Love & Sex

Bila Kekasih Tak Kunjung Melamar, Mungkin Kualitasmu Masih Sebatas Pacar

Satu-satu dari temanmu sudah banyak yang mengakhiri masa lajangnya. Kamu jadi berpikiran sepertinya tinggal kamu saja yang belum kelihatan tanda-tanda akan dilamar kekasihmu. Kamu pun mulai gencar memberi kode atau bahkan blak-blakan mengungkapkan kapan mau melamar.

Padahal, urusan lamaran yang diperlukan bukan hanya kesiapan hati saja, tapi benarkah dirimu memang sudah benar-benar siap dan memenuhi syarat untuk dipinang? Bukannya dia ragu, nyatanya ada lho beberapa lelaki yang memilih tak melamar gadisnya karena mereka merasa ada kualitas diri yang perlu ditingkatkan dahulu sebelum akhirnya kamu dan dia serius melangkah ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan.

Coba Tilik Lagi Sikapmu Saat Menghabiskan Waktu Bersamanya, Sudahkah Kamu Mampu Menghargai Keberadaannya?

Seperti ilustrasi di atas, ada lho saatnya pasanganmu merasa tak nyaman dengan tingkah lakumu saat kalian sedang kencan berdua. Entah karena kamu selalu sibuk dengan gawai sehingga momen quality time yang tadinya diharapkan pasanganmu justru tidak terjadi. Kencan terasa datar dan akhirnya kamu dan dia tidak menikmati sesuatu dari pertemuan itu. Kalau kamu masih sering berlaku demikian, coba perbaiki dulu ya, Kawan. Menyimpan gawai sebentar tak akan merugikanmu, apalagi ini demi kebaikan hubungan.

Cintai Dirimu Terlebih Dahulu Baru Kamu Bisa Merasakan Betapa Besar Cinta Pasanganmu Itu

Kenapa kukatakan demikian? Sebab orang yang sukar mencintai dirinya cenderung punya karakter yang mudah khawatir. Lebih jauh lagi, kekhawatiran itu menutup matanya kalau ada orang yang bisa mencintainya setulus hati. Perempuan suka khawatir dirinya tidak cantik, tubuhnya terlalu kurus atau gemuk, bahkan kurang menarik di depan pasangannya.

Padahal, untuk jadi seseorang yang layak untuk dipinang, kamu harus percaya diri lebih dahulu dan mencintai dirimu apa adanya. Orang yang sudah berdamai dengan kekhawatirannya, akan lebih nyaman bila diajak untuk menjajaki hubungan yang lebih serius.

Mungkin Juga Karena Kualitas Dirimu dan Empatimu Masih Terasa Kurang di Mata Pasanganmu

Bagaimanapun, lelaki pasti mendambakan perempuan yang lembut hatinya. Tapi kalau kamu saja hobinya masih menjelekkan keburukan orang, terutama saat sedang bersama pasangan, bukankah wajar kalau pacarmu itu jadi mempertimbangkan lagi untuk melamarmu atau tidak.

Membicarakan orang lain apalagi soal keburukannya bukanlah kebiasaan baik. Sebaiknya kalau mungkin kamu sadar masih suka melakukan hal ini, cobalah untuk mengurangi intensitasnya. Toh membicarakan orang lain tak akan membawa dampak apa-apa untukmu, ‘kan?

Saat Ada Masalah Berdua, Caramu Menghadapinya Seringkali Jadi Pertimbangan Pasanganmu Juga Lho, Kawan

Mungkin dia sudah berjanji untuk mengajakmu nonton di akhir pekan. Tapi ketika saatnya tiba, dia justru membatalkan janjinya. Tapi bukannya menanyakan apa penyebabnya, kamu justru menyampaikan kekesalanmu yang bertubi-tubi.

Walau memang kalau menurutmu hal tersebut sah-sah saja, apalagi janji yang sudah kalian buat dibatalkan secara sepihak, tapi bukankah jauh lebih baik kalau kamu tanyakan dulu alasan kenapa dia tiba-tiba berubah pikiran seperti itu? Menjadi pasangan yang bijak memang sulit, tapi bukan berarti kamu tidak  bisa lho, Kawan.

Selalu Bergantung dengan Pasangan dalam Hal Sekecil Apa pun Justru Membuat Pasanganmu jadi Terkekang dan Serba Salah

Jadilah perempuan mandiri yang bisa membagi dan mengisi waktu dengan apa pun yang disukainya. Kalau kerjaanmu hanya sibuk main gawai, lalu ngobrol dengan pasangan, kemudian tak punya hobi apa pun yang bisa kamu geluti, hal itu akan membuatmu jadi terus-terusan bergantung ke pasangan.

