Career & Money

Bila Kamu Sampai Menghalalkan Segala Cara, Itu Tanda Hidupmu Sudah Dibutakan oleh Ambisi Semata

Zaman memang sudah berubah. Kita dituntut terus kompetitif dan harus punya banyak ketrampilan demi mencapai banyak tujuan. Diantara sederet tujuan yang ingin kita capai, kita pun butuh ambisi demi membuat prinsip kita tetap bertahan kendati terus dilanda kegagalan.

Ambisi itu baik, tapi sewaktu-waktu kalau kamu tak bijak mengelola ambisi pribadi, terkadang justru bisa jadi bumerang bagi diri sendiri. Ada lho, ketika seseorang mulai dibutakan oleh ambisi, ada nilai-nilai positif dalam hidupnya jadi terenggut. Lima hal ini bisa jadi tanda kalau hidupmu hanya untuk mengejar ambisi.

Mulai Menghalalkan Segala Cara Lantaran Ambisi Tak Sesuai dengan Kemampuan

Kamu punya ambisi yang tinggi demi mencapai tujuanmu. Namun kamu justru merasa malas dan enggan belajar. Alhasil, kamu lebih suka mencari jalan pintas bahkan menghalalkan segala cara demi mencapai ambisi tersebut. Andai kamu lebih gigih lagi belajar.

Kemampuan dan kapasitasmu pun pasti akan bertambah dan kamu semakin giat lagi mengejar ambisi. Pesanku, jalan pintas tak selamanya baik. Justru hal semacam menjatuhkan karier orang lain, berbuat curang, dan hal-hal negatif semacam itu hanya akan membuat kariermu tak berkembang.

Kamu Mengabaikan Orang-oranng yang Ada di Sekitarmu

Ambisi yang tinggi membuatmu hanya berfokus pada diri sendiri dan mulai mengabaikan orang lain. Jika ini diteruskan, kamu akan tidak disukai banyak orang dan ditinggalkan.

Padahal, untuk mencapai tujuan yang besar,bukankah kamu butuh bantuan banyak orang? Cobalah dari sekarang untuk bisa mulai dengan mengurangi sifat egois dan lebih peduli pada orang lain sesuai dengan porsinya.

Jangan sampai kamu terlalu menunjukkan sifat tidak pedulimu karena kamu akan menjadi dibenci. Intinya adalah jangan jadikan ambisi sebagai alasan untuk menjauhi orang lain.

Kamu Mulai Menganggap Remeh Keberadaan Orang Lain

Menganggap dirimulebih superior dibanding orang lain adalah tanda kalau kamu terlalu mengejar ambisimu. Padahal hanya kebetulan saja kamu memiliki ambisi lebih dari temanmu yang lain sehingga terlihat lebih terampil.

Jika sikap ini terus dipelihara, kamu akan kesulitan untuk bekerja sama karena cenderung mengambil semua pekerjaan sendiri. Padahal di dunia kerja, butuh kerja tim juga kan?

Untuk itu, sadarilah bahwa setiap orang memiliki kelebihannya masing-masing. Masih banyak sisi dari temanmu yang belum kamu ketahui sehingga tidak baik jika kamu langsung beranggapan bahwa kamu lebih hebat dibanding teman-temanmu

Lantaran Begitu Sibuk Mengejar Ambisi, Kamu Seakan Lupa untuk Menyenangkan Diri Sendiri

Ambisi yang terlalu tinggi dan tidak kunjung terwujud membuat kamu menjadi stres. Kamu cenderung mudah marah, mudah tersinggung, dan tidak bersemangat.

Hati-hati, hal ini bisa terjadi lantaran kamu kurang waktu istirahat bahkan kehilangan banyak momen bahagia. Sekali waktu, mengambil langkah mundur itu perlu.

Hal ini dimaksudkan agar kamu bisa lebih bernapas lega dan lebih menikmati hidup. Dengan begitu, kamu diharapkan bisa menjadi lebih bahagia dan menghilangkan beban dari pundakmu. Hal ini akan membuatmu menjadi lebih siap untuk mengejar ambisi ketika waktunya tiba.

Bahkan Sampai Lupa Menjaga Kesehatan

Orang yang memiliki ambisi tinggi biasanya adalah pekerja yang keras, tetapi hal ini membuat orang tersebut melupakan batas toleransi tubuhnya. Padahal urusan kesehatan tak boleh diabaikan kan? Dia akan cenderung memaksakan diri sehingga membuat dirinya mengalami kelelahan yang berlebihan.

Agar hal ini tidak terjadi, ada baiknya kamu mengenali sendiri batas toleransi tubuh dan jangan sampai terbiasa untuk memaksakan diri. Kamu juga lebih baik meluangkan waktu untuk beristirahat dan makan makanan yang bernutrisi tinggi agar siap memberikan yang terbaik saat bekerja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Perempuan yang Doyan Pakai Kaos, Biasanya Punya Karakter yang Menyenangkan

Pakaian bisa menggambarkan karakter seseorang, terlihat dari caranya memilih pakaian atau seringnya ia memakai pakaian tersebut, bukan tanpa alasan namun ternyata mereka memiliki karakter terpendam.

