Love & Sex

Bingung Saat Didekati Dua Pria Sekaligus? Kuncinya Tetap Tunjukkan Sikap Elegan dan Berprinsip!

Kamu mungkin jadi salah satu wanita yang beruntung karena sedang didekati oleh dua pria dalam waktu bersamaan. Atau hal itu justru membuatmu gelisah karena di satu sisi kamu sedang mencoba mencari pasangan yang cocok, namun kamu takut merasa bersalah dengan yang satunya lagi?

Sejatinya situasi dimana seorang cewek didekati oleh lebih dari satu cowok adalah hal yang sudah biasa terjadi. Tinggal bagaimana kamu sebagai pihak yang didekati dapat bersikap elegan terhadap pria-pria yang tengah berlomba mendapatkan hatimu.

Coba tengok kisah Bella Swan di seri film Twilight. Tak hanya Edward Cullen, sang manusia serigala Jacob Black ternyata juga ingin menjadikan Bella sebagai kekasih hatinya. Tapi sebaiknya kamu tak perlu tiru sikap Bella Swan yang terkesan plin plan memilih antara Edward atau Jacob. Sebagai cewek, setidaknya kamu punya prinsip jelas ketika situasi seperti ini sedang kamu alami.

Ini Baru Permulaan, Jangan Terlalu Dalam Melibatkan Perasaanmu. Jaga Sikapmu Agar Dia Tak Berharap Tinggi Pada Kamu

Meski cewek selalu dianggap pihak yang sangat rentan dengan situasi baper, sebaiknya kamu harus paham jika hal itu justru akan menyulitkanmu menentukan pilihan ke depannya. Karenanya sebaiknya kamu jangan baper duluan. Kenapa? Menunjukkan perasaan yang terlalu dalam akan membuatmu bersikap lebih dari seharusnya kepada salah satu dari mereka. Hal itu juga membuatmu menjadi subyektif dan tak bisa menilai mana sekiranya sosok yang sebenarnya tepat untukmu. Karenanya, menjaga hati sangatlah penting.

Namun kamu juga harus menjaga hatinya. Jangan menunjukkan perhatian yang membuatmu terkesan memberi harapan tinggi padanya. Karena pada akhirnya kamu akan menentukan pilihan. Dan tak mungkin juga kamu menerima semua pria yang mendekatimu bukan? Dengan berprinsip untuk menjaga hatinya, kamu akan membuatnya legowo jika pada dia bukan orang yang kamu pilih. Ke depannya, dia pun tak kesulitan move on.

Katakan Situasi Sebenarnya Jika Kamu Baru Mencoba Dengannya. Penting! Jangan Umbar Janji, Serta Kata-kata ‘Sayang’ dan ‘Cinta’

pexels-photo-349494

Tak ada yang salah jika kamu memilih jujur dan terbuka padanya. Katakanlah jika kalian memang sedang mencoba, dengan demikian kamu pun memberi ruang baginya untuk berbagai kemungkinan negatif yang bisa saja terjadi.

Di samping itu, kamu sangat tidak dianjurkan untuk mengumbar kata-kata sayang, janji akan bersama, menjadi yang terbaik, atau bahkan mengajaknya bertemu orangtuamu kepada mereka yang tengah mendekatimu. Meski seringkali cewek menilai kata ‘sayang’ bersifat universal, namun kali ini situasinya berbeda. Jangan sampai karena kamu tak bisa mengontrol diri, kata-kata tersebut justru nantinya menjadi bumerang buatmu.

Jangan Mengekangnya, Kamu Juga Harus Membiarkan Dia Dekat dengan Orang Lain Juga

pasangan tak suka

Cobalah untuk bersikap fair. Jika kamu pada dasarnya memang tengah dekat dengan dua pria dalam waktu bersamaan, sebaiknya jangan berlaku otoriter. Maksudnya, kamu pun harus memberi mereka ruang untuk mengenal wanita lain selain kamu. Karena situasinya kalian tidak sedang terikat status apa-apa. Apalagi sejatinya memang wajar jika dalam masa penjajakan, kamu mencoba dengan yang lain. Jika kamu tak melibatkan perasaan, kamu tak akan cemburu dengan prinsip yang kamu buat ini.