Repotnya, saat pasangan harus meninggalkanmu sejenak karena ada keperluan kantor atau ada acara bersama teman-temannya, kamu pun jadi kelimpungan dan merepotkan pasanganmu, ‘kan? Percayalah, pasanganmu pun akan jauh lebih suka kalau kamu bisa mandiri dan tak selalu bergantung padanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menikmati Akhir Pekan Akan Lebih Menyenangkan Tanpa Terdistraksi Isi Linimasa Instagram

Sekalipun kamu tinggal di Jakarta yang katanya semakin sulit menemukan lokasi wisata, bukan berarti kamu tak bisa menikmati akhir pekanmu. Macet memang sudah jadi bagian hidup sehari-hari, termasuk saat akhir pekan, tapi jangan sampai keadaan ini membuatmu putus asa dan jadinya hanya sibuk menatap layar gawai selama seharian penuh saat akhir pekan.

Kamu perlu tahu, terdistraksi dengan isi Instagram setiap hari hanya akan membuat pikiran rentan depresi. Karenanya, saat akhir pekan lebih baik isilah waktumu dengan kegiatan yang lebih menyenangkan. Jalan-jalan keliling kota misalnya.

Supaya Tak Bosan dengan Suasana yang Sudah Pernah Kamu Kunjungi, Pilihlah Satu Tempat yang Berbeda

Yang namanya jalan-jalan keliling kota bukan berarti hanya dihabiskan untuk mengitari mall saja ya kawan. Memang, mall ini akhirnya seperti jadi satu-satunya destinasi yang harus dikunjungi saat akhir pekan, tapi kamu cobalah meluangkan waktu sejenak untuk mencari tahu tempat-tempat wisata yang mungkin jarang terekspos.

Kamu bisa memulai perjalananmu di akhir pekan sejak pagi, mungkin kamu bisa mendatangi tempat-tempat yang terasa segar dan bisa jadi pilihan yang menarik di pagi hari. Kalau sebagai perempuan kamu masih canggung untuk pergi sendiri, ya tak masalah jika hendak mengajak teman atau pacar.

Sorenya untuk kesan menanti senja yang tak biasa, jika memang masih ingin berada pada sekitaran Pusat Jakarta. Kamu bisa menikmati matahari terbenam di Pelabuhan Sunda Kelapa. Aktivitas para kapal yang sedang bersandar dan beberapa kegiatan para awaknya akan membuatmu merasakan Jakarta dari sisi yang berbeda.

Sebab Jalanan Ibu kota Sedang Ruwet-ruwetnya, Pastikan Pula Rute Mana yang Tak Akan Membuatmu Merana

Yang namanya jalanan Jakarta memang semakin padat. Jangankan hari biasa, di akhir pekan pun ruas jalanan utama pasti tetap saja macet. Belum lagi kalau ada pembangunan di sana-sini. Karenanya, penting sekali untukmu setidaknya untuk mencari rute alternatif.

Walau terlihat sepele, memilah jalanan yang akan dilalui jadi salah satu kunci untuk dapat menikmati perjalanan. Sebab untuk mencari tahunya pun cukup mudah. Entah itu dari sosial media, atau dari beberapa akun yang biasanya khusus membicarakan tentang jalanan Ibu Kota.

Dari Jauh-jauh Hari, Pilihlah Waktu yang Pas untuk Melakukan Perjalanan

Nah sekiranya kamu sudah tahu tempat mana yang akan kamu tuju serta jalur mana yang akan dilalui, hal selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah soal keberangkatan. Kalau kamu memang ingin pergi sejak pagi, berarti perlu timing yang pas untuk istirahat dan memikirkan soal jam keberangkatan. Berangkat sejak pagi memang lebih menyenangkan karena biasanya jalanan belum seramai biasanya.

Perempuan Mandiri Tahu Pilihan Kendaraan yang Paling Nyaman di Hati

Dari sekian banyak hal-hal yang tapi perlu kamu perhatikan, kamu wajib memikirkan juga soal transportasi apa yang akan dipakai untuk jalan-jalan nanti. Karena biar bagaimanapun kamu tentu tak akan berjalan kaki untuk menikmati akhir pekan. Kecuali cuma makan di warung depan.

Hadir untuk menjawab kebutuhanmu Motor Address Playful dari Suzuki ini bisa mengantarmu menikmati akhir pekan di Jakarta. Skuter yang memang didedikasikan untuk kamu yang masih berjiwa muda, jadi salah satu skuter terbaik untuk untuk menikmati hari lebih produktif. Lengkap dengan aksesori panel bodi yang penuh warna pada bagian frame cover, handle cover, leg shield hingga pada stripping set.

