisa dan Hamish yang baru saja menikah, dengan rentang usia 10 tahun.

Jika komunikasi yang terjalin berjalan dengan baik, perbedaan usia pun tak akan menjadi kendala, Belajarlah untuk lebih terbuka dan banyak menerima, karena kalian memang datang dari generasi yang mungkin berbeda.

Kamu dan Dia Jelas Beda Generasi Cobalah Bereksplorasi Dengan Apa yang Mungkin Disukainya

musik yang berbeda

Katakanlah kamu mungkin masih berusia 21 atau 22 tahun sedangkan si dia sudah genap diangka 30 tahun. Pemahamanmu akan musik dan segala hal lain, tentu berbeda dengan apa yang dia tahu. Kendalanya kalian mungkin akan sulit berada pada titik temu untuk sebuah percakapan yang dirasa sempurna.

Namun kamu bisa menurunkan sedikit ego untuk lebih memahami dirinya. Belajarlah untuk mengenalinya lebih dalam dari sesuatu yang mungkin disenanginya. Entah itu masalah buku, makanan, band kesukaan atau pandangan yang dia percaya. Dengan begitu, komunikasi dan hubunganmu tak lagi terasa canggung. Karena kini kalian lebih memahami satu dengan yang lain.

Suatu Kali Dia Mungkin Akan Bertanya, Untuk Itu Temukan Alasan Kenapa Kamu Memilihnya

Bertanya

Nah, ini jadi salah satu alasan penting lain yang memang harus kita persiapkan sejak awal. Laki-laki tak akan serta merta percaya kalau kamu benar-benar mencintai dirinya. Bisa jadi dia juga was-was, jika kamu hanya ingin memanfaatkannya untuk tujuan tertentu saja. Bukan karena cinta yang benar-benar ada.

Cobalah ingat kembali awal mulai kalian saling sapa dan kemudian dekat seperti sekarang ini. Tentu ada sesuatu yang membuatmu yakin akan dirinya, jadi tak heran jika kamu berani melangkah hingga sejauh ini.

Jangan Pernah Membandingkan Dia Dengan Laki-laki di Masa Lalumu

Tak membeda-bedakan

Hal lain yang akan mempermudah hubunganmu dengan dia adalah caramu untuk memperlakukan dirinya. Hilangkan sekat-sekat yang selama ini kamu yakini keberadaanya. Hingga pada batasan-batasan yang membedakan antara dia dengan masa lalu yang kamu punya.

Sebaliknya perlakukan dia sama dengan laki-laki yang dulu pernah kamu cintai. Karena kini dia akan jadi seseorang yang berstatus pacarmu.

Pastikan Pula Jika Rasa Sayangmu dan Dirinya Sama-sama Kuat

rsz_priscilla-du-preez-318422_1

Ini sering jadi masalah dalam hubungan antara seorang perempuan dengan laki-laki yang lebih dewasa. Kadang kala kita terlalu mengambil hati semua perbuatan baiknya, padahal bisa saja dia berlaku sama pada semua perempuan yang dikenalnya.

Maka demi menghindari kekeliruan yang bisa merusak hubungan, kamu harus tahu seberapa besar rasa sayangmu padanya. Dan cobalah tanya apakah si dia juga memiliki rasa yang sama atau tidak. Jika ternya “ya”, berarti kalian telah memiliki cukup modal untuk menjalin hubungan.

Tunjukkan Bahwa Kamu Adalah Pasangan yang Mampu Menyeimbangkan Langkahnya

woman-kitchen-man-everyday-life-298926

Tanpa perlu dijelaskan, kamu tentu tahu jika laki-laki dengan usia yang tak lagi diangka dua puluhan tentu tak ingin sekedar pacaran. Pola pikirnya tentu sudah mengarah pada jenjang yang lebih serius. Wajar jika sepanjang perjalanan hubungan, dia akan lebih fokus pada pekerjaannya demi memenuhi pundi-pundi untuk pernikahan. Jadi kamu harus ekstra sabar dan banyak mengerti.