Jangan Sekali-kali Membandingkan Satu Sama Lain, Kamu Harus Bijak dan Memahami Jika Setiap Orang Diciptakan Berbeda

black-and-white-people-bar-men

Cewek rentan dengan hal yang satu ini. Tapi sebagai cewek di usia dewasa, sudah sewajarnya kamu punya prinsip jika tak seharusnya membandingkan antara satu orang dengan yang satunya lagi. Apalagi pada dasarnya setiap orang tak akan suka jika dibanding-bandingkan. Sebaiknya, menghargai kelebihan mereka dan menyeleksi yang paling cocok adalah hal yang paling bijak yang bisa kamu lakukan. Dengan demikian, kamu akan tahu cowok mana yang sekiranya bisa mengisi kekuranganmu.

Jujur adalah Hal Terpenting! Jika Tak Merasa Cocok, Sebaiknya Utarakan dan Selesaikan Baik-baik

Melihat Petanda Yang Memungkinkan Kita Telah Memilih Laki-Laki Yang Salah

Setelah beberapa waktu melakukan perkenalan, kamu tentu memiliki kesimpulan tersendiri mengenai masing-masing individu. Kamulah yang menentukan si A atau si B yang cocok denganmu. Jika sudah demikian, tak perlu waktu lebih lama lagi untuk mengutarakan pada yang satunya jika kalian sebaiknya menyudahi fase perkenalan tersebut. Hal yang paling penting adalah keterbukaan. Tidak ada salahnya jika ternyata kamu lebih cocok dengan yang lain. Jangan langsung diputuskan begitu saja hubungan kalian, atau langsung tidak mengontaknya sama sekali.

Kalian bisa tetap berteman dalam batasan yang sewajarnya. Dalam artian, kamu tak membuatnya merasa diistimewakan dan justru berpikir jika kamu dan dia terjebak friendzone. Di lain sisi, biarkan dia melupakanmu perlahan.

Pada akhirnya, semua tindakan akan ada sebab-akibat. Kamu tetap perlu hati-hati dalam menentukan dan memutuskan kepada siapa hatimu nantinya berlabuh. Walau situasi ini kadang sulit dihindari, jangan sampai kamu merugikan salah satu dari mereka.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menikmati Akhir Pekan Akan Lebih Menyenangkan Tanpa Terdistraksi Isi Linimasa Instagram

Sekalipun kamu tinggal di Jakarta yang katanya semakin sulit menemukan lokasi wisata, bukan berarti kamu tak bisa menikmati akhir pekanmu. Macet memang sudah jadi bagian hidup sehari-hari, termasuk saat akhir pekan, tapi jangan sampai keadaan ini membuatmu putus asa dan jadinya hanya sibuk menatap layar gawai selama seharian penuh saat akhir pekan.

Kamu perlu tahu, terdistraksi dengan isi Instagram setiap hari hanya akan membuat pikiran rentan depresi. Karenanya, saat akhir pekan lebih baik isilah waktumu dengan kegiatan yang lebih menyenangkan. Jalan-jalan keliling kota misalnya.

Supaya Tak Bosan dengan Suasana yang Sudah Pernah Kamu Kunjungi, Pilihlah Satu Tempat yang Berbeda

Yang namanya jalan-jalan keliling kota bukan berarti hanya dihabiskan untuk mengitari mall saja ya kawan. Memang, mall ini akhirnya seperti jadi satu-satunya destinasi yang harus dikunjungi saat akhir pekan, tapi kamu cobalah meluangkan waktu sejenak untuk mencari tahu tempat-tempat wisata yang mungkin jarang terekspos.

Kamu bisa memulai perjalananmu di akhir pekan sejak pagi, mungkin kamu bisa mendatangi tempat-tempat yang terasa segar dan bisa jadi pilihan yang menarik di pagi hari. Kalau sebagai perempuan kamu masih canggung untuk pergi sendiri, ya tak masalah jika hendak mengajak teman atau pacar.

Sorenya untuk kesan menanti senja yang tak biasa, jika memang masih ingin berada pada sekitaran Pusat Jakarta. Kamu bisa menikmati matahari terbenam di Pelabuhan Sunda Kelapa. Aktivitas para kapal yang sedang bersandar dan beberapa kegiatan para awaknya akan membuatmu merasakan Jakarta dari sisi yang berbeda.

Sebab Jalanan Ibu kota Sedang Ruwet-ruwetnya, Pastikan Pula Rute Mana yang Tak Akan Membuatmu Merana

Yang namanya jalanan Jakarta memang semakin padat. Jangankan hari biasa, di akhir pekan pun ruas jalanan utama pasti tetap saja macet. Belum lagi kalau ada pembangunan di sana-sini. Karenanya, penting sekali untukmu setidaknya untuk mencari rute alternatif.