Kamu juga tak perlu khawatir atau ragu, jika ternyata varian warna tak akan sesuai selera, sebab seri skuter matic dari perusahaan berlogo S ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodinya. Kamu bebas pilih warna mana yang sekiranya sangat pas dan cocok untuk karaktermu. Mulai dari Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange Hingga Ice Silver.

Keunggulan lain yang akan menjawab kekhawatirmu saat nanti akan berkendara di tengah jalanan ibukota saat akhir pekan tiba. Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang memang dipercaya menghasilkan performa baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1

Dengan komposissi mesin seperti itu, perihal biaya bahan bakar kamu tentu tak perlu ragu, sebab motor ini jadi skuter matic yang tergolong irit. Selain menghemat waktu dalam perjalanan, berkendara dengan Suzuki Adress Playful ini juga membantumu menghemat budget akhir pekan dari perihal ongkos kendaraan.

Saat Sudah Sampai Tujuan, Silahkan Nikmati Dulu Waktu Liburan, Jangan Sibuk Unggah Foto di Media Sosial

Perjalanan menuju tempat wisata memakan waktu yang tak sebentar. Karenanya, sebisa mungkin kalau memang bukan sesuatu yang penting dan bersifat darurat, sebaiknya cobalah nikmati waktu akhir pekanmu degan berkualitas.

Setidaknya jauhkan diri dari dunia sosial media untuk sehari saja, sebab ini akan berpengaruh pada jiwa. Untuk apa mencari destinasi pelepas penat kalau akhirnya kamu hanya terdistraksi dengan gawaimu? Jika sesekali membuka untuk sekedar posting di instastory instagram bolehlah, namun kalau keblalasan buka akun gosip dan saling balas komentar tentu itu akan membuatmu lupa, jika tadinya kamu sedang ingin menikmati akhir pekan di Jakarta.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Career & Money

Dilema dan Suka Duka Menjadi Ibu yang Juga Bekerja

Menjadi ibu rumah tangga yang juga bekerja bukanlah perkara mudah untuk dijalani. Pembagian peran untuk membagi waktu dan fokus pikiran antara urusan rumah tangga dan pekerjaan kantor, jelas rumit dan berat.

Menimbulkan berbagai macam polemik, baik dalam diri sendiri atau pun orang lain yang menyaksikan hal tersebut. Sering mendapat berbagai macam komentar yang tidak sepenuhnya benar, jadi hal lain yang sudah biasa.

Sebab, meski sudah mencoba untuk menjelaskan tujuan sebenarnya. Pro dan kontra tentang bekerja atau jadi ibu rumah tangga tidak akan pernah ada habisnya.

Untuk itu bagi kamu yang mungkin saat ini sedang menjalani peran serupa atau mungkin akan menghadapi hal yang sama kelak, ada hal yang harus mulai kamu pelajari.

Bukan Tak Ingin Berlama-lama Dengan Anak, Tapi Ada Hal Lain Yang Sudah Menunggu Untuk Dikerjakan

Ini adalah salah satu hal yang sering membuat ibu rumah tangga yang juga bekerja merasa dilema. Bagaimana tidak? pilihan kita untuk bekerja memberikan kita resiko yang mau tak mau, sebagian waktu kita harus di korbankan untuk kantor.

Dengan kata lain, juga akan membuat waktu bersama anak berkurang. Sedikit  sedih sih, harus meninggalkan banyak moment berharga yang mungkin seharusnya bisa kita lalui bersama anak. Melihat dan menyaksikan ia mulai berjalan hingga mengucapkan kata pertamanya yang seharusnya jadi moment berharga. Terlewati begitu saja.

Untuk itulah kita perlu lihai dalam mengatur waktu, membedakan kegiatan sesuatu kebutuhan. Serta jalani semuanya dengan seimbang.

Lalu Harus Memilih dan Menentukan, Pada Siapa si Kecil Dititipkan Selama Kita Bekerja

Kebingungan dalam menentukan pilihan kepada siapa kita harus menitipkan anak selama bekerja, kadang juga memicu kekhawatiran. Antara menyewa baby sister atau menitipkan kepada orang tua kita.

Pasti ada rasa yang berat tiap kali kita ingin berangkat ke kantor dan meninggalkannya dengan orang lain yang akan mengasuhnya. Untuk itu pilihan menitipkan mereka kepada orangtua selalu menjadi solusi yang paling aman untuk dipilih.