Yakinkan Diri dan Selalu Jadi Diri Sendiri

rsz_larm-rmah-184441

Terlepas dari semua hal yang harus kamu upayakan untuk kelangsungan hubungan. Sebagai perempuan kamu juga harus punya keyakinan atas apa yang sedang kamu perjuangkan. Jangan pernah merasa minder hanya karena kamu sedang berpacaran dengan lelaki yang lebih tua darimu.

Tutuplah telinga untuk semua cibiran dari mereka yang mungkin tak suka. Biar bagaimana pun semua keputusan tetap berada ditanganmu. Karena untuk segala sesuatunya kamu jadi orang yang paling mengerti, mana yang terbaik untuk hidupmu.

Akan tetapi jika hal-hal yang tadi disebutkan masih terasa kurang, cobalah meminta saran pada teman dekat yang mungkin lebih dewasa. Pilihan itu jadi salah satu yang akan membantumu meyakinkan diri untuk memulai hubungan dengan laki-laki yang lebih dewasa.  

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Bukan Tak Lagi Cinta, Kadang Kita Memang Butuh Ruang Untuk Sendiri Meski Hanya Sementara

Mampu Sendiri

Menjalani hari dengan sosok yang memiliki karakter berbeda tentu jadi hal yang tak selalu membuat bahagia. Meski selama ini sebuah hubungan digambarkan dengan suatu kedekatan, faktanya hal ini tak selamanya berlaku untuk semua perempuan.

Beberapa dari kita mungkin akan setuju, bahwa ada sebagian perempuan yang merasa sangat bahagia jika seluruh waktu yang ada dihabiskan bersama dengan pasangannya. Sedang sisanya, justru merasakan hal sebaliknya.

Untuk itu harusnya laki-laki percaya, bahwa keinginan untuk sementara sendiri tak semata-mata jadi ajang untuk menjauh darinya. Meski jadi sesuatu yang kerap melahirkan pertanyaan, kebutuhan akan hidup sendiri meski sebentar harusnya jadi sesuatu yang tak bisa diganggu gugat.

Bisa Jadi Diri Ini Sedang Lelah, Jadi Tak Ada Salahnya Jika Ingin Menghabiskan Waktu Tanpa Dia

pexels-photo-247195

Meski memiliki pasangan, rasanya tak ada peraturan yang mengharuskan kita bersama sepanjang waktu. Setelah melalui berbagai macam cerita, akan ada satu fase yang jadi titik jenuh untuk kita. Ada sesuatu yang membuat hati gundah, meski penyebab pastinya juga masih belum diketahui.

Momen ini jadi sebuah kode yang harusnya bisa dibaca oleh dia yang menjadi pasangan kita. Dengan kata lain, kita butuh beberapa durasi waktu untuk benar-benar menyepi tanpa diganggu oleh siapa pun.

Ini Juga Jadi Pertanda Bahwa Kita Punya Alur Tersendiri Untuk Hidup Yang Dijalani

pexels-photo-460211

Kita ini tentu bukanlah perempuan yang sembarangan dalam mengatur rima kehidupan. Beberapa hal yang bersifat krusial jadi sesuatu yang kerap masuk dalam daftar pertimbangan. Jadi jangan heran jika nanti tiba-tiba kami akan meminta izin untuk sekedar keluar sebentar dari runtinitas yang selama ini dijalani.

Tak ingin jadi perempuan yang berharap belas kasihan, kita tetap memiliki keyakinan untuk mampu melakoni banyak hal meski seorang diri. Karena pihak yang paling berhak untuk memutuskan apa saja yang akan kita lakukan adalah diri sendiri.

Lagi Pula Tak Selamanya Perempuan Butuh Diperhatikan, Kadang Kala Melakoni Berbagai Hal Dengan Sendiri Jadi Sebuah Kesenangan

rsz_chad-madden-210873

“Sudah tidak apa-apa, aku pulang sendiri saja” atau “Aku bisa beli dan angkat galonnya, kamu tidak perlu repot-repot untuk melakukannya”.