Misalnya, untuk seseorang yang sering memakai kaus terutama perempuan, berikut adalah karakter yang mereka yang bisa digambarkan.

1. Terlihat Maskulin, Kuat, dan Tidak Cengeng

Perempuan yang gemar memakai kaus menggambarkan pribadinya yang kuat dan tidak cengeng. Selain itu, kaus yang kebesaran bisa meninggalkan kesan maskulin kepada pemakainya.

2. Pribadi Yang Rapi, Namun Tidak Berlebihan

Kata siapa memakai kaus itu tidak rapi? Selama kaus itu tidak menyalahi aturan kerapihan maka tentu saja si pemakai pun akan terlihat rapi.

Perempuan yang suka memakai kaus memang menyukai kerapihan namun mereka tidak suka berlebihan. Kesan santai yang dibawanya tidak meninggalkan rapi saat mengenakannya.

3. Pribadi yang Dinamis dan Tidak Kaku

Perempuan yang memakai kaus menggambarkan pribadi yang dinamis dan tidak kaku, artinya mereka fleksibel dalam berpakaian. Mereka bisa menjadi orang yang mudah bergaul dan tidak kaku.

4. Rata-rata Pemakai Kaus Adalah Mereka Yang Tidak Ribet

Pakaian yang sangat sederhana adalah kaus, tidak perlu ribet untuk memakainya. Maka dari itu orang-orang yang suka memakai kaus menggambarkan bahwa mereka bukanlah orang yang ribet.

5. Kaus Melambangkan Orang Yang Suka Bekerja Keras

Kita bisa bergerak bebas dan melakukan apa saja saat memakai kaus, untuk itu para pemakai kaus melambangkan orang yang suka bekerja keras. Karena dimanapun dan kapanpun mereka bisa mengerjakan sesuatu tanpa melihat pakaian yang sedang mereka pakai.

6. Pribadi Yang Sederhana Dan Tidak Suka Foya-foya

Sudah jelas bahwa kaus melambangkan kesederhanaan, untuk itu orang yang memakainya pun memiliki karakter yang sama. Mereka cenderung lebih memilih kesederhanaan dan tidak suka berfoya-foya.

7. Kaus Juga Menggambarkan Pribadi Yang Cuek

Perempuan yang sering memakai kaus menggambarkan bahwa dia memiliki sifat cuek dan tidak terlalu terkontrol oleh lingkungan sosialnya. Mereka tidak terlalu mendengarkan pendapat orang lain, terlebih dalam masalah penampilan.

Selama itu membuat mereka nyaman dan tidak mengganggu orang lain maka mereka akan cuek terhadap komentar apapun.

Jadi, apakah kamu adalah salah satu yang suka pakai kaus? Jika iya, selamat kamu memiliki karakter-karakter seperti diatas.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

Inilah Alasan Mengapa Perempuan Tidak Boleh Terlalu Bergantung Pada Lelakinya

Konon lelaki selalu berada satu langkah di depan perempuan, lelaki adalah pemimpin, kepala rumah tangga, pelindung dan pembimbing perempuan. Namun, bukankah kita sebagai perempuan juga harus bisa mandiri? Bukan untuk memungkiri hal diatas, namun kita juga tidak boleh bergantung sepenuhnya kepada laki-laki. Mengapa? Inilah alasan logisnya.

1. Merasa Dicintai Akan Membuat Peluang Untuk Lelaki Menyakiti

Percaya atau tidak, lelaki adalah makhluk yang ber ego tinggi, untuk itu jangan menunjukan jika cintamu lebih besar daripada cintanya. Karena hal tersebut akan membuatnya aman dan tidak tertantang dalam suatu hubungan.

Berbeda dengan perempuan yang sangat senang merasa dicintai namun lelaki malah akan besar kepala saat merasakannya. Ingat, hakikat perempuan adalah dikejar bukan mengejar.

Jangan biarkan dia memiliki peluang untuk menyakitimu. Karena semakin kamu mencintainya semakin kamu bergantung pula pada dirinya, hal ini tentunya harus dihindari.

2. Lelaki Akan Merasa Dihargai Saat Ia Dibutuhkan


Selain ber ego tinggi, lelaki juga menjungjung tinggi harga dirinya. Keinginannya untuk menjadi pemenang, menguasai, dan membantumu adalah nyata adanya.

Saat kamu meminta bantuan dia saat itu pula kamu sedang memenuhi harga dirinya. Namun, jangan membuat dirimu lemah dengan selalu mengandalkan dia, kamu hanya perlu memenuhi harga dirinya tanpa membuat dirimu terlihat lemah dan bergantung padanya.

3. Jangan Buang Potensimu Hanya Untuk Menjaga Hatinya


Setiap orang tentu saja memiliki potensi, jangan abaikan potensimu hanya karena kamu takut berada satu langkah didepan lelakimu yang akan membuat harga dirinya terluka.