Selain itu mereka juga akan mendapatkan kasih sayang yang tidak perlu diragukan lagi. Dan sebaliknya jika keadaan mungkin mengharuskan kita untuk menyewa jasa baby sister pastikan bahwa orang tersebut bisa dipercaya mengingat banyaknya kasus kekerasan yang terjadi pada anak oleh pengasuhnya sendiri.

Selesaikan Semua Pekerjaan Kantor dan Cobalah Pulang Tepat Waktu

Selain harus pintar mengatur waktu kita juga harus cekatan dalam mengerjakan banyak hal dengan rentan waktu yang tepat. Sebisa mungkin menghabiskan waktu di kantor untuk menyelesaikan segala tugas yang ada,  agar sepulangnya kita ke rumah kita tidak perlu memikirkan masalah pekerjaan lagi.

Dengan begitu, kita bisa fokus untuk urusan rumah tangga dan anak tentunya. Karena kita tentu tidak mau jika waktu dirumah juga harus kita gunakan untuk mengerjakan pekerjaan kantor, lalu kapan istirahatnya ?

Dan Ujian Terberat Ketika Anak Sakit Berbarengan Dengan Desakan Deadline Pekerjaan

Suatu ketika anak jatuh sakit tapi kita harus tetap pergi bekerja, percayalah ini jauh lebih sakit dibanding apapun. Harapan kita untuk bisa selalu setia menemaninya bisa seketika berubah ketika ada deadline dikantor yang memang juga sudah menunggu dan harus diselesaikan di hari yang sama.

Meski harus berada ditempat yang berbeda ini tidak akan lantas membuat kita tenang, yang ada semakin was-was dan gelisah jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Solusi lain yang mungkin dipakai, meminta izin pulang lebih cepat.

Hal Manis Lain yang Mungkin Sedikit Mengobati Adalah Tawa dan Senyum Mereka yang Menyambut Kita Tiap Kali Pulang Kerja

Semua kelelahan dan sakit kepala yang mungkin kita rasakan saat dikantor, seketika akan hilang setiap kali melihat mereka tersenyum manis menyambut kita dirumah.

Ini adalah magnet yang memang bisa menyihir setiap ibu. Melihat bagaimana mereka tersenyum manis dalam menyambut kita untuk kemudian berlari kecil menghampirimu. Hal ini selalu menjadi moment paling menyenangkan, penghilang penat setelah seharian lelah bekerja dikantor.

Karena Sudah Terbiasa Melakukan Banyak Hal Secara Bersamaan, Membuat Kita Lebih Bahagia Karena Ada Banyak Hal yang Kita Ciptakan

Menjadi ibu rumah tangga yang sekaligus bekerja memang tidak serta merta membuktikan bahwa, kita lebih baik dari mereka yang hanya memilih untuk menjadi ibu rumah tangga saja.

Namun percaya atau tidak akan ada kebahagian lain yang kita rasakan karena bisa bekerja sekaligus menjadi ibu rumah tangga. Meski tak selalu mendapat pengakuan dari pihak lain, setidaknya hal ini sellau berhasil menjadi motivasi untuk diri sendiri.

Untuk Itu, Akhir Pekan Adalah Waktu Wajib Bersama dengan Anak dan Suami Tercinta

Meski di hari biasa kita yang memiliki cukup banyak waktu, setidaknya hati akan merasa senang tiap kali weekend telah tiba. Maksimalkan waktu dengan keluarga dengan sebaik-baiknya. Karena sehari-hari kita sudah cukup banyak melewatkan waktu untuk bersama.

Hindari membawa pekerjaan ke rumah saat weekend, buatlah waktu yang menyenangkan untuk dihabiskan dengan keluarga dan anak meski hanya sekedar berkumpul bersama.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Terlibat dalam Proses Ta’aruf di Film Pendek, Anisa dan Anandito Benar Menikah di Kehidupan Nyata

Selain, keputusan keluar dari Cherrybelle, pilihan Anisa yang kemudian mantap mengenakan hijab adalah sesuatu yang banyak menarik perhatian para penggemarnya. Nah, kali ini ada berita baru saja lain, yang ia bagikan, yakni pernikahannya dengan seorang lelaki pilihan hatinya.

Ya, bertempat di salah satu masjid di Bandung, Jawa Barat. Bersama dengan Anandito Dwi Sepdiawan, dirinya telah resmi melangsungkan pernikahan kemarin, Minggu, 16 September 2018.