Dua contoh kalimat ini jadi bukti bahwa lewat hal-hal sederhana seperti itu, perempuan ingin orang lain mengerti jika dirinya tak harus selalu dibantu dan dilindungi.

Karena ketika berhasil melakoni dua hal tersebut, kadang ada bahagia yang datang tanpa terkira. Dan salah satunya adalah kita bisa berbangga diri dengan segala kemampuan sendiri.

Karena Hubungan Adalah Sebuah Perjalanan, Jika Sedang Merasa Lelah Tentu Istirahat Jadi Satu-satunya Penawar

rsz_larm-rmah-184441

Kita berdua mungkin adalah dua orang pendaki yang berada dijalur yang sama. Akan tetapi tenaga yang kita punya, tentu saja berbeda. Saat kamu masih berjalan naik dengan menggebu, diriku bisa jadi telah jatuh dan terkulai lemas.

Maka demi kesanggupan diri untuk berjalan menapaki jalanan lagi, aku butuh amunisi untuk kembali kuat berjalan lagi. Tak hanya suntikan semangat dari orang lain saja, kesiapan dari diriku sendiri sebagai pendaki yang akan naik ke tempat yang lebih tinggi mutlak dibutuhkan. Jika memang tenagaku sudah benar-benar kuat, aku akan berlari ke atas untuk menyusul dirimu lagi.

Menarik Diri Dari Pertemuan Bukan Berarti Ingin Menghindar, Ini Hanyalah Sebuah Kebutuhan

pexels-photo-196667

Bukan berniat untuk mengangkat tangan sebagai petunjuk bahwa diri ini telah kalah. Walau bagi orang lain, keputusan ini sebagai upah dari sikap keras kepala, kamu harus percaya bahwa ini adalah upaya untuk mengurai masalah.

Diri kita dan sang pasangan tentu punya kebutuhan untuk merasakan sendiri dan berusaha menikmati masa ini sebagai bentuk dari kesendirian, hinggga kelak akan sama-sama merindukan. Merubah pandangan dari berbagai sisi untuk hubungan yang lebih baik lagi.

Atau Jadi Ajang Untuk Mengoreksi Diri Sendiri, Sembari Mencari Solusi Untuk Masalah Yang Mungkin Sedang Dihadapi

guess-attic-837156_640

Karena sejatinya guru terbaik untuk bebas mengoreksi diri sendiri tanpa merasa dibodohi adalah diri kita sendiri. Jarak yang selama ini kita buat dengan dirinya, jadi sesuatu yang membantu kita bertumbuh jauh lebih dalam. Kita dan dia menjelma jadi individu yang tak lagi biasa. Mengoreksi dan mau menerima kritikan dengan hati terbuka.

Hingga titik ini akan jadi satu pelajaran hidup sepanjang cerita, bahwa perempuan yang sedang ada di hadapanmu adalah seseorang yang tidak sempurna. Meski sebelumnya setiap pertentangan selalu membawa kita pada ego yang tinggi maka setelah menikmati kesendirian tanpa seorang kekasih, kita jauh lebih berani untuk mengaku salah.

Sehingga Jika Kelak Akan Berdua Lagi, Kita Sudah Siap Dengan Hati Yang Lebih Baru Lagi

pexels-photo-41073

Lebih dari semua hal yang kita bahas satu per satu, poin penting dari manfaat untuk sementara sendiri yang kita bicarakan jadi salah satu siasat untuk menetralkan suasana yang tadinya mungkin kurang bahagia.

Akhirnya semua bayang-bayang indah akan hubungan kita berubah jadi momen yang kini sering dirindukan. Karena meski sempat pergi sementara waktu, bukan berarti kita akan menghilang dari hidup dia. Kembalinya kita justru jadi upaya perbaikan diri yang jauh lebih baik dari biasanya.

Selanjutnya mari berjanji untuk cerita yang kini sedang kita bina dengan dia. Bahwa cerita baru yang lebih indah akan segera kita mulai!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top