Karena seharusnya dia akan mendukungmu dan termotivasi jika kamu berada satu langkah didepannya, untuk itu jangan takut untuk mengembangkan potensimu hanya karena menjaga hatinya. Kamu berhak untuk maju tanpa menyakiti harga dirinya.

4. Luka Bisa Datang Kapan Saja, Jangan Larut Dalam Bahagia


Ada yang maha membolak balikan hati manusia. Siapapun bisa berubah jika takdir sudah berkehendak, maka janganlah kamu terlalu bergantung pada lelakimu, jika suatu saat dia pergi dan membuatmu sakit hati kamu akan terpuruk karena kehilangannya.

Jangan jadi perempuan lemah, ada atau tidak ada nya dia kita harus tetap hidup. Maka dari itu sisakan ruang dihatimu untuk menerima rasa sakit, agar ketika hal itu tiba kamu bisa siap dan mengatasinya saat itu juga.

5. Perempuan Berhak Menentukan Jalan Hidupnya Sendiri


Lelaki memang harus dihormati, terlebih jika statusnya sudah menjadi suami. Patuh pada nya merupakan suatu kewajiban perempuan, namun bukan berarti kita tidak lagi punya hak atas diri sendiri.

Ada beberapa hal yang memang kita sendiri yang berhak memutuskannya, tanpa campur tangan lelaki. Jangan sampai karena terlalu tunduk maka kamu kehilangan hak atas dirimu sendiri.

Perempuan hanya butuh perlindungan agar bisa tetap berjalan, bukan bergantung sepenuhnya dan tidak bisa hidup tanpa lelakinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspirasi & Motivasi

7 Kebiasaan Ini Bisa Membuatmu Dihindari Oleh Para Lelaki

Setiap laki-laki memiliki kriteria perempuan idaman masing-masing. Namun secara umum, ternyata ada beberapa sifat atau kebiasaan perempuan yang cenderung membuat laki-laki justru malah menjauh.

Ini demi kebaikanmu, jika kamu tak ingin laki-laki yang kamu sayang menjauh darimu, lebih baik hindari deh 7 kebiasaan ini.

1. Terlalu Lama dalam Berdandan

Seringkali perempuan lupa diri dalam hal berdandan. Bahkan sampai laki-laki merasa jenuh untuk menunggu perempuan sampai selesai berdandan. Untuk mengatasi masalah ini mungkin kamu bisa mulai berdandan dari jauh-jauh waktu sebelum jam janjimu dengan teman lelakimu.

2. Berpikir Bahwa Seharusnya Laki-lakilah yang Mengalah

Buanglah jauh-jauh pikiran yang satu ini. Cobalah untuk lebih adil dalam menjalin sebuah hubungan. Jangan selalu berpikiran dan menuntut laki-lakilah yang harus selalu mengalah. Karena di beberapa kesempatan, bisa jadi kitalah yang salah. Dan sudah sewajarnya untuk mangalah.

3. Terlalu Cemburu

Dalam sebuah hubungan, cemburu memang diperlukan. Namun jangan sampai rasa cemburumu itu berlebihan. Faktanya sebagian besar laki-laki tak menyukai sikap perempuan yang cemburunya terlalu berlebihan. Bukannya membuat ia semakin yakin jika kamu sayang. Perbuatan seperti ini justru membuatnya merasa terganggu dan jengah padamu.

4. Bertingkah Sok Imut

Apakah kamu pernah menemui perempuan yang bertingkah sok imut di depan pasangannya atau gebetannya? Bagaimana kamu melihatnya, apakah kamu merasa laki-laki yang bersamanya merasa nyaman dan menyukai tingkah perempuan itu? Karena pada umumnya laki-laki justru merasa risih dengan sikap perempuan yang terlalu sok imut.

5. Berbicara Terlalu Keras

Boleh saja berbicara dengan semangat 45 saat sedang mengobrolkan sesuatu yang seru dengan teman. Namun jangan sampai lupa diri ya. Bisa saja sikapmu itu membuat teman lelakimu merasa terganggu dan illfeel loh.

6. Menjadikan PMS Sebagai Alasan untuk Jadi Sosok yang Menyebalkan

Hayoo ngaku, kamu termasuk tidak? Laki-laki pada umumnya tak menyukai perempuan yang seringkali marah tak jelas dan saat ditanya yang dijadikan alasan adalah PMS. Ini adalah hal yang menjengkelkan bagi seorang laki-laki.

7. Menanggapi Masalah Hanya dengan Tangisan

Menangis bukanlah sebuah solusi yang tepat di pikiran laki-laki. Mereka berpikiran bahwa menangis tak akan bisa menyelesaikan masalah yang ada.

Laki-laki tak suka melihat perempuan menangis saat ada masalah karena mereka sadar bahwa kemungkinan kecil bagi mereka bisa meredakan tangisan seorang perempuan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top