Walau terlihat sepele, memilah jalanan yang akan dilalui jadi salah satu kunci untuk dapat menikmati perjalanan. Sebab untuk mencari tahunya pun cukup mudah. Entah itu dari sosial media, atau dari beberapa akun yang biasanya khusus membicarakan tentang jalanan Ibu Kota.

Dari Jauh-jauh Hari, Pilihlah Waktu yang Pas untuk Melakukan Perjalanan

Nah sekiranya kamu sudah tahu tempat mana yang akan kamu tuju serta jalur mana yang akan dilalui, hal selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah soal keberangkatan. Kalau kamu memang ingin pergi sejak pagi, berarti perlu timing yang pas untuk istirahat dan memikirkan soal jam keberangkatan. Berangkat sejak pagi memang lebih menyenangkan karena biasanya jalanan belum seramai biasanya.

Perempuan Mandiri Tahu Pilihan Kendaraan yang Paling Nyaman di Hati

Dari sekian banyak hal-hal yang tapi perlu kamu perhatikan, kamu wajib memikirkan juga soal transportasi apa yang akan dipakai untuk jalan-jalan nanti. Karena biar bagaimanapun kamu tentu tak akan berjalan kaki untuk menikmati akhir pekan. Kecuali cuma makan di warung depan.

Hadir untuk menjawab kebutuhanmu Motor Address Playful dari Suzuki ini bisa mengantarmu menikmati akhir pekan di Jakarta. Skuter yang memang didedikasikan untuk kamu yang masih berjiwa muda, jadi salah satu skuter terbaik untuk untuk menikmati hari lebih produktif. Lengkap dengan aksesori panel bodi yang penuh warna pada bagian frame cover, handle cover, leg shield hingga pada stripping set.

Kamu juga tak perlu khawatir atau ragu, jika ternyata varian warna tak akan sesuai selera, sebab seri skuter matic dari perusahaan berlogo S ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodinya. Kamu bebas pilih warna mana yang sekiranya sangat pas dan cocok untuk karaktermu. Mulai dari Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange Hingga Ice Silver.

Keunggulan lain yang akan menjawab kekhawatirmu saat nanti akan berkendara di tengah jalanan ibukota saat akhir pekan tiba. Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang memang dipercaya menghasilkan performa baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1

Dengan komposissi mesin seperti itu, perihal biaya bahan bakar kamu tentu tak perlu ragu, sebab motor ini jadi skuter matic yang tergolong irit. Selain menghemat waktu dalam perjalanan, berkendara dengan Suzuki Adress Playful ini juga membantumu menghemat budget akhir pekan dari perihal ongkos kendaraan.

Saat Sudah Sampai Tujuan, Silahkan Nikmati Dulu Waktu Liburan, Jangan Sibuk Unggah Foto di Media Sosial

Perjalanan menuju tempat wisata memakan waktu yang tak sebentar. Karenanya, sebisa mungkin kalau memang bukan sesuatu yang penting dan bersifat darurat, sebaiknya cobalah nikmati waktu akhir pekanmu degan berkualitas.

Setidaknya jauhkan diri dari dunia sosial media untuk sehari saja, sebab ini akan berpengaruh pada jiwa. Untuk apa mencari destinasi pelepas penat kalau akhirnya kamu hanya terdistraksi dengan gawaimu? Jika sesekali membuka untuk sekedar posting di instastory instagram bolehlah, namun kalau keblalasan buka akun gosip dan saling balas komentar tentu itu akan membuatmu lupa, jika tadinya kamu sedang ingin menikmati akhir pekan di Jakarta.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Saat Akan Menikah, Ada 7 Kesalahan Memilih Calon Suami yang Seharusnya Kamu Hindari

Cinta memang penting dalam sebuah hubungan, tapi yang namanya menikah kamu tak boleh bergantung pada cinta saja, ‘kan! Ada beberapa perkara lain yang juga perlu untuk dipertimbangkan. Nah, agar relasi yang kita jalin bisa bertahan sampai pernikahan dan kehidupan setelahnya. Jangan pernah lakukan 7 kesalahan ini, ketika kamu hendak memutuskan untuk memilih calon suami.

Dia yang Memiliki Perbedaan Prinsip Hidup Denganmu

Memang sih apa yang kita yakini, tak selalu sejalan dengan apa yang pasangan percayai. Tapi lelaki yang sungguh-sungguh mencintai akan melenturkan sedikit pertahanannya untuk bisa melunakkan diri dan menerima pandangan kita.