Sumber : https://www.instagram.com/laksmimuslimah/

Pertemuan mereka boleh dibilang cukup cepat, tadinya mereka terlibat dalam satu project film pendek yang akan ditayangkan di Youtube berjudul “Singlelillah”.

Sumber : https://www.instagram.com/anisarahmaa_12/

Anandito yang merupakan seorang penyanyi, mendapat peran sebagai pemeran utama dengan Anisa sebagai lawan mainnya. Berkisah tentang, sebuah soal proses taaruf sepasang lelaki dan perempuan. Rupanya cerita yang mereka lakoni dalam film tersebut, menjadi nyata dalam kehidupan mereka berdua.

Well, selamat untuk  Anisa dan Anandito.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love & Sex

Laki-laki Tak Sekhawatir Perempuan Lho Saat Gebetannya Tak Kunjung Membalas Pesan

Cap cuek, tak peka, bahkan terlalu santai memang sering disematkan pada laki-laki. Termasuk saat mereka tak menunjukkan gerak gerik khawatir bila gebetan tak kunjung membalas pesan. Sebagai perempuan, kita pasti sering bertanya-tanya ‘kan, kenapa dia bisa begitu cueknya.

Begini, sebenarnya bukannya laki-laki itu tak peka, hanya saja mereka tak mau memperlihatkan perasaan yang sesungguhnya. Ada sisi yang menurut mereka terlihat tak gentlemen, maka sebaiknya ditutupi saja. Sebenarnya dia sama-sama paniknya seperti perempuan, hanya saja mereka bisa sedikit lebih tenang. Lima hal ini yang sering terlintas di pikiran mereka saat gebetannya tak kunjung membalas.

Bahkan Sekalipun Gebetannya Tak Membalas Pesan, Mereka Enggan Ambil Pusing Akan Hal Itu

Untuk apa membuat skenario dalam diri sendiri padahal tak benar-benar terjadi? Kira-kira itu yang ada di kepala mereka. Kalaupun gebetannya tak membalas pesan, mereka tak akan ambil pusing akan hal itu. Yup! Mereka selalu punya cara untuk berpikir santai dan menunjukkan kalau semuanya akan baik-baik saja.

Sebab Menurut Mereka, Gebetannya Punya Alasan atau Kesibukan Tersendiri yang Mungkin Patut Dimaklumi

Saat gebetannya tak membalas chat dalam waktu lama, biasanya dalam terlintas dalam benak lelaki adalah gebetannya memang sedang sibuk. Entah sibuk kuliah atau kerja sehingga tak sempat untuk mengobrol. Dalam fase pedekate, lama-kelamaan lelaki akan hapal soal kebiasaan dan aktivitas gebetannya. Jadi ya pasti mereka maklum kalau gebetan atau mungkin kelak sosok yang jadi kekasihnya tak sempat memberinya kabar.

Kendati Begitu Mereka Tak Gengsi Lho, bila Memang Kangen Pasti Mereka Menghubungi Gebetannya Duluan

Tapi kalau sudah kangen, tenang, mereka tak akan sungkan untuk langsung menelepon dibanding hanya chat. Saking tak bisa menunggu, laki-laki akan memutuskan untuk menelepon langsung dan menanyakan kabarnya atau mungkin langsung saja bertemu. Menariknya, laki-laki cenderung tak suka basa-basi dan lebih memilih untuk bertindak daripada hanya diam saja.

Kalaupun Awalnya Merasa Tak Tenang dan Khawatir, Lelaki Selalu Punya Caranya Tersendiri untuk Coba Menenangkan Diri

Jika dalam waktu sehari atau bahkan dua hari—mungkin karena sedang ada kegiatan outdoor atau kesibukan pekerjaan  yang membuat gebetannya jadi jarang mengabari si lelaki, tentu mulai ada rasa khawatir dan rindu yang datang. Hanya saja, cara mereka menghadapi situasi tersebut tak selebay perempuan. Mereka akan tetap tenang dan berpikiran positif, kalau gebetannya memang sedang benar-benar sibuk atau mungkin ada kendala tertentu sehingga tak bisa membalas chat.

Tapi jika Sampai Berhari-hari Tak Ada Kabar, Jelas Ada Rasa Khawatir dan Bertanya-tanya Kenapa Gebetannya Berlaku Demikian

Tapi jika gebetan sudah tak  menghubungi sampai berhari-hari lamanya misalnya seminggu, itu jelas akan membuat pihak laki-laki bingung dan benar-benar cemas. Mereka akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan berusaha menghubungi gebetannya itu baik dengan telepon, sms, atau menemuinya langsung. Hal itu semua mereka lakukan karena dirinya peduli dan takut kehilangan tentunya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top