Lalu bayangkan jika dia yang akan menjadi suami adalah seseorang yang tak mau terbuka pada pandanganmu. Sesuatu yang ia jalani, hanyalah tentang yang ia percayai. Percayalah, jika kompromi dan mencari solusi untuk banyak masalah yang akan terjadi di dalam rumah tangga hanya akan bisa kita temukan, jika pasangan yang ada disampingmu adalah sosok yang bisa memahami dan mengerti. Bukan dia yang hidup dengan prinsip yang berbeda.

Berpikir Si Dia Akan Berubah Seperti yang Kita Inginkan

Selama pacaran, ia kerap menunjukkan perilaku yang kurang baik terhadapmu. Tapi dengan alasan cinta, kamu masih bertahan dengannya. Berpikir jika dia akan berubah, kamu tak lagi mempertimbangkan sikapnya sebelum memutuskan untuk menikah.

Jika sejak pacaran saja ia sudah berlaku buruk, bukan berarti jika sudah menikah ia akan berubah, ‘kan? Bisa-bisa kamu justru akan semakin terjebak dan terikat dalam hubungan dengan sosok yang tak baik untukmu.

Maka sebelum memutuskan untuk menikah dengannya, cobalah pertimbangkan dulu. Apakah dia adalah orang yang pas atau tidak?

Memutuskan Menikah dengan Lelaki yang Suka Menuntut

Ini jadi poin selanjutnya yang perlu kita pertimbangkan matang-matang. Ketika kamu selalu mengiyakan permintaannya darinya, ia justru bersikap sebaliknya. Memintamu melakukan hal-hal yang tak kamu suka. Sampai memaksamu dengan cara-cara yang tak seharusnya.

Setelah menikah nanti, ia akan memaksamu melakukan hal-hal ideal yang selalu ia jadikan tolak ukur dalam kehidupan. Hasilnya, ia pun kerap menuntut ini itu dan berusaha mengubah dirimu.

Sosoknya Tak Terlihat Punya Pikiran untuk Masa Depan

Coba ingat kembali, beberapa hal yang menarik hati dari dia yang kamu cintai. Diantara momen-momen manis yang pernah terkenang, hingga angan-angan bersama yang konon akan dijadikan nyata di masa depan. Tapi, semua itu tak akan menjadi sesuatu yang berguna. Jika sejak saat ini saja, ia tak terlihat memiliki pandangan dan harapan tentang masa depan yang baik untuk berdua.

Cobalah untuk lebih memahami sikapnya ini, jika memang tak terlihat punya rencana untuk masa depan. Jangan buru-buru untuk memutuskan memilihnya jadi pendamping hidup di masa depan.

Cintamu padanya Semu dan Hanya Sesaat Saja

Rasa sayangmu padanya tak sungguh-sungguh. Kamu hanya sedang mencoba tetap mempertahankan sesuatu yang sesungguhnya sudah tak baik. Takut akan kesendirian, hingga merasa tak bisa menemukan yang lebih sepadan.

Padahal sudah ada banyak perbedaan yang jelas-jelas terlihat, tapi kamu masih saja ngeyel untuk tetap bersamanya. Apalagi jika kamu tetap  bertahan meski sudah berkali-kali dilukainya. Hal-hal semacam ini adalah sesuatu yang berbahaya, jangan sampai kamu terjebak lebih lama.

Kamu Menikah dengannya Hanya Karena Harta yang Dimilikinya

Tak ada yang bisa menolak memang, jika uang selalu jadi kebutuhan semua orang. Tapi jika hal ini kamu jadikan alasan untuk menikahi seseorang, percayalah keputusanmu itu tak benar.

Perlu memang memikirkan bagaimana kehidupan finansial di masa depan. Tapi memilih menikah dengan seorang lelaki hanya karena harta yang dimilikinya, tak akan pernah membuatmu bahagia.

Lebih dari itu, kamu juga perlu punya rasa yang serupa, keinginan yang sejalan, serta tanggung jawab yang serupa untuk membina rumah tangga. Karena, hidup berdua tak hanya perkara uang banyak saja.

Dan yang Terakhir, Memilih Menikah Dengannya Karena Dituntut Orangtua

Ini akan jadi salah satu kelemahan kita. Tatkala orangtua meminta untuk menikah. Tapi percayalah, kebahagianmu juga jadi sesuatu yang perlu dipertimbangkan. Lagi pula, jika kamu memang tak suka dan tak bahagia, orangtua pun harusnya bisa memahaminya.

Menikahlah jika memang sudah siap dan yakin pada dirinya, bukan karena dipaksa atau diminta. Karena yang akan menjalani kehidupan adalah kamu sendiri. Daripada menyesal nanti, lebih baik pertimbangkan dulu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Jangan Bertengkar, Coba Lakukan Ini jika Si Dia Mendadak Cuek Padamu

Si dia yang kurang perhatian memang menyebalkan! Berharap dia akan paham kode-kode yang kita berikan, hal yang didapat justru dirinya semakin diam. Lelah mungkin iya, tapi kan yang namanya manusia tak ada yang sempurna. Begitu juga dirinya.

Lagipula, sebelum menerimanya menjadi pacar atau suami. Kamu pasti sudah tahu kan, jika dia memang tak suka banyak bercerita. Nah, daripada misuh-misuh karena selalu merasa lelah untuk menghadapi kecuekannya. Cobalah belajar jadi pasangan yang memahami, tahu bagaimana cara untuk menghadapi sikap dingin itu. Untuk itu, kami akan membantumu.

Komunikasi yang Baik, Jadi Dasar untuk Pondasi Hubungan

Kadang kala, bukan tak ingin menyapamu lebih dulu. Hanya saja, si dia mungkin memang sedang mengerjakan sesuatu. Kemudian, ketika sedang ada waktu kamulah yang justru sedang tak bisa diganggu. Nah, hal-hal seperti ini perlu dibicarakan. Kapan waktu yang tepat untuk bertukar kabar, hingga hal-hal lain yang memang berkaitan dengan hubungan.

Pahami ia dengan belajar mengerti sikap dan karakternya. Carilah apa yang menjadi kesukaannya. Dengan begitu, ia akan belajar melakukan hal serupa. Selalu ingat, bahwa komunikasi yang baik tak akan membuatnya selalu mengabaikan kita.

Cobalah Berikan Ia Perhatian, Agar Ia Belajar untuk Lebih Peka

Nah, ini jadi sesuatu yang perlu diperhatikan. Apalagi jika sikap diamnya, terbilang mendadak tak seperti biasanya. Barangkali, bukan karena dia memang pendiam. Tapi bisa jadi dia sedang merasa ada sesuatu yang ia ingin sampaikan, untuk itu sengaja mendiamkanmu.

Berikan ia peratian untuk bisa memancingnya berbuat hal serupa dengan yang kamu lakukan. Dengan begitu ia akan sadar, jika ternyata kamu juga sayang.

Kontrol Emosi dan Ucapanmu

Ini jadi bagian yang paling perlu dijaga dengan hati-hati. Sekesal apapun kamu karena sikap cueknya itu, jangan sampai ada ucapan yang akan melukai hatinya. Marah boleh saja, sebab semua perempuan mungkin menginginkan pasangan yang lebih peka. Tapi mengeluarkan bahasa atau penyataan yang akan melukai hati juga tak akan merubah situasinya.

Selalu kuasai dan kendalikan diri dari segala macam bentuk emosi yang kau miliki. Jangan sampai hanya karena masalah sepele, hubunganmu dan si dia semakin runyam saja.

Meminta Maaf dan Memberi Maaf Bukanlah Sesuatu yang Menjatuhkan

Setiap perubahan sikap yang ia tunjukkan, pasti datang dari sebuah alasan. Untuk itu, alasan inilah yang perlu kita cari tahu terlebih dahulu. Barangkali, dia begitu karena kesalahan yang berasal darimu. Untuk itu, tak ada salahnya jika meminta maaf lebih dulu.

Biar bagaimanapun, belajar menyampaikan maaf dan memberi maaf dalam hubungan adalah sesuatu yang kita perlukan. Dan yang paling penting, selalu belajar untuk lebih rendah hati dan memberi pengertian kepada pasangan. Bahwa apa yang kita lakukan selalu  jadi hal yang bertujuan baik pada hubungan.

Serta Selalu Bersikap Tenang dan Bijaksana, untuk Semua Perkara dalam Hubungan Kalian Berdua

Jangan buru-buru menuduhnya telah melakukan sesuatu yang bukan-bukan, meski ia mendadak diam dan cuek. Belajarlah untuk menjadi lebih dewasa untuk dirinya. Memandang setiap masalah, jadi hal yang akan menguatkan hubungan kalian berdua.

Tetap tenang dan selalu sabar, tahu kapan waktu untuk membuka suara dan kapan waktu untuk diam. Walau ini mungkin menyebalkan, tapi bukan berarti kau tidak bisa melakukannya. Ingatlahs selalu, ini semua demi hubunganmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Kawan, Aku Tahu Move On Itu Berat, Tapi Menutup Diri Bukan Jadi Alasan Kamu Menolak Cinta yang Baru

Untukmu, Sahabatku. Dariku yang selalu memantaumu dari jauh. Pertemanan kita merenggang, seiring suasana hati yang kamu rasakan saat ini. Terakhir kamu bilang, agar aku memberimu ruang untuk sendiri dulu. Baiklah, kurasa kamu punya cara tersendiri dalam menyelesaikan pergolakan batinmu. Tapi satu yang kamu perlu tahu, aku tidak akan melepaskan pandanganku darimu. Aku tak mau kamu sesak sendirian. Aku akan terus memperhatikanmu, meski kamu mungkin akan menepis atau menolak caraku yang seperti ini.

Aku pernah berkata padamu, menutup diri tak sepenuhnya benar. Tapi tak juga sepenuhnya salah. Hanya saja, kenapa kamu terus-terusan membuat benteng sehingga tak memberi peluang untuk cinta yang baru untuk datang sekadar menyapamu? Janganlah kalut terlalu lama dan merutuki diri bahkan menyalahkan keadaan dengan situasi yang kamu alami saat ini.

Menerima cinta yang baru kurasa bisa jadi simbol kalau kamu sudah cukup dewasa untuk berdamai dengan pergolakan batinmu.  Sebagai sahabat, kutahu tak hanya aku saja yang memperhatikanmu dari jauh. Dia, yang berusaha menyapamu, pun tengah menantikan waktu yang tepat untuk bisa menunjukkan arti hadirnya.

Untuk Apa Membatasi Pilihan? Saat Patah Hati, Cara Terbaik untuk Berdamai dengan Suasana Hatimu Salah Satunya Bertemu dengan Orang Baru dan Tak Ragu untuk Berkenalan

Kamu memilih untuk membatasi pilihanmu. Takut kalau kamu sampai bertemu dengan orang yang tipikalnya sama dengan mantanmu. Saking selektifnya, kamu jadi sering salah sangka terhadap kebaikan hati orang lain. Kawanku, kamu tak perlu khawatir berlebihan. Hanya karena mantanmu yang tega menyakitimu, kamu jadi menggeneralisasi kalau setiap lawan jenis itu berbahaya.

Hei, jangan begitu, kawan. Saat patah hati, berkenalan dengan orang baru adalah salah satu penawar luka. Bukan maksudnya  demi pelarian, kalau kamu motivasinya untuk membuka lembaran baru, mengapa tak mencobanya?

Aku Tahu Kamu Masih Terluka, tapi Menutup Diri Bukan Cara yang Tepat untuk Menghindar dari Ketakutanmu

Sebagai sahabat, memangnya aku tega membiarkanmu terluka lagi? Tentu saja tidak. Aku tahu kamu masih sebegitu takutnya untuk menjalin hubungan lagi. Percayalah, tak ada yang memaksamu untuk melakukan hal itu. Kamu yang memutuskan langkah hidupmu sendiri.

Untuk itu, jangan menghindar dari ketakutanmu. Hadapilah, dan biarkan sembuh dengan sendirinya. Waktu akan membantumu mengembalikan lagi suasana hatimu yang dulu bisa seceria seperti pribadi yang selalu kukenal. Tetap semangat, ya Kawanku!

Berhentilah Merasa Tak Pantas Dicintai, Kamu Tak Pernah Tahu Diluar Sana Ada Hati yang Selalu Setia Menunggumu

Kukatakan sekali lagi, ada hati yang sedang menunggumu. Mungkin kamu tak sadar atau bahkan tak tahu. Tapi kukatakan sekali lagi, dia ada di sana untuk selalu memperhatikanmu. Jadi, janganlah merasa kalau kamu tak pantas dicintai. Yang namanya patah hati itu hampir sebagian besar orang pasti mengalaminya. Kamu tak perlu merasa seakan duniamu runtuh dan patah hati akhir dari segalanya.

Ingatlah, setelah ini kamu akan bangkit dan kamu akan jadi dirimu seutuhnya lagi. Siap menerima cinta yang baru, dan bisa menghalau setiap ketakutanmu. Semua itu akan terwujud asal kamu mau dan yakin serta percaya pada dirimu, kalau kamu bisa melewati setiap proses berat ini dengan semestinya. Dariku, sahabatmu yang selalu memperhatikanmu dari jauh